Top PDF BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang - Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

Penyebab penyakit kardiovaskular bersifat multifaktorial yang terutama berhubungan dengan perubahan pola hidup meliputi rokok, alkohol, inaktifitas fisik, serta pola makan yang tidak sehat (World Heart Federation, 2012). Studi INTERHEART menyebutkan faktor risiko penyakit kardiovaskular terdiri dari yang dapat dimodifikasi (90%) termasuk : dislipidemia, merokok, hipertensi, diabetes melitus, inaktifitas fisik, dan yang tidak dapat dimodifikasi seperti usia tua, jenis kelamin laki-laki, dan keturunan (Young dan Libby, 2007)
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan jenis penyakit kardiovaskular yang banyak dijumpai di dunia dengan angka mortalitas yang tinggi. Salah satu faktor resikonya adalah merokok, lebih dari 1 setiap 10 kematian akibat kasus kardiovaskular berhubungan dengan merokok. Oleh karena itu, mengetahui dan menurunkan perilaku merokok sebagai usaha pencegahan disadari merupakan hal yang sangat penting untuk menekan morbiditas dan mortalitas PJK.

13 Baca lebih lajut

5. Pendidikan Dokter FK USU, Medan (2009- sekarang) Riwayat Pelatihan - Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

5. Pendidikan Dokter FK USU, Medan (2009- sekarang) Riwayat Pelatihan - Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

Setelah mempelajari dan mendapatkan penjelasan yang sejelas-jelasnya mengenai penelitian yang berjudul “Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua” , dan setelah mengetahui dan menyadari sepenuhnya risiko yang mungkin terjadi, dengan ini saya menyatakan bahwa saya bersedia dengan sukarela menjadi subjek penelitian tersebut dan patuh akan ketentuan-ketentuan yang dibuat peneliti. Jika sewaktu-waktu ingin berhenti, saya berhak untuk tidak melanjutkan mengikuti penelitian ini tanpa ada sanksi apapun.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

Perilaku Merokok Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di Klinik Bambu Dua Medan

Mahasiswa fakultas kedokteran memiliki intensitas paparan yang lebih tinggi terhadap masalah-masalah kesehatan dibandingkan dengan pasien PJK, sehingga akan mempengaruhi pengetahuan berfikir walaupun dengan tingkat pengetahuan yang lebih rendah. Jadi secara keseluruhan, didapati hasil pengetahuan dan sikap yang tidak sejalan, dimana pada penelitian ini tingkat pengetahuan responden berada pada kategori baik sedangkan sikap dalam kategori cukup, hal ini berbeda dengan yang dikemukakan Notoadmodjo (2010) bahwa suatu pengetahuan akan menimbulkan respon batin dalam bentuk sikap. Dalam keadaan ini mungkin disebabkan oleh beberapa pengaruh seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sehingga pengetahuan yang baik belum tentu memiliki sikap yang baik (Notoatmodjo, 2010). Hasil serupa dijumpai pada penelitian Wiliana (2010), dengan judul “Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pelajar SMA Negeri dan Swasta tentang Rokok sebagai Faktor Risiko terjadinya Kanker Paru di Kota Medan Tahun 2010” dimana responden dalam penelitian tersebut memiliki tingkat pengetahuan baik (53.5%) sementara tingkatan sikap berada pada kategori sedang (58.5%).
Baca lebih lanjut

93 Baca lebih lajut

s mat 0700488 chapter1

s mat 0700488 chapter1

Runtun waktu merupakan serangkaian pengamatan terhadap suatu peristiwa, kejadian yang diambil dari waktu ke waktu, serta dicatat secara teliti berdasarkan urutan waktu, kemudian disusun dengan data statistik (Sutrisno, 1988). Analisis runtun waktu merupakan analisis sekumpulan data dalam suatu periode waktu lampau yang berguna untuk mengetahui atau meramalkan kondisi masa mendatang. Hal ini didasarkan bahwa perilaku manusia banyak dipengaruhi oleh kondisi atau waktu sebelumnya sehingga dalam hal ini faktor waktu sangat penting peranannya (Gujarati, 1995).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

TAP.COM -   BAB 1 PENDAHULUAN 1.7. LATAR BELAKANG IKAN NILA (OREOCHROMIS ...

TAP.COM - BAB 1 PENDAHULUAN 1.7. LATAR BELAKANG IKAN NILA (OREOCHROMIS ...

Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya dan fungsinya bagi kehidupan tersebut tidak dapat digantikan oleh senyawa lainnya. Bagi biota perairan seperti ikan, air berfungsi sebagai media, baik sebagai media internal maupun eksternal. Sebagai media internal, air tawar berfungsi sebagai bahan baku reaksi di dalam tubuh, pengangkut bahan makanan keseluruh tubuh, pengangkut sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari dalam tubuh dan sebagai pengatur atau penyangga suhu tubuh. Sementara itu sebagai media eksternal, air berfungsi sebagai habitatnya. Sebagaimana makhluk hidup lainnya, ikan membutuhkan lingkungan yang nyaman agar dapat hidup sehat dan tumbuh optimal. Bila lingkungannya tidak memenuhi syarat, ikan dapat mengalami stres, mudah terserang penyakit yang akhirnya menyebabkan kematian.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Perbandingan Faktor Resiko Aorta Abdominal Dilatasi Pada Penderita Penyakit Jantung Koroner Dengan Menggunakan Ekokardiografi

Perbandingan Faktor Resiko Aorta Abdominal Dilatasi Pada Penderita Penyakit Jantung Koroner Dengan Menggunakan Ekokardiografi

Kesimpulan : Secara keseluruhan, prevalensi dilatasi AA meningkat dengan usia, serta dijumpai hubungan yang signifikan antara riwayat IMA dengan dilatasi AA. Dengan memperhatikan kesederhanaannya, penyaringan dilatasi AA pada pemeriksaan TTE dapat bermanfaat pada penderita PJK, terutama pada penderita dengan usia lanjut.

2 Baca lebih lajut

STUDI PENGGUNAAN SIMVASTATIN PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO

STUDI PENGGUNAAN SIMVASTATIN PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO

PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) RAWAT INAP DI RSUD KABUPATEN SIDOARJO”. Penulisan skripsi ini merupakan salah satu syarat mencapai gelar sarjana di Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.Tersusunnya tugas akhir ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu pada kesempatan ini tak lupa disampaikan terima kasih dan penghargaan kepada :

16 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pasien yang Menderita Penyakit Jantung Koroner di RSUD Pirngadi, Medan Mengenai Penyakit Jantung Koroner

Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pasien yang Menderita Penyakit Jantung Koroner di RSUD Pirngadi, Medan Mengenai Penyakit Jantung Koroner

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan TME, atas berkat dan kurnai-Nya penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini dengan judul „ tingkat pengetahuan,sikap dan perilaku pasien yang menderita penyakit jantung koroner(PJK) di Rumah Sakit Umum Daerah DR Pringadi, Medan mengenai PJK. ” .Proses penulisan Karya Tulisan Ilmiah ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Dalam kesempatan ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang berhormat :
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG ENERGI ...  ETD UGM

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG ENERGI ... ETD UGM

Eka Firmansah, Satoshi TOMIOKA, [1], melakukan riset untuk mengurangi adanya harmonik yang ditimbulkan akibat perubahan dari listrik AC-DC pada D.C power supply dengan mengubah topologi rangkaiannya, riset tersebut diberi judul : Totem-Pole-Factor – Correction Converter under Critical-Conduction -Mode Interval Operation, dan dimuat pada IEICE transactions on Comunication, Vol.E93-B No.9, September 2010. Hasil riset tersebut menemukan topologi baru dari D.C power supply, yaitu tanpa menggunakan bridge diode dalam pengubahan dari AC- DC.

7 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG PENELITIAN TELUR AYAM ...

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG PENELITIAN TELUR AYAM ...

Emulsi merupakan suatu dispersi atau suspensi suatu cairan dalam caiaran yang lain, yang molekul-molekul kedua cairan tersebut tidak saling berbaur tetapi saling antagonistik (Winarno, 2004). Pada suatu emulsi biasanya terdapat tiga bagian utama yakni bagian yang terdispersi yang terdiri dari butir-butir yang biasanya terdiri dari lemak, kedua adalah media pendispersi (continuous phase) yang biasanya terdiri dari air dan bagian ke tiga adalah emulsifier yang berfungsi menjaga butiran lemak tetap tersuspensi dalam air. Emulsifier merupakan senyawa aktif permukaan yang mampu menurunkan tegangan permukaan antar permukaan antara antar muka udara-cairan dan cairan-cairan. Kemampuan menurunkan tegangan permukaan ini karena adanya struktur molekul emulsifier yang mengandung dua gugus yakni polar dan non polar (deMan, 1997).
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

POLA PENGGUNAAN ASETOSAL PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) RAWAT INAP di RSUD KABUPATEN SIDOARJO

POLA PENGGUNAAN ASETOSAL PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) RAWAT INAP di RSUD KABUPATEN SIDOARJO

1. Drs. Didik Hasmono, MS., Apt., selaku pembimbing I dan Dra. Siti Surdijati, MS.,Apt., selaku pembimbing II, yang telah menyediakan waktu dan tenaga, serta dengan sabar membimbing, mengarahkan, serta memberi dorongan dalam menyelesaikan skripsi ini.

17 Baca lebih lajut

Perilaku Pasien Penyakit Jantung Koroner Terhadap Diet Penyakit Jantung Koroner di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2010.

Perilaku Pasien Penyakit Jantung Koroner Terhadap Diet Penyakit Jantung Koroner di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2010.

Asam lemak omega-3 juga mempengaruhi beberapa langkah dalam aterogenesis. Yang paling jelas diketahui adalah bahwa asam lemak omega-3 merupakan prekursor prostaglandin yang mengganggu pembekuan darah. Oleh karena itu, konsumsi asam lemak omega-3 yang tinggi meningkatkan bleeding times. Suplementasi diet dengan 1 gram omega-3 PUFA setiap hari menurunkan risiko relatif kematian akibat penyakit kardiovaskular, infark miokardium nonfatal, dan stroke nonfatal pada pasien yang baru saja selamat dari infark miokardium. Omega-3 PUFA mempunyai efek kardioprotektif pada pencegahan primer dan sekunder (Krummel, 2004).
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

DETERMINAN PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH PADA PASIEN POLI JANTUNG DAN POLI PENYAKIT DALAM DI RSD Dr. SOEBANDI JEMBER

DETERMINAN PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH PADA PASIEN POLI JANTUNG DAN POLI PENYAKIT DALAM DI RSD Dr. SOEBANDI JEMBER

Penelitian yang sudah banyak dilakukan masih mengenai salah satu jenis penyakit PJPD saja. Pada dasarnya PJPD merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Tetapi penelitian yang membahas PJPD secara umum masih jarang, misalnya penelitian Mahardika (2009) di RSD Dr. Soebandi, mengenai pengaruh rasio lingkar pinggang, dan lingkar panggul terhadap kejadian PJK. Penelitian lain oleh Hasan (2010) mengenai fakor risiko kejadian hipertensi. Variabel yang diteliti meliputi umur, jenis kelamin, riwayat keluarga, obesitas, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, konsumsi kopi, konsumsi garam dan penggunaan pil KB. Hasil yang diperolehpun bermacam-macam. Ada yang menguatkan penelitian sebelumnya dan ada yang bertolak belakang. Peneliti tertarik untuk mengkaji lebih mendalam untuk memastikan kebenaran pengaruh IMT, kebiasaan konsumsi, kebiasaan merokok dan olahraga teradap kejadian PJPD. Informasi yang dihasilkan sangat bermanfaat bagi masyarakat awam yang belum memahami tentang faktor risiko PJPD, khususnya kebiasaan sehari-hari yang oleh masyarakat dianggap hal biasa, padahal apabila dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko PJPD.
Baca lebih lanjut

115 Baca lebih lajut

Pengaruh Pemberian Informasi Mengenai Penyakit Jantung Koroner (PJK) Terhadap Keyakinan Maladaptif Pasien PJK.

Pengaruh Pemberian Informasi Mengenai Penyakit Jantung Koroner (PJK) Terhadap Keyakinan Maladaptif Pasien PJK.

Keyakinan terhadap PJK baik yang maladaptif maupun adaptif dipengaruhi oleh faktor bodily signs, attentional states, individual differences, dan lifespan influences (Morrison & Bennet, 2006). Bodily signs adalah sensasi fisik yang secara subjektif dapat dideteksi dan diidentifikasi sebagai gejala PJK atau bukan, misalnya pasien mengeluhkan adanya nyeri dada, tidak enak badan/pegal- pegal, atapun sulit tidur sebagai akibat dari PJK yang dialaminya. Attentional states merupakan keadaan di mana pasien memberikan atensinya kepada keadaan internal dan eksternal, terutama yang berkaitan dengan PJK, misalnya setelah mendapat diagnosis PJK dari dokter, pasien memandang kesehatannya berada dalam kondisi yang kurang baik bila dibandingkan daripada sebelum mendapatkan diagnosis PJK.
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN KEPUSTAKAAN - Kadar LDL kolesterol pada penderita Penyakit Jantung Koroner setelah pemakaian simvastatin selama satu bulan

BAB 2 TINJAUAN KEPUSTAKAAN - Kadar LDL kolesterol pada penderita Penyakit Jantung Koroner setelah pemakaian simvastatin selama satu bulan

Merupakan salah satu dari tiga komponen lipoprotein ,kombinasi lemak dan protein, mengandung kadar protein tinggi, sedikit trigliserida dan fosfolipid, mempunyai sifat umum protein dan terdapat pada plasma darah, disebut juga lemak baik yang membantu mengurangi penimbunan plak pada pembuluh darah. Kolestrol HDL berperan dalam transport balik kolestrol dari jaringan menuju hepar untuk diekskresi. Lingkaran kejadian ini menegaskan bahwa peningkatan kolestrol HDL berhubungan dengan pengurangan resiko penyakit Jantung Koroner pada manusia.sebagai faktor protektif fisiologis atau faktor anti aterogenik
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

TAPPDF.COM  PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG SAAT INI BISNIS FRANCHISE ...

TAPPDF.COM PDF DOWNLOAD BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG SAAT INI BISNIS FRANCHISE ...

Franchise merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan jaringan bisnis dengan tidak menghilangkan karakter perusahaan yang sudah menjadi ciri khas franchise yang bersangkutan.. P[r]

12 Baca lebih lajut

Prevalensi Manifestasi Oral pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Terkait Penggunaan Obat-obatan di RSU Dr. Pirngadi Medan

Prevalensi Manifestasi Oral pada Pasien Penyakit Jantung Koroner Terkait Penggunaan Obat-obatan di RSU Dr. Pirngadi Medan

Cara perawatan medis umum PJK dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu secara non farmakologi, farmakologi, dan bedah. Perawatan PJK secara non farmakologi biasanya dilakukan dengan melakukan edukasi kepada pasien untuk mengurangi faktor risiko penyebab PJK. Secara farmakologi, perawatan dilakukan dengan pemberian obat-obatan kepada pasien penderita PJK. Untuk tindakan bedah, perawatan yang biasa dilakukan adalah Percutaneous Transluminal Coronary Angioplasty (PTCA) dan Coronary Artery Bypass Grafting (CABG). 2,10-12

10 Baca lebih lajut

Kadar C-Reaktif Protein Anak Kandung Penderita Dengan dan Tanpa Penyakit Jantung Koroner

Kadar C-Reaktif Protein Anak Kandung Penderita Dengan dan Tanpa Penyakit Jantung Koroner

Obesitas dikaitkan secara langsung dengan naiknya ka- dar CRP, karena adiposit mensekresi IL-6 sebagai sti- mulan produksi CRP yang berasal dari hepar. Hiper- tensi, dislipidemia, diabetes melitus, merokok, infeksi dan oral kontrasepsi merupakan kondisi proinflamasi yang dapat memicu ekspresi endotel, sitokin proinfla- masi terutama IL-6 dan mengaktivasi respon inflamasi, sedangkan variasi biologis yang dapat menurunkan hs- CRP adalah diet dan penurunan berat badan, latihan fisik teratur, berhenti merokok, terapi aspirin dan statin karena dapat menurunkan inflamasi. 6,7,13 Dalam peneli-
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...