Top PDF Pelaksanaan pencatatan pernikahan di Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan

Pelaksanaan pencatatan pernikahan di Kecamatan Medan Labuhan 

Kota Medan

Pelaksanaan pencatatan pernikahan di Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan

Analisis data ialah proses menyusun atau mengolah data agar dapat ditafsirkan lebih baik. Selanjutnya Moeleong berpendapat bahwa analisis data dapat juga dimaksudkan untuk menemukan unsur-unsur atau bagian-bagian yang berisikan kategori yang lebih kecil dari data penelitian. 35 Data yang baru didapat terdiri dari catatan lapangan yang diperoleh melalui, wawancara dan studi dokumen pelaksanaan pencatatan pernikahan di Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan, dianalisis dengan cara menyusun, menghubungkan, dan mereduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan data selama dan sesudah pengumpulan data. Untuk itu data yang didapat kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif yang terdiri dari: (a) reduksi data, (b) penyajian data dan, (c) kesimpulan, dimana prosesnya berlangsung secara sekuler selama penelitian berlangsung. 36 Pada tahap awal pengumpulan data, fokus penelitian masih melebar dan belum tampak jelas, sedangkan observasi masih bersifat umum dan luas. Setelah fokus semakin jelas maka peneliti menggunakan observasi yang lebih berstruktur untuk mendapatkan data yang lebih spesifik.
Baca lebih lanjut

167 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

kebidanan dengan pernyataan standarnya adalah setiap bidan harus melakukan pencatatan secara lengkap, akurat, singkat dan jelas mengenai keadaan / kejadian yang ditemukan dan dilakukaan dalam memberikan asuhan kebidanan. Kriterianya adalah Pencatatan harus dilakukan segera setelah melaksanakan asuhan pada formulir yang tersedia ( Rekam Medis / KMS / Status pasien dan Buku KIA), kemudian ditulis dalam bentuk catatan perkembangan SOAP, dimana S adalah data subjektif untuk mencatat hasil anamnesis, O adalah data objektif untuk mencatat hasil pemeriksaan, A adalah hasil analisis untuk mencatat diagnosis dan masalah kebidanan, dan P adalah penatalaksanaan, mencatat seluruh perencanaan dan penatalaksanaan yang sudah dilakukan seperti tindakan antisipatif, tindakan segera, tindakan secara komprehensif, penyuluhan dukungan, kolaborasi, evaluasi, follow up dan rujukan (Kepmenkes, 2007).
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Salah satu aspek dasar dari lima benang merah adalah pencatatan (rekam medik) dalam asuhan persalinan normal. Berdasarkan data dari Dinas kesehatan Kota Medan, jumlah puskesmas terdiri dari 39 puskesmas, tetapi dari 39 Puskesmas diKota Medan hanya 3 puskesmas yang telah menerapkan sistem pendokumentasian, yaitu Puskesmas Bromo, Puskesmas Sering, dan Puskesmas Medan Deli.

4 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Hasil : Berdasarkan pelaksanaan dokumentasi SOAP.100% pencatatan tanggal dan waktu pelaksanaan.100% pencatatan biodata dan keluhan ibu.100% pencatatan pemeriksaan fisik sesuai kebutuhan, tanda vital, palpasi dan auskultasi.100% pencatatan diagnosis masalah.97,1% pencatatan perencanaan asuhan.100% pencatatan tanda tangan. Berdasarkan pelaksanaan dokumentasi partograf,100% pengisian nama, umur, tanggal ibu datang ke Klinik.100% pengisian warna air ketuban.100% pengisian pembukaan serviks, penurunan kepala janin dan waktu mulainya fase aktif persalinan.94,3% pengisian lama kontraksi.91,4% pengisian pemberian oksitosin.100% pengisian suhu setiap 2 jam.100% pengisian tanggal persalinan dan nama bidan.97,1% pengisian partograf melewati garis waspada, masalah lain jika melewati garis waspada dan penatalaksanaan masalah tersebut.94,3% pengisian distosia bahu.100% pengisian lama kala III, pemberian oksitosin 10 U IM, masase fundus uteri, dan plasenta lahir lengkap. 100% pengisian kondisi ibu dan tanda vital.100% pengisian berat badan, panjang, penilaian bayi baru lahir dan pemberian asi.100% pengisian pemantauan kala IV setiap 15 menit pada jam pertama dan setiap 30 menit pada jam kedua.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Hasil : Berdasarkan pelaksanaan dokumentasi SOAP.100% pencatatan tanggal dan waktu pelaksanaan.100% pencatatan biodata dan keluhan ibu.100% pencatatan pemeriksaan fisik sesuai kebutuhan, tanda vital, palpasi dan auskultasi.100% pencatatan diagnosis masalah.97,1% pencatatan perencanaan asuhan.100% pencatatan tanda tangan. Berdasarkan pelaksanaan dokumentasi partograf,100% pengisian nama, umur, tanggal ibu datang ke Klinik.100% pengisian warna air ketuban.100% pengisian pembukaan serviks, penurunan kepala janin dan waktu mulainya fase aktif persalinan.94,3% pengisian lama kontraksi.91,4% pengisian pemberian oksitosin.100% pengisian suhu setiap 2 jam.100% pengisian tanggal persalinan dan nama bidan.97,1% pengisian partograf melewati garis waspada, masalah lain jika melewati garis waspada dan penatalaksanaan masalah tersebut.94,3% pengisian distosia bahu.100% pengisian lama kala III, pemberian oksitosin 10 U IM, masase fundus uteri, dan plasenta lahir lengkap. 100% pengisian kondisi ibu dan tanda vital.100% pengisian berat badan, panjang, penilaian bayi baru lahir dan pemberian asi.100% pengisian pemantauan kala IV setiap 15 menit pada jam pertama dan setiap 30 menit pada jam kedua.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

kebidanan dengan pernyataan standarnya adalah setiap bidan harus melakukan pencatatan secara lengkap, akurat, singkat dan jelas mengenai keadaan / kejadian yang ditemukan dan dilakukaan dalam memberikan asuhan kebidanan. Kriterianya adalah Pencatatan harus dilakukan segera setelah melaksanakan asuhan pada formulir yang tersedia ( Rekam Medis / KMS / Status pasien dan Buku KIA), kemudian ditulis dalam bentuk catatan perkembangan SOAP, dimana S adalah data subjektif untuk mencatat hasil anamnesis, O adalah data objektif untuk mencatat hasil pemeriksaan, A adalah hasil analisis untuk mencatat diagnosis dan masalah kebidanan, dan P adalah penatalaksanaan, mencatat seluruh perencanaan dan penatalaksanaan yang sudah dilakukan seperti tindakan antisipatif, tindakan segera, tindakan secara komprehensif, penyuluhan dukungan, kolaborasi, evaluasi, follow up dan rujukan (Kepmenkes, 2007).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Hal ini tidak sesuai dengan pencatatan informasi ibu selama fase aktif persalinan dalam partograf. Menurut Depkes (2011), halaman depan partograf mengintruksikan observasi dimulai pada fase aktif persalinan dan menyediakan lajur dan kolom untuk mencatat hasil – hasil pemeriksaan selama fase aktif persalinan yaitu : No. registrasi, No Puskesmas / nama klinik, nama ibu, umur ibu, tanggal ibu datang ke klinik, jam ibu datang ke klinik, G:P:A, keadaan ketuban saat datang, sejak kapan ibu merasa mules. Seharusnya bidan mengisi No registasi seluruh responden agar dapat mempermudah bidan dalam menyusun dan melihat data pasien bila dibutuhkan.
Baca lebih lanjut

146 Baca lebih lajut

Faktor Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Pernikahan Dini Pada Remaja Usia 15-19 Tahun Di Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan Tahu 2014

Faktor Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Pernikahan Dini Pada Remaja Usia 15-19 Tahun Di Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan Tahu 2014

Sebagian besar warga Kelurahan Martubung menikah pada usia 15-19 tahun. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui hubungan faktor sosial budaya yang memengaruhi pernikahan dini pada remaja usia 15-19 tahun di Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan tahun 2014.

11 Baca lebih lajut

PELATIHAN PERENCANAN BISNIS JASA SEWA KAPAL MOTOR MANCING MANIA DI KELURAHAN NELAYAN INDAH KECAMATAN MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN

PELATIHAN PERENCANAN BISNIS JASA SEWA KAPAL MOTOR MANCING MANIA DI KELURAHAN NELAYAN INDAH KECAMATAN MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN

Nelayan Indah dibidang usaha jasa sewa kapal untuk memancing, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menganalisis potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki, mampu mengandalkan dana untuk memulai usaha dan mencari peluang yang memungkinkan dalam mengatasi pendanaan usaha, dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mempublikasikan potensi yang dimiliki. Dari hasil pengabdian ini, luaran yang diperoleh adalah publikasi Jurnal pengabdian masyarakat Universitas Dharmawangsa, publikasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini di Media Elektronik Lokal di Mitanews.co.id melalui situs https://mitanews.co.id/2019/10/16/universitas-dharmawangsa-adakan-pelatihan-
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik Di Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan Kota Medan

Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik Di Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan Kota Medan

Menurut Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 63 Tahun 2003 yang merupakan penyempurnaan dari Keputusan Menteri PAN No. 81 Tahun 1993 mendefenisikan pelayanan umum sebagai segala bentuk pelayanan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah di Pusat dan di Daerah dan lingkungan BUMN atau BUMD dalam bentuk barang atau jasa, baik dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelayanan publik yang prima merupakan tanda dari kesadaran baru dari pemerintah atas tanggung jawab utama dalam mengelola pemerintahan dan memenuhi segala kebutuhan masyarakat.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Standar asuhan Kebidanan adalah acuan dalam proses pengambilan keputusan dan tindakan yang dilakukan oleh bidan sesuai dengan wewenang dan ruang lingkup praktiknya berdasarkan ilmu dan kiat bidan. Menurut KEPMENKES Nomor 938/Menkes/SK/VIII/2007 terdiri dari tujuh standar, salah satunya adalah pencatatan asuhan kebidanan, dimana pada standar VII berisi tentang pencatatan asuhan kebidanan dengan pernyataan standarnya adalah setiap bidan harus melakukan pencatatan secara lengkap, akurat, singkat dan jelas mengenai keadaan / kejadian yang ditemukan dan dilakukaan dalam memberikan asuhan kebidanan.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Penulis dilahirkan di Medan pada tanggal 01 September 1989 sebagai anak pertama dari 3 (tiga) bersaudara dari pasangan Bapak Sukiman dan Ibu Almh. Sutiyem. Saat ini penulis bertempat tinggal di Jl. Pendidikan Gg. Sosial Desa Tanjung Anom Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Pendidikan sarjana di tempuh di Program Studi Keteknikan Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, lulus pada tahun 2012.

16 Baca lebih lajut

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

BPS Kota Medan Data Kemiskinan per Kecamatan tahun 2016. BPS Kota Medan Kecamatan Medan Belawan Dalam angka 2016. BPS Kota Medan Kecamatan Medan Deli dalam Angka 2016. BPS Kota Medan Kecamatan Medan Labuhan Dalam Angka 2016. BPS Kota Medan Kecamatan Medan Marelan Dalam Angka 2016. Djaali. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta. PT Bumi Aksara.

3 Baca lebih lajut

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Penelitian mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian kelompok pada program pengentasan kemiskinan di perkotaan (P2KP) di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimun Kota Medan Propinsi Sumatera Utara oleh Harahap (2010), menurut Harahap program pengentasan kemiskinan di perkotaan (P2KP) di Kampung Baru tergolong berhasil, hal ini dikarenakan dukungan dari Stake holder yang sangat tinggi.

22 Baca lebih lajut

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Pada masyarakat kota dicirikan dengan masyarakat yang sudah meninggalkan tradisi dan adat istiadat, disisi lain masyarakat miskin kota belum memiliki mobilitas yang tinggi dan masih terbatas akses terhadap berbagai kemajuan industrialisasi, informasi dan teknologi. Seiring dengan kondisi ini perubahan yang terjadi pada masyarakat kota berlangsung cepat bila dibandingkan dengan masyarakat desa (Suparlan,1993).

7 Baca lebih lajut

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

This descriptive correlation research analyze the role of youth in handling poverty in the northern part of Medan (Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan, and Medan Belawan Subdistricts). The objective of the resesarch was to analyze the role of youth and its influence on handling poverty in the northern part of Medan. The Research used quantitative survey method. The Population was 167,629 people and 96 of them were used as the samples. The results of the research showed that the role of youth in handling poverty in the northern part of Medan was positive, and as leadership, enterprenuership, and pioneering simultaneously had positive influence on poverty in the aspect of welfare. Partially, the variables of leadership and entrepreneurship had positive and significant influence on handling poverty in the aspect of welfare, While pioneering had positive but insignificant influence on handling poverty in the aspect of welfare.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Analisis Kaligrafi ( Al-Khattu ) Dan Ornamen Pada Masjid Raya Al-Osmani Medan Labuhan – Kota Medan

Analisis Kaligrafi ( Al-Khattu ) Dan Ornamen Pada Masjid Raya Al-Osmani Medan Labuhan – Kota Medan

/ Khattu Al- Kūfi/ merupakan model penulisan paling tua di antara semua jenis atau gaya kaligrafi. Kata / kufi / diambil dari nama sebuah tempat atau kota / kufah/yang merupakan asal mulanya khat ini muncul. Khat kufi adalah tulisan Arab yang pernah Berjaya di Hirah, Raha dan Nasibain sebelum kota Kufah ada. Kelahiran kota Kufah sebagai tempat atau basis agama dan polotik Islam telah membawa khat tersebut pada penyempurnaan bentuk anatomi dan keindahannya, lebih-lebih karena dipakai untuk menyalin mushaf-mushaf Al-Quran. Kehadirannya di kota Kufah tersebut telah merubah status nama khat Hieri (dari kata Hirah) menjadi Kūffi. / Khattu Al- Kuffi adalah salah satu khat yang sangat identik dengan bentuk siku-sikunya atau garis-garis tegak lurus.
Baca lebih lanjut

82 Baca lebih lajut

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

Analisis Peran Pemuda Terhadap Penanggulangan Kemiskinan di Medan Bagian Utara (Studi Kasus: Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan dan Medan Belawan)

NO Variabel Kepemimpinan SS S KS TS STS 1 Melakukan perencanaan pengembangan kepemimpinan pemuda dengan meningkatkan potensi keteladanan untuk menanggulangi kemiskinan 2 Melakukan pere[r]

20 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CSR) PT KIM (PERSERO) TERHADAP MASYARAKAT KELURAHAN TANGKAHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN.

PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CSR) PT KIM (PERSERO) TERHADAP MASYARAKAT KELURAHAN TANGKAHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial PT KIM (Persero), dan untuk mengetahui manfaat dari kegiatan tanggung jawab sosial yang dijalankan PT KIM untuk masyarakat. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan dengan pengumpulan data diperoleh melalui observasi partisipasi, wawancara dengan pihak perusahaan dan masyarakat serta memperhatikan literatur pendukung. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan data-data yang diperoleh, maka didapat hasil sebagai berikut : (1) Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial PT KIM didasarkan pada Peraturan Menteri BUMN nomor PER-09-MBU-07-2015 tentang PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan). Program Kemitraan merupakan program pemberian pinjaman dana kepada usaha-usaha kecil masyarakat dan Bina Lingkungan merupakan kegiatan pemberdayaan kondisi sosial masyarakat. Dalam tahap perencanaan, kegiatan PKBL disusun dalam RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) setiap tahun dan dipertanggungjawabkan kepada RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), Namun dalam tahap pelaksanaan, banyak kegiatan PKBL yang disusun dalam RKAP tidak terealisasi, salah satu yang menjadi penyebabnya adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia untuk mengelola kegiatan PKBL PT KIM dan rangkap jabatan sehingga kegiatan yang dijalankan tidak efektif. serta tidak terdapatnya proses monitoring dan evaluasi terhadap program yang dilaksanakan. Akibatnya goal (tujuan) dari kegiatan PKBL tersebut tidak tepat sasaran. Dalam pelaksanaan kegiatan PKBL PT KIM juga tidak terdapat indikator penilaian kinerja kegiatan dan analisis kebutuhan masyarakat. Manfaat dari pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial PT KIM (Persero), diantaranya adalah: (1) Program Kemitraan, bermanfaat dalam meningkatkan pendapatan dan taraf hidup mitra binaan serta mendorong perkembangan usaha-usaha kecil masyarakat. (2) Bina Lingkungan, manfaatnya tidak terlalu signifikan kepada masyarakat. Kegiatan PKBL PT KIM (Persero) ini tidak berjalan sustainable (berkelanjutan) dan tidak terdapat Program community development atau Pemberdayaan Masyarakat.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Pelaksanaan Dokumentasi Kebidanan pada ibu bersalin oleh bidan di Kecamatan Medan Deli Kota Medan Tahun 2014

Asuhan Kebidanan Pada Masa Persalinan, Jakarta: Salemba Medika.. Buku saku Asuhan kebidanan ibu bersalin, Jakarta: EGC.[r]

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects