Top PDF Pengaruh Penambahan Berbagai Bahan Antimikroba terhadap Daya Awet Bakso Sapi Pada penyimpanan Suhu Kamar

PENGARUH PENAMBAHAN FORMALIN PADA BERBAGAI ARAS TERHADAP SIFAT FISIK DAN JUMLAH BAKTERI PADA BAKSO DAGING SAPI - Repository UNRAM

PENGARUH PENAMBAHAN FORMALIN PADA BERBAGAI ARAS TERHADAP SIFAT FISIK DAN JUMLAH BAKTERI PADA BAKSO DAGING SAPI - Repository UNRAM

Berdasarkan grafik diatas bahwa penambahan formalin pada bakso terhadap susut masak tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05). Hasil menunjukkan semua rataan susut masak yang berbeda pada setiap perlakuan dimana nilai tertinggi terdapat pada P2 sebesar 28,0% dan terendah pada P4 sebesar 14,8% setiap nilai rataan ini juga berada di standar susut masak normal yang terjadi untuk daging seperti pendapat Soeparno (2009) dimana susut masak daging berada pada 1,5%-54,5% dengan kisaran 15%-40%, kisaran susut masak bakso mungkin berbeda dari daging karena ada pengaruh penambahan bahan pengisi pada bakso dan dilihat dari grafik semakin tinggi aras formalin, semakin rendah susut masaknya. Hal ini dapat terjadi karena pengaruh suhu, lama pemasakan, bahan pengisi bakso, selain itu susut masak juga dipengaruhi oleh daya mengikat air, semakin rendah daya mengikat air maka semakin tinggi susut masak bakso karena ketika proses pemasakan banyak nutrisi yang keluar dari produk karena protein tidak mampu mengikat air.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH PENAMBAHAN BORAKS PADA BERBAGAI ARAS TERHADAP KOMPOSISI KIMIA DAN MASA SIMPAN BAKSO DAGING SAPI - Repository UNRAM

PENGARUH PENAMBAHAN BORAKS PADA BERBAGAI ARAS TERHADAP KOMPOSISI KIMIA DAN MASA SIMPAN BAKSO DAGING SAPI - Repository UNRAM

Berdasarkan hasil uji keawetan bakso yang sudah dilakukan, boraks tidak berpengaruh pada masa simpan bakso, dilihat dari semua sampel bakso yang ditambahkan bahan pengawet dengan berbagai aras (ppm) yang berbeda rusak hanya dalam waktu dua hari. Kemungkinan ini disebabkan karena boraks tidak tercampur secara rata pada adonan. Aras (ppm) boraks yang sangat sedikit juga menjadi penyebab boraks tidak dapat mengawetkan bakso secara maksimal. Kemampuan suatu bahan pengawet untuk menghambat pertumbuhan mikroba dipengaruhi oleh konsentrasi zat pengawet, sifat fisik dan kimia makanan termasuk kadar air, pH, jenis dan jumlah senyawa di dalamnya, suhu lingkungan serta waktu penyimpanan. Seperti yang telah diketahui bahwa berdasarkan analisis kadar air yang telah dilakukan bakso tersebut memang memiliki kadar air yang tinggi.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengertian pendekatan dalam Proses Produksi

Pengertian pendekatan dalam Proses Produksi

Penerimaan bahan makanan adalah suatu kegiatan yang meliputi pemeriksaan, pencatatan dan pelapporan tentang macam, kualitas dan kuantitas bahan makanan yang diterima sesuai dengan pesanan yang telah ditetapkan.Institusi membuat daftar pesanan bahan makanan sesuai dengan menu yang akan disajikan (Moehyi, 1992).

10 Baca lebih lajut

PENGARUH PENAMBAHAN SORBITOL TERHADAP KUALITAS DAN DAYA AWET WINGKO JAGUNG.

PENGARUH PENAMBAHAN SORBITOL TERHADAP KUALITAS DAN DAYA AWET WINGKO JAGUNG.

Analisa Break Event adalah suatu teknik untuk mempelajari hubungan antara biaya tetap, biaya variabel, keuntungan dan volume kegiatan. Volume penjualan dimana penghasilannya tetap sama dengan biaya totalnya, sehingga perusahaan tidak mendapatkan keuntungan dan menderita kerugian dinamakan “Break Event Point”. Biaya yang termasuk biaya variabel pada umumnya adalah bahan mentah, upah buruh langsung, dan komisi penjualan. Sedangkan yang termasuk golongan biaya tetap pada umumnya depresiasi aktiva tetap, sewa bangunan, bunga pinjaman, gaji pegawai, gaji pimpinan, gaji staff research, biaya kantor (Pujawa, 2002).
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

PENGARUH  PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DARI GAMBIR TERHADAP SIFAT KIMIA AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN  PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DARI GAMBIR TERHADAP SIFAT KIMIA AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN SUHU KAMAR.

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DARI GAMBIR TERHADAP SIFAT KIMIA AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DARI GAMBIR TERHADAP SIFAT KIMIA AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN SUHU KAMAR.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak etanol dari gambir, kestabilannya dan interaksi antara penambahan ekstrak etanol dari gambir dengan penyimpanan terhadap sifat kimia air kelapa yang meliputi kadar gula reduksi, total asam, dan derajat keasaman selama penyimpanan suhu kamar.

16 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DARI GAMBIR TERHADAP SIFAT KIMIA AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN SUHU KAMAR.

DAFTAR PUSTAKA PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DARI GAMBIR TERHADAP SIFAT KIMIA AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN SUHU KAMAR.

Agustian, A., S. Friyatno, Supadi dan A. Askin. 2003. Analisis pengembangan agroindustri komoditas perkebunan rakyat (kopi dan kelapa) dalam mendukung peningkatan daya saing sektor pertanian. Makalah Seminar Hasil Penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian Bogor. T.A. 2003. Hal 38

4 Baca lebih lajut

PENGARUH PENAMBAHAN  EKSTRAK AIR DARI GAMBIR (Uncaria gambir Roxb)  Pengaruh Penambahan Ekstrak Air Dari Gambir (Uncaria Gambir Roxb) Terhadap Sifat Kimia Air Kelapa Selama Penyimpanan Suhu Kamar.

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK AIR DARI GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) Pengaruh Penambahan Ekstrak Air Dari Gambir (Uncaria Gambir Roxb) Terhadap Sifat Kimia Air Kelapa Selama Penyimpanan Suhu Kamar.

Penelitian dilakukan dengan penambahan ekstrak air dari gambir dengan kadar yang berbeda (0%; 0,15% dan 0,3%) pada air kelapa dan disimpan pada suhu kamar selama 0, 1, 2 dan 3 hari. Analisis kadar gula reduksi, derajat keasaman (pH) dan total asam dilakukan setiap hari. Data dianalisis dengan Anova satu arah dan Anova dua arah. Perbedaan yang nyata dianalisis dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada tingkat kepercayaan 95%.

18 Baca lebih lajut

Penggunaan Kitosan sebagai Pembentuk Gel dan Edible Coating serta Pengaruh Penyimpanan Suhu Ruang Terhadap Mutu dan Daya Awet Empek-Empek

Penggunaan Kitosan sebagai Pembentuk Gel dan Edible Coating serta Pengaruh Penyimpanan Suhu Ruang Terhadap Mutu dan Daya Awet Empek-Empek

Larutan kitosan berfungsi sebagai pembentuk gel mampu memberikan nilai organoleptik warna empek-empek lebih baik bila dibandingkan dengan perlakuan tanpa kitosan. Nilai organoleptik untuk empek empek-empek pada penggunaan kitosan 0%(kontrol), 0.1%, 0.2%, dan 0.4% lebih rendah bila dibandingkan dengan penggunaan kitosan 0.3% pada skala hedonik dan mutu hedonik. Hal ini dapat dijelaskan karena ikan yang digunakan ketika dicampurkan dalam adonan dan dibentuk lalu direbus maka empek-empek akan tampak berwarna kecoklatan. Dengan penambahan kitosan maka warna dari empek- empek akan menjadi lebih cerah (putih sampai putih keabuan). Secara teoritis, kitosan yang dicampurkan dalam bahan pangan memiliki kemampuan menahan kehilangan kelembapan produk, memiliki permeabilitas selektif terhadap gas tertentu, mengendalikan perpindahan padatan terlarut untuk mempertahankan warna pigmen alami dan gizi serta menjadi pembawa bahan aditif seperti pewarna, pengawet dan penambah aroma yang memperbaiki mutu bahan pangan (Wong et al 1994). Menurut Zheng & Zhu et al (2003), diketahui bahwa kitosan berpotensi sebagai penguat warna.
Baca lebih lanjut

171 Baca lebih lajut

PENGARUH POLA PENYIMPANAN TERHADAP STABILITAS KADAR PARASETAMOL SEDIAAN SIRUP GENERIK (Penyimpanan Dilakukan Dalam Suhu Lemari Es dan Suhu Kamar)

PENGARUH POLA PENYIMPANAN TERHADAP STABILITAS KADAR PARASETAMOL SEDIAAN SIRUP GENERIK (Penyimpanan Dilakukan Dalam Suhu Lemari Es dan Suhu Kamar)

Puji syukur Alhamdulillah saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta inayah-Nya sehingga skripsi dengan judul “ PENGARUH POLA PENYIMPANAN TERHADAP STABILITAS KADAR PARASETAMOL SIRUP GENERIK ” dapat terselesaikan dengan baik.

21 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DARI GAMBIR TERHADAP SIFAT KIMIA AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN SUHU KAMAR.

PENDAHULUAN PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DARI GAMBIR TERHADAP SIFAT KIMIA AIR KELAPA SELAMA PENYIMPANAN SUHU KAMAR.

Rauf, Santoso dan Suparmo (2010) telah membuktikan bahwa gambir dapat diekstrak dengan menggunakan berbagai jenis pelarut. Jenis pelarut tersebut antara lain Etanol, Aquades, Aquades:etanol (1:1), Etanol:etil asetat (1:1), dan Etil asetat, dari kelima pelarut tersebut penggunaan pelarut etanol lebih mudah diekstrak dan etanol tidak mempengaruhi kadar senyawa polifenol didalam ekstrak gambir. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol gambir memiliki aktifitas antioksidan yang lebih tinggi dari Rutin dan Butylated Hidrokxytoluena (BHT). Secara umum ekstrak gambir memiliki

7 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG TEMPE  SEBAGAI BAHAN PENSUBSTITUSI DAGING SAPI   Pengaruh Penggunaan Tepung Tempe Sebagai Bahan Pensubstitusi Daging Sapi Terhadap Komposisi Proksimat Dan Daya Terima Bakso.

PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG TEMPE SEBAGAI BAHAN PENSUBSTITUSI DAGING SAPI Pengaruh Penggunaan Tepung Tempe Sebagai Bahan Pensubstitusi Daging Sapi Terhadap Komposisi Proksimat Dan Daya Terima Bakso.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh substitusi tepung tempe (p<0,05) terhadap kadar air bakso daging sapi. Kadar air tertinggi ditunjukkan oleh bakso yang disubstitusi tepung tempe 0% (kontrol) yaitu sebesar 63,62% . Kadar air terendah ditunjukkan oleh bakso yang disubstitusi tepung tempe 30% yaitu sebesar 57,76%. Tidak ada pengaruh substitusi tepung tempe (p>0,05) terhadap kadar abu, lemak dan protein bakso. Kadar karbohidrat (by difference) dengan nilai tertinggi terdapat pada substitusi tepung tempe 20% yaitu sebesar 35,00%, sedangkan nilai terendah terdapat pada substitusi tepung tempe 0% (kontrol) yaitu sebesar 32,28%. Ada pengaruh substitusi tepung tempe dalam pembuatan bakso terhadap daya terima bakso daging sapi, dengan persepsi yang paling disukai adalah substitusi tepung tempe 0% (kontrol) sebagian besar panelis menyatakan suka (56,67%)dan diikuti substitusi tepung tempe 10% yang menyatakan suka (46,67%).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRASI VITAMIN E PADA PENGENCER FOSFAT KUNING TELUR TERHADAP MOTILITAS DAN DAYA HIDUP SPERMATOZOA PUYUH SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU 4ºC.

PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRASI VITAMIN E PADA PENGENCER FOSFAT KUNING TELUR TERHADAP MOTILITAS DAN DAYA HIDUP SPERMATOZOA PUYUH SELAMA PENYIMPANAN PADA SUHU 4ºC.

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul “ Pengaruh Penambahan Berbagai Konsentrasi Vitamin E Pada Pengencer Fosfat Kuning Telur Terhadap Motilitas dan Daya Hidup Semen Puyuh Selama Penyimpanan Pada Suhu 4ºC ”.

12 Baca lebih lajut

Pengaruh Lama Penyimpanan Daging Rajungan (Portunus pelagicus) Rebus pada Suhu Kamar

Pengaruh Lama Penyimpanan Daging Rajungan (Portunus pelagicus) Rebus pada Suhu Kamar

Daging kepiting dan rajungan segar mempunyai bau dan rasa segar khusus, manis dengan taste yang enak. Dalam kondisi suhu tinggi atau penyimpanan yang tidak baik maka pada daging rajungan akan terbentuk rongga-rongga sehingga rasa khas akan hilang atau berkurang diikuti oleh oksidasi lemak yang menyebabkan perubahan bau, cita rasa, serta diikuti oleh perubahan tekstur daging.

9 Baca lebih lajut

Pengaruh Berbagai Teknik Pengemasan Bakso Ayam terhadap Daya Awet pada Penyimpanan Suhu Ruang.

Pengaruh Berbagai Teknik Pengemasan Bakso Ayam terhadap Daya Awet pada Penyimpanan Suhu Ruang.

Alhamdulillah segala puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Illahi Robbi, Allah SWT, karena atas limpahan rahmat, karunia, dan pertolongan serta izin-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ Pengaruh Berbagai Teknik Pengemasan Bakso Ayam terhadap Daya Awet pada Penyimpanan Suhu Ruang ”. Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW.

4 Baca lebih lajut

[The Effect of Soaking Time in Sodium Lactate on the Shelf Life of Beef in Room Temperature] - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

[The Effect of Soaking Time in Sodium Lactate on the Shelf Life of Beef in Room Temperature] - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Penelitian ini berupa eksperimental dan menggunakan 5 kg daging sapi‘yang dipotong-potong menjadi 20 bagian dengan berat masing-masing 0,25 kg, lalu dibagi dalam 5 kelompok. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu lama perendaman : 0 jam (R 0 ), 1 jam (R 1 ), 2 jam (R 2 ), 3 jam (R 3 ) dan 4 jam (R 4 ) dalam larutan natrium laktat 6%, dengan pengulangan 4 kali. Daging lalu disimpan dalam suatu wadah dan ditutup kain kasa, lalu disimpan dalam suhu ruang untuk dilakukan pengamatan terhadap warna daging, pH daging, kadar protein, jumlah koloni bakteri, dan daya simpan daging. Analisis data menggunakan metoda sidik ragam, dan pengujian efek dari setiap perlakuan digunakan uji jarak berganda Duncan.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...