Top PDF PENDAHULUAN Majas Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di Sma. - 123dok.com

PENDAHULUAN  Majas Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di Sma.

PENDAHULUAN Majas Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di Sma.

Sastra sebagai karya fiksi memiliki pemahaman yang lebih mendalam. Sastra bukan hanya sekedar cerita khayal atau angan dari pengarang saja, melainkan wujud dari lahirnya kreativitas imajinatif seorang pengarang. Proses merenung, mengukir, mewarnai dan mengolah serta menghadirkan gagasan yang ada dalam pikiran sastrawan membuahkan wujud sastra. Penggunaan bahasa dalam teks sastra bukan merupakan sesuatu yang dominan sebagai alat komunikasi, karena kemampuan bahasa dapat dimanfaatkan tanpa adanya suatu batasan. Karena itu, sering sekali kita lihat kalimat dalam karya sastra bermakna ambigu, abstrak, simbolis, dan inkonvensional. Dengan demikian, dapat disebutkan bahwa dalam mengekpresikan sebuah estetika, bahasa sering disusun melalui permainan merakit dan melukis kata kata serta merefleksikan dengan ungkapan makna yang bersifat kreatif, inovatif, dan imajinatif. Makna inilah di antaranya yang mampu mengukir sebuah keindahan isi sebuah karya sastra yang penuh keunikan, kreativitas dan terjelma sebuah gagasan yang profesional.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

MAJAS  NOVEL TRILOGI  RONGGENG  DUKUH  PARUK  Majas Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di Sma.

MAJAS NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK Majas Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di Sma.

Puji syukur yang dalam penulis panjatkan atas kebesaran Allah swt yang telah menganugerahkan berbagai karunia. Salah satu karunia yang penulis rasakan adalah diberikan kenikmatan untuk menyelesaikan tesis dengan judul ”Majas dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA”.

14 Baca lebih lajut

MAJAS NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN STILISTIKA DAN IMPLEMENTASINYA  Majas Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di Sma.

MAJAS NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN STILISTIKA DAN IMPLEMENTASINYA Majas Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di Sma.

Sebuah perbandingan antara Srintil dengan Emak yang dihubungkan dengan kata “bagai”. Kemiripan lahir yang terlihat di antaranya Emak mempunyai senyum yang bagus seperti Srintil, suaranya lembut, sejuk, suara perempuan sejati. Persamaan antara Srintil dengan tokoh Emak itu dibangun sendiri oleh tokoh Rasus. Sedikit demi sedikit, lama-lama hal yang direkam sendiri itu dijadikan kepastian dalam hidup Rasus. Menurut bentuknya majas simile di atas menggunakan persamaan tertutup karena dalam ungkapan tersebut mengandung perincian mengenai sifat persamaan itu, yakni “citra perempuan sejati”.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

DAFTAR PUSTAKA Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

Rohmi, Siti. 2010. “Kekerasan dalam Rumah tangga pada Novel Nikah Semusim: Kajian Feminisme Sastra dan Implementasinya dalam Pemebelajaran Sastra di Kelas VIII SMP N 1 Bancak”. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta.

4 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

PENDAHULUAN Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

Sastra dan bahasa merupakan dua bidang yang tidak dapat dipisahkan. Hubungan antara sastra dengan bahasa bersifat dialektis (Wellek dan Warren, 1990:218). Bahasa sebagai sistem tanda primer dan sastra dianggap sebagai sistem tanda sekunder Lotman (dalam Teeuw, 1984:99). Bahasa sebagai sistem tanda primer membentuk model dunia bagi pemakainya, yaitu sebagai model yang pada prinsipnya digunakan untuk mewujudkan konseptual manusia di dalam menafsirkan segala sesuatu baik di dalam maupun di luar dirinya. Selanjutnya, sastra yang menggunakan media bahasa tergantung pada sistem primer yang diadakan oleh bahasa. Dengan kata lain, sebuah karya sastra hanya dapat dipahami melalui bahasa.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA  Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Psikologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastr

KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Psikologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastr

Puji syukur penulis ucapkan ke hadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, serta inayah-Nya sehingga penulis dapat meyelesaikan penyusunan skripsi ini. Shalawat serta salam penulis haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad Saw. atas kehendak Allah Swt. penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Psikologi Sastra dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA”. Penulisan skripsi ini digunakan untuk memenuhi syarat dalam rangka mencapai derajat Sarjana S-1, Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

GAYA KATA DALAM NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK  KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN STILISTIKA DAN   Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

GAYA KATA DALAM NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN STILISTIKA DAN Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

Tabel tersebut menunjukkan intensitas jenis gaya kata yang digunakan oleh Ahmad Tohari untuk menyajikan cerita dalam novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk . Kata konotatif adalah gaya kata yang paling dominan yang digunakan oleh Tohari, sedangkan kata serapan bahasa asing merupakan gaya kata yang tidak dominan muncul dalam novel RDP . Banyaknya gaya kata konotatif yang digunakan menunjukkan adanya kemampuan intelektual Ahmad Tohari dan adanya maksud tertentu untuk tidak hanya membangkitkan imajinasi pembaca, akan tetapi Ahmad Tohari juga mengajak pembaca untuk berpikir dan memahami tentang makna dari suatu hal. Berikut ini analisis gaya kata yang terdapat dalam novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

GAYA KATA DALAM NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK  Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

GAYA KATA DALAM NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK Gaya Kata Dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Di SMA.

Dini Restiyanti Pratiwi. “Gaya Kata dalam Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Kajian Stilistika dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA.” Tesis. Magister Pengkajian Bahasa. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2012.

13 Baca lebih lajut

ASPEK GENDER DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH  ASPEK GENDER DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI DAN SINTREN KARYA DIANING WIDYA YUDHISTIRA: KAJIAN INTERTEKS.

ASPEK GENDER DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH ASPEK GENDER DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI DAN SINTREN KARYA DIANING WIDYA YUDHISTIRA: KAJIAN INTERTEKS.

Dengan ini, saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanan disuatu perguruan tinggi dan sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah di tulis atau diterbitkan oleh orang lain, Kecuali secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.

10 Baca lebih lajut

KAJIAN PERUBAHAN UNSUR INTRINSIK NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” KARYA AHMAD TOHARI KE DALAM SKENARIO FILM “SANG PENARI” KARYA SALMAN ARISTO

KAJIAN PERUBAHAN UNSUR INTRINSIK NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” KARYA AHMAD TOHARI KE DALAM SKENARIO FILM “SANG PENARI” KARYA SALMAN ARISTO

Puji syukur alhamdulilah kehadirat Allah Swt atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga skripsi yang berjudul ‘Kajian Perubahan Unsur Intrinsik Novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari ke dalam Skenario Film Sang Penari karya Salman Aristo’ dapat terselesaikan dengan baik. Sholawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad Saw. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan strata satu (S1) pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

NILAI SOSIAL DALAM NOVEL KUBAH  KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA SERTA IMPLEMENTASINYA  SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA   Nilai Sosial Dalam Novel Kubah Karya Ahmad Tohari: Kajian Sosiologi Sastra Serta Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SM

NILAI SOSIAL DALAM NOVEL KUBAH KARYA AHMAD TOHARI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA SERTA IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SASTRA Nilai Sosial Dalam Novel Kubah Karya Ahmad Tohari: Kajian Sosiologi Sastra Serta Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SM

Prastowo (2014: 138) menyatakan bahwa bahwa bahan ajar secara umum pada dasaranya merupakan segala bahan ( baik itu informasi, alat, maupun teks) yang disusun secara sistematis yang menapilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai peserta didik dan digunakan dalam proses pembelajaran dengan tujuan untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. National Center forVocational Education Research Ltd( dalam Prastowo 2014: 138) bahan ajar adalah segala bentuk yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Moleong (dalam Arikunto, 2002: 6) menyatakan bahw Metode kualitatif yang bersifat deskriptif dimaksudkan adalah bahwa data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka- angka.Al ma’ruf (2009: 10 -11) objek adalah sasaran yang akan diteliti dan tentu saja tidak terlepas masalah penelitian. Aminuddin(1990:16) menyatakan bahwa Data kualitatif adalah data yang berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka.Sugiyono (2014: 125- 126) menyatakan bahwa teknik triangguasi dalam pengujian kredibilitas ini diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai cara dan berbagai waktu. Goldman (dalam Faruk, 2012: 77) menjelaskan prinsip dasar dari metode dialektik yang membuatnya berhubungan dengan masalah koherensi di atas adalah pengetahuannya mengenai fakta-fakta kemanusiaan yang akan tetap abtrak apabila tidak dibuat konktret dengan mengintegrasikannya kedalam keseluruhan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

MEMBANGUN NILAI NILAI MULTIKULTURALISME MULTIKULTURALISME

MEMBANGUN NILAI NILAI MULTIKULTURALISME MULTIKULTURALISME

Seseorang dikatakan memiliki karakter yang baik apabila tergolong ke dalam 18 nilai-nilai pendidikan karakter bangsa (Kemendiknas dalam Mansyur, 2014:6-7), yaitu: a. Religius, bersikap dan berperilaku patuh dalam melaksanakan ajaran agama, toleran dan hidup rukun terhadap pemeluk dan pelaksanaan ibadah agama lain. b. Jujur, berperilaku sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, perbuatan, dan pekerjaan. c. Toleransi, menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya. d. Disiplin, tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. e. Kerja keras, bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas atau kewajiban. f. Kreatif, berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. g. Mandiri, tidak mudah bergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. h. Demokratis, menilai sama, hak dan kewajiban dirinya dengan orang lain. i. Rasa ingin tahu, selalu berupaya mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar. j. Semangat kebangsaan, menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya. k. Cinta tanah air, menunjukkan rasa kesetiaan, kepedulian dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan sosial dan budaya, ekonomi dan politik, serta bangsa. l. Menghargai prestasi, mendorong diri sendiri untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain. m. Bersahabat/Komunikatif, tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain. n. Cinta damai, sikap, perkataan dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya. o. Gemar membaca, kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya. p. Peduli lingkungan, berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi. q. Peduli sosial, selalu memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan. r. Tanggung jawab, melaksanakan tugas dan kewajiban yang diberikan untuk diri sendiri, masyarakat, lingkungan, negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
Baca lebih lanjut

487 Baca lebih lajut

REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI

REALISASI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM NOVEL RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI

Salah satu novelis besar di Indonesia adalah Ahmad Tohari. Namanya melejit lewat novel berjudul Ronggeng Dukuh Paruk. Dia dilahirkan di Tinggarjaya, Jatilawang, Banyumas, Jawa Tengah pada tanggal 13 Juni 1948. Pendidikan terakhirnya adalah di tingkat SMA. Cerpennya berjudul “Jasa-jasa buat Sanwirya” mendapat Hadiah Hiburan Sayembara Kincir Emas 1975 yang diselenggarakan Radio Nederland Wereldomroep. Novelnya Di Kaki Bukit Cibalak (1986) mendapat salah satu hadiah Sayembara Penulisan Roman DKJ 1979. Novel Kubah (1980) dan Jantera Bianglala (1986) meraih hadiah Yayasan Buku Utama Departemen P&K. Novel lainnya berjudul Lintang Kemukus Dini Hari (1986), Bekisar Merah (1993), dan Lingkar Tanah Lingkar Air (1995). Selain itu, beberapa kumpulan cerpen juga telah dihasilkannya, yakni Senyum Karyamin (1989) dan Nyanyian Malam (2000). Pada tahun 1995, dia menerima Hadiah Sastra ASEAN.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

Menggali Kearifan Lokal pada Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari

Menggali Kearifan Lokal pada Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari

Berdasarkan kajian stilistika ditemukan bahwa RDP memanfaatkan style ‘gaya bahasa‘ baik diksi, kalimat, wacana, bahasa figuratif maupun citraan yang memiliki keunikan dan keistimewaan (uniqueness and idiosyncracy) yang khas Tohari dalam rangka menciptakan efek makna dan efek estetik. Melalui kajian Semiotik dan Interteks ditemukan bahwa dalam RDP terkandung nilai-nilai kearifan lokal (local genius) budaya Jawa sebagai pembentuk identitas yang berguna untuk memperkaya budaya bangsa. Nilai kearifan lokal itu antara lain sikap arif menghadapi orang khilaf, hidup dalam keserbawajaran, dan manusia hidup menjadi tokoh wayang dalam cerita yang sudah pakem. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut sangat berguna dalam rangka pembangunan karakter bangsa.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

REPRESENTASI DISKRIMINASI PEREMPUAN DALAM NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” (Studi Semiologi Tentang Representasi Diskriminasi Perempuan Dalam Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari).

REPRESENTASI DISKRIMINASI PEREMPUAN DALAM NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” (Studi Semiologi Tentang Representasi Diskriminasi Perempuan Dalam Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari).

Leksia di atas digolongkan dalam kode pembacaan proaretik. Karena terdapat tindakan yang membuahkan dampak. Pada kalimat Tentara itu tak merasa salah ketika tangannya menggamit pantat Srintil. Tak diduganya Srintil membalas dengan tatapan mata amarah. Yang berarti walaupun para tentara dapat menyentuh tubuh Srintil membalas dengan tatapan amarah pada para tentara yang menggodanya dengan sesuka hati karena seorang ronggeng sudah pasti banyak disuka oleh para laki-laki. Pada leksia di atas maka menunjukkan adanya diskriminasi dalam bentuk pelecehan terhadap tokoh perempuan yaitu srintil, dengan mudahnya para laki-laki tentara tersebut menyentuh bagian tubuh srintil dengan sesuka hati didepan umum, seakan tak dihargai srintil sebenarnya tidak menyukainya dan tidak dapat melawan.
Baca lebih lanjut

121 Baca lebih lajut

REPRESENTASI DISKRIMINASI PEREMPUAN DALAM NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” (Studi Semiologi Tentang Representasi Diskriminasi Perempuan Dalam Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari)

REPRESENTASI DISKRIMINASI PEREMPUAN DALAM NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” (Studi Semiologi Tentang Representasi Diskriminasi Perempuan Dalam Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari)

Kesenian ronggeng tumbuh dan berkembang di daerah Banyumas. Kesenian tradisi ini terdiri atas ronggeng (penari) dan peralatan gamelan calung (bambu) yang terdiri atas gambang barung, gambang penerus, dhendhem, kenong dan gong yang kesemuanya terbuat dari bamboo wulung (hitam), sedangkan kendang atau gendang sama seperti gendang biasa. Satu grup calung minimal memerlukan tujuh orang anggota terdiri dari penabuh gamelan dan penari/ ronggeng / lengger. Di antara gerakan khas tarian ronggeng adalah gerakan geyol (goyang pinggul), gedheg (pacak gulu, goyang leher), dan lempar sampur. Ronggeng (tayub, lengger, ledhek) berdasarkan sejarah, mitos, dan tradisi pernah menjadi legenda dan
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

REPRESENTASI DISKRIMINASI PEREMPUAN DALAM NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” (Studi Semiologi Tentang Representasi Diskriminasi Perempuan Dalam Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari).

REPRESENTASI DISKRIMINASI PEREMPUAN DALAM NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” (Studi Semiologi Tentang Representasi Diskriminasi Perempuan Dalam Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari).

Leksia di atas digolongkan dalam kode pembacaan proaretik. Karena terdapat tindakan yang membuahkan dampak. Pada kalimat Tentara itu tak merasa salah ketika tangannya menggamit pantat Srintil. Tak diduganya Srintil membalas dengan tatapan mata amarah. Yang berarti walaupun para tentara dapat menyentuh tubuh Srintil membalas dengan tatapan amarah pada para tentara yang menggodanya dengan sesuka hati karena seorang ronggeng sudah pasti banyak disuka oleh para laki-laki. Pada leksia di atas maka menunjukkan adanya diskriminasi dalam bentuk pelecehan terhadap tokoh perempuan yaitu srintil, dengan mudahnya para laki-laki tentara tersebut menyentuh bagian tubuh srintil dengan sesuka hati didepan umum, seakan tak dihargai srintil sebenarnya tidak menyukainya dan tidak dapat melawan.
Baca lebih lanjut

121 Baca lebih lajut

 BAB I   Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Psikologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA.

BAB I Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk Karya Ahmad Tohari: Tinjauan Psikologi Sastra Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA.

Cerita dalam novel memiliki banyak konflik yang dialami oleh tokoh utama yaitu Srintil. Konflik yang dialami oleh Srintil sebagai tokoh utama novel Ronggeng Dukuh Paruk berupa konflik batin karena konflik tersebut hanya dialami oleh diri Srintil. Konflik batin akan dikaji melalui pendekatan psikologi sastra. Melalui psikologi sastra diharapkan dapat mengungkapkan makna yang terkandung dalam konflik batin tokoh utama dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk. Dapat diuraikan berdasarkan pernyataan diatas alasan dalam penelitian ini sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

DIKSI DAN MAJAS DALAM NOVEL LALITA KARYA AYU UTAMI DAN PEMAKNAANNYA: TINJAUAN STILISTIKA DAN  Diksi Dan Majas Dalam Novel Lalita Karya Ayu Utami Dan Pemaknaannya: Tinjauan Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA.

DIKSI DAN MAJAS DALAM NOVEL LALITA KARYA AYU UTAMI DAN PEMAKNAANNYA: TINJAUAN STILISTIKA DAN Diksi Dan Majas Dalam Novel Lalita Karya Ayu Utami Dan Pemaknaannya: Tinjauan Stilistika Dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Di SMA.

Kedua, analisis struktural dalam novel Lalita karya Ayu Utami memiliki keterkaitan yang erat antara unsur yang satu dengan yang lain dan saling mendukung dalam membentuk totalitas makna. Hal itu terlihat dari unsur tema dan fakta cerita (alur, penokohan, dan latar) yang membentuk satu kesatuan yang padu. Permasalahan dalam novel Lalita karya Ayu Utami adalah kisah cinta yang diselimuti dengan perselingkuhan. Selain itu, juga ditampilkan mengenai misteri-misteri yang menyelubungi kehidupan cendekiawan dengan semua penemuannya, seperti Buku Indigo dan Candi Borobudur. Alur dalam novel Lalita karya Ayu Utami menggunakan alur campuran. Tokoh-tokoh yang dianalisis adalah Lalita Vistara, Sandi Yuda, Parang Jati, Marja Manjali, Jisheng, Anshel, dan janaka. Latar dalam novel Lalita karya Ayu Utami, yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar sosial. Latar
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

GAMBARAN SEKSUALITAS DALAM NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK JILID CATATAN BUAT EMAK KARYA AHMAD TOHARI

GAMBARAN SEKSUALITAS DALAM NOVEL TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK JILID CATATAN BUAT EMAK KARYA AHMAD TOHARI

Potret yang diramu Tohari dalam bentuk fiksi memiliki makna-makna tersirat yang dapat diuraikan dalam analisis studi yang akan dibahas dalam artikel ini. Wacana ini penting agar pembaca lebih mengetahui bagaimana ragam seksualitas yang ada di luar w ilayahnya. Selanjutnya, yang saya analisis adalah novel jilid pertama trilogi Ronggeng Dukuh Paruk dalam Catatan Buat Emak lew at kacamata feminisme. Fo kus d ip usatkan p ad a bag aim ana w acana- w acana sep utar seksualitas y ang d igambarkan berd asarkan p eran gender lew at bud aya patriakal d an mito s yang d ip ercay ai o leh m asy arakat setem p at. Pemilihan o bjek p enelitian berd asarkan p ertim bang an w acana seksualitas atas konten lebih mendominasi dibandingkan d engan jilid lainnya. Dengan d emikian, artikel ini d iharap kan d ap at m enjaw ab rum usan m asalah, y aitu: bag aim ana seksualitas, m ito s, d an stereo tip e ditampilkan novel Ronggeng Dukuh Paruk jilid Catatan Buat Emak karya Ahmad Tohari?
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...