Top PDF PENDAHULUAN Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

PENDAHULUAN  Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

PENDAHULUAN Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

yang akan dicapai. Karena siswa telah akrab dengan kartu yang biasa digunakan untuk bermain. Adapun arisan adalah sebuah aktifitas yang tidak asing bagi sebagian siswa. Arisan sering dikonotasikan dengan undian. Baik kartu maupun arisan/undian adalah kesan yan ingin dibangun dalam pembelajaran.

5 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 101765 BANDAR SETIA TAHUN AJARAN 2015/2016.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE WORD SQUARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 101765 BANDAR SETIA TAHUN AJARAN 2015/2016.

12. Ucapan terimah kasih juga kepada sahabat-sahabat saya selama perkuliahan kepada : Alimin Samosir, Estu Jhon Perwira Harahap, Yahya Anzani Nasution, Ody Rachmawadi, Fyan Samosir, Rizal Nuari, Cakra Tarigan, Latifah, Suci Ayu Lestari, Martha Meyliana, Endah Permata Sari, Greis C. Sihotang, Erwina Rachmamawati, Lelyta NMC Purba, Switri Indah Puspita Sari Nababan, Adinda Fahriza Batubara, Puput Maulidya, Sri Novianti, Masdalina, Nia Bintang Hutagaol, Karmila Siahaan, Hijrah Apriani Tanjung, Khalida Mustika, Nila Muharni Dongoran, dan Siswa kelas V SD SD Negeri 101765 Bandar Setia yang telah antusias selama proses penelitian, skripsi ini, dan berbagi suka maupun duka dari awal perkulihan sampai sekarang.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

T1  Judul Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada Mata Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Hasil Belajar

T1 Judul Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada Mata Pelajaran IPA untuk Meningkatkan Hasil Belajar

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat serta hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir yang berjudul “Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada Siswa Kelas V SD Negeri Klero 03 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang Semester I Tahun Pelajaran 2017- 2018” dengan baik.

15 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MATERI GLOBALISASI BAGI SISWA KELAS IV SD NEGERI 03 PEGIRINGAN KABUPATEN PEMALANG

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MATERI GLOBALISASI BAGI SISWA KELAS IV SD NEGERI 03 PEGIRINGAN KABUPATEN PEMALANG

Hasil belajar pada mata pelajaran PKn materi globalisasi siswa kelas IV SD Negeri 03 Pegiringan Kabupaten Pemalang pada tahun pelajaran 2010/2011 masih rendah. Dilihat dari data hasil belajar tahun pelajaran 2010/2011 didapatkan bahwa dari 38 siswa yang mendapat nilai di atas KKM yaitu 70 hanya 18 siswa, sementara 20 siswa mendapat nilai dibawah KKM. Hal ini terjadi karena dalam penyampaian materi pelajaran guru menekankan pada pengetahuan untuk dihafalkan. Metode pembelajaran yang digunakan guru lebih didominasi dengan metode ceramah. Siswa lebih banyak duduk diam, serta diberikan tugas saja pada saat pembelajaran berlangsung. Akibatnya siswa cenderung bosan terhadap pembelajaran. Permasalahan tersebut harus segera diselesaikan. Langkah yang dapat ditempuh untuk menyelesaikan masalah tersebut yakni dengan mengganti model pembelajaran yang digunakan yang lebih menitik beratkan pada keaktifan siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian yang berjudul “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Globalisasi Bagi Siswa Kelas IV SD Negeri 03 Pegiringan Kabupaten Pemalang”.
Baca lebih lanjut

228 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA  Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

Syukur Alhamdulillah, penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012” dengan baik. Skripsi ini merupakan tanggapan atas fenomena rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPA. Tanggapan tersebut terwujud dalam bentuk upaya meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kartu arisan yang bertujuan untuk merangsang siswa berfikir mengaitkan mainan dengan materi pelajaran sehingga mampu meningkatkan hasil belajar mereka, yang terangkum dalam penelitian tindakan kelas di SD Negeri 03 Munggur.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA  Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas V SD Negeri 03 Pulokul

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas V SD Negeri 03 Pulokul

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas V SD Negeri 03 Pulokulon tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V dengan jumlah siswa 43 terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 28 siswa perempuan. Metode atau teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, observasi, dan tes. Sedangkan data yang diambil meliputi data hasil observasi keaktifan siswa dan data hasil belajar siswa yang kemudian dianalisa. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Teknik ana lisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Analisis data berwujud kata-kata dan terdiri dari 3 alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil observasi pra siklus menunjukkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran 30,77%. Sedangkan siswa yang mencapai KKM ada 35,9%. KKM mata pelajaran IPA adalah 60. Hal ini disebabkan oleh, 1) guru terfokus pada penyampaian materi, 2) metode yang digunakan masih konvensional (ceramah tanpa ada inovasi lain), 3) siswa kurang aktif dalam pembelajaran, 4) siswa kurang mendapat perhatian, dan 6) guru jarang menggunakan media pembelajaran. Untuk mencari solusinya guru dan peneliti menerapkan model pembelajaran kontekstual pada materi gaya. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus I dilaksanakan dengan materi gaya magnet. Siklus II dengan materi gaya grafitasi dan gaya gesekan. Hasil penelitian siklus I keaktifan belajar siswa 65,12% dan hasil belajar siswa yang mencapai KKM 67,44%. Sedangkan Siklus II terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa menjadi 100%. Hasil belajar siswa yang mencapai KKM juga meningkat menjadi 88,37%. Ditinjau dari hasil penelitian, maka penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan materi gaya. Dengan demikian, guru dapat menggunakan model pembelajaran kontekstual sebagai inovasi model pembelajaran untuk meningkatkan keaktifa n belajar siswa dan hasil belajar siswa.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA  Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas V SD Negeri 03 Pulokul

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA MATA Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas V SD Negeri 03 Pulokul

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui model pembelajaran kontekstual pada siswa kelas V SD Negeri 03 Pulokulon tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V dengan jumlah siswa 43 terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 28 siswa perempuan. Metode atau teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara, observasi, dan tes. Sedangkan data yang diambil meliputi data hasil observasi keaktifan siswa dan data hasil belajar siswa yang kemudian dianalisa. Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber data. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Analisis data berwujud kata-kata dan terdiri dari 3 alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil observasi pra siklus menunjukkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran 30,77%. Sedangkan siswa yang mencapai KKM ada 35,9%. KKM mata pelajaran IPA adalah 60. Hal ini disebabkan oleh, 1) guru terfokus pada penyampaian materi, 2) metode yang digunakan masih konvensional (ceramah tanpa ada inovasi lain), 3) siswa kurang aktif dalam pembelajaran, 4) siswa kurang mendapat perhatian, dan 6) guru jarang menggunakan media pembelajaran. Untuk mencari solusinya guru dan peneliti menerapkan model pembelajaran kontekstual pada materi gaya. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus I dilaksanakan dengan materi gaya magnet. Siklus II dengan materi gaya grafitasi dan gaya gesekan. Hasil penelitian siklus I keaktifan belajar siswa 65,12% dan hasil belajar siswa yang mencapai KKM 67,44%. Sedangkan Siklus II terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa menjadi 100%. Hasil belajar siswa yang mencapai KKM juga meningkat menjadi 88,37%. Ditinjau dari hasil penelitian, maka penerapan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan materi gaya. Dengan demikian, guru dapat menggunakan model pembelajaran kontekstual sebagai inovasi model pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dan hasil belajar siswa.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Ardani, Made Suri. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share ( Tps ) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III SD Negeri 4 Banjar Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015. Dapat dilihat di http: ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPGSD/article/viewFile/4534/3493. Diakses pada tanggal 25 Oktober 2016.

3 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 021 RUMBAI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 021 RUMBAI

Cooperative Learning Model is a model of learning, where students learn in small groups with different levels of ability in completing the task groups. This research aims to improve the learning results of science grade V in primary schools 021 Tassel through the application of learning Model Cooperative Type STAD. This research was conducted in April-May 2011. The subject of research is the grade V elementary school 021 Tassel totalling 35 people that consists of 19 men and 16 women. The parameters of the research is the result of student learning outcomes students individually and classical, the activity of the student and teacher activities. Of research results obtained average results of student learning based on Deuteronomy I cycle daily I 71,77% (enough) and the value of Deut. II on daily cycle II 82,74% by category (good). Student learning outcomes are on the increase of cycle-to-cycle II I was 10,97%. Standar grade student learning on a cycle I expressed satisfaction with the percentage of 77,14% and cycle II also expressed satisfaction with the percentage of 97,14%. Ketuntasan studied classical students has increased from cycle to cycle I II is 20.00%. Student activity on the cycle I 364.99% (enough), cycle II increased to 83,14% (good). The activity of the teacher in the cycle I average 80,69% (enough) and cycle II increased to 94,32% (very good). So great an increase in the activity of the teacher of the I and II cycles is 13,63%. From this research it can be concluded that with the cooperative model pembeljaran Type STAD can improve learning outcomes science grade V elementary school 021 Tassel Lessons Year 2010/2011.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK KELILING KELAS  Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Model Cooperative Learning Teknik Keliling Kelas Pada Siswa Kelas V SD Negeri Sugihan IV Tahun 2011/2012.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TEKNIK KELILING KELAS Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Model Cooperative Learning Teknik Keliling Kelas Pada Siswa Kelas V SD Negeri Sugihan IV Tahun 2011/2012.

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas karunia dan rahmat- Nya sehingga penulis bias menyelesaikan skripsi dengan judul “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Model Cooperative Learning Teknik Keliling Kelas Pada Siswa Kelas V SD Negeri Sugihan IV Tahun 2011/2012” Melihat pentingnya sebuah kegiatan pembelajaran untuk tercapainya hasil belajar yang baik bagi siswa, salah satunya dengan penerapan model pembelajaran yang tepat. Oleh karena itu penulis mencoba untuk meneliti bagaimana penerapan model cooperative learning teknik keliling kelas dalam upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH SISWA KELAS 5 SD NEGERI PANJANG 03 KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 20162017

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH SISWA KELAS 5 SD NEGERI PANJANG 03 KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN SEMARANG SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 20162017

Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan hasil belajar IPA dapat diupayakan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match siswa kelas 5 SD Negeri Panjang 03 Kecamatan Ambarawa semester II Tahun Pelajaran 2016/2017. Terciptanya skripsi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak dalam memberikan dorongan dan dukungan baik secara moril dan materil. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini disamapikan rasa hormat dan terimakasih kepada :
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus  Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus Repositori Universitas Muria Kudus

Ardani, Made Suri, dkk. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III SD Negeri 4 Banjar Semester I Tahun Pelajaran 2014/2015. e-jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Vol. 2 (1). Diunduh pada 24 Maret 2017.

6 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 104208 CINTA RAKYAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 104208 CINTA RAKYAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

Hamalik,Oemar. 2010. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara. Hamzah. 2016. Teori Motivasi dan Pengukuran. Jakarta : Bumi Aksara Huda, Miftahul .2011. Cooperative learning. Yokyakarta : Pustaka Belajar Istarani. 2012. 58 Model-Model Pembelajaran Inovatif. Medan : Media Persada Iskandar, Agung. 2012. Panduan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru.Jakarta:

14 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA  Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Kartu Arisan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Siswa Kelas V Sd Negeri 03 Munggur Tahun 2011/2012.

Jika dibandingkan dengan keadaan siswa sebelum menggunakan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kartu arisan pada awal dapat kita lihat rata-rata hasil belajar siswa. Pada tahap ini terdapat siswa yang mendapatkan nilai dibawah 65 ada 13 siswa dengan prosentase sebanyak 52 %. Sedangkan nilai sama dengan atau diatas 65 ada 12 siswa dengan prosentase 48 % dan rata-rata kelas 61,2. Jika dibandingkan dengan siklus I terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata kelas pada siklus I pertemuan I 64,4, siswa yang mendapat nilai sama atau lebih dari 65 ada 13 siswa dengan prosentase 52 %, sedangkan siswa yang mendapat nilai dibawah 65 ada 12 siswa dengan prosentase 48 %. Sedangkan nilai rata-rata kelas pada siklus I pertemuan II 71,8 siswa yang mendapat nilai sama atau lebih dari 65 ada 17 siswa dengan prosentase 68 %, sedangkan siswa yang mendapat nilai dibawah 65 ada 8 siswa dengan prosentase 32 %.Siklus II siswa mengalami peningkatan hasil belajar IPA, rata-rata nilai siswa pada siklus ini 73,2 Siswa yang mendapat nilai sama atau lebih dari 65 ada 18 siswa dengan prosentase 72 %, sedang siswa yang mendapat nilai dibawah 65 ada 7 siswa dengan prosentase 28 %. Sedangkan Siklus III rata-rata nilai siswa pada siklus ini 79,4. Siswa yang mendapat nilai sama atau lebih dari 65 ada 21 siswa dengan prosentase 84 %, sedang siswa yang mendapat nilai dibawah 65 ada 4 siswa dengan prosentase 16 %. Untuk melihat perbandingan nilai siswa antar pra siklus dengan siklus I, II dan III dapat dilihat pada tabel dibawah
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Peningkatan Kreativitas Belajar Siswa Melalui Mata Pelajaran IPA dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada Siswa Kelas 4 SD Negeri Karanggondang 03 Kecamatan Mlon

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Upaya Peningkatan Kreativitas Belajar Siswa Melalui Mata Pelajaran IPA dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation pada Siswa Kelas 4 SD Negeri Karanggondang 03 Kecamatan Mlon

Eka Putra, Oktavianus. 2016. “ Upaya Peningkatan Kreativitas Belajar Siswa Melalui Mata Pelajaran IPA Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Pada Siswa Kelas 4 SD Negeri Karanggondang 03 Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara Tah un 2016/2017”, Program S1 PGSD Universitas Kristen Satya Wacana . Dosen Pembimbing: Indri Anugraheni, S.Pd, M.Pd.

16 Baca lebih lajut

S IPS 1100648 Bibliography

S IPS 1100648 Bibliography

Rismayanti, I. (2009). Pengembangan Pembelajaran Kooperatif Melalui pendekatan Kontekstual Teaching and Learning (CTL) pada pembelajaran IPS di Sekolah dasar. Skripsi pada FIP UPI Bandung: Tidak Di terbitkan Sidik, K. (2010). Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk

2 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS VI SD NEGERI 173355 MARBUN T.P. 2015/2016.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KERJA KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPA DI KELAS VI SD NEGERI 173355 MARBUN T.P. 2015/2016.

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga penulisan skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi ini merupakan syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Kerja Kelompok untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPA di Kelas VI SD Negeri 173355 Marbun Tahun Pelajaran 2015/2016.

21 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA dengan menerapakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian model Kemmis & Taggart yang dilakukan dalam dua siklus. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Zeu Christian College yang berjumlah 22 orang, dengan rincian 11 siswa Laki-laki dan 11 siswa Perempuan. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini untuk aktivitas belajar menggunakan metode observasi dengan instrument yang digunakan adalah lembar observasi yang dilakukan pada setiap proses pembelajaran dan untuk hasil belajar, dengan menggunakan metode tes tertulis dan instrument adalah tes objektif setiap siklus yang dilakukan pada setiap akhir siklus. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis diperoleh rata-rata skor aktivitas belajar IPA pada siklus I adalah 20 dan skor rata-rata aktivitas belajar IPA pada siklus II adalah 24. Rata- rata peningkatan adalah 4 atau 9,09%. Rata-rata skor hasil belajar IPA pada siklus I adalah 47 dan skor rata-rata hasil belajar IPA siklus II adalah 82. Rata-rata peningkatan adalah 35 atau 27,13%. Dari hasil analisis rata- rata skor aktivitas belajar dan rata- rata skor hasil belajar IPA mengalami peningkatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

BAB II PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF SISWA - PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KUDUS - STAIN Kudus Repository

BAB II PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF SISWA - PENERAPAN METODE GROUP INVESTIGATION DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KUDUS - STAIN Kudus Repository

Sekolah menengah jenjang SLTP/MTs mempunyai peranan yang sangat penting dalam memberikan dasar-dasar bagi pengembangan manusia unggul, bermoral, dan pekerja keras. Berbeda dengan sekolah kejuruan yang memberikan dasar-dasar bagi pengembangan kecapan kerja, SLTP/MTs memberikan bagi dasar-dasar pengembangan bagi kecakapan akademis dan kecakapan hidup yang bersifat umum. Pendidikan jenjang SLTP/MTs sendiri berperan memberikan keunggulan, moral, dan karakter pekerja keras pada bidang-bidang studi dan jenjangnya. Dengan demikian, para siswa SLTP/MTs mampu mencapai keunggulan penguasaan pengetahuan dan kecakapan dalam bidang studi atau mata pelajaran yang di pelajarinya. Mereka tidak sekedar tahu atau kenal, tetapi mereka harus paham, cakap, mampu, serta mahir menggunakannya. Kecakapan dan kemahiran saja belum cukup sebab harus diikuti dengan motif, kemauan, semangat dan tekad untuk menyataknnya. 21
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SD NEGERI 015 RUMBAI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V SD NEGERI 015 RUMBAI

Berdasarkan analisis sementara yang diketahui bahwa melalui penerapan pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar, tidak terkecuali pelajaran IPA. Hal ini sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Anita (2007: 5) bahwa model pembelajaran kooperatif merupakan suatu model pembelajaran yang mengutamakan adanya kelompok-kelompok serta di dalamnya menekankan kerjasama. Tujuan model pembelajaran kooperatif adalah hasil belajar akademik siswa meningkat dan siswa dapat menerima berbagai keragaman dari temannya serta mengembangkan keterampilan sosial. Salah satu model pembelajaran kooperatif yang sederhana yang bisa diterapkan di kelas adalah model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Proses pembelajaran di sekolah SDN 015 Rumbai sudah menggunakan kurikulum KTSP, namun kurikulum tersebut belum berjalan sempurna di karenakan proses pembelajaran yang terjadi di kelas masih berpusat pada guru. Hal ini menyebabkan siswa hanya menjadi pendengar pasif dan penerima informasi saja, sehingga respon siswa terhadap materi pembelajaran yang diberikan guru sangat kurang. Akibatnya siswa melakukan aktivitas lain yang akhirnya menyebabkan hasil belajar siswa menjadi rendah.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...