Top PDF PENDAHULUAN Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Dengan Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Masyarakat Desa Jabung Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

PENDAHULUAN Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Dengan Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Masyarakat Desa Jabung Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

PENDAHULUAN Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Dengan Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Masyarakat Desa Jabung Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

Merujuk pada letak astronomis dan geografis Kabupaten Klaten maka Kabupaten Klaten merupakan daerah rawan akan bencana, khususnya bencana gempa bumi. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB (2011) dalam Indeks Rawan Bencana Gempa Bumi,menempatkanKabupaten Klaten pada rangking 2 (dua) untuk Tingkat Nasinoal. Gempa bumi yang terjadi di kawasan Yogyakarta dan Jawa Tengah pada tanggal 27 Mei 2006 pukul 05.53 WIB disebabkan oleh pergerakan Patahan atau Sesar Opak, gerakan itu menimbulkan gempa bumi
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL DENGANKESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Dengan Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Masyarakat Desa Jabung Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL DENGANKESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Dengan Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Masyarakat Desa Jabung Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

Skripsi ini penulis susun sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, pemerintahan, dan masyarakat dalam menghadapi bencana khususnya bencana gempa bumi. Penulis memberikan rekomendasi kepada masyarakat dan pemerintah mengenai peran pendidikan dalam kesiapsiagaan mengahadapi bencana gempa bumi.

18 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL DENGAN KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI  Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Dengan Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Masyarakat Desa Jabung Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL DENGAN KESIAPSIAGAAN DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Dengan Kesiapsiagaan Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Masyarakat Desa Jabung Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

Kabupaten Klaten merupakan daerah rawan akan bencana, khususnya bencana gempa bumi berada pada posisi rangking 2 (dua) untuk skala Tingkat Nasinoal BNPB (2011), dalam Indeks Rawan Bencana Gempa Bumi. Bencana Gempa Bumi merupakan salah satu bencana yang secara langsung maupun tidak langsung menimbulkan dampak sangat serius diantaranya dapat menimbulkan kerusakan maupun korban jiwa. Kesiapsiagaan diperlukan dalam membentuk budaya siaga bencana dan perilaku masyarakat tangguh bencana kaitanya dalam hal pengurangan resiko bencana. Untuk mengetahui tinggi rendahnya tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi dihitung dengan menggunakan rumus indek kesiapsiagaan sebagai adalah berikut :
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Puluhan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

PENDAHULUAN Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Puluhan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Salah satu Kecamatan yang terkena dampak dari bencana gempa bumi tanggal 27 Mei 2006 adalah Kecamatan Trucuk. Terdapat banyak korban yang mengungsi dalam kejadian tersebut. Banyak pula rumah yang mengalami kerusakan ada juga rumah yang roboh, bahkan ada korban jiwa saat gempa itu terjadi.

7 Baca lebih lajut

KESIAPSIAGAAN  MASYARAKAT MENGHADAPI  BENCANA GEMPA BUMI DI DESA BERO KECAMATAN TRUCUK KABUPATEN KLATEN  Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Desa Bero Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Masyarakat.

KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI DESA BERO KECAMATAN TRUCUK KABUPATEN KLATEN Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Desa Bero Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Masyarakat.

Sumber. Data kuesioner penelitian 2013 Tabel 5 diatas menunjukan bahwa masyarakat Desa Bero termasuk dalam kategori yang siap ada 3 orang dan 8 sangat siap menghadapi bencana gempa bumi. Total keseluruhan responden dengan pendidikan perguruan tinggi adalah sangat siap dengan indek 85.

10 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Desa Bero Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Masyarakat.

PENDAHULUAN Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Desa Bero Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Masyarakat.

Kondisi daerah Indonesia yang seperti itulah Kesiapsiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana sangat diperlukan. Kesiapsiagaan merupakan suatu upaya yang dilaksanakan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana guna menghindari jatuhnya korban jiwa, kerugian harta benda, dan berubahnya tata kehidupan masyarakat. Dengan adanya kesiapsiagaan dari masyarakat diharapkan dapat meminimalkan korban materi maupun korban jiwa. Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bencana alam maupun tindakan yang harus dilakukan sebelum atau sesudah adanya bencana yang membuat banyaknya korban jiwa. Disisi lain, tingkat pendidikan masyarakat juga mempengaruhi tindakan masyarakat saat terjadi sebuah bencana.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Muruh Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

PENDAHULUAN Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Muruh Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

Berdasarkan latar belakang di atas, penulis mengidentifikasikan beberapa masalah yaitu belum adanya atau kurangnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana gempabumi, dan besarnya tingkat ancaman bencana gempabumi di Desa Muruh Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

6 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten.

PENDAHULUAN Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten.

aspal juga retak dan terbelah di banyak tempat, seperti terlihat di Jalan Raya Jabung, Gantiwarno. Sebuah bus pelat merah yang sedang melintas saat gempa terguling karena jalanan merekah akibat gempa. Sambungan telepon dan listrik terputus. Bencana alam tersebut telah membuka mata semua elemen masyarakat secara nasional. Masyarakat perlu mengetahui kesiapsiagaan yang ada di daerah kecamatan Wedi tersebut untuk bekal pengetahuan masyarakat tentang bagaimana cara menyelamatkan diri dan terhindar dari resiko menjadi korban jika tiba-tiba terjadi Gempabumi (Kompas-cetak, 2006).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Bentuk Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Tektonik di Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

PENDAHULUAN Bentuk Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Tektonik di Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

2. Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna (UU RI No.24 Tahun 2007 Pasal 1 ). 3. Masyarakat merupakansuatu keseluruhan kompleks hubungan manusia yang luas sifatnya. Keseluruhan yang kompleks sendiri berarti bahwa keseluruhan itu terdiri atas bagian-bagian yang membentuk suatu kesatuan. ( Peter L. Berger ), Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan ( Selo Soemardjan ). 4. Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI      BENCANA GEMPABUMI DI DESA KRAGILAN, KECAMATAN  Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Kragilan Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPABUMI DI DESA KRAGILAN, KECAMATAN Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Kragilan Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempabumi serta mengetahui tingkat ancaman bencana gempabumi di Desa Kragilan Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah 88 Kepala Keluarga dari Populasi 765 Kepala Keluarga dengan responden penelitian adalah wakil keluarga. Teknik pengambilan sampel adalah teknik simple random sampling yaitu pengambilan sampel dengan cara undian. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan kuesioner (angket) dan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait. Berdasarkan analisis data tingkat ancaman bencana gempa bumi di Desa Kragilan Kecamatan Gantiwarno termasuk dalam kategori Tinggi, analisis indeks kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa bumi diperoleh hasil dari perhitungan dari empat parameter yang meliputi parameter pengetahuan, rencana tanggap darurat, sistim peringatan bencana, dan mobilisasi sumber daya adalah 41,7 yang berarti kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi di Desa Kragilan adalah Kurang Siap.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Kragilan Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

PENDAHULUAN Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Kragilan Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten.

gempabumi dapat dijelaskan lebih mikro dalam peristiwa subduksi lempeng Samudera Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Benua Eurasia. Pusat gempa bumi tektonik terjadi sepanjang garis persinggungan antara dua lempeng yang saling bertumbukan. Di Jawa Tengah kerusakan terparah terjadi di Kabupaten Klaten (Henny Pratiwi Adi,S.Imam Wahyudi,Esti Santoso. 2009).

5 Baca lebih lajut

KESIAPSIAGAAN  MASYARAKAT MENGHADAPI  BENCANA GEMPA BUMI DI DESA BERO KECAMATAN  Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Desa Bero Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Masyarakat.

KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI DESA BERO KECAMATAN Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Desa Bero Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Ditinjau Dari Tingkat Pendidikan Masyarakat.

MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI DESA BERO KECAMATAN TRUCUK KABUPATEN KLATEN DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT “. Penulis menyadari tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak skripsi ini mungkin tidak akan pernah terwujud. Menyadari akan hal tersebut maka dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kesiapsiagaan Siswa Kelas X Di SMA Berbudi Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi.

PENDAHULUAN Kesiapsiagaan Siswa Kelas X Di SMA Berbudi Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi.

SMA Berbudi merupakan salah satu lokasi objek penelitian yang terletak di Desa Jabung, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, dan Provinsi Jawa Tengah. Peneliti mengharapkan agar sekolah dapat meningkatkan kesiapsiagaan, sehingga dapat mengurangi risiko yang ditimbulkan akibat terjadinya gempa bumi.

8 Baca lebih lajut

BENTUK KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI TEKTONIK DI DESA DENGKENG   Bentuk Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Tektonik di Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

BENTUK KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI TEKTONIK DI DESA DENGKENG Bentuk Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Tektonik di Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

Penelitian ini berjudul “ Bentuk Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Tektonik di Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. ” disusun untuk memenuhi syarat dalam memperoleh gelar Sarjana pada Program Studi Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Geografi, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tulisan ini berisi tentang tingkat pengetahuan masyarakat tentang bencana gempa bumi tektonik dan bentuk kesiapsiagaan masyarakat Desa Dengkeng dalam menghadapi gempa bumi tektonik.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPABUMI  Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Puluhan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPABUMI Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Di Desa Puluhan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingakt kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi di Desa Puluhan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Metode penelitian mengunakan populasi sasaran, masyarakat desa Puluhan. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah angket, wawancara, dokumentasi. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif deskriptif yang melibatkan perhitungan atau angka. Hasil penelitian kesiapsiagaan masyarakat Desa Puluhan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten dalam menghadapi bencana gempa bumi dapat diuraikan berdasar pad : 1 Dusun Karangkulon dengan mendapat nilai 73%. Jadi tingkat kesiapsiagaan masyarakat Dusun Karangkulon Desa Puluhan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten termasuk siap. 2 Dusun Babat dengan mendapat nilai 70,5%. Berdasarkan indeks kesiapsiagaan bencana gempa bumi termasuk dalam kategori siap. 3 Dusun Karangturi dengan mendapat nilai 69%. Berdasarkan indeks kesiapsiagaan bencana gempa bumi termasuk dalam kategori siap. Hasil penelitian kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana gempa bumi berdasarkan tingkat pendidikan : berdasar tingkat pendidikan SD termasuk dalam kategori hamper siap dengan memperoleh nilai sebesar 55. Tingkat pendidikan SMP termasuk dalam ketegori siap dengan perolehan nilai sebesar 70,78. Tingkat pendidikan SMA termasuk dalam kategori siap dengan perolehan nilai sebesar 7,55. Dan tingkat pendidikan Perguruan tinggi (PT) termasuk dalam kategori siap dengan perolehan nilai sebesar 7,9.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

BENTUK KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI TEKTONIK DI DESA DENGKENG   Bentuk Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Tektonik di Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

BENTUK KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI TEKTONIK DI DESA DENGKENG Bentuk Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Tektonik di Desa Dengkeng, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

yang berkaitan dengan gempa bumi dari Penyuluhan dan Media Cetak/Elektronik, dua informan dapat diidentifikasi memiliki pengetahuan yang rendah tentang bencana gempa bumi tektonik mereka menyatakan sebenarnya mereka memperoleh informasi tetapi karena faktor rendahnya pendidikan sehingga mereka sulit untuk memahami informasi yang telah diperoleh. Sembilan dari sebelas informan menyatakan mengetahui bentuk kesiapsiagan, bentuk kesiapsiagaan berupa penambahan cakar ayam pada struktur bangunan agar tahan terhadap gempa, adanya sosialisasi dari steakholder , pembuatan tenda darurat, dapur umum, dan fasilitas kesehatan pasca gempa, selain itu masyarakat mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan saat gempa bumi terjadi. Dua dari sebelas informan tidak
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Kesiapsiagaan Siswa SMP N 3 Gantiwarno Kabupaten Klaten Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi.

PENDAHULUAN Kesiapsiagaan Siswa SMP N 3 Gantiwarno Kabupaten Klaten Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi.

Secara geografis, posisi Indonesia yang dikelilingi oleh ring of fire dan dikepung oleh tiga lempeng utama (Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik), lempeng eura-asia di bagian utara, lempeng indo-australia di bagian selatan, lempeng samudera pasifik di bagian timur yang mengakibatkan adanya jalur gempa bumi dan rangkaian gunung api aktif di sepanjang Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sejajar dengan penunjaman kedua lempeng (Krishna,dkk. 2008) sehingga membuat Indonesia memiliki potensi bencana alam.

9 Baca lebih lajut

TINGKAT KESIAPSIAGAAN SISWA KELAS VII DALAM MENGHADAPI  BENCANA GEMPA BUMI DI SMP MUHAMMADIYAH 5 NGUPIT  Tingkat Kesiapsiagaan Siswa Kelas Vii Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di SMP Muhammadiyah 5 Ngupit Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten.

TINGKAT KESIAPSIAGAAN SISWA KELAS VII DALAM MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI SMP MUHAMMADIYAH 5 NGUPIT Tingkat Kesiapsiagaan Siswa Kelas Vii Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di SMP Muhammadiyah 5 Ngupit Kecamatan Ngawen Kabupaten Klaten.

Siswa yang mengetahui gempa bumi berlangsung dalam waktu yang sangat singkat dan dilokasi kejadian tertentu hanya sebesar 36 %, namun 68 % siswa mengetahui bahwa gempa bumi berpotensi terulang kembali dan belum dapat diprediksi. Siswa yang mengetahui bahwa gempa bumi tidak dapat dicegah hanya sebesar 23 % dari jumlah siswa, sedangkan siswa yang mengetahi bahwa gempa terjadi di daerah ring of fire sebesar 50%. Total hasil perhitungan memperoleh nilai 48,18 artinya mayoritas siswa belum begitu memgetahui tentang fenomena dan karakteristik gempa bumi
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

KESIAPSIAGAAN SISWA SMP N 3 GANTIWARNO  KABUPATEN KLATEN DALAM MENGHADAPI   Kesiapsiagaan Siswa SMP N 3 Gantiwarno Kabupaten Klaten Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi.

KESIAPSIAGAAN SISWA SMP N 3 GANTIWARNO KABUPATEN KLATEN DALAM MENGHADAPI Kesiapsiagaan Siswa SMP N 3 Gantiwarno Kabupaten Klaten Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi.

Sekolah merupakan lingkungan artifisial yang sengaja diciptakan untuk membina anak-anak ke arah tujuan tertentu, khususnya untuk memberikan kemapuan dan ketrampilan sebagai bekal kehidupannya di kemudian hari (Sunarto, 2002). Sekolah juga memiliki ancaman bagi siswa ketika terjadi gempa bumi terlebih jika bangunan sekolah roboh, maka akan mendatangkan korban jiwa bagi siswa.Terlebih bencana gempa bumi tidak dapat diprediksi kapan terjadinya karena itu merupakan pekerjaan yang sulit. Gempa bumi datang secara tiba- tiba dengan syarat masih berada pada zona gempa bumi. Maka, pemahaman dan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi perlu dimiliki oleh siswa.Sehingga dampak buruk yang diakibatkan oleh bencana itu sendiri dapat diminimalisir.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

KESIAPSIAGAAN SISWA KELAS X DI SMA BERBUDI  KECAMATAN GANTIWARNO KABUPATEN KLATEN  Kesiapsiagaan Siswa Kelas X Di SMA Berbudi Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi.

KESIAPSIAGAAN SISWA KELAS X DI SMA BERBUDI KECAMATAN GANTIWARNO KABUPATEN KLATEN Kesiapsiagaan Siswa Kelas X Di SMA Berbudi Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi.

Indonesia merupakan wilayah yang mempunyai seismik paling aktif di muka bumi ini. Keadaan ini disebabkan karena Indonesia berada pada tiga lempeng tektonik dunia yaitu Hindia-Australia di Selatan, Pasifik di sebelah Barat, dan lempeng Asia Tenggara di sebelah Utara. Indonesia juga merupakan jalur The Pasicif Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), yang merupakan jalur rangkaian gunung api aktif di dunia. Di Indonesia gempa besar dan kecil banyak terjadi di bagian timur sepanjang jalur pertemuan lempeng Jawa-Banda, sesar mendatar di Irian Jaya, dan Maluku (Sukendar Asikin, 1974).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...