Top PDF Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Asuransi Bumida Bumiputera Muda Cabang Amando

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Asuransi Bumida Bumiputera Muda Cabang Amando

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Asuransi Bumida Bumiputera Muda Cabang Amando

Alat ukur variabel yang digunakan adalah five point likert. Alat ini digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan presepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomenal sosial. Dalam penelitian fenomenal sosial ini telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti, yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian (Rangkuti : 66-67) skala ini mengunakan skala ordinal yang merupakan angka- angka yang mengandung suatu ukuran. Ini tidak memberikan nilai absolut terhadap objek, tetapi hanya memberikan urutan, dimana objek terkecil diberi anka 1 dan seterusnya. Analisis korelasi digunakan untuk menguji hubungan kualitas kerja terhadap pengaruh Gaya Kepemimpinan dan kinerja karyawan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

"Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Unggul Plastik Cabang Bandung ".

"Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Unggul Plastik Cabang Bandung ".

Dewasa ini, persaingan usaha semakin ketat, sehingga perusahaan perlu meningkatkan kinerjanya di segala bidang. Salah satu yang terpenting adalah peningkatan kinerja sumber daya manusia. Hal tersebut dilakukan agar perusahaan mampu bertahan ditengah persaingan global ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Unggul Plastik Cabang Bandung. Variabel dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan, motivasi, dan disiplin kerja sebagai variabel bebas dan kinerja karyawan sebagai variabel terikat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dan disebarkan kepada 31 karyawan PT. Unggul Plastik Cabang Bandung. Dalam penelitian ini tidak digunakan teknik sampling karena sampel yang diteliti adalah keseluruhan dari populasi yang ada atau disebut dengan sensus dan teknik pengujian data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas dengan Alpha Cronbach, uji asumsi klasik dan analisis regresi liner berganda, untuk menguji dan membuktikan hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini adalah gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Pengaruh   Gaya    Kepemimpinan    Situasional  Terhadap  Peningkatan  Kinerja  Karyawan  Pada   PT.  Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan  Iskandar Muda

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar Muda

Alhamdulillahirabbil’alamin peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat hidayah dan inayah-Nya akhirnya peneliti dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini yang peneliti beri judul Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar Muda, tidak lupa pula salawat beriring salam atas junjungan dan suritauladan sekalian alam Nabi Besar Muhammad SAW semoga kita mendapatkan safa’at-nya di yaumil akhir nanti.

107 Baca lebih lajut

Pengaruh  Gaya  Kepemimpinan  Situasional Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt.Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang  Medan  Iskandar Muda

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt.Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar Muda

Alhamdulillahirabbil’alamin peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat hidayah dan inayah-Nya akhirnya peneliti dapat menyelesaikan penyusunan skripsi ini yang peneliti beri judul Pengaruh Gaya Kepemimpinan Situasional Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan Iskandar Muda, tidak lupa pula salawat beriring salam atas junjungan dan suritauladan sekalian alam Nabi Besar Muhammad SAW semoga kita mendapatkan safa’at-nya di yaumil akhir nanti.

101 Baca lebih lajut

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT ASKES (PERSERO) CABANG UTAMA BANDUNG.

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT ASKES (PERSERO) CABANG UTAMA BANDUNG.

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kinerja karyawan PT Askes (Persero) Cabang Utama Bandung. Hal tersebut ditandai dengan hasil annual performace contract yang nilai pencapaian belum sesuai dengan yang ditargetkan, juga dilihat dari keterlambatan karyawan yang cenderung meningkat. Fenomena tersebut harus segera ditindak lanjuti secepatnya, bila tidak ditindak lanjuti mungkin perusahaan akan mengalami masalah yang lebih kompleks. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja karyawan PT Askes (Persero) Cabang Utama Bandung.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN: STUDI TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA PT NESTLE INDONESIA

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN: STUDI TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL PADA PT NESTLE INDONESIA

Selain itu, menurut Simamora (1997:500), bahwa kinerja karyawan adalah tingkat terhadapnya para karyawan mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Kinerja merupakan tindakan- tindakan atau pelaksanaan tugas yang dapat diukur (Seymour, 1991:304). Sedangkan menurut Bernardin dan Russel (1991:231), bahwa kinerja merupakan catatan perolehan yang dihasilkan dari fungsi suatu pekerjaan tertentu atau kegiatan selama periode waktu tertentu. Pengertian kinerja dari Bernardin tersebut identik dengan pengertian prestasi kerja menurut Hasibuan (1991:105) dalam Sudjak (1990) yang menyatakan bahwa kinerja adalah suatu hasil kerja tang dicapai sesorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Disamping itu Musjanif (1989:49) menjelaskan pula bahwa kinerja merupakan kemampuan seseorang dalam usaha mencapai hasil yang baik atau menonjol ke arah tercapainya tujuan organisasi. begitu pula Moenir (1983:76) mendefinisikan bahwa kinerja atau prestasi kerja adalah sebagai hasil kerja seseorang pada kesatuan waktu atau ukuran tertentu. Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, maka dalam penulisan ini yang dimaksud dengan kinerja karyawan adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam kurun waktu tertentu berdasarkan standar kerja yang telah ditetapkan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN UPAH  TERHADAP KINERJA KARYAWAN  Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Upah Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada PT. Dan Liris Kabupaten Sukoharjo).

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN UPAH TERHADAP KINERJA KARYAWAN Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Upah Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada PT. Dan Liris Kabupaten Sukoharjo).

Brahmasari, Ida A dan Suprayetno, Agus. 2008. Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan, dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan serta Dampaknya pada Kinerja Perusahaan (Studi kasus pada PT. Pei Hai Internasional Wiratama Indonesia). Jurnal Manajemen Masilan, Olla; Bambang Swato Sunuharyo; dan Hamidah Nayati Utami. 2015. Pengaruh Upah dan Insentif Karyawan Terhadap kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan CV Indah Jaya Nganjuk). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 2 No. 2 Februari 2015.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Negara Indonesia  Tbk Cabang Utama Medan.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Negara Indonesia Tbk Cabang Utama Medan.

Dari pengamatan dilapangan ditemukan perbedaan kinerja berdasarkan tingkat gaya kepemimpinan memprakarsai struktur yang diterapkan dimana kinerja yang baik ditemukan bila pimpinan sering mengatur dan mengarahkan, mengawasi serta meminta pertanggung jawaban, sedangkan pimpinan yang jarang menerapakan gaya kepemimpinan memprakarsai struktur kinerjanya cenderung buruk. Sedangkan pimpinan yang jarang menerapkan gaya kepemimpinan memprakarsai struktur kinerjanya buruk. Hal ini disebabkan pemimpin yang gaya kepemimpinan memprakarsai struktur tinggi selalu mengatur dan mengarahkan, mengawasi pekerjaan petugas, dan meminta pertanggung jawaban petugas atas pekerjaanya, sehingga akan lebih mudah dalam menjalankan pekerjaannya
Baca lebih lanjut

83 Baca lebih lajut

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN UPAH  TERHADAP KINERJA KARYAWAN  Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Upah Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada PT. Dan Liris Kabupaten Sukoharjo).

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN UPAH TERHADAP KINERJA KARYAWAN Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Upah Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada PT. Dan Liris Kabupaten Sukoharjo).

5. Ibu Dian Koernia R, selaku Sekretariat dan Humas pada PT. Danliris Kabupaten Sukoharjo, yang telah memberikan ijin kepegawaian yang membantu penulis selama pengumpulan data hingga terselesaikannya penulisan skripsi ini serta seluruh jajaran pegawai.

14 Baca lebih lajut

Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Agen Asuransi Di PT. Bumiputera Muda 1967 Cabang Medan

Gaya Kepemimpinan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Agen Asuransi Di PT. Bumiputera Muda 1967 Cabang Medan

Landasan teori menjelaskan bentuk kerangka untuk memaparkan pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja secara langsung. Indikator gaya kepemimpinan terdiri dari kemampuan mengambil keputusan, kemampuan komunikasi dan tanggung jawab. Indikator ini digunakan untuk menyusun alat penelitian yaitu kuesioner. Adapun indikator motivasi kerja terdiri dari fisiologis, keamanan, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri. Sedangkan kinerja karyawan/agen terdiri dari kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektifitas, dan kemandirian, indikator kinerja juga digunakan untuk menyusun pertanyaan dalam kuesioner. Setelah hasil data penelitian kuesioner selesai direkaptulasi maka selanjutnya dapat digunakan untuk melihat sejauh mana pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Kinerja (Studi pada Agen Ajb Bumiputera 1912 Kantor Cabang Blitar)

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Kinerja (Studi pada Agen Ajb Bumiputera 1912 Kantor Cabang Blitar)

Konteks persaingan ekonomi yang kian pesat dalam organisasi, salah satu aspek yang selalu ada di dalam kegiatan organisasi ialah manusia. Faktor sumberdaya manusia adalah penentu keberhasilan suatu perusahaan untuk mencapai tujuannya. Sumber daya manusia itu sendiri mempunyai pengertian manusia sebagai sumber daya. Setiap organisasi harus mampu mengatur dan mengelola tenaga kerja yang dimiliki agar mampu menentukan tercapai atau tidaknya tujuan perusahaan. Dalam Dalam menentukan terwujudnya tujuan suatu perusahaan,perusahaan harus memiliki sumber daya manusia yang berkualitas sebagai pelaksana kegiatan perusahaan. Oleh sebab karena itu untuk mendapatkan kinerja karyawan yang optimal, perusahaan membutuhkan sosok seorang pemimpin yang dapat mempengaruhi karyawan ke arah pencapaian tujuan perusahaan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Peranan Gaya Kepemimpinan dan Pemberian Insentif terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan AJB Bumiputera 1912 Cabang Cimahi.

Peranan Gaya Kepemimpinan dan Pemberian Insentif terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan AJB Bumiputera 1912 Cabang Cimahi.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan serta mengetahui pemberian insentif terhadap kinerja karyawan dimana yang hanya berpengaruh adalah pemberian insentif terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan sempel sebanyak 44 responden di Perusahaan AJB Bumiputera Cabang Cimahi. Variabel independen dan variabel dependen dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan analisis regresi. Berdasarkan pengujian hipotesi pertama dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, dengan pengaruh sebesar 0,1049 atau 10,49%. Hipotesis kedua, berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa pemberian insentif berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dengan pengaruh sebesar 0,2553 atau 25,53%.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Pengaruh Kepemimpinan Etis dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967

Pengaruh Kepemimpinan Etis dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967

This study aims to determine the influence of ethical leadership on employee performance, to determine the influence of organizational culture on employee performance and to determine the influence of ethical leadership and organizational culture on employee performance at PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967. A leader with high ethical leadership and organizational culture can influence individuals or groups to behave in accordance with organizational or corporate goals. Therefore, companies or organizations need to pay attention to matters that include leadership ethics and organizational culture so that employee performance can be developed for the progress of the organization or company. This research uses quantitative research method, with multiple regression analysis approach to know the level of influence between variables, and t test seen from the level of significance between variables, namely ethical leadership (X1), organizational culture (X2) and employee performance (Y). While to know the value of influence of ethical leadership variable and organizational culture together to employee performance seen from F count bigger dat F table. The results of this study indicate that ethical leadership and organizational culture have a positive and significant influence on employee performance, so the hypothesis that there is influence of ethical leadership on employee performance, there is influence of organizational culture on employee performance and there is influence ethical leadership and organizational culture on employee performance otherwise acceptable.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan pada pt asuransi umum bumiputera muda 1967

Pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan pada pt asuransi umum bumiputera muda 1967

Bisnis di bidang asuransi dewasa ini sedang berkembang. Pencapaian kinerja sebuah perusahaan asuransi yang sangat pesat seperti sekarang ini sangat didukung dengan lingkungan globalisasi yang menuju ke arah sebuah modernisasi. Hal ini juga didukung oleh sumber daya manusia yang melakukan berbagai macam strategi bisnis yang dirancang oleh manajemen perusahaan. Persaingan perusahaan asuransi saat ini cukup ketat, jumlah perusahaan asuransi umum yang beroperasi di Indonesia saat ini berjumlah 91 menurut data dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI). PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 (Bumida) sebagai perusahaan asuransi yang telah berdiri sejak tahun 1967 hanya menempati urutan ke-15 dari 32 perusahaan asuransi dengan laba bruto Rp 50 Milyar s.d. Rp 200 Milyar. Para tenapga pemasaran pun bersaing dalam menjalankan bisnis perasuransian ini. Jumlah tenaga pemasaran asuransi di Indonesia. Menurut AAUI sebanyak 11.686 orang. Dengan demikian, kondisi persaingan di bisnis asuransi kian kompetitif sehingga setiap tenaga pemasaran harus siap dengan segala potensi dan kompetensi yang dimilikinya untuk dapat menghasilkan kinerja pemasaran yang baik.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

Analisis Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Empirik pada PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Cabang Pontianak)

Analisis Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening (Studi Empirik pada PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Cabang Pontianak)

PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Cabang Pontianak adalah sebuah perusahaan asuransi yang mulai berdiri pada tanggal 1 Maret 2003, Jl. Budi Karya No. 10 Pontianak dengan jumlah karyawan sebanyak 32 orang. Selama ini berbagai cara telah dilakukan perusahaan untuk meningkatkan Motivasi karyawan melalui pemberian reward, bonus serta bentuk Motivasi non finansial seperti pelatihan, kegiatan seminar Motivasi dan kegiatan pengembangan diri. Namun hingga saat ini belum pernah dilakukan analisis apakah Motivasi yang telah diberikan memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan, dan tingkat kepuasan karyawan terhadap pekerjaan, rekan sekerja, tempat kerja, fasilitas yang diberikan dan lain-lain. (pra penelitian, 2016). Oleh sebab itu, penulis tertarik untuk menganalisis Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi Empirik Pada PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Cabang Pontianak)
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH KEBUTUHAN PRESTASI, KEKUASAAN, DAN AFILIASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Pada Karyawan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 Cabang Batu)

PENGARUH KEBUTUHAN PRESTASI, KEKUASAAN, DAN AFILIASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Pada Karyawan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 Cabang Batu)

simultan atau serentak, kebutuhan prestasi, kebutuhan kekuasaan, dan kebutuhan afiliasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan. Tuntutan dan target yang harus dipenuhi karyawan AJB Bumiputera 1912 Cabang Batu mempengaruhi motivasi di dalam diri karyawan, sehingga membuat karyawan terdorong untuk kreatif dalam mencapai prestasi yang memuaskan. Karyawan dituntut untuk mengeluarkan ide-ide baru dalam pekerjaannya. Mereka harus memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik, sehingga dapat meningkatkan karakter seorang karyawan untuk dapat mempengaruhi atau memimpin orang lain. Karyawan juga dituntut untuk aktif berperan dalam penentuan arah tujuan perusahaan. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan prestasi, kebutuhan kekuasaan, dan kebutuhan afiliasi jika dilakukan secara bersamaan dapat mempengaruhi kinerja karyawan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bumiputera Cabang Binjai

Pengaruh Komunikasi dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bumiputera Cabang Binjai

Berdasarkan hasil analisis deskriptif tentang variabel motivasi dan variabel Kinerja Karyawan yang telah diuraikan sebelumnya, terlihat bahwa frekuensi jawaban responden tentang variabel motivasi untuk keseluruhan item/butir pernyataan secara umum didominasi oleh jawaban Setuju (S). Hal tersebut menunjukkan bahwa variabel motivasi secara umum telah mampu mendorong karyawan untuk berusaha memberikan kinerja yang optimal bagi perusahaan, namun masih terdapat jawaban Kurang Setuju (KS) untuk beberapa pernyataan namun jumlahnya relatif kecil. Motivasi yang kuat dari perusahaan akan membuat kinerja karyawan meningkat, dalam hal ini perusahaan harus mengetahui apa saja hal yang bisa meningkatkan motivasi karyawan sehingga bisa membuat karyawan lebih giat dan fokus dalam bekerja .
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja (Studi Pada Karyawan Ajb Bumiputera Kantor Cabang Celaket Malang)

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja (Studi Pada Karyawan Ajb Bumiputera Kantor Cabang Celaket Malang)

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan 1). Pengaruh secara simultan variabel gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja. 2). Pengaruh secara parsial variabel gaya kepemimpinan terhadap motivasi kerja. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah explanatory research dengan menggunakan pengujian hipotesis. Populasi dalam penelitian ini yaitu karyawan AJB Bumiputera 1912, kantor cabang Celaket – Malang. Data primer diperoleh dengan membagikan kuesioner yang diuji vaiditas dan reliabilitasnya. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan pengujian hipotesis uji F dan uji t. dilakukan dengan software statistik SPSS. Hal ini ditunjukkan dengan nilai F hitung sebesar 22,745. Secara parsial variabel gaya kepemimpinan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai t statistik sebagai berikut: variabel gaya kepemimpinan direktif dengan t-statistik 2,629, gaya kepemimpinan suportif dengan nilai t-statistik 2,06, gaya kepemimpinan partisipatif dengan nilai t- statistik 2,276, dan gaya kepemimpinan prestasi dengan nilai t-statistik 2,313.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects