Top PDF PEMBINAAN GENERASI MUDA MELALUI WADAH KARANG TARUNA DI KOTAMADYA BUKITTINGGI.

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG KINERJA KARANG TARUNA DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN GENERASI MUDA DI DESA PERDAMAIAN KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH.

PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG KINERJA KARANG TARUNA DALAM MELAKUKAN PEMBINAAN GENERASI MUDA DI DESA PERDAMAIAN KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH.

Pembinaan generasi muda merupakan suatu hal yang sangat penting bagi generasi muda di zaman sekarang ini untuk bekal menyambut masa depan yang lebih baik. Untuk itu masyarakat mengharapkan melalui wadah organisasi Karang Taruna dalam melakukan pembinaan generasi muda agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan memberikan penyuluhan dan bimbingan guna memotivasi masyarakat untuk meningkatkan pendangan yang telah diberikan pada generasi muda berarti bahwa masyarakat harus bekerja sama dengan Organisasi Karang Taruna untuk mengembangkan generasi muda agar menjadi generasi muda atau menjadi generasi masa depan yang lebih baik.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Analisis Partisipasi Karang Taruna Citra Yodha Dalam Pembangunan Desa Mekar Sari Kecamatan Deli Tua

Karang Taruna merupakan salah satu organisasi pemuda yang sudah dikenal luas oleh masyarakat karena merupakan wadah yang memiliki misi untuk membina generasi muda khususnya di pedesaan. Adapun visi Karang Taruna, yaitu sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kreatifitas generasi muda yang berkelanjutan untuk menjalin persaudaraan dan rasa kebersamaan menjadi mitra organisasi lembaga, baik kepemudaan ataupun pemerintah dalam pengembangan kreatifitas. Kemampuan di bidang kesejahteraan sosial baik untuk masyarakat di lingkungan sekitar ataupun di wilayah lain. Dalam bidang kesejahteraan sosial, Karang Taruna sebagai organisasi sosial masyarakat di pedesaan akan ditingkatkan fungsi dan perannya agar dapat menghimpun, menggerakkan, dan menyalurkan peran serta generasi muda dalam pembangunan. Selain mewujudkan kesejahteraan sosial di desa atau kelurahan, Karang Taruna berfungsi mengembangkan potensi kreatifitas generasi muda agar secara terarah generasi muda di pedesaan membina dirinya sebagai pendukung pembangunan pedesaan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DAN KONSEP DIRI NEGATIF DENGAN KETERLIBATAN KERJA PADA KARANG TARUNA MUDA BHAKTI GADEN, TRUCUK, KLATEN.

HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DAN KONSEP DIRI NEGATIF DENGAN KETERLIBATAN KERJA PADA KARANG TARUNA MUDA BHAKTI GADEN, TRUCUK, KLATEN.

Manusia pada dasarnya tercipta sebagai makhluk individual sekaligus makhluk sosial. Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan interaksi dengan orang lain untuk saling beradaptasi dan menyesuaikan diri. Para pemuda yang pada umumnya memiliki jiwa sosial yang tinggi mulai terpengaruh dengan kemajuan teknologi. Karang taruna merupakan salah satu organisasi sosial tempat berkumpulnya anak-anak muda untuk menyalurkan bakat sosialnya terutama di lingkungan pedesaan. Karang taruna dalam pedoman dasarnya tahun 2010 BAB I pasal 1 menjelaskan bahwa karang taruna sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk rakyat yang terutama bergerak di bidang kesejahteraan sosial (Kementerian Sosial RI, 2010).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PERAN PEMUDA SEBAGAI AGENT OF CHANGE MEL

PERAN PEMUDA SEBAGAI AGENT OF CHANGE MEL

Youth is a cadre that has a very important role in community groups. In relation to Human Resources, youth become human resources with the potential and ability to be agents of change in various aspects of life in a more advanced direction. The results of preliminary study in Mamben Daya Village, Kec. Wanasaba Kab. East Lombok shows that the youth in the village has a lot of quantity and has obtained bachelor degree from various universities in Indonesia. However, the facts in the field show the presence of these young people did not give a significant impact on the progress of the village, especially the surrounding community. Therefore, the steps taken to overcome the problem is through the revitalization of village organizations (Karang taruna). The purpose of these activities is to reactivate the organization of Karang Taruna, so it can be used as a forum to foster and develop the potential of the village youth so it can be useful and useful for the survival of the village community. The method of implementation of these activities are: Preparation and Debriefing, and Implementation of Work Program, which consists of 5 main work programs, and 4 additional work programs. The five main ones are: Providing counseling about the importance of the organization of Karang Taruna, the establishment of Karang Taruna, the strengthening of Karang Taruna, the enhancement of the implementation of Science and Technology, and Providing assistance in the implementation of the work program of Karang Taruna. Meanwhile, four additional work programs, among other things: Love Masjid, SHE (Smart House Education), Clean Environment, and the installation of mosque nameplate. With the implementation of the work program on January 16 to 5 march then the results achieved in accordance with the targets that have been determined, namely the formation of a new coral organization management and has implemented a program of reef youth work is reforestation. Therefore, as for the recommendations for the implementation of the next youth activity is to create innovative programs to support the development of community quality in mamben power village.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Peran Pelayan Khusus GMIM dalam Membina Generasi Muda di Kota Bitung

Peran Pelayan Khusus GMIM dalam Membina Generasi Muda di Kota Bitung

Keberadaan generasi muda sebagai salah satu komponen masyarakat, bangsa dan negara sangat disadari betapa penting dan strategisnya dalam pembangunan dan kelangsungan hidup masyarakat, bangsa dan negara. Sebagaimana kita memahami dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN ) bahwa pada hakekatnya pembangunan nasional yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia bersama seluruh komponen masyarakat dan bangsa ini adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Dalam konteks ini maka sangat jelas peran dan kedudukan dari pada Pemerintah dan masyarakat. Dimana manusia sebagai obyek dan sekaligus sebagai subyek dalam pembangunan itu sendiri.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Undangan Pembuktian Kualifikasi Pembinaan dan Penumbuhan Karang Taruna

Undangan Pembuktian Kualifikasi Pembinaan dan Penumbuhan Karang Taruna

Sesuai dengan proses lelang kode 7634027 Pembinaan dan Penumbuhan Karang Tarunapada Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara dengan ini kami undang saudara untuk menghadiri Pembuktian Kualifikasi dan Klarifikasi dengan membawa asli berkas Dokumen penawaran saudara sesuai dengan yang di persyaratkan pada dokumen pengadaan yang dilaksanakan pada :

1 Baca lebih lajut

PERANAN KARANG TARUNA DALAM UPAYA PEMBINAAN KARAKTER GENERASI MUDA DESA BALUKANG II KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA | Hidayatullah | EDU CIVIC 7296 24325 1 PB

PERANAN KARANG TARUNA DALAM UPAYA PEMBINAAN KARAKTER GENERASI MUDA DESA BALUKANG II KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA | Hidayatullah | EDU CIVIC 7296 24325 1 PB

Banyaknya masalah yang telah terjadi kepada generasi muda Desa Balukang II seharusnya pemerintah desa serta orang tua membuat suatu tindakan untuk mencegah serta mengurangi masalah-masalah yang terjadi pada generasi muda saat. Tapi pada kenyataaannya orang tua suda tidak mampu lagi mengkoordinir anaknya sendiri sehingga dibutuhkan yang seseorang atau sekelompok orang yang lebih faham dengan masalah kepemudaan. Maka dengan demikian karang taruna sebagai salah satu orgaisasi yang ada di Desa Balukang II diharapkan mampu memberi kesadaran kepada pemuda denga cara melakuakn pembinaan karakter yang bertujuan untuk membentuk karakter yang baik.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Peran Pemuda Katolik dalam Pendidikan Politik di Sumatera Utara

Peran Pemuda Katolik dalam Pendidikan Politik di Sumatera Utara

Sejatinya basis massa Pemuda Katolik adalah orang-orang muda yang aktif dalam lingkungan Gereja. Kerena situasi internal pendampingan kaum muda yang makin lemah serta munculnya Undang-Undang Keormasan (dalam kerangka depolitisasi Orde Baru) yang melarang ormas ada dalam lingkungan tempat ibadah, maka diputuskan Pemuda Katolik terlepas dari struktur teritorial Gereja dan mengikuti struktur administratif negara, serta berfungsi mengisi peran eksternal Gereja khususnya dalam bidang sosial dan politik. Sebagai gantinya dibentuklah MUDIKA untuk kaum muda teritorial, dan KMK (Keluarga Mahasiswa Katolik) untuk mahasiswa/kategorial. Akibatnya Pemuda Katolik kehilangan basis masa kader, sementara KMK dan MUDIKA kehilangan kesadaran kritis dan tanggung jawab sosialnya, terbenam dalam dirinya sendiri.
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

ANALISIS KEBIJAKAN PENYELESAIAN KONFLIK ANTARDESA DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH | Tressa | JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) 84 158 1 SM

ANALISIS KEBIJAKAN PENYELESAIAN KONFLIK ANTARDESA DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH | Tressa | JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) 84 158 1 SM

Upaya pelaksanaa alternatif kebijakan pembinaan generasi muda untuk kegiatan produktif membutuhkan kerja sama antar instansi pemerintah yang ada di kabupaten Sigi. Stategi yang digunakan ialah dengan melibatkan beberapa SKPD dalam melakukan pembinaan kepada pemuda-pemuda desa sesuai dengan minat dan bakat mereka. Instansi yang terlibat dalam melakukan pembinaan tersebut diantaranya Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sigi, Departemen Agama, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sigi. Dengan kerja sama yang terbina antarlembaga yang ada akan memudahkan tercapainya tujuan yang diharapkan. Adapun kendala yang dialami ialah terbatasnya sumber daya manusia dan keuangan serta terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Perancangan Kampanye Kegiatan Organissi Karang Taruna bagi Generasi Muda di Kota Bandung - Studi Kasus: RW 09 Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.

Perancangan Kampanye Kegiatan Organissi Karang Taruna bagi Generasi Muda di Kota Bandung - Studi Kasus: RW 09 Kelurahan Cisaranten Kidul, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung.

Penelitian ini menggunakan teori kampanye untuk mengubah pola pikir generasi muda terhadap peran penting organisasi Karang Taruna di masyarakat. Metode kuesioner dan wawancara digunakan untuk mengidentifikasikan masalah yang terjadi sehingga dibuatlah sebuah konsep yang mengajak dan menginformasikan peran penting organisasi Karang Taruna di masyarakat, dengan menggunakan visual berupa gambar vektor serta media pendukung berupa poster, X-banner, spanduk, baliho, brosur, stiker, jejaring sosial, promotion kit, video dan gimmick.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA (Studi Kasus Karang Taruna Sinar Muda Desa Ngabetan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik) Priyo Utomo

PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA (Studi Kasus Karang Taruna Sinar Muda Desa Ngabetan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik) Priyo Utomo

dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Kegiatan selanjutnya adalah pelaksanaan kegiatan pemberdayaan, ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti kurang aktifnya anggota atau pengurus karang tarunan yang mengikuti kegiatan peningkatan sumber daya manusia tersebut. Kepala Desa juga sudah menyinggung bahwa kegiatan ini juga demi kepentingan pengurus karang taruna itu sendiri. Lebih lanjut Anwar (2007: 35-36) model pembelajaran pemberdayaan meliputi komponen- komponen sebagai berikut: 1) Model pembelajaran makro, komponennya terdiri atas a) penyadaran, b) perencanaan, c) pengorganisasian, d) penggerakan, e) penilaian, dan f) pengembangan. Dengan adanya pemberdayaan lanjutan, perangkat desa mengetahui sejauh mana kemampuan para pengurus dalam melakukan pengambilan keputusan. Hal serupa juga diungkapkan Kesi (2013: 6) keberdayaan masyarakat dapat diukur melalui tiga aspek 1) kemampuan dalam mengambil keputusan, 2) kemandirian dan 3) kemampuan memanfaatkan usaha untuk masa depan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONE (1)

KEPUTUSAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONE (1)

Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi Karang Taruna sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 dan Pasal 6, dibentuk Majelis Pertimbangan Forum Pengurus Karang Taruna yang terdiri atas para mantan pengurus dan mantan pembina yang memiliki fungsi konsultasi dan pengarah bagi kepengurusan Karang Taruna dan kepengurusan Forum Pengurus Karang Taruna.

12 Baca lebih lajut

DOC PEMUDA DAN SOSIALISASI sosi

DOC PEMUDA DAN SOSIALISASI sosi

ss) Pola dasar pembinaan dan pembangunan generasi muda ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Keputusan Menteri Pendidkan dan Kebudayaan nomor : 0323/U/1978 tanggal 28 oktober 1978. Tujuannya agar semua pihak yang turut serta dan berkepentingan dalam poenanganannya benar-benar menggunakannya sebagai pedoman sehingga pelaksanaanya dapat terarah, menyeluruh dan terpadu serta dapat mencapai sasaran dan tujuan yang dimaiksud.

15 Baca lebih lajut

203545273.doc 53.65KB 2015-10-12 00:17:35

203545273.doc 53.65KB 2015-10-12 00:17:35

Selain yang telah dilakukan oleh PBB dan LBB di Indonesia sendiri pemerintah juga tidak tinggal diam. Ada beberapa undang-undang yang telah mengatur mengenai penyalahgunaan, pemberantasan, pencegahan dan tindak pidana narkoba seperti, Undang – undang nomor 9 tahun 1976, instruksi Presiden RI nomor 6 tahun 1971, Undang-undang nomor 22 Tahun 1997, Undang -undang nomor 35 tahun 2009. Menurut hasil survei BNN (Badan Narkotika Nasional) di Indonesia penderita dan pengguna obat-obatan terlarang kini umumnya berusia 15-24 tahun. Kebanyakan mereka masih aktif di sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, atau perguruan tinggi. Bahkan, ada pula yang masih duduk di bangku di sekolah dasar. Penyalahgunaan narkoba biasanya diawali dengan pemakaian pertama pada usia SD atau SMP, karena tawaran, bujukan, dan tekanan seseorang atau kawan sebaya. Didorong pula oleh rasa ingin tahu dan rasa ingin mencoba, mereka menerima bujukan tersebut. Selanjutnya akan dengan mudahnya untuk dipengaruhi menggunakan lagi, yang pada akhirnya menyandu obat-obatan terlarang dan ketergantungan pada obat-obatan terlarang padahal kaum muda inilah nantinya yang akan menjadi generasi penerus bangsa, jika sejak awal mereka sudah rusak mentalnya bisa dibayangkan bagaimana keberlangsungan bangsa ini kedepannya. Meskipun kebanyakan mereka para pengguna adalah orang-orang kota, namun tidak menutup kemungkinan akan merambah sampai kedaerah dan menyentuh pada pemuda-pemuda desa yang ada di Indonesia, mengingat 60% wilayah Indonesia adalah desa/kelurahan dan juga begitu pesatnya laju urbanisasi bukan tidak mungkin barang-barang haram itu akan menjadi barang konsumsi bagi penduduk desa kedepannya seiring dengan laju pertumbuhan desa.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

peraturan bupati 2005 08

peraturan bupati 2005 08

2) Susunan pengurus , tata cara Pemilihan Karang taruna Desa dan kelompok karang taruna Pedukuhan berdasarkan ketentuan yang berlaku bagi Pembentukan karang taruna serta Pengangkatannya ditetapkan dengan keputusan Lurah;

1 Baca lebih lajut

CONTOH PROPOSAL DAN KARANG TARUNA

CONTOH PROPOSAL DAN KARANG TARUNA

Oleh karena itu, dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-70, kami selaku pengurus karang taruna akan mengadakan beberapa kegiatan guna mempererat tali persaudaraan diantara sesama warga Dusun Ngrapah. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka perkenankanlah kami selaku panitia mengajukan permohonan sumbangan bantuan dana kepada Bapak/ Ibu/ Saudara/i.

18 Baca lebih lajut

283974120.doc 228.80KB 2015-10-12 00:17:40

283974120.doc 228.80KB 2015-10-12 00:17:40

Kontribusi dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat terutama pemuda dusun Jati Kidul, Tonoboyo, Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang. Dan sebenarnya hal ini sangat ironi, jika dibandingkan dengan keaktifan mereka di luar perkampungan. Kegiatan ataupun partisipasi dan turun tangan mereka kepada lingkup sosial disekitar rumahnya dirasa kurang. Padahal jika masyarakat khususnya para pemuda Jati Kidul memiliki banyak kesadaran tanggungjawab dan kepedulian yang luar biasa. Bisa dikatakan banyak dari mereka jika disurvei memiliki jiwa dan semangat yang tinggi baik di dalam lingkungan sekitar maupun luar lingkungannya. Dan hal ini merupakan peluang yang baik dari dilaksanakannya pendirian organisasi kepemudaan Karang Taruna di wilayah dusun Jati Kidul, Tonoboyo.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...