Top PDF Pengaruh Pengetahuan, Pengalaman Kerja Audit, Akuntabilitas, Dan Profesionalisme Terhadap Kualitas Hasil Kerja Auditor Internal (Studi Kasus Kantor Inspektorat Wilayah Jawa Tengah)

Pengaruh Pengetahuan, Pengalaman Kerja Audit, Akuntabilitas, Dan Profesionalisme Terhadap Kualitas Hasil Kerja Auditor Internal



(Studi Kasus Kantor Inspektorat Wilayah Jawa Tengah)

Pengaruh Pengetahuan, Pengalaman Kerja Audit, Akuntabilitas, Dan Profesionalisme Terhadap Kualitas Hasil Kerja Auditor Internal (Studi Kasus Kantor Inspektorat Wilayah Jawa Tengah)

2,021 atau dapat dilihat dari nilai signifikansi 0,000 <  = 0,05. Oleh karena itu, H3 diterima dan Ho ditolak, artinya variabel akuntabilitas mempunyai pengaruh secara individual terhadap kualitas hasil kerja. Hal ini dikarenakan semakin besar tingkat akuntabilitas seorang auditor maka semakin tinggi pula kualitas hasil kerja auditor. Akuntabilitas merupakan hal yang sangat penting yang harus dimiliki seorang auditor dalam melaksanakan pekerjaannya. Akuntabilitas sebagai bentuk dorongan individu untuk mempertanggungjawabkan pekerjaan yang dilksanakan, sehingga mampu menyelesaikan tugas dengan tepat dan cermat. Tingkat akuntabilitas individu dalam melakukan suatu pekerjaan menentukan bagaimana sebuah informasi diproses. Hasil dari informasi yang diproses tersebut, akan mempengaruhi respon keputusan atau tindakan yang akan diambil. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian Wandita, Yuniarta, dan Darmawan (2014), Ilmiyati, Suharjo (2012), dan Singgih, Bahwono (2010) yang menyatakan bahwa akuntabilitas mempunyi pengaruh terhadap kualitas hasil kerja auditor internal.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH INDEPENDENSI, INTEGRITAS, PENGETAHUAN, PENGALAMAN KERJA DAN AKUNTABILITAS TERHADAP  Pengaruh Independensi, Integritas, Pengetahuan, Pengalaman Kerja DanAkuntabilitas Terhadap Kualitas Audit(Studi Empiris Pada Auditor Bpkp Perwakilan Jawa Tengah).

PENGARUH INDEPENDENSI, INTEGRITAS, PENGETAHUAN, PENGALAMAN KERJA DAN AKUNTABILITAS TERHADAP Pengaruh Independensi, Integritas, Pengetahuan, Pengalaman Kerja DanAkuntabilitas Terhadap Kualitas Audit(Studi Empiris Pada Auditor Bpkp Perwakilan Jawa Tengah).

Pengetahan auditor adalah hal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas audit, terlebih pengetahuan di bidang akuntansi dan auditing. Pengetahuan audit bisa diperoleh dari berbagai pelatihan formal maupun dari pengalaman khusus, berupa kegiatan seminar, loka karya, serta pengarahan dari auditor senior kepada auditor juniornya. Seseorang yang melaksanakan pekerjaan sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki akan memberikan hasil yang lebih baik dari pada mereka yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup memadai akan tugasnya. Pengetahuan auditor yang tinggi dan luas juga dapat mempengaruhi kualitas audit (Wandita, dkk 2014).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Pengaruh Kompetensi, Etika, dan Pengalaman Kerja terhadap Kualitas Auditor Internal

Pengaruh Kompetensi, Etika, dan Pengalaman Kerja terhadap Kualitas Auditor Internal

Audit internal secara ideal, dibutuhkan untuk mengatasi risiko yang meningkat akibat semakin pesatnya laju perkembangan dunia usaha atau adanya kondