Top PDF No Sasaran Strategis Indikator Kinerja U

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja U

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja U

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Utama IKU Target Program / Kegiatan Anggaran 1 2 3 4 5 6 1 MENINGKATNYA KUALITAS HIDUP PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK P[r]

12 Baca lebih lajut

BAB III  dan Bab IV Lakip Kota 2015 ok 28 maret 2016

BAB III dan Bab IV Lakip Kota 2015 ok 28 maret 2016

Selanjutnya berdasarkan hasil pengukuran kinerja di atas dilakukan evaluasi dan analisis pencapaian kinerja guna memberikan informasi yang lebih transparan mengenai sebab-sebab tercapai atau tidak tercapainya kinerja yang telah ditargetkan. Tahun 2015 ini yang merupakan tahun ketiga Rencana Pembangunan Pemerintah Kota Palembang secara bertahap dan konsisten telah berupaya untuk mewujudkan misi dan tujuannya melalui 16 (enam belas) sasaran strategis dan 40 (empat puluh) indikator kinerja sasaran yang telah ditetapkan dalam IKU maupun Penetapan Kinerja Tahun 2015 Pemerintah Kota Palembang. Adapun evaluasi dan analisis tingkat pencapaian kinerja dari 16 (enam belas) sasaran strategis Pemerintah Kota Palembang pada Tahun 2015 tersebut adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

ARSIP | DKK Balikpapan

ARSIP | DKK Balikpapan

TR 1 TR 2 TR 3 TR 4 1 2 3 4 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 NO SASARAN RPJMD INDIKATOR KINERJA SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA Target Kinerja Sasaran NO PROGRAM INDIKATOR KINER[r]

11 Baca lebih lajut

RENCANA STRATEGIS 2016

RENCANA STRATEGIS 2016

RENCANA STRATEGIS 2016-2021 Tujuan dan Sasaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang No TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN Formula / Rumus TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHU[r]

2 Baca lebih lajut

SAKIP 2014 RKT2015

SAKIP 2014 RKT2015

19710807 199803 1 010 4 RENCANA KINERJA TAHUNAN RKT No SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET 1 Pemerataan penyebaran informasi pembangunan Kabupaten Malang kepada masyarakat u[r]

1 Baca lebih lajut

Laporan Kinerja (LAPKIN) BP2T Tahun 2016

Laporan Kinerja (LAPKIN) BP2T Tahun 2016

Pada sasaran strategis nomor 2 terdiri dari tiga indikator kinerja yang masing- masing sudah terealisasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan pada periode tahun yang bersangkutan. Untuk indikator kinerja yang pertama yaitu prosentase pelayanan perijinan pada tahun 2016 telah terealisasi sebesar 92% dari target 92%, jika dibandingkan dengan tahun 2015 terealisasi sebesar 90% dari target 90%, sedangkan pada tahun 2014 terealisasi sebesar 88% dari target 88%. Untuk indicator kinerja kedua yaitu Optimaslisasi Standar Operasional Prosedur Perijinan telah tercapai 100% dari target 100%. Sedangkan untuk indicator kinerja ketiga yaitu Tindak Lanjut Penanganan Pengaduan Masyarakat Terkait Objek Perijinan telah tercapai 85% dari target 85% dengan asumsi semua pengaduan masyarakat terkait objek perijinan bisa ditangani semua.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

RENCANA STRATEGIS DEPUTI BIDANG PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI NUKLIR (PTN) BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL (BATAN) 2015-2019 - e-Repository BATAN

RENCANA STRATEGIS DEPUTI BIDANG PENDAYAGUNAAN TEKNOLOGI NUKLIR (PTN) BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL (BATAN) 2015-2019 - e-Repository BATAN

LAMPIRAN 1 MATRIKS SASARAN STRATEGIS DAN KETERKAITANNYA DENGAN KINERJA DEPUTI PTN 2015-2019 Tujuan Sasaran Strategis Sasaran Program/Indikator Kinerja Program Unit Kerja Terkait [r]

47 Baca lebih lajut

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) SEKRETARIAT UTAMA 2015-2019 - e-Repository BATAN

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) SEKRETARIAT UTAMA 2015-2019 - e-Repository BATAN

Renstra 2015-2019 ini selanjutnya dijabarkan oleh masing-masing Unit Kerja di Sekretariat Utama dalam bentuk kegiatan, sasaran kegiatan dan indikator kinerja kegiatan secara lebih rinci sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Kegiatan dan sasaran kegiatan disusun pertahun untuk siklus lima tahunan secara sistematis dan realistis. Untuk menjamin konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan, diperlukan dukungan sistem pemantauan dan evaluasi serta pengawasan yang efektif dan bersifat pembinaan.

38 Baca lebih lajut

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah LAKIP 2014

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah LAKIP 2014

Sebagaimana tujuan dan sasaran tahun 2014 yang ditetapkan dalam Renstra 2010-2014, Kementerian PPN/Bappenas telah menghasilkan Rancangan Dokumen RT-RPJMN 2015-2019 dan RKP 2015 yang berkualitas. Selain itu, juga telah menyelesaikan berbagai penugasan lainnya, baik yang diberikan Pemerintah/Presiden dalam rangka peningkatan koordinasi dan kerjasama pembangunan melalui suatu rencana aksi nasional maupun kerjasama pembangunan internasional. Sedangkan dalam kaitan peningkatan kapasitas kelembagaan, telah dicapai hasil yang memuaskan dalam bidang pengelolaan keuangan, pengembangan kapasitas kelembagaan dari aspek organisasi, manajemen SDM dan tatalaksana, penguatan akuntabilitas kinerja, pengawasan serta pelayanan, baik secara internal maupun eskternal dalam rangka mendukung tujuan reformasi birokrasi nasional. Berdasarkan hasil pengukuran kinerja tahun 2014 dan tahun-tahun sebelumnya selama periode Renstra 2010-2014, secara umum Kementerian PPN/Bappenas telah berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan visi misi dan tujuan, sasaran strategis, serta indikator kinerja. Trend hasil kinerja menunjukan peningkatan kualitas hasil dengan pencapaian yang terus meningkat sampai dengan tahun terakhir Renstra 2010-2014.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

BBTPPI - Han

BBTPPI - Han

Indikator kinerja kerjasama litbang instansi dengan industri pada sasaran Strategis II diukur melalui kerja sama litbang atau perekayasaan dengan instansi/ lembaga/ dunia usaha yang dilaksanakan pada TA. 2015. Kerja sama tersebut telah berjalan dan menghasilkan paket teknologi atau pengembangan.

34 Baca lebih lajut

LAPORAN KINERJA KEMENTERIAN PERDAGANGAN TRIWULAN I

LAPORAN KINERJA KEMENTERIAN PERDAGANGAN TRIWULAN I

Penyusunan Laporan Triwulanan Kementerian Perdagangan merupakan bentuk kegiatan pemantauan perkembangan kinerja secara periodik yang bermanfaat dalam memberikan kepastian dan pengendalian keserasian pelaksanaan program yang sesuai dengan perencanaan tujuan dan sasaran yang tertuang dalam rencana strategis Kementerian Perdagangan. Laporan Triwulanan sekaligus juga merupakan bagian dari amanat Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang diatur dalam Keputusan Menteri Perdagangan No. 1011/2012 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen SAKIP di lingkungan Kementerian Perdagangan.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

RKT BPPSDMP 2016

RKT BPPSDMP 2016

Sasaran ProgramOutcome dan Indikator Kinerja ProgramIKP NO Sasaran Strategis Indikator Sasaran Strategis Target 2016 Alokasi 2016Juta 01 Meningkatnya kemandirian kelembagaan petani 1.[r]

6 Baca lebih lajut

Recana Kerja dan Anggaran Kementerian PPN Bappenas 1

Recana Kerja dan Anggaran Kementerian PPN Bappenas 1

Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Sasaran Strategis K/L NO Sasaran Strategis Indikator Sasaran Strategis Target 2016 Alokasi 2016Juta 02 Manajemen tata kelola pemerintahan di Kem[r]

2 Baca lebih lajut

Recana Kerja dan Anggaran Kementerian PPN Bappenas 3

Recana Kerja dan Anggaran Kementerian PPN Bappenas 3

Sasaran ProgramOutcome dan Indikator Kinerja ProgramIKP NO Sasaran Strategis Indikator Sasaran Strategis Target 2016 Alokasi 2016Juta 01 Meningkatnya sarana dan prasarana aparatur yang[r]

1 Baca lebih lajut

Recana Kerja dan Anggaran Kementerian PPN Bappenas 4

Recana Kerja dan Anggaran Kementerian PPN Bappenas 4

Sasaran ProgramOutcome dan Indikator Kinerja ProgramIKP NO Sasaran Strategis Indikator Sasaran Strategis Target 2016 Alokasi 2016Juta Jumlah 0,0 6.[r]

1 Baca lebih lajut

BBTPPI - Han

BBTPPI - Han

Sasaran Strategis III diukur dari target tingkat kepuasan pelanggan yang akan dicapai oleh Satker melalui hasil survey kepuasan pelanggan dengan menggunakan metode tertentu dengan menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitasnya sehingga dapat diukur. Minimal indeks 4, dengan range indeks 1- 5 yang dilaksanakan pada TA. 2015. Pada Triwulan I TA. 2015 realisasinya adalah indeks 4 dengan realisasi fisik sebesar 25%, meliputi kegiatan penyebaran kuesioner dan umpan balik pelanggan berupa mengumpulkan data pelanggan, analisis data pelanggan, edit data pelanggan, dibuatkan daftar, dan mempersiapkan jenis kuesioner pelanggan.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

LAKIP   LKJ KOTA DUMAI lkj dumai

LAKIP LKJ KOTA DUMAI lkj dumai

Target dari indikator sasaran ini yaitu angka partisipasi Murni ( APM ) SD/MI/Paket A yang menunjukkan persentase jumlah anak pada kelompok usia SD/MI/Paket A yang sedang bersekolah pada jenjang pendidikan yang sesuai dengan usianya terhadap jumlah seluruh anak pada kelompok usia sekolah 7-12 Tahun Bila APK digunakan untuk mengetahui seberapa banyak penduduk usia sekolah yang sudah dapat memanfaatkan fasilitas pendidikan di suatu jenjang pendidikan tertentu tanpa melihat berapa usianya, maka Angka Partisipasi Murni (APM) mengukur proporsi anak yang bersekolah tepat waktu. Capaian indikator ini sampai tahun 2015 adalah 100.97% sedangkan realisasi tahun 2016 adalah 98,58% yang berarti capaian belum memenuhi target yaitu sebesar 98,58%. Pencapaian target tersebut dikarenakan beberapa tahun terakhir pemerintah semakin gencar melakukan sosialisasi dan pengetatan aturan usia masuk sekolah. Sebagaimana diketahui dari tahun ke tahun usia masuk sekolah pendidikan dasar cenderung semakin cepat. Menurut data tahun 2015 siswa baru yang memasuki sekolah SD di tingkat pertama atau calon siswa yang mendaftar masuk SD atau sederajat lebih hampir 15% belum mencukupi umur 7 tahun. Bahkan masih ada yang belum mencapai umur 6 tahun.
Baca lebih lanjut

203 Baca lebih lajut

Laporan Akuntabilitas Tahun 2015 Kementerian PPN Bappenas

Laporan Akuntabilitas Tahun 2015 Kementerian PPN Bappenas

Pencapaian indikator ini diukur melalui seberapa banyak dokumen perencanaan atau pelaporan lainnya yang disetujui atau disepakati oleh Presiden/Wakil Presiden, yang telah dilaksanakan oleh Kementerian PPN/Bappenas dibandingkan dengan total tugas-tugas lain yang diperintahkan dalam penyusunan dokumen tersebut. Berdasarkan evaluasi atas pencapaian kinerja tahun 2015 terhadap Doku e Pere a aa atau Pelapora Lai ya yang Disetujui atau Disepakati oleh Pemberi Tugas (Presiden/ Wakil Preside apaia ya adalah sebesar 100%. Capaian kinerja ini merupakan hasil kinerja seluruh kedeputian di Kementerian PPN/Bappenas yang hasilnya dapat diterima dan dipergunakan dalam pelaksanaan evaluasi kebijakan yang telah ada. Pelaporan yang dihasilkan oleh masing- masing bidang disampaikan pada Tabel 17.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

data 02 11 2017 021113 RENSTRA DEPUTI PERLINDUNGAN 2015 2019 PUBLISHED

data 02 11 2017 021113 RENSTRA DEPUTI PERLINDUNGAN 2015 2019 PUBLISHED

Disisi lain rendahnya pelayanan dan perlindungan TKI menjadi masalah yang harus dipecahkan. Kebijakan yang dibuat belum dapat sepenuhnya menjamin perlindungan terhadap CTKI/TKI/TKI Purna dan keluarga. Undang-Undang No. 39 tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri masih menghadapi kendala untuk dapat menangani kerentanan yang dihadapi Tenaga Kerja Indonesia. Kebijakan untuk TKI sejauh ini masih menitik beratkan pada aspek prosedur penempatan tenaga kerja, belum diarahkan pada aspek perlindungannya. Hak-hak TKI khususnya yang bekerja pada pengguna perorangan dan TKI illegal (tanpa dokumen) berada pada posisi yang tidak menguntungkan, serta hak-hak dasar TKI masih sering diabaikan.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

LAKIP RSUD SOLOK TAHUN 2016 LAKIP

LAKIP RSUD SOLOK TAHUN 2016 LAKIP

Pada saat ini Rumah Sakit Umum Daerah Solok menjadi rumah sakit rujukan regional. Hal ini utamanya disebabkan oleh pengembangan dari tahun ke tahun yang dilakukan oleh manajemen. Hal ini dapat dilihat dengan bertambahnya sarana dan prasarana serta SDM baik tenaga Spesialis, maupun tenaga kesehatan lainnya, sehingga tahun 2011 RSUD Solok diusulkan perubahan status menjadi Kelas B, dan ini dapat terwujud dengan dikeluarkannya SK MenKes RI No: HK 03.05/520/2011 dan Ketetapan Gubernur Provinsi Sumatera Barat Nomor : 440 – 343 / 2011. Upaya peningkatan mutu pelayanan yang dilakukan secara terus menerus mampu meningkatkan status akreditasi rumah sakit.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...