Top PDF Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Mahkluk hidup sebagian besar berada di darat dengan kehidupan secara alami ha ini menyebabkan ekosistem darat alami lebih banyak daripada ekosistem darat buatan. Dari pengamatan pada lingkungan sekitar dapat disimpulkan bahwa peredaanekosistem darat alami dengan darat buatan yaitu dengan mengacu pada bentuk terjadinya. Jika pada ekosistem darat alami dalam proses terjadinya tidak ada unsur campur tangan dari makhluk hidup lain yang komponen- komponen didalam ekosistem darat buatan bisa diatur oleh manusia.

9 Baca lebih lajut

Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan maka dapat kita ketahui bahwa mahkluk hidup sebagian besar berada di darat secara alami hidupnya. Tingkat organisasi makhluk hidup sesuai dengan tujuan ekologi dimulai dari unit yang paling kecil adalah individu yaitu makhluk tunggal suatu organism, namun tidak ada makhluk hidup yang dapt hidup sendiri, setiap makhluk hidup tergantung pada makhluk hidup lain dan faktor – faktor abiotikdalam lingkungannya kemudian kumpulan dari individu yang sejenis atau species yang sama disebut populasi, beberapa populasi makhluk hidup dapat menempati habitat yang sama membentuk komunitas , komunitas dengan faktor-faktor abiotiknya membentuk kesatuan yang disebut ekosistem, komponen ekosistem terdiri dari faktor – faktor abiotik, produsen, konsumen , pengurai, dan detritus.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMAMA Kelas XI

Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMAMA Kelas XI

Jika Anda meraba dada bagian kiri, maka Anda merasakan suatu denyutan. Dari mana asal denyutan itu? Denyutan itu berasal dari kerja jantung. Jantung termasuk salah satu organ vital dalam tubuh kita. Jantung terletak di dalam rongga mediastinum dari rongga dada (toraks), di atas paru- paru. Jantung berukuran sebesar kepalan tangan masing-masing orang. Fungsi jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh. Pada manusia, jantung terdiri atas empat ruangan, yaitu serambi kiri, serambi ka- nan, bilik kiri, dan bilik kanan. Dinding jantung terdiri atas 3 lapisan, antara lain perikar- dium, miokardium, dan endo- kardium. Perikardium adalah selaput pembungkus jantung. Perikardium terdiri dari 2 ba- gian, yaitu sebelah dalam dan luar. Di antara kedua lapisan perikardium di pisahkan oleh sedikit cairan pelumas yang berfungsi mengurangi gesekan yang disebabkan oleh gerakan
Baca lebih lanjut

376 Baca lebih lajut

Modul 9 MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGAN

Modul 9 MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGAN

Komponen biotik dalam ekosistem air laut terdiri atas bermacam-macam makhluk hidup. Menurut fungsinya, dibedakan menjadi 4, yaitu : (1) Produsen, terdiri atas fitoplankton dan berbagai jenis alga. Fitoplankton banyak ditemukan pada daerah fotik, sedangkan alga yang hidup di laut adalah alga hijau, alga pirang, alga merah, yang hidup sebagai bentos, neston, maupun ferifiton ; (2) Konsumen, terdiri atas berbagai jenis hewan, yaitu porifera, coelenterata, caing, hewan berkulit duri, arthropoda, dan mamalia laut ; (3) Zooplankton, terdiri atas zooplankton sementara, berupa larva hewan laut dan zooplankton permanen, berupa protozoa, cacing kecil, dan ubur-ubur kecil ; (4) Dekomposer, teridiri atas bakteri, udang kecil, dan berbagai jenis hewan kecil lain yang berperan dalam menguraikan sampah atau bangkai yang masuk ke laut.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

Modul 1 Makhluk Hidup

Modul 1 Makhluk Hidup

1) Ya, tumbuhan juga bergerak dan bereaksi terhadap rangsang. Gerak tumbuhan yaitu gerak taksis (gerak pindah tempat seluruh tubuh pada tumbuhan bersel satu), gerak nasti (gerak sebagian tubuh, tidak ditentukan arah datangnya rangsang), gerak tropisme (gerak sebagian tubuh, dipengaruhi arang datangnya rangsang). 2) Persamaan ciri kehidupan pada hewan dan tumbuhan yaitu

15 Baca lebih lajut

Modul 3 Keanekaragaman Makhluk Hidup

Modul 3 Keanekaragaman Makhluk Hidup

Megastrobilus ukurannya besar, dibentuk pada bagian ujung cabang, merupakan kumpulan dari megasporofil (daun penghasil spora yang besar). Tiap – tiap Megasporofil mempunyai 2 buah bakal biji (ovulum) atau megasporangium dengan suatu dinding tipis yang disebut nuselus (nucellus). Nuselus ini ditutupi oleh suatu pelindung integument yang mempunyai celah atau lubang kecil. Celah tersebut dinamakan mikrofil (mikro = kecil, fil = lubang). Di dalam megasporangium sebuah megasporasit akan mengalami pembelahan reduksi membentuk 4 buah megaspora, akan tetapi 3 buah megaspora mengalami degenerasi (penyusutan). Megaspore yang satu lagiberkembang menjadi sebuah gametofit betina kecil yang tertutup di dalam megasporangium. Arkegonium dengan sel - sel telurnya di bentuk pada bagian ujung gametofit ke arah mikrofil. Bila telah cukup masak butir - butir serbuk akan disebarkan oleh angina dan menempel pada mikrofil karena adanya semacam zat perekat yang dikeluarkan dari bagian mikrofil.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Modul 1 Makhluk Hidup

Modul 1 Makhluk Hidup

Botol yang diberi label A, B, dan C berisi endapan air kapur sirih mula-mula dalam keadaan jernih. Ketiga botol diberi sedotan limun (1) dan (2) dengan posisi yang berbeda. Dengan menghirup udara dari botol A menggunakan sedotan limun (1) dan dihembuskan pada botol B melalui sedotan limun (1) secara berulang-ulang menghasilkan :

14 Baca lebih lajut

Bab 05 – Makhluk Hidup dan Lingkungannya – 2 Hubungan Makhluk Hidup dengan Lingkungannya

Bab 05 – Makhluk Hidup dan Lingkungannya – 2 Hubungan Makhluk Hidup dengan Lingkungannya

Di bawah ini yang termasuk ekosistem alam adalah ..... Terumbu karang di laut sangat ber-manfaat karena ....[r]

1 Baca lebih lajut

MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA Ilmu Pe (3)

MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA Ilmu Pe (3)

mencegah banyak hilangnya cairan tubuh. Tubuh dilengkapi dengan 2 pasang anggota gerak, masing-masing memiliki 5 jari, ada jenis yang tidak memiliki kaki. Reptilia berkembang biak dengan bertelur. Telur diletakkan disuatu tempat dan dibiarkan menetas sendiri. Namun, ada beberapa hewan yang mrngerami telurnya. Reptilia memiliki lubang kloaka yang transversal (plagiotremata). Reptilia memiliki gigi untuk mempertahankan diri serta mengunyah makanan. Pernapasan reptilia selalu dengan paru-paru. Pada chelonia bernapas juga dengan kloaka. Sistem peredaran darah berupa jantung yang terdiri atas 2 serambi dan 2 bilik dengan sekat yang tidak sempurna (foramen panizzae) contohnya pada crocodilia sehingga pemisah darah tidak sempurna. Reptilia dibagi menjadi empat ordo, yaitu Chelonia, Rhynchocephalia, Squamata, dan Brocodilia.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Bab 03 – Penyesuaian Makhluk Hidup dengan Lingkungannya – 2 Penyesuaian Tumbuhan dengan Lingkungannya

Bab 03 – Penyesuaian Makhluk Hidup dengan Lingkungannya – 2 Penyesuaian Tumbuhan dengan Lingkungannya

Kelapa Kelompok tumbuhan yang melindungi diri dengan duri yaitu ..... Tanaman yang menggugurkan daunnya ketika musim kemarau yaitu ....[r]

1 Baca lebih lajut

PELATIHAN PENINGKATAN MUTU GURU DINAS PENDIDIKAN KOTA SURABAYA

PELATIHAN PENINGKATAN MUTU GURU DINAS PENDIDIKAN KOTA SURABAYA

Makhluk hidup di Bumi sangat banyak dan beranekaragam. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengelompokan berdasarkan ciri tertentu yang dikenal dengan istilah klasifikasi. Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan kesamaan ciri yang dimiliki.

11 Baca lebih lajut

Bab 03 – Penyesuaian Makhluk Hidup dengan Lingkungannya – 3 Latihan Ulangan

Bab 03 – Penyesuaian Makhluk Hidup dengan Lingkungannya – 3 Latihan Ulangan

Bentuk paruh burung yang berbeda - beda antara yang satu dan yang lainnya meru-pakan bentuk penyesuaian diri burung un-tuk memperoleh ..... Berdasaran bentuk kakinya, ayam meru-pakan jen[r]

1 Baca lebih lajut

Konservasi Alam dan Lingkungan

Konservasi Alam dan Lingkungan

Para ahli ekologi mempelajari hal berikut: 1.Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain ke dalam lingkungannya dan faktor-faktor yang menyebab[r]

28 Baca lebih lajut

SoalIPAMateriMakhlukHidupdanLingkungannyaKelas4SD

SoalIPAMateriMakhlukHidupdanLingkungannyaKelas4SD

Hubungan dua mahluk hidup yang menguntungkan satu pihak,sedangkan pihak lain tidak Di untungkan dan tidak di rugikan disebut ….. Hubungan dua mahluk hidup yang menguntungkan satu pihak,s[r]

2 Baca lebih lajut

Laporan Praktikum Biologi Konservasi Pul

Laporan Praktikum Biologi Konservasi Pul

Substrat hutan mangrove merupakan lapisan sedimen, jadi warnanya sesuai dengan asal-usul sedimennya. Umumnya pada kedalaman 0 - 10 m, substrat berwarna kelabu hijau, hijau, hijau kelabu hingga kuning kelabu dan bertekstur berat, dan pada kedalaman 10 cm atau lebih, berupa substrat kelabu berbintik-bintik coklat dan bertekstur berat (Riele, 1937). Sedangkan berdasarkan letaknya, Matondang (1979) menyatakan bahwa substrat mangrove dibagi ke dalam 2 kategori, yaitu (a) daerah dekat laut (halic hydraquent), berupa substrat liat relatif muda, mempunyai nilai N sebesar 1 atau lebih, mengandung air secara permanen, densitas rendah (0,6), pH lebih dari 5,5, saturasi dasar dan kapasitas kation yang tinggi, dan (b) daerah dekat darat atau berbatasan dengan rawa (halic sulfaquent), yakni berupa substrat liat muda, mengandung air secara permanen, pH hampir netral, mengandung sulfida pada kedalaman sekitar 50 cm lapisan substrat mineral, saturasi dasar dan kapasitas tukar kation yang tinggi.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Bentuk Masyarakat dan Pola Adaptasi Ekol

Bentuk Masyarakat dan Pola Adaptasi Ekol

Secara axiologis, ekologi manusia diperkaya oleh munculnya fenomena risk society dalam sistem etika dan estetika peradaban modern. Sistem masyarakat berisiko terbentuk sebagai akibat penggunaan teknologi dan gaya hidup modern yang serba “short cut”, eksploitatif terhadap sumberdaya alam, serta serba instant tanpa mengindahkan dampaknya pada generasi mendatang. Munculnya sistem sosial modern yang unsustainable telah menumbuhkan dan menguatkan perhatian para scholars pada eco ethics beraliran etika ekosentrisme (sebagai pengganti aliran antroposentrisme ) bagi kehidupan sosial kemasyarakatan masa depan. Realitas ini dijelaskan dengan baik oleh para ahli sosiologi lingkungan yang memiliki perhatian besar terhadap persoalan ekologi manusia (lihat Buttel, 1987 dan Beck, 1992). Hingga titik ini, ekologi manusia telah menjadi ajang perseteruan akademik para penganut arus-arus utama pemikiran yang seringkali berseberangan satu sama lain. Fakta ini memberikan perkembangan yang menggembirakan karena secara keilmuan kini terdapat beragam pilihan kemungkinan jalan keluar atas suatu persoalan ekologis yang dihadapi oleh alam dan manusia.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Kisi Kisi USBN SD 2018

Kisi Kisi USBN SD 2018

Level Kognitif Lingkup Materi Makhluk Hidup dan Lingkungannya Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup Benda dan Sifatnya Energi dan Perubahannya Bumi dan Alam Semesta ˗ pemeliharaan kese[r]

7 Baca lebih lajut

Kisi Kisi USBN SD 2018

Kisi Kisi USBN SD 2018

Level Kognitif Lingkup Materi Makhluk Hidup dan Lingkungannya Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup Benda dan Sifatnya Energi dan Perubahannya Bumi dan Alam Semesta ˗ pemeliharaan kese[r]

7 Baca lebih lajut

Biologi Makhluk Hidup dan Lingkungannya SMA Kelas X-Idun Kistinnah-2009

Biologi Makhluk Hidup dan Lingkungannya SMA Kelas X-Idun Kistinnah-2009

Untuk mencegah penyakit ini seringlah menggosok gigi untuk mencegah pembusu- kan makanan yang sangat baik sebagai tempat hidupnya. Entamoeba coli hidup dalam usus manusia dan bersifat tidak berbahaya. Species ini bila hidup di perut ruminansia akan membantu proses pencernaan makan- annya. Tetapi untuk Entamoeba histolytica bersifat parasit pada usus manusia yang akan menyebabkan penyakit diare atau dike- nal dengan penyakit amebiasis. Apabila tidak diobati, maka kista Amoeba dapat mencapai hati dan tinggal di dalamnya sampai berta- hun-tahun dan suatu saat kista tersebut akan tumbuh dan menyerang organ hati. Untuk itulah, handaknya selalu mengusahakan supaya makanan/minuman yang kita kon- sumsi bersih. Agar lebih jelas tentang penyakit ini, kerjakan Kegiatan Kelompok berikut!
Baca lebih lanjut

414 Baca lebih lajut

Distribusi dan Performa Reprodukasi Kepiting Bakau Scylla oceanica di Ekosistem Mangrove Belawan Sumatera Utara.

Distribusi dan Performa Reprodukasi Kepiting Bakau Scylla oceanica di Ekosistem Mangrove Belawan Sumatera Utara.

kurang lebih 47 jenis tumbuhan yang spesifik hutan mangrove (Bengen, 2002). Ekosistem mangrove adalah suatu sistem di alam tempat berlangsungnya kehidupan yang mencerminkan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya dan antara makhluk hidup itu sendiri, terdapat pada wilayah pesisir, terpengaruh pasang surut air laut, dan didominasi oleh spesies pohon atau semak yang khas dan mampu tumbuh dalam perairan asin/payau (Santoso, 2000). Ekosistem mangrove merupakan kawasan yang subur, baik daratan maupun perairannya, karena selalu terjadi transportasi nutrien akibat adanya pasang surut.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...