Top PDF PENDAHULUAN Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

PENDAHULUAN  Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

PENDAHULUAN Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

Kesalahan timbul akibat adanya kesulitan mahasiswa dalam belajar. Menurut Soedjadi (2000: 10), kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh siswa dapat diklasifikasikan dalam beberapa bentuk kesalahan yaitu, kesalahan prosedural, mengorganisasikan data, mengurutkan, mengelompokkan dan menyajikan data, pemanfaatan simbol, manipulasi secara sistematis, dan menarik kesimpulan. Mahasiswa cenderung menghafal konsep matematika yang diberikan oleh dosen atau yang tertulis dalam buku ajar tanpa memahami maksud dan isinya dalam menyelesaikan soal matematika, sehingga mahasiswa sering mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM PENYELESAIAN MASALAH DIFERENSIAL  Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM PENYELESAIAN MASALAH DIFERENSIAL Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

Tujuan penelitian ini meliputi 1) mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan turunan fungsi implisit. 2) mengidentifikasi kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan turunan fungsi parameter. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan subjek 49 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) Kesalahan menyelesaikan turunan fungsi implisit meliputi: Kesalahan konsep yaitu tidak mengubah fungsi y menjadi f(x,y), salah melakukan penurunan terhadap variabel – y, dan salah memahami konsep turunan fungsi implisit. Kesalahan prinsip yaitu kesalahan menafsirkan dan menggunakan rumus turunan fungsi implisit. Kesalahan operasi yaitu kesalahan menuliskan tanda operasi. Kesalahan kecerobohan yaitu kesalahan dengan tidak menurunkan variabel – y. 2) Kesalahan menyelesaikan turunan fungsi parameter meliputi: Kesalahan konsep yaitu kesalahan memahami konsep turunan dan penerapan rumus turunan fungsi parameter. Kesalahan prinsip yaitu kesalahan menafsirkan rumus dan menuliskan rumus turunan. Kesalahan operasi yaitu kesalahan penulisan operasi pada rumus. Kesalahan kecerobohan yaitu ketidakkonsistenan penulisan tanda operasi dan kesalahan menghitung.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN  Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

Pada gambar 4.4 kesalahan prinsip variasi satu, kita akan menemui dua jenis kesalahan yaitu kesalahan konsep dan prinsip, lebih tepatnya kesalahan konsep yang berakibat pada kesalahan prinsip. Kesalahan konsep dikarenakan mahasiswa belum memahami konsep turunan fungsi implisit. Sedangkan pada kesalahan prinsip, mahasiswa mengalami kesalahan dalam menafsirkan dan menggunakan rumus turunan fungsi implisit. Dalam mengerjakan soal turunan fungsi implisit, terlebih dahulu kita harus mengubah fungsi y menjadi f(x,y). Kemudian kita mencari
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MEMEC

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MEMEC

PMR saja dengan cara menguranginya dengan yang memilih kedua ekstrakurikuler. Dari jawaban subjek FI tersebut terlihat bahwa dalam merencanakan pemecahan masalah subjek FI sudah bisa menentukan penyelesaian soal secara mandiri. Hal tersebut sesuai dengan yang dikemukakan oleh Witkin (dalam Desmita 2009: 150) bahwa karakter pembelajaran siswa tipe FI biasanya lebih mampu memecahkan masalah tanpa instruksi dan bimbingan eksplisit. Sedangkan subjek FD kurang mampu memilih strategi yang akan digunakan untuk menyelesaikan soal. Misalkan pada soal nomor 2, subjek FD tidak dapat merencanakan bahwa untuk menghitung jumlah siswa yang memilih pramuka saja dan yang memilih PMR saja harus menghitung jumlah siswa yang memillih kedua ekstrakurikuler terlebih dahulu. Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Witkin (dalam Desmita 2009: 150) bahwa karakter pembelajaran siswa dengan tipe FD mungkin memerlukan instruksi lebih jelas mengenai bagaimana memecahkan masalah. Jadi subjek FD harus diberikan arahan mengenai cara menyelesaikan soal, apa saja langkah- langkah yang harus diselesaikan untuk memperoleh hasil akhir yang benar.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE-1 PADA MATAKULIAH PERSAMAAN DIFERENSIAL DENGAN PANDUAN KRITERIA WATSON

ANALISIS KESALAHAN MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL ORDE-1 PADA MATAKULIAH PERSAMAAN DIFERENSIAL DENGAN PANDUAN KRITERIA WATSON

Abstrak: Kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan persamaan diferensial orde-1 cukup bervariasi. Penelitian ini akan menggunakan taksonomi SOLO (The Structure of the Observed Learning Outcome) dalam untuk menyusun seperangkat alat tes yang digunakan untuk melihat respon mahasiswa serta jenis kesalahan yang dilakukan. Dalam menganalisis kesalahan akan digunakan kriteria Watson yang mencakupi 8 aspek yakni data tidak tepat (inappropriate data/ id), prosedur tidak tepat (inappropriate procedure/ ip). Pada kasus ini mahasiswa berusaha mengoperasikan pada level yang tepat pada suatu masalah, tetapi dia menggunakan prosedur atau cara yang tidak tepat, data hilang (ommited data/ od), kesimpulan hilang (ommited conclusion/ oc), konflik level respon (response level conflict/ rlc), manipulasi tidak langsung (undirected manipulation/ um), masalah hirarkhi keterampilan (skills hierarchy problem/ shp), dan selain kesalahan di atas (above other/ ao). Dari hasil penelitian terlihat mahasiswa banyak melakukan kesalahan pada penggunaan data yang tidak tepat, prosedur tidak tepat dan masalah hirarkhi keterampilan.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM EMECAHKAN MASALAH TRIGONOMETRI Sri Adi Widodo

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM EMECAHKAN MASALAH TRIGONOMETRI Sri Adi Widodo

Kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan masalah dapat menjadi salah satu petunjuk untuk mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai materi. Oleh karena itu, adanya kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik perlu untuk diidentifikasi dan dicari faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya kemudian dicari solusi penyelesaiannya. Dengan demikian, informasi tentang kesalahan dalam menyelesaikan masalah dapat digunakan untuk meningkatkan mutu kegiatan belajar mengajar dan dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Selain itu kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal perlu dianalisis. Dengan analisis kesalahan ini guru dapat membantu siswa memperbaiki kesalahan dan mengatasi kesulitan yang dihadapi siswa sehingga pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

View of PENYELESAIAN MASALAH BANGUN DATAR SISWA KELAS VII: KESALAHAN DAN KATEGORISASINYA

View of PENYELESAIAN MASALAH BANGUN DATAR SISWA KELAS VII: KESALAHAN DAN KATEGORISASINYA

Ucapan terimakasih penulis kepada kepala sekolah, guru Matematika, dan siswa kelas VIII SMP Negeri 10, Tanjungpinang serta kepada Dosen Pendidikan Matematika, Febrian, S.Pd., M.Sc, yang telah membimbing pelaksanaan studi analisis kesalahan dan penulisan artikel imliah ini. Kemudian rekan-rekan penaganalisis, mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji yang turut membantu perencanaan, pelaksanaan, dan penulisan.

12 Baca lebih lajut

Kemampuan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Dalam Memahami Konsep Kalkulus Diferensial Dan Kalkulus Integral Dengan Menggunakan Maple

Kemampuan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Dalam Memahami Konsep Kalkulus Diferensial Dan Kalkulus Integral Dengan Menggunakan Maple

Membangun pemahaman konsep melalui penyelesaian masalah atau latihan soal akan mempermudah mahasiswa dalam mengembangkan konsep yang dimiliki. Mengembangkan konsep yang dimiliki sebelumnya terkadang sulit bagi mahasiswa, ketika skema yang dimiliki sebelumnya tidak mampu diadaptasi berdasarkan strutur masalah yang ada. Ini akan menjadi masalah bagi mahasiswa. Kondisi ini biasa muncul pada mahasiswa yang lemah dalam penguasaan konsep. Mahasiswa yang lemah dalam keterampilan perhitungan aljabar dapat menggunakan Maple sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Memahami konsep kalkulus diferensial dan kalkulus integral juga membutuhkan strategi dalam kegiatan pembelajaran yang banyak memberikan latihan. Latihan (drill) sangat dibutuhkan dalam mengetahui kesalahan mahasiswa (Saparwadi 2016) ketika mahasiswa bekerja tanpa menggunakan bantuan komputer.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYE

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYE

Gambar 7 merupakan hasil pekerjaan SR dalam mengerjakan masalah program linear. Berdasarkan gambar tersebut nampak bahwa SR melakukan kesalahan di awal pekerjaannya. SR salah dalam memisalkan variabel x dan y. SR memaknai variabel sebagai suatu benda yaitu pot. Padahal seharusnya ia memahami bahwa variabel merupakan simbol yang mewakili himpunan semestanya yaitu bilangan real. Variabel x dan y yang digunakan dalam masalah ini mewakili banyaknya pot A dan pot B . Seperti halnya dengan SS, SR juga tidak memahami maksud dari kalimat “pot jenis A diproduksi minimal sebanyak 150 pot per hari” dan tidak memahami bahwa banyaknya pot yang diproduksi perusahaan tersebut tidak mungkin bernilai negatif (kendala 4 dan 5). Akibatnya SR tidak dapat memodelkan kendala 3,4, dan 5. Meskipun SR telah memodelkan dengan benar kendala 1 dan 2 namun ia tidak menggambarkan grafik dan menentukan daerah penyelesaian dari kendala tersebut. SR hanya mengingat bahwa ia pasti harus menentukan titik potong, sehingga dengan percaya diri SR menentukan titik potong dari persamaan garis dari kendala 1 dan 2. Padahal SR seharusnya menggambarkan grafik dari setiap kendala pada masalah dan menentukan daerah feasible kemudian menentukan semua titik pojok pada daerah feasible. Pemahaman SR yang tidak lengkap terhadap masalah mngakibatkan ia salah dalam tahapan pengerjaan selanjutnya (penentuan titik potong, nilai fungsi tujuan dengan ketiga titik pojoj serta penarikan kesimpulan). Namun berdasarkan hasil tes terlihat bahwa SR sebenarnya sudah dapat melakukan prosedur penentuan titik potong dengan tepat.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM PENYELESAIAN MASALAH TURUNAN  Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA DALAM PENYELESAIAN MASALAH TURUNAN Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Masalah Diferensial.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan konsep adalah jenis kesalahan yang paling sering terjadi diantara kesalahan yang lainnya. Pemahaman konsep penting untuk menunjang kemampuan prosedural dan keberhasilan dalam belajar matematika. Semakin lemah pemahaman konsep seseorang maka akan mempengaruhi pemahaman proseduralnya sehingga akan kesulitan dalam memilih prosedur yang sesuai.

12 Baca lebih lajut

Ringkasan Materi Kuliah PENYELESAIAN DERET UNTUK PERSAMAAN DIFERENSIAL LINIER ORDE-DUA 1. Pendahuluan - Penyelesaian Deret

Ringkasan Materi Kuliah PENYELESAIAN DERET UNTUK PERSAMAAN DIFERENSIAL LINIER ORDE-DUA 1. Pendahuluan - Penyelesaian Deret

Dalam proses pencarian penyelesaian deret kuasa persamaan diferensial, sebagai tambahan dari pengambilan turunan deret kuasa, kita dapat menambahkan, mengurangkan, mengalikan, dan menyamakan dua atau lebih deret kuasa. Operasi ini dilakukan dalam cara yang mirip dengan operasi dengan polinom. Batasan tambahan untuk deret kuasa ialah bahwa semua operasi itu dilakukan di dama selang kekonvergenan yang berlaku untuk semua deret. Sebagai contoh,

55 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA SKRIPSI MAHASISWA FKIP PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN - UNWIDHA Repository

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA SKRIPSI MAHASISWA FKIP PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN - UNWIDHA Repository

membuka kamus dan kaidah kebahasaan yang ada, setidaknya membuka kamus itu perlu agar tidak terjadi kesalahan penulisan kosakata. Seharusnya, sebagai mahasiswa sekaligus agent of change atau agen perubahan menggunakan bahasa yang baik dan benar sehingga meminimalisasi kesalahan-kesalahan berbahasa pada sebuah karya tulis ilmiah utamamya skripsi. Kesimpulannya, analisis kesalahan berbahasa perlu dilakukan untuk menguraikan bentuk-bentuk kesalahan yang terjadi kemudian mengembalikannya ke dalam bentuk yang baku sesuai dengan kaidah kebahasaan dengan harapan dapat mengurangi penggunaan kesalahan berbahasa di kalangan mahasiswa.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

STUDI PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL MENGGUNAKAN METODE TRANSFORMASI LAPLACE.

STUDI PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL MENGGUNAKAN METODE TRANSFORMASI LAPLACE.

Peran matematika sebagai suatu ilmu pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari ilmu lainnya. Dalam ilmu fisika, industri, ekonomi, keuangan, teknik sipil peran matematika terlibat di dalamnya. Satu hal yang membuat ilmu matematika berperan di dalamnya adalah mengenai pemodelan matematika. Banyak fenonema di dunia nyata yang sangat kompleks sehingga dibutuhkan penyederhanaan dari masalah tersebut.

22 Baca lebih lajut

Penyelesaian numeris model kontinu arus lalu lintas

Penyelesaian numeris model kontinu arus lalu lintas

Dalam kehidupan sehari – hari, kita sering menjumpai suatu model matematika yang berbentuk persamaan, baik linear ataupun nonlinear, serta sistem persamaan linear maupun nonlinear yang memuat diferensial, integral, dan persamaan diferensial biasa ataupun persamaan diferensial parsial. Model matematika tersebut dapat diselesaikan dengan dua cara, yaitu penyelesaian analitis dan penyelesaian bukan analitis. Penyelesaian analitis adalah penyelesaian model matematika dengan menggunakan teori atau metode analisis matematika yang telah ada sedemikian sehingga hasil yang diperoleh merupakan penyelesaian eksak. Penyelesaian bukan analitis adalah penyelesaian model matematika dengan metode pendekatan diskret sehingga penyelesaian yang diperoleh merupakan penyelesaian pendekatan, dan bukan penyelesaian eksak. Penyelesaian pendekatan diskret itu disebut penyelesaian numeris.
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

Penyelesaian numeris model kontinu arus lalu lintas.

Penyelesaian numeris model kontinu arus lalu lintas.

Dalam kehidupan sehari – hari, kita sering menjumpai suatu model matematika yang berbentuk persamaan, baik linear ataupun nonlinear, serta sistem persamaan linear maupun nonlinear yang memuat diferensial, integral, dan persamaan diferensial biasa ataupun persamaan diferensial parsial. Model matematika tersebut dapat diselesaikan dengan dua cara, yaitu penyelesaian analitis dan penyelesaian bukan analitis. Penyelesaian analitis adalah penyelesaian model matematika dengan menggunakan teori atau metode analisis matematika yang telah ada sedemikian sehingga hasil yang diperoleh merupakan penyelesaian eksak. Penyelesaian bukan analitis adalah penyelesaian model matematika dengan metode pendekatan diskret sehingga penyelesaian yang diperoleh merupakan penyelesaian pendekatan, dan bukan penyelesaian eksak. Penyelesaian pendekatan diskret itu disebut penyelesaian numeris.
Baca lebih lanjut

130 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERBENTUK CERITA PADA POKOK BAHASAN KELILING DAN LUAS LINGKARAN  Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berbentuk Cerita pada Pokok Bahasan Keliling dan Luas Lingkaran Kela

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERBENTUK CERITA PADA POKOK BAHASAN KELILING DAN LUAS LINGKARAN Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berbentuk Cerita pada Pokok Bahasan Keliling dan Luas Lingkaran Kela

Penelitian dilaksanakan di MTs Negeri Ngemplak terhadap kelas VIII tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 39 siswa. Penelitian berlangsung dari pertengahan bulan Mei hingga akhir bulan Mei 2016. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Tes yang diberikan kepada siswa adalah tes esai. Selanjutnya, Peneliti melakukan wawancara untuk memastikan dan memperdalam kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika berbentuk cerita pada pokok bahasan keliling dan luas lingkaran. Teknik analisis data dalam dilakukan dalam tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi. Triangulasi dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik, yaitu dengan membandingkan data hasil tes dan wawancara.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL EKSAK LIMA VARIABEL

PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL EKSAK LIMA VARIABEL

Persamaan diferensial merupakan cabang dari matematika yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam bidang-bidang sains dan teknik. Dalam sains dan teknik sering ditemukan masalah-masalah yang penyelesaiannya tidak dapat diatasi dengan hanya menggunakan rumus atau konsep yang sudah ada. Banyak fenomena-fenomena yang melahirkan model matematika, namun model matematika membutuhkan penyelesaian atau perhitungan matematika secara khusus. Sehingga, perhitungan-perhitungan tersebut memerlukan solusi dengan menggunakan persamaan diferensial.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKANKIMIA FKIP UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA DASAR II MATERI FUNGSI EKSPONEN UMUM DAN FUNGSI LOGARITMA UM

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKANKIMIA FKIP UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA DASAR II MATERI FUNGSI EKSPONEN UMUM DAN FUNGSI LOGARITMA UM

Proses pembelajaran di kelas sangat mempengaruhi mahasiswa dalam memahami konsep yang ada pada materi. Ketujuh subjek penelitian mengaku bahwa perhatian mereka terhadap proses pembelajaran di kelas kurang. Alasan yang dikemukakan mahasiswa tersebut bervariasi diantaranya materi ajar yang sulit dipahami dan bentuk penyajian materi yang disampaikan dosen kurang menarik. Selain itu, mahasiswa yang duduk di belakang mengaku tidak dapat membaca tulisan di papan tulis dan mendengar suara dosen dengan jelas sehingga mahasiswa tidak dapat memperhatikan proses pembelajaran dengan baik. Hal lain pada proses pembelajaran di kelas yang mempengaruhi mahasiswa dalam tingkat pemahaman konsep adalah tidak adanya penarikan kesimpulan, baik oleh dosen maupun dari mahasiswa sendiri. Penarikan kesimpulan terhadap materi yang dipelajari merupakan hal yang sangat penting karena dapat menghilangkan atau meminimalisasi keraguan atas pemahaman konsep. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, diperoleh informasi bahwa mahasiswa enggan bertanya kepada dosen apabila mereka mengalami kesulitan. Mereka lebih senang bertanya kepada teman daripada kepada dosen pengampu. Alasan yang diungkapkan bervariasi diantaranya malu dan takut diminta mengerjakan di depan. Motivasi mahasiswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan dosen sangatlah kurang, mereka tidak mau mencoba mengerjakan soal tetapi lebih mengandalkan pembahasan jawaban yang dilakukan bersama-sama.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

Modul Persamaan Diferensialx

Modul Persamaan Diferensialx

Sebuah tangki penampung cairan berisi 20 galon air asin. Larutan air garam mengandung 75 pon garam larut. Kemudian larutan air garam yang berisi 1,2 pon garam per gallon dimasukkan ke dalam tangki dengan laju 2 galon per menit dan air asin di dalam tangki dialirkan keluar dengan laju yang sama. Jika larutan air asin di dalam tangki dipertahankan agar homogen dengan tetap mengaduknya, tentukan formulasi (pemodelan matematis) persamaan diferensial yang digunakan untuk penyelesaian perhitungan banyaknya garam di dalam tangki.

41 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...