Top PDF BAB 1 PENDAHULUAN Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum KTSP Di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

BAB 1  PENDAHULUAN   Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum KTSP Di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

BAB 1 PENDAHULUAN Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum KTSP Di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

Ranah kognitif (pengetahuan) berhubungan erat dengan kemampuan berfikir, termasuk di dalamnya kemampuan menghafal, rnemahami, mengaplikasi, menganalisis, mensintesis dan kemampuan mengevaluasi. Ranah psikomotorik (keterampilan) harus mencakup persiapan, proses, dan produk penilaian ini dapat dilakukan pada saat proses belajar berlangsung dengan cara mengetes peserta didik. Sedangkan ranah afektif mencakup watak perilaku seperti sikap, minat, konsep diri, nilai dan moral. Sehingga dalam penilaian harus mencakup ketiga ranah tersebut.

6 Baca lebih lajut

PENILAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM  DALAM KURIKULUM KTSP DI SMP NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI  Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum KTSP Di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

PENILAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KURIKULUM KTSP DI SMP NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum KTSP Di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

Penilaian adalah serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Di SMP Negeri 1 Mojosongo berbasis Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menggunakan penilaian berbasis Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Kurikulum KTSP di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016. Manfaat penelitian ini adalah sebagai khasanah keilmuan terutama mengenai Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENILAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM  DALAM KURIKULUM KTSP DI SMP NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI  Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum KTSP Di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

PENILAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KURIKULUM KTSP DI SMP NEGERI 1 MOJOSONGO BOYOLALI Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum KTSP Di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

Penilaian adalah serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. Di SMP Negeri 1 Mojosongo berbasis Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menggunakan penilaian berbasis Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiPelaksanaan Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islamberbasis Kurikulum KTSP di SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.Manfaat penelitian ini adalah sebagai khasanah keilmuan terutama mengenai Penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran umun SMP Negeri 2 Bae Kudus - IMPLEMENTASI MANAJEMEN SUPERVISI SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP NEGERI 2 BAE KUDUS TAHUN 2016 - STAIN Kudus Repository

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran umun SMP Negeri 2 Bae Kudus - IMPLEMENTASI MANAJEMEN SUPERVISI SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP NEGERI 2 BAE KUDUS TAHUN 2016 - STAIN Kudus Repository

supervisi sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 2 Bae Kudus Tahun Pelajaran 2014/2015, adalah : (1) Guru adalah orang yang sangat berpengaruh dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu harus betul-betul membawa siswanya kepada tujuan yang ingin dicapai. Guru harus mampu mempengaruhi siswanya, berpandangan luas serta harus memiliki kewibawaan, (2) Siswa merupakan obyek utama dalam proses belajar mengajar. Siswa belajar dari pengalaman mereka dan kualitas pendidikannya bergantung pada pengalamannya, perubahan sikapnya dipengaruhi oleh orang yang dikaguminya.(3) Fasilitas proses belajar mengajar akan berjalan lancar apabila ditunjang oleh sarana dan prasarana yang lengkap. (4) Program/tujuan/rencana, Proses belajar mengajar harus mempunyai tujuan yang jelas. Dalam pembaharuan pendidikan tidak akan berhasil kalau mengesampingkan masalah tujuan. (5) Kurikulum sangat berpengaruh sekali pada maju mundurnya pendidikan. Kurikulum sifatnya tidak statis akan tetapi dinamis yakni senantiasa dipengaruhi oleh berbagai perubahan-perubahan.
Baca lebih lanjut

59 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Model Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

PENDAHULUAN Model Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

Pengajaran Al- Qur’an merupakan bagian dari p endidikan agama Islam yang turut memberikan sumbangan bagi tercapainya tujuan pendidikan nasional. Tugas pendidik tidak hanya menuangkan sejumlah informasi ke siswa saja, akan tetapi pendidik juga mengusahakan bagaimana agar konsep-konsep penting dan sangat berguna tertanam dalam benak siswa.

6 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Multi Kasus di SMP Negeri 1 Pogalan dan SMP Negeri 2 Pogalan Trenggalek) - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Multi Kasus di SMP Negeri 1 Pogalan dan SMP Negeri 2 Pogalan Trenggalek) - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Salah satu metode pembelajaran yang tepat digunakan yaitu metode pemecahan masalah (Problem Solving). Metode ini merupakan cara penyajian bahan pelajaran dengan menjadikan masalah sebagai titik tolak pembahasan untuk dianalisis, dibandingkan, dan disimpulkan dalam usaha mencari pemecahan masalah atau jawabannya oleh peserta didik. 8 Metode pemecahan masalah ini bukan hanya sekedar metode mengajar, namun merupakan suatu cara berpikir, sebab dalam prosesnya dilakukan yaitu berawal dari mencari data hingga pada menarik kesimpulan. Permasalahan yang diajukan pun bervariasi, dapat diajukan oleh guru kepada peserta didik, maupun diajukan oleh peserta didik itu sendiri, kemudian dijadikan suatu pembahasan dan dicari pemecahan masalahnya sebagai suatu kegiatan belajar peserta didik. Permasalahan yang ada tentunya dirumuskan dari pokok bahasan yang terdapat dalam mata pelajaran.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN DI SMP N 5 DEPOK.

LAPORAN INDIVIDU KEGIATAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN DI SMP N 5 DEPOK.

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang selalu melimpahkan rahmat, taufik, hidayah serta inayah-Nya penulis dapat menyelesaikan PPL di SMP Negeri 5 Depok. dengan lancar. Laporan ini disusun sebagai bukti bahwa penulis telah menempuh kegiatan PPL di SMP Negeri 5 Depok. Serta sebagai salah satu syarat kelulusan Program Studi S1 Pend. Jasmani Kesehatan & Rekreasi FIK, UNY. Penyusun menyadari bahwa keberhasilan kegiatan PPL ini tidak terlepas dari bimbingan, bantuan serta doa dari berbagai pihak. Oleh karena itu Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada:
Baca lebih lanjut

104 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VII SMP NEGERI 1 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 20152016

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS VII SMP NEGERI 1 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 20152016

SMP/MTS/SMPLB/PAKET B .................................................................. 21 2. TABEL 2.2 STRUKTUR KURIKULUM SMP/MTS ............................... 25 3. TABEL 2.3 PROSES PENDEKATAN SAINTIFIK ................................. 35 4. TABEL 2.4 KOMPETENSI SIKAP SPRITUAL (KI 1) DAN

15 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) TERHADAP DISIPLIN IBADAH SISWA DI SMP NEGERI 1 POGALAN TRENGGALEK TAHUN PELAJARAN 2016 2017 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) TERHADAP DISIPLIN IBADAH SISWA DI SMP NEGERI 1 POGALAN TRENGGALEK TAHUN PELAJARAN 2016 2017 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

ii PENGARUH KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PAI TERHADAP DISIPLIN IBADAH SISWA DI SMP NEGERI 1 POGALAN TRENGGALEK TAHUN PELAJARAN 2016/2017 SKRIPSI Diajukan Kepada Fakult[r]

6 Baca lebih lajut

PENGESAHAN KURIKULUM SMPN 1 NAMANG TAHUN

PENGESAHAN KURIKULUM SMPN 1 NAMANG TAHUN

PENGESAHAN KURIKULUM SMPN 1 NAMANG TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan KTSP SMPN 1 Namang merupakan kesepakatan seluruh warga sekolah dan disahkan oleh Ke[r]

1 Baca lebih lajut

 BAB I PENDAHULUAN  Pengelolaan Biaya Pendidikan Di SMP Negeri 1 Grobogan Tahun Pelajaran 2015/2016.

BAB I PENDAHULUAN Pengelolaan Biaya Pendidikan Di SMP Negeri 1 Grobogan Tahun Pelajaran 2015/2016.

Berdasarkan perkembangan dunia dalam bidang pendidikan bahwa masalah pembiayaan menjadi masalah yang cukup pelik untuk dipikirkan oleh para pengelola pendidikan. Masalah tersebut menyangkut masalah tenaga pendidik, proses pembelajaran, sarana prasarana, pemasaran dan aspek lain yang terkait dengan masalah keuangan. Dan fungsi pembiayaan tidak mungkin dipisahkan dari fungsi lainnya dalam pengelolaan sekolah.

9 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADU  PADA KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 BATANGAN  Pengelolaan Kelas Dalam Pembelajaran IPS Terpadu Pada Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 1 Batangan Kelas VII Tahun Ajaran 2015/2016 (Studi Etnografi di SMP Negeri 1

PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADU PADA KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 BATANGAN Pengelolaan Kelas Dalam Pembelajaran IPS Terpadu Pada Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 1 Batangan Kelas VII Tahun Ajaran 2015/2016 (Studi Etnografi di SMP Negeri 1

Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu metode/jalan penelitian yang sistematis yang digunakan untuk mengkaji atau meneliti suatu objek pada latar alamiah tanpa ada manipulasi di dalamnya dan tanpa pengujian hipotesis, dengan metode-metode yang alamiah ketika hasil penelitian yang diharapkan bukanlah generalisasi berdasarkan ukuran-ukuran kuantitas, namun makna (segi kualitas) dari fenomena yang diamati ( Prastowo, 2011: 24). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian Kualitatif dengan desain penelitian yaitu desain Etnografi. Menurut Harsono (2011: 20), “etnografi adalah uraian dan penafsiran suatu budaya atau sistem kelompok sosial, peneliti menguji kelompok tersebut dan mempelajari pola perilaku, kebiasaan, dan cara hidup”. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Batangan yang beralamatkan di Jalan Batangan Jaken Km. 1,5 Batangan, Pati Jawa Tengah.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADU  PADA KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 BATANGAN  Pengelolaan Kelas Dalam Pembelajaran IPS Terpadu Pada Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 1 Batangan Kelas VII Tahun Ajaran 2015/2016 (Studi Etnografi di SMP Negeri 1

PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN IPS TERPADU PADA KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 BATANGAN Pengelolaan Kelas Dalam Pembelajaran IPS Terpadu Pada Kurikulum 2013 Di SMP Negeri 1 Batangan Kelas VII Tahun Ajaran 2015/2016 (Studi Etnografi di SMP Negeri 1

2. Dra. Titik Asmawati, SE., M.Si. Selaku Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Pembimbing Akademik yang telah memberikan pengarahan sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. 3. Prof. Dr. Harsono, SU. Selaku pembimbing dalam penyusunan skripsi ini, yang

15 Baca lebih lajut

MODEL TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI SMP NEGERI 1 SAMBI BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016  Model Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

MODEL TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI SMP NEGERI 1 SAMBI BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Model Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

Judul : Model Tutor Sebaya dalam Pembelajaran Al- Qur‟an di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016 Telah dimunaqosahkan dalam sidang panitia ujian munaqosah skripsi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tanggal 27 Agustus 2016. Dan dapat diterima sebagai kelengkapan ujian akhir dalam rangka menyelesaikan studi Program Strata satu (S1) guna memperoleh gelar S.Pd.

17 Baca lebih lajut

 MODEL TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN Al-QUR’AN  DI SMP NEGERI 1 SAMBI BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016  Model Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

MODEL TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN Al-QUR’AN DI SMP NEGERI 1 SAMBI BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Model Tutor Sebaya Dalam Pembelajaran Al-Qur’an Di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali Tahun Pelajaran 2015/2016.

Al- Qur’an adalah kitab suci yang sempurna yang berfungsi sebagai pelajaran bagi manusia, pedoman hidup bagi setiap muslim untuk diimani, dipelajari, dibaca, direnungkan dan dijadikan sebagai dasar hukum. Dalam pembelajaran Al- Qur’an dibutuhkan model, strategi dan penerapan yang baik. Di SMP Negeri 1 Sambi, pembelajaran Al- Qur’an memiliki strategi khusus untuk pembelajaran Al- Qur’an yaitu dengan menggunakan model tutor sebaya dalam pembelajran Al- Qur’an. Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang model pembelajaran Al- Qur’an di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali. Permasalahan yang diteliti yaitu: 1) Bagaimana pelaksanaan model tutor sebaya dalam pembelajaran Al- Qur’an di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali tahun pelajaran 2015/2016?. 2) Apa faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan model tutor sebaya dalam pembelajaran Al- Qur’an di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali tahun pelajaran 2015/2016?. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan model tutor sebaya dalam pembelajaran Al- Qur’an di SMP Negeri 1 Sambi Boyolali tahun pelajaran 2015/2016. Manfaat penelitian ini adalah sebagai khasanah keilmuan terutama mengenai model tutor sebaya dalam pembelajaran Al- Qur’an.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

KORELASI KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TANGGUL JEMBER TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - Digilib IAIN Jember

KORELASI KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 TANGGUL JEMBER TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - Digilib IAIN Jember

Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian field research, populasi dalam penelitian ini siswa kelas X sampai kelas XI SMA Negeri 1 Tanggul Jember dengan jumlah 108 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dokumentasi dan angket serta kepustakaan. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu variabel independent (X) tentang kecerdasan sppiritual dan variabel dependent (Y) tentang motivasi. Variabel dependent terdiri dari dua variabel yaitu motivasi intrinsik (Y1) dan motivasi ekstrinsik (Y2). Data yang diperoleh dari angket, kemudian dianalisis dengan chi kuadrat dan uji korelasi menggunakan contingency coefficient (C).
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

STUDI KOMPARASI STRATEGI CARD SORT DENGAN TRUE OR FALSE TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM    Studi Komparasi Strategi Card Sort Dengan True Or False Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas Viii SMP N 3 Sawit Boyolali Tahun 20

STUDI KOMPARASI STRATEGI CARD SORT DENGAN TRUE OR FALSE TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Studi Komparasi Strategi Card Sort Dengan True Or False Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas Viii SMP N 3 Sawit Boyolali Tahun 20

Namun dalam kenyataan di SMP N 3 SAWIT BOYOLALI, Proses pembelajaran yang dilakukan Guru Pendidikan Agama Islam dalam menyampaikan pelajaran diantaranya mengunakan metode ceramah, memutarkan video berkait dengan materi dan pemberian tugas dikarenakan kepentingan yang tidak dapat ditinggalkan beliau diberikan amanah sebagai wakil kepala sekolah. Dalam proses pembelajaran siswa mengikuti pelajaran terkesan bosan, kurang konsentrasi, tidak efektif dalam penyampaian suatu pokok materi. Demikian dapat menyebabkan hasil belajarnya menurun. Siswa yang mampu menerima pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan baik hanya 45% dan 55% siswa hasil belajarAgama Islam rendah.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS VII D DI SMP NEGERI 1 KARANGMONCOL

IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS VII D DI SMP NEGERI 1 KARANGMONCOL

Puji syukur kepada Allah Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat-Nya, peneliti dapat menyelesaikan sekripsi ini dengan judul Implementasi Penilaian Autentik Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VII D Di SMP Negeri Karangmoncol. Penulis skripsi ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

16 Baca lebih lajut

Penggunaan model pembelajaran contextual teaching and learning (ctl) untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar ips geografi pada siswa kelas viic smp negeri 1 mojosongo boyolali tahun pembelajaran 2007 2008

Penggunaan model pembelajaran contextual teaching and learning (ctl) untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar ips geografi pada siswa kelas viic smp negeri 1 mojosongo boyolali tahun pembelajaran 2007 2008

Kenyataan menunjukkan bahwa prestasi siswa kelas VIIC SMP Negeri 1 Mojosongo Boyolali pada Ulangan Akhir Semester (UAS) tahun pembelajaran 2007/2008 pada Standar Kompetensi 1 : Memahami lingkungan kehidupan manusia, pada Kompetensi Dasar 1.1 : Mendeskripsikan keragaman bentuk muka bumi, proses pembentukan dan dampaknya terhadap kehidupan menunjukkan prestasi yang masih rendah. Hasil evaluasi yang ditunjukkan pada nilai IPS geografi rata-rata 58,55 atau di bawah kriteria ketuntasan minimal ≥ 60. Siswa yang tuntas sebanyak 13 atau 38,23%. Rendahnya prestasi belajar siswa dapat disebabkan oleh kurangnya motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran tersebut. Syuaeb Kurdi dan Abdul Aziz (2006 : 50) mengatakan bahwa motivasi merupakan salah satu faktor penentu dalam pencapaian prestasi belajar. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi akan mudah diarahkan untuk mencapai prestasi belajar.
Baca lebih lanjut

181 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI PADA SMP NEGERI PILOT PROYEK KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PATI (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 3 PATI DAN SMP NEGERI 1 JUWANA) - STAIN Kudus Repository

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI PADA SMP NEGERI PILOT PROYEK KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PATI (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 3 PATI DAN SMP NEGERI 1 JUWANA) - STAIN Kudus Repository

Dalam bahasa Indonesia, istilah Pendidikan berasal dari kata “didik” dengan memberinya awalan “pe” dan akhiran “an”, mengandung arti “perbuatan” (h al, cara dan sebagainya). 1 Istilah pendidikan ini semula berasal d ari bahasa Yunani, yaitu “ paedagogie ”, yang berarti bimbingan yang diberikan kepada anak. Istilah ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan “ education ” yang berarti pengembangan atau bimbingan. Istilah pendidikan dalam konteks Islam, dikenal dengan terma at-tarbiyah, at- ta‟lim, dan at- ta‟dib. Konferensi Internasional Pendidikan Islam tahun 1977, merekomendasikan bahwa pendidikan Islam ialah keseluruhan pengertian yang terkandung dalam makna ta‟lim, ta‟dib, dan tarbiyyah. 2 Menurut Ramayulis, 3 ketiga kata tersebut memiliki makna yang saling berkaitan saling cocok untuk pemaknaan pendidikan dalam Islam. Ketiga makna itu mengandung makna yang amat dalam, menyangkut manusia dan masyarakat serta lingkungan yang dalam hubungannya dengan Tuhan berkaitan dengan satu sama lain.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...