Top PDF PENGARUH PENERAPAN METODE AUDIOLINGUAL UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB SISWA MTs MUHAMMADIYAH LIMBUNG

PENGARUH PENERAPAN METODE AUDIOLINGUAL UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB SISWA MTs MUHAMMADIYAH LIMBUNG

PENGARUH PENERAPAN METODE AUDIOLINGUAL UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB SISWA MTs MUHAMMADIYAH LIMBUNG

Penilaian keterampilan berbicara bertujuan untuk melihat sejauh mana peningkatan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa setelah belajar dengan menggunakan metode audiolingual di kelas, guru adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas hasilnya. Keterampilan berbicara merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa yang ingin dicapai dalam pengajaran bahasa modern termasuk bahasa Arab. Berbicara merupakan syarat utama untuk menciptakan aspek komunikasi dua arah yakni antara pembicara dan pendengarnya secara timbal balik. Faktor utama dalam menghidupkan keterampilan berbicara ialah keberanian anak didik dan perasaan tidak takut salah, oleh karena itu guru hendaknya memberikan motivasi kepada anak didik berani berbicara kendatipun dengan resiko salah.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH PENERAPAN METODE AUDIOLINGUAL UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB SISWA MTs MUHAMMADIYAH LIMBUNG

PENGARUH PENERAPAN METODE AUDIOLINGUAL UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB SISWA MTs MUHAMMADIYAH LIMBUNG

Penilaian keterampilan berbicara bertujuan untuk melihat sejauh mana peningkatan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa setelah belajar dengan menggunakan metode audiolingual di kelas, guru adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas hasilnya. Keterampilan berbicara merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa yang ingin dicapai dalam pengajaran bahasa modern termasuk bahasa Arab. Berbicara merupakan syarat utama untuk menciptakan aspek komunikasi dua arah yakni antara pembicara dan pendengarnya secara timbal balik. Faktor utama dalam menghidupkan keterampilan berbicara ialah keberanian anak didik dan perasaan tidak takut salah, oleh karena itu guru hendaknya memberikan motivasi kepada anak didik berani berbicara kendatipun dengan resiko salah.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE IMLA’ UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VIIC MTs MUHAMMADIYAH 02 PEMALANG

PENERAPAN METODE IMLA’ UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS SISWA KELAS VIIC MTs MUHAMMADIYAH 02 PEMALANG

Kemahiran menulis merupakan salah satu jenis kemampuan berbahasa yang ingin dicapai dalam pengajaran bahasa Arab. Mengingat pentingnya fungsi bahasa sebagai alat komunikasi, maka pembelajaran menulis bahasa Arab menjadi sangat penting. Karena menulis merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang digunakan dalam komunikasi secara tidak langsung Akan tetapi dalam kenyataannya, siswa masih banyak menemukan kesulitan dalam pembelajaran menulis bahasa Arab. Penyebab kesulitan yang dihadapi siswa antara lain karena kebanyakan dari siswa berasal dari SD yang belum mengecap Bahasa Arab dan belum pernah mempelajarinya. Oleh karena itu, perlu ada alternatif metode yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengungkapkan gagasan atau pikiran melalui tulisan. Salah satunya adalah penerapan metode Imla’ . guru berperan sebagai fasilitator serta motivator. Pembelajaran didesain menarik melalui variasi teknik pembelajaran. Sehingga siswa mudah dalam pembelajaran menulis bahasa Arab.
Baca lebih lanjut

138 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI BERBAHASA JAWA

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI BERBAHASA JAWA

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan dua kali pertemuan, dengan prosedur: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, serta (4) analisis dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Simo Boyolali. Waktu penelitian dilaksanakan selama enam bulan, yakni sejak bulan Februari sampai dengan bulan Juli 2016. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII C sebanyak 32 siswa yang terdiri atas 16 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan serta guru mata pelajaran bahasa Jawa kelas VII C SMP Negeri 2 Simo Boyolali. Sumber data yang digunakan yaitu informan, peristiwa berlangsungnya pembelajaran, dan dokumen atau arsip. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, pengamatan atau observasi, teknik tes, dan analisis dokumen atau arsip. Pengujian validitas data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik triangulasi, yaitu dengan menggunakan teknik triangulasi sumber data dan teknik triangulasi metode. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif komparatif dan analisis kritis.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Penerapan Teknik JIGSAW untuk Meningkatkan Keterampilan  Memahami Bacaan Bahasa Inggris Dengan Memperhatikan Sikap Berbahasa Siswa

Penerapan Teknik JIGSAW untuk Meningkatkan Keterampilan Memahami Bacaan Bahasa Inggris Dengan Memperhatikan Sikap Berbahasa Siswa

Hasil penerapan tindakan kelas menunjukkan bahwa teknik pembelajaran jigsaw dan bersikap positif dalam mempelajari suatu bahasa, khususnya bahasa Inggris akan memberi kontribusi positif. Hal tersebut dapat terjadi, karena memiliki sikap negatif pada suatu bahasa yang sedang dipelajari akan memberi dampak negatif atau sulit menguasainya baik secara kompetensi maupun performansi, seperti bahasa Inggris. Berkenaan dengan sikap negatif, Anderson (dalam Chaer, 2004) mengemukakan bahwa sikap negatif terhadap suatu bahasa ditandai dengan menghilang atau melemahnya perhatian dari diri seseorang atau dari diri sekelompok orang anggota masyarakat tutur suatu bahasa berarti telah melanda diri orang atau sekelompok orang itu. Lebih lanjut Anderson dalam Chaer (2004: 152) mengatakan bahwa faktor yang bisa menyebabkan hilangnya rasa bangga terhadap bahasa sendiri dan menumbuhkan pada bahasa lain, antara lain faktor politik, ras, etnis, gengsi dan sebagainya.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA.

PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA.

Pada dasarnya belajar bahasa adalah belajar komunikasi. Oleh karena itu, pembelajaran bahasa diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi, baik lisan maupun tulis . Dalam pembelajaran bahasa Jerman ada empat keterampilan berbahasa, yaitu : Hören ‘keterampilan menyimak’, S prechen ‘keterampilan berbicara’, Lesen ‘keterampilan membaca’, dan Schreiben ‘keterampilan menulis’. Keterampilan membaca merupakan satu diantara keterampilan berbahasa yang harus dikembangkan dalam pembelajaran.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI BERBAHASA JAWA MELALUI PENERAPAN METODE MIND MAPPING DAN MEDIA GAMBAR SERI BERBASIS IT PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA.

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI BERBAHASA JAWA MELALUI PENERAPAN METODE MIND MAPPING DAN MEDIA GAMBAR SERI BERBASIS IT PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode mind mapping dan penggunaan media gambar berseri berbasis IT dapat meningkatkan: (1) kualitas proses pembelajaran menulis karangan narasi berbahasa Jawa dilihat dari segi motivasi belajar siswa; dan (2) hasil belajar siswa yakni keterampilan menulis karangan narasi berbahasa Jawa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan prosedur pembelajaran sebagai berikut: (1) siswa diberikan satu tema dengan menampilkan gambar berseri bertema; (2) siswa membuat pusat peta pikiran di tengah kertas berupa gambar pusat peta pikiran; (3) siswa membuat cabang utama yang memancar langsung dari pusat peta pikiran; (4) siswa menulis kata kunci di atas cabang, panjang cabang disesuaikan dengan kata kunci; (5) siswa menambahkan gambar sesuai dengan kata kunci pada lembar mind mapping; dan (6) siswa mengembangkan mind mapping tersebut menjadi karangan narasi yang utuh.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PROGRAM LINGKUNGAN BAHASA ARAB

UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB

(Studi kasus di Pondok Pesantren Qoshrul Qur’an

Karanganom Klaten)

PROGRAM LINGKUNGAN BAHASA ARAB UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBAHASA ARAB (Studi kasus di Pondok Pesantren Qoshrul Qur’an Karanganom Klaten)

Dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab di Ponpes Qoshrul Quran Karanganom Klaten, pengurus bahasa melaksanakan pembelajaran bahasa Arab dengan mengadakan program-program pembelajaran bahasa Arab yang sangat intensif, di luar mata pelajaran formal yang ada di dalam kelas. Program yang dimaksud meliputi: ad- dars al-iḍ afy, ilqā` al-mufradāt, insyā’ yaumi, muhāḍ arah, muhādatsah usbū’iyah dan ishlāh al-lughah. Semua kegiatan tersebut masih didukung dengan program wajib berbahasa Arab dalam setiap percakapan sehari-hari santri di seluruh lingkungan pondok.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE “MENGARANG BERANTING” UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DAN HASIL BELAJAR  Penerapan metode “mengarang beranting” untuk Peningkatan keterampilan menulis dan hasil belajar Menulis karangan bahasa indonesia siswa kelas v sdit Muhammadi

PENERAPAN METODE “MENGARANG BERANTING” UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DAN HASIL BELAJAR Penerapan metode “mengarang beranting” untuk Peningkatan keterampilan menulis dan hasil belajar Menulis karangan bahasa indonesia siswa kelas v sdit Muhammadi

Selain faktor diatas, metode yang digunakan guru masih bersifat konvensional, dimana siswa tidak terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Menurut Suharsimi Arikunto (2007 : 4) menyebutkan beberapa karakteristik siswa dalam pembelajaran dengan metode konvensional sebagai berikut : semangat belajar rendah, mencuri jalan pintas, tidak tahu belajar untuk apa, pasif dan acuh. Oleh karena itu diperlukan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Untuk mengatasi hal tersebut agar tidak berkelanjutan terutama dalam pembelajaran mengarang maka diperlukan inovasi metode pembelajaran yang tepat sehingga dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan dengan penerapan metode Mengarang Beranting.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENERAPAN METODE “MENGARANG BERANTING” UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DAN HASIL BELAJAR  Penerapan metode “mengarang beranting” untuk Peningkatan keterampilan menulis dan hasil belajar Menulis karangan bahasa indonesia siswa kelas v sdit Muhammadi

PENERAPAN METODE “MENGARANG BERANTING” UNTUK PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DAN HASIL BELAJAR Penerapan metode “mengarang beranting” untuk Peningkatan keterampilan menulis dan hasil belajar Menulis karangan bahasa indonesia siswa kelas v sdit Muhammadi

Hasil belajar keterampilan menulis karangan sebelum pelaksanaan tindakan diperoleh nilai rata-rata 65,89 dengan ketuntasan belajar yang diperoleh 46,45 %, pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 70,71 dengan ketuntasan belajar 71,43% dan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar keterampilan menulis karangan yang cukup signifikan dengan nilai rata-rata 78,04 dengan ketuntasan belajar 89,29 %. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan hasil belajar keterampilan menulis karangan siswa. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode mengarang beranting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis hasil belajar menulis karangan siswa.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Arab Siswa Kelas XII SMK Tritech Bhayangkara Medan

Penerapan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Bahasa Arab Siswa Kelas XII SMK Tritech Bhayangkara Medan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menulis bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis Bahasa Arab siswa kelas XII TKJ-I Smk Tritech Bhayangkara Medan dengan penerapan metode Mind Mapping. Data hasil penelitian diperoleh dari tes hasil belajar siswa, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif statistik deskriptif dan kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan 2 siklus. Sebelum digunakan metode mind mapping keterampilan menulis siswa masih rendah karena guru masih menggunakan metode konvensional. Dari sebelum tindakan (pra siklus) hasil persentase klasikal diperoleh 20% (5 siswa). Kemudian pada siklus I dengan menerapkan metode mind mapping hasil persentase klasikal diperoleh 40% (10 siswa). Kemudian setelah dilakukan perbaikan dari siklus I, hasil persentase klasikal pada siklus II diperoleh 88% (22 siswa). Dari hasil penelitian ini bahwa terjadi peningkatan kemampuan menulis bahasa arab siswa dengan menggunakan metode mind mapping di kelas XII TKJ-I Smk Tritech Bhayangkara Medan.
Baca lebih lanjut

201 Baca lebih lajut

Pengaruh Program Qaryah Arabiyyah terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Keterampilan Berbahasa Arab Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UNJ

Pengaruh Program Qaryah Arabiyyah terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Keterampilan Berbahasa Arab Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UNJ

Bahan pewarna merupakan zat yang digunakan untuk memberi dan memperbaiki warna, dan atau suatu pigmen yang berasal dari sayuran, hewan, mineral atau sumber lain yang bila ditambahkan pada makanan obat dan kosmetik kesehatan (Cahyadi, 2008). Batasan penggunaan yang tidak menimbulkan bahaya jika dikonsumsi manusia yaitu 50 –300 mg batas PERMENKER RI per kg makanan, dan 0 –4 mg batas ADI per kg berat badan Pewarna sintetik yang selama ini sudah berlabel “food grade” pun ternyata tidak sepenuhnya ramah terhadap kesehatan. Terlebih lagi, pewarna sintetik non food grade yang kini marak beredar di pasaran membuat konsumen semakin selektif dalam memilih makanan. Makanan berbahan dasar alami semakin dicari oleh konsumen, sehingga makanan yang menggunakan zat warna alami lebih diminati dibandingkan zat warna (Bustani,2013). Berdasarkan sumbernya ada dua jenis zat pewarna, yaitu pewarna alami dan pewarna buatan.
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

PENERAPAN PERATURAN BERBAHASA ARAB DAN INGGRIS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SANTRI PONDOK PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL YOGYAKARTA

PENERAPAN PERATURAN BERBAHASA ARAB DAN INGGRIS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SANTRI PONDOK PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL YOGYAKARTA

Ada juga setiap bulannya kita adakan tasyji‟ lughoh atau nama lainnya motivasi bahasa untuk seluruh santri berkumpul di lapangan sekolah itu ketika hari kamis sebelum berbuka puasa karena disini puasa senin dan kamis wajib jadi setiap kamis sebelum berbuka tiap awal bulan setiap jam 5 sampai menjelang adzan maghrib tasyji‟ lughoh oleh masyikh orang-orang yang berpengalaman. Agenda ini berjalan rutin jika tidak ada kendala.Sebenarnya agenda ini tidak terlalu berdampak dalam meningkatkan bahasa santri tapi kembali lagi ke para santri sendiri karena mereka itu 60% di sekolah jadi pengaruh yang paling besar seharusnya di sekolah jadi dari jam 7 sampai jam 15.00 kita tidak wajibkan berbahasa disana kelemahan terbesar kami.jadi ketika mereka kembali ke asrama dari sekolah sore hari ,lalu olahraga, ngomong aja sebentar malam harinya sudah kecapean mungkin akhirnya pelatihan untuk ngomong berbahasa itu kurang karena minimnya waktuDominannya karena di sekolah dan disekolahpun kita tidak wajibkan berbahasa jadi istilahnya anak-anak ngomongnya jadi sesukanya dan kita tidak bisa menuntut untuk menghukumnya.
Baca lebih lanjut

116 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS PENERAPAN MODEL PERCAKAPAN BEBAS PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIII MTs NEGERI KENDAL.

EFEKTIFITAS PENERAPAN MODEL PERCAKAPAN BEBAS PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIII MTs NEGERI KENDAL.

Kemahiranberbicara juga merupakansalahsatujenis kemampuan berbahasa yang ingin dicapai dalam pengajaran bahasa modern. Berbicara merupakan sarana utama untuk membinasaling pengertian, komunikasi timbal balik, dengan menggunakan bahasa sebagai medianya. Kegiatan berbicara di dalam kelas bahas amempunyai aspek komunikasi dua arah, yakni antara pembicara dengan pendengarnya secara timbal balik. Dengan demikian latihan berbicara harus terlebih dahulu didasari oleh (1) kemampuan mendengarkan, (2) kemampuan mengucapkan, dan (3) penguasaan (relatif) kosa kata dan ungkapan yang memungkinkan siswa dapat mengkomunikasikan maksud, gagasan atau fikirannya. Oleh karena itu, dapat dikatakan, bahwa latihan berbicara ini merupakan kelanjutan dari latihan menyimak yang di dalam kegiatannya juga terdapat latihan mengucapkan (Efendy2009:139).
Baca lebih lanjut

191 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII B MTs  Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Dengan Media Gambar Pada Siswa Kelas VII B MTs Muhammadiyah 6 Karanganyar Tahun Ajaran 2011/2012.

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII B MTs Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Dengan Media Gambar Pada Siswa Kelas VII B MTs Muhammadiyah 6 Karanganyar Tahun Ajaran 2011/2012.

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi dan sepanjang sepengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan dalam daftar pustaka.

15 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN  MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII B MTs  Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Dengan Media Gambar Pada Siswa Kelas VII B MTs Muhammadiyah 6 Karanganyar Tahun Ajaran 2011/2012.

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII B MTs Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Dengan Media Gambar Pada Siswa Kelas VII B MTs Muhammadiyah 6 Karanganyar Tahun Ajaran 2011/2012.

Selain itu kemampuan berpikir juga akan mempengaruhi kemampuan seseorang untuk menuliskan sesuatu, misalnya: karya ilmiah, cerita pendek, atau puisi. Kemampuan berpikir siswa Sekolah Dasar (SD) maupun siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan berbeda dengan cara berpikir siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada siswa SD maupun MTs kelas VII kemampuan berpikir mereka dapat dikatakan masih bersifat kekanak-kanakan dan kemampuan berpikir yang bersifat imajinatif belum berkembang dengan baik. Menurut Alfiah dan Yunarko Budi Santosa (2009: 1) peningkatan pembelajaran menulis puisi kepada anak-anak yang masih berpikiran seperti itu sangatlah penting. Lebih lanjut, dijelaskan bahwa dalam pembelajaran penulisan puisi untuk anak-anak masih ada berbagai kelemahan. Kelemahan tersebut berakibat antara lain: siswa mengalami kesulitan dalam membuat puisi (baik puisi lama maupun puisi baru), nilai pelajaran yang berkaitan dengan puisi tidak memuaskan, tidak ada ketertarikan siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia khususnya menulis puisi, dan kurangnya pemahaman siswa dalam pembelajaran penulisan puisi.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS PENERAPAN MODEL PERCAKAPAN BEBAS PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIII MTs NEGERI KENDAL

EFEKTIFITAS PENERAPAN MODEL PERCAKAPAN BEBAS PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIII MTs NEGERI KENDAL

Nugroho, Rohmat Teguh. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Peer Tutoring untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Mata Kuliah Tadrib Muhadatsah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Negeri Semarang Tahun Ajaran 2010/2011. Skripsi: Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Jurusan Bahasa dan Sastra Asing Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang. Tidak diterbitkan.

128 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PAIKEM GEMBROT TERHADAP KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA SISWA ( Studi Kasus Di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Blondo)

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PAIKEM GEMBROT TERHADAP KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA SISWA ( Studi Kasus Di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Blondo)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Model “PAIKEM GEMBROT” terhadap Keterampilan Berbahasa Indonesia Siswa MI Mumammadiyah Blondo. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MI Muhammadiyah Blondo yang berjumlah 220 siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, observasi, dan dokumentasi yang digunakan untuk mengetahui variabel penggunaan model “PAIKEM GEMBROT”, variabel keterampilan berbahasa Indonesia. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS For Windows versi 16,0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model “PAIKEM GEMBROT” MI Muhammadiyah Blondo dalam klarifikasi cukup. Hal tersebut dibuktikan dengan jawaban responden dalam kategori cukup yaitu sebesar 60%. Keterampilan berbahasa Indonesia MI Muhammadiyah Blondo dalam kategori cukup, yang dibuktikan jawaban responden dalam kategori cukup yaitu sebesar 80%. Analisis korelasi product moment diperoleh nilai r xy hitung sebesar 0,745. Hasil tersebut menunjukkan Ho ditolak dan Ha diterima, yaitu ada Pengaruh Penggunaan Model “PAIKEM GEMBROT” terhadap Keterampilan Berbahasa Indonesia Siswa MI Muhammadiyah Blondo.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Pemanfaatan Multimedia untuk Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Siswa SMA

Pemanfaatan Multimedia untuk Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Siswa SMA

Beberapa program komputer yang dapat digunakan untuk membuat multimedia adalah powerpoint, macromedia flash, macromedia captivate, dan kuiz wondershare. Kemampuan powerpoint ternyata tidak hanya untuk presentasi, tetapi juga dapat dikembangkan untuk pembuatan multimedia, seperti program latihan membaca cepat dan menyimak yang dilengkapi soal-soal yang mengikutinya, simulasi terjadinya gunung meletus, atau simulasi lain yang tidak mungkin ditampilkan di dalam kelas. Macromedia flash adalah program animasi yang andal, seperti untuk pembuatan game interaktif. Macromedia captivate dan kuiz wondershare adalah program komputer yang dapat dugunakan untuk membuat soal dan jawaban yang langsung memberikan umpan balik kepada pemakainya. Namun, dalam pembahasan pemanfaatan multimedia dalam pembelajaran nanti hanya ditampilkan yang menggunakan program Microsoft Power Point karena program ini sudah banyak yang mengenal dan memahaminya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects