Top PDF Pemaknaan Terhadap Prinsip Dan Pola Ruang Pada Istana Maimoon

Pemaknaan Terhadap Prinsip Dan Pola Ruang Pada Istana Maimoon

Pemaknaan Terhadap Prinsip Dan Pola Ruang Pada Istana Maimoon

Sebagai salah satu elemen terpenting dalam perancangan arsitektur penempatan sebuah ruang juga melalui pertimbangan tertentu yang membentuk suatu pola tata ruang. Dalam pola penataan tersebut setiap susunan ruang memiliki maksud tertentu sehingga hal tersebut dapat dibaca melalui bahasa tanda. Istana Maimoon adalah peninggalan kebudayaan melayu di kota Medan yang harus dijaga kelestariannya. Dalam tatanan pola ruangnya Istana Maimoon memiliki suatu prinsip-prinsip penataan ruang yang memiliki makna dalam setiap susunan dan penempatannya. Pemaknaan tersebut dapat diterjemahkan melalui semantik dengan beberapa aspek yakni dari segi referensi atau kode tertentu, relevansi atau tertentu, maksud atau fungsi tertentu dan ekspresi atau nilai tertentu dari setiap pola dan prinsip-prinsip ruang yang terbentuk. Melalui identifikasi terhadap aspek sepasial pada pola ruang Istana Maimoon akan mengetahui prinsip- prinsip penyusunan pola tata ruangnya, kemudian dikaji makna yang terkandung di dalamnya melalui aspek semantik. Pola dan prinsip tata ruang yang ada pada Istana Maimoon mengacu pada sebuah pola tatanan istana kerajaan pada umumnya yang memiliki makna yaitu gambaran sosok kekuasaan dan kebesaran seorang Sultan Melayu Deli pada masa kepemimpinannya dan nilai-nilai kepemimpinan yang harus dijaga baik hubungan vertikal terhadap Tuhan maupun hubungan horizontalnya kepada sesama manusia.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - Kajian Pengaruh Elemen Perancangan Kota Terhadap Pembentukan Citra Kawasan Mesjid Raya Dan Istana Maimoon

BAB I PENDAHULUAN - Kajian Pengaruh Elemen Perancangan Kota Terhadap Pembentukan Citra Kawasan Mesjid Raya Dan Istana Maimoon

Perkembangan kota di Indonesia diawali oleh kota-kota kerajaan, kota pedalaman yang agraris, atau kota-kota pantai. Peran dan fungsi tersebut menarik berbagai suku lain untuk tinggal sementara atau menetap. Kelompok-kelompok suku ini membentuk lingkunganya masing-masing secara terpisah. Dari kondisi inilah kota berkembang berikut lingkungannya, termasuk di dalamnya pola ruang kota sebagai wujud budaya material masyarakat pendukungnya.

12 Baca lebih lajut

Kajian Pengaruh Elemen Perancangan Kota Terhadap Pembentukan Citra Kawasan Mesjid Raya Dan Istana Maimoon

Kajian Pengaruh Elemen Perancangan Kota Terhadap Pembentukan Citra Kawasan Mesjid Raya Dan Istana Maimoon

Berdasarkan kajian dalam Images of the City, Kevin Lynch (1960:8) menemukan image lingkungan yang dapat dikelompokkan dalam tiga komponen, yaitu identity (identitas), structure (struktur), dan meaning (makna). Identitas berhubungan dengan obyek/elemen dalam suatu kawasan yang berkarakter dan khas sebagai jatidiri yang dapat membedakan dengan kawasan lainnya (identifikasi obyek- obyek, perbedaan antara obyek, perihal yang dapat diketahui); struktur yaitu mencakup pola hubungan antara obyek/elemen dengan obyek/elemen lain dalam ruang kawasan yang dapat dipahami dan dikenali oleh pengamat, struktur berkaitan dengan fungsi kawasan tempat obyek/elemen tersebut berada (hubungan obyek- obyek, hubungan subyek-obyek, pola yang dapat dilihat); sedangkan makna merupakan pemahaman arti oleh pengamat terhadap dua komponen (identitas dan struktur). Dalam kenyataan ketiganya dipakai bersamaan tetapi dalam kebutuhan analisa digunakan secara terpisah.
Baca lebih lanjut

