Top PDF PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

Saran peneliti, untuk lebih meningkatkan perlindungan hukum terhadap pekerja harian lepas, maka perlu diupayakan oleh pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kota dan Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung untuk menyelenggarakan pengawasan ketenagakerjaan secara langsung kepada para pihak yaitu pihak pekerja harian lepas dan pengusaha.

1 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perjanjian pekerja harian lepas di Rumah Sakit Imanuel dibuat secara lisan yang disepakati kedua belah pihak, upah kerja untuk pekerja harian lepas masih dibawah upah minimum kota dan tunjangan lain berupa Tunjangan Hari Raya, fasilitas pelayanan kesehatan, dan cuti hanya untuk hari besar. Dalam pelaksanaan perlindungan hukum mengalami hambatan- hambatan yang ditimbulkan baik dari pekerja harian lepas, pengusaha dan pemerintah. Hambatan yang timbul dari pekerja harian lepas adalah: menejemen dari serikat pekerja, penyelesaian perselisihan hubungan industrial, tidak ada Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Hambatan yang timbul dari pengusaha adalah: rendahnya kesadaran pengusaha terhadap peraturan perundang-undangan. Sedangkan, hambatan yang timbul dari pemerintah adalah pemerintah tidak segera merespon permasalahan yang terjadi di bidang ketenagakerjaan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, perjanjian pekerja harian lepas di Rumah Sakit Imanuel dibuat secara lisan yang disepakati kedua belah pihak, upah kerja untuk pekerja harian lepas masih dibawah upah minimum kota dan tunjangan lain berupa Tunjangan Hari Raya, fasilitas pelayanan kesehatan, dan cuti hanya untuk hari besar. Dalam pelaksanaan perlindungan hukum mengalami hambatan- hambatan yang ditimbulkan baik dari pekerja harian lepas, pengusaha dan pemerintah. Hambatan yang timbul dari pekerja harian lepas adalah: menejemen dari serikat pekerja, penyelesaian perselisihan hubungan industrial, tidak ada Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Hambatan yang timbul dari pengusaha adalah: rendahnya kesadaran pengusaha terhadap peraturan perundang-undangan. Sedangkan, hambatan yang timbul dari pemerintah adalah pemerintah tidak segera merespon permasalahan yang terjadi di bidang ketenagakerjaan.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS DI RUMAH SAKIT IMANUEL KOTA BANDAR LAMPUNG

Pelaksanaan perlindungan hukum tersebut berarti membahas mengenai hak-hak pekerja setelah melaksanakan kewajibannya serta kepastian hukum yang ada didalamnya. Permasalahan yang dikaji adalah: 1) Bagaimanakah pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pekerja harian lepas di Rumah Sakit Imanuel? 2) Apakah faktor penghambat dalam pelaksanaan perlindungan hukum tersebut dan bagaimana cara penyelesaiannya?.

1 Baca lebih lajut

Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Harian Lepas Di UD Berkah Sedulur Desa Tanjungsari Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang.

Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Harian Lepas Di UD Berkah Sedulur Desa Tanjungsari Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang.

pelaksanaan perlindungan hukum mengalami hambatan-hambatan yang ditimbulkan baik dari pekerja harian lepas, pengusaha dan pemerintah. Hambatan yang ditimbulkan oleh pekerja harian lepas adalah: (1). Tingkat pendidikan, (2). Tidak memiliki serikat pekerja/serikat buruh, (3). Terjadi perselisihan hubungan industrial, (4). Tidak ada Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Hambatan yang timbul oleh pengusaha adalah: (1). Kurangnya kesadaran dari pengusaha, (2). Permodalan. Sedangkan hambatan yang timbul dari pemerintah adalah pemerintah kurang merespon permasalahan yang terjadi di bidang ketenagakerjaan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  KAJIAN YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN WAKTU KERJA DAN UPAH BAGI PEKERJA HARIAN LEPAS.

PENDAHULUAN KAJIAN YURIDIS TERHADAP PERLINDUNGAN WAKTU KERJA DAN UPAH BAGI PEKERJA HARIAN LEPAS.

hubungan industrial. Diantaranya permasalahan perlindungan pekerja yaitu kasus pekerja harian lepas Kapal Isap Produksi (KIP) PT. Timah Tbk pada tanggal 25 Januari 2010 yang berlokasi di Air Kantung, Sungailiat, Bangka. Keberadaan pekerja harian lepas Kapal Isap Produksi (KIP) di PT. Timah Tbk sudah pasti sangat dibutuhkan. Dalam kasus tersebut, pekerja meminta penjelasan mengenai ketidakjelasan kenaikan gaji, upah lembur, kontrak kerja bagi pekerja harian lepas Kapal Isap Produksi di PT. Timah, Tbk. Meskipun begitu ternyata nasib para pekerja harian lepas selalu kurang mendapatkan perhatian yang layak dari pihak pengusaha. Pernyataan ini didasarkan pada bentuk pelaksanaan perlindungan hukumnya, baik dari segi perjanjian kerja, upah pekerja dan tunjangan lain-lain.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Harian Lepas Di UD Berkah Sedulur Desa Tanjungsari Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang

Perlindungan Hukum Terhadap Pekerja Harian Lepas Di UD Berkah Sedulur Desa Tanjungsari Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja harian lepas di UD Berkah Sedulur dilihat dari perjanjian kerja masih dibuat secara lisan yang disepakati kedua belah pihak, upah kerja untuk pekerja harian lepas diberikan berdsarkan volume pekerjaan dan tunjangan-tunjangan lain berupa THR (Tunjangan Hari Raya). Dalam pelaksanaan perlindungan hukum mengalami hambatan-hambatan yang ditimbulkan baik dari pekerja harian lepas, pengusaha dan pemerintah. Hambatan yang ditimbulkan oleh pekerja harian lepas adalah: (1). Tingkat pendidikan, (2). Tidak memiliki serikat pekerja/serikat buruh, (3). Terjadi perselisihan hubungan industrial, (4). Tidak ada Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Hambatan yang timbul oleh pengusaha adalah: (1). Kurangnya kesadaran dari pengusaha, (2). Permodalan. Sedangkan hambatan yang timbul dari pemerintah adalah pemerintah kurang merespon permasalahan yang terjadi di bidang ketenagakerjaan.
Baca lebih lanjut

116 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERAWAT YANG BEKERJA PADA MALAM HARI DI RUMAH SAKIT HARAPAN, KOTA MAGELANG.

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERAWAT YANG BEKERJA PADA MALAM HARI DI RUMAH SAKIT HARAPAN, KOTA MAGELANG.

Kenyataannya pelaksanaan ketentuan tersebut belum berjalan dengan baik dan muncul berbagai pelanggaran, salah satunya tidak terpenuhinya gizi dari makanan yang disediakan oleh pihak Rumah Sakit Harapan, Kota Magelang. Pelanggaran yang dilakukan oleh pengusaha tersebut tidak lepas dari adanya kendala dan masalah yang dihadapi baik secara internal maupun eksternal oleh Rumah Sakit Harapan, Kota Magelang. Kendala tersebut perlu upaya penyelesaian agar hak pekerja tetap terlindungi dan dilaksanakan dengan semestinya. Berdasarkan pada permasalahan di atas, maka penelitian ini diberi judul “Perlindungan Hukum Terhadap Perawat Yang Bekerja Pada Malam Hari di Rumah Sakit Harapan, Kota Magelang”.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMENUHAN HAK PEKERJA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KOTA BANDAR LAMPUNG

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMENUHAN HAK PEKERJA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KOTA BANDAR LAMPUNG

Pertumbuhan Industri skala Kecil dan Menengah belakangan berkembang mewarnai perekonomian di Indonesia. Di Kota Bandar Lampung, struktur industri berdasarkan usaha masih sangat didominasi oleh industri kecil dan kerajinan rumah tangga yang kemudian penyerapan tenaga kerja pada industri ini menjadi lebih besar daripada industri besar dan sedang. Pekerja/buruh merupakan bagian dari tenaga kerja yang telah melakukan kerja, dalam hubungan kerja atau dibawah perintah pemberi kerja dan atas jasanya dalam bekerja yang bersangkutan akan menerima hak-hak nya sebagai pekerja. Hal yang terpenting untuk dikaji adalah hak pekerja sektor informal, khususnya yang termasuk dalam industri kecil, telah dan dapat diakomodir di dalam hukum ketenagakerjaan di Indonesia yang berlaku saat ini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pemenuhan hak pekerja dan faktor-faktor apa saja yang menghambat pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pemenuhan hak pekerja industri kecil dan menengah di kota Bandar Lampung.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Implementasi Bantuan Hukum Pada Masyarakat Miskin Di Kota Bandar Lampung

Implementasi Bantuan Hukum Pada Masyarakat Miskin Di Kota Bandar Lampung

Dalam memberikan bantuan hukum tersebut penasehat hukum membantu melancarkan penyelesaian perkara dengan menjunjung tinggi pancasila, hukum dan keadilan (Pasal 37). Tetapi sifat hak memperoleh bantuan hukum pada taraf penangkapan atau penahanan baru bersifat “hak menghubungi dan meminta bantuan penasehat hukum” dan bagaimana cara menghubungi dan meminta bantuan penasehat hukum, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1970 belum mengaturnya. Sehingga diperlukan pengaturan lebih lanjut dengan undang-undang mengenai semua ketentuan yang terdapat dalam Pasal-Pasal 35,36, dan 37 tersebut (Pasal 38). Diundangkannya Undang-undang Nomor 14 Tahun 1970 maka telah diletakkan dasar-dasar bagi peradilan maupun hukum acara, khususnya acara pidana. Namun, undang-undang tersebut hanya berisikan asas dan pokok-pokok yang masih memerlukan pengaturan didalam bentuk peraturan pelaksanaan dan belum memuat aturan tata cara pelaksanaannya. Hak dan tata cara pelaksanaan bantuan hukum itu pun kemudian diatur dalam pasal-pasal KUHAP yang garis besarnya diatur dalam Bab VII.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA WANITA

PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KERJA WANITA

Lingkup perjanjian terlalu luas, mencakup juga perjanjian perkawinan yang diatur dalam bidang hukum keluarga. Padahal, yang dimaksud adalah hubungan antara debitor dan kreditor yang bersifat kebendaan. Perjanjian yang diatur dalam Buku III KUHpdt sebenarnya hanya melingkupi perjanjain bersifat kebendaan, tidak melingkupi perjanjian bersifat keorangan (personal). Perbuatan dapat dengan persetujuan dan dapat juga tanpa persetujuan. Dalam hal ni tanpa persetujuan, yang disimpulkan dari unsur definisi “perbuatan” yang meliputi juga perbuatan perwakilan sukarela (zaakwaarneming), perbuatan melawan hukum (onrechtmatige daad) yang terjadinya tanpa persetujuan. Seharusnya unsur tersebut dirumuskan: perjanjian adalah “persetujuan”.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Implementasi Bantuan Hukum Pada Masyarakat Miskin Di Kota Bandar Lampung (Studi Di Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung

Implementasi Bantuan Hukum Pada Masyarakat Miskin Di Kota Bandar Lampung (Studi Di Lembaga Bantuan Hukum Bandar Lampung

“Setelah bulat pikirannya maka dalam kongres III persatuan advokat Indonesia (Peradin). Sdr Adnan Buyung Nasution dengan resmi mengajukan gagasan dalam bentuk kertas kerja untuk mendirikan Lembaga Bantuan Hukum di seluruh Indonesia, dengan permulaan di Jakarta sebagai pilot project. Maksudnya jika di Jakarta berhasil, maka lembaga ini akan diperluas keseluruh Indonesia, terutama tetapi tidak terbatas pada kota-kota yang ada cabang Peradinnya dan/atau fakultas hukumnya. Gagasan tersebut disetujui secara aklomasi oleh kongres Peradin tersebut, bahkan memilih dan menunjukkan Sdr. Adnan Buyung Nasution selaku project officer pembentukan Lembaga Bantuan Hukum tersebut di Jakarta. Gagasan tersebut sudah resmi dilahirkan dan disponsori oleh kongres Peradin roda bulan Agustus 1969, Namun Sdr. Adnan Buyung Nasution,S.H. masih memerlukan waktu setahun untuk meng-
Baca lebih lanjut

64 Baca lebih lajut

JUDUL PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA YANG BEKERJA DI RUMAH TANGGA MENURUT HUKUM POSITIF YANG BERLAKU DI INDONESIA

JUDUL PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA YANG BEKERJA DI RUMAH TANGGA MENURUT HUKUM POSITIF YANG BERLAKU DI INDONESIA

KUHP meliputi para PRT hanya sampai batas bahwa Kitab Undang-undang Hukum Perdata mencakup semua orang. Tidak ada perlindungan khusus bagi PRT secara perorangan, di dalam KUHP memuat aturan mengenai perlindungan terhadap hak-hak sebagai warga negara indonesia yaitu memperoleh perlindungan terhadap tindakan kekerasan dan kesewenang-wenangan dari majikan yaitu termuat di dalam Pasal antara lain:

19 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS PADA PLASMA INDUSTRI RAMBUT DI UD. RAFI RIDHO PURBALINGGA - repository perpustakaan

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEKERJA HARIAN LEPAS PADA PLASMA INDUSTRI RAMBUT DI UD. RAFI RIDHO PURBALINGGA - repository perpustakaan

Hasil penelitian ini adalah bahwa perlindungan hukum terhadap pekerja harian lepas di UD. RAFI RIDHO Purbalingga masih kurang maksimal karena belum adanya jaminan sosial dan perjanjian kerja yang hanya dengan perjanjian secara lisan yang mengakibatkan pekerja/buruh berada pada posisi yang lemah.

16 Baca lebih lajut

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MENARA TELEKOMUNIKASI TAK BERIZIN DI KOTA BANDAR LAMPUNG

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP MENARA TELEKOMUNIKASI TAK BERIZIN DI KOTA BANDAR LAMPUNG

pengawasan (pengambilan sampel, penghentian mesin dan sebagainya). (b) Selanjutnya yaitu secara reprensif dalam hal ini Pemerintah Daerah baik kota maupun kabupaten, berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah serta Peraturan Daerah membuat suatu rencana tata ruang yang mengatur masalah pemukiman, perkantoran, pabrik, tempat-tempat perdagangan dan lain-lain, yang kesemuanya itu ditujukan agar kehidupan rakyat dapat berjalan dengan baik dan seimbang antara tempat beraktifitas dengan lingkungan hidupnya. Selain itu juga pemerintah daerah melakukan pengawasan dalam hal perizinan, pengawasan pada umumnya adalah sebagai pengendali kegiatan yang dilakukan oleh badan atau instansi pemerintah yang diserahi tugas sebagai pengawas oleh Peraturan Perundang-Undangan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN TUNJANGAN PROFESI TERHADAP GURU AGAMA OLEH KEMENTERIAN AGAMA KOTA BANDAR LAMPUNG

PELAKSANAAN TUNJANGAN PROFESI TERHADAP GURU AGAMA OLEH KEMENTERIAN AGAMA KOTA BANDAR LAMPUNG

Untuk mewujudkan suatu tujuan atau target, maka haruslah ada pelaksanaan yang merupakan proses kegiatan yang berkesinambungan sehingga tercapai tujuan yang diharapkan. Pelaksanaan berasal dari kata laksana yang berarti bautan, sifat, dan tanda. Ditambah awalan pe- dan akhiran –an yang berfungsi membentuk kata benda menjadi pelaksana. Pelaksanaan merupakan suatu kegiatan dalam proses merealisasikan suatu program dengan melalui prosedur dan tata cara yang dianggap tepat dengan langkah- langkah strategis dan operasional yang ditempuh guna mewujudkan suatu program dan mencapai sasaran program tersebut. 3
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

University of Lampung | LPPM-UNILA Institutional Repository (LPPM-UNILA-IR)

University of Lampung | LPPM-UNILA Institutional Repository (LPPM-UNILA-IR)

Kedua, kemacetan di akhir pekan dimana Kota Bandar Lampung menerima arus masuk kendaraan dari berbagai kabupaten sekitarnya maupun dari luar propinsi. Ketiga, kemacetan di jalan-jalan seputar pusat perbelanjaan. Hal ini dapat dilihat pada kesemrawutan lalu lintas angkutan kota yang salah satunya dapat dilihat saat memasuki kawasan pusat perbelanjaan di Tanjungkarang Pusat dimana angkutan kota menumpuk. Angkutan umum belum terintegrasi dengan baik di Bandar Lampung, hal ini terlihat dari seringnya angkutan umum terlibat perebutan penumpang, saling menyalip serta berhenti di sembarang tempat. Perilaku ini membuat tidak nyaman dan membahayakan pengendara lain (Sumber: Lampung Post, 2 Oktober 2011).Keadaan transportasi seperti ini menimbulkan dampak buruk dan ketidaknyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan aktifitas.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA RUMAH SAKIT TERHADAP PENYAKIT AKIBAT HUBUNGAN KERJA DAN KECELAKAAN KERJA.

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA RUMAH SAKIT TERHADAP PENYAKIT AKIBAT HUBUNGAN KERJA DAN KECELAKAAN KERJA.

menunjukkan bahwa masih terdapat rumah sakit yang belum memenuhi ketentuan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja serta memenuhi tanggungjawabnya sesuai dengan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 Tentang Ketenagakerjaan. Selanjutnya, perlindungan hukum terhadap hak dan kewajiban tenaga kerja di rumah sakit harus ditingkatkan dan

1 Baca lebih lajut

PERAN DINAS TATA KOTA DALAM PELAKSANAAN PENATAAN RUANG DI KOTA BANDAR LAMPUNG

PERAN DINAS TATA KOTA DALAM PELAKSANAAN PENATAAN RUANG DI KOTA BANDAR LAMPUNG

Pendekatan masalah dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan secara normatif, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan mempelajari buku-buku, dokumen-dokumen, dan peraturan-peraturan yang berlaku. Selain itu, digunakan pula pendekatan secara empiris, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan terhadap kenyataan yang ada di lapangan dalam rangka pelaksanaan peraturan-peraturan yang berlaku khususnya mengenai Pelaksanaan Penataan Ruang di Kota Bandar Lampung.

43 Baca lebih lajut

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA PERAWAT RUMAH SAKIT UMUM ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA PERAWAT RUMAH SAKIT UMUM ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG

4. Berdasarkan tanggapan responden terhadap kuesioner pada pernyataan tentang kecerdasan emosional , skor kecerdasan emosional perawat Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H.Abdul Moeloek Bandar Lampung yang paling tinggi ditunjukkan oleh salah satu indikator motivasi, yaitu ketekunan dan semangat dalam melaksanakan asuhan keperawatan kepada pasien. Sedangkan skor yang paling rendah terlihat pada kemampuan mengajak perawat lainnya berdiskusi menyelesaikan masalah.

23 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...