Top PDF Panduan KKG (Kelompok Kerja Guru) - Ops.Sekolah Dasar PANDUAN KKG

Panduan KKG (Kelompok Kerja Guru) - Ops.Sekolah Dasar PANDUAN KKG

Panduan KKG (Kelompok Kerja Guru) - Ops.Sekolah Dasar PANDUAN KKG

Alur kegiatan belajar, mulai dari pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir mengikuti alur yang dijelaskan pada Pola Umum Kegiatan Belajar Guru dalam Program BERMUTU. Pada prinsipnya guru peserta harus secara aktif mengikuti kegiatan belajar tatap muka, kemudian menyelesaikan tugas-tugas terstruktur dan tugas mandiri. Tugas-tugas tersebut disusun dengan pertimbangan tidak terlalu memberatkan guru. Karena pada dasarnya setiap guru peserta yang mengikuti kegiatan Program BERMUTU tetap menjalankan tugas mengajar rutin di sekolahnya masing-masing.

8 Baca lebih lajut

Contoh Surat Kelompok Kerja Guru (KKG) Terbaru - Ops.Sekolah Dasar SURAT TUGAS KKG MI

Contoh Surat Kelompok Kerja Guru (KKG) Terbaru - Ops.Sekolah Dasar SURAT TUGAS KKG MI

Untuk mengikuti Kegiatan Pembinaan Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah KKG­MI Tahun 2013, yang dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Senin/Selasa Sesuai Kelompok Surat Tugas Tanggal [r]

1 Baca lebih lajut

 Proposal bantuan KKG (Kelompok Kerja Guru) PROPOSAL KKG IV

Proposal bantuan KKG (Kelompok Kerja Guru) PROPOSAL KKG IV

Kegiatan KKG Gugus IV Blanakan Kecamatan Blanakan yang telah dilakukan cukup baik diikuti dengan penuh antusias. Para anggota yang berjumlah 48 orang anggota aktif dari 4 Sekolah Dasar Negeri dan 1 Madrasah Ibtidaiyah dengan pantauan dan panduan dari pengurus KKG dan narasumber yang cukup berpengalaman. Keterlibatan peserta kelompok kerja dalam kegiatan KKG sangat antusias dengan tingkat kehadiran peserta mencapai 90 % dari jumlah anggota. Disamping itu KKG Gugus IV Blanakan pernah mengikuti lomba Gugus Tingkat Kabupaten dan meraih juara runner up I.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PELATIHAN GURU-GURU SEKOLAH DASAR DALAM MATEMATIKA CEPAT DAN JARIMATIKA ( KELOMPOK KERJA GURU (KKG) GUGUS I. KECAMATAN PAUH KOTA PADANG.

PELATIHAN GURU-GURU SEKOLAH DASAR DALAM MATEMATIKA CEPAT DAN JARIMATIKA ( KELOMPOK KERJA GURU (KKG) GUGUS I. KECAMATAN PAUH KOTA PADANG.

Matematika merupakan ilmu yang sangat erat hubungannya dengan kehidupan kita sehari-hari dan merupakan konsep dasar bagi ilmu-ilmu lain, akan tetapi banyak anak yang mengeluh pada saat mempelajari matematika. Suatu hipotesis yang dapat dibuat adalah: bahwa akar permasalahan dari rendahnya kemampuan siswa terhadap pelajaran matematika adalah karena mereka tidak memahami konsep-konsep yang paling mendasar dalam matematika. Salah satu masalah yang ada adalah: bagaimana menyampaikan materi matematika dengan lebih mudah, tidak kaku, cepat dan sesuai dengan konsep dasarnya. Salah satu materi pengajajan matematika yang memenuhi konsep ini adalah “Materi Matematika Cepat dan Jarimatika”. Pada kegitan pengabdian kepada masyarkat ini, akan diadakan pelatihan kepada Guru-Guru Sekolah Dasar dengan materi: Matematika Cepat dan Jarimatika, diharapkan dengan melatih Guru-Guru, nantinya akan berdampak kepada kemampuan siswa dalam memahami konsep-konsep dasar Matematika. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua sesi pada tanggal November 2009, mulai pukul 10.00 WIB samapai dengan pukul 15.00 WIB. Pesertanya adalah Guru-Guru Kelas IV, V dan VI yang berasal dari SD di KKG Gugus I Kecamatan Pauh. Selama kegiatan berlangsung dapat dilihat semangat dan antusias yang tinggi dari peserta. Hasil evaluasi yang yang diadakan, menyatakan bahwa peserta sangat puas dengan hasil pelatihan ini dan menginginkan pelatihan ini dilanjutkan lagi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN KELOMPOK KERJA GURU (KKG) PADA  GUGUS HASANUDIN DI KECAMATAN KARANGRAYUNG  Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pada Gugus Hasanudin Di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

PEMBERDAYAAN KELOMPOK KERJA GURU (KKG) PADA GUGUS HASANUDIN DI KECAMATAN KARANGRAYUNG Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pada Gugus Hasanudin Di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

Segala rasa puji syukur atas kehadirat Allah SWT, segala nikmat dan karunia-Nya yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan penyusunan tesis yang berjudul: “Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pada Gugus Hasanudin di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan”.

17 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN KELOMPOK KERJA GURU (KKG) PADA  GUGUS HASANUDIN DI KECAMATAN KARANGRAYUNG   Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pada Gugus Hasanudin Di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

PEMBERDAYAAN KELOMPOK KERJA GURU (KKG) PADA GUGUS HASANUDIN DI KECAMATAN KARANGRAYUNG Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pada Gugus Hasanudin Di Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

KKG Gugus memiliki program jangka pendek dan program jangka panjang. Program jangka panjang KKG Gugus meliputi aspek pengembangan profesi. Program jangka pendek menitikberatkan pada musyarawah dan pelatihan tentang KKG Gugus dan pembuatan silabus dan RPP. Seperti hasil penelitian yang dilakukan oleh Hung, dkk. (2014) bahwa tujuan dari komunitas profesional guru adalah mengejar pengembangan profesional untuk perbaikan pengajaran, metode pengajaran innovasional, serta membuat dan berinovasi dalam materi pengajaran. Hal ini juga dipertegas hasil penelitian dari Paison, dkk. (20415) bahwa pelaksanaan program pengembangan guru berdasarkan komunitas pembelajaran profesional, dapat mendorong pembelajaran dan keterampilan inovasi guru, mereka dapat menggunakan keterampilan pemikiran kritis pemecahan masalah, keterampilan kreativitas dan inovasi, dan kemampuan komunikasi dan kolaborasi pada tingkat tertinggi, dan guru dapat membuat inovasi sebagai kegiatan untuk mendorong siswa menggunakan keterampilan pemikiran dan pemecahan masalah, keterampilan kreativitas dan inovasi, dan keterampilan komunikasi dan kolaborasi pada tingkat tertinggi juga. Pengembangan guru akan efektif jika mengikuti komunitas pembelajaran profesional untuk merancang kegiatan, menyediakan diskusi bersama dengan profesi dan masalah yang sama, saling belajar pengetahuan, penciptaan dan keterampilan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

t mtk 1007375 bibliography

t mtk 1007375 bibliography

Suhardi. (2009). “ Kegiatan KKG dan MGMP Rintisan Program BERMUTU Membabat Habis Penyakit Kronis Guru ” . Buletin BERMUTU. 4, (1), 7 Suharsaputra, U. (2010). Administrasi Pendidikan. Bandung: PT Refika Aditama. Surakhmad, W. (1992). Pengantar Penelitian Ilmiah: Metode dan Teknik.

4 Baca lebih lajut

t mtk 1007375 chapter5

t mtk 1007375 chapter5

instruction, guru harus menyediakan bahan ajar yang dirancang secara khusus dengan berpatokan pada pertanyaan metakognitif sehingga kemampuan matematik tingkat tinggi khususnya kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis dapat meningkat.

3 Baca lebih lajut

t mtk 1007375 chapter3

t mtk 1007375 chapter3

Penelitian ini berbentuk kuasi eksperimen dengan desain “ Kelompok Kontrol Non- Ekivalen” . Dimana subjek tidak dikelompokkan secara acak, menerima keadaan subjek apa adanya, Ruseffendi (1994:47). Penelitian dilakukan pada dua kelas yang memiliki kemampuan sama dengan pendekatan yang berbeda. Kelompok pertama (kelompok eksperimen) diberikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Metacognitive Instruction dan kelompok kedua (kelompok kontrol) diberikan pembelajaran konvensional (ekspositori) dengan desain penelitian sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PARTISIPASI GURU DALAM KELOMPOK KERJA GURU (KKG) DAN INTENSITAS SUPERVISI AKADEMIK OLEH PENGAWAS TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN KOTAGEDE YOGYAKARTA.

KONTRIBUSI PARTISIPASI GURU DALAM KELOMPOK KERJA GURU (KKG) DAN INTENSITAS SUPERVISI AKADEMIK OLEH PENGAWAS TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR SE-KECAMATAN KOTAGEDE YOGYAKARTA.

Ditinjau dari hasil kinerja guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Kotagede Kota Yogyakarta diketahui bahwa intensitas supervisi akademik oleh pengawas berada pada kategori intensif (49,54%). Akan tetapi, fakta menunjukkan bahwa intensitas supervisi akademik oleh pengawas dalam memberikan sumbangan terhadap kinerja guru SD se-Kecamatan Kotagede belum maksimal. Hal ini disebabkan karena pelaksanaan supervisi oleh pengawas di sekolah dasar se-Kecamatan Kotagede hanya memiliki satu orang pengawas, sehingga pengawas tersebut memiliki beban tugas dan pekerjaan yang tinggi. Hal tersebut tentunya dapat mengurangi porsi supervisi di sekolah, karena pengawas tidak hanya mensupervisi kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi juga sampai pada supervisi administrasi dan manajerial oleh kepala sekolah. Kegiatan pengawas yang tergolong padat ditambah dengan beban kerja pengawas yang banyak menjadi kendala bagi pengawas di Kotagede dalam mengembangkan efektivitas pengawasan di lingkungan sekolah dasar wilayah Kotagede.
Baca lebih lanjut

222 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN KUALITAS GURU MELALUI PELATIHAN LESSON STUDY BAGI GURU SD KARESIDENAN SURAKARTA

PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN KUALITAS GURU MELALUI PELATIHAN LESSON STUDY BAGI GURU SD KARESIDENAN SURAKARTA

Dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah banyak faktor yang harus diperhatikan seperti: pendidik (guru), siswa, sarana dan prasarana, laboratorium dan kelengkapannya, lingkungan, dan manajemennya. Upaya meningkatkan kompetensi guru dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan, yakni pendekatan internal dengan memanfaatkan guru yang lebih berpengalaman sebagai pelatih, pendekatan eksternal dengan mengirimkan guru untuk mengikuti pelatihan ataupun studi lanjut, dan dengan pendekatan kemitraan melalui kerjasama antara perguruan tinggi dan sekolah. Karakteristik program kemitraan adalah dikembangkannya prinsip kolaborasi yang memberikan keuntungan pihak-pihak yang terlibat (Fandi Tjiptono & Anastasia Diana, 1996). Prinsip kolaborasi juga dapat dilakukan antar sesama guru dalam suatu sekolah juga dapat menjadi ajang yang efektif untuk meningkatkan mutu guru.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

321797533 Presentasi Penatausahaan BOS SMA Tahun 2016

321797533 Presentasi Penatausahaan BOS SMA Tahun 2016

Sekolah harus memiliki Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) 4 tahunan, menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), dengan dana BOS SMA merupakan bagian integral dari RKAS tersebut;

90 Baca lebih lajut

REVITALISASI KELOMPOK KERJA GURU DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO   Revitalisasi Kelompok Kerja Guru Di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo.

REVITALISASI KELOMPOK KERJA GURU DI KECAMATAN GRABAG KABUPATEN PURWOREJO Revitalisasi Kelompok Kerja Guru Di Kecamatan Grabag Kabupaten Purworejo.

Dalam rangka peningkatan profesionalisme guru, pada program kerja juga belum merencanakan pemberian materi Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Setiap guru dalam proses belajar mengajarnya pasti memiliki masalah dalam upaya mengoptimalkan output yang berupa prestasi siswa yang diharapkan. Masalah dapat berasal dari guru, sarana prasarana, maupun siswa. Maka dengan PTK diharapkan semua masalah dapat teratasi. Bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan- tindakan tertentu untuk memperbaiki dan meningkatkan praktik pembelajaran di kelas secara lebih berkualitas sehingga siswa dapat memperoleh hasil belajar yang lebih baik.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

t mtk 1007375 chapter1

t mtk 1007375 chapter1

Namun dalam sebuah studi Internasional tahun 2011 dalam bidang matematika dan sains Trend in International Mathematics and Science Study (TIMSS) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), menunjukkan bukti bahwa soal-soal matematika tak rutin yang memerlukan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis (kemampuan berpikir tingkat tinggi) tidak berhasil dijawab dengan benar oleh sampel siswa yang mengikuti studi tersebut, dan prestasi Indonesia masih di bawah rata-rata, sedangkan pencapaian persentase untuk ranah kognitif sebesar 35% untuk knowing, 40% untuk applying dan 25% untuk reasoning. Sejalan dengan hasil penelitian tersebut Hendrayana (2008) menyatakan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa SMP kurang dari 50% dari skor ideal, sehingga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa harus ditingkatkan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN METACOGNITIVE INSTRUCTION.

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN METACOGNITIVE INSTRUCTION.

Namun dalam sebuah studi Internasional tahun 2011 dalam bidang matematika dan sains Trend in International Mathematics and Science Study (TIMSS) untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), menunjukkan bukti bahwa soal-soal matematika tak rutin yang memerlukan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis (kemampuan berpikir tingkat tinggi) tidak berhasil dijawab dengan benar oleh sampel siswa yang mengikuti studi tersebut, dan prestasi Indonesia masih di bawah rata-rata, sedangkan pencapaian persentase untuk ranah kognitif sebesar 35% untuk knowing, 40% untuk applying dan 25% untuk reasoning. Sejalan dengan hasil penelitian tersebut Hendrayana (2008) menyatakan bahwa nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa SMP kurang dari 50% dari skor ideal, sehingga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa harus ditingkatkan.
Baca lebih lanjut

57 Baca lebih lajut

t mtk 1007375 table of content

t mtk 1007375 table of content

Mega Achdisty Noodyana, 2012 Pengaruh Kegiatan Kelompok Kerja Guru Kkg Sebagai Wadah Pembinaan Terhadap Kinerja Mengajar Guru Di Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Sumur Bandung Kota Ban[r]

7 Baca lebih lajut

Proposal Pengajuan Subsidi Dalam Kegiatan KKG

Proposal Pengajuan Subsidi Dalam Kegiatan KKG

Profil KKG ini memuat berbagai informasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh KKG sebagai salah satu forum bagi guru dalam kegiatan kolektif. Seiring dengan program pengembangan keprofesian berkelanjutan yang tertuang dalam Permenneg PAN/RB Nomor 16 Tahun 2009, maka KKG merupakan solusi yang paling dekat dan dapat terjangkau oleh guru, dalam rangka pengembangan diri maupun meningkatkan mutu.

4 Baca lebih lajut

Laporan Pengembangan Diri untuk KKG dan K3S Terbaru Super Lengkap PANDUAN KKG

Laporan Pengembangan Diri untuk KKG dan K3S Terbaru Super Lengkap PANDUAN KKG

Bimbingan Teknis Tim Penilai Angka Kredit Jabatan Fungsional Guru SD/SMP Tahun 2015 merupakan upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan harapan Pejabat/Tim Penilai Angka Kredit memahami tata cara pengajuan usul, persyaratan yang perlu dilampirkan serta penilaiannya, sehingga adanya peningkatan dalam memberikan layanan kepada guru lebih optimal; Dengan adanya Bimbingan Teknis ini Tim Penilai angka kredit diharapkan dapat memahami Peraturan Pemerintah dan RB nomor 16 Tahun 2009 lebih baik;

10 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN KKG PROGRAM BERMUTU  GUGUS PATI UNUS KECAMATAN KARANGRAYUNG   Pengelolaan KKG Program Bermutu Gugus Pati Unus Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

PENGELOLAAN KKG PROGRAM BERMUTU GUGUS PATI UNUS KECAMATAN KARANGRAYUNG Pengelolaan KKG Program Bermutu Gugus Pati Unus Kecamatan Karangrayung Kabupaten Grobogan.

The purposes of this study were (1) to describe the process of programming at  KKG  Program  Bermutu  Grade  Pati  Unus  Cluster,  (2)  to  describe  the  process  of  implementation  in  KKG  Program  Bermutu  Cluster  Grade  Pati  Unus.  (3)  To  describe  the level of discipline participants KKG Program Bernutu cluster grade Pati Unus, and  (4)  to  describe  the  interactions  that  occur  in  KKG  Program  Bermutu  Cluster  Grade  Pati Unus. The type of this research is a qualitative research in ethnographic research  design.  The  research  location  is  KKG  Force  Pati  Unus  District  Karangrayung  Grobogan,  which  is  located  in  the  village  of  SD  Negeri  2  Telawah  Telawah, District  Karangrayung,  Grobogan  district. The  informant is  a  caretaker  KKG,  teacher  guides  and  members  of  KKG.  Data  collection  techniques  use  observation,  interview  and  documentation. Model analysis of the data in this study uses a descriptive method of  Miles, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study are  (1)  program  KKG  in  the  phase  II  in  2011  systematically  guidelines  implementation  KKG  Quality  Program.  KKG  programming  mechanism  by  cluster  administrators  and  teacher  guides, the analysis of needs without the direct involvement of teachers as participants and  users of the KKG, (2) carried out in accordance with the provisions of KKG. Special interests  that  coincide  with  the official schedule of activities do  not  result in  the implementation  of  activities  in  accordance  with  the  action  plan  that  had  been  developed,  (3)  the  level  of  discipline  in  following  the  teacher's  KKG  is  low,  most  of  the  teachers  come  to  school  core  slower than scheduled commencement of the implementation of KKG , and (4)  Interaction is  dominant in both directions, in which the teacher guides and resource materials to deliver a  lecture and question and answer. The intensity in group work is small. Participants tend to  be passive in the implementation of activities.  
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...