Top PDF PENGARUH MACAM KONSENTRASI PUPUK CAIR DAN JENIS ADENIUM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TADENIUM

PENGARUH MACAM KONSENTRASI PUPUK CAIR DAN JENIS ADENIUM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TADENIUM

PENGARUH MACAM KONSENTRASI PUPUK CAIR DAN JENIS ADENIUM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TADENIUM

Dibuat: 2009-06-30 , dengan 7 file(s). Keywords: Pengaruh, Pupuk cair, Jenis adenium, Pertumbuhan ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam konsentrasi pupuk cair dan jenis adenium terhadap pertumbuhan bibit adenium. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah diduga terdapat interaksi antara macam konsentrasi pupuk cair dan jenis adenium terhadap pertumbuhan bibit adenium, diduga macam konsentrasi pupuk cair dapat
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPOSISI MEDIA DAN JENIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

PENGARUH KOMPOSISI MEDIA DAN JENIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

pertumbuhan vegetatif adenium. Penelitian dilaksanakan di Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Malang, dengan ketinggian tempat kurang lebih 560 m dpl, mulai Agustus sampai Nopember 2006. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, pot plastik, ayakan pasir, timbangan, penggaris, jangka sorong, gelas ukur, sprayer, plastik, buku dan peralatan tulis. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibit adenium, pasir malang, arang sekam, pupuk NPK mutiara, dekastar, dekastar plus, insektisida dan fungisida.

2 Baca lebih lajut

PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

Penelitian dilaksanakan di Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Malang, dengan ketinggian tempat kurang lebih 560 m dpl, mulai Juli sampai Oktober 2007. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, pot plastik, ayakan pasir, timbangan, penggaris, jangka sorong, gelas ukur, sprayer, plastik, buku dan peralatan tulis. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibit adenium, pasir malang, arang sekam, pupuk NKP mutiara, dekastar, dekastar plus, insektisida dan fungisida

2 Baca lebih lajut

PENGARUH MACAM PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SANSEVIERA (Sanseviera trifasciata L.)

PENGARUH MACAM PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SANSEVIERA (Sanseviera trifasciata L.)

Dibuat: 2009-07-09 , dengan 7 file(s). Keywords: pupuk kandang, pupuk cair, kombinasi, interaksi, Sansiviera ABSTRAKSI Sansiviera merupakan tanaman yang membutuhkan air sangat rendah sesuai dengan sifatnya sebagai jenis tanaman sukulen yang mampu menyimpan air di dalam jaringan daun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk kandang dan konsentrasi pupuk cair terhadap pertumbuhan bibit sansiviera. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan fakultas pertanian UMM Tegal Gondo dengan ketinggian tempat berkisar 560 dari permukaan laut.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DUA JENIS ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

PENGARUH DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DUA JENIS ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

Penelitian dilaksanakan di Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Malang, dengan ketinggian tempat kurang lebih 560 m dpl, Agustus sampai Nopember 2007. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, pot/polybag, ayakan pasir, timbangan, penggaris, jangka sorong, gelas ukur, sprayer, plastik, buku dan peralatan tulis. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah bibit adenium, pasir malang, arang sekam, kompos, pupuk dekastar plus, insektisida Mipchin 5 WP dan fungisida Dithane M-45

2 Baca lebih lajut

PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR PADA PERTUMBUHAN BIBIT PISANG MULI (Musa paradisiaca L.)

PENGARUH JENIS BAHAN ORGANIK DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR PADA PERTUMBUHAN BIBIT PISANG MULI (Musa paradisiaca L.)

menggunakan uji F, yaitu untuk mengetahui pengaruh masing-masing perlakuan. Apabila hasil uji F menunjukkan perbedaan nyata maka dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji Beda Nyata Terkecil atau BNT pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata pada semua variabel pengamatan yaitu jumlah daun, panjang daun, lebar daun, tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah akar, panjang akar, bobot basah akar dan bobot basah tanaman. Namun serasah daun flamboyán lebih nyata dalam meningkatkan jumlah akar dan panjang akar bibit tanaman pisang Muli dibandingkan pupuk kandang ayam.
Baca lebih lanjut

55 Baca lebih lajut

PENGARUH MACAM MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SANSEVIERA (Sanseviera trivasciata.L)

PENGARUH MACAM MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PUPUK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SANSEVIERA (Sanseviera trivasciata.L)

Konsentrasi 2 ml per liter air, C2 : Konsentrasi 4 ml per liter air, C3 : Konsentrasi 6 ml per liter air. Pengamatan dilakukan pada saat tanaman berumur 1 MST sampai 12 MST. Adapun parameter pengamatan yang diamati meliputi panjang daun terpanjang, panjang daun rata-rata, luas daun, jumlah daun, dan jumlah anakan.

2 Baca lebih lajut

PERTUMBUHAN BIBIT KARET TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA

PERTUMBUHAN BIBIT KARET TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA

dan tidak bisa aktif. Jika dicampur dengan pupuk organik padat, pupuk organik cair dapat mengaktifkan unsur hara yang ada dalam pupuk organik padat. Pupuk organik Biotriba merupakan formula khusus terutama untuk tanaman dengan kandungan unsur hara makro dan mikro serta zat pengatur tumbuh, asam-asam amino dan lemak yang akan meningkatkan kesuburan tanah serta melarutkan sisa- sisa pupuk kimia dalam tanah sehingga dapat digunakan lagi oleh tanah. Selain itu dapat mempercepat pertumbuhan tanaman serta dapat menigkatkan kualitas tanaman. Biotriba ideal untuk semua jenis tanaman pangan, hortikultura dan tanaman tahunan lainnya. (Anonim, 2010).
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Daun merupakan bagian terpenting dari tanaman, di dalam daun terdapat kandungan klofofil sehingga fotosintetis dapat berlangsung. Pertumbuhan daun yang naik turun disebabkan intensitas cahaya yang dterima tanaman kurang baik. Gambar 3. menunjukkan laju pertambahan jumlah daun yang naik turun. Laju pertambahan jumlah daun tertinggi ada pada perlakuan F2K2 yaitu pada minggu ke-2 meningkat sebanyak 9 helai dan minggu ke-10 meningkat sebanyak 16 helai bila dibandingkan pada kondisi awal bibit. Sedangkan laju pertambahan daun yang terendah dapat dilihat pada perlakuan F3K1, dimana pada minggu ke-2 meningkat sebanyak 8 helai dan minggu ke-10 meningkat menjadi 12 helai. Dalam Andani dan Purbayanti (1991) dijelaskan bahwa energi cahaya matahari yang digunakan oleh tanaman dalam proses fotosintesis berkisar antar 0,5 – 2,0 % dari jumlah total energi yang tersedia. Sehingga hasil fotosintesis berkurang apabila intensitas cahaya kurang dari batas optimum yang dibutuhkan oleh tanaman, Setiap daun pada tumbuhan harus memproduksi energi yang cukup besar sehingga dapat dimanfaatkan setelah dikurangi energi untuk respirasi. Jika tumbuhan kekurangan cahaya dalam waktu panjang, maka lambat laun akan mati. Tingginya intensitas cahaya yang disebut fotodestruktif mengakibatkan fotosintesis semakin tidak bertambah lagi dikarenakan tanaman mengalami batas titik jenuh cahaya sehingga bukan menjadi sumber energy tetapi sebagai perusak. Panjang akar bibit A.malaccensis
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Pengaruh Konsentrasi Dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair Terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria Malaccencis Lamk.

Pengaruh Konsentrasi Dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair Terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria Malaccencis Lamk.

Dari hasil analisis sidik ragam pada Lampiran 2. dapat dilihat bahwa frekuensi penyemprotan dan konsentrasi pupuk yang digunakan tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar begitu juga interaksi keduanya tidak berpengaruh nyata. Hal ini diduga tanah media yang digunakan menjadi padat. Tanah yang padat akan membuat akar susah berkembang. Kemungkinan tanah menjadi padat akibat perubahan suhu yang terkadang panas atau dingin akibat perubahan iklim global. Terkadang pada siang hari terus-menerus terjadi hujan hingga tanahmenjadi basah sepanjang hari, dan terkadang panas yang cukup tinggi seharian membuat tanah menjadi kering dan padat sehingga akar tanaman tidak dapat menyerap dengan baik unsur hara di tanah. Hal tersebutmempengaruhi temperatur tanah. Temperatur tanah merupakan salah satu sifat fisik tanah yang sangat berpengaruh terhadap proses yang terjadi dalam tanah seperti pelapukan dan penguraian bahan induk dan dapat mempengaruhi langsung pertumbuhan tanaman melalui perubahan kelembaban tanah, ketersediaan hara dan lain- lain. Temperatur yang cukup dapat merangsang pertunasan. Dalam Sutanto(2005) dijelaskan bahwa perakaran tanaman menyerap oksigen untuk respirasi akar tanaman, menghasilkan energi untuk menyerap unsur dari dalam tanah, 0
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Pemupukan adalah metode yang digunakan untuk pemberian pupuk baik melalui daun maupun bagian tanaman yang lain.Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan frekuensi pemupukan dan konsentrasi pupuk daun yang terbaik untuk pertumbuhan bibit gaharu (A. malaccensis Lamk.). Sampel yang digunakan adalah bibit tanaman gaharu yang telah berumur 3 bulan yang diambil dari CV. Bumi Mitra II, Kelurahan Tanah Seribu, kota Binjai, Sumatera Utara. Pembibitan dilaksanakan di lantai 4 gedung Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, yang dilaksanakan pada bulan November – Januari 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara konsentrasi pupuk daun dengan frekuensi penyemprotan berpengaruh nyata terhadap diameter dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun dan panjang akar.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Pemupukan adalah metode yang digunakan untuk pemberian pupuk baik melalui daun maupun bagian tanaman yang lain.Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan frekuensi pemupukan dan konsentrasi pupuk daun yang terbaik untuk pertumbuhan bibit gaharu (A. malaccensis Lamk.). Sampel yang digunakan adalah bibit tanaman gaharu yang telah berumur 3 bulan yang diambil dari CV. Bumi Mitra II, Kelurahan Tanah Seribu, kota Binjai, Sumatera Utara. Pembibitan dilaksanakan di lantai 4 gedung Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, yang dilaksanakan pada bulan November – Januari 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara konsentrasi pupuk daun dengan frekuensi penyemprotan berpengaruh nyata terhadap diameter dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi, jumlah daun dan panjang akar.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Data terakhir menyebutkan bahwa saat ini harga A. malaccensis kelas super king adalah Rp 60 juta/kg sedangkan untuk kelas biasa Rp 2 juta/kg. Semakin tingginya tingkat permintaan akan A. malaccensis menyebabkan terjadinya eksploitasi A. malaccensis secara besar-besaran yang terjadi di hutan alam. Saat ini tanaman gaharu berada diambang kepunahan hal ini sesuai dengan hasil penelitian dari CITES yang memasukkan tanaman A. malaccensis kedalam jenis tanaman terancam punah (Apendix II)(Sumarna, 2005).

3 Baca lebih lajut

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

kehitaman sampai hitam, dan berbau harum jika dibakar. Gaharu terdapat pada bagian kayu atau akar dari jenis pohon penghasil gaharu yang telah mengalami proses perubahan kimia dan fisika akibat terinfeksi oleh sejenis jamur. Pohon penghasil gaharu terbaik saat ini adalah dari jenis Aquilaria spp. yaitu Aquilaria malaccencis Lamk.

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Aplikasi Pupuk Daun Cair terhadap Pertumbuhan Bibit Aquilaria malaccencis Lamk

J.N .2008.Studies on perilla, agarwood, and cinnamon through a combination of fieldwork and laboratory work.The Japanese Society of Pharmacognosy and Springer.. Moore, T.C 1979.[r]

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Konsentrasi dan Lama Fermentasi Urin Sapi sebagai Pupuk Cair pada Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.)

Pengaruh Konsentrasi dan Lama Fermentasi Urin Sapi sebagai Pupuk Cair pada Pertumbuhan Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell. Arg.)

Pemberian konsentrasi sebesar 45 cc.l -1 air dengan lama fermentasi 28 hari memberikan pengaruh nyata terhadap bobot kering berangkasan bibit karet. Hal ini diduga karena pertambahan bobot kering tanaman seiring dan dipengaruhi oleh pertumbuhan organ vegetatif dari tanaman. Bobot kering tanaman yang dihasilkan pada pertumbuhan didukung oleh pertumbuhan organ vegetatif tanaman. Gardner & Pearce (1991) menyatakan bahwa bobot kering brangkasan mencerminkan akumulasi senyawa organik yang berhasil disintesis tanaman dari senyawa anorganik yaitu air dan CO 2 , peningkatan bobot kering brangkasan terjadi karena penyerapan hara yang meningkat. Bobot kering brangkasan bibit yang terbentuk mencerminkan banyaknya fotosintat sebagai hasil fotosintesis, karena bobot kering brangkasan sangat tergantung pada laju fotosintesis. Pemberian bahan organik dapat menyebabkan struktur tanah menjadi lebih remah, dengan demikian perkembangan akar akan menjadi lebih baik, sehingga akan meningkatkan berat kering bibit. Hal ini sesuai dengan pemberian urin sapi dengan konsentrasi tinggi dapat meningkatkan bobot kering berangkasan bibit itu sendiri
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Pengaruh media tanam dan konsentrasi pupuk organik cair (poc) urin kelinci terhadap pertumbuhan bibit kakao (theobroma cacao l.)

Pengaruh media tanam dan konsentrasi pupuk organik cair (poc) urin kelinci terhadap pertumbuhan bibit kakao (theobroma cacao l.)

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas pertolongan, rahmat dan Hidayah-Nya, sehingga penyusun berhasil menyusun penelitian berjudul “Pengaruh Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Urin Kelinci Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.).

13 Baca lebih lajut

RESPON PERTUMBUHAN DUA JENIS ADENIUM (Plumeria acuminate) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK DAUN

RESPON PERTUMBUHAN DUA JENIS ADENIUM (Plumeria acuminate) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK DAUN

Dibuat: 2009-08-10 , dengan 4 file(s). Keywords: dampak, kosentrasi, pertumbuhan, adenium ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji respon dua jenis adenium terhadap pemberian pupuk daun. Manfaat penelitian ini agar dapat memberikan informasi tentang konsentrasi pupuk daun growmore yang baik bagi pertumbuhan kedua jenis adenium la on thong dan harry potter.. Hipotesis diduga terdapat pengaruh interaksi nyata dari jenis adenium dan konsentrasi pupuk daun growmore terhadap peubah pertumbuhan adenium. Terdapat salah satu jenis adenium yang pertumbuhannya lebih cepat dan baik. Perlakuan konsentrasi pupuk daun growmore dapat meningkatkan pertumbuhan adenium.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects