Top PDF panitia workshop pemantapan kemampuan mengajar guru

Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)

Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)

Sesuai dengan amanat tersebut, sangatlah penting bagi seseorang yang telah memilih profesi sebagai guru harus memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kemampuannya agar dapat mensukseskan keberhasilan tujuan Pendidikan Nasional. Dan seseorang yang memiliki profesi sebagai pendidik Anak Usia Dini, perlu memiliki dan memahami Permendiknas no. 58 tahun 2009 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini pasal 1 ayat 1 : Standar Pendidikan Anak Usia dini meliputi pendidikan formal dan non formal yang terdiri atas :

16 Baca lebih lajut

PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL (PKP) TENTANG | Basirin.com PKP siap Ud

PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL (PKP) TENTANG | Basirin.com PKP siap Ud

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis dan dibantu oleh teman sejawat dan guru pembimbing, data yang dilihat melalui siklus I sampai siklus III menunjukan bahwa tingkat keberhasilan siswa meningkat dengan dilakukannya preses belajar mengajar dengan menggunakan alat peraga terutama yang dilakukan oleh penulis di Sekolah Dasar Negeri Timbulrejo Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah.

49 Baca lebih lajut

LAPORAN PELAKSANAAN PEMANTAPAN KEMAMPUAN mengajar

LAPORAN PELAKSANAAN PEMANTAPAN KEMAMPUAN mengajar

Seperti apa yang telah kita ketahui bersama bahwa S1 PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka ( FKIP – UT ) ialah agar para mahasiswanya mampu berperan sebagai guru yang profesioanl. Keprofesianlannya guru tercermin dalam proses pembelajaran di kelas dengan menerapkan berbagai konsep pembelajaran dan kaidah-kaidah Pemantapan Kemampuan Mengajar ( PKM ). Dalam mengatasi dan memperbaiki masalah pembelajaran yang dihadapi dalam kelas

3 Baca lebih lajut

Laporan Praktek PDGK4209 Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)

Laporan Praktek PDGK4209 Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)

Guru adalah pendidik professional dengan tugas utama adalah mendidik, mengajar, membimbing, melatih, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Ketegasan di atas menjelaskan bahwa guru harus memiliki sikap keprofesionalisme yang harus dimiliki. Profesional sendiri adalah suatu pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan seseorang dan menjadi sumber penghasilan kehidupan yang memerlukan keahlian, kemahiran, atau kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu serta memerlukan pendidikan profesi.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Laporan PKP LAPORAN PEMANTAPAN KEMAMPUAN

Laporan PKP LAPORAN PEMANTAPAN KEMAMPUAN

guru baru pertama dan belum beradaptasi dengan lingkungan serta belum optimalnya penataan kegiatan. Dalam memperbaiki kelemahan tersebut guru melakukannya dengan cara menyesuaikan keadaan dan kegiatan yang biasa/rutin dilaksanakan. Kekuatan guru dalam merancang kegiatan sudah disesuaikan dengan tema dan perkembangan anak. Penyebab kekuatan dalam merancang kegiatan disesuaikan dengan atan dengan memberi kesempatan kepada anak agar dapat berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Hal-hal unik positif yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran adalah sebagian besar anak dapat menerima dan melaksanakan kegiatan tersebut. Alasan guru yang dapat dipertangungjawabkan dalam mengambil keputusan dan tindakan mengajar adalah menerapkan prinsip belajar sambil bermain dan bermain seraya belajar. Reaksi anak terhadap pengelolaan kelas belum sepenuhnya dapat menerima pembelajaran yang dilaksanakan guru karena masih ada anak yang asyik dengan kegiatannya sendiri. Sebagaian anak dapat menangkap penjelasan yang diberikan guru. Dalam penilaian reaksi anak sangat antusias karena anak senang dengan pujian dan tanda bintang. Anak telah mencapai indikator kemampuan yang ditetapkan guru. Guru juga telah dapat mengatur dan memanfaatkan waktu kegiatan sebaik mungkin. Untuk kegiatan penutup telah dapat meningkatkan penguasaan anak terhadap materi yang disampaikan.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) | INFO SMAN 2 MENGGALA BAB I

Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) | INFO SMAN 2 MENGGALA BAB I

Untuk itu dalam penyusunan laporan ini, mahasiswa dituntut untuk meningkatkan berbagai kemampuan yang optimal, baik kemampuan kognitif, sikap dan keterampilan. Kemampuan kognitif berkaitan dengan kemampuan intelektual seperti penguasaan cara belajar dan mengajar, serta cara mengevaluasi hasil dan proses belajar. Kemampaun bidang sikap berkaitan dengan tugas dan profesinya, misalnya sikap menghargai pekerjaan, sikap toleransi kepada siswa, memiliki kemampuan keras untuk meningkatkan hasil pekerjaannya. Kemampuan bidang keterampilan berkaitan dengan kemampuan guru dalam mengajar. Hal ini sangat penting dilakukan mengingat profesi mengajar merupakan pekerjaan yang tidak mudah dilakukan. Mengajar bukanlah kegiatan rutin dan mekanis.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Hubungan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerkja Mengajar di Gugus Durian Kecamatan Bejen T2 942011077 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Hubungan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru terhadap Kinerkja Mengajar di Gugus Durian Kecamatan Bejen T2 942011077 BAB V

rendah adalah nomor 5, 2 dan 4. Item-item terse- but berkaitan dengan rendahnya kinerja mengajar guru pada kemampuan mengajar materi pelajaran yang sulit dengan mudah, rendahnya kemampuan mengajar dengan hasil belajar sebagian besar siswa mendapat nilai baik, dan rendahnya guru dalam membuat persiapan mengajar dari rumah. Guru perlu memperbaiki dan meningkatkan ke- mampuan mengajar materi pelajaran yang sulit dengan mudah, kemampuan mengajar dengan hasil belajar sebagian besar siswa mendapat nilai baik, dan membuat persiapan mengajar dari rumah sebelum mengajar di depan kelas. Peningkatan kinerja mengajar guru dapat dilakukan dengan cara mengikuti kegiatan diklat, seminar dan workshop sehingga kinerja mengajar guru semakin Tinggi.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN BANTUL ALAMAT : GLONDONG WIROKERTEN,BANGUNTAPAN BANTUL.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTEK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SMA NEGERI 2 BANGUNTAPAN BANTUL ALAMAT : GLONDONG WIROKERTEN,BANGUNTAPAN BANTUL.

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah kegiatan wajib ditempuh oleh mahasiswa S1 UNY program kependidikan karena orientasi utamanya adalah kependidikan. Dalam kegiatan ini, akan dinilai bagaimana mahasiswa praktikan mengaplikasikan segala ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama di bangku kuliah ke dalam kehidupan sekolah. Faktor-faktor penting yang sangat mendukung dalam pelaksanaan PPL antara lain kesiapan mental, penguasaan materi, penguasaan dan pengelolaan kelas, penyajian materi, kemampuan berinteraksi dengan siswa, guru, karyawan, orang tua/wali murid, dan masyarakat sekitar. Jika menguasai satu atau sebagian dari faktor di atas maka pada pelaksanaan PPL akan mengalami kesulitan. Adapun syarat akademis yang harus dipenuhi adalah sudah lulus mata kuliah Pengajaran Mikro serta harus mengikuti pembekalan PPL yang diadakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi PPL.
Baca lebih lanjut

120 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK MUHAMMADIYAH 2 MOYUDAN TAHUN AJARAN 2015/2016.

LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) DI SMK MUHAMMADIYAH 2 MOYUDAN TAHUN AJARAN 2015/2016.

Melalui program PPL ini mahasiswa dapat memperoleh banyak manfaat, antara lain : (1) program PPL memberikan kesempatan dalam melakukan pemantapan kemampuan professional Guru ;(2) mendemonstrasikan kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan ;(3) melakukan perbaikan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik ;(4) mendalami karakteristik peserta didik dalam rangka memotivasi belajarnya ;(5) mengidentifikasi permasalahan pembelajaran di kelas dan mengatasi permasalahan pembelajaran tersebut secara individu maupun kelompok ;(6) menerapkan pembelajaran inovatif ;(7) wahana melatih bekerja secara tim.Dari pelaksanaan kegiatan PPL di SMK Muhammadiyah 2 Moyudan ini dapat disimpulkan, bahwa kegiatan ini dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam pengembangan kompetensi di bidang pendidikan, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengenal segala permasalahan di sekolah yang terkait dengan proses pembelajaran, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu, pengetahuan, dan ketrampilan yang telah dipelajari dalam kehidupan nyata di sekolah, serta dapat meningkatkan hubungan kemitraan yang baik antara UNY dengan sekolah yang terkait.
Baca lebih lanjut

117 Baca lebih lajut

KUALIFIKASI GURU DALAM PEMBINAAN AKHLAK AL-KARIMAH MURID MENURUT AL-GHAZALI - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

KUALIFIKASI GURU DALAM PEMBINAAN AKHLAK AL-KARIMAH MURID MENURUT AL-GHAZALI - IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Kinerja guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, merupakan faktor utama dalam pencapaian tujuan pengajaran, keterampilan peguasaan proses pembelajaran ini sangat erat kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab guru sebagai pengajar dan pendidik. Secara sempit dapat diinterprestasikan sebagai pembimbing atau belajar fasilitator belajar siswa. Adanya peningkatan dalam mutu pendidikan tidak terlepas dari peran guru sebagai unsur utama dalam keseluruhan proses pendidikan.

18 Baca lebih lajut

T2__BAB II Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Supervisi Melalui Teknik Observasi Kelas Untuk Peningkatan Kemampuan Guru Merancang Perangkat Pembelajaran Di Sekolah Dasar Negeri Mijen ebonagung Demak T2  BAB II

T2__BAB II Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Supervisi Melalui Teknik Observasi Kelas Untuk Peningkatan Kemampuan Guru Merancang Perangkat Pembelajaran Di Sekolah Dasar Negeri Mijen ebonagung Demak T2 BAB II

Jurnal internasional berjudul TAFE head teachers: Discourse brokers at the managementteaching interface oleh Black (2003: 8), Meadowbank College of TAFE Northern Sydney Institute menyatakan bahwa kepala sekolah harus mempunyai strategi dalam memanajemen guru. Kepala sekolah merupakan kunci dalam pengelolaan tersebut. Banyak kegiatan guru dipengaruhi oleh supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah. Kegiatan supervisi ini untuk meningkatkan kinerja guru dalam pendidikan. Supervisi ini mampu mempengaruhi kinerja guru secara berkelanjutan. Dijelaskan lebih dalam lagi mengenai pengelolaan guru dan staf, sarana dan prasarana, hubungan masyara- kat dengan sekolahan, pengelolaan kesiswaan dan kurikulum, hal tersebut dalam rangka pendayagu- naan sumberdaya secara optimal. Pada intinya adalah pada faktor utama dikelola dengan baik maka komponen-komponen yang lain akan terimbas juga. Dengan demikian apabila faktor semangat guru sudah termotifasi dengan baik maka semua yang berkaitan dengan tugas guru akan menghasilkan produk yang optimal.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Kinerja guru IPS SMK al-Hidayah Ciputat

Kinerja guru IPS SMK al-Hidayah Ciputat

Berdasarkan hasil penelitian di SMK AL-Hidayah Ciputat, banyak hal secara umum mengungkapkan bahwa kinerja guru IPS di sekolah tersebut baik. Ini terlihat dari hasil keseluruhan dimensi kinerja guru IPS. Hal ini menuntut guru untuk selalu meningkatkan kinerjanya karena guru yang berkompeten adalah guru yang memiliki kualitas yang baik untuk peserta didiknya. Serta penulis mencoba memberikan saran kepada kepala sekolah untuk ikut berperan aktif bersama pemerintah dan instansi-instansi yang terkait dalam meningkatkan kualitas guru, dengan cara mengikut sertakan para guru dalam berbagai kegiatan pelatihan, workshop, melakukan evaluasi berkala guna peningkatan kinerja para guru sehingga dapat diselaraskan dengan perkembangan-perkembangan yang terjadi di dunia pendidikan.
Baca lebih lanjut

91 Baca lebih lajut

Kebijakan standar nasional  pendidikan docx

Kebijakan standar nasional pendidikan docx

Setelah sudah syah bahwa kebijakan ini harus dilaksanakan maka setelah itu harus dilaporkan secara resmi kepada pemerintah yang terkait, karena sebenarnya sebelum workshop membaca ini diselipkn kedalam kurikulum depdiknas harus sudah menyetujuinya, maka dari itu harus ada pemantauaan yang dilaksanakan oleh pemerintah terkait sehingga dalam pelasanaannya tertib akan administrasi serta Akseptabilitas Politisnya.

8 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGAJAR DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU  Hubungan Antara Kemampuan Mengajar Guru dengan Motivasi Berprestasi.

HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGAJAR DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU Hubungan Antara Kemampuan Mengajar Guru dengan Motivasi Berprestasi.

Semua kemampuan yang dimiliki guru harus didasari dengan motivasi yang tinggi untuk mewujudkan kemajuan yang lebih baik dari kemampuan yang guru miliki sebelumnya. Namun, adanya motivasi rendah cenderung cepat menyerah apabila berhadapan dengan tugas yang semakin sulit sehingga menimbulkan kemampuan yang kurang optimal dalam mengajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah ada hubungan kemampuan mengajar dengan motivasi berprestasi guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kemampuan mengajar dengan motivasi berprestasi. Hipotesis yang diajukan yaitu ada hubungan positif antara kemampuan mengajar dengan motivasi berprestasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 42 guru di 5 Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Tuntang.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGAJAR DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU  Hubungan Antara Kemampuan Mengajar Guru dengan Motivasi Berprestasi.

HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN MENGAJAR DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU Hubungan Antara Kemampuan Mengajar Guru dengan Motivasi Berprestasi.

Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh hasil koefisien korelasi rxy= 0,317 dengan sig= 0,02 (p ≤ 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemampuan mengajar dengan motivasi berprestasi. Sumbangan efektif (SE) kemampuan mengajar dengan motivasi berprestasi sebesar 10,1% ditunjukkan oleh koefisien determinasi (r²) sebesar 0,101. Tingkat kemampuan mengajar guru tergolong cukup sedangkan tingkat motivasi berprestasi tergolong rendah.

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...