Top PDF 1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Ada beberapa cara dalam membuat sediaan lepas lambat yaitu sistem monolitik atau sistem matriks, sistem reservoir dan sistem pompa osmotik. Dalam penelitian ini digunakan sistem matriks dengan menggunakan matriks hidrofilik. Beberapa keuntungan sistem matriks hidrofilik yaitu konsep pembuatan sederhana, bahan tambahan pada umumnya murah dan aman, dapat digunakan untuk bahan obat dengan dosis besar, tidak terjadi ghost matriks, tererosi, mudah dibuat dengan menggunakan peralatan yang ada, memungkinkan untuk diperoleh perbedaan tipe dari profil pelepasan orde nol, orde satu, atau bimodal sesuai yang diinginkan. Prinsip matriks hidrofilik yakni adanya interaksi antara matriks dengan air, di mana air yang berdifusi ke dalam akan membuat matriks hidrofilik mengembang, sehingga terjadi hidrasi lapisan matriks, yang akan mengontrol difusi air berikutnya ke dalam matriks (Collett & Moreton 2002).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil pelepasan in vitro ibuprofen dalam bentuk tablet lepas lambat menggunakan matriks tara gum dan kalsium sulfat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

In vitro release profile of ibuprofen sustained release tablet with matrix containing combination of tara gum and calcium sulphate” has been studied. In this research, used tara gum and calcium sulphate matrix which in combination can make crosslinked that result rigid’s structure and barrier release tablet from ibuprofen sustained release tablet. Based on this, this study is done to find out the in vitro release kinetic of ibuprofen from matrix combination by using tara gum which is combined with calcium sulphate in many different concentrations. In this research, used 4 formula. The tara gum concentration in all formulas is 2.5% of tablet’s weight. Formula A which had only tara gum, formula B with tara gum :calcium sulphate 1:0.5 (w/w), formula C with tara gum :calcium sulphate 1:1 (w/w) and formula D with tara gum : calcium sulphate 1:1.5 (w/w). Tablets were prepared by wet granulation method and the drug released was examined. Drug release parameter that’s used are Banakar’s criteriation, %ED 360 value, K dissolution ,
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1. 15,10 16,10 15,30 15,80 2. 15,30 15,10 15,50 16,10 3. 15,10 15,40 15,70 15,60 4. 15,90 15,30 16,30 15,90 5. 15,60 16,00 15,80 15,60 6. 15,70 15,00 15,50 15,80 7. 15,30 15,00 15,70 15,70 8. 15,90 15,30 16,10 16,00 9 15,30 16,10 15,70 15,80 10. 15,50 15,90 15,20 15,70

81 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks guar gum pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB I PENDAHULUAN - Profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam tablet lepas lambat dengan menggunakan matriks guar gum pada berbagai konsentrasi - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

dapat terkikis yang tidak larut, dan matriks hidrofilik. Dalam penelitian ini digunakan sistem matriks hidrofilik. Matriks ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu konsep pembuatannya sederhana, harganya relatif murah, aman digunakan, mudah diproduksi, dapat terkikis sehingga dapat menghindari terjadinya ghost matrix, dan menghasilkan profil pelepasan obat sesuai dengan yang diinginkan (Collett & Moreton, 2002).

6 Baca lebih lajut

Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1. Papa dan Mama, orang tua tercinta yang telah banyak berkorban untuk saya, memberikan semangat,doa dan dukungan penuh secara moril maupun materi. Saudara-saudariku tercinta Afrilia Yulianita dan Fernandi Pranoto, yang selalu siap membantu dan memberikan semangat serta kelucuan di saat susah. Dan juga teman dekatku Ko Samuel Christanto Nugroho yang selalu memberikan semangat, doa dan dukungan yang penuh.

24 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian - Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian - Profil Pelepasan Natrium Diklofenak dari Tablet Lepas Lambat yang Menggunakan Kombinasi Matriks Carrageenan dan Kalsium Sulfat Secara In Vitro - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Natrium diklofenak merupakan obat AINS golongan asam karboksilat kelas asam asetat derivat asam fenil asetat (Wilmana, 2003). Obat ini mempunyai dosis sekali pakai 25 mg atau 50 mg, dua sampai tiga kali sehari, sedangkan dosis pemakaian tablet lepas lambat adalah 100 – 200 mg perhari (Martindale 28 th ed., 1982; AHFS Drug Information, 1997). Natrium diklofenak memiliki waktu paruh yang pendek, antara satu sampai dua jam (Martindale 28 th ed., 1982) dan obat dengan cepat dieliminasi dari tubuh. Hal ini akan mengakibatkan kadar Natrium diklofenak dalam darah sukar dipertahankan, kecuali bila obat diberikan sesering mungkin. Namun akan mempersulit penderita yang mempunyai kesibukan tinggi, sehingga kemungkinan lupa untuk minum obat. Selain itu pemberian secara berulang dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Untuk mengatasi masalah diatas, maka natrium diklofenak dibuat dalam bentuk sediaan lepas lambat (Ansel, 1989).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh matriks low methoxyl pectin dengan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan In Vitro tablet lepas lambat ketoprofen - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh matriks low methoxyl pectin dengan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan In Vitro tablet lepas lambat ketoprofen - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Telah dilakukan penelitian tentang “Pengaruh matriks kombinasi low methoxyl pectin dan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam bentuk tablet lepas lambat”. Dalam penelitian ini, matriks yang digunakan adalah low methoxyl pectin dan kalsium sulfat, dimana jika dikombinasikan dapat membentuk crosslinking yang menghasilkan struktur yang rigid sehingga menghambat pelepasan obat dari tablet lepas lambat ketoprofen. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pelepasan in vitro tablet lepas lambat ketoprofen yang menggunakan matriks kombinasi low methoxyl pectin dan kalsium sulfat dalam berbagai konsentrasi. Pada penelitian ini, dibuat empat formula. Konsentrasi low methoxyl pectin yang digunakan pada semua formula adalah 2,5% dari bobot tablet. Formula A mengandung low methoxyl pectin saja, formula B mengandung low methoxyl pectin: kalsium sulfat 1:0,5 (b/b), formula C mengandung low methoxyl pectin:kalsium sulfat 1:1 (b/b), dan formula D mengandung low methoxyl pectin: kalsium sulfat 1:1,5 (b/b). Tablet dibuat dengan metode granulasi basah dan dilakukan uji pelepasan secara in vitro. Parameter pelepasan yang digunakan adalah persyaratan pelepasan menurut Banakar, nilai %ED 360 , K disolusi , mekanisme pelepasan
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Optimasi formula tablet lepas lambat ibuprofen menggunakan kombinasi matriks guar gum – carrageenan dan PVP K-30 sebagai pengikat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Optimasi formula tablet lepas lambat ibuprofen menggunakan kombinasi matriks guar gum – carrageenan dan PVP K-30 sebagai pengikat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Dalam penelitian ini akan dilakukan optimasi proporsi campuran guar gum – carrageenan sebagai matriks tablet lepas lambat ibuprofen dan PVP K-30 sebagai pengikat dengan menggunakan metode factorial design. Faktor yang digunakan adalah faktor kombinasi dari guar gum – carrageenan dan konsentrasi dari PVP K-30 sehingga akan didapatkan 4 formula. Dosis ibuprofen dari setiap tablet adalah 400 mg. Untuk faktor konsentrasi dari guar gum – carrageenan, tingkat rendah yang digunakan 20% dan tingkat tingginya 30% dengan perbandingan jumlah guar gum : carrageenan adalah 1:1. Untuk faktor konsentrasi PVP K-30, tingkat rendahnya 3% dan tingkat tingginya 5%. Alasan pemilihan konsentrasi ini adalah berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa kombinasi locust bean gum- xanthan gum yang membentuk gel paling kuat adalah dengan perbandingan 1:1 (Maier et al., 1993). Guar gum juga termasuk golongan galactomannan non ionik seperti locust bean gum. Carrageenan juga termasuk dalam golongan polisakarida anionik seperti xanthan gum. Jadi peneliti berasumsi bahwa perbandingan untuk locust bean gum- xanthan gum dapat dipakai untuk kombinasi guar gum – carrageenan. Konsentrasi PVP K-30 yang digunakan mempengaruhi kekerasan tablet. Tablet dengan kekerasan yang tinggi memiliki profil pelepasan obat yang lebih rendah dibandingkan dengan tablet dengan kekerasan yang tidak terlalu tinggi. Dari formula yang ada dilakukan uji fisik tablet (kekerasan tablet dan kerapuhan tablet) dan uji pelepasan ibuprofen dari tablet secara in vitro. Profil disolusi dari masing-masing formula tablet dianalisis dengan membandingkan nilai dissolution efficiency (DE) dan konstanta laju disolusi (Bolton, 1990).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh matriks kombinasi carrageenan dan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam bentuk tablet lepas lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh matriks kombinasi carrageenan dan kalsium sulfat terhadap profil pelepasan in vitro ketoprofen dalam bentuk tablet lepas lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1. Orang tua terkasih yang telah banyak berkorban untuk saya, memberikan semangat, doa, dan dukungan penuh secara moril maupun materi. Saudara serta orang yang terkasih Sugiharto, Untung, dan Chandra yang selalu siap membantu dan memberikan semangat dalam kondisi apapun.

16 Baca lebih lajut

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Optimasi formula tablet likuisolid klorfeniramin maleat menggunakan xanthan gum sebagai polimer dan PEG 400 sebagai pelarut non volatile [CD-ROM] - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Optimasi formula tablet likuisolid klorfeniramin maleat menggunakan xanthan gum sebagai polimer dan PEG 400 sebagai pelarut non volatile [CD-ROM] - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi polimer xanthan gum dan pelarut PEG 400 serta interaksi keduanya terhadap profil pelepasan secara in vitro pada sediaan tablet lepas lambat likuisolid Klorfeniramin maleat; serta bagaimana rancangan komposisi formula optimum kombinasi polimer xanthan gum dan pelarut PEG 400 yang secara teoritis memiliki sifat fisik massa tablet yang memenuhi persyaratan dan menghasilkan tablet dengan pola pelepasan obat menurut kinetika orde nol.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh matriks guar gum terhadap profil pelepasan in vitro nifedipin dalam bentuk tablet lepas lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh matriks guar gum terhadap profil pelepasan in vitro nifedipin dalam bentuk tablet lepas lambat - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Nifedipin adalah obat antihipertensi penghambat kanal kalsium. Nifedipin disarankan untuk diberikan dalam bentuk tablet lepas lambat untuk menghindari fluktuasi dalam darah. Untuk itu dilakukan penelitian tentang “ Pengaruh Matriks Guar Gum Terhadap Profil Pelepasan In Vitro Nifedipin dalam Bentuk Tablet Lepas Lambat”. Dalam penelitian ini, matriks yang digunakan adalah guar gum, dimana dapat membentuk viscous gel sehingga menghambat pelepasan obat dari tablet lepas lambat nifedipin. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pelepasan in vitro tablet lepas lambat nifedipin yang menggunakan matriks guar gum dalam berbagai konsentrasi. Pada penelitian ini, dibuat empat formula. Konsentrasi guar gum yang digunakan pada tiap formula berbeda-beda. Formula A tidak mengandung guar gum, formula B mengandung guar gum 10% ( b b ), formula C mengandung guar gum 20% ( b b ), dan formula D mengandung guar gum 30%( b b ). Tablet dibuat dengan metode granulasi basah dan dilakukan uji pelepasan secara in vitro. Parameter pelepasan yang digunakan adalah persyaratan pelepasan menurut Banakar, nilai %ED 360 ,
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Optimasi perbandingan konsentrasi carrageenan-HPMC K4M dan macam pengisi sebagai matrik tablet lepas lambat ibuprofen - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Optimasi perbandingan konsentrasi carrageenan-HPMC K4M dan macam pengisi sebagai matrik tablet lepas lambat ibuprofen - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Jumlah ibuprofen yang terlarut dalam 3 jam dan 6 jam dipengaruhi oleh faktor-faktor yang digunakan serta interaksinya. Faktor perbandingan konsentrasi kombinasi matriks HPMC K4M-carrageenan lebih berperan pada pelepasan berikutnya. Interaksi antara perbandingan konsentrasi kombinasi HPMC K4M-carrageenan dan macam pengisi meningkatkan larutnya obat dari tablet.

12 Baca lebih lajut

Optimasi perbandingan konsentrasi Xanthan Gum-Hpmc K4M sebagai matrik tablet lepas lambat Ibuprofen - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Optimasi perbandingan konsentrasi Xanthan Gum-Hpmc K4M sebagai matrik tablet lepas lambat Ibuprofen - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena berkat bimbingan dan prnyertaannya saya dapat menyelesaikan skripsi saya yamg berjudul “Optimasi Perbamdingan Konsentrasi Xanthan GUM- HPMC K4M Sebagai Matrik Tablet Lepas Lambat Ibuprofen “. Skripsi ini dikerjakan sejak bulan Agustus 2010 dan selesai pada bulan April 2011.Penelitian dilakukan di Unika Widya Mandala Surabaya dan bertempat di labolatorium Form. & Tek. Sediaan Solida dan labolatorium farmasetika lanjut.

14 Baca lebih lajut

The functions of teacher and student talks in english classes of a Junior High School - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

The functions of teacher and student talks in english classes of a Junior High School - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

2. A teacher in the classroom should also be good at seeing and organizing the situation in the classroom. If at that time, the student already looks tired and cannot focus on teaching and learning activities. A teacher can anticipate by making the material quite fun for the students. Teachers can bring the material into a playful game. The teacher can teach the student by exploring and express their teaching technique. So, students can still get the learning materials, but they also feel enthusiastic in teaching and learning activity.

6 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN - Optimasi formula tablet likuisolid klorfeniramin maleat menggunakan guar gum sebagai polimer dan peg 400 sebagai pelarut - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

BAB 1 PENDAHULUAN - Optimasi formula tablet likuisolid klorfeniramin maleat menggunakan guar gum sebagai polimer dan peg 400 sebagai pelarut - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Hingga saat ini, kemajuan di bidang teknologi dalam industri farmasi telah mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama dalam meningkatkan mutu suatu obat. Tablet adalah sediaan farmasi yang paling banyak digunakan, merupakan sediaan padat yang kompak, dibuat secara kempa cetak dalam bentuk tabung pipih atau silinder, kedua permukaannya rata atau cembung, mengandung satu jenis obat atau lebih, dengan atau tanpa zat tambahan. Zat tambahan yang digunakan dapat berfungsi sebagai zat pengisi, zat pengembang, zat pengikat, zat pelicin, zat pembasah atau zat lainnya yang cocok (Anonim, 1979). Dalam perkembangannya, tablet terbagi dalam berbagai macam jenis, antara lain tablet konvensional, tablet salut enterik, tablet salut selaput, tablet salut gula, tablet bukal, tablet efervesen, tablet hipodermik dan tablet lepas lambat (Ansel, 1989).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PROFIL PELEPASAN IN VITRO PROPANOLOL HCl DALAM TABLET LEPAS LAMBAT DENGAN MATRIKS ETIL SELULOSA PADA BERBAGAI KONSENTRASI

PROFIL PELEPASAN IN VITRO PROPANOLOL HCl DALAM TABLET LEPAS LAMBAT DENGAN MATRIKS ETIL SELULOSA PADA BERBAGAI KONSENTRASI

4.4. Kurva hubungan absorbansi vs konsentrasi larutan baku kerja propanolol HCl dalam dapar fosfat pH 6,8 pada panjang gelombang serapan maksimum 289,2nm pada kurva baku I..................................................................... 51

18 Baca lebih lajut

Pengaruh matriks SCMC terhadap lama mengapung-mengembang dan disolusi pada tablet effervescent lepas lambat Ranitidin HCL - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Pengaruh matriks SCMC terhadap lama mengapung-mengembang dan disolusi pada tablet effervescent lepas lambat Ranitidin HCL - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

=1.7-3 hour, so ranitidine is a good candidate to floating tablet. The aim of , this study was out the duration of floating time and release of ranitidin HCl for sustained released ranitidine HCl effervescent tablet by used sodium carboxy methyl cellulosa in many concentration. Sodium carboxy methyl cellulosa matriks which in can make gel and barrier release tablet from ranitidine HCl sustained release tablet. Four different formula, incorporating sodium carboxy methyl cellulosa at various concentrations namely 0% (FA), 10% (FB), 15% (FC), 25% (FD), werw prepared in three batches. Tablet were prepared by wet granulation method. Drug release parameter used was profil of release ranitidine HCl, %ED 360 value, Banakar
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Optimasi perbandingan polimer HPMC K4M – guar gum dan konsentrasi asam tartrat dalam tablet lepas lambat kaptopril menggunakan metode faktorial design - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Optimasi perbandingan polimer HPMC K4M – guar gum dan konsentrasi asam tartrat dalam tablet lepas lambat kaptopril menggunakan metode faktorial design - Widya Mandala Catholic University Surabaya Repository

Terima kasih dan Puji syukur yang sebesar-besarnya kepada Tuhan Yesus Kristus atas penyertaan, kekuatan, berkat, dan kasih setiaNYA, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Optimasi Perbandingan Polimer HPMC K4M - Guar Gum dan Konsentrasi Asam Tartrat dalam Tablet Lepas Lambat Kaptopril Menggunakan Metode Factorial Design”. Skripsi ini dikerjakan sejak bulan Januari 2010 dan

15 Baca lebih lajut

EVALUASI SIFAT FISIK DAN PELEPASAN NATRIUM DIKLOFENAK DALAM TABLET LEPAS LAMBAT DENGAN MATRIKS KOMBINASI HIDROKSIPROPILMETILSELULOSA DAN XANTHAN GUM.

EVALUASI SIFAT FISIK DAN PELEPASAN NATRIUM DIKLOFENAK DALAM TABLET LEPAS LAMBAT DENGAN MATRIKS KOMBINASI HIDROKSIPROPILMETILSELULOSA DAN XANTHAN GUM.

yang bersifat hidrofilik dan membentuk gel dalam air, tetapi mempunyai harga yang cukup mahal. Lapisan gel tersebut yang dapat menghalangi lepasnya obat dalam tablet lepas lambat. Xanthan gum mempunyai sifat daya rekat yang sangat tinggi (karena viskositasnya yang tinggi) dan bersifat hidrofilik serta mempunyai harga yang relatif murah. Kombinasi dari kedua matriks tersebut akan menghasilkan sifat fisik tablet (keseragaman bobot, kerapuhan, kekerasan, waktu hancur) yang baik, karena mempunyai sifat rekat yang baik juga (viskositas tinggi) (Rowe, dkk.2006). Selain itu akan dihasilkan tablet yang lebih ekonomis, dikarenakan harga dari xanthan gum yang lebih murah dari HPMC.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...