Top PDF PENERAPAN MODIFIKASI ALAT DALAM PEMBELAJARAN SEPAK TAKRAW : Penelitian Tindakan Kelas Di SMP Negeri 1 Conggeang.

PENERAPAN MODIFIKASI ALAT DALAM PEMBELAJARAN SEPAK TAKRAW : Penelitian Tindakan Kelas Di SMP Negeri 1 Conggeang.

PENERAPAN MODIFIKASI ALAT DALAM PEMBELAJARAN SEPAK TAKRAW : Penelitian Tindakan Kelas Di SMP Negeri 1 Conggeang.

Modifikasi adalah upaya melakukan perubahan dengan penyesuaian baik dalam segi fisik, material (fasilitas dan perlengkapan) maupun dalam tujuan dan cara (metode, gaya, pendekatan, aturan serta penilaian). Modifikasi pembelajaran pendidikan jasmani dalam konsepnya menyebutkan apa yang dimodifikasi dan bagaimana cara memodifikasi serta menyebutkan dan menerangkan beberapa aspek analisis modifikasi. Dalam penyelenggaraan program pendidikan jasmani hendaknya mencerminkan karakteristik program pendidikan jasmani itu sendiri yaitu developentally appropriate practice (DAP) artinya bahwa tugas ajar yang disampaikan harus memperhatikan perubahan kemampuan atau kondisi anak dan dapat membantu mendorong ke arah perubahan tersebut, tugas ajar itu sendiri harus sesuai dengan tingkat perkembangan dan tingkat kematangan anak didik yang diajarnya. Perkembangan dan kematangan yang dimaksud mencakup fisik, psikis atau keterampilan. Tugas ajar itu juga harus mampu mengakomodasi setiap perubahan dan perbedaan karakteristik individu dan mendorongnya ke arah perubahan yang lebih baik.
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODIFIKASI ALAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR LEMPARAN KEDALAM PADA PERMAINAN SEPAK BOLA: Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa kelas V SDN I Langensari Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat.

PENERAPAN MODIFIKASI ALAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR LEMPARAN KEDALAM PADA PERMAINAN SEPAK BOLA: Penelitian Tindakan Kelas Terhadap Siswa kelas V SDN I Langensari Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat.

1.PTK sangat kondusif untuk membuat guru menjadi peka dan tanggap terhadap dinamika pembelajaran di kelasnya. Para guru menjadi reflektif dan kritis terhadap apa yang ia dan muridnya lakukan. 2. PTK dapat meningkatkan kinerja guru sehingga menjadi profesional. Guru tidak lagi sebagai seorang praktisi, yang sudah merasa puas terhadap apa yang dikerjakan selama bertahun-tahun tanpa ada upaya perbaikan dan inovasi, namun juga sebagai peneliti di bidangnya. 3. Dengan melaksanakan tahap- tahapan dalam PTK, guru mampu memperbaiki proses pembelajaran melalui suatu kajian yang dalam terhadap apa yang rerjadi di kelasnya. Tindakan yang dilakukan guru semata-mata didasarkan pada masalah aktual dan faktual yang berkembang di kelasnya. 4. Pelaksanaan PTK tidak mengganggu tugas pokok seorang guru karena dia tidak perlu meninggalkan kelasnya. PTK mempakan suatu kegiatan penelitian yang terintegrasi dengan pelaksanaan proses pembelajaran. 5. Dengan melaksanakan PTK guru menjadi kreatif karena selalu dituntut untuk melakukan upaya-upaya inovasi sebagai implementasi dan adaptasi berbagai teori dan tek hnik pembelajaran serta bahan ajar yang dipakainya. Dalam setiap kegiatan, guru diharapkan dapat mencermati kekurangan dan mencari berbagai upaya sebagai pemecahan.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING MELALUI MODIFIKASI ALAT BOLA DAN LEMBING BEREKOR : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 1 Lembang.

UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN LEMPAR LEMBING MELALUI MODIFIKASI ALAT BOLA DAN LEMBING BEREKOR : Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VIII B SMP Negeri 1 Lembang.

Memperaktikan berbagai keterampilan permainan dan olahraga dalam bentuk sederhana dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kompetensi dasar: memperaktikan kombinasi teknik dasar salah satu permainan dan olahraga lanjutan dengan baik serta nilai kerjasama, toleransi, percaya diri, keberanian, menghargai lawan, bersedia berbagi tempat dan peralatan. Merujuk kepada rumusan SK di atas, maka SK dan kompetensi dasar (KD) yang harus dicapai oleh pembelajaran aktivitas lempar lembing dapat dirumuskan sebagai berikut, “Mempraktikkan keterampilan lempar lembing dalam bentuk sederhana serta nilai- nilai yang terkandung didalamnya”. Sel anjutnya KD dapat dirumuskan sebagai berikut : “Mempraktikan pembelajaran lempar lembing serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai lawan, semangat dan percaya diri ”.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING DENGAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI PENERAPAN MODIFIKASI ALAT DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN AJARAN 2012/2013.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PASSING DENGAN KAKI BAGIAN DALAM PADA PERMAINAN SEPAK BOLA MELALUI PENERAPAN MODIFIKASI ALAT DI KELAS VII SMP NEGERI 1 PANYABUNGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN AJARAN 2012/2013.

Dari latar belakang masalah di atas dapat diidentifikasi masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Guru kurang memperhatikan keaktifan siswa dalam melakukan pembelajaran passing sepak bola. 2. Proses pembelajaran yang diberikan guru selama ini masih monoton? 3. Guru belum memberikan koreksi yang positif terhadap kesalahan-kesalahan siswa dalam melakukan passing pada permainan sepak bola. 4. Masih rendahnya minat dan motivasi belajar siswa. 5. Terbatasnya media pembelajaran khususnya pembelajaran sepak bola. 6. Sarana pembelajaran berupa bola yang ada tidak sesuai bagi siswa, sehingga perlu dimodifikasi. 6. Masih rendahnya kemampuan siswa dalam bertanya dan menjawab pertanyaan.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENGARUH MEDIA MODIFIKASI BOLA TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAK MULA DALAM SEPAK TAKRAW SMA

PENGARUH MEDIA MODIFIKASI BOLA TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAK MULA DALAM SEPAK TAKRAW SMA

Berdasarkan hasil penelitian di SMA Negeri 6 Pontianak, peneliti memberikan beberapa saran sebagai berikut: 1. Menerapkan pendekatan media pembelajaran dengan modifikasi menuntut kreativitas, inisiatif dan pendekatan guru untuk menciptakan kegiatan belajar mengajar yang beraneka ragam dan menyenangkan, sehingga siswa responsive, 2. Dengan menggunakan media atau alat yang aman dalam memberikan materi atau pembelajaran kepada siswa dapat mengurangi resiko yang akan diterima oleh siswa itu sendiri, 3. Penerapan pembelajaran dengan media modifikasi dapat digunakan sebagai acuan untuk referensi dan penelitian lanjut dalam cabang olahraga dan permainan yang lain, 4. Pihak sekolah serta pihak yang terkait diharapkan dapat menambah pengadaan sarana dan prasarana agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesegaran jasmani, meningkatkan semangat dan prestasi olahraga.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Penerapan Alat Bantu Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Dasar Bermain Sepak Bola Pada Peserta Didik Kelas VII-E SMP Negeri 3 Kebakkramat Karanganyar Tahun Ajaran 2016/2017.

Penerapan Alat Bantu Pembelajaran Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Dasar Bermain Sepak Bola Pada Peserta Didik Kelas VII-E SMP Negeri 3 Kebakkramat Karanganyar Tahun Ajaran 2016/2017.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-E SMP Negeri 3 Kebakkramat Karanganyar yang berjumlah 35 peserta didik, 15 peserta didik perempuan dan 20 peserta didik laki-laki. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, tes, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan kualitatif dan Kuantitatif.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

S PJKR 1203721 Title

S PJKR 1203721 Title

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLAVOLI MELALUI PENERAPAN MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas VII 3 SMP Negeri 18 Bandung SKRIPSI Diajukan[r]

3 Baca lebih lajut

S JKR 1203231 Abstract

S JKR 1203231 Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui seberapa besar pengaruh modifikasi bola dalam proses pembelajaran terhadap hasil belajar permainan sepak takraw pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lumbung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen semu, dengan pendekatan “ one group pretest posttest design”, pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive , instrumen yang digunakan yaitu tes pengetahuan tentang teknik dasar sepak sila dan keterampilan dasar sepak sila, dengan sampel sebanyak 22 orang yang berasal dari siswa kelas VII-B SMP Negeri 2 Lumbung. Hasil pengolahan dan analisis data yaitu : rata-rata pengetahuan keterampilan sepak sila pretest 3,72 dan posttest 8,09, rata-rata keterampilan sepak takraw pretest 19,9 dan posttest 24,6. Uji normalitas nilai tes hasil belajar permainan sepak takraw score pretest diperoleh nilai sig = 0,105 = 10,5% > 10%, dan posttest diperoleh nilai sig = 0,237 = 23,7 % > 10%; maka data tersebut berditribusi normal. Uji homogenitas 0,81 > 0,05; maka data pretest dan posttes homogen. Uji hipotesis nilai probabilitas 0,000; maka Ho ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu signifikan karena nilai probabilitas 0,000 lebih kecil dari 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa modifikasi bola berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar permainan sepak takraw pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lumbung.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

S JKR 1203231 Chapter1

S JKR 1203231 Chapter1

Penjas merupakan alat pendidikan yang menggunakan aktivitas fisik dan olahraga sebagai media untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Penjas bukan hanya mengembangkan aspek fisik semata, melainkan juga mengembangkan aspek-aspek kognitif, emosi, mental, sosial, moral, dan estetika. Selain itu, melalui penjas yang diarahkan dengan baik, anak akan mengembangkan keterampilan yang berguna bagi pengisian waktu senggang, terlibat dalam aktivitas yang kondusif untuk mengembangkan hidup sehat, berkembang secara sosial, dan menyumbang pada kesehatan fisik dan mentalnya. Karena pendidikan jasmani memiliki peranan penting dalam mengembangkan sumber daya manusia. Pada tataran individu, pendidikan jasmani dapat mengembangkan pola hidup sehat, mengurangi tekanan atau stres, meningkatkan kinerja, meningkatkan daya saing, dan membentuk sikap dan prilaku yang prososial.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL-MODEL PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN AKTIVITAS PERMAINAN ROUNDERS - repository UPI S POR 1205268 Title

PENERAPAN MODEL-MODEL PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN AKTIVITAS PERMAINAN ROUNDERS - repository UPI S POR 1205268 Title

PENERAPAN MODEL-MODEL PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN AKTIVITAS PERMAINAN ROUNDERS Penelitian Tindakan Kelas Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Kotabar[r]

3 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI MELALUI PENERAPAN ALAT BANTU ROL BELAKANG DI SMP NEGERI 3 LEMBANG: Penelitian Tindakan Kelas di SMP Negeri 3 Lembang - repository UPI S JKR 1106211 Title

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI MELALUI PENERAPAN ALAT BANTU ROL BELAKANG DI SMP NEGERI 3 LEMBANG: Penelitian Tindakan Kelas di SMP Negeri 3 Lembang - repository UPI S JKR 1106211 Title

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM LANTAI MELALUI PENERAPAN ALAT BANTU ROL BELAKANG DI SMP NEGERI 3 LEMBANG Penelitian Tindakan Kelas di SMP Negeri 3 Lembang SKRIPSI Diajuka[r]

3 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN VARIASI UMPAN TERHADAP KETERAMPILAN SEPAK SILA PADA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK TAKRAW DI SMP NEGERI 2 GODEAN.

PENGARUH LATIHAN VARIASI UMPAN TERHADAP KETERAMPILAN SEPAK SILA PADA SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER SEPAK TAKRAW DI SMP NEGERI 2 GODEAN.

Sepak Takraw merupakan cabang olahraga permainan asli dari asia. Permainan ini dilakukan oleh dua regu yang berlawanan dan dilakukan di atas lapangan empat persegi panjang, rata, baik terbuka maupun tertutup serta bebas dari rintangan yang dipisahkan oleh sebuah net. Sepak takraw sebagai cabang olahraga beregu, maka kemenangan suatu regu ditentukan oleh banyak faktor diantaranya adalah : (1) pengusaan teknik bermain sepak takraw secara individual, dan (2) kerja sama tim (team work) yang baik antar pemain dalam sebuah tim (regu), maka sempurna penguasaan teknik setiap pemain dan kerjasama setiap regu, maka kualitas permainan akan makin baik. Permainan sepak takraw memiliki ciri khusus yaitu kaki adalah tumpuan utama dalam memainkan bola. Selama permainan berlangsung bola tidak boleh menyentuh benda lain kecuai tubuh pemain yaitu kaki,paha, kepala, bahu ( Ucup Yusup, Sudrajat Prawira Saputra dan Lingling Usli, 2004: 29).
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK DASAR SERVIS SEPAK TAKRAW MELALUI MODIFIKASI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 MARGAMULYA JATIAGUNG LAMPUNG SELATAN TAHUN PELAJARAN 2011/2012

MENINGKATKAN KEMAMPUAN GERAK DASAR SERVIS SEPAK TAKRAW MELALUI MODIFIKASI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 2 MARGAMULYA JATIAGUNG LAMPUNG SELATAN TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Keterampilan dasar itu tentunya tidak berdiri sendiri-sendiri. Dalam satu teknik dasar sepak takraw, misal sepak mula (servis), maka di situ dibutuhkan kemampuan untuk mempertahankan keseimbangan (non-lokomotor) dan keterampilan manipulatif. Koordinasi anggota tubuh dibutuhkan untuk menampilkan gerak dengan (force) dan alur gerak (flow) yang selaras, terutama ayunan kaki penyepak. Kemampuan untuk mengantisipasi arah bola yang disajikan temannya juga sangat dibutuhkan, sehingga keterampilan dalam sepak takraw seperti pada fenomena PerspektifPerception-Action yang berbunyi:
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Reka Bentuk Alat Pelontar Bola Sepak Takraw.

Reka Bentuk Alat Pelontar Bola Sepak Takraw.

Terdapat banyak rekaan alat pelontar di pasaran sama ada menggunakan mekanisma pneumatik, mekanisma hydraulik, mekanisma motor dan pelbagai lagi mekanisma lain yang menggunakan konsep yang hampir sama. Pengguna berhak menentukan alatan yang sesuai digunakan untuk latihan mereka sendiri dan perlulah mempunyai sistem suapan, mekanisma pelontar, tapak yang stabil dan butang kawalan yang mudah.

25 Baca lebih lajut

Sepak Takraw Rendah sepak takraw rendah

Sepak Takraw Rendah sepak takraw rendah

Sepak takraw mula dipertandingkan buat pertama kalinya di peringkat antarabangsa pada tahun 1965 di Sukan SEAP yang telah diadakan di Malaysia. Sebelum Jawatankuasa Pengelola Sukan SEAP menerima sukan ini, perbincangan yang hangat telah berlaku di antara wakil-wakil Malaysia dan Singapura dengan wakil-wakil dari Negara Thai dan Burma bagi membincangkan nama permainan ini. Akhirnya atas dasar bertolak ansur, Jawatankuasa Pengelola Sukan SEAP telah memutuskan bahawa permainan ini hendaklah dinamakan permainan SEPAK TAKRAW, iaitu gabungan perkataan ‘sepak’ dan ‘takraw’ menjadi satu perkataan. Pada masa kini permainan sepak takraw telahpun mengalami evolusi. Permainan ini bukan sahaja dimainkan oleh atlet lelaki tetapi dimainkan oleh atlet wanita.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

S JKR 0907164 Chapter1

S JKR 0907164 Chapter1

Banyak siswa siswi di sekolah yang belum banyak mengetahui bagaimana teknik bermain sedangkan dalam proses pelaksanaannya, olahraga sepak takraw termasuk jenis olahraga yang memerlukan banyak hal yang mesti diperhatikan, dari mulai kelenturan, kekuatan, dan keberanian. Teknik dasar permainan sepak takraw meliputi : servis, juggling atau sepak sila, smash, heading, dan block. Bahkan tata cara bermain dan peraturannyapun siswa siswi di sekolah masih banyak yang belum paham betul, misalkan posisi saat bermain seperti tekong, apit kiri dan apit kanan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

s pgsd penjas 1206486 title

s pgsd penjas 1206486 title

PEMBELAJARAN VARIASI GERAK DASAR SEPAK TAKRAW MELALUI MODIFIKASI BOLA PADA SISWA KELAS V SDN JATISARI KECAMATAN SITURAJA KABUPATEN SUMEDANG Oleh Ihya Ulumuddin Sebuah skripsi yan[r]

3 Baca lebih lajut

APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW KELAS V SD NEGERI CONGGEANG I KECAMATAN CONGGEANG KABUPATEN SUMEDANG.

APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN PROSES PEMBELAJARAN SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW KELAS V SD NEGERI CONGGEANG I KECAMATAN CONGGEANG KABUPATEN SUMEDANG.

b) Pada siklus II peneliti melakukan kegiatan sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat, dimana pada siklus ini menggunakan model pembelajaran direct intructionmelalui formasi latihan sepak sila dengan berpasangan dan berkelompok. peserta didik lebih diarahkan untuk mengembangkan pemahaman yang telah didapatnya ketika pembelajaran di siklus I. Peserta didik dihadapkan dengan tantangan dan tugas dari guru untuk melakukan sepak sila dengan menambahkan formasi latihan circle piramid, ketika melakukan sepak sila. Peserta didik dibuat kelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 3 orang.Guru bersama siswa mendemontrasikan gerakan dalam formasi, memberi latihan dalam formasi, mengecek keterampilan dan memberikan umpan balik serta memberi latihan lanjutan untuk melakukan latihan di rumah. Pada tahap ini peserta didik melakukan sepak sila berpasangan dengan tetap dilambungkan seperti pada siklus I, lalu disepak dengan arah bola lurus setinggi kepala tetapi dengan sasaran teman, dilakukan dengan cara bola dilambungkan lalu disepak kemudian bola ditangkap oleh pasanganya, lalu bola dilambungkan kembali dan disepak. Dilakukan dengan jarak dan beberapa repetisi pengulangan dengan arah bola circle pyramid.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

HUBUNGAN KESEIMBANGAN TERHADAP KETERAMPILAN SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PALOLO | Novrianto | Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education 2200 6515 1 PB

HUBUNGAN KESEIMBANGAN TERHADAP KETERAMPILAN SEPAK SILA DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PALOLO | Novrianto | Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education 2200 6515 1 PB

sedemikian rupa sehingga dapat jatuh di lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat pelanggaran atau bermain salah. Selain itu yang berhubungan dengan permainan ini adalah faktor fisik tersebut yaitu keseimbangan. Keseimbangan yang baik dimiliki seseorang atau atlet akan dapat memberikan sumbangan yang sangat bermanfaat pada saat melakukan sepak sila dalam permainan sepak takraw. Atlit yang mempunyai keseimbangan yang baik akan mudah mempertahankan irama gerakan tubuhnya sehingga tidak mudah terjatuh. Seiring dengan permasalah tersebut di atas, dalam cabang oalahraga sepak takraw dapat diprediksikan hubungan keseimbangan dan kemampuan sepak sila. Oleh karena itu berdasarkan prediksi-prediksi tersebut akan diteliti tentang kemampuan sepaak sila pada cabang olahraga sepaktakraw siswa SMP Negeri 1 Palolo dalam hubungannya dengan keseimbangan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

S SDPJ 1203573 Title

S SDPJ 1203573 Title

UPAYA MENINGKATKAN GERAK DASAR SEPAK SILA DENGAN BOLA MODIFIKASI DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW Penelitian Tindakan Kelas pada Siswa Kelas V SDN 2 Margamulya SKRIPSI Diajukan unt[r]

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...