Top PDF Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (1)

Pendidikan  bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (1)

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (1)

Yang ketiga, dari model pendidikan yang demikian maka manusia yang dihasilkan pendidikan ini hanya siap untuk memenuhi kebutuhan zaman dan bukannya bersikap kritis terhadap zamannya. Manusia sebagai objek (yang adalah wujud dari dehumanisasi) merupakan fenomena yang justru bertolak belakang dengan visi humanisasi, menyebabkan manusia tercerabut dari akar-akar budayanya (seperti di dunia Timur/Asia). Bukankah kita telah sama-sama melihat bagaimana kaum muda zaman ini begitu gandrung dengan hal-hal yang berbau Barat? Oleh karena itu strategipendidikan di Indonesia harus terlebur dalam “strategi kebudayaan Asia”, sebab Asia kini telah berkembang sebagai salah satu kawasan penentu yang strategis dalam bidang ekonomi, sosial, budaya bahkan politik internasional. Bukan bermaksud anti-Barat kalau hal ini penulis kemukakan. Melainkan justru hendak mengajak kita semua untuk melihat kenyataan ini sebagai sebuah tantangan bagi dunia pendidikan kita. Mampukah kita menjadikan lembaga pendidikan sebagai sarana interaksi kultural untuk membentuk manusia yang sadar akan tradisi dan kebudayaan serta keberadaan masyarakatnya sekaligus juga mampu menerima dan menghargai keberadaan tradisi, budaya dan situasi masyarakat lain? Dalam hal ini, makna pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara menjadi sangat relevan untuk direnungkan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pendidikan  bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (1)

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (1)

Salah satu bagian dari komponen pendidikan yang penting adalah guru yang profesional. Undang-Undang Guru dan Dosen Nomor 14 tahun 2005 (pasal 1 ayat 1) dinyatakan bahwa : guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing,mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan menengah. Guru profesional akan tercermin dalam penampilan pelaksanaan tugas-tugas yang ditandai oleh keahlian baik dalam materi maupun metode, rasa tanggung jawab, pribadi, sosial, intelektual moral dan spiritual, dan rasa kesejawatan yaitu rasa kebersamaan di antara sesama guru. Sementara itu, perwujudan unjuk kerja profesional guru ditunjang dengan jiwa profesionalisme. Jiwa profesionalisme yaitu sikap mental yang senantiasa mendorong untuk mewujudkan diri sebagai guru yang profesional.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ASOSIASI INSTITUSI PENDIDIKAN NERS INDON

ASOSIASI INSTITUSI PENDIDIKAN NERS INDON

Kemukakan tujuan jangka panjang dan target khusus yang ingin dicapai serta metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut. Abstrak harus mampu menguraikan secara cermat dan singkat tentang rencana kegiatan penelitian yang diusulkan. Tidak melebihi 200 kata, diketik dengan jarak baris 1 spasi.

8 Baca lebih lajut

Teknologi Pendidikan kejuruan bekerjasama dengan

Teknologi Pendidikan kejuruan bekerjasama dengan

Istilah teknologi berasal dari kata textere (bahasa latin) yang artinya “to weave or construct”, menenun atau membangun. Teknologi tidak selamanya harus menggunakan mesin sebagaimana terbayangkan dalam pikiran kita selama ini, akan tetapi merujuk pada setiap kegaiatan praktis yang menggunakan ilmu atau pengetahuan tertentu. Bahkan disbeutkan bahwa teknologi itu merupakan usaha untuk memecahkan masalah manusia (Salisbury, 2002). Dalam kaitannya dengan hal tersebut, Romiszoewski (1981, h.11) menyebutkan bahwa teknologi berkaitan dengan produk dan proses. Sedangkan Roger ( 1986, h.1) mempunyai pandangan bahwa teknologi biasanya menyangkut aspek perangkat keras (terdiri dari material atau objek fisik), dan aspek perangkat lunak (terdiri dari informasi tang terkandung dalam perangkat keras). Didasarkan atas pemahaman-pemahaman tersebut secara gamblang Salisbury (2002, 7) mengungkapkan bahwa teknologi adalah penerapan ilmu atau pengetahuan yang terorganisir secara sistematis untuk penyelesaian tugas-tugas secara praktis.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

COVER | dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa | Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa 9614 13422 1 SM

COVER | dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa | Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa 9614 13422 1 SM

DITERBITKAN OLEH ASOSIASI PROFESI PENDIDIKAN KHUSUS INDONESIA APPKhI Sekretariat: Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang JURNAL PENEL[r]

1 Baca lebih lajut

2015 05 27 SK PENETAPAN KETUA

2015 05 27 SK PENETAPAN KETUA

KONGRES I ASOSIASI PENDIDIKAN TINGGI FARMASI INDONESIA Makasar, 23-24 April 2015 Hal 1 dari 2 SURAT KEPUTUSAN KONGRES I ASOSIASI PENDIDIKAN TINGGI FARMASI INDONESIA NOMOR: 003/[r]

2 Baca lebih lajut

ASOSIASI JURUSANPROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

ASOSIASI JURUSANPROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Buku teks memegang peran penting bagi guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Buku teks bagi guru merupakan sumber informasi yang dapat dijadikan pedoman pembelajaran. Bagi siswa merupakan sumber belajar yang dapat meningkatkan kemampuan mereka menguasai materi pembelajaran sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Ibrahim (1983) mengungkap peran penting buku teks dapat dilihat dari tiga sudut, yakni siswa, guru, dan proses pembelajaran. Dari sudut siswa, buku teks berperan: (1) membantu belajar secara sistematis, mempertegas, dan mempermudah siswa mengikuti pembelajaran berikutnya. Melalui buku teks, siswa dapat belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing, mengulangi atau meninjau kembali, serta memudahkan mereka dalam membuat catatan- catatan untuk pemakaian selanjutnya; (2) merangsang kreativitas. Buku teks memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyegarkan ingatan yang dapat merangsang tumbuhnya kreativitas dalam diri siswa; (3) mengembangkan sikap ilmiah, sosial, dan kemantapan emosi siswa. Melalui buku teks, siswa dapat menyelesaikan tugas dan pelatihan yang diberikan. Tugas dan pelatihan itu pada gilirannya dapat memperdalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan siswa.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pendidikan  bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (6)

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (6)

kepercayaanterhadap hal-hal yang diluar daya nalar manusia. Rukun iman (pilar keyakinan) initerdiri dari : 1. Iman kepada Allah, 2. Iman kepada Malaikat, 3. Iman kepada kitab, 4.Iman kepada rasul, 5. Iman kepada hari akhir, 6. Iman kepada qada dan qadar.Enam pilar

2 Baca lebih lajut

Pendidikan  bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (9)

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (9)

1) Kegiatan penjelajahan merupakan suatu strategi alternatif dalam pembelajaran (biologi) dengan mengajak subjek didik aktif mengekplorasi lingkungan untuk mencapai kecakapan kognitif, afektif, dan psikomotoriknya sehingga memiliki penguasaan ilmu dan keterampilan, penguasaan berkarya, penguasaan mensikapi dan penguasaan bermasyarakat. Lingkungan sekitar dalam hal ini bukan saja sebagai sumber belajar tetapi menjadi objek yang harus diuntungkan sebagai akibat adanya kegiatan pembelajaran. Pembelajaran JAS berbasis pada akar budaya, dikembangkan sesuai dengan metode ilmiah dan dievaluasi dengan berbagi cara.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PELAN PANITIA MATA PELAJARAN

PELAN PANITIA MATA PELAJARAN

ANJAKAN 1 Menyediakan kesamarataan akses kepada pendidikan berkualiti bertaraf antarabangsa 9 Bekerjasama dengan ibubapa, komuniti dan sektor swasta secara meluas 1 0 Memaksimumkan ke[r]

5 Baca lebih lajut

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan  (4)

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (4)

Gambaran ini Saya ketengahkan bukan sebagai “pengganggu” kebiasaan yang sudah berlaku, tapi cobalah kita bersama-sama memahami dan menerima apa-apa kebijakan yang jauh-jauh hari sudah dikonsep baik dalam kurikulum 2013 ini. Jangan memberi upah jasa hitungan per jam pelajaran mengajar didefenisikan yang secara samar-samar. Kalau lah “dibandrol” upah jasa mengajar sebesar Rp. 50.000,- itu dijelaskan sebagai untuk kelipan mengajar dari jam pelajaran mengajar. Sikap jujur dan terbuka merupakan bagian amanat penilaian dari arahan kurikulum 2013 ini; dan paling sangat urgent adalah distribusi gaji harus tanggal 1 serta tidak ada penjelasan apabila diminta konfirmasi gaji dengan jawaban “tunggu di kabari”. Semoga kita semua menjadi pelaku-pelaku profesional dalam mensukseskan kurikulum 2013 ini. Semoga.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaan Kelompok 1 “Nasionalisme Bangsa Indonesia” FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MULAWARMAN... Siti Fakhriyah 10.[r]

2 Baca lebih lajut

Pendidikan  bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (5)

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (5)

Harap mengingat Kode Verifikasi yang Anda masukkan, karena akan digunakan sebagai SYARAT untuk bisa melakukan proses edit data yang telah Anda masukkan dikemudian hari.[r]

3 Baca lebih lajut

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan  (2)

Pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (2)

Setiap warga negara berhak memiliki pendidikan setinggi mungkin, namun kadang kala pendidikan di negara kita masih kalah jauh dengan negara-negara tetangga seperti se ASEAN. Menurut UNESCO pada tahun 2000, indeks pengembangan manusia di Indonesia menurun dari tahun ke tahunnya. Dari 174 negara di dunia, Indonesia terdapat pada urutan ke 109 di tahun 1999.

5 Baca lebih lajut

pendidikan  bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (3)

pendidikan bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (3)

Persiapan Diri Menghadapi Pengaruh Globalisasi Tema Pidato : Globalisasi Judul : Persiapan Diri Menghadapi Pengaruh Globalisasi Assalamu’alaikum Wr Wb Yang terhormat kepala sekolah Ya[r]

3 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Tongat, Rekontruksi Konsep Pemasyarakatan Berbasis Kerja Sosial, Malang,disampaikan pada Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pimpinan Pendidikan Tinggi Hukum bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang dan Universitas Merdeka Malang, 2016.

3 Baca lebih lajut

PENDIDIKAN  bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (7)

PENDIDIKAN bekerjasama dengan asosiasi pendidikan (7)

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Bandar Lampung Albert Alim mengatakan penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris pada kurikulum 2013 di tingkat SD membawa dampak kurang baik bagi pendidikan di daerah. Bila mengacu pada pembinaan pendidikan di Kota Bandar Lampung, dia khawatir siswa akan kurang fasih berbahasa Inggris.

6 Baca lebih lajut

 file 1494309251

file 1494309251

SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN Program Studi Pendidikan Matematika Bekerjasama Dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI Sukabumi, 09 Agustus 2017 FORMULIR PENDAFTARAN PESERTA

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...