Top PDF Pengaruh Metode Latihan dan Motivasi Berprestasi terhadap Keterampilan Menggiring Bola pada Permainan Sepak Bola

Pengaruh Metode Latihan dan Motivasi Berprestasi terhadap Keterampilan Menggiring Bola pada Permainan Sepak Bola

Pengaruh Metode Latihan dan Motivasi Berprestasi terhadap Keterampilan Menggiring Bola pada Permainan Sepak Bola

tingkat yang berbeda dari variabel lainnya. Berkaitan dengan variabel interaksi, hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara metode latihan dan motivasi berprestasi terhadap keterampilan menggiring bola dengan nilai Sig = 0,000 < 0,05, atau H 0 ditolak. Hal ini berarti ada pengaruh interaksi yang sangat signifikan antara faktor A (metode latihan) dan faktor B (motivasi berprestasi) terhadap keterampilan siswa dalam menggiring bola. Tampak dari hasil analisis bahwa besar pengaruh metode latihan dan motivasi berprestasi terhadap keterampilan menggiring bola sebesar 76,6%. Wujud interaksi yang ditunjukkan oleh hasil perhitungan ini memberikan alasan yang jelas bahwa dengan keragaman karakteristik dan motivasi berprestasi siswa akan berdampak pada pemilihan metode latihan yang tepat. Motivasi berprestasi merupakan salah satu kondisi internal yang sangat berpengaruh terhadap pencapaian keterampilan yang dipelajari. Oleh karena itu, tingkat motivasi berprestasi saling mempengaruhi dengan metode latihan yang digunakan. Motivasi berprestasi merupakan pendorong perilaku individu untuk memenuhi kebutuhan berprestasi. Masalah kebutuhan individu merupakan dasar yang menimbulkan perbedaan tingkah laku individu, dimana individu bertingkah karena adanya dorongan untuk memenuhi kebutuhan (Tangkudung, 2012: 21). Individu yang memiliki motivasi berprestasi tinggi akan memiliki usaha yang sangat kuat untuk mencapai hasil sebaik- baiknya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE LATIHAN INTERVAL DAN KEMAMPUAN AGILITY TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN DRIBBLING PERMAINAN SEPAK BOLA.

PENGARUH METODE LATIHAN INTERVAL DAN KEMAMPUAN AGILITY TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN DRIBBLING PERMAINAN SEPAK BOLA.

Variabel merupakan ciri dari individu, objek, gejala dan peristiwa yang akan diteliti. Menurut Riduwan (2010, hlm. 15) variabel penelitian adalah “ batasan yang memiliki sifat memudahkan peneliti untuk melakukan pengamatan (observasi) terhadap data yang dikumpulkan berdasarkan jenis variabel tersebut. ” Variabel yang akan diteliti terdiri dari variabel bebas (X) variabel terikat (Y) dan variabel moderator. Variabel bebas adalah variabel yang bisa menyebabkan perubahan (mempengaruhi) terhadap variabel terikat, variabel bebas dalam penelitian ini adalah penerapan latihan menggunakan metode interval ekstensif dan intensif, sedangkan variabel terikat itu sendiri adalah variabel yang menjadi akibat (dipengaruhi), disebabkan oleh variabel bebas dan dalam penelitian ini variabel terikat adalah keterampilan dribbiling sepak bola, variabel moderator adalah faktor yang diukur, dimanipulasi, atau dipilih oleh peneliti untuk menentukan apakah variabel tersebut mengubah hubungan antara variabel bebas dan terikat dan sebagai variabel moderator dalam penelitian ini adalah kemampuan agility. Berikut definisi dari variable dalam penelitian ini :
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE LATIHAN SIRKUIT DAN METODE KONVNSIONAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA

PENGARUH METODE LATIHAN SIRKUIT DAN METODE KONVNSIONAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA

Sepakbola merupakan cabang olahraga beregu yang sangat menuntut kerjasama dan kekompakan antar setiap pemain. Pencapaian prestasi suatu tim terdapat empat faktor utama yang harus dimiliki oleh pemain sepakbola di antaranya fisik, teknik, taktik, strategi dan motivasi. Dalam upaya pencapaian prestasi satu tim harus diimbangi oleh individu pemain yang berkualitas dan mampu mengimplementasikan teknik- teknik bermain sepakbola secara sempurna. Syafruddin (2011:179) mendefinisikan teknik sebagai cara yang dikembangkan dalam praktek olahraga untuk memecahkan suatu tugas gerakan tertentu secara efektif dan seefisien mungkin.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES DAN TEAM GAME TOURNAMENT TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA ANAK USIA 13 SAMPAI USIA 15 TAHUN DI SEKOLAH SEPAK BOLA AMOR JUNIOR KOTA METRO

PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES DAN TEAM GAME TOURNAMENT TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA ANAK USIA 13 SAMPAI USIA 15 TAHUN DI SEKOLAH SEPAK BOLA AMOR JUNIOR KOTA METRO

dengan pembinaan usia muda terlihat dari banyak sekolah-sekolah sepak bola yang mulai menjamur di Indonesia. Dimana itu bukti kepedulian segelincir orang terhadap prestasi timnas sepak bola kita. Dan salah satunya SSB Amor Junior Kota Metro yang juga berkomitmen untuk memajukan sepak bola di Indonesia. Dengan komitmen itu SSB Amor Junior bisa menyumbang pemain-pemain berbakatnya apa bila dibutuhkan oleh Negara. SSB Amor Junior memiliki anak didik dari usia 8 sampai 16 tahun yang memiliki cita - cita tinggi dan kemauan yang keras. Itu yang membuat para pengurus SSB Amor Junior bersemangat dan termotivasi untuk menggapai cita-cita anak didiknya.
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE LATIHAN SIRKUIT DAN METODE KONVNSIONAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA

PENGARUH METODE LATIHAN SIRKUIT DAN METODE KONVNSIONAL TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA

Sepakbola merupakan cabang olahraga beregu yang sangat menuntut kerjasama dan kekompakan antar setiap pemain. Pencapaian prestasi suatu tim terdapat empat faktor utama yang harus dimiliki oleh pemain sepakbola di antaranya fisik, teknik, taktik, strategi dan motivasi. Dalam upaya pencapaian prestasi satu tim harus diimbangi oleh individu pemain yang berkualitas dan mampu mengimplementasikan teknik- teknik bermain sepakbola secara sempurna. Syafruddin (2011:179) mendefinisikan teknik sebagai cara yang dikembangkan dalam praktek olahraga untuk memecahkan suatu tugas gerakan tertentu secara efektif dan seefisien mungkin.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN DAN KECEPATAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA EXTRAKULIKULER SEPAK BOLA SMA PLUS MUHAMMADIYAH NATAR

PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN DAN KECEPATAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA EXTRAKULIKULER SEPAK BOLA SMA PLUS MUHAMMADIYAH NATAR

Suharsimi Arikunto (2006:131) menjelaskan bahwa sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Jika subjeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Tetapi jika subjeknya lebih besar, dapat diambil antara 10-15% atau 20-25% atau lebih. Menurut Emzir (2014:41) sampel untuk studi korelasional dipilih dengan menggunakan metode sampling yang dapat diterima, dan 20 subjek dipandang sebagai ukuran sampel minimal yang dapat diterima. Dengan demikian adapun sebagai sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sampling total dari populasi sebanyak 30 pemain sepak bola di SMA Plus Muhammadiyah Natar.
Baca lebih lanjut

56 Baca lebih lajut

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TERHADAP KETEPATAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TERHADAP KETEPATAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA

Pendekatan bermain merupakan bentuk pembelajaran yang dikonsep dalam bentuk permainan, melalui permainan, diharapkan akan meningkatkan motifasi dan minat mahasiswa untuk belajar menjadi lebih tinggi, sehingga akan diperoleh hasil belajar yang optimal. Pendekatan bermain ini dapat diberikan di segala jenjang pendidikan. Hanya saja, porsi dan bentuk pendekatan bermain yang akan diberikan, harus disesuaikan dengan aspek yang ada dalam kurikulum. Selain itu harus dipertimbangkan juga faktor usia, perkembangan fisik, dan jenjang pendidikan yang sedang dijalani oleh mereka. Pembelajaran dengan model bermain (pendekatan bermain) pada dasarnya memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk berlatih, sebab ketika mahasiswa bermain sebenarnya mereka sedang melakukan latihan. Permainan disini bukan merupakan permainan yang tidak memiliki arah tujuan yang jelas. Namun permainan permainan yang bertujuan untuk mencapai keterampilan menendang bola.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA

PENGARUH MODEL LATIHAN DAN KOORDINASI MATA KAKI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAKBOLA

Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan faktorial 2 X 2. Populasi penelitian adalah siswa Sekolah Sepak Bola Permata Utama Sukoharjo tahun 2010 yang berjumlah 52 anak. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, sampel yang diambil sebanyak 40 siswa, terdiri dari 20 siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki tinggi dan 20 siswa yang memiliki koordinasi mata-kaki rendah. Variabel yang diteliti yaitu variabel bebas terdiri dari dua faktor yaitu variabel manipulatif dan variabel atributif, serta satu (1) variabel terikat. Variabel manipulatif terdiri dari model latihan side jump sprint dan model latihan dodging run. Variabel atributif terdiri dari kelompok sampel dengan koordinasi mata- kaki tinggi dan rendah. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Pengambilan data kemampuan menggiring bola pada permainan sepakbola dengan tes menggiring bola zig-zag. Pengambilan data koordinasi mata- kaki dilakukan dengan soccer wall volley test. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis varians dan uji rentang Newman Keuls, pada taraf signifikansi 5%.
Baca lebih lanjut

126 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN CONE DRILLS DAN AGILITY LADDER TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA

PENGARUH LATIHAN CONE DRILLS DAN AGILITY LADDER TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA

Pembinaan sejak dini diperlukan dalam permainan sepakbola untuk menghasilkan bibit-bibit unggul. Bibit-bibit tersebut diharapkan mampu membawa Indonesia berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Prestasi yang tinggi hanya dapat dicapai dengan latihan-latihan yang direncanakan dengan sistematis dan dilakukan secara terus menerus disertai dengan bimbingan dan pengawasan pelatih yang mumpuni. Sepakbola dimainkan dengan berbagai macam teknik, baik teknik tanpa bola maupun teknik dengan bola. Macam- macam teknik tanpa bola di antaranya lari cepat dan mengubah arah, melompat atau meloncat, gerak tipu tanpa bola (gerak tipu dengan badan), dan gerakan- gerakan khusus untuk penjaga gawang. Sedangkan untuk teknik dengan bola, yaitu menendang bola, menerima bola, menggiring bola, menyundul bola, melempar bola, gerak tipu dengan bola, merampas atau merebut bola, dan teknik-teknik khusus penjaga gawang (Sukatamsi, 1984:34).
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SLALOM DRIBBLE MENGGUNAKAN BOLA DAN ZIG - ZAG RUN MENGGUNAKAN BOLA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA USIA 13 - 14 TAHUN SSB PUTRA MELATI TAHUN 2015.

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SLALOM DRIBBLE MENGGUNAKAN BOLA DAN ZIG - ZAG RUN MENGGUNAKAN BOLA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA USIA 13 - 14 TAHUN SSB PUTRA MELATI TAHUN 2015.

Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk membuat latihan slalom dribbling dan latihan zig – zag run untuk mengetahui perbedaan dan pengaruh dari latihan tersebut terhadap kemampuan menggiring bola. Dalam hal ini peneliti melakukan pertimbangan-pertimbangan bahwa menggiring bola merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam permainan sepak bola, karena tanpa penguasaan menggiring bola yang baik mustahil sebuah gol akan tercipta. Dimana tujuan utama dari permainan sepak bola adalah kemenangan dengan membuat gol sebanyak-banyaknya ke gawang lawan, selain itu penelitian ini berusaha mendapatkan latihan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan menggiring bola. Dengan mengadakan penelitian pada anak-anak usia 13 - 14 tahun merupakan sarana yang baik untuk mengembangkan metode belajar atau latihan. B. Identifikasi Masalah
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Perbedaan Pengaruh Latihan Menggiring Bola Menggunakan Model Variasi Dan Pengaruh Latihan Reguler Terhadap Teknik Menggiring Bola pada Anak Latih Sekolah Sepak Bola Pabrik Gula Ngadirejo Kediri Usia 14 Tahun

Perbedaan Pengaruh Latihan Menggiring Bola Menggunakan Model Variasi Dan Pengaruh Latihan Reguler Terhadap Teknik Menggiring Bola pada Anak Latih Sekolah Sepak Bola Pabrik Gula Ngadirejo Kediri Usia 14 Tahun

Dalam melakukan latihan, seorang pelatih tidak hanya memberikan program latihan yang sudah direncanakan kepada anak latih, akan tetapi seorang pelatih juga dituntut untuk memperhatikan prinsip-prinsip yang dibutuhkan dalam proses latihan. Harsono (2004:6) menjelaskan bahwa “latihan adalah suatu proses yang sistematis dari berlatih bekerja, yang dilakukan berulang-ulang, dengan kian hari kian menambah jumlah beban latihan atau pekerjaannya”. Program latihan merupakan alat atau pegangan penting bagi pelatih untuk dijadikan sebagai pedoman dalam merancang latihan secara sistematis. Agar program tersebut menjadi fungsional dan bermanfaat bagi atlet, maka perencanaan program latihan haruslah didasarkan pada prinsip dan asas latihan. Prinsip latihan adalah garis pedoman suatu latihan terorganisir dengan baik yang harus digunakan. Di dalam prinsip latihan menunjukan isi, cara dan metode, serta organisasi latihan. Dengan pengetahuan tentang prinsip latihan tersebut diharapkan keterampilan atlet dalam proses latihan bisa lebih baik.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN TERPUSAT DAN LATIHAN ACAK TERHADAP PENGUASAAN KETERAMPILAN TEKNIK DASAR PASSING, DRIBBLING, DAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA : Studi Eksperimen pada Siswa Sekolah Sepak Bola PSBUM.

PENGARUH LATIHAN TERPUSAT DAN LATIHAN ACAK TERHADAP PENGUASAAN KETERAMPILAN TEKNIK DASAR PASSING, DRIBBLING, DAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA : Studi Eksperimen pada Siswa Sekolah Sepak Bola PSBUM.

bermain dengan baik atau berlatih secara terarah”. Untuk itu seorang pemain harus menguasai beberapa teknik dasar sepak bola. Teknik dasar yang harus dimiliki seorang pemain sepak bola menurut Sucipto, dkk (2000:17) adalah: “Menendang (kicking), menghentikan (stopping), menggiring (dribbling), menyundul (heading), merampas (tackling), lemparan kedalam (throw-in), dan menjaga gawang (goal keeping )”. Masing-masing teknik dasar tersebut mempunyai peran dan kedudukan yang sama pentingnya dalam rangkaian suatu pola serangan maupun pertahanan. Dalam penelitian ini teknik dasar yang akan penulis bahas adalah mengoper bola (passing), menggiring bola (dribbling), dan menembak (Shooting).
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

PENGARUH LATIHAN MENGGIRING BOLA MENGGUNAKAN BOLA BERBEDA DITINJAU DARI KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA

PENGARUH LATIHAN MENGGIRING BOLA MENGGUNAKAN BOLA BERBEDA DITINJAU DARI KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA

57 tidak kemasukan”. Salah satu komponen mendasar yang harus dikuasai agar dapat bermain sepak bola dengan baik adalah menguasai teknik dasar bermain sepak bola. “Teknik bermain merupakan kelengkapan yang fundamental seb agai dasar bermain, disamping pembin aan yang lain” (Soekatamsi, 1992 : 14). Hal ini menunjukkan bahwa menguasai teknik dasar bermain sepak bola merupakan langkah awal yang harus ditempuh agar dapat bermain sepak bola, disamping melatih fisik, taktik dan mental. Kemampuan seorang guru menyajikan materi pelajaran sesuai dengan kondisi yang ada sangat dituntut agar memperoleh hasil belajar yang optimal. Kreatifitas dan inisiatif guru sangat dituntut dalam memberikan tugas ajar agar materi yang diberikan dapat dikuasai dengan baik. Menurut Husdarta dan Saputra (2000: 61) menyatakan bahwa ”keterampilan memvariasikan metode dalam proses belajar mengajar meliputi tiga aspek (1) variasi dalam metode pembelajaran; (2) variasi dalam menggunakan media dan bahan pembelajaran; (3) variasi dalam interaksi antara guru dengan siswa.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Meningkatkan Keterampilan Menggiring Bola Melalui Metode Latihan Zig-Zag Run dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Kelas V SD Negeri Toboli | Saparia | Tri Sentra Jurnal Ilmu Pendidikan 2382 7137 1 PB

Meningkatkan Keterampilan Menggiring Bola Melalui Metode Latihan Zig-Zag Run dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Kelas V SD Negeri Toboli | Saparia | Tri Sentra Jurnal Ilmu Pendidikan 2382 7137 1 PB

Pencapaian prestasi dalam olahraga sepak bola bukannya lahir dari dorongan individual, akan tetapi tanggung jawab bersama bangsa dan Negara, karena dapat menjadi tolak ukur perkembangan dan kemajuan suatu bangsa. Karena prestasi yang dicapai akan dapat membawa arum nama bangsa dan Negara. Melalui pengamatan diketahui bahwa prestasi cabang olahraga sepak bola Indonesia yaitu masih menunjukkan prestasi yang dapat bersaing dengan berbagai Negara-negara di Asia. Hal ini diduga karena pemain sepak bola di Indonesia khususnya siswa Sekolah Dasar Negeri Toboli kurang memiliki kerampilan teknik dasar dalam bermain bola. Rendahnya kerampilan teknik dasar ini oleh para pemain sepak bola siswa SD Negeri Toboli disebabkan karena kurangnya kemampuan dalam hal kelincahan dan kecepatan dalam menggiring bola.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Metode Latihan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Pada Permainan Futsal.

Pengaruh Metode Latihan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Pada Permainan Futsal.

Alhamdulillah dengan mengucapkan puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Subhanahuwataalla, karena atas kasih saying dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini. Tesis dengan judul ”Pengaruh Metode Latihan Dan Kelincahan Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Pada Permainan Futsal”.

16 Baca lebih lajut

Meningkatkan Keterampilan Menggiring Bola melalui Metode Latihan Zig-Zag Run dalam Permainan Sepak Bola pada Siswa Kelas V SD Negeri Toboli

Meningkatkan Keterampilan Menggiring Bola melalui Metode Latihan Zig-Zag Run dalam Permainan Sepak Bola pada Siswa Kelas V SD Negeri Toboli

Berdasarkan hasil rekapitulasi antara siklus setelah melalui pelaksanaan metode latihan zig-zag run pada siklus kedua menunjukkan bahwa kemampuan menggiring bola dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SD Negeri Toboli memiliki peningkatan, hal tersebut ditunjukkan dari hasil pada siklus pertama terdapat 2 siswa (6,7%) dalam skala 5 (baik sekali) dan meningkat menjadi 7 siswa (23,3%), sehingga diperoleh peningkatan 17% (23,3-6,7%). Demikian pula pada skala nilai 4 (kategori baik) menunjukkan bahwa pada siklus pertama terdapat 8 siswa (26,7%) dan meningkat menjadi 23 siswa (76,3%) sehingga diperoleh peningkatan 50% (76,3&-26,7%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui metode latihan zig-zag run yang dilaksanakan pada siklus kedua memiliki peningkatan sebesar 67% (17%-50%) pada kemampuan menggiring bola dalam permainan sepak bola pada siswa kelas V SD Negeri Toboli.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Perbandingan Pengaruh Latihan Menggiring Bola Antar Bidang dengan Latihan Lomba Slalom Menggiring Bola terhadap Keterampilan Menggiring Bola dalam Permainan Sepak Bola pada Ssb Junior Pekanbaru

Perbandingan Pengaruh Latihan Menggiring Bola Antar Bidang dengan Latihan Lomba Slalom Menggiring Bola terhadap Keterampilan Menggiring Bola dalam Permainan Sepak Bola pada Ssb Junior Pekanbaru

Untuk itu perlu pembinaan yang baik pada cabang olahraga sepakbola ini sedini mungkin untuk mencapai sasaran agar prestasi puncak dapat diraih sebaik- baiknya. Dalam proses latihan unsur-unsur kondisi fisik menempati posisi terdepan untuk dilatih, yang berlanjut ke latihan teknik, taktik, mental dan kematangan bertanding dalam pencapaian prestasi. Peranan latihan untuk mengembangkan unsur- unsur permainan sepak bola guna meningkatkan kecakapan bermain sangat menentukan. Latihan kondisi fisik secara teratur dan berkesinambungan dapat memberikan sumbangan yang besar bagi peningkatan kemampuan pengembangan teknik dalam pertandingan.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pengaruh Latihan Ball Feeling Dan Agility Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Dalam Permainan Sepak Bola

Pengaruh Latihan Ball Feeling Dan Agility Terhadap Keterampilan Menggiring Bola Dalam Permainan Sepak Bola

Dalam pertandingan sepakbola, menggiring bola merupakan teknik dasar yang penting, dengan menggiring bola seorang pemain dapat melewati lawannya bahkan mencetak gol. Menurut Sardjono (1982: 77) kegunaan teknik menggiring bola dalam permainan sepakbola antara lain; sebagai usaha untuk melewati lawan; (2) Untuk mencari kesempatan dapat mengoperkan bola kepada teman; dan (3) Untuk menahan bola agar tetap dalam penguasaan tim, terutama jika tim itu dalam kedudukan pada saat itu akan mendapat keuntungan bagi penentuan kemenangan, sehingga bola ditahan untuk dimainkan sesama anggota tim selama mungkin.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Metode Latihan Terhadap Peningkatan Passing Dalam Permainan Sepak Bola

Pengaruh Metode Latihan Terhadap Peningkatan Passing Dalam Permainan Sepak Bola

68 Berdasarkan observasi dan pengamatan di lapangan dari tanggal 01 s.d. 10 Maret 2016, metode yang digunakan dalam proses pembelajaran atau pelatihan sangat berbeda-beda, metode padat dan metode distribusi, merupakan beberapa metode yang dapat digunakan oleh guru atau pelatih. Keberagaman metode latihan yang digunakan menggambarkan proses pemberdayaan yang beragam. Di samping itu, keberadaan kondisi siswa yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat akan menambah perbedaan hasil latihan, apalagi penilaian terhadap keberhasilan suatu pembinaan sering dilihat dari keberhasilannya memenangkan pertandingan, sedangkan kualitas keterampilan seseorang secara teoritis bergantung pada bakat dan latihan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Menggiring Bola dengan Kura-kura Kaki pada Permainan Sepak Bola melalui Modifikasi Alat

Upaya Meningkatkan Gerak Dasar Menggiring Bola dengan Kura-kura Kaki pada Permainan Sepak Bola melalui Modifikasi Alat

sepak bola. Oleh sebab itu olahraga sepak bola ini mendapat porsi perhatian yang lebih besar dari berbagai pihak yang tentunya berkompeten. Untuk lebih membuat olahraga ini lebih bisa berprestasi ditingkat tentunya diperlukan pembinaan yang dilakukan sejak usia dini kepada para cikal bakal pesepak bola dan hal ii bisa ditindak lanjuti dari pembinaan yang dimulai dari tingkat dasar dimana disetiap sekolah dibuat sebuah wahana atau wadah untuk menampung minatdan bakat para siswanya sihingga wadah dalam bentuk perkumpulan ini nantinya akan menghasilkan calon pesepak bola yang berkualitas.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects