Top PDF Pengaruh Belanja Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pengaruh Belanja Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Timur

Pengaruh Belanja Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Timur

Infrastruktur merupakan roda penggerak pertumbuhan ekonomi sehingga dipandang sebagai lokomotif pembangunan nasional dan daerah (Haris, 2009). Mustika (2017) juga mengemukakan bahwa ketersediaan infrastruktur dinilai penting guna mendorong perekonomian karena mendukung peningkatan produktivitas daerah. Namun, ketersediaan infrastruktur di NTT masih kurang memadai dan belum optimal. Kurangnya ketersediaan infrastruktur di NTT dapat dilihat dari rasio elektrifikasi pada tahun 2017 yang baru mencapai 66,02 persen atau terendah kedua di Indonesia setelah Provinsi Papua. Rasio rumah tangga yang dapat mengakses air bersih baru sebesar 60,11 persen atau terendah ketujuh di Indonesia pada tahun 2017. Selain itu, infrastruktur transportasi yang digambarkan oleh rasio jalan dalam kondisi baik dan sedang pada tahun 2017 hanya sebesar 55,79 persen atau terendah kelima di Indonesia. Dampak dari kekurangan infrastruktur serta kualitasnya yang rendah menyebabkan terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan tenaga kerja (Keusuma & Suriani, 2015).
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR DESMON SINURAT

PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR DESMON SINURAT

Kondisi sosial ekonomi Nusa Tenggara Timur menunjukkan bahwa penduduk miskin sebesar 20,48 persen pada tahun 2011 dan termasuk dalam kelompok lima besar provinsi termiskin di Indonesia, yaitu urutan ke empat setelah Provinsi Papua, Papua Barat dan Maluku.

22 Baca lebih lajut

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEMISKINAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KEMISKINAN DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Pembangunan ekonomi merupakan proses yang bersifat multi dimensional yang mencakup berbagai perubahan mendasar atas struktur sosial, sikap-sikap masyarakat, dan institusi-institusi nasional, dan tetap mengejar akselerasi pertumbuhan ekonomi, penanganan ketimpangan pendapatan, serta pengentasan kemiskinan. Jadi pada hakekatnya, pembangunan itu harus mencerminkan perubahan total suatu masyarakat atau penyesuaian sosial secara keseluruhan tanpa mengabaikan keanekaragaman kebutuhan dasar dan keinginan individual maupun kelompok-kelompok sosial di dalamnya untuk bergerak maju menuju suatu kondisi kehidupan yang lebih baik, secara material maupun spiritual. Berdasarkan arti pembangunan ekonomi tersebut, maka terdapat tiga unsur penting yang terdapat dalam pembangunan ekonomi, pembangunan ekonomi menggambarkan suatu proses terjadinya perubahan secara kontinu, pembangunan ekonomi mengindikasikan adanya keberhasilan dalam meningkatkan pendapatan perkapita, dan kenaikan pendapatan perkapita tersebut berlangsung untuk jangka waktu yang panjang.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota/Kabupaten Di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kota/Kabupaten Di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Tingkat pendidikan yang dihitung melalui tahun sekolah kepala rumah tangga mempunyai pengaruh negatif terhadap kemiskinan pada tingkat signifikansi 1%. Hal ini mengindikasikan pentingnya pendidikan dalam mengurangi kemiskinan di Provinsi Maluku Utara. Hasil ini sesuai dengan penelitian sebelumnya seperti dalam Mok dan A. Sanyal, Alemayehu Geda, dkk (2005), Weri Nova Afandi (2010), Datt & Jollife (1999), serta Woolard & Klasen (2004). Marginal effect pendidikan sebesar -0,0090 (tabel 4.4). Dengan demikian, dapat ditafsirkan bahwa penambahan satu tahun sekolah kepala rumah tangga dari nilai rata-ratanya akan menurunkan peluang rumah tangga jatuh dalam kemiskinan sebesar 0,90 persen.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Provinsi Nusa Tenggara Timur

spek social terkait dengan pengaruh pembangunan infrastruktur bidang Cipta Karya kepada masyarakat pada taraf perencanaan, pembangunan, maupun pasca pembangunan/ pengelolaan. Pada taraf perencanaan, pembangunan infrastruktur permukiman menyentuh aspek-aspek sosial yang terkait dan sesuai dengan isu-isu yang marak saat ini, seperti pengentasan kemiskinan serta pengarusutamaan gender. Sedangkan pada saat pembangunan kemungkinan masyarakat terkena dampak sehingga diperlukan proses konsultasi, pemindahan penduduk dan pemberian kompensasi, maupun permukiman kembali.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

KESIMPULAN DAN SARAN  PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

KESIMPULAN DAN SARAN PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa jalan nasional akan mempengaruhi investasi yang ada di daerah tesebut. Dengan adanya jalan nasional yang saling terhubung dengan jalan provinsi pada suatu daerah, jalan nasional akan mempengaruhi pergerakan investasi yang awalnya hanya terkonsentrasi pada jalan nasional saja, kemudian mulai berpindah ke jalan provinsi yang terhubung dengan jalan nasional tersebut. Dengan kata lain, investasi akan mulai masuk jauh kedalam suatu daerah.

25 Baca lebih lajut

PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR  PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data infrastruktur jalan dan investasi yag ada di masing-masing kabupaten/kota yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kedua data ini kemudian di analisis menggunakan metode Regresi Linier Berganda. Data infrastruktur jalan yang digunakan adalah data panjang jalan nasional, panjang jalan provinsi dan panjang jalan kabupaten serta data investasi masing-masing kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2013 dan 2014.

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

PENDAHULUAN PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dan vital untuk mempercepat proses pembangunan nasional. Infrastruktur juga memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Ini mengingat gerak laju dan pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak dapat pisahkan dari ketersediaan infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, sanitasi, dan energi. Oleh karena itu, pembangunan sektor ini menjadi fondasi dari pembangunan ekonomi selanjutnya. Keberadaan infrastruktur akan mendorong peningkatan produktifitas faktor-faktor produksi, memperlancar mobilitas penduduk, barang dan jasa, juga memperlancar perdagangan antar daerah (Nurmansyah, 2011).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

TINJAUAN PUSTAKA  PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

TINJAUAN PUSTAKA PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP SEBARAN INVESTASI DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR.

Infrastruktur merujuk pada system phisik yang menyediakan transportasi, pengairan, drainase, bangunan-bangunan gedung dan fasilitas publik yang lain yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar semua manusia dalam lingkup sosial dan ekonomi. Sistem infrastruktur didefinisikan sebagai fasilitas atau struktur dasar, peralatan, instalasi yang dibangun dan yang dibutuhkan untuk berfungsinya sistem sosial dan sistem ekonomi masyarakat (Grigg, 2000 dalam Kodoatie,R.J.,2005). Sistem infrastruktur merupakan pendukung utama sistem sosial dan sistem ekonomi dalam kehidupan masyarakat.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2 . Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (q-to-q) triwulan IV tahun 2015 naik sebesar 1,71 persen dibanding triwulan IV tahun 2015, sedangkan pertumbuhan (y-on-y) triwulan IV tahun 2015 terhadap triwulan yang sama tahun 2014 NTT naik sebesar 4,33 persen.

5 Baca lebih lajut

BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Pada triwulan III tahun 2016 pertumbuhan Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK) (q-to-q) tumbuh sebesar 2,87 persen dibanding triwulan II tahun 2016. Kontribusi pertumbuhan positif produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Triwulan III tahun 2016 (q-to-q) berasal dari kenaikan sebagian besar jenis IMK yang ada di NTT, seperti: industri minuman (14,88%), industri pakaian jadi (13,11%), industri pengolahan lainnya (11,07%), industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia (10,10%), industri furnitur (8,44%), industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya (7,43%), industi kayu, barang dari kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya (5,30%), industri makanan (4,10%) dan industri percetakan dan reproduksi media rekaman (1,91%).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur

Berdasarkan Berita Acara Hasil Pelelangan Nomor 09/PJ.ULP/BRG-AJT/TTU,RD,ALOR/VIII/2016 tanggal 18 Agustus 2016 untuk pekerjaan tersebut di atas, maka dengan ini Kelompok Kerja (Pokja) Belanja barang fisik lainnya untuk diserahkan kepada masyarakat/Pemda - Bantuan dalam rangka gerakan pengembangan jagung hibrida - Alat tanam jagung di Kab. TTU, Rote Ndao, Alor mengumumkan PEMENANG paket pekerjaan tersebut yaitu :

1 Baca lebih lajut

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur

Sehubungan dengan telah selesai Masa Sanggah terhadap Pengumuman Pemenang Seleksi Pengadaan Jasa Konsultansi pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Dan Rencana Detail Kawasan Strategis Pariw[r]

1 Baca lebih lajut

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur

Sehubungan dengan telah selesai Masa Sanggah terhadap Pengumuman Pemenang Seleksi Pengadaan Jasa Konsultansi pekerjaan PENYUSUNAN RENCANA INDUK DAN RENCANA DETAIL KAWASAN STRATEGIS PARIW[r]

1 Baca lebih lajut

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur

Sehubungan dengan telah selesai Masa Sanggah terhadap Pengumuman Pemenang Seleksi Pengadaan Jasa Konsultansi pekerjaan Penyusunan Rencana Induk Dan Rencana Detail Kawasan Strategis Pari[r]

1 Baca lebih lajut

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur PENGUMUMAN

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur PENGUMUMAN

PEMERINTAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA DINAS KESEHATAN PANITIA PENGADAAN BARANG / JASA JALAN BASUKI RAHMAT – KEFAMENANU PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor: [r]

2 Baca lebih lajut

BAB IV KONDISI SOSIAL EKONOMI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

BAB IV KONDISI SOSIAL EKONOMI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Adapun perkembangan jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan (poverty line) di Provinsi NTT khususnya dalam lima tahun terakhir (2007 – 2011) terus menunjukkan kecenderungan menurun dari tahun ke tahunnya. Apabila pada tahun 2007 masih berjumlah 1.163,6 ribu jiwa, maka pada tahun 2011 telah berkurang menjadi 986,6 ribu jiwa atau mengalami penurunan sebesar 3,81 persen per tahun (lihat Tabel 4.1) atau rata-rata turun sebesar 44 jiwa per tahun, suatu penurunan yang tidak terlalu signifikan. Artinya, tidak terlalu signifikan apabila besarnya penurunan jumlah penduduk miskin tersebut dibandingkan atau dikaitkan dengan besarnya dana atau anggaran yang dialokasikan untuk pengentasan kemiskinan selama ini. Ada kecenderungan bahwa perubahan dalam angka kemiskinan di Indonesia, dan Provinsi NTT khususnya tidak memiliki keterkaitan dengan perubahan di dalam jumlah anggaran atau dana yang dialokasikan pemerintah. Besarnya jumlah anggaran yang dialokasikan pemerintah tidak serta merta menurunkan tingkat kemiskinan secara drastis.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur PENGUMUMAN

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur PENGUMUMAN

PEMERINTAH KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA DINAS PERUMAHAN PENATAAN RUANG DAN KEBERSIHAN PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA JALAN BENPASI NO.02 – KEFAMENANU PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG D[r]

2 Baca lebih lajut

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur undangan3

LPSE Provinsi Nusa Tenggara Timur undangan3

Pembangun an Setda Ntt Jam: 12.30-13.30 Makan Siang Jadwal sewaktu-waktu dapat berubah Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi NTT, ttd.[r]

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects