Top PDF Pengaruh Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Parbaba terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Hutabolon Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir

Pengaruh Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Parbaba terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Hutabolon Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir

Pengaruh Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Parbaba terhadap Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Hutabolon Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir

Keindahan Pantai Pasir Putih Parbaba yang terdapat di Danau Toba ini juga menyita perhatian sebahagian orang untuk melaksanakan berbagai kegiatan outdoor seperti outbond dan kegiatan outdoor lainnya, bahkan pada saat-saat tertentu juga terlihat beberapa tenda milik para pecinta alam yang berjejer di sekitar pasir putihnya serta beberapa orang yang menghabiskan waktu di sore hari untuk berolahraga voli ataupun sekedar menelusuri pantai. Selain itu, eksotika pantai ini pun juga sering digunakan oleh Dinas Pariwisata untuk melaksanakan beberapa agenda kegiatan seperti Festival Seniman Internasional hingga kunjungan Destinasi Pariwisata ketika moment Pesta Danau Toba yang diadakan setiap tahun.
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Menurut Kirk dan Miller, penelitian kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan terhadap manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang – orang tersebut dalam bahasanya dan dalam peristilahannya.

5 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Dalam pengembangan pariwsta berbasi masyarakat dapat merujuk pada filosofi pembangunan pariwisata berkelanjutan yang menekankan bahwa membangun pariwisata bukan untuk kepentingan wisatawan, tetapi membangun pariwisata untuk kepentingan masyarakat yan dibutuhkan wisatawan. Dengan demikian, maka pendekatan pariwisata berbasi masyarakat dapat lebih memastikan kepentingan masyarakat. Pariwisata Berbasis masyarakat (Community Based Tourism) dikembangkan berdasarkan prisnsip keseimbangan dan keselarasan antara berbagai stakeholder pembangunan pariwisata termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat. Secara ideal prisnsip pembangunan ini menekankan pada pembangunan dari masyrakat oleh masyrakat dan untuk msayrakat yang dimulai dari tahap pembangunan yaitu dari perencanaan, pembangunan, pengelolaan dan pengembangan sampai pengawasan serta evaluasi yang harus melibatkan masyarakat setempat secara aktif.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Dari penelitian yang dilakukan ini diperoleh kesimpulan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata sudah ada. Namun masih terdapat beberapa kelemahan dalam partisipasi masyarakat tersebut. Dari penelitian ini juga beberapa bentuk usaha partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata. Dalam pengembangan pariwisata serta diketahui kendala dan hambatan dalam pengembangan objek wisata Pantai Pasir Putih Parbaba.

1 Baca lebih lajut

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Potensi Pantai Pasir Putih Parbaba Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Samosir

Pantai Pasir Putih Parbaba adalah salah satu pantai yang berada di kawasan Danau Toba. Terletak di Desa Hutabolon Parbaba, Kecamatan Pangururan. Pantai Pasir Putih Parbaba terkenal dengan keindahan pantai air tawarnya, disuguhi pemandangan pengunungan disekitarnya yang menambah daya tarik pantai ini. Pantai ini banyak dikunjungi oleh wisatawan untuk berenang atau sekedar bersantai karena pantai yang landai dan dangkal hingga 100 meter ke arah danau sehingga sangat aman bagi wisatawan. Potensi yang dimiliki Pantai Pasir Putih belum dikembangkan dengan maksimal yang diakibatkan bebrapa aspek. Banyak hal yang diusahakan oleh stakeholders untuk mengupayakan kemajuan dalam pengembangan potensi tersebut.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara) Chapter III V

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara) Chapter III V

Hal tersebut juga senada dengan yang dikatakan Bapak Belly Boyking Sihaloho sebagai Kepala Desa Hutabolon. Bahwa pariwisata berbasis masyarakat adalah masyarakat terlibat dalam kegiatan kepariwisataan dan bahkan masyarakat sebagai pelaku utamanya atau mendapat manfaat langsung dari sektor pariwisata melalui bekerja dibidang pariwisata. Dari informan di dapat sebuah informasi bahwa masyarakat yang tidak bekerja dibidang pariwisata, seperti petani, tidak terlibat aktif dalam pengembangan Pantai Pasi Putih. Hal ini dikarenakan bahwa belum ada keterpaduan antara sektor pertanian untuk mendukung Pariwisata yang ada di Pantai Pasir Putih. Dapat diketahui bahwa bentuk keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kebersihan yang dilakukan pada Jumat sehingga program dalam menjaga kebersihan Pantai Pasir Putih Parbaba adalah Jumat bersih. Di desa Hutabolon ini dikenal dengan sistem tandak jadi masyarakat membersihkan lokasi mereka saja.
Baca lebih lanjut

42 Baca lebih lajut

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Daerah tujuan wisata danau Pantai Pasir Putih Parbaba terletak di Desa Hutabolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Keunikan objek wisata ini yaitu mempunyai pasir yang putih dan masih terjaganya kebersihan. Selain itu, wisata ini sudah memiliki fasilitas yang mencukupi seperti villa atau penginapan dan restoran. Untuk hiburan wisata bisa dinikmati dengan sepeda air, berenang, banana boat, berperahu dan duduk santai.

5 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Dari penelitian yang dilakukan ini diperoleh kesimpulan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata sudah ada. Namun masih terdapat beberapa kelemahan dalam partisipasi masyarakat tersebut. Dari penelitian ini juga beberapa bentuk usaha partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata. Dalam pengembangan pariwisata serta diketahui kendala dan hambatan dalam pengembangan objek wisata Pantai Pasir Putih Parbaba.

12 Baca lebih lajut

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Pasir Putih Parbaba(Studi pada Desa Huta Bolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir , Sumatera Utara)

Banyak objek wisata di Kabupaten Samosir salah satunya Pantai Pasir Putih Parbaba yang memiliki kekayaan alam dan memiliki adat dan budaya batak toba yang unik sehingga menjadi potensi wisata yang luar biasa untuk di kembangkan. Pantai ini juga memiliki pemandangan yang indah dengan latar belakang pegunungan pusuk buhit dan bukit –bukit di Pulau Sumatera. Pantai Pasir Putih terletak di Desa Huta Bolon Parbaba Kecamatan Pangururan dengan jarak tempuh ± 10 Km dari pusat kota Pangururan. Pantai ini merupakan penghasil Pendapatan Asli Daerah Terbesar Kedua dibidang Pariwisata. Pantai ini sering dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Pantai ini memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan olah raga antara lain : Volly pantai, Foatsal, Cano, Palo air, Jet ski, Water boom.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

This study aims to determine physical carrying capacity of the region as a tourist attraction. This research was conducted in April-May 2016 at Pasir Putih Parbaba Beach District Samosir. The data used primary and secondary data. The results showed for boating activities, including appropriate category (S2) at station 1 (71,43%) and station 3 (59,52%), while station 2 including a very appropriate category (S1) with a value of 83,33%. Water bike activities including appropriate category (S2) at station 1 and station 3 with a value of 76,47% and 74,51%, while the second station includes a very appropriate category (S1) with a value of 84,31%. Activity sit relaxed classified suitable (S2) at three stations with the same IKW value is 74,51%. Swimming activities classified as suitable (S2) at station 1 and station 2 with IKW same value, namely 81,40%, while the 3 stations including a very appropriate category (S1). Banana boat activity on all three observation stations classified as very appropriate (S1) with a value IKW at station 1 and station 2, namely 21 and stations 3 namely 24. The physical carrying capacity of the region with an area of 93.315 m 2 utilization is 5.366 people per day. The value of the natural beauty of the Pasir Putih Parbaba Beach which 37,63% are not beautiful while the value of the comfort of this region, namely 52,68% are quite comfortable.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Analisis Nilai Ekonomi Dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Di Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir

Analisis Nilai Ekonomi Dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Di Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir

Kopi merupakan tanaman inti di lahan hutan rakyat Desa Parbaba Dolok. Kopi merupakan tanaman keras yang hidup tumbuh dengan baik didataran tinggi dengan iklim yang dingin. Kopi di Desa Parbaba Dolok dapat berproduksi dengan baik hanya dua kali dalam setahun yaitu antara bulan April dan Oktober atau biasa disebut panen raya. Namun jika panen liar dapat dilakukan sekali seminggu. Buah kopi yang dipetik oleh petani rata-rata sekitar 5 kaleng/ bulannya. Bagian yang dimanfaatkan adalah biji yang sudah ranum dengan ciri-ciri berwarna merah dan kemudian digiling lalu dijemur. Biji kopi biasanya dijual ke agen yang datang ke rumah maupun langsung ke pasar dengan selang waktu sekali seminggu. Biji kopi dijual dengan harga rata-rata Rp. 200.000,- per kalengnya. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat menanam kopi dikarenakan selain dapat menambah penghasilan yang rutin setiap minggunya dapat juga menjaga lahan dari kelongsoran yang kerap terjadi di desa tersebut. Selain bermanfaat dari segi ekonomi, kopi juga bermanfaat dari segi ekologinya dimana kulit buah kopi hasil penggilingan dapat dijadikan kompos untuk memperbaiki kondisi tanah disana.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Kajian Daya Dukung Fisik Wisata Danau di Pantai Pasir Putih Parbaba Kabupaten Samosir

Contoh Perhitungan: Pantai Pasir Putih Parbaba (Stasiun 2) 1. Ni kedalaman perairan (m) : bobot x skor = 5 x 3 = 15 2. Ni material dasar perairan : bobot x skor = 5 x 3 = 15 3. Ni kecepatan arus : bobot x skor = 5 x 2 = 10 4. Ni tipe danau : bobot x skor = 3 x 3 = 9 5. Ni lebar danau : bobot x skor = 3 x 3 = 9 6. Ni kecerahan perairan (m) : bobot x skor = 3 x 1 = 3 7. Ni biota berbahaya : bobot x skor = 3 x 3 = 9

29 Baca lebih lajut

PROFIL DAERAH KAB. BULUKUMBA TAHUN 2014

PROFIL DAERAH KAB. BULUKUMBA TAHUN 2014

Potensi sumberdaya alam sangat banyak terutama potensi sumberdaya air namun belum dikelola dengan baik dan optimal. Secara morfologi seperti pegunungan, perbukitan bergelombang, pedataran rendah, pedataran bergelombang dan lain-lain. Sebagai salah satu sumber energi baru dan terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan tenaga listrik. Potensi energi air yang ada di Kabupaten Bulukumba relative besar. Sumber energi ini berupa terjunan air di daerah pegunungan. Sayangnya potensi ini kurang dimanfaatkan dengan membangun instalasi turbin air sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), pembangkit tenaga listrik mini (PLTM) atau pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Adanya sumberdaya air tersebut pada umumnya terdapat di daerah pedesaan, antara lain di daerah hulu sungai Balantiyeng, sungai Bialo dan sungai Oddungang. Berdasarkan hasil penelitian dari Dinas ESDM provinsi Sulawesi Selatan menyebutkan potensi PLTM di Kabupaten Bulukumba mencapai 250 kW, sedangkan potensi PLTMH mencapai 236 kW. Dengan dikembangkannya PLTM dan PLTMH tersebut dapat membantu pemerintah dalam penyediaan energi listrik bagi masyarakat khususnya di daerah-daerah terpencil di wilayah pelosok Kabupaten Bulukumba.
Baca lebih lanjut

129 Baca lebih lajut

ANALISIS DAMPAK PENGEMBANGAN OBYEK WISATA BAHARI TERHADAP KEGIATAN EKONOMI DAN PENDAPATAN PEDAGANG SEKTOR INFORMAL DI LOKASI WISATA PANTAI PASIR PUTIH KABUPATEN SITUBONDO TAHUN 2008

ANALISIS DAMPAK PENGEMBANGAN OBYEK WISATA BAHARI TERHADAP KEGIATAN EKONOMI DAN PENDAPATAN PEDAGANG SEKTOR INFORMAL DI LOKASI WISATA PANTAI PASIR PUTIH KABUPATEN SITUBONDO TAHUN 2008

Untuk mendapatkan pemahaman yang substantif terhadap permasalahan pekerja sektor informal di obyek wisata maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji atau menggali dan menggambarkan sejauh mana dampak dari pengembangan obyek wisata bahari terhadap kegiatan ekonomi dan pendapatan pedagang sektor informal di lokasi wisata pantai Pasir Putih Kabupaten Situbondo tahun 2008. Penentuan lokasi dalam penelitian ini menggunakan metode purposive area yaitu obyek wisata pantai Pasir Putih yang berada di Kecamatan Bungatan Kabupaten Situbondo dan penentuan subyek penelitian dengan menggunakan metode snowball, yaitu jumlah subyek penelitian tidak dibatasi tetapi pengumpulan informasi dapat dihentikan jika informasi atau data yang diperoleh telah mencukupi kebutuhan penelitian. Metode pengumpulan informasi yang dipergunakan dalam penelitian meliputi metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya berpedoman pada metode kualitatif dengan menggunakan empat langkah analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Analisis Nilai Ekonomi Dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Di Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir

Analisis Nilai Ekonomi Dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Di Desa Parbaba Dolok, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir

Secara umum pengertian pertumbuhan ekonomi didefenisikan sebagai suatu peningkatan kemampuan dari suatu perekonomian dalam memproduksi barang dan jasa. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktifitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu. Sumberdaya hutan sesungguhnya telah senantiasa juga mengalirkan manfaat ekonomi langsung kepada masyarakat. Dengan kegiatan- kegiatan kehutanan yang baik, sumberdaya hutan mampu memberikan manfaat langsung dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Hasil hutan merupakan sumberdaya ekonomi potensial yang beragam yang menghasilkan sederetan hasil hutan serbaguna baik hasil hutan kayu dan non kayu maupun hasil-hasil hutan yang tidak kentara (Wirakusumah, 2003). Ciri ekonomi mata pencaharian masyarakat di pedesaan, terutama di negara-negara berkembang adalah keberagaman. Masyarakat desa mengandalkan pemanfaatan langsung hasil pertanian dan hutan serta sumber pendapatan lainnya yang dihasilkan dari penjualan hasil hutan atau dari upah bekerja.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

DAMPAK OBYEK WISATA PANTAI PARANGTRITIS TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN MANCINGAN DESA  DAMPAK OBYEK WISATA PANTAI PARANGTRITIS TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN MANCINGAN DESA PARANGTRITIS KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL.

DAMPAK OBYEK WISATA PANTAI PARANGTRITIS TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN MANCINGAN DESA DAMPAK OBYEK WISATA PANTAI PARANGTRITIS TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT DI DUSUN MANCINGAN DESA PARANGTRITIS KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL.

Adanya obyek wisata pantai Parangtritis, masyarakat tetap bisa mendapatkan pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Dampak ekonomi pariwisata berfokus pada perubahan penjualan, penghasilan, dan penempatan tenaga kerja. Dengan berbagai jenis pekerjaan yang bisa dilakukan, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain di sekitar obyek wisata serta memberikan kontribusi pembangunan daerah, Maka yang diperlukan adalah menjaga agar obyek wisata tetap bisa dikunjungi dan mencegah timbulnya persaingan harga antar sektor.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

DESKRIPSI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DESA KAMPUNG JAWA YANG BEKERJA DI OBYEK WISATA PANTAI LABUHAN JUKUNG KECAMATAN PESISIR TENGAH KABUPATEN PESISIR BARAT

DESKRIPSI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DESA KAMPUNG JAWA YANG BEKERJA DI OBYEK WISATA PANTAI LABUHAN JUKUNG KECAMATAN PESISIR TENGAH KABUPATEN PESISIR BARAT

Wisata Pantai Labuhan Jukung warga memiliki pekerjaan yang beragam antara lain Pegawai Negeri Sipil (PNS), petani, pengusaha kecil dan menengah dan nelayan. Dengan dibangunnya Obyek Wisata Pantai Labuhan Jukung maka membuat beberapa penduduk di sekitar kawasan Obyek Wisata bekerja sebagai pengelola Obyek Wisata dan juga pedagang di sekitar Obyek Wisata. Masih banyak pekerjaan yang sebenarnya yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Kampung Jawa di obyek wisata, contohnya menyediakan jasa peminjaman ban-ban untuk mandi, jasa penyeberangan kapal ke Pulau Pisang, peminjaman papan selancar/papan surving, dan lain-lain.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

Kajian Potensi Wisata Kota Tapaktuan, Berbasis Masyarakat Lokal

Kajian Potensi Wisata Kota Tapaktuan, Berbasis Masyarakat Lokal

“… Sejauh ini kami masih berpegang teguh dengan tata cara, adat istiadat yang ada, salah satunya dengan cara menghormati peraturan syariatislam, tidak begitu kaku tetpai lebih kepada kesadaran kita selkau masyarakat acehsudah seharusnya menerapkan peraturan tersebut, untuk pengunjug yang non muslim kamipun tidak mempersulit mereka dengan aturan yang ada, hanya saja ada beberapa peraturan yang wajib mereka ikuti, seperti dilarang memakai celana pendek, dan hal lainnya yang membawa dampak yang berlebihan bagi pengunjung lain yang melihatnya. Untuk segi ritual adat, memang di lokasi jarang dilakukan tetapi ada beberapa juga terkadang dilakukan karena sebagian masyarakat disni lebih memilih untuk melakukannya diobjek wisata lain, seperti pantai pasir putih…”. 5. Ie Seujuk
Baca lebih lanjut

186 Baca lebih lajut

Upaya Pengembangan Pantai Pasir Putih Pangkodian Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Toba Samosir

Upaya Pengembangan Pantai Pasir Putih Pangkodian Sebagai Objek Wisata Di Kabupaten Toba Samosir

Berdasarkan latar belakang pemilihan judul yang telah diuraikan di atas , maka penulis memberikan batasan terhadap permasalahan, dalam penulisan kertas karya ini, yaitu: Bagaimana ketersediaan transportasi, jalan dan akomodasi di kawasan wisata alam pantai Pangkodian, di desa Tiara Bunga kecamatan Tampahan ?

6 Baca lebih lajut

Kontribusi Pendapatan Masyarakat Dari Sektor Pariwisata Terhadap Total Pendapatan Keluarga

Kontribusi Pendapatan Masyarakat Dari Sektor Pariwisata Terhadap Total Pendapatan Keluarga

Kontribusi Sektor Wisata Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Lumban Silintong Kecamatan Balige Kabupaten Samosir.. Medan: Universitas Sumatera Utara.[r]

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...