Top PDF PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR (VITIS VINIFERA L.) TERHADAP MOTILITAS DAN VIABILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS STRAIN WISTAR) JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR (VITIS VINIFERA L.) TERHADAP MOTILITAS DAN VIABILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS STRAIN WISTAR) JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR (VITIS VINIFERA L.) TERHADAP MOTILITAS DAN VIABILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS STRAIN WISTAR) JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

KATA PENGANTAR Puji syukur saya ucapkan kepada Allah swt, karena atas berkat dan kasih- Nya, penulis telah menyelesaikan penelitian yang berjudul “ Pengaruh Pemberian Ekstrak Biji Anggur (Vitis Vinifera L.) Terhadap Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Tikus Putih (Rattus Norvegicus Strain Wistar) Jantan yang Diberi Paparan Asap Rokok ”. Penulisan penelitian ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar sarjana kedokteran Jurusan Pendidikan Dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH JANTAN (Strain wistar) YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH JANTAN (Strain wistar) YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

Thontowi Djauhari*, Pembimbing (II): Fathiyah Safitri**. Latar Belakang: Asap rokok menghasilkan ROS yang dapat menggangu spermatogenesis secara tidak langsung dengan mengurangi diameter tubulus seminiferus dan menurunkan jumlah sel sertoli pada testis tikus. Teh hijau mengandung bioaktif berupa katekin yang mampu sebagai antioksidan.

22 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR (Vitis vinifera L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP PENURUNAN KADAR MDA PLASMA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus novergicus strain wistar) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK SECARA AKUT

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR (Vitis vinifera L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP PENURUNAN KADAR MDA PLASMA DARAH TIKUS PUTIH (Rattus novergicus strain wistar) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK SECARA AKUT

menyebabkan kanker paru – paru pada pria, dan sekitar 70% pada wanita. Di negara – negara industri, sekitar 56% - 80% merokok menyebabkan penyakit pernafasan kronis dan sekitar 22% penyakit kardiovaskular(Sharon, 2007). Rokok merupakan sumber utama radikal bebas yang berasal dari lingkungan, disamping polusi udara, paparan bahan kimia dan radiasi ion. Diketahui bahwa asap rokok mengandung radikal bebas yang sangat tinggi. Dalam satu hisapan diperkirakan sebanyak 1014 molekul radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Asap rokok juga dapat memicu terbentuknya radikal bebas dalam tubuh(Yuneawati, Ali,2004).
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Pengaruh Pemberian Kopi Terhadap Kualitas Spermatozoa Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus) Yang Diberi Paparan Asap Rokok

Pengaruh Pemberian Kopi Terhadap Kualitas Spermatozoa Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus) Yang Diberi Paparan Asap Rokok

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi yang dikeringkan kemudian dihaluskan menjadi bubuk. 5 Senyawa kimia pada biji kopi dapat dibedakan atas senyawa volatil dan nonvolatil. Senyawa volatil adalah senyawa yang mudah menguap, terutama jika terjadi kenaikan suhu. Senyawa volatil yang berpengaruh terhadap aroma kopi antara lain golongan aldehid, keton dan alkohol, sedangkan senyawa non volatil yang berpengaruh terhadap mutu kopi antara lain kafein, chlorogenic acid dan senyawa- senyawa nutrisi. Senyawa nutrisi pada biji kopi terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, dan mineral. Selain itu terdapat juga kafein yang merupakan unsur terpenting pada kopi yang berfungsi sebagai stimulant, sedangkan kafeol merupakan faktor yang menentukan rasa. Kafein merupakan suatu alkaloid dari metil xantin yaitu 1,3,7 trimetil xantin. Selain kafein, di dalam kopi juga terdapat chlorogenic acid, yaitu salah satu jenis senyawa polyphenol yang menjadi antioksidant kuat didalam kopi. 6
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN KOPI TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS WISTAR JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

PENGARUH PEMBERIAN KOPI TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA TIKUS WISTAR JANTAN (Rattus norvegicus) YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi yang dikeringkan kemudian dihaluskan menjadi bubuk. 5 Senyawa kimia pada biji kopi dapat dibedakan atas senyawa volatil dan nonvolatil. Senyawa volatil adalah senyawa yang mudah menguap, terutama jika terjadi kenaikan suhu. Senyawa volatil yang berpengaruh terhadap aroma kopi antara lain golongan aldehid, keton dan alkohol, sedangkan senyawa non volatil yang berpengaruh terhadap mutu kopi antara lain kafein, chlorogenic acid dan senyawa- senyawa nutrisi. Senyawa nutrisi pada biji kopi terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, dan mineral. Selain itu terdapat juga kafein yang merupakan unsur terpenting pada kopi yang berfungsi sebagai stimulant, sedangkan kafeol merupakan faktor yang menentukan rasa. Kafein merupakan suatu alkaloid dari metil xantin yaitu 1,3,7 trimetil xantin. Selain kafein, di dalam kopi juga terdapat chlorogenic acid, yaitu salah satu jenis senyawa polyphenol yang menjadi antioksidant kuat didalam kopi. 6
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pengaruh Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis) Terhadap Viabilitas Spermatozoa Mencit Jantan (Mus musculus L) Yang Diberi Paparan Asap Rokok

Pengaruh Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis) Terhadap Viabilitas Spermatozoa Mencit Jantan (Mus musculus L) Yang Diberi Paparan Asap Rokok

sangat kuat dalam membantu detoksifikasi dan menunjukan pengaruh yang kuat terhadap reproduksi laki-laki secara fungsional. Menurut Abshenas (2011) dalam penelitiannya tentang efek ekstrak teh hijau (Camellia sinensis) terhadap kualitas sperma tikus setelah diberi penekanan panas skrotum menyatakan daun teh hijau dapat meningkatkan spermatozoa dengan cara mencegah terjadinya penipisan pada tubulus seminiferus. Hal ini didukung oleh penelitian Sha’bani (2016) dalam penelitiannya tentang survei efek detoksifikasi ekstrak teh hijau (Camellia
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Potensi Ekstrak Daun Teh Hijau terhadap Morfologi dan Motilitas Spermatozoa Tikus Putih (Rattus norvegicus ) setelah Paparan Asap Rokok

Potensi Ekstrak Daun Teh Hijau terhadap Morfologi dan Motilitas Spermatozoa Tikus Putih (Rattus norvegicus ) setelah Paparan Asap Rokok

Asap rokok mengandung bahan kimia berbahaya dan radikal bebas yang berpotensi menimbulkan infertilitas. Radikal bebas dapat dinetralisir dengan pemberian antioksidan alami seperti Teh (Camelia sinensis) karena daun teh hijau banyak mengandung polifenol flavonoid katekin yang diduga senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi ekstrak daun teh hijau terhadap morfologi dan motilitas spermatozoa tikus (Rattus norvegicus) setelah paparan asap rokok. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus putih yang terbagi atas 8 kelompok (K1,P1,P2,P3, K2,P4,P5,P6 dengan waktu paparan 30 dan 45 hari. K1 dan K2 adalah kontrol, P1 dan P5 adalah kelompok yang terpapar asap rokok (1 batang per hari) dan diberi ekstrak teh hijau (200 mg/kg bb). P2 dan P5 adalah kelompok yang dipapar asap rokok. P3 dan P6 adalah kelompok yang diberi ekstrak teh hijau. Spermatozoa diambil dari kauda epididimis. Analisis data menggunakan uji ANOVA dan uji perbandingan LSD. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun teh hijau secara bermakna (p <0.05) dapat meningkatkan motilitas spermatozoa tikus setelah paparan asap rokok, sedang ekstrak daun teh hijau tidak dapat meningkatkan morfologi normal spermatozoa setelah paparan asap rokok.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Pengaruh pemberian ekstrak buah jambu biji merah terhadap motilitas spermatozoa mencit(mus musculus) jantan yang terpapar asap rokok

Pengaruh pemberian ekstrak buah jambu biji merah terhadap motilitas spermatozoa mencit(mus musculus) jantan yang terpapar asap rokok

pengaruh lingkungan ataupun kelainan dari organ gonad. Salah satu pengaruh lingkungan terhadap infertilitas pria adalah adanya kebiasaan merokok. Rokok merupakan radikal bebas dan dapat dikendalikan dan dicegah oleh oleh adanya antioksidan. Salah satu sumber antioksidan yaitu buah Jambu Biji Merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Jambu biji Merah (Psidium guajava) terhadap motilitas spermatozoa yang terpapar asap rokok. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap. Subyek penelitian sebanyak 24 ekor mencit jantan (Mus musculus) yang dibagi secara acak menjadi 6 kelompok: kelompok KK(-): paparan udara normal, kelompok KK(+): hanya paparan rokok, kelompok 1: dosis 2,5 mg/bb/hari+pemaparan asap rokok 2 batang/hari, kelompok 2: dosis 5 mg/bb/hari+pemaparan asap rokok 2 batang/hari, kelompok 3: dosis 7,5 mg/bb/hari+pemaparan asap rokok 2 batang/hari, kelompok 4: dosis 10 mg/bb/hari+pemaparan asap rokok 2 batang/hari. Perlakuan diberikan selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada jumlah motilitas spermatozoa mencit jantan yang mendapatkan pemberian ekstrak jambu biji merah.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH TOMAT (Lycopersicum Esculentum Mill) TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA MENCIT JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK AKUT

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH TOMAT (Lycopersicum Esculentum Mill) TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA MENCIT JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK AKUT

Merokok dapat menurunkan kualitas dan kuantitas spermatozoa manusia (konsentrasi, motilitas, dan morfologi spermatozoa) (Yapri, 2001). Asap rokok mengandung komponen- komponen yang beraneka ragam dan kebanyakan bersifat toksik bagi tubuh. Komponen yang dihisap dari asap rokok dapat berupa radikal bebas, nikotin, mutagen atau karsinogen dan konstituen lainnya. Radikal bebas yang terdapat dalam asap rokok jumlahnya sangat banyak, dalam satu kali hisap diperkirakan masuk 1014 molekul radikal bebas (Sharon, 2007).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR KULIT HITAM (Vitis vinifera) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus strain wistar) MODEL HIPERURISEMIA

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR KULIT HITAM (Vitis vinifera) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus strain wistar) MODEL HIPERURISEMIA

Hiperurisemia sekunder tipe overproduction dapat disebabkan karena keadaan yang menyebabakan peningkatan pemecahana ATP atau peningkatan pemecahan asam nukleat dari inti sel. Peningkatan pemecahan ATP akan membentuk AMP dan berlanjut membentuk IMP atau purine nucleotide dalam metabolisme purin. Keadaan ini bisa terjadi pada penyakit akut berat seperti pada infark miokard, status eliptikus atau pada pengisapan asap rokok yang mendadak. Pemecahan inti sel akan meningkatkan produksi purine nucleotide dan berlanjut menyebabkan peningkatan produksi asam urat. Keadaan yang sering menyebabakan pemecahan inti sel adalah penyakit hemolisis kronis, polisitemia, psoriasis, keganasan dan mieloproliferatif dan lomfoproliferatif atau keganasan lainnya (Putra, 2014).
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA MENCIT  Balb/C  JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA MENCIT Balb/C JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

senyawa oksigen reaktif yang merupakan radikal bebas. 2 Senyawa radikal bebas timbul akibat berbagai proses kimia kompleks dalam tubuh, berupa hasil sampingan dari proses oksidasi atau pembakaran sel yang berlangsung pada proses pernafasan, metabolisme sel, olahraga yang berlebihan, peradangan atau ketika tubuh terpapar polusi lingkungan seperti asap kendaraan bermotor, asap rokok, bahan pencemar, dan radiasi matahari atau radiasi kosmis. 3 Radikal bebas dapat menimbulkan gangguan pada spermatozoa manusia. Kelainan membran dan motilitas sperma menjadi penyebab infertilitas pada pria. 2
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengaruh Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis) Terhadap Jumlah Spermatozoa Mencit Jantan (Mus Musculus L.) Yang Diberi Paparan Asap Rokok

Pengaruh Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia sinensis) Terhadap Jumlah Spermatozoa Mencit Jantan (Mus Musculus L.) Yang Diberi Paparan Asap Rokok

Agarwal et al. (2017) dan Khan et al. (2017) menyebutkan bahwa pemberian ekstrak daun teh dapat memperbaiki kualitas maupun kuantitas spermatozoa. Teh hijau merupakan minuman olahan dari daun teh yang diolah tanpa melalui proses fermentasi. Salah satu penelitian mengatakan bahwa pemberian ekstrak teh hijau dapat menetralisir ROS dan mencegah kerusakan DNA yang disebabkan oleh ROS (Chandra, et al., 2011). Berdasarkan penelitian sebelumnya, teh hijau memiliki kandungan antioksidan lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya seperti teh hitam, teh oolong dan teh putih (Siburian, et al., 2015; Lu, et al., 2012; Wan, et al., 2008).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR (VITIS VINIFERA L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS SILIA EPITEL TRAKEA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR (VITIS VINIFERA L) SEBAGAI ANTIOKSIDAN TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS SILIA EPITEL TRAKEA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK

iv KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum wr.wb. Alhamdulillahirrabil’alamin, segala puji bagi Allah SWT atas rahmat – Nya sehingga Penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Akhir dengan judul “Pengaruh Pemberian Ekstrak Biji Anggur (Vitis vinifera L) Sebagai Antioksidan Terhadap Gambaran Histologis Silia Epitel Trakea Tikus Putih (Rattus norvergicus) yang Terpapar Asap Rokok. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan pada junjungan Rasulullah Muhammad SAW yang telah membimbing umat manusia dari zaman gelap menuju zaman yang terang benderang yakni agama Islam.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis Vinifera) TERHADAP KERUSAKAN SEL OTAK ATEROSKLEROSIS PADA TIKUS PUTIH JANTAN ( Rattus Norvegicus Strain Wistar)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis Vinifera) TERHADAP KERUSAKAN SEL OTAK ATEROSKLEROSIS PADA TIKUS PUTIH JANTAN ( Rattus Norvegicus Strain Wistar)

Tujuan: Membuktikan bahwa ekstrak biji anggur merah (Vitis vinifera) dapat memperbaiki kerusakan sel otak tikus putih aterosklerosis. Metode: Eksperimental dengan rancangan post test only control group design Sampel dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I: (kontrol negatif), kelompok II (kontrol positif) diberi diet tinggi kolesterol selama 35 hari, kelompok III, IV dan V diberi diet tinggi kolesterol selama 35 hari dilanjutkan ekstrak biji anggur merah dan dosis 1,8 mg/200 gram BB/hari, 3,6 mg/200 gram BB/hari, 5,4 mg/200 gram BB/hari selama 21 hari.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis vinifera L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI SEL HEPAR TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus strain wistar) YANG DIINDUKSI ALKOHOL

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis vinifera L.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI SEL HEPAR TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus strain wistar) YANG DIINDUKSI ALKOHOL

vi KATA PENGANTAR Assalammu’alaikum Wr. Wb. Alhamdulillahirrabil’alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberi petunjuk dan hidayah-Nya, shalawat serta salam terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis akhir dengan judul “ Pengaruh Ekstrak Biji Anggur Merah (Vitis vinifera L.) Terhadap

26 Baca lebih lajut

PENGARUH EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis vinifera) TERHADAP PERBAIKAN SEL OTAK TIKUS PUTIH MODEL DIABETIKUM

PENGARUH EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis vinifera) TERHADAP PERBAIKAN SEL OTAK TIKUS PUTIH MODEL DIABETIKUM

2 anggur seringkali hanya memanfaatkan daging buah sedangkan bijinya dibuang (Subehi,2008). Kandungan utama polifenol dari ekstrak biji anggur adalah catechins, epicatechin, procyanidin, beberapa dimer, dan trimer. Ekstrak biji anggur diketahui sebagai antioksidan yang kuat, yang melindungi tubuh dari penuaan dini dan berbagai penyakit neurodegenerative lainnya. Biji anggur mengandung phenol seperti proanthocyanidins atau dikenal sebagai oligomeric proanthocyanidins Complex (OPC). Berbagai penelitian telah
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

EFEK ANALGETIK EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH ( Vitis Vinifera L) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus Novergicus) STRAIN WISTAR

EFEK ANALGETIK EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH ( Vitis Vinifera L) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus Novergicus) STRAIN WISTAR

Tamsuri, A. 2007. Konsep dan Penatalaksanaan nyeri, EGC, Jakarta, hal 1-63. Terra, X., Valls, J., Vitrac, X., Merrillon, J. M., Arola, L., Ardevol, A., Blade, C., Fernandez-Larrea, J., Pujadas, G., Salvado, J., Blay, M. 2007. Grape-seed procyanidins act as antiinflammatory agents in endotoxin-stimulated RAW 264.7 macrophages by inhibiting NFkB signalling pathway. Journal of Agricultural and Food Chemistry; 55: 4357-4365.

27 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT  Balb/c JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) TERHADAP MOTILITAS SPERMATOZOA MENCIT Balb/c JANTAN YANG DIBERI PAPARAN ASAP ROKOK

Mencit terlebih dahulu diadaptasikan selama satu minggu serta diberikan makan dan minum secara ad libitum, kemudian 36 ekor mencit tersebut dibagi secara acak menjadi 4 kelompok percobaan, dengan jumlah sampel tiap kelompok 9 ekor mencit. Empat kelompok tersebut adalah kelompok kontrol negatif (K-) yang tanpa perlakuan, kelompok kontrol positif (K+) yang hanya dipapar asap rokok, kelompok O1 yang dipapar asap rokok dan diberi jus tomat dengan dosis 1,7 gr/hari dan kelompok O2 dengan dosis tomat 3,5 gr/hari. Setiap 3 mencit ditenpatkan pada kotak berukuran 30x15x15 cm dan dipapar asap rokok yang dinyalakan selama 30 detik. Setelah dipapar, kelompok O1 dan O2 diberi jus tomat sesuai dosis. Dosis dapat berdasarkan kandungan antioksidan dalam tomat seperti likopen, flavonoid atau vitamin C, namun dalam penelitian ini menggunakan likopen. Penentuan dosis berdasarkan konversi perhitungan dosis. Dosis yang digunakan berdasarkan penelitian sebelumnya mengenai asupan likopen pada manusia sebesar 40 mg/hari. Dosis Lycopersicum esculentum Mill untuk manusia dengan BB70 kg adalah 1333 gr/hari. Dosis ini setara dengan 3,5 gr/hari untuk mencit Balb/c jantan dengan berat 20 gram. Untuk dosis lainnya diambil rentang separuh dari dosis yang dikonsumsi manusia yaitu 666 gr/hari setara dengan 1,7 gr/hari pada mencit. Bila dosis 1,7 gr dibuat jus, maka akan menghasilkan 0,6 ml sedangkan bila dosis 3,5 gr akan menghasilkan 1,5 ml. Jus tomat diberikan secara oral dengan sonde lambung. Perlakuan berlangsung selama 53 hari. Pada hari ke 54, mencit tersebut didekapitasi, kemudian diambil sampel spermatozoa. Pembuatan preparat dan pemeriksaan spermatozooa dilakukan di laboratorium Biologi Universias Negeri Semarang.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis vinifera L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR METHEMOGLOBIN TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus strain wistar) YANG DIINDUKSI ALKOHOL

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis vinifera L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR METHEMOGLOBIN TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus strain wistar) YANG DIINDUKSI ALKOHOL

(Obinna, 2014). Data yang dikemukakan oleh Non Communicable Disease (NCD) oleh WHO pada tahun 2010 mengungkapkan bahwa meningkat pesatnya beban dari NCD pada negara berkembang tidak hanya dipercepat oleh peningkatan populasi usia tua, namun juga karena arus pengaruh negatif dari globalisasi, urbanisasi dan perubahan gaya hidup. Alkohol adalah salah satu dari faktor NCD yang merupakan dampak dari globalisasi sebagai faktor resiko perubahan gaya hidup.

27 Baca lebih lajut

PENGARUH EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis vinifera) TERHADAP PERBAIKAN PERLEMAKAN HATI NON ALKOHOLIK PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar)

PENGARUH EKSTRAK BIJI ANGGUR MERAH (Vitis vinifera) TERHADAP PERBAIKAN PERLEMAKAN HATI NON ALKOHOLIK PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus strain wistar)

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb. Alhamdulill ahirrabil’alamin, segala puji hanya bagi Allah SWT yang telah memberi petunjuk dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis akhir dengan judul “Pengaruh ekstrak biji anggur merah ( Vitis vinifera) terhadap perbaikan perlemakan hati non alkoholik pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus strain wistar )”. Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan pada junjungan Rasulullah Muhammad SAW yang telah membimbing umat manusia dari zaman gelap menuju jalan yang terang benderang yakni agama Islam.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...