187 Baca lebih lajut

Negasi semantik dalam pola pemaknaan bahasa  Beberapa kelompok islam di indonesia

Negasi semantik dalam pola pemaknaan bahasa Beberapa kelompok islam di indonesia

Ruang semantik dalam filsafat bahasa Dalam penelitian ini, objek formal yang digunakan adalah filsafat bahasa, terutama konsep permainan bahasa ‘language games’ yang dicetuskan oleh Ludwig Wittgenstein. Language games merupakan suatu konsep filsafat bahasa yang memiliki prinsip kolektifitas ber- bahasa. Artinya proses berbahasa meru- pakan suatu proses pemaknaan yang menye- luruh, sehingga tidak cukup dilakukan hanya dengan mencari makna secara gramatikanya saja. 6 Dalam pandangan Wittgenstein (periode yang kedua), bahasa akan mendapatkan maknanya ketika dituturkan oleh penutur, dan tuturan itu sendiri akan memperoleh maknanya ketika berada dalam suatu komunitas dengan konteks tertentu. Dalam suatu aktivitas pemaknaan bahasa atau dalam hal ini teks, peran penutur, pendengar dan situasi menjadi hal yang niscaya.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

The implementation of Riverfront Architecture should not be forgotten although in this project the river position is at the back of the building, the back view of the building or landscape oriented design to the river should be mutually supportive. Riverfront Architecture will be applied to the location of the Maimoon Palace as a preservated building in Medan city as a tourist destination with the addition of a boutique hotel and apartments. The completion of this building design uses metaphor architecture by the analogy "embracing", designer analogizes the hotels and apartments as "hands" that protects the Maimoon Palace. Since the designer primary purpose of the development is to increase the number of tourists and a better known Maimoon Palace.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Kata dasar untuk judul perencanaan rancangan dan konsep untuk bentukan massa dan perencanaan disekitar tapak yang digunakan oleh perancang adalah kata "Embrace atau Merangkul". Ide konsep dari kata tersebut berawal dari tujuan dari perencanaan pembangunan fasilitas tambahan pada lokasi Istana Maimun. Tentunya tujuan dari perencanaan agar dapat meningkatkan jumlah kunjungan dan minat wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke kota Medan untuk melihat salah satu bangunan bersejarah yang menjadi kebanggaan kota Medan. Tujuan lain dari perencanaan pembangunan, agar minat wisatawan yang berkunjung ke Istana Maimun tidak padam. Karena menurut perancang, setiap kali berkunjung ke Istana Maimun tidak terdapat hal yang baru (monoton). Pengunjung hanya dapat menikmati interior dan eksterior istana setiap kali berkunjung, selanjutnya pengunjung dapat meninggalkan lokasi Istana Maimun, sehingga dapat dikategorikan cukup satu hingga dua kali kunjungan wisatawan akan merasa bosan, berbeda jika terdapat suatu kepentingan seperti mengajak tamu dari luar daerah atau luar negeri untuk melihat bangunan bersejarah kota Medan, dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

123 Baca lebih lajut

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Kondisi dan pengelolaan disekitar lokasi Istana Maimun yang kurang diperhatikan sehingga secara visual pengujung merasa kurang nyaman. Pada bagian belakang Istana Maimun terdapat kediaman keluarga Kesultanan Deli yang turun-temurun menempati lokasi tersebut. Kondisi terkini Sungai Deli yang kurang diperhatikan oleh pihak Istana Maimun dan pemerintah kota Medan, menjadikan Sungai Deli menjadi kotor dan kumuh. Pasar yang diperuntukkan untuk bangunan hotel dan apartemen adalah masyarakat menengah. Hal ini dikarenakan, turis yang datang ke Istana Maimun berasal dari semua kalangan. Bangunan hotel butik (bintang 4) memiliki 100 kamar dengan 4 tipe kamar hotel dan bangunan apartemen memiliki 259 unit dengan 3 tipe kamar, untuk ketinggian bangunan hotel butik dan apartemen yang akan dirancang memiliki ketinggian maksimum 45 meter berdasarkan KKOP Polonia. Sistem struktur yang digunakan untuk penyelesaian perancang bangunan hotel butik dan apartemen adalah sistem struktur baja dan pada bagian kantilever bangunan menggunakan truss sebagai pengaku yang akan ditopang oleh kolom utama.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Pengertian dan Ruang lingkup Perbankan dengan Prinsip syariah

Pengertian dan Ruang lingkup Perbankan dengan Prinsip syariah

?Prinsip Syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam. Bank dengan pihak lain untuk penyimpanan dana/ pembiayaan kegiatan usaha atau kegiatan lainnya yang dinyatakan sesuai dengan syariah, antara lain pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah), pembiayaan berdasarkan penyertaan modal (musyarakah), prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah), atau pembiayaan barang modal berdasarkan prinsip sewa murni tanpa pilihan (ijarah) atau dengan adanya pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pengumuman Pemenang Ruang Pola

Pengumuman Pemenang Ruang Pola

700.000.000,- Tujuh ratus juta rupiah termasuk PPN Sumber Dana : APBD Tahun Anggaran 2016 Dengan ini diberitahukan bahwa setelah diadakan evaluasi menurut ketentuan – ketentuan yang ber[r]

3 Baca lebih lajut

Pemaknaan Khalayak terhadap Ruang Privat pada Tayangan Suka Suka Uya

Pemaknaan Khalayak terhadap Ruang Privat pada Tayangan Suka Suka Uya

Pada dasarnya, media membatasi pengungkapan privasi seseorang berdasarkan tiga hal, pertama, pengungkapan privasi yang melibatkan orang – orang yang secara otomatis akan kehilangan privasinya seperti artis, selebriti maupun politisi. Kedua, pengungkapan privasi yang melibatkan orang – orang yang secara tidak sengaja menjadi public person seperti korban kecelakaan atau pelaku kriminal. Ketiga, pengungkapan privasi dimana media tetap menghormati urusan pribadi orang – orang yang seharusnya tetap berada di dalam ruang privat atau dengan kata lain, tidak dibenarkan untuk menginvasi privasi orang awam. W.A Parent juga menyebutkan beberapa kriteria untuk dapat mengungkapkan informasi privat ke ranah publik.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pemaknaan Ruang Terbuka Publik Taman Nostalgia Kota Kupang

Pemaknaan Ruang Terbuka Publik Taman Nostalgia Kota Kupang

berkembangnya pengunjung dan pemanfaatan taman sebagai sarana berkumpul, berolah raga dan berekreasi maka yang tidak kalah pentingnya adalah tumbuh dan berkembangnya pedagang kaki lima. Saat ini pun pertumbuhan dan perkembangan pedagang kaki lima mulai mewarnai aktifitas lingkungan taman. Pertumbuhan pedagang kaki lima di Taman Nostalgia terutama pada malam hari merupakan fenomena tersendiri disekitar taman karena sebetulnya sejak awal keberadaan seting pedagang kaki lima belum diakomodir sebagai bagian dari unsur taman sehingga kemudian terlihat malah tidak teratur dan liar disekitar taman. Kebutuhan dasar ruang publik seperti kenyamanan, relaksasi, penggunaan pasif, penggunaan aktif dan pengalaman ruang terutama petualangan/keanekaragaman fitur. Pengalaman ruang ini dapat terwujud berupa desain lansekap yang unik, penampilan panorama alami yang menarik, pertunjukan kesenian, kios, dan sebagainya. Perlu sarana dan prasarana dengan perlengkapan ruang publik yang lebih memadai lagi, sehingga dapat memberikan kenyamanan pada pengunjung.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Ruang lingkup dan Prinsip Pengembangan KTSP

Ruang lingkup dan Prinsip Pengembangan KTSP

Ide Kurikulum Pengembangan Standar isi dan Kompetensi Lulusan S Kompetensi Teridentifikasi Masyarakat PENGEMBANGAN KURIKULUM PADA TINGKAT NASIONAL Dukungan Profesional Peng[r]

14 Baca lebih lajut

SINERGI PRINSIP TATA RUANG AIR BERKELANJ

SINERGI PRINSIP TATA RUANG AIR BERKELANJ

Sebagai sistem yang dikelola dalam bentuk pengaturan spasial atau urutan tanaman pertanian dan pepohonan, wanatani juga mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. Penanaman tanaman keras dengan komoditi tertentu, misalnya ; carica dan eukaliptus, yang saat ini sedang digalakan oleh pemerintah turut membantu peningkatan ekonomi masyarakat diluar sektor komoditas kentang. Prinsip wanatani membantu masyarakat mendapatkan keuntungan lebih, dengan dapat menjual produk lain, serta membantu menjaga kesuburan lahan perkebunannya, sehingga akan menurunkan penggunaan bahan agrokimia yang akan menurunkan biaya produksi. Hal ini juga mencegah kerugian apabila suatu saat kebun kentang gagal panen, maka masih terdapat komoditas lain yang dapat dipasarkan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Kondisi dan pengelolaan disekitar lokasi Istana Maimun yang kurang diperhatikan sehingga secara visual pengujung merasa kurang nyaman. Pada bagian belakang Istana Maimun terdapat kediaman keluarga Kesultanan Deli yang turun-temurun menempati lokasi tersebut. Kondisi terkini Sungai Deli yang kurang diperhatikan oleh pihak Istana Maimun dan pemerintah kota Medan, menjadikan Sungai Deli menjadi kotor dan kumuh. Pasar yang diperuntukkan untuk bangunan hotel dan apartemen adalah masyarakat menengah. Hal ini dikarenakan, turis yang datang ke Istana Maimun berasal dari semua kalangan. Bangunan hotel butik (bintang 4) memiliki 100 kamar dengan 4 tipe kamar hotel dan bangunan apartemen memiliki 259 unit dengan 3 tipe kamar, untuk ketinggian bangunan hotel butik dan apartemen yang akan dirancang memiliki ketinggian maksimum 45 meter berdasarkan KKOP Polonia. Sistem struktur yang digunakan untuk penyelesaian perancang bangunan hotel butik dan apartemen adalah sistem struktur baja dan pada bagian kantilever bangunan menggunakan truss sebagai pengaku yang akan ditopang oleh kolom utama.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pola Penggunaan Ruang Komunal Di Kampung

Pola Penggunaan Ruang Komunal Di Kampung

Pola-pola ruang komunal yang berhasil dibangun merupakan pola-pola dengan intensitas tinggi yang dipengaruhi oleh parameter kegiatan yang tidak formal dengan frekwensi jam–harian, memanfaatkan ruang-ruang yang tidak direncanakan untuk ruang komunal seperti badan jalan dan selasar toko kelontong di depan rumah mereka , merupakan tempat berinteraksi antar tetangga dengan jarak jangkauan dari hunian relatif dekat. Hal tersebut selaras dengan pendapat Bonner (dalam gerungan, 1991) bahwa kebutuhan penghuni dari statu lingkungan permukiman dalam hubungannya dengan kegiatan interaksi sosial adalah terpenuhinya kebutuhan untuk melakukan kontak sosial secara individu maupun kelompok. Hal tersebut diperkuat oleh Soekanto (1990), bahwa interaksi sosial adalah kunci dari kehidupan sosial, karena tanpa adanya interaksi tidak mungkin ada kehidupan bersama. Hal tersebut dipertegas oleh Lang (1987) bahwa ruang komunal memberikan kesempatan kepada orang untuk bertemu, tetapi untuk menjadikan hal itu diperlukan beberapa katalisator. Katalisator mungkin secara individu yang membawa orang secara bersama-sama dalam sebuah aktifitas, diskusi atau topik umum. Sebuah ruang publik akan menarik orang jika terdapat aktifitas dan orang dapat menyaksikannya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERUBAHAN DAN KEBERLANJUTAN POLA RUANG P

PERUBAHAN DAN KEBERLANJUTAN POLA RUANG P

Menurut Arkinova Syahrum (2004) Istana Maimun dan Masjid Raya Al Mahsun dibangun oleh Tuanku Sultan Makmun Alrasyid Perkasa Alamsyah. Istana Maimun resmi ditempati oleh Sultan Deli pada tanggal 9 Syawal 1308 H (1891). Dan pada tanggal 1 rajab 1324 H atau tahun 1906 M dimulai pembangunan Masjid Raya Al Mahsun yang diarsiteki oleh tentara KNIL dari eni KNIL Batavia yang bernama Kapiten TH. Van Erp. Masjid yang bergaya arsitektur tradisional Melayu yang dikombinasikan dengan arsitektur India Islam (Moghul) dan Eropa diresmikan pada hari Jumat 25 Sya’ban 1327 H (1909). Akan tetapi dalam perkembangannya kawasan sekitar Istana Maimun dan Masjid Raya Al Mahsun mengalami perubahan dan keberlanjutan yang mengakibatkan perubahan pola ruang pada kawasan sekitar Istana Maimun dan Masjid Raya Al Mahsun.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pola Perubahan Ruang Semi Perkotaan Dan

Pola Perubahan Ruang Semi Perkotaan Dan

perumahan yang ditawarkan oleh sektor swasta. Dari asumsi tersebut juga dapat ditarik beberapa pernyataan bahwa: kawasan sub-urban yang merupakan kawasan paling dekat dengan pusat kota memiliki pengaruh utama terhadap perkembangan wilayah semi perkotaan. Kawasan Pheri-Urban mejadi tingkat pengaruh kedua. Salah satu contohnya yaitu kawasan BSD yang dibangun jauh dari pusat kota Jakarta kini menjadi pusat grafitasi baru yang mempengaruhi perkembangan wilayah kota Jakarta. Pada tingkat ketiga, rural-urban basis dari sektor Industri masih menjadi yang paling besar seperti wilayah Tanggerang dan Bekasi. Perkembangan hak formal dari sektor perumahan disekitar kawasan industri jelas berpengaruh cukup signifikan karena kawasan industri memiliki gaya medan magnet yang kuat untuk menarik sektor permukiman formal disekitarnya. Sedangkan untuk basis sektor diluar industri seperti pertanian kurang berpengaruh besar terhadap perkembangan wilayah semi perkotaan. Hal yang berbeda dialami oleh perkembangan wilayah daerah turistik, potensi yang ditawarkan seperti pariwisata di sekitar puncak Bogor perkembangan hak tanah formal adalah sedikit. Hal ini dikarenakan regulasi terkait tata ruang yang menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan hijau membuat sektor formal tidak telalu banyak yang berani mengambil resiko. Justru hak tanah informal yang paling dominan menciptakan urban sprawl disekitar kawasan hijau puncak tersebut.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

V-3 ARAHAN POLA RUANG

V-3 ARAHAN POLA RUANG

Berdasarkan Permen PU No. 6 Tahun 2007 tentang Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan, RTBL didefinisikan sebagai panduan rancang bangun suatu lingkungan/kawasan yang dimaksudkan untuk mengendalikan pemanfaatan ruang, penataan bangunan dan lingkungan, serta memuat materi pokok ketentuan program bangunan dan lingkungan, rencana umum dan panduan rancangan, rencana investasi, ketentuan pengendalian rencana, dan pedoman pengendalian pelaksanaan pengembangan lingkungan/kawasan. RPI2-JM Bidang Cipta Karya Subbab Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) setidaknya berisi:
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Pola Aktivitas Ruang Terbuka Publik Pada

Pola Aktivitas Ruang Terbuka Publik Pada

A gar penelitian lebih fokus maka perlu dibuat batasan penelitian. A dapun penelitian ini berada pada batasan li ngkup substansial ( keilmuan) dan spasial ( tempat) . Penelitian ini hanya dilihat dari sudut pandang ilmu arsitektur sedangkan keilmuan lain hanya sebagai memperkaya dan pelengkap. L okasi juga berada pada kawasan ruang terbuka yang terdapat pada T aman F atahi l l ah. Namun karena li ngkup kawasan sifatnya cukup luas maka tentu suatu kawasan bisa terbawa dampak dari kawasan lain atau kota di sekitarnya. Untuk itu kajian tentang kawasan yang berada disekitarnya akan dilakukan jika diperlukan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Embrace The Tourism With Enchanting Maimoon Palace

Tempat parkir kendaraan pengunjung yang kurang dikelola dengan baik sehingga kendaraan yang parkir tidak mengetahui garis parkir. Pada lokasi tapak tidak terlihat jalur pedestrian yang dibuat khusus agar pengunjung dapat mengakses dari parkiran kendaraan menuju ke Istana Maimun. Ketika pengunjung yang akan menuju Istana Maimun harus berhati-hati karena terdapat jalur kendaraan (menuju ke kediaman keluarga sultan pada bagian belakang Istana) yang harus dilalui. Jalur pedestrian menuju Istana Maimun terlihat setelah adanya suatu batasan yang dibuat khusus, dulunya jalur ini merupakan
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects