Top PDF PENGARUH PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC DENGAN PENGATURAN TAHANAN JANGKAR TERHADAP EFFISIENSI MOTOR DC SHUNT

PENGARUH PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC DENGAN PENGATURAN TAHANAN JANGKAR TERHADAP EFFISIENSI MOTOR DC SHUNT

PENGARUH PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC DENGAN PENGATURAN TAHANAN JANGKAR TERHADAP EFFISIENSI MOTOR DC SHUNT

Suatu mesin listrik berfungsi sebagai motor listrik apabila terjadi proses konversi energi listrik menjadi energi mekanik di dalamnya. Motor DC adalah motor yang memerlukan suplai tegangan searah pada kumparan jangkar dan kumparan medan untuk diubah menjadi energi mekanik. Berdasarkan karakteristiknya, motor arus searah ini mempunyai daerah pengaturan putaran yang luas dibandingkan dengan motor arus bolak-balik, sehingga sampai sekarang masih banyak digunakan pada pabrik-pabrik yang mesin produksinya memerlukan pengaturan putaran yang memiliki banyak variasi.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Pada penelitian ini, penulis memilih untuk melakukan pengujian bagaimana pengaruh dari pengaturan putaran motor dengan metode flux magnet dan metode ward leonard terhadap efisiensi motor. Setelah mengetahui bagaimana pengaruh setiap metode terhadap efisiensi motor, penulis melakukan perbandingan efisiensi dari metode-metode yang dilakukan.

1 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Pada umumnya, motor arus searah menggunakan inti jangkar berbentuksilinder yang diberi alur-alur sebagai tempat melilitkan kumparan jangkar dimana terbentuknya ggl induksi.Inti jangkarterbuat dari bahan ferromagnetik, sejenis baja silikon, tujuannya agar komponen-komponen (lilitan jangkar) berada dalam daerah yang induksi magnetnya besar, dengan begitu ggl induksi dapat bertambah besar.Seperti halnya inti kutub magnet maka jangkar dibuat dari bahan berlapis-lapis tipis dengan tujuan untuk mengurangi panas yang terbentuk karena adanya arus linier.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Gambar 2.4 Kaidah Tangan Kiri Flemming.. ……... ……... ……... ……... ……... 11 Gambar 2.5 Fluksi yang dihasilkan oleh kumparan medan.. ……... ……. ……... 12 Gambar 2.6 Fluksi yang dihasilkan oleh kumparan jangkar.. ……... ……... ……... 12 Gambar 2.7 Fluksi yang dihasilkan oleh interaksi kumparan jangkar

14 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Motor listrik adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran. Salah satu jenis motor listrik adalah motor arus searah, atau biasa disebut motor DC. Motor DC adalah adalah salah satu jenis motor listrik yang membutuhkan suplai tegangan arus searah pada kumparan medan dan kumparan jangkar untuk diubah menjadi energi mekanik. Kumparan medan atau bagian yang berputar disebut rotor, dan kumparan jangkar atau bagian yang diam disebut stator.

3 Baca lebih lajut

Studi Penggunaan Tahanan Mula Untuk Mengatur Start Motor Arus Searah Shunt Secara Otomatis

Studi Penggunaan Tahanan Mula Untuk Mengatur Start Motor Arus Searah Shunt Secara Otomatis

Motor DC sangat dikenal karena penggunaanya yang sangat luas. Dengan melakukan berbagai penggabungan lilitan medan yang literal secara shunt, seri maupun secara terpisah, dapat dirancang suatu motor yang menampilkan kecepatan momen-kakas yang bermacam-macam. Untuk motor arus searah yang kapasitasnyacukup besar, pada waktu menjalankan motornya tidak dapat dihubungkan langsung dengan sumber tegangan DC. Hal ini disebabkan tahanan jangkar relatif rendah, sehingga apabila dihubungkan langsung dengan sumber DC akan menimbulkan arus mula besar yang dapat mengakibatkan kerusakan pada motor serta mengganggu kestabilan operasi peralatan lain, maka diperlukanlah penambahan tahanan mula untuk mengurangi arus startnya.
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

TUGAS AKHIR - Pengaruh Pengaturan Kecepatan Menggunakan Metode Pengaturan Fluksi Terhadap Efisiensi Pada Motor Arus Searah Kompon

TUGAS AKHIR - Pengaruh Pengaturan Kecepatan Menggunakan Metode Pengaturan Fluksi Terhadap Efisiensi Pada Motor Arus Searah Kompon

Gambar 4.4 Efisiensi Vs Putaran pada pengaturan Kecepatan penambahan Tahanan pada medan shuntdan jangkar(tahanan medan shunt berubah) Kompon Pendek Gambar 4.5 Fluksi Vs Putaran pada pengaturan Kecepatan penambahan Tahanan pada medan shunt dan jangkar(tahanan medan shunt berubah) Kompon Pendek Gambar 4.6 Fluksi Vs Efisiensi pada pengaturan Kecepatan penambahan Tahanan pada

13 Baca lebih lajut

Pengaruh Pengaturan Tahanan Shunt Dan Seri Terhadap Putaran Dan Efisiensi Motor Arus Searah Kompon

Pengaruh Pengaturan Tahanan Shunt Dan Seri Terhadap Putaran Dan Efisiensi Motor Arus Searah Kompon

Motor arus searah jarang digunakan dalam aplikasi biasa karena semua pasokan listrik dari perusahaan listrik memasok arus bolak-balik. Namun, untuk aplikasi khusus seperti pada pabrik baja, pertambangan dan kereta listrik, ada hal yang menguntungkan untuk mengkonversi arus bolak-balik menjadi arus searah dalam rangka untuk menggunakan motor arus searah. Alasannya adalah karakteristik kecepatan/torsi motor arus searah jauh lebih unggul daripada motor arus bolak-balik. Karena itu, hal ini tidak mengejutkan untuk dicatat bahwa untuk penggerak dalam industri, motor arus searah sama populernya dengan motor induksi tiga fasa [5].
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Pada umumnya, motor arus searah menggunakan inti jangkar berbentuksilinder yang diberi alur-alur sebagai tempat melilitkan kumparan jangkar dimana terbentuknya ggl induksi.Inti jangkarterbuat dari bahan ferromagnetik, sejenis baja silikon, tujuannya agar komponen-komponen (lilitan jangkar) berada dalam daerah yang induksi magnetnya besar, dengan begitu ggl induksi dapat bertambah besar.Seperti halnya inti kutub magnet maka jangkar dibuat dari bahan berlapis-lapis tipis dengan tujuan untuk mengurangi panas yang terbentuk karena adanya arus linier.
Baca lebih lanjut

68 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

Analisis Perbandingan Pengaturan Kecepatan Dengan Metode Flux Magnet Dan Metode Ward Leonard Terhadap Efisiensi Pada Motor Dc Shunt

2014, “Pengaruh Pengaturan Kecepatan Menggunakan Metode Pengaturan Fluksi Terhadap Efisiensi Pada Motor Arus Searah Kompon”, Singuda Ensikom Jurnal.. “ Pengaruh Posisi Sikat Dan Penamb[r]

1 Baca lebih lajut

PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC SHUNT DENGAN MIKROKONTROLER M68HC11 - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC SHUNT DENGAN MIKROKONTROLER M68HC11 - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Motor dc masih banyak digunakan di lingkungan industri terutama sebagai penggerak utama mesin-mesin produksi. Jika beban yang diterapkan pada motor dc bertambah maka kecepatannya akan turun, sehingga motor tersebut harus diatur agar kecepatannya konstan. Pengaturan motor dc dapat dilakukan melalui tiga cara yaitu (1) pengaturan fluks medan (Φ), (2) pengaturan tahanan jangkar (R a ), dan (3) pengaturan tegangan

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Metode Pengaturan Kecepatan Motor DC Menggunakan Pengaturan Tahanan Jangkar Terhadap Efisiensi Motor DC SHUNT

Pengaruh Metode Pengaturan Kecepatan Motor DC Menggunakan Pengaturan Tahanan Jangkar Terhadap Efisiensi Motor DC SHUNT

Selain rugi jatuh tegangan, terdapat juga rugi-rugi sikat yang lain berupa rugi- rugi gesek antara permukaan sikat dengan komutator. Rugi gesek sikat ini sangat kecil sehingga selalu diabaikan dalam perhitungan rugi-rugi motor DC. Pengalaman telah menunjukkan bahwa dari pengujian gesekan sikat yang dibuat di pabrik sebelum permukaan sikat dan komutator menjadi halus karena pengoperasian mesin yang terus menerus, diperoleh hasil yang bervariasi. Namun dari seluruh hasil pengujian tersebut ditetapkan suatu nilai konvensional gesekan sikat tersebut, yang menunjukkan nilai rata-ratanya sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

71 Baca lebih lajut

Sistem Monitoring Ruangan Menggunakan Kamera Webcam Tipe SF-1007 Berbasis Rangkaian Elektronik Arduino

Sistem Monitoring Ruangan Menggunakan Kamera Webcam Tipe SF-1007 Berbasis Rangkaian Elektronik Arduino

Sistem pengaturan motor DC yang sering digunakan pada sistem kontrol seperti pada gambar 2.2 yaitu dengan H-Bridge yang pada pada dasarnya adalah 4 buah transistor yang difungsikan sebagai saklar. Pengaturan motor DC yaitu meliputi kecepatan dan arah. Pengaturan arah yaitu dengan cara membalik tegangan logika masukan H-bridge. Sedangkan sistem pengendalian kecepatan motor DC digunakan prinsip PWM (Pulse Width Modulator) yaitu suatu metode pengaturan kecepatan putaran motor DC dengan

22 Baca lebih lajut

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Start Motor Dc Shunt Dan Motor Dc Seri Dengan Thyristor Controller Sesuai Dengan Respon Arus Start

Motor listrik adalah mesin yang mengkonversi energi listrik ke energi mekanik. Ketika motor tidak bekerja maka tidak akan ada ggl balik yang dihasilkan pada armatur. Jika tegangan supply diberikan secara penuh pada armatur , armatur akan menyerap arus yang sangat besar karena tahanan armatur yang relatif kecil. Arus yang besar ini akan mentrip fuse dan akan merusak komutator dan sikat motor. Untuk mencegah hal ini, sebuah tahanan tambahan diberikan secara seri pada armatur (sepanjang durasi periode start, misalkan 5 sampai 10 detik) yang akan membatasi arus start ke nilai yang aman. Tahanan starting akan berkurang secara bertahap ketika motor mencapai kecepatan dan menghasilkan ggl balik yang dapat mengatur kecepatannya sendiri. Tugas akhir ini mensimulasikan start Motor DC Shunt dan Motor DC Seri dengan thyristor controller sesuai dengan respon arus start. Hasil yang diperoleh bahwa pada start Motor DC Shunt dan Motor DC Seri dengan menggunakan thyristor controller dapat menurunkan arus start ke nilai yg aman dan mengurangi tahanan starting secara bertahap.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC DENGAN KONTROLER PID MENGGUNAKAN REMOTE CONTROL.

PENGATURAN KECEPATAN MOTOR DC DENGAN KONTROLER PID MENGGUNAKAN REMOTE CONTROL.

Motor DC adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik, energi gerak tersebut berupa putar an rotor. Pengubahan bentuk energi tadi berdasarkan kejadian suatu penghantar yang dialiri arus listrik dan berada di dalam medan magnet. Bila tegangan diberikan pada kumparan maka akan timbul medan magnet yang menyebabkan kumparan berputar. Putaran kumparan akan tergantung pada arus dan tegangan yang diberikan pada dirinya, ini semua disebut dengan prinsip dasar motor yang mengunakan kumparan yang berputar. Kecepatan motor DC mempunyai selang kecepatan yang lebar yaitu antara kecepatan awal putaran per menit hingga beberapa putaran maksimal. Karena putaran motor tergantung pada tegangan yang diberikan pada motor tersebut, maka dalam sistem kontrol motor DC memang yang paling mudah dikendalikan dibanding dengan motor AC. Jadi , salah satu kelebihan dari motor DC yaitu kecepatan kerja dari motor DC mudah diatu r dalam suatu rentang kecepatan yang lebar atau pengaturan yang teliti pada keluaran motornya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PEMODELAN KARAKTERISTIK MOTOR DC SHUNT, MOTOR DC SERI, DAN MOTOR DC KOMPON MENGGUNAKAN MATLAB SIMULINK

PEMODELAN KARAKTERISTIK MOTOR DC SHUNT, MOTOR DC SERI, DAN MOTOR DC KOMPON MENGGUNAKAN MATLAB SIMULINK

Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia- Nyalah maka penulis dapat menyelesaikan laporan akhir ini. Adapun judul laporan akhir ini adalah “ Pemodelan Karakteristik Motor Dc Shunt, Motor Dc Seri, Dan Motor Dc Kompon Menggunakan Matlab Simulink ” , yang dibuat untuk memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan Diploma III Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Listrik.

16 Baca lebih lajut

09 Paper Rancang Bangun Modul Pranktikum Motor AC

09 Paper Rancang Bangun Modul Pranktikum Motor AC

Motor induksi merupakan motor arus bolak – balik ( AC ) yang paling luas digunakan dan dapat dijumpai dalam setiap aplikasi industri maupun rumah tangga. Penamaannya berasal dari kenyataan bahwa arus rotor motor ini bukan diperoleh dari sumber tertentu, tetapi merupakan arus yang terinduksi sebagai akibat adanya perbedaan relatif antara putaran rotor dengan medan putar (rotating magnetic field) yang dihasilkan arus stator.

7 Baca lebih lajut

PENGATURAN KECEPATAN PUTARAN MOTOR DC PENGUAT SENDIRI DENGAN MENGGUNAKAN THYRISTOR

PENGATURAN KECEPATAN PUTARAN MOTOR DC PENGUAT SENDIRI DENGAN MENGGUNAKAN THYRISTOR

Alhamdulillah Syukur atas Rahmat dan Hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir ini yang berjudul: “ Pengaturan Kecepatan Putaran Motor DC Penguat Sendiri Seri Dengan Menggunakan Thyristor ”. Adapun maksud dan tujuan dari penulisan laporan akhir ini adalah untuk memenuhi persyaratan akademik guna menyelesaikan pendidikan Diploma III Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Listrik Politeknik Negeri Sriwijaya.

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...