Top PDF UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (Studi Kasus Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa)

UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT  (Studi Kasus Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa)

UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (Studi Kasus Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa)

kegiatan pembangunan perlu diarahkan untuk merubah kehidupan mereka menjadi lebih baik. Perencanaan dan implementasi pembangunan seharusnya berisi usaha untuk memberdayakan sehingga mereka mempunyai akses pada sumber-sumber ekonomi (sekaligus politik). Nampaknya tidak terlalu berlebihan apabila dinyatakan bahwa medan perang melawan kemiskinan dan kesenjangan yang utama sesungguhnya berada di desa (Usman, Sunyoto. 2012:30- 31). Kemiskinan pada negara berkembang tidak hanya disebabkan olehadanya pengangguran, banyak faktor yang memicu kemiskinan pada negaraberkembang, antara lain : kualitas SDM masyarakat yang relatif rendah,masyarakat yang tidak berdaya, potensi alam yang terbatas dan kualitaspendidikan dan kualitas kehidupan yang rendah. Umumnya faktor tersebutbanyak dijumpai di pedesaan, desa atau pedesaan adalah suatu wilayah yangdidiami oleh sejumlah penduduk yang saling mengenal atas dasar hubungan kekerabatan dan/atau kepentingan politik, sosial, ekonomi dan keamanan yangdalam pertumbuhanya menjadi kesatuan masyarakat hukum berdasarkan adatsehingga tercipta ikatan lahir batin antara masing- masing warganya, umumnyawarganya hidup dari pertanian, mempunyai hak mengatur rumah tanggasendiri, dan secara administratif
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

LAKIP – PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

LAKIP – PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

Penyakit degeneratif semakin menunjukkan peningkatan kasus setiap tahunnya diantaranya penyakit Diabetes Mellitus, Hipertensi, Jantung Koroner, Stroke dan Kanker. Kelompok penyakit ini memiliki banyak faktor resiko antaralain kegemukan (obesitas). Kegemukan senantiasa dihubungkan dengan gaya hidup atau pola makan seseorang. Pola makan yang tidak sehat atau tidak proporsional kandungan zat gizinya dan kecenderungan malas berolahraga akan menjadi faktor pemicu kegemukan. Untuk mengendalikan perkembangan penyakit tidak menular ini, Dinas Kesehatan melakukan kegiatan pengukuran berat badan dan tinggi badan secara rutin di Pos Binaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular oleh kader Posbindu dengan pendampingan petugas Puskesmas. Dari data laporan Puskesmas diperoleh gambaran bahwa prevalensi obesitas pada usia 18 tahun ke atas sebesar 3,65% dengan capaian kinerja sebesar 67,59%. Perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat (dalam hal ini kader Posbindu) agar aktif melakukan pemeriksaan fisik kepada seluruh sasaran berisiko dalam wilayah kerjanya. Dinas Kesehatan juga harus memfasilitasi kelengkapan peralatan Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular) untuk memotivasi sasaran mengikuti kegiatan secara aktif.
Baca lebih lanjut

235 Baca lebih lajut

Tingkat Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan

Tingkat Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan

Berdasarkan definisi kinerja, maka dapat disimpulkan bahwa kinerja memiliki beberapa komponen utama. Komponen tersebut diantaranya; hasil kerja, prestasi kerja, komitmen awal atau standar, target atau tujuan, dan adanya periode waktu. Kinerja penyuluh tidak terlepas dari empat sukses pembangunan pertanian yang hendak dicapai Pemerintah Indonesia. Keempat sukses pembangunan pertanian yang tertulis dalam Peraturan Menteri Pertanian No.91/Permentan/ OT.140/9/2013 adalah sebagai berikut: 1) pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan; 2) peningkatan diversifikasi pangan; 3) peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor; dan 4) peningkatan kesejahteraan petani. Dibutuhkan sumber daya manusia termasuk para penyuluh yang berkualitas, memiliki keandalan, mampu secara manajerial, memiliki jiwa wirausaha dan berorientasi pasar untuk mencapai hal tersebut. Hal ini agar petani mampu membangun usaha tani yang memiliki daya saing tinggi dari hulu ke hilir. Kinerja yang diharapkan adalah pelaksanaan tugas pendampingan dan konsultasi pada pelaku utama dan pelaku usaha dalam mengembangkan usaha taninya. Sebagian besar prestasi kerja penyuluh pertanian di Kabupaten OKU Selatan berada pada kriteria baik, yakni sebesar 93,85% dengan rentang NPK dari 61-90 (Tabel 4). Hal ini disebabkan oleh perbedaan
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN

PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN

9. Desa adalah Kesatuan Masyarakat Hukum yang memiliki batas- batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul adat istiadat tempat yang diakui dan dihormati dalam Sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

10 Baca lebih lajut

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

(3) RKPD sebagaimana termuat dimaksud pada ayat (1) memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan dan kewajiban daerah, rencana kerja yang teratur dan pendanaannya, yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah maupun ditempuh dengan mendorong parsitipasi masyarakat.

43 Baca lebih lajut

TARI KREASI NANGGOK DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SUMATERA SELATAN.

TARI KREASI NANGGOK DI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SUMATERA SELATAN.

Skripsi ini berjudul “Tari Kreasi Nanggok di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan”. Dalam penelitian ini, masalah yang diajukan mengenai bagaimana struktur koreografi, busana, rias, alat musik pengiring tari nanggok. Tujuan yang yang daimbil untuk mengetahui dan mendeskripsikan struktur koreografi, busana, rias, alat musik pengiring tari nanggok. Metode yang digunakan deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif, teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi pustaka. Data yang berhasil dikumpulkan kemudian di deskripsikan dan dianalisis berdasarkan rumusan masalah dan tujuan. Lokasi penelitian ini berada di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, sedangkan sumber datanya berasal dari pencipta tari nanggok yang mejadi narasumber inti, dan narasumber pendukung lainnya. Tari Nanggok merupakan tari kreasi daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu yang diciptakan oleh Erma Yanti pada tahun 2009. Aktifitas sehari- hari masyarakat Ogan yang mempunyai kebiasaan mencari ikan di saat musim ikan tiba dengan menggunakan alat tradisional tanggok. Aktifitas masyarakat dalam melakukan kegiatan di sungai yang terwujud dari gerak tari, busana, musik, properti yang diopimalkan ke dalam berbagai kesesuaian gerak, dan seluruh yang mendukung pertunjukan. Berdasarkan dari analisis di atas, pengetahuan yang dapat dipetik dari tarian ini adalah sikap kegotong royongan dan nilai-nilai isi yang terkandung di dalamnya dan walaupun tari nanggok termasuk ke dalam tari kreasi yang tetap terus berkembang tetapi nilai budaya yang terkandung dalam tari ini akan tetap dijaga dan dilestarikan.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

LAKIP – PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

LAKIP – PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

Bedasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran, serta strategi dan kebijakan pada bagian sebelumnya, maka disusun langkah – langkah perencanaan strategis yang operasional untuk kurun waktu 5 ( lima ) tahun ( 2016 – 2021 ), meliputi program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran, dan pendanaan indikatif. Program ini merupakan penjabaran dari kebijakan strategis Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan tetap mengacu pada RPJMD Kabupaten Ogan Komering Ulu 2016 – 2021, yaitu pada misi 3 yaitu : “ Mewujudkan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Sumberdaya Lokal “ dicapai dengan strategi peningkatan produksi pertanian dan diwujudkan dengan program kerja prioritas peningkatan produksi pertanian dan peningkatan sarana dan prasarana pertanian sehingga SKPD Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Ogan Komering Ulu menetapkan program prioritas sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

LAKIP – PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

LAKIP – PEMERINTAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU

Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ulu sebagai lembaga yang menyelenggarakan pengawasan pelaksanaan urusan dan penyelenggaraan pemerintahan Daerah, dituntut untuk mampu berperan sebbagai institusi yang mampu meningkatkan kualitas pengawasan pelaksanaan pembangunan Daerah sehingga dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (God Governance) maupun Pemerintahan yang bersih (Clean Government) dengan tujuan dapat memberikan konstribusi nyata bagi meningkatnya kemakmuran masyarakat Ogan Komering Ulu.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN TAHUN 2011 NOMOR 4 PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN NOMOR 4 TAHUN 2012

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN TAHUN 2011 NOMOR 4 PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN NOMOR 4 TAHUN 2012

17. Naskah Akademik adalah naskah hasil penelitian atau pengkajian hukum dan hasil penelitian lainnya terhadap suatu masalah tertentu yang dapat di pertanggungjawabkan secara ilmiah mengenai pengaturan masalah tersebut dalam suatu Rancangan Undang-Undang, Rancangan Peraturan Daerah Provinsi, atau Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota sebagai solusi terhadap kebutuhan hukum masyarakat;

18 Baca lebih lajut

Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku) Selatan Provinsi Sumatera Selatan

Kinerja Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Oku) Selatan Provinsi Sumatera Selatan

Pendidikan penyuluh secara keseluruhan berfungsi sebagai dasar dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dan mengelolanya untuk membantu kebutuhan petani (den Ban dan Hawkins 1999). Beberapa penelitian (Bahua et al. 2010; Marliati et al. 2008 dan; Sapar et al. 2011) menyebutkan bahwa pendidikan memiliki pengaruh nyata terhadap kinerja penyuluh. Pendidikan penyuluh sendiri beragam mulai dari SMA, SMK Pertanian, SMT Pertanian, D3, D4 dan S1, dengan spesialisasi di bidang pertanian. Namun, hasil uji beda membuktikan sebaliknya, bahwa tidak ada perbedaan tingkat pendidikan antara kedua penyuluh (Tabel 7). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat pendidikan responden secara umum tergolong rendah, hal ini ditinjau dari jumlah penyuluh dengan tingkat pendidikan SMA/sederajat yang mencapai 49.23 persen dari total penyuluh. Penyuluh PNS sebagian besar telah menempuh pendidikan D4 dan S1 dibandingkan penyuluh THL yang lebih dari 50 persennya berpendidikan SMA/sederajat. Diketahui bahwa hal ini disebabkan oleh pada saat perekrutan penyuluh pertanian PNS, salah satu syaratnya adalah telah menyelesaikan pendidikan minimal D3 di bidang pertanian. Selain itu, pemerintah telah menyelenggarakan program yang memberikan kesempatan bersekolah bagi penyuluh PNS, sehingga para penyuluh dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka dengan melanjutkan sekolahnya.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

PEMBENTUKAN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR, KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN, DAN KABUPATEN OGAN ILIR DI PROVINSI SUMATERA SELATAN

PEMBENTUKAN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR, KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN, DAN KABUPATEN OGAN ILIR DI PROVINSI SUMATERA SELATAN

2. Provinsi Sumatera Selatan adalah sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 1959 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Sumatera Selatan dan Undang-undang Darurat Nomor 16 Tahun 1955 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 Tahun 1950 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1955 Nomor 52) sebagai Undang-undang, yang wilayahnya telah dikurangi dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan Undang-undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

POLA PERKAWINAN ADAT PADA MASYARAKAT OGAN DI DESA SINGAPURA KECAMATAN SEMIDANG AJI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SUMATERA SELATAN

POLA PERKAWINAN ADAT PADA MASYARAKAT OGAN DI DESA SINGAPURA KECAMATAN SEMIDANG AJI KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SUMATERA SELATAN

Setiap sesuatu yang akan diselenggarakn, tentu saja harus ada proses ataupun rangkaian acara yang diselenggarakan. Proses pelaksanaan pola perkawinan senak anak ini sama halnya dengan proses pola perkawinan yang lainnya. Rangkaian acara yang pertama yaitu acara lamaran yang dilakukan oleh pihak keluarga calon mempelai wanita kepada keluarga calon mempelai wanita. Pada acara ini akan menentukan mas kawin mukun wajik, uang jujur dan mahar yang diinginkan oleh mempelai wanita. Setelah itu sampai pada acara akad nikah atau ijab qabul, dimana keluarga mempelai pria datang kerumah mempelai wanita dengan membawa mahar, mukun serta uang jujur yang telah disepakati sebelumnya. Dibawah ini hasil wawancara mengenai proses pelaksanaan pola perkawinan senak anak pada masyarakat Ogan. Dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN TAHUN 2012 NOMOR 5 PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN TAHUN 2012 NOMOR 5 PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG

Pajak Daerah adalah salah satu sumber pendanaan yang sangat penting bagi Daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Daerah. Untuk itu, sejalan dengan tujuan otonomi Daerah penerimaan Daerah yang berasal dari Pajak Daerah dari waktu ke waktu senantiasa perlu ditingkatkan. Hal ini dimaksudkan agar peranan pajak Daerah dalam memenuhi kebutuhan Daerah khususnya dalam hal penyediaan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin meningkat.

24 Baca lebih lajut

RUMAH ULU (LAMBAHAN HULU) PADA MASYARAKAT ADAT KOMERING DI DESA BETUNG KECAMATAN SEMENDAWAI BARAT KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR SUMATERA SELATAN

RUMAH ULU (LAMBAHAN HULU) PADA MASYARAKAT ADAT KOMERING DI DESA BETUNG KECAMATAN SEMENDAWAI BARAT KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR SUMATERA SELATAN

Suku Komering adalah salah satu suku yang bermukim dan tersebar di pesisir danau Ranau dan sungai Komering di wilayah kabupaten Ogan Komering provinsi Sumatra Selatan. Suku Komering termasuk salah satu suku tertua yang ada di Sumatra (Proto Malayan), seperti Mentawai, Enggano, Nias, Batak, Kubu dan Orang Laut. Kata komering, diperkirakan berasal dari istilah bahasa Hindu purba yang diberikan oleh pedagang- pedagang India, yang berarti "pinang". Sekitar abad ke 19 daerah tersebut sering dikunjungi oleh pedagang-pedagang dari India. Suku Komering di wilayah Kabupaten Ogan Komering hidup berdampingan dengan suku Ogan, suku Daya, suku Ranau, suku Semendo dan suku Kisam. Dalam struktur kemasyarakatan suku Komering, berdasarkan bahasa dan budaya, dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu: pendukung budaya dan bahasa Seminung, terdiri dari suku-suku Komering, Ranau dan Daya, kemudian pendukung budaya Dempo,, yaitu suku-suku Ogan, Semendo dan Kisam. Berdasarkan pendapat di atas, asal usul dari suku Komering merupakan suku yang tertua di wilayah Sumatera Selatan dengan berbagai penyebaran suku Komering atas wilayah di sekitarnya. Kemudian, suku Komering merupakan suku yang sangat teguh mempertahankan budaya dan adat-istiadatnya, walaupun berada diantara budaya Melayu yang terus berkembang, terutama bahasa Komering yang sampai saat ini masih terpelihara dengan baik. Dalam hal ini suku Komering adalah bangsa yang sangat ramah dan sangat menunjukkan sikap kekeluargaan terhadap siapapun, tradisi suka menolong tertanam dalam kehidupan sehari-hari mereka. Hal ini diperkuat dengan pendapat yang dikemukakan oleh Arlan Ismail (2002:17) adalah sebagai berkut:
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN TAHUN 2008 NOMOR 31 PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN NOMOR 31 TAHUN 2008

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN TAHUN 2008 NOMOR 31 PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN NOMOR 31 TAHUN 2008

e. Pelaksanaan pembinaan teknis di bidang pelayanan kesehatan, rujukan pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan, pengawasan obat, makanan ringan dan minuman serta alat kesehatan, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat; f. Perencanaan sistem keseluruhan kesehatan daerah, akreditasi dan

48 Baca lebih lajut

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN TAHUN 2012 NOMOR 9 PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN TAHUN 2012 NOMOR 9 PERATURAN DAERAH KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG

3. Pemerintahan Kabupaten adalah Penyelenggara Urusan Pemerintahan oleh Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menurut asas otonomi dan tugas Pembantuan dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsif Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

15 Baca lebih lajut

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

Tindak lanjut dari Peraturan Presiden ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara telah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendayaguna an Aparatur Negara Nomor 30 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengusulan, Penetapan, dan Pembinaan Reformasi Birokrasi pada Pemerintah Daerah. Berdasarkan peraturan menteri ini, reformasi birokrasi pada pemerintah daerah dilaksanakan mulai tahun 2012, dengan dila kukan secara bertahap dan berkelanjutan sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah. Permen ini memberikan panduan dan kejelasan mengenai mekanisme serta prosedur dalam rangka pengusulan, penetapan, dan pembinaan pelaksanaan reformasi birokrasi pemerintah daerah.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

Sesuai dengan arahan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2011 te ntang Penyelenggaraan Kawasan Ekonomi Khusus, Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK adalah kawasan dengan batas tertentu d alam wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia yang d itetapkan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu. KEK terdiri atas satu atau beberapa zona, a ntara lain pengolahan ekspor, logistik, industri, pengembangan teknologi, pariwisata, energi, dan ekonomi lainnya. Pembentukan KEK ter sebut dapat melalui usulan dari Badan Usaha yang didirikan di In donesia, pemerintah k abupaten/kota, d an pemerintah provinsi, yang d itujukan kepada Dewan Nasional. Selain itu, Pemerintah Pusat juga dapat menetapkan suatu wilayah sebagai KEK yang dilakukan b erdasarkan usulan kementerian/lembaga pemerintah non kementerian. Sedangkan lokasi KEK yang diusulkan dapat merupakan area baru maupun perluasan dari KEK yang sudah ada. Usulan lokasi KEK harus memenuhi beberapa kriteria antara lain :
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Perbaikan Kesehatan Lingkungan dengan Pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan

Perbaikan Kesehatan Lingkungan dengan Pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan

Ada beberapa langkah pendampingan yang dilakukan sebagai upaya meningkatkan prilaku hiegiene dan membangun desa sanitasi total berbasis masyarakat. Langkah pertama yang dilakukan dalam memicu sanitasi total berbasis masyarakat mengajak masyarakat merubah prilaku membuang sampah dan buang air besar di sungai. Langkah kedua adalah pengenalan peta dan lingkungan desa. Pengenalan lingkungan desa dimaksud adalah mengetahui kondisi kehidupan masyarakat berupa kebiasaan musim dan kebiasaan-kebiasaan lain masyarakat, mengetahui kondisi kesehatan masyarakat berupa pola penyakit yang berbasis lingkungan serta kondisi sosial ekonomi. Langkah ketiga adalah pengenalan tokoh masyarakat. Tokoh masyarakat adalah orang-orang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Dalam suatu masyarakat biasanya orang-orang tertentu yang menjadi tempat bertanya dan tempat meminta nasehat anggota masyarakat lainnya mengenai urusan-urusan tertentu.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

lingkungan permukiman di tanah air, perlu dibangun prasarana dan sarana permukiman yang mencukupi dan berkualitas yang dikelola secara profesional, kredibel, mandiri, dan efisien. Di samping itu, RPJPN juga mengamanatkan bahwa pembangunan bidang air minum dan sanitasi diarahkan pada upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta untuk menunjang pertumbuhan ekonomi. Hal ini ditekankan kembali dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 yang menyatakan bahwa salah satu arahan kebijakan dalam bidang pengembangan perumahan permukiman adalah meningkatkan aksesibiltas masyarakat terhadap layanan air minum dan sanitasi yang memadai.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...