Top PDF Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

jalan umum (protokol) yaitu dari pasar 1 sampai ke pasar 5 lalu ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pada siang hari mobil kembali dari TPA ke daerah pelayanan yang dimulai dari Pasar baru, Jl Mandolin, Jl terompet, dan Jl Bahagia kemudian kembali ke TPA. Mobil khusus pengangkut sampah dari pasar pagi beroperasi dari pasar ke TPA dan kembali lagi pada siang hari untuk mengambil sampah dari pasar kembali lagi ke TPA. Setelah itu mobil tersebut kembali ke pangkalan untuk beroperasi di kemudian hari. Jarak dari pangkalan ke Pasar 1 Kelurahan Titi Rantai kurang lebih 10 Km. Rute pengangkutan sampah dari Kelurahan Titi Rantai adalah sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

85 Baca lebih lajut

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

PENENTUAN RUTE TERPENDEK SISTEM PENGANGKUTAN SAMPAH KOTA MEDAN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA STUDI KASUS: KECAMATAN MEDAN BARU ABSTRAK Peningkatanjumlahpenduduk di Indon[r]

1 Baca lebih lajut

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Dari gambaran permasalahan ini, sangat penting untuk melakukan kajian lebih lanjut tentang upaya untuk mengoptimalkan proses pengangkutan sampah dengan satu kali putaran rute agar menjadi efektif dan efisien. Atas dasar inilah, penulis memilih judul sebagai Tugas Akhir: “Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru).

4 Baca lebih lajut

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan atau proses alam yang berbentuk padat. Kemudian yang dimaksud dengan sampah spesifik adalah sampah yang karena sifat, konsentrasi, dan atau volumenya memerlukan pengelolaan khusus. Sedangkan menurut Slamet (2002), sampah adalah segala sesuatu yang tidak lagi dikehendaki oleh yang punya dan bersifat padat. Hadiwiyoto (1983:12) dalam bukunya menjelaskan sampah adalah bahan sisa, baik bahan-bahan yang sudah tidak digunakan lagi (barang bekas) maupun bahan yang sudah diambil bagian utamanya yang dari segi ekonomis, sampah adalah bahan bangunan yang tidak ada harganya dan dari segi lingkungan, sampah adalah bahan buangan yang tidak berguna dan banyak menimbulkan masalah pencernaan dan gangguan pada kelestarian lingkungan.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

6. Terimakasih kepada Balitbang dan Dinas Kebersihan Kota Medan yang telah memberikan data yang dibutuhkan dalam pengerjaan skripsi ini. 7. Buat sahabat-sahabatku Jl.Marakas 66, Gang Merdeka, dan Jendral 2010. 8. Terimakasih buat yang terkasih Novia Elizabeth Rumahorbo selalu

10 Baca lebih lajut

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru) Chapter III IV

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru) Chapter III IV

Total jarak yang ditempuh dari Kelurahan Padang Bulan ke TPA adalah 22.25 Km. Rute pengangkutan sampah dari Kelurahan Padang Bulan ke TPA sama dengan Kelurahan Titi Rantai, maka dengan perhitungan Algoritma Dijkstra diperoleh rute terpendek dari Kelurahan menuju ke TPA adalah A-J-L-N-O-P dengan jarak 21.65 Km. Dengan menggunakan Algoritma Dijkstra rute pengangkutan sampah dari Kelurahan Padang Bulan dapat lebih cepat dengan menggunakan jalur A-J-L-N-O-P daripada jalur yang biasa digunakan yaitu A-J-H-G-F-E-O-P dengan selisih 0.6 Km setiap sekali pengangkutan sampah. Pada pengangkutan trip 2 rute terpendek melalui Jl Pembangunan menuju Jl Dr Mansyur.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Penentuan Rute Terpendek Sistem Pengangkutan Sampah Kota Medan dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Kecamatan Medan Baru)

Standar Nasional Indonesia Nomor SNI-19-2454-2002 tentang Tata Cara Teknik Operasional Pengelolaan Sampah Perkotaan, Badan Standar Nasional BSN.. Syafrudin dan Priyambada I.B., 2001.P[r]

2 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Geografis Untuk Menentukan Rute Terpendek Menggunakan Algoritma Dijkstra   Berbasis Web (Studi Kasus Pada Salah Satu   Bimbingan Belajar Di Kota Medan)

Sistem Informasi Geografis Untuk Menentukan Rute Terpendek Menggunakan Algoritma Dijkstra Berbasis Web (Studi Kasus Pada Salah Satu Bimbingan Belajar Di Kota Medan)

Dengan adanya aplikasi penentuan rute terpendek dengan menggunakan algoritma Dijkstra ini, berperan untuk memudahkan kita dalam penghitungan jarak tersebut dimana kita hanya memasukkan data yang dibutuhkan dan penghitungan dilakukan secara otomatis. Metode Dijkstra adalah salah satu metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dalam pencarian rute terpendek. Oleh karena itu melalui perancangan dan pembuatan website ini diharapkan dapat menampilkan gambaran peta lokasi lembaga bimbingan yang terkemuka sehingga lebih menarik dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Baca lebih lanjut

128 Baca lebih lajut

PENENTUAN RUTE TERPENDEK MENUJU PUSAT KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE DIJKSTRA BERBASIS WEBGIS (Studi Kasus Kota Balikpapan)

PENENTUAN RUTE TERPENDEK MENUJU PUSAT KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE DIJKSTRA BERBASIS WEBGIS (Studi Kasus Kota Balikpapan)

Kota Balikpapan merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki peningkatan perkembangan pembangunan yang sangat pesat. Salah satunya adalah pembangunan pusat kesehatan antara lain rumah sakit dan puskesmas. Peran dari pusat kesehatan tersebut tidak kalah penting fungsinya seperti bangunan-bangunan penting lainnya yang ada di Kota Balikpapan. Keberadaan pusat kesehatan sangat penting karena dapat membantu mengobati dan merawat orang yang sakit serta memberikan pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) selama 24 jam bagi masyarakat yang mengalami kecelakaan atau perawatan yang harus segera ditolong.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Implementasi Algoritma Dijkstra Dalam Penentuan Rute Terpendek Berbasis Mobile GIS (Studi Kasus: Universitas Sumatera Utara)

Implementasi Algoritma Dijkstra Dalam Penentuan Rute Terpendek Berbasis Mobile GIS (Studi Kasus: Universitas Sumatera Utara)

android:layout_width="wrap_content" android:layout_height="wrap_content" android:layout_alignParentLeft="true" android:layout_alignParentRight="true" android:layout_alignParentTop="true[r]

65 Baca lebih lajut

Implementasi Algoritma Dijkstra Dalam Penentuan Rute Terpendek Berbasis Mobile GIS   (Studi Kasus: Universitas Sumatera Utara)

Implementasi Algoritma Dijkstra Dalam Penentuan Rute Terpendek Berbasis Mobile GIS (Studi Kasus: Universitas Sumatera Utara)

Universitas Sumatera Utara which is located in Padang Bulan is campus that has a lot of activities both academic and non-academic within it. Along with that many activities, then someone's mobility level in campus also becomes higher. So, a geographic information system based on mobile that can produce the most efective direction guide to the destination point is needed to do those activities. One of the methods that we can use in term of searching the shortest path is Dijkstra’s algorithm. Dijkstra’s algorithm finds the shortest path from one specific point to another specific point, and continually provide the shortest paths from that specific point to the other remaining points in a graph. Android is a Linux-based operating system that designed for mobile device so it can be used in geographic information system that supports someone's mobility level. Dijkstra algorithm which is applied on mobile-based geographic information system can show information about shortest path from one source point to the other destination points in the form of a map and text also the total distance between both points, through the one-way routes or two-way routes in Universitas Sumatera Utara environment.
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

Analisis Transportasi Pengangkutan Sampah Di Kota Medan (Studi Kasus : Kecamatan Medan Kota)

Analisis Transportasi Pengangkutan Sampah Di Kota Medan (Studi Kasus : Kecamatan Medan Kota)

Transportasi sampah adalah sub-sistem persampahan yang bersasaran membawa sampah dari lokasi pemindahan atau dari sumber sampah secara langsung menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pada Kecamatan Medan Kota ini terdapat kawasan pertokoan, perdagangan, pasar yaitu pusat pasar sambu, fasilitas olahraga yaitu stadion teladan. Hal inilah yang menjadi alasan pembahasan angkutan sampah di Kota Medan khususnya Kecamatan Mean Kota untuk dijadikan sampel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem dan pola pengangkutan sampah, mengetahui kebutuhan transportasi pengangkutan sampah, dan mengetahui kebutuhan transportasi pengangkutan sampah pada tahun 2020.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Aplikasi Pencari Rute Optimum Untuk Ambulans Di Kota Medan Berbasis Sistem Informasi Geografis

Aplikasi Pencari Rute Optimum Untuk Ambulans Di Kota Medan Berbasis Sistem Informasi Geografis

Adapun database dibuat menggunakan MySQL dan Google Maps untuk mengambil layernya. Rumah sakit dibatasi hanya sampai 10 rumah sakit. Adapun penggunaan algoritma Dijkstra karena algoritma ini dipastikan memiliki solusi terbaik dalam menentukan rute terpendek karena dapat menyelesaikan pencarian jalur terpendek dari satu simpul ke semua simpul yang ada pada suatu graf berarah dengan bobot dan nilai tidak negatif. Untuk pengujian dilakukan pencarian rute terpendek dengan melakukan input titik asal dan titik tujuan dimana untuk titik awal adalah alamat pasien dan titik tujuan adalah rumah sakit yang telah dimasukkan kedalam database. Kemudian dari hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa sistem berhasil menampilkan rute terpendek, jarak dan waktu yang ditempuh untuk menuju ke Rumah Sakit di kota Medan. Dengan demikian implementasi algoritma Dijkstra pada SIG untuk menentukan rute terpendek menuju rumah sakit ini layak digunakan karena berhasil menampilkan rute terpendek menggunakan algoritma Dijkstra.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENENTUKAN JARAK TERPENDEK MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA BERBASIS WEB (Studi Kasus : Tempat Wisata di Kota Banda Aceh) SKRIPSI TEUKU MUARRIF IKRAMULLAH 101421016

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENENTUKAN JARAK TERPENDEK MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA BERBASIS WEB (Studi Kasus : Tempat Wisata di Kota Banda Aceh) SKRIPSI TEUKU MUARRIF IKRAMULLAH 101421016

Looking for the shortest path is one of the frequent questions asked in the graph theory. This question can be answered using the Dijkstra Algorithm. This system will produce a Geographic Information System in the form of web with the PHP script dan MySQL as it’s database manager. This system is used in a Geographic Information System using the Dijkstra Algorithm. This system is useful for tourist because they can find the shortest path to travel, to and from a tourist attraction in the city of Banda Aceh using this system .

12 Baca lebih lajut

Penggunaan algoritma dijkstra dalam pencairan rute tercepat dan rute terpendek : studi kasus pada jalan raya antara wilayah Blok M dan Kota

Penggunaan algoritma dijkstra dalam pencairan rute tercepat dan rute terpendek : studi kasus pada jalan raya antara wilayah Blok M dan Kota

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang penulis lakukan pada Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Terdapat berbagai macam faktor yang dapat menyebabkan kemacetan sehingga mempengaruhi waktu tempuh perjalanan. Secara garis besar, faktor-faktor tersebut diantaranya yaitu fluktuasi arus dan hambatan samping. Fluktuasi arus adalah penumpukan suatu arus kendaraan yang menuju pada suatu tempat dengan menggunakan pilihan jalur yang sama sehingga menimbulkan kepadatan lalu-lintas dan selanjutnya menyebabkan kemacetan. Fluktuasi arus ini biasanya terjadi pada jam berangkat kerja dan pulang kerja. Sedangkan hambatan samping diantaranya berupa parkir di tepi jalan, penyebrang jalan, pedagang kaki lima dan angkutan umum yang berhenti di tepi jalan untuk mencari penumpang. Data penyebab kemacetan secara lebih rinci terdapat pada lampiran 2, adapun berikut ini penjelasan dari faktor-faktor penyebab kemacetan tersebut sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

210 Baca lebih lajut

Aplikasi Berbasis Android Pencarian Jarak Terpendek Dan Rekomendasi Rute Angkutan Kota Di Medan Menggunakan Algoritma A*

Aplikasi Berbasis Android Pencarian Jarak Terpendek Dan Rekomendasi Rute Angkutan Kota Di Medan Menggunakan Algoritma A*

Angkutan umum juga disebut dengan mobil penumpang umum. Angkutan umum juga memiliki berbagai jenis angkutan, salah satunya angkutan kota. Angkutan kota adalah angkutan umum yang beroperasi pada trayek yang tetap. Untuk angkutan umum yang tidak memiliki trayek dilayani oleh taksi, becak dan becak motor. Angkutan kota merupakan salah satu jenis kendaraan umum yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mobilitasnya (Bangun & Napitupulu, 2005). Angkutan ini juga memiliki rute-rute yang berbeda berdasarkan nama perusahaan dan nomornya. Di wilayah Medan sendiri terdapat banyak jenis angkutan kota yang beroperasi. Selain membantu memenuhi mobilitas untuk masyarakat, angkutan kota juga sangat membantu masyarakat kota Medan untuk menuju lokasi yang diinginkannya. Meskipun angkutan kota ini banyak digunakan, sering sekali pengguna tidak mengetahui rute yang ditempuh dari masing-masing angkutan tersebut. Sebagian besar pengguna hanya mengetahui rute angkutan kota yang biasa mereka gunakan saja. Pengguna angkutan kota juga membutuhkan efesiensi waktu untuk mencapai lokasi yang dituju. Banyaknya angkutan kota sangat berpengaruh untuk pemilihan angkutan kota yang tepat dan mengetahui pemilihan angkutan kota yang memiliki waktu dan rute terpendek.
Baca lebih lanjut

58 Baca lebih lajut

Peta Rekomendasi Pariwisata dan Kuliner Kabupaten Semarang Dengan Metode Pencarian Terpendek Dijkstra.

Peta Rekomendasi Pariwisata dan Kuliner Kabupaten Semarang Dengan Metode Pencarian Terpendek Dijkstra.

Semarang district has a wide range of culinary options available today and it is an important asset of the local tourist puller. In the tourism sector, also typical of the area which has a varied geographical characteristics. Culinary tourism is becoming a kind of tourism it is have a very much impact on the development of a region. For that it will be need to make an effort to enhance the economic potential with a touch or support to be able to attract local and foreign travelers. Diverse tourism sector with their uniqueness and supported by facilities and transportation which available in the tourist area of government can be provide a very large income. Semarang regency government has done campaigns through mass media such as newspapers and pamphlets. However, these methods have not been sufficient to inform tourism extensively to local and foreign travelers. The tourists will find it difficult to determine, because of the picture and travel planning areas such as visualization space is not available, the distance between the tourism location. The Government requires a tool that can better inform the public about the Semarang District tourism information. To overcome the problems that exist, it is necessary to solving problems with Semarang regency Tourism and Culinary Recommendations Maps With Dijkstra Nearby Search Method as a media information for tourists and the people. With that, tourists or people will be expected can be easier to locate information and determine the route tour in Semarang regency.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Perbandingan Algoritma Brute-Force dan Algoritma A  Untuk Mencari Rute Terpendek Antar Klinik Kecantikan di Kota Medan

Perbandingan Algoritma Brute-Force dan Algoritma A Untuk Mencari Rute Terpendek Antar Klinik Kecantikan di Kota Medan

Tabel 3.1 Nama-Nama Klinik Kecantikan yang Menjadi Vertex 12 Tabel 3.2 Data Simpul (Vertex) Pada Graf Klinik Kecantikan di Kota Medan 16 Tabel 3.3 Keterangan Gambar Rancangan Antarmuka Halaman Home 24 Tabel 3.4 Keterangan Gambar Rancangan Menu Pengujian 26 Tabel 3.5 Keterangan Gambar Rancangan Antarmuka Tabel Node 28 Tabel 3.6 Keterangan Gambar Rancangan Antarmuka Tabel Vertex 29 Tabel 3.7 Keterangan Gambar Rancangan Antarmuka Tentang 30 Tabel 3.8 Keterangan Gambar Rancangan Antarmuka Bantuan 31

14 Baca lebih lajut

PENENTUAN RUTE TERPENDEK JALAN DAN LOKASI PARIWISATA DI KOTA SURAKARTA MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA DAN WAP PADA HANDPHONE

PENENTUAN RUTE TERPENDEK JALAN DAN LOKASI PARIWISATA DI KOTA SURAKARTA MENGGUNAKAN ALGORITMA DIJKSTRA DAN WAP PADA HANDPHONE

Algoritma mencari lintasan terpendek yang pernah ditulis orang. Algoritma yang paling terkenal adalah Algorima Dijkstra (sesuai dengan nama penemunya). Aslinya, algoritma Dijkstra diterapkan untuk mencari lintasan terpendek pada graf berarah. Namun, algorima ini juga benar untuk graf tak berarah (Narayanan, S, 2003). Contoh penerapan Algoritma Dijkstra adalah sebagai berikut, misalkan sebuah graf berbobot n buah simpul dinyatakan dengan matriks ketetanggaan M=[m ij ], yang dalam hal ini,

6 Baca lebih lajut

Penentuan Jalur Alternatif untuk Menghindari Kemacetan Lalu Lintas dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Simpang Empat Waspada Medan)

Penentuan Jalur Alternatif untuk Menghindari Kemacetan Lalu Lintas dengan Menggunakan Algoritma Dijkstra (Studi Kasus: Simpang Empat Waspada Medan)

Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan ini menghabiskan waktu yang sangat banyak sehingga memerlukan biaya transportasi yang banyak, gangguan yang serius bagi pengangkutan produk, penurunan tingkat produktivitas kerja, dan pemanfaatan energi kerja yang sia-sia. Oleh karena itu diperlukan peran aktif dari pengguna jalan sendiri untuk mengatasi kemacetan tersebut. Salah satu langkah yang paling efektif adalah menemukan jalur alternatif yang dapat dilalui utuk menghindari kemacetan yang terjadi. Oleh karena itu penulis membuat suatu penelitian untuk menemukan jalur alternatif dengan menggunakan algoritma djikstra yang dapat menemukan jalur tercepat dan terpendek. Penggunaan algoritma djikstra juga akan menghasilkan gambaran permasalahan dalam suatu pemodelan matematika. Lokasi penelitian dibagi bagi dan diberikan verteks tiap persimpangannya yaitu v 1 ,v 2 ,v 3 ,…, v 29 sehingga apabila disatukan akan membentuk suatu graf berarah.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...