Top PDF BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Berkaitan dengan kata mutu dapat diartikan sebagai sebuah kualitas yang terdapat dalam sebuah sistem atau alat (tools) dan efektivitas sendiri merupakan hasil akhir dari penerapan sebuah sistem yang berkualitas. Oleh karena itu dalam pendidikan persoalan mutu dan efektifitas merupakan permasalahan yang kompleks. 6 Tak jauh berbeda, ungkapan Onisimus Amtu dalam bukunya Manajemen Pendidikan di Era Otonomi Daerah, mengatakan mutu adalah ukuran baik buruk suatu benda, kadar, taraf atau derajat berupa; kepandaian, kecerdasan, kecakapan, dan sebagainya. 7
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN TEORI A. Persoalan Mutu di Dunia Pendidikan Madrasah 1. Pengertian Mutu Madrasah - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

BAB II KAJIAN TEORI A. Persoalan Mutu di Dunia Pendidikan Madrasah 1. Pengertian Mutu Madrasah - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Beberapa pengertian yang berkaitan dengan indikator mutu dapat dilihat dalam 2 ( dua ) hal, yaitu proses pendidikan dan hasil pendidikan. Proses pendidikan bermutu apabila komponen pendidikan terlibat dalam proses pendidikan itu sendiri. Faktor-faktor yang terjadi dalam proses pendidikan adalah berbagai input, seperti bahan ajar, metodologi, dukungan administrasi, sarana prasarana, dan sumber daya lain yang dapat menciptakan suasana yang kondusif. Adapun mutu pendidikan dalam konteks hasil pendidikan mengacu pada prestasi siswa yang pernah diraih dalam kurun waktu tertentu.Prestasi yang dicapai dapat berupa hasil pendidikan yang berupa kemampuan akademik, misalnya ulangan umum, ujian akhir madrasah, ujian akhir nasional.Prestasi ini dapat pula berupa prestasi non akademik, seperti prestasi di cabang olahraga, bidang teknologi, seni, jasa, dan prestasi madrasah yang hanya bisa diamati seperti halnya suasana disiplin, keakraban, saling menghormati, kebersihan, kerapian madrasah, dan sebagainya. 10
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian 1. Jenis Penelitian - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian 1. Jenis Penelitian - PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Trianggulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Sebagai contoh untuk menguji kredibilitas data problematika peningkatan mutu madrasah MI Tarbiyatul Islamiyah Tanjunganom Gabus Pati, peneliti mengkonfrontir hasil data tentang mutu madrasah antara kepala MI, guru, dan siswa, dari hasil akan didapatkan data yang valid yang sesuai dengan fakta di lapangan.

10 Baca lebih lajut

PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

PROBLEMATIKA MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH TANJUNGANOM GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Untuk menghasilkan institusi yang berkualitas dan output yang unggul maka diperlukan strategi khusus agar madrasah memiliki daya saing dan tetap survive, mengingat dewasa ini madrasah masih menjadi prioritas yang kedua manajemen mutu terpadu dikalangan madrasah kelihatannya Buih belum popular, meskipun sebenarnya indikator- indikator TQM sudah dilaksanakan, hanya saja mungkin persepsi dan istilahnya yang berbeda. Strategi pembangunan pendidikan selama ini cenderung lebih input oriented. Artinya orientasi ini mengandung asumsi bahwa bila semua input pendidikan (penyediaan buku-buku, alat belajar-mengajar, pelatihan guru) telah terpenuhi, maka otomatis madrasah atau madrasah dapat menghasilkan keluaran (output) yang berkualitas sesuai dengan harapan.
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - MANAJEMEN STRATEGIK DAN MUTU PENDIDIKAN” ( STUDI KASUS DI MA RAUDLATUSY SYUBBAN SEKARJALAK MARGOYOSO PATI TAHUN PELAJARAN 2014/2015) - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - MANAJEMEN STRATEGIK DAN MUTU PENDIDIKAN” ( STUDI KASUS DI MA RAUDLATUSY SYUBBAN SEKARJALAK MARGOYOSO PATI TAHUN PELAJARAN 2014/2015) - STAIN Kudus Repository

Madrasah sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di tengah ekspektasi dan harapan publik yang begitu besar masih dihadapkan pada problematika internal dengan sumber daya manusia rendah, fasilitas serba kurang, budaya organisasi lemah, rendahnya spirit kompetisi, inovasi dan jaringan pendidikan yang tidak berkembang menjadikan madrasah masih harus berkutat pada pembenahan internal, sehingga banyak madrasah yang belum mampu tampil menjawab tantangan berat dunia pendidikan yang mengemban misi suci untuk melestarikan nilai-nilai Islam yang mulia dan budaya bangsa yang mengedepankan norma serta etika luhur. Bahkan madrasah masih dipandang sebagai lembaga pendidikan nomor dua setelah sekolah-sekolah yang dikelola oleh pemerintah.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - BAURAN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING LEMBAGA PENDIDIKAN (STUDI KASUS DI MI NIHAYATURROGHIBIN DAN SDN ROGOMULYO 01 KAYEN, PATI TAHUN 2015/2016) - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - BAURAN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING LEMBAGA PENDIDIKAN (STUDI KASUS DI MI NIHAYATURROGHIBIN DAN SDN ROGOMULYO 01 KAYEN, PATI TAHUN 2015/2016) - STAIN Kudus Repository

Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian terhadap strategi marketing yang dilakukan oleh MI Nihayatur Roghibin Sundoluhur dan SDN Rogomulyo 01 melalui analisis Marketing mix (bauran pemasaran) yang terdiri dari 7p (product, price, people, place, promotion, physical evidence dan process). Penulis mengetahui hasil dari 7p yang dilakukan dan dimiliki oleh kedua sekolah tersebut. Setelah itu penelitian dilanjutkan untuk mengetahui daya saing. Jika sekolah telah melakukan analisis terhadap bauran pemasaran, maka bisa diketahui juga bagaimana sekolah tersebut dalam memenuhi kedelapan standar nasional pendidikan. ketika sekolah telah memenuhi kedelapan standar nasional pendidikan, maka bisa dikatakan sekolah yang bermutu. Karena kedelapan standar tersebut merupakan kriteria minimal mutu pendidikan. Jika sekolah bermutu maka
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS ORANG TUA SISWA DI MI NU MIFTAHUL HUDA 02 PIJI DAWE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS ORANG TUA SISWA DI MI NU MIFTAHUL HUDA 02 PIJI DAWE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Berbagai upaya telah dilakukan oleh berbagai organisasi untuk menunjukkan komitmen mereka terhadap mutu, begitu pula dengan organisasi atau lembaga pendidikan, khususnya Madrasah. Upaya-upaya tersebut, dalam manajemen dikenal dengan pemasaran (marketing). Pemasaran, adalah suatu metode baru untuk memajukan dan mengembangkan potensi sebuah organisasi dengan memusatkan sasaran atau target, terutama pada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan menginginkan organisasi mutu. Tujuan dari pemasaran adalah membantu pengelola suatu organisasi untuk memutuskan produk atau jasa apa yang mesti ditawarkan sekaligus memikirkan bagaimana produk dan jasa tersebut dikehendaki dan dibutuhkan masyarakat. Pemasaran adalah proses transaksional untuk meningkatkan harapan, keinginan dan kebutuhan calon konsumen sehingga calon konsumen menjadi teragsang untuk memiliki produk yang ditawarkan
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN PAIKEM DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH KLAKAHKASIHAN GEMBONG PATI - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN PAIKEM DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH KLAKAHKASIHAN GEMBONG PATI - STAIN Kudus Repository

Kurikulum MI Tarbiyatul Islamiyah Desa Klakahkasihan Kec. Gembong Kabupaten Pati disusun sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan ini dapat memberi kesempatan kepada peserta didik untuk belajar hal-hal berikut: (1) menyelaraskan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; (2) memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menjunjung kelestarian keragaman budaya dan karakter bangsa; (3) memperhatikan pengembangan keragaman potensi, minat, kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan karakteristik peserta didik secara optimal sesuai dengan tingkat perkembangannya; (4) meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama dan memperhatikan norma agama yang berlaku di lingkungan madrasah; (5) mengoptimalkan pembelajaran berkeadilan untuk mendorong tumbuh kembangnya kesetaran gender. 1
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Strategi Pengembangan Madrasah Melalui Manajemen Mutu Berbasis Akhlak Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan - Raden Intan Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - Strategi Pengembangan Madrasah Melalui Manajemen Mutu Berbasis Akhlak Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan - Raden Intan Repository

Ayat tersebut sesuai asbabun nuzulnya berkaitan dengan motivasi Allah terhadap umat Islam menghadapi musuh (perang Uhud). Secara kontektual ayat tersebut memberi motivasi kepada umat muslim agar mempunyai jiwa yang kuat, aktif, kreatif dan inovatif baik secara jasmaniah maupun ruhaniyah dalam menjalani kehidupan sehingga hidupnya lebih berkualitas dan bermartabat. Demikian pula pengelola pendidikan di madrasah harus dikelola dengan baik dan sungguh-sungguh agar mutu pendidikan di mad- rasah lebih baik.

23 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - ANALISIS MANAJEMEN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU AKIDAH AKHLAK MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI DI KABUPATEN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - ANALISIS MANAJEMEN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU AKIDAH AKHLAK MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI DI KABUPATEN KUDUS TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Kompetensi Profesional adalah salah satu unsur yang harus dimiliki oleh guru yaitu dengan cara menguasai materi pembelajaran secara luas dan mendalam, maka oleh sebab itu peran guru sebagai pengelola proses pembelajaran harus memiliki kemampuan; (a) Merencanakan sistem pembelajaran seperti: merumuskan tujuan, memilih materi yang akan diajarkan, menggunakan metode, menggunakan sumber belajar yang ada, dan menggunakan media pembelajaran, (b) Melaksanakan sistem pembelajaran, seperti: memilih bentuk pembelajaran yang tepat, menyajikan urutan pembelajaran yang tepat, (c) Mengembangkan sistem pembelajaran, seperti: mengoptimalkan potensi peserta didik, meningkatkan wawasan kemampuan diri sendiri, mengembangkan program pembelajaran lebih lanjut.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - ANALISIS PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR BERBASIS LINGKUNGAN (SETTING) DI MI NU IMADUDDIN HADIWARNO MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - ANALISIS PEMANFAATAN SUMBER BELAJAR BERBASIS LINGKUNGAN (SETTING) DI MI NU IMADUDDIN HADIWARNO MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

habisnya untuk dunia pendidikan. Lingkungan sekitar memberikan kontribusi yang baik bagi pembelajaran, diantaranya yaitu memberikan pengalaman nyata, membentuk sikap dan karakter siswa. Pada umumnya, guru-guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) masih menggunakan metode ceramah atau klasikal sehingga kurang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Namun, beda halnya dengan MI NU Imaduddin Hadiwarno Mejobo Kudus yang memiliki kekayaan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar dan telah memanfaatkannya dalam kegiatan pembelajaran PAI. 9
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN PAIKEM DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH KLAKAHKASIHAN GEMBONG PATI - STAIN Kudus Repository

IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN PAIKEM DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MI TARBIYATUL ISLAMIYAH KLAKAHKASIHAN GEMBONG PATI - STAIN Kudus Repository

a. Istilah pendekatan berasal dari bahasa Inggris “approach” yang berati pendekatan atau lebih tepat diartikan a way of begining something (cara memulai sesuatu). Oleh karena itu, kemudian diartikan cara memulai pembelajaran. 21 Menurut Philip R. Wallace pendekatan pembelajaran dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu pendekatan konservatif (conservative approaches) dan pendekatan liberal (liberal approach). Pendekatan konservative memandang bahwa proses pembelajaran yang dilakukan sebagaimana umumnya guru mengajarkan materi kepada siswanya. Guru mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa, sedangkan siswa lebih banyak sebagai penerima. Sedangkan pendekatan liberal (liberal approach) adalah pendekatan pembelajaran yang memberi kesempatan luas kepada siswa untuk mengembangkan strategi dan ketrampilan belajarnya sendiri. 22
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - IMPLEMENTASI STRATEGI MATRIKS INGATAN PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MI NU THOLIBIN TANJUNGKARANG JATI KUDUS TAHUN PELAJARAN 2016/2017 - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang - IMPLEMENTASI STRATEGI MATRIKS INGATAN PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MI NU THOLIBIN TANJUNGKARANG JATI KUDUS TAHUN PELAJARAN 2016/2017 - STAIN Kudus Repository

Berdasarkan pengamatan di MI NU Tholibin Tanjungkarang, proses pembelajaran Fiqih mengalami beberapa kendala, di antaranya adalah pertama, aspek waktu yaitu waktu yang disediakan terbatas dengan muatan materi yang begitu padat dan penting yang menuntut pemahaman hingga terbentuk watak dan kepribadian. Selain itu, materi Fiqih lebih terfokus pada pengayaan pengetahuan dan minim dalam pembentukan sikap dan pembiasaan. Kedua, aspek guru yaitu volume suara guru yang kurang keras membuat peserta didik jenuh, bosan, bahkan mengantuk sehingga kurang mampu menyerap materi yang telah disampaikan. Di samping itu, guru harus dapat memilah dan memilih strategi pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi dan tujuan yang akan dicapai.. Ketiga, aspek peserta didik yaitu kurangnya perhatian dan kontrol dari orang tua dan banyaknya volume bermain yang berupa game online dan di luar rumah yang tak terkendali. Tingkat konsentrasi para peserta didik pun mengalami fluktuasi. Terdapat peserta didik yang bermain, mengganggu teman yang lain, malas mencatat, dan sengaja tidak mengerjakan PR. Beberapa kendala ini mengakibatkan hasil pembelajaran menjadi kurang optimal. 12
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PERAN WAKIL KEPALA KURIKULUM DALAM PELAKSANAAN ADMINISTRASI KURIKULUM DI MADRASAH (STUDI KASUS DI YAYASAN TARBIYATUL ISLAMIYAH SALAK GEMBONG PATI TAHUN PELAJARAN 2016/2017). - STAIN Kudus Repository

PERAN WAKIL KEPALA KURIKULUM DALAM PELAKSANAAN ADMINISTRASI KURIKULUM DI MADRASAH (STUDI KASUS DI YAYASAN TARBIYATUL ISLAMIYAH SALAK GEMBONG PATI TAHUN PELAJARAN 2016/2017). - STAIN Kudus Repository

Guru merupakan sebuah lembaga pendidikan, baik itu formal maupun non formal, karena kehadirannya sangat dibutuhkan sebagai penyampai ilmu kepada peserta didik, maka dalam memenej diperlukan beberapa hal terkait dengan kompetensi guru tersebut, agar tidak terjadi kontradiksi antara pengetahuan yang dimiliki dengan pelajaran yang diampu, karena dengan kompetensi yang dimiliki akan membawa pada keberhasilan yang diharapkan, di dalam proses belajar mengajar agar pelaksanaannya efektif dan efesien, serta berdasarkan observasi, dokumentasi dan wawancara penulis dengan salah satu guru dan Kepala Madrasah, maka disitu perlu adanya pembagian kerja dan tugas dalam sehari-hari, dikandung maksud semua berjalan dengan baik, pembagian tugas sesuai porsinya merupakan bentuk profesionalisme sebuah organisasi, dan awal langkah yang efektif dari kegiatan pembelajaran, oleh karena itu mulai dari yang memimpin dan yang dipimpin harus jelas mekanisme kerjanya.
Baca lebih lanjut

47 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - MANAJEMEN KESISWAAN DI MTS MANAHIJUL HUDA NGAGEL DUKUHSETI PATI - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - MANAJEMEN KESISWAAN DI MTS MANAHIJUL HUDA NGAGEL DUKUHSETI PATI - STAIN Kudus Repository

Madrasah Tsanawiyah adalah jenjang pendidikan yang setara dengan Sekolah Menengah Pertama, tetapi kelebihan MTs dibanding dengan SMP adalah muatan pelajaran yang tidak hanya mengutamakan ilmu pengetahuan tetapi juga keagamaan. Madrasah Tsanawiyah mempunyai materi yang lebih banyak dibanding Sekolah Menengah Pertama. Materi pelajaran yang ditambahkan adalah Bahasa Arab, Aqidah Akhlak, Al- Qur’an Hadits, SKI, dan Fiqih, seperti halnya dengan MTs Manahijul Huda yang mempunyai muatan materi pelajaran umum dan agama seimbang.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - ANALISIS PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM MELALUI MODEL BERMAIN PARAREL DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DI RA TARBIYATUL ATHFAL JELAK KESAMBI MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2014/2015 - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - ANALISIS PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM MELALUI MODEL BERMAIN PARAREL DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DI RA TARBIYATUL ATHFAL JELAK KESAMBI MEJOBO KUDUS TAHUN PELAJARAN 2014/2015 - STAIN Kudus Repository

Anak yang berusia antara 2-6 tahun biasanya sudah dapat dimasukkan dalam program pendidikan pra sekolah. untuk usia 2-3 tahun para orangtua biasanya diikutsertakan dalam program pendidikan yang disebut kelompok bermain (play group). Sedangkan pada anak usia 4-6 tahun ditempatkan di taman kanak-kanak, karena anak pada usia 4-6 tahun sudah mampu merangkai kata untuk berbicara dengan lawan bicaranya. Dan juga mampu menyerap informasi yang di dapatnya dari kehidupan sosialnya. Meskipun belum begitu sempurna dalam memahami dan merespon informasi tersebut. Maka dari itu anak usia seperti itu sudah dapat diberikan landasan pendidikan, guna melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - IMPLEMENTASI METODE BRAINSTORMING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MAN BAWU JEPARA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - IMPLEMENTASI METODE BRAINSTORMING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MAN BAWU JEPARA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 - STAIN Kudus Repository

Selanjutnya merupakan metode brainstorming yang diterapkan pada sekolah MAN Bawu Jepara mengajarkan bagaimana tata cara berbicara yang baik yang beraturan di forum, serta melatih mental siswa yang akan mengajukan pertanyaan atau membahas suatu masalah, yang dimana juga perlu andil seorang guru atau pengajar untuk mengawasi siswa-siswa agar tetap pada tujuan pembelajaran.

9 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA PADA MATA PELAJARAN SKI DI MTS. TARBIYATUL ISLAMIYAH KLAKAHKASIHAN KECAMATAN GEMBONG KABUPATEN PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA PADA MATA PELAJARAN SKI DI MTS. TARBIYATUL ISLAMIYAH KLAKAHKASIHAN KECAMATAN GEMBONG KABUPATEN PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi pokok bahasan SKI. Penggunaan strategi pembelajaran SKI tidak boleh diabaikan begitu saja karena dengan menggunakan strategi pembelajaran SKI siswa lebih mudah memahami konsep SKI yang abstrak. Untuk pendukung dalam pembelajaran word square ini ada hal yang penting diperhatikan terutama media dan sarana-prasarananya. Zainal Arifin memberikan penjelasan bahwa: “Untuk sarana dan dan prasarana di MTs sudah memadahi, baik dari sarana ibadah, alat praktik maupun yang lainnya”. 32 Sedangkan faktor pendorong yang paling menonjol menurut Arif Syaifullah, selaku guru SKI bahwa di antara faktor pendorong dalam menerapkan model pembelajaran word square pada mata pelajaran SKI adalah:
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PENGARUH INTERNAL LOCUS OF CONTROL DENGAN SIKAP PRIKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA DI MA PIM MUJAHIDIN BAGENG- GEMBONG-PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PENGARUH INTERNAL LOCUS OF CONTROL DENGAN SIKAP PRIKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA DI MA PIM MUJAHIDIN BAGENG- GEMBONG-PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016 - STAIN Kudus Repository

Prokrastinasi dapat dikatakan salah satu bentuk perilaku yang tidak efisien dalam penggunaan waktu dan kecenderungan untuk tidak segera memulai suatu kerja ketika menghadapi suatu tugas. Prokrastinasi dapat dipandang dari berbagai segi, karena prokrastinasi ini melibatkan berbagai unsur masalah komplek yang saling terkait. Prokrastinasi biasa dikatakan

6 Baca lebih lajut

TAP.COM -   1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH THALASEMIA ...

TAP.COM - 1 BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH THALASEMIA ...

Berdasarkan catatan rekam medik di RS Dr. Moewardi Surakarta menunjukkan angka kejadian thalasemia pada tahun 2012- 2013 sebanyak 520 orang, khususnya di ruang Melati II ditemukan pasien dengan thalasemia terutama pada anak- anak yang berusia 5-14 tahun yaitu sekitar 359 orang.

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...