Top PDF Profil pelepasan in vitro teofilin dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks natrium alginat pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil pelepasan in vitro teofilin dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks natrium alginat pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil pelepasan in vitro teofilin dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks natrium alginat pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

4. Drs.Kuncoro Foe, G.Dip.Sc., Ph.D., Apt selaku wali studi yang dengan tulus hati telah membimbing dan memberi nasehat-nasehat yang telah banyak membantu saya selama kuliah di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

17 Baca lebih lajut

Pengaruh matriks kombinasi carrageenan dan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam bentuk tablet lepas lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh matriks kombinasi carrageenan dan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam bentuk tablet lepas lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

In vitro release profile of ketoprofen sustained release tablet with matrix containing combination of carrageenan and calcium sulphate” has been studied. In this research, used carrageenan and calcium sulphate matrix which in combination can make crosslinked that result rigid’s structure and barrier release tablet from ketoprofen sustained release tablet. Based on this, this study is done to find out the in vitro release kinetic of ketoprofen from matrix combination by using carrageenan which is combined with calcium sulphate in many different concentrations. In this research, used 4 formula. The carrageenan concentration in all formulas is 2.75% of tablet’s weight. Formula A which had only carrageenan, formula B with carrageenan:calcium sulphate 1:0.5 (w/w), formula C with carrageenan:calcium sulphate 1:1 (w/w) and formula D with carrageenan:calcium sulphate 1:1.5 (w/w). Tablets were prepared by wet granulation method and the drug released was examined. Drug release parameter that’s used are Banakar’s criteriation, %ED 360 value, K dissolusion ,
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh matriks low methoxyl pectin dengan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan In Vitro tablet lepas lambat ketoprofen - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh matriks low methoxyl pectin dengan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan In Vitro tablet lepas lambat ketoprofen - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

In vitro release profile of ketoprofen sustained release tablet with matrix containing combination of low methoxyl pectin and calcium sulphate” has been studied. In this research, used low methoxyl pectin and calcium sulphate matrix which in combination can make crosslinked that result rigid’s structure and barrier release tablet from ketoprofen sustained release tablet. Based on this, this study is done to find out the in vitro release kinetic of ketoprofen from matrix combination by using low methoxyl pectin which is combined with calcium sulphate in many different concentrations. In this research, used 4 formula. The low methoxyl pectin concentration in all formulas is 2.5% of tablet’s weight. Formula A which had only low methoxyl pectin, formula B with low methoxyl pectin:calcium sulphate 1:0.5 (w/w), formula C with low methoxyl pectin:calcium sulphate 1:1 (w/w) and formula D with low methoxyl pectin:calcium sulphate 1:1.5 (w/w). Tablets were prepared by wet granulation method and the drug released was examined. Drug release parameter that’s used are Banakar’s criteriation, %ED 360 value, K dissolusion , release mechanism according to value of
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Matriks Hidroksi Propil Metil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Salbutamol Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh Matriks Hidroksi Propil Metil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Salbutamol Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

LAMPIRAN AS Hasil Uji Statistik % Obat Terlepas Anova: Single Factor SUMMAR keterangan: F hitung>F tabel 0,05 sehingga H ditolak dan ada perbedaan yang bermakna antar formula HSD [r]

53 Baca lebih lajut

Pengaruh Matriks Hidroksi Propil Metil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Salbutamol Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh Matriks Hidroksi Propil Metil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Salbutamol Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Model “Diffusion Layer”(Banakar, 1992)..................... Model “Interfacial Barrier” (Banakar, 1992)............... Model “Danckwert’s” (Banakar, 1992)........................ Rumus bangun salbutamol (AHFS,1997)..................... Penentuan waktu alir dan sudut diam (Voight, 1995).............................................................................. Pemilihan panjang gelombang serapan maksimum dalam dapar fosfat pH 6,8............................................. Kurva hubungan absorbansi vs konsentrasi larutan baku kerja salbutamol dalam dapar fosfat pH 6,8 pada panjang gelombang serapan maksimum 276 nm pada kurva baku III....................................................... Profil pelepasan tablet lepas lambat salbutamol...........
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian - Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian - Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Ada berbagai cara untuk mengendalikan pelepasan obat guna mencapai profil pelepasan yang diinginkan, yakni sistem matriks, resin penukar ion, pompa osmotik, dan sistem reservoir. Dalam penelitian ini digunakan sistem matriks hidrofilik. Keuntungan sistem hidrofilik, antara lain, mempunyai konsep yang sederhana, proses pembuatannya mudah, bahan tambahan pada umumnya murah dan aman (Aulton, 2002).

7 Baca lebih lajut

PROFIL PELEPASAN IN VITRO IBUPROFEN DALAM BENTUK TABLET LEPAS LAMBAT DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS GUAR GUM PADA BERBAGAI KONSENTRASI

PROFIL PELEPASAN IN VITRO IBUPROFEN DALAM BENTUK TABLET LEPAS LAMBAT DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS GUAR GUM PADA BERBAGAI KONSENTRASI

Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat bimbingan dan penyertaannya saya dapat menyelesaikan skripsi saya yang berjudul “Profil Pelepasan In Vitro Ibuprofen dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat dengan menggunakan Matriks Guar gum pada berbagai konsentrasi”. Skripsi ini dikerjakan sejak bulan Agustus 2010 dan selesai pada bulan April 2011. Penelitian ini dilakukan di Unika Widya Mandala Surabaya bertempat di laboratorium Form. & Tek. Sediaan Solida.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Seiring dengan perkembangan dan kemajuan zaman, teknologi di bidang farmasi saat ini pun juga ikut berkembang pesat, demikian pula dengan macam-macam bentuk sediaan farmasi. Salah satu bentuk sediaan farmasi yang telah banyak beredar dan disukai oleh masyarakat adalah bentuk sediaan tablet. Beberapa keuntungan dari sediaan tablet yaitu kemudahan dalam pengemasan dan pengiriman, memungkinkan ketelitian dosis dari obat, menghasilkan produk akhir dengan berat dan bentuk yang sama, yang umumnya lebih stabil dibanding sediaan likuid, pelepasan obat dari tablet pun juga dapat diatur untuk kepentingan efek farmakologi.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Optimasi formula tablet lepas lambat ibuprofen menggunakan kombinasi matriks guar gum – carrageenan dan PVP K-30 sebagai pengikat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Optimasi formula tablet lepas lambat ibuprofen menggunakan kombinasi matriks guar gum – carrageenan dan PVP K-30 sebagai pengikat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Dalam penelitian ini akan dilakukan optimasi proporsi campuran guar gum – carrageenan sebagai matriks tablet lepas lambat ibuprofen dan PVP K-30 sebagai pengikat dengan menggunakan metode factorial design. Faktor yang digunakan adalah faktor kombinasi dari guar gum – carrageenan dan konsentrasi dari PVP K-30 sehingga akan didapatkan 4 formula. Dosis ibuprofen dari setiap tablet adalah 400 mg. Untuk faktor konsentrasi dari guar gum – carrageenan, tingkat rendah yang digunakan 20% dan tingkat tingginya 30% dengan perbandingan jumlah guar gum : carrageenan adalah 1:1. Untuk faktor konsentrasi PVP K-30, tingkat rendahnya 3% dan tingkat tingginya 5%. Alasan pemilihan konsentrasi ini adalah berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa kombinasi locust bean gum- xanthan gum yang membentuk gel paling kuat adalah dengan perbandingan 1:1 (Maier et al., 1993). Guar gum juga termasuk golongan galactomannan non ionik seperti locust bean gum. Carrageenan juga termasuk dalam golongan polisakarida anionik seperti xanthan gum. Jadi peneliti berasumsi bahwa perbandingan untuk locust bean gum- xanthan gum dapat dipakai untuk kombinasi guar gum – carrageenan. Konsentrasi PVP K-30 yang digunakan mempengaruhi kekerasan tablet. Tablet dengan kekerasan yang tinggi memiliki profil pelepasan obat yang lebih rendah dibandingkan dengan tablet dengan kekerasan yang tidak terlalu tinggi. Dari formula yang ada dilakukan uji fisik tablet (kekerasan tablet dan kerapuhan tablet) dan uji pelepasan ibuprofen dari tablet secara in vitro. Profil disolusi dari masing-masing formula tablet dianalisis dengan membandingkan nilai dissolution efficiency (DE) dan konstanta laju disolusi (Bolton, 1990).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Optimasi formula tablet likuisolid klorfeniramin maleat menggunakan xanthan gum sebagai polimer dan PEG 400 sebagai pelarut non volatile [CD-ROM] - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Optimasi formula tablet likuisolid klorfeniramin maleat menggunakan xanthan gum sebagai polimer dan PEG 400 sebagai pelarut non volatile [CD-ROM] - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi polimer xanthan gum dan pelarut PEG 400 serta interaksi keduanya terhadap profil pelepasan secara in vitro pada sediaan tablet lepas lambat likuisolid Klorfeniramin maleat; serta bagaimana rancangan komposisi formula optimum kombinasi polimer xanthan gum dan pelarut PEG 400 yang secara teoritis memiliki sifat fisik massa tablet yang memenuhi persyaratan dan menghasilkan tablet dengan pola pelepasan obat menurut kinetika orde nol.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh matriks SCMC terhadap lama mengapung-mengembang dan disolusi pada tablet effervescent lepas lambat Ranitidin HCL - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh matriks SCMC terhadap lama mengapung-mengembang dan disolusi pada tablet effervescent lepas lambat Ranitidin HCL - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Ranitidin adalah bahan aktif yang memiliki waktu paruh yang pendek yaitu 1,7-3 jam, terabsorpsi baik dilambung sehingga diformulasikan dalam bentuk tablet mengapung mengembang. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama mengapung mengembang serta pelepasan ranitidine HCl pada tablet effervescent lepas lambat ranitidine HCl yang diperoleh dari matriks sodium karboksi metal selulosa (SCMC) pada berbagai konsentrasi. Matriks SCMC yang mana dapat membentuk gel sehingga dapat menghambat pelepasan obat dari tablet lepas lambat ranitidin HCl.Empat formula yang berbeda menggunakan sodium karboksi metil selulosa (SCMC) pada berbagai konsentrasi yaitu 0% (FA), 10% (FB), 15% (FC), 25% (FD), dibuat sebanyak 3 batch. Tablet dibuat dengan metode granulasi basah. Adapun par0ameter pelepasan yang digunakan adalah profil disolusi ranitidine HCl terlarut, penentuan %ED 360 , penentuan
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Formulasi dan uji pelepasan film buccoadhesive atenolol dengan polimer natrium alginat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Formulasi dan uji pelepasan film buccoadhesive atenolol dengan polimer natrium alginat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

tidak bagus dan bioavailabilitas yang rendah karena koefisien partisi yang kecil, maka perlu dilakukan modifikasi sediaan untuk meningkatkan absorpsi obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi natrium alginat dan gliserin terhadap mutu fisik film buccoadhesive dan pelepasan atenolol serta untuk mendapatkan konsentrasi natrium alginat dan gliserin yang optimum pada mutu fisik dan pelepasan atenolol. Dalam penelitian ini dibuat 4 formula sesuai dengan metode desain faktorial. Setiap formula diuji karakteristik sediaan yang meliputi ada tidaknya aerasi, ada tidaknya keriput, pengukuran daya ketahanan lipat, indeks pengembangan, lama merekat dan uji pelepasan atenolol secara in vitro. Metode studi pelepasan dilakukan secara in vitro menggunakan alat franz diffusion cell dan sebagai membran digunakan membran selulose acetat 0,8 µm. Kompartemen donor berisi matriks sediaan film dengan diameter 3,14 cm 2 , sedangkan kompertemen aseptor berisi 65 mL dapar fosfat isotonis pH 6,8 pada 780 rpm. Sampel diambil sebanyak 3,0 mL pada jam ke 0,083; 0,167; 0,250; 0,333; 0,417; 0,500; 1,000; 2,000; 3,000; 4,000; 5,000; 6,000 jam dan diamati pada panjang gelombang 273 nm. Fluks yang diperoleh dari pelepasan dianalisis dengan program Design expert® . Hasil uji pelepasan menunjukkan jumlah Atenolol yang terlepas pada formula 1 (156,367 µg/cm 2 /Jam), formula 2 (140,100 µg/cm 2 /Jam), formula 3 (114,033 µg/cm 2 /Jam), dan formula 4 (99,807 µg/cm 2 /Jam). Berdasarkan program Design expert® diperoleh rancangan formula yang menghasilkan pelepasan optimum yaitu natrium alginat 2,30% dan gliserin 5,50% dimana menghasilkan fluks pelepasan 150,527 µg/cm 2
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Segala puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yesus Kristus atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat menyusun dan menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Oleh karena itu pada kesempatan ini perkenankan saya untuk menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

24 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks guar gum pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks guar gum pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

dapat terkikis yang tidak larut, dan matriks hidrofilik. Dalam penelitian ini digunakan sistem matriks hidrofilik. Matriks ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu konsep pembuatannya sederhana, harganya relatif murah, aman digunakan, mudah diproduksi, dapat terkikis sehingga dapat menghindari terjadinya ghost matrix, dan menghasilkan profil pelepasan obat sesuai dengan yang diinginkan (Collett & Moreton, 2002).

6 Baca lebih lajut

Profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks guar gum pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks guar gum pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

pelepasan obat dengan sangat kuat dibandingkan formula lainnya. Disimpulkan bahwa pelepasan obat dalam disolusi dipengaruhi oleh matriks guar gum, dimana semakin besar konsentrasi guar gum yang digunakan viskositas gel akan semakin kental sehingga profil pelepasan obat akan semakin lambat.

17 Baca lebih lajut

Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Lampiran 2 Hasil Uji Distribusi Ukuran Partikel Formula A Batch I Replikasi Mesh d µm ln d µm Berat granul yang lebih kecil gram % berat kumulatif granul yang lebih kecil... Lamp[r]

81 Baca lebih lajut

Pengaruh matriks guar gum terhadap profil pelepasan in vitro nifedipin dalam bentuk tablet lepas lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh matriks guar gum terhadap profil pelepasan in vitro nifedipin dalam bentuk tablet lepas lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Nifedipin adalah obat antihipertensi penghambat kanal kalsium. Nifedipin disarankan untuk diberikan dalam bentuk tablet lepas lambat untuk menghindari fluktuasi dalam darah. Untuk itu dilakukan penelitian tentang “ Pengaruh Matriks Guar Gum Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Nifedipin dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat”. Dalam penelitian ini, matriks yang digunakan adalah guar gum, dimana dapat membentuk viscous gel sehingga menghambat pelepasan obat dari tablet lepas lambat nifedipin. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pelepasan in vitro tablet lepas lambat nifedipin yang menggunakan matriks guar gum dalam berbagai konsentrasi. Pada penelitian ini, dibuat empat formula. Konsentrasi guar gum yang digunakan pada tiap formula berbeda-beda. Formula A tidak mengandung guar gum, formula B mengandung guar gum 10% ( b b ), formula C mengandung guar gum 20% ( b b ), dan formula D mengandung guar gum 30%( b b ). Tablet dibuat dengan metode granulasi basah dan dilakukan uji pelepasan secara in vitro. Parameter pelepasan yang digunakan adalah persyaratan pelepasan menurut Banakar, nilai %ED 360 ,
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

In vitro release profile of ibuprofen sustained release tablet with matrix containing combination of tara gum and calcium sulphate” has been studied. In this research, used tara gum and calcium sulphate matrix which in combination can make crosslinked that result rigid’s structure and barrier release tablet from ibuprofen sustained release tablet. Based on this, this study is done to find out the in vitro release kinetic of ibuprofen from matrix combination by using tara gum which is combined with calcium sulphate in many different concentrations. In this research, used 4 formula. The tara gum concentration in all formulas is 2.5% of tablet’s weight. Formula A which had only tara gum, formula B with tara gum :calcium sulphate 1:0.5 (w/w), formula C with tara gum :calcium sulphate 1:1 (w/w) and formula D with tara gum : calcium sulphate 1:1.5 (w/w). Tablets were prepared by wet granulation method and the drug released was examined. Drug release parameter that’s used are Banakar’s criteriation, %ED 360 value, K dissolution ,
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pengaruh Matriks Etil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Metformin Hidroklorida Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh Matriks Etil Selulosa Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Metformin Hidroklorida Dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

4.2. Kurva hubungan absorbansi vs konsentrasi larutan baku kerja ibuprofen dalam dapar fosfat pH 6,8 pada panjang gelombang serapan maksimum 231,6 nm pada kurva baku III ............................................................................ 62

16 Baca lebih lajut

FORMULASI SEDIAAN LEPAS LAMBAT TABLET TEOFILIN DENGAN MATRIKS NATRIUM KARBOKSIMETILSELULOSA DAN XANTHAN GUM DENGAN METODE GRANULASI BASAH.

FORMULASI SEDIAAN LEPAS LAMBAT TABLET TEOFILIN DENGAN MATRIKS NATRIUM KARBOKSIMETILSELULOSA DAN XANTHAN GUM DENGAN METODE GRANULASI BASAH.

Teofilin telah digunakan lebih dari 50 tahun untuk pengobatan asma dan paling luas diresepkan pada pengobatan antiasma diseluruh dunia. Pengembangan sediaan lepas lambat dipercaya sangat baik menambah penggunaan terapi. Teofilin sekarang menurun pada posisi 3 deretan perawatan sebagai bronkodilator adisional, diindikasikan hanya untuk pasien dengan asma relatif keras yang tidak terkontrol pada dosis tinggi inhalasi steroid. Teofilin yang digunakan dalam pengobatan asma, memiliki waktu paruh yang relatif pendek dan indeks terapeutik

20 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...