Top PDF PENGARUH JENIS ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ADENIUM (Adenium sp.)

PENGARUH JENIS ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ADENIUM (Adenium sp.)

PENGARUH JENIS ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN ADENIUM (Adenium sp.)

Penelitian ini dilaksanakan di desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar dengan ketinggian 320 m dpl, mulai bulan Januari sampai Mei 2008. alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain poly bag, kapas, alat suntik, sprayer, plastik, buku dan peralatan tulis. Sedangkan bahan yang digunakan adalah bibit adenium, pasir malang, sekam bakar, ZPT, aquades, insektisida dan fungisida.

2 Baca lebih lajut

Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Akar Dan Media Tanam  Terhadap Keberhasilan Dan Pertumbuhan    Setek Kamboja Jepang (Adenium Obesum)

Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Akar Dan Media Tanam Terhadap Keberhasilan Dan Pertumbuhan Setek Kamboja Jepang (Adenium Obesum)

Perbanyakan tanaman kamboja dapat dilakukan melalui biji dan vegetatif. Cara stek banyak dipilih orang, apalagi bagi pengebun buah-buahan dan tanaman hias. Alasannya, tanaman yang dihasilkan dari setek biasanya mempunyai persamaan dalam umur, ukuran tinggi, ketahanan terhadap penyakit dan sifat-sifat lainnya. Selain itu diperoleh tanaman yang sempurna yaitu tanaman yang telah mempunyai akar, batang, dan daun dalam waktu yang relatif singkat. Alasan lain tidak memerlukan teknik yang rumit, sehingga dapat dilakukan siapa saja (Wudianto, 1998).
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPOSISI MEDIA DAN JENIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

PENGARUH KOMPOSISI MEDIA DAN JENIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

penggunaan komposisi media dan jenis pupuk majemuk yang baik bagi untuk pertumbuhan vegetatif tanaman adenium. Hipotesis diduga terdapat pengaruh interaksi nyata dari komposisi media dan jenis pupuk terhadap parameter pertumbuhan vegetatif adenium, diduga komposisi media dapat memperbaiki pertumbuhan vegetatif tanaman adenium, diduga jenis pupuk dapat memperbaiki atau meningkatkan

2 Baca lebih lajut

PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

Dibuat: 2008-03-31 , dengan 3 file(s). Keywords: Adenium, Dosis Pupuk Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan jenis pupuk majemuk dan dosis yang baik bagi pertumbuhan adenium. Manfaat penelitian ini agar dapat memberikan informasi penggunaan jenis pupuk dan dosis pemupukan yang baik bagi untuk pertumbuhan vegetatif tanaman adenium. Hipotesis diduga terdapat pengaruh interaksi nyata dari jenis dan dosis pupuk terhadap parameter pertumbuhan vegetatif adenium, diduga jenis pupuk dapat memperbaiki pertumbuhan vegetatif tanaman adenium, dan dosis pemupukan meningkatkan pertumbuhan vegetatif adenium.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DUA JENIS ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

PENGARUH DOSIS PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DUA JENIS ADENIUM (Plumeria acuminate var. Adenium)

Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah jenis adenium (V) yang terdiri dari 2 macam yaitu : V1 : Adenium La On Thong, V2 : Adenium Harry Potter. Sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk Majemuk Dekastar Plus (D) yang terdiri dari 6 level yaitu : D0 : Kontrol (Tanpa pupuk Dekastar Plus), D1 : Dosis Pupuk Dekastar Plus 1 gram/tanaman, D2 : Dosis Pupuk Dekastar Plus 2 gram/tanaman, D3 : Dosis Pupuk Dekastar Plus 3 gram/tanaman, D4 : Dosis Pupuk Dekastar Plus 4 gram/tanaman, D5 : Dosis Pupuk Dekastar Plus 5 gram/tanaman, Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara jenis adenium dan dosis pupuk dekastar plus terhadap pertambahan tinggi dan diameter bonggol adenium.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH PUPUK DEKASTAR DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ADENIUM (Adenium obesum)

PENGARUH PUPUK DEKASTAR DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ADENIUM (Adenium obesum)

Adenium atau yang dikenal dengan sebutan Kamboja Jepang di Indonesia, bukan berarti asalnya dari Jepang tetapi berasal dari Asia Barat dan Afrika. Habitat daerah gurun pasir yang kering mulai daratan Asia Barat sampai Afrika sehingga adenium dikenal dengan sebutan Mawar Padang Pasir (desert rose) karena berasal dari daerah kering. Tanaman ini tumbuh lebih baik pada kondisi media yang kering dibanding terlalu basah.Tanaman ini dinamakan adenium karena salah satu tempat asalnya adalah daerah Aden (Ibukota Yaman).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH MACAM KONSENTRASI PUPUK CAIR DAN JENIS ADENIUM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TADENIUM

PENGARUH MACAM KONSENTRASI PUPUK CAIR DAN JENIS ADENIUM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TADENIUM

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : tidak terjadi interaksi antara perlakuan macam konsentrasi pupuk cair dan jenis adenium terhadap pertumbuhan bibit adenium. Konsentrasi pupuk cair berpengaruh sangat nyata terhadap parameter penambahan tinggi tanaman pada semua umur pengamatan, secara terpisah perlakuan konsentrasi 6 ml/l (K4) baik untuk parameter penambahan tinggi tanaman. Perlakuan jenis adenium berpengaruh nyata terhadap parameter diameter batang. Jenisadenium Morodoklo (J1) dan jenis adeniumPink Lines (J3) lebih baik pada pengamatan ke 44 hst, sedangkan jenis adenium Red Dusk (J2) memberikan hasil yang lebih baik.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPOSISI KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TIGA HIBRID TANAMAN ANGGREK Dendrobium sp.

PENGARUH KOMPOSISI KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TIGA HIBRID TANAMAN ANGGREK Dendrobium sp.

Dibuat: 2007-09-26 , dengan 3 file(s). Keywords: KOMPOSISI, KONSENTRASI, ZAT PENGATUR, TIGA HIBRID. ABSTRAKSI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi konsentrasi zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan tiga hibrid tanaman anggrek Dendrobium sp. Penelitian ini dilakukan di Greenhouse Fakultas Pertanian UMM dengan ketinggian tempat 564 m dpl.

1 Baca lebih lajut

PENGARUH GA3 DAN IAA TERHADAP PEMBESARAN BONGGOL ADENIUM (Adenium obesum)

PENGARUH GA3 DAN IAA TERHADAP PEMBESARAN BONGGOL ADENIUM (Adenium obesum)

Pemberian perlakuan zat pengatur tumbuh menjadi kurang efektif walaupun pada minggu-minggu tertentu memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman, seperti tinggi tanaman dan diameter bonggol tanaman adenium. Hal ini diduga karena kondisi lingkungan yang kurang sesuai, terutama untuk unsur cuaca makro seperti intensitas cahaya dan curah hujan yang sulit untuk dikendalikan. Penelitian yang dilaksanakan pada musim penghujan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman adenium menjadi kurang optimal. Pada musim penghujan intensitas penyinaran cahaya matahari kurang karena kondisi yang sering berawan dan curah hujan yang tinggi. Menurut Suryowinoto (1997), sifat-sifat adenium yang perlu diperhatikan adalah tidak menyukai air dan membutuhkan sinar matahari penuh, menyukai tempat yang terbuka, yang mendapat sinar matahari penuh sepanjang hari. Dan tanaman adenium akan lebih tumbuh optimal pada musim kemarau.
Baca lebih lanjut

75 Baca lebih lajut

Pengaruh komposisi media dan macam zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan tanaman anthurium hookeri

Pengaruh komposisi media dan macam zat pengatur tumbuh terhadap pertumbuhan tanaman anthurium hookeri

Sitokinin adalah salah satu zat pengatur tumbuh yang ditemukan pada tanaman. Sitokinin berfungsi untuk memacu pembelahan sel dan pembentukan organ. Salah satu jenisnya adalah BAP ( 6 benzylaminopurine) (Parnata,2004). Sitokinin merupakan ZPT yang mendorong pembelahan (sitokinesis). Beberapa macam sitokinin merupakan sitokinin alami (misal : kinetin, zeatin) dan beberapa lainnya merupakan sitokinin sintetik. Sitokinin alami dihasilkan pada jaringan yang tumbuh aktif terutama pada akar, embrio dan buah. Sitokinin yang diproduksi di akar selanjutnya diangkut oleh xilem menuju sel-sel target pada batang. Ahli biologi tumbuhan juga menemukan bahwa sitokinin dapat meningkatkan pembelahan, pertumbuhan dan perkembangan kultur sel tanaman. Sitokinin juga menunda penuaan daun, bunga dan buah dengan cara mengontrol dengan baik proses kemunduran yang menyebabkan kematian sel-sel tanaman. Penuaan pada daun melibatkan penguraian klorofil dan protein-protein, kemudian produk tersebut diangkut oleh floem ke jaringan meristem atau bagian lain dari tanaman yang membutuhkannya (Anonim, 2006).
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

Pengaruh  Zat Pengatur Tumbuh Alami Terhadap Pertumbuhan Tunas Lima Varietas Tanaman Mawar (Rosa Sp.) Dalam Perbanyakan Okulasi

Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh Alami Terhadap Pertumbuhan Tunas Lima Varietas Tanaman Mawar (Rosa Sp.) Dalam Perbanyakan Okulasi

Namun, perbanyakan dengan metode okulasi ini memiliki kendala seperti lambatnya proses pembentukan kalus atau kumpulan sel-sel parenkim yang berkembang dan menyelubungi jaringan tanaman yang terluka guna mengurangi evaporasi dari lukanya untuk mulai penyembuhan, antara batang atas dan batang bawah dalam proses penyambungan kedua tanaman. Menurut Hartman (1990), terbektuknya (sel parenchyma) kambium batang atas dan batang bawah pada sambungan merupakan tahap awal pertumbuhan okulasi yang sangat menentukan keberhasilan okulasi karena laju pembentukan kalus, kalus yaitu sekumpulan sel amorphous (tidak berbentuk atau belum terdiferensiasi) yang terbentuk dari sel-sel yang membelah terus menerus. Kalus dapat diperoleh dari bagian tanaman seperti akar, batang dan daun yang menentukan proses pertumbuhan dan perkembangan okulasi selanjtunya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

(BAP) terhadap pertumbuhan tiga kultivar tanaman kamboja jepang (Adenium arabicum)

(BAP) terhadap pertumbuhan tiga kultivar tanaman kamboja jepang (Adenium arabicum)

Nilai estetika tanaman Adenium bertam- bah dengan menggunakan berbagai cara diantaranya penggunaan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). ZPT adalah senyawa organik yang dapat mendorong, mengatur atau menghambat proses fisiologis tanaman (Abidin, 1990). Pemakaian konsentrasi yang tepat merupakan hal yang sangat penting. Salah satu usaha yang dila- kukan untuk meningkatkan diameter bonggol Adenium adalah dengan memberikan zat pengatur tumbuh, yang dapat memengaruhi pertumbuhan Adenium terutama pertumbuhan akar dan batangnya. Hormon yang digunakan dapat berupa hormon sitokinin. Hormon sitokinin dapat diaplikasikan dalam upaya memperbesar bonggol tanaman, dengan semakin banyak sel yang membelah akan memperbesar volume organ tanaman. Sitokinin mempunyai kemampuan untuk memicu pembelahan sel (Salisbury & Ross, 1995).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH DAN  MEDIA TANAM TERHADAP DAYA TUMBUH BENIH TANAMAN NILA  (Indigofera sp)

PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH DAN MEDIA TANAM TERHADAP DAYA TUMBUH BENIH TANAMAN NILA (Indigofera sp)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ZPT alami dan sintesis dengan media perkecambahan tricokompos multiguna dan cocopet terhadap pertumbuhan tanaman nila. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan ulangan 4 kali. Faktor pertama perendaman biji (A) dengan menggunakan zat pengatur tumbuh AI= Auksin, A2= POC (Pupuk Organik Cair). Sedangkan faktor kedua Media Tumbuh (M) yaitu M1= Tricokompos+Tanah, M2= Cocopet. Hasil analisa menunjukkan bahwa semua perlakuan atau interaksi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap presentase perkecambahan, tinggitTanaman dan jumlah daun terhadap tanaman nila. Tetapi, perlakuan POC pada media Cocopet memberikan pengaruh terbaik pada perkecambahan benih tanaman nila dengan persentase 65%. Sedangkan perlakuan kombinasi POC dengan media Tricokompos dan tanah memberikan pengaruh njmlah fase pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman nila.
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH TRIAKONTAYOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI

PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH TRIAKONTAYOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI

Sementara itu triakontanol dengan konsentrasi 0.5 pprn memberikan pengamh terbaik pada varietas Kawi terhadap peubah-peubah Indeks Luas Daun ( E D ) , Bobot Icering Brangka[r]

10 Baca lebih lajut

PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH DAN POSISI DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN STEK TANAMAN ZAMIO (ZAMIOCULCAS)

PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH DAN POSISI DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN STEK TANAMAN ZAMIO (ZAMIOCULCAS)

menggunakan bahan daun, batang dan pemisahan anakan. Berdasarkan hasil pengamatan di lapang jenis pemecahan anakan tingkat keberhasilannya lebih tinggi, dibanding dengan penggunaan daun atau batang. Pembiakan dengan stek daun hasilnya dapat dilihat setelah membutuhkan waktu lebih lama dibanding dengan pemecahan anakan pada umbi. Oleh karena itu, diperlukan adanya zat

2 Baca lebih lajut

TUGAS AKHIR. PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN MURBEI (Morus Alba) PADA BERBAGAI JENIS ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI

TUGAS AKHIR. PERTUMBUHAN SETEK TANAMAN MURBEI (Morus Alba) PADA BERBAGAI JENIS ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI

Shalawat dan salam semoga tetap tercurah pada junjungan kita Rasulullah SAW, laporan tugas akhir ini disusun sebagai salah satu persyaratan untuk menyelesaikan studi pada jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Pertanian Negeri Pangkep. Penulis menyadari adanya campur tangan dari berbagai pihak, olehnya itu penulis mengucapkan terima kasih yang tulus kepada kedua orang tua ayahanda Herman dan ibunda Sarina serta segenap keluarga yang telah memberikan bantuan baik berupa material serta spiritual hingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan Tugas Akhir ini.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN LADA. Oleh : SURAHMAN NIM

EFEKTIVITAS PEMBERIAN ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN LADA. Oleh : SURAHMAN NIM

I. PENDAHULUAN Tanaman lada di Kaltim dikembangkan masyarakat Sulawesi pada tahun 1976 yang didukung oleh Bank Dunia. Tanaman lada mempunyai potensi yang sangat baik di Kaltim, bahkan lada di Kaltim pernah dikenal dengan nama Samarinda Piper, karena kandungan pipernya lebih tinggi dibanding lada hasil Lampung. Selain itu juga harga lada yang cukup mahal dibanding dengan komoditi lain membuat para petani tertarik untuk membudidayakan tanaman lada. Di Kaltim yang menjadi sentra produksi tanaman lada adalah Kabupaten Berau, Pasir dan Kutai Kartanegara dan masih banyak lagi daerah yang lainnya. Adapun luas tanaman lada di Kaltim pada tahun 2008 mencapai 14. 843 Ha dengan hasil produktivitas 1,363 Kg/Ha. Tetapi pada tahun 2009 tanaman lada mengalami penurunan produktivitas yaitu 1,358 Kg/Ha (Disbun Kaltim, 2010). Data rekapitulasi luas areal, produksi dan produktivitas tanaman lada di Kalimantan dapat dilihat pada Lampiran 1.
Baca lebih lanjut

49 Baca lebih lajut

PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH JENIS BAP TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET SUB KULTUR JARINGAN TANAMAN NANAS (Ananas comosus L. Merr)

PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH JENIS BAP TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET SUB KULTUR JARINGAN TANAMAN NANAS (Ananas comosus L. Merr)

Teknik kultur jaringan merupakan alternatif untuk memecahkan masalah rendahnya produktifitas tanaman nanas yang belum mampu memenuhi permintaan pasar. Teknologi ini telah banyak digunakan untuk pengadaan bibit seragam dan kualitasnya terjamin terutama pada berbagai tanaman hortikultura. Melalui kultur jaringan, tanaman dapat diperbanyak setiap waktu sesuai kebutuhan sehingga dapat dihasilkan bibit yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi BAP (Benzyl Amino Purin) yang baik untuk mempercepat pertumbuhan tunas planlet tanaman nanas yang diperbanyak melalui sub kultur jaringan. Penelitian dilaksanakan pada bulan pril hinggal Juni 2015. Penelitin dilaksanakan di Laboraturium Kultur Jaringan Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, menggunakan Rancangan Acak Lengkap, Bahan planlet sub kultur yang digunakan adalah mata tunas dari mahkota nanas kultivar MD2. Peneletian ini terdiri dari satu faktor perlakuan penamabahan zat pengatur tumbuh BAP, (P0) kontrol: (P1) 0,5 ppm: (P2) 0,75 ppm: (P3) 1 ppm: (P4) 1,5 ppm: (P5) 2 ppm. Analisis data yang digunakan adalah uji F. Apabila uji F memberikan pengaruh yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil Penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian BAP dengan konsentrasi 2 ppm berpengaruh nyata terhadap planlet
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

RESPON PERTUMBUHAN DUA JENIS ADENIUM (Plumeria acuminate) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK DAUN

RESPON PERTUMBUHAN DUA JENIS ADENIUM (Plumeria acuminate) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK DAUN

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara jenis adenium dan konsentrasi pupuk daun growmore terhadap pertambahan tinggi dan diameter bonggol adenium. Kombinasi perlakuan yang baik adalah dan jenis la on thong dengan konsentrasi 2,8 g/l (J1K4), la on thong dengan konsentrasi pupuk daun growmore 3,5 g/l (J1K5), jenis harry potter dengan konsentrasi 2,1 g/l (J2K3) dan jenis harry potter dengan konsenrasi 2,8 g/l J2K4. Jenis harry potter tumbuh lebih cepat dari jenis la on thong. Pemberian konsentrasi pupuk daun growmore berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman, diameter bonggol, jumlah daun dan luas daun adenium. Konsentrasi yang baik adalah 2,8 g/l.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects