Top PDF PENGARUH PREDIKSI KEBANGKRUTAN, DEBT DEFAULT, KUALITAS Pengaruh Prediksi Kebangkrutan, Debt Default, Kualitas Audit Dan Kondisi Keuangan Terhadap Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014.

PENGARUH PREDIKSI KEBANGKRUTAN, DEBT DEFAULT, KUALITAS  Pengaruh Prediksi Kebangkrutan, Debt Default, Kualitas Audit Dan Kondisi Keuangan Terhadap Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014.

PENGARUH PREDIKSI KEBANGKRUTAN, DEBT DEFAULT, KUALITAS Pengaruh Prediksi Kebangkrutan, Debt Default, Kualitas Audit Dan Kondisi Keuangan Terhadap Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014.

Opini audit going concern merupakan opini yang diterbitkan auditor untuk memastikan apakah perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya di masa yang akan mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji tentang pengaruh prediksi kebangkrutan, debt default, kualitas audit, dan kondisi keuangan terhadap opini audit going concern. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan cara puposive sampling, yang mana terkumpul sebanyak 40 perusahaan. Alat analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan regresi logistik. Analisis regresi logistik menggunakan pengujian multivariate, seperti pengujian overall model fit test, koefisien determinasi, kelayakan model regresi, dan pengujian hipotesis. Variabel dalam penelitian ini adalah prediksi kebangkrutan, debt default, kualitas audit, dan kondisi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediksi kebangkrutan, debt default, dan kondisi keuangan berpengaruh terhadap opini audit going concern, sedangkan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern.
Show more

17 Read more

PENGARUH PREDIKSI KEBANGKRUTAN, DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT DAN KONDISI KEUANGAN TERHADAP  Pengaruh Prediksi Kebangkrutan, Debt Default, Kualitas Audit Dan Kondisi Keuangan Terhadap Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa E

PENGARUH PREDIKSI KEBANGKRUTAN, DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT DAN KONDISI KEUANGAN TERHADAP Pengaruh Prediksi Kebangkrutan, Debt Default, Kualitas Audit Dan Kondisi Keuangan Terhadap Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa E

Alhamdulillah, puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah serta inayah-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ PENGARUH PREDIKSI KEBANGKRUTAN, DEBT DEFAULT , KUALITAS AUDIT, KONDISI KEUANGAN TERHADAP OPINI GOING CONCERN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011-2014”.

16 Read more

PENDAHULUAN  Pengaruh Prediksi Kebangkrutan, Debt Default, Kualitas Audit Dan Kondisi Keuangan Terhadap Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014.

PENDAHULUAN Pengaruh Prediksi Kebangkrutan, Debt Default, Kualitas Audit Dan Kondisi Keuangan Terhadap Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2014.

Keberadaan entitas bisnis merupakan ciri dari sebuah lingkungan ekonomi, yang dalam jangka panjang bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup (going concern). Kelangsungan hidup usaha selalu dihubungkan dengan kemampuan manajemen dalam mengelola perusahaan agar bertahan hidup. Menurut penelitian Chen dan Church (1996) dan Levitt (1998) ketika kondisi ekonomi merupakan sesuatu yang tidak pasti, para investor mengharapkan auditor memberikan early warning akan kegagalan keuangan perusahaan. Opini audit atas laporan keuangan menjadi salah satu pertimbangan yang penting bagi investor dalam mengambil keputusan berinvestasi. Auditor sangat diperlukan dalam memberikan informasi yang baik bagi investor.
Show more

8 Read more

Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, dan Opini audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI

Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, dan Opini audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI

Endah Adityaningrum (2012) melakukan penelitian ini mengenai analisis hubungan antara kondisi keuangan perusahaan dengan penerimaan opini audit going concern.Dimana sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 26 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2009.Metode yang digunakan adalah regresi logistik (logistic regression). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel current ratio (CR), Gross profit margin (GPM), net profit margin (NPM), debt equity, leverage ratio dan operating profit margin (OPM) berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern, sedangkan variabel return in investment (ROI), return on equity (ROE), inventory turnover (TAT), price earning ratio (EPR), dan price book value (PBV) tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern.Perbedaan dari penelitian sebelumnya dengan peneliti adalah pada variabel independen yaitu variabel kondisi keuangan, dimana peneliti menggunakan periode 2009-2012.
Show more

17 Read more

Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, dan Opini audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI

Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, dan Opini audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI

Endah Adityaningrum (2012) melakukan penelitian ini mengenai analisis hubungan antara kondisi keuangan perusahaan dengan penerimaan opini audit going concern.Dimana sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 26 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007-2009.Metode yang digunakan adalah regresi logistik (logistic regression). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel current ratio (CR), Gross profit margin (GPM), net profit margin (NPM), debt equity, leverage ratio dan operating profit margin (OPM) berpengaruh secara signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern, sedangkan variabel return in investment (ROI), return on equity (ROE), inventory turnover (TAT), price earning ratio (EPR), dan price book value (PBV) tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern.Perbedaan dari penelitian sebelumnya dengan peneliti adalah pada variabel independen yaitu variabel kondisi keuangan, dimana peneliti menggunakan periode 2009-2012.
Show more

80 Read more

Pengaruh Auditor Switching, Financial Distress, dan Debt Default Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Auditor Switching, Financial Distress, dan Debt Default Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Auditor bertanggungjawab untuk mengevaluasi apakah terdapat kesangsian besar terhadap kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam periode waktu pantas, tidak lebih dari satu tahun sejak tanggal laporan keuangan yang sedang diaudit (IAI 2001). Masalah timbul ketika banyak terjadi kesalahan opini (audit failures) yang dibuat oleh auditor menyangkut opini going concern (Mayangsari 2003). Beberapa penyebabnya antara lain; pertama, masalah self-fulfilling prophecy yang mengakibatkan auditor enggan mengungkapkan status going concern yang muncul ketika auditor khawatir bahwa opini going concern yang dikeluarkan dapat mempercepat kegagalan perusahaan yang bermasalah (Venuti 2007). Meskipun demikian, opini going concern harus diungkapkan dengan harapan dapat segera mempercepat upaya penyelamatan perusahaan yang bermasalah.
Show more

80 Read more

Pengaruh Kondisi Keuangan, Ukuran Perusahaan, Audit Lag, dan Debt Default Terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Kondisi Keuangan, Ukuran Perusahaan, Audit Lag, dan Debt Default Terhadap Pemberian Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Ketika auditor menyangsikan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya, maka pada laporan audit yang terdapat pada laporan keuangan dicantumkan paragraf penjelasan yang menguraikan ketidakpastiaan tentang kelangsungan usaha atau sering disebut opini going concern (Arens, et al., 2008:67). Perusahaan yang mendapat opini going concern akan berdampak pada kurangnya kepercayaan publik terhadap perusahaan sehingga investor dan kreditur enggan untuk menanamkan modalnya. Kekurangan modal akan mengakibatkan kegiatan operasional perusahaan terganggu yang kemudian dapat mempercepat masa kebangkrutan. Keadaan ini yang menjadi pertimbangan para investor dan kreditur dalam berinvestasi sebab perusahaan yang bangkrut tidak mampu memberikan return yang diharapkan oleh para investor. Akibatnya audior akan menghadapi dilema untuk memberikan opini going concern karena perusahaan akan menjadi semakin lesu. Hal ini disebut ‘self fulfilling prophecy’ (Purba, 2009:79).
Show more

96 Read more

Pengaruh Kualitas Audit, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Dan Rasio Keuangan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Kualitas Audit, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Dan Rasio Keuangan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

“Penilaian going concern didasarkan pada keadaan finansial, operasional, dan aspek lainnya” (Hao et al, 2011). Lebih lanjut, “auditor sering memberikan opini going concern dengan pertimbangan berdasarkan kondisi keuangan yang dilaporkan” (Bruynseels dan Willekens, 2006). “Semakin dekat perusahaan dengan kebangkrutan maka semakin besar kemungkinan perusahaan menerima opini non going concern” (Lennox, 2000). “Indikasi kebangkrutan dapat dilihat dari apakah perusahaan mengalami financial distress, yaitu suatu kondisi dimana arus kas operasi perusahaan tidak mencukupi untuk memenuhi kewajiban lancarnya” (Widyantari, 2011). Pada akhirnya, financial distress ini akan mengarah pada kebangkrutan perusahaan sehingga kelangsungan usaha perusahaan diragukan. Hao et al (2011) menyatakan bahwa “bukti empiris bahwa rasio keuangan tertentu, terutama cash flow/total debt, memberikan tanda yang cukup signifikan sebelum sebuah perusahaan benar-benar bangkrut”.
Show more

82 Read more

PERUSAHAAN DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN

PERUSAHAAN DAN KUALITAS AUDIT TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN

Penelitian ini membahas tentang pengaruh prediksi kebangkrutan, pertumbuhan perusahaan dan kualitas audit terhadap penerimaan opini audit going concern. Sampel penelitian ini adalah perusahaan garmen dan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2015. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi logistik. Hasil regresi logistik menggunakan SPSS diketahui bahwa variabel prediksi kebangkrutan tidak berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern. Variabel pertumbuhan perusahaan dan kualitas audit berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern. Keterbatasan pada penelitian ini adalah jumlah sampel yang diperoleh dalam penelitian ini relatif kecil, hanya 72 sampel penelitian yang diperoleh dari perusahaan sektor garmen dan tekstil dan perusahaan yang tidak menerbitkan laporan keuangan auditan secara berturut-turut sehingga mengurangi sampel data penelitian.
Show more

16 Read more

Pengaruh model prediksi kebangkrutan, pertumbuhan perusahaan dan debt default terhadap penerimaan opini audit going concern: studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia Tahun 2008 - 2012

Pengaruh model prediksi kebangkrutan, pertumbuhan perusahaan dan debt default terhadap penerimaan opini audit going concern: studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia Tahun 2008 - 2012

Begitupun sebaliknya, semakin buruk kondisi keuangan perusahaan, maka akan semakin besar kemungkinan perusahaan memperoleh opini audit going concern. Seorang auditor akan sangat memperhatikan kondisi keuangan perusahaan dalam menerbitkan opini audit going concern. Perusahaan yang tidak mempunyai permasalahan yang serius kemungkinan besar tidak akan menerima opini audit going concern. Berbeda dengan perusahaan yang mengalami permasalahan keuangan secara terus menerus yang mengakibatkan nilai rasio Z-score rendah sehingga akan berpeluang besar untuk menerima opini audit going concern. Dengan demikian, model prediksi kebangkrutan ini menjadi pertimbangan auditor dalam memberikan opini audit going concern. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa model prediksi kebangkrutan berpengaruh terhadap penerimaan opini audit going concern. Hasil yang sama juga ditemukan dalam penelitian yang dilakukan oleh Wiwik Kurniati (2012). Beberapa penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa model prediksi kebangkrutan menggunakan rasio-rasio keuangan lebih akurat dibandingkan pendapat auditor dalam mengelompokkan perusahaan bangkrut dan tidak bangkrut. Sehingga, dengan demikian maka akan sangat mudah melihat kondisi tingkat kesehatan dari sebuah perusahaan.
Show more

102 Read more

PENGARUH DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI  Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Ter

PENGARUH DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Ter

Ardiani, Nurul, Emrinaldi Nur DP dan Nur Azlina. 2012. “Pengaruh Audit Tenure , Disclosure , Ukuran KAP, Debt Default , Opinion Shopping , Dan Kondisi Keuangan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Real Estate Dan Property Di Bursa Efek Indonesia”. Jurnal Ekonomi Volume 20 Nomor 4 Desember 2012. Fakultas ekonomi. Universitas Riau. Pekanbaru.

15 Read more

PENGARUH KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, DEBT DEFAULT, DAN OPINI AUDIT GOING CONCERN TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN DI INDONESIA

PENGARUH KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN, DEBT DEFAULT, DAN OPINI AUDIT GOING CONCERN TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN DI INDONESIA

manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama perioda 2009 - 2011. Penelitian ini hanya menggunakan perusahaan-perusahaan manufaktur sebagai sampel karena sektor manufaktur dominan di Asia, khususnya di Indonesia dan unutk menjaga homogenitas data sehingga hanya menggunakan perusahaan manufaktur saja, untuk menghindari terjadinya industrial effect yaitu risiko industri yang berbeda antar suatu sektor industri yang satu dengan yang lain (Setyarno, dkk., 2006), serta karena memiliki peran yang relatif besar dalam nilai ekspor Indonesia terhadap perekonomian dan memiliki tingkat kompetisi yang kuat sehingga rawan terhadap kasus-kasus kecurangan dan masalah going concern.
Show more

54 Read more

ANALISIS PENGARUH KUALITAS AUDIT, DEBT DEFAULT, AUDITOR SWITCHING, DAN SOLVABILITAS TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Empiris Pada Emiten Manufaktur di Bursa Efek Indonesia)

ANALISIS PENGARUH KUALITAS AUDIT, DEBT DEFAULT, AUDITOR SWITCHING, DAN SOLVABILITAS TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Empiris Pada Emiten Manufaktur di Bursa Efek Indonesia)

bersih setelah pajak yang negatif minimal dua periode laporan keuangan selama periode penelitian. Sehingga terpilih 30 perusahaan. Oleh karena periode penelitian adalah selama lima tahun, maka total sampel adalah 150. Variabel dependen opini audit going concern, kualitas audit, debt default, dan auditor switching diukur dengan variabel dummy sedangkan Solvabilitas menggunakan variabel metrik berupa rasio. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain uji asumsi klasik, analisis regresi logistik, serta pengujian hipotesis. Analisis data menggunakan program SPSS versi 17.0 dengan alat analisis binary logistic dan metode enter.
Show more

19 Read more

Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Dan Opini Audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Dan Opini Audit Terhadap Penerimaan Opini Going Concern Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

Menurut standar profesional akuntan publik SAP Seksi 110, tujuan audit atas laporan keuangan oleh auditor independen pada umumnya adalah untuk menyatakan pendapat tentang kewajaran dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas, dan arus kas sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Laporan auditor merupakan sarana bagi auditor untuk menyatakan pendapatnya atau apabila keadaan mengharuskan, untuk menyatakan tidak memberikan pendapat, sebagai pihak yang independen, auditor tidak dibenarkan untuk memihak kepentingan siapapun dan untuk tidak mudah dipengaruhi, serta harus bebas dari setiap kewajiban terhadap kliennya dan tidak memiliki suatu kepentingan dengan kliennya (IAI, 1994).
Show more

78 Read more

DAFTAR PUSTAKA  Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Audit Going Concern Dalam Perusahaan Manufaktur Di Indonesia Tahun 2012-2014.

DAFTAR PUSTAKA Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Audit Going Concern Dalam Perusahaan Manufaktur Di Indonesia Tahun 2012-2014.

Azizah, Rizki dan Indah Anisykurlillah. 2014. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Debt Default, dan Kondisi Keuangan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2010-2013). Accounting Analysis Journal. Universitas Negeri Semarang.

7 Read more

PENGARUH DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI  Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Ter

PENGARUH DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP PENERIMAAN OPINI Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Dan Pertumbuhan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Ter

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan auditor independen di Bursa Efek Indonesia melalui website www.idx.co.id. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa efek Indonesia pada tahun 2010- 2012. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 46 sampel perusahaan pada tahun 2010-2012. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis data regresi logistik.
Show more

15 Read more

PENGARUH DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2013)

PENGARUH DEBT DEFAULT, KUALITAS AUDIT DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP PENERIMAAN OPINI AUDIT GOING CONCERN (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2013)

kewajiban hutang atau bunga pada waktu jatuh tempo (PSA 30). Hal pertama yang akan dilakukan oleh auditor untuk mengetahui kondisi kesehatan keuangan suatu perusahaan adalah dengan memeriksa hutang perusahaan. Ketika suatu perusahaan memiliki hutang yang tinggi, maka kas yang ada di perusahaan akan diarahkan untuk menutup hutang yang dimiliki perusahaan yang dampaknya akan mengganggu kegiatan operasional perusahaan. Debt to Equity Rasio (DER) digunakan untuk melihat apakah suatu perusahaan mengalami default atau tidak. Chen dan Church (1992) dalam Pradiptorini dan Januarti (2007) menemukan hubungan yang kuat status default terhadap opini going concern. Hasil temuannya menyatakan bahwa kesulitan dalam mentaati persetujuan hutang, fakta-fakta pembayaran yang lalai atau pelanggaran perjanjian, memperjelas masalah going concern suatu perusahaan. Berdasarkan uraian di atas maka dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut :
Show more

64 Read more

AUEP10. ANALISIS PENGARUH KUALITAS AUDIT, DEBT DEFAULT DAN OPINION SHOPPING TERHADAP PENERIMAAN OPINI GOING CONCERN

AUEP10. ANALISIS PENGARUH KUALITAS AUDIT, DEBT DEFAULT DAN OPINION SHOPPING TERHADAP PENERIMAAN OPINI GOING CONCERN

Krisis keuangan yang melanda beberapa negara di Asia termasuk Indonesia pada tahun 1997, membawa dampak buruk bagi kelangsungan hidup entitas bisnis. Lingkungan resiko yang merupakan dampak dari memburuknya kondisi ekonomi mengakibatkan makin meningkatnya opini Qualified Going Concern dan Disclaimer untuk penugasan tahun 1998. Beberapa hal yang memicu masalah going concern pada tahun tersebut umumnya adalah perusahaan-perusahaan memiliki rasio hutang terhadap modal yang tinggi, saldo hutang jangka pendek dalam jumlah besar yang segera jatuh tempo, mengalami penurunan modal (capital deficiency) yang signifikan, kerugian keuangan (financial losses) yang disebabkan karena kerugian nilai tukar, menanggung beban-beban keuangan, kerugian operasional dan tidak adanya action plans yang jelas dari pihak manajemen (Juniarti, 2000). Auditor tidak bisa lagi hanya menerima pandangan manajemen bahwa segala sesuatunya baik. Penilaian going concern lebih didasarkan pada kemampuan perusahaan untuk melanjutkan operasinya dalam jangka waktu 12 bulan ke depan. Untuk sampai pada kesimpulan apakah perusahaan akan memiliki going concern atau tidak, auditor harus melakukan evaluasi secara kritis terhadap rencana-rencana manajemen.
Show more

25 Read more

PENGARUH PREDIKSI KEBANGKRUTAN DAN OPINI AUDITOR TERHADAP AUDIT DELAY DENGAN REPUTASI KAP SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH PREDIKSI KEBANGKRUTAN DAN OPINI AUDITOR TERHADAP AUDIT DELAY DENGAN REPUTASI KAP SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

The Purpose of this study is to know the influence of bankcruptcy prediction and auditor opinion to audit delay moderated by public accountant office reputation. Data are drawn from 54manufacturing company listed in Indonesia Stock Exchange during 2011-2015. Sampling technique use purposive sampling. The analysis technique use Multiple Liner Regression and Multiple Regression Analysis which contains of descriptiveand frequencies test, classic assumption test, goodness of fit test and hypothesis test. The result show that bankcruptcy prediction influence on audit delay significantly. auditor opinion is non-significantly influence the audit delay. public accountant office reputation strengthen the influence of bankcrupty prediction to audit delay. public accountant office reputation can't use to moderated auditor opinion and audit delay because auditor opinion is not significantly influence the audit delay.
Show more

17 Read more

PENGARUH KUALITAS AUDIT, PROFITABILITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH KUALITAS AUDIT, PROFITABILITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Data yang digunakan dalam penelitian yaitu laporan tahunan dan laporan auditor independen perusahaan yang diperoleh melalui website www.idx.co.id. Metode pemilihan sampel dengan purposive sampling, dengan jumlah sampel 75. Metode analisis mengggunakan regresi logistik dengan tingkat signifikansi 5%.

17 Read more

Show all 10000 documents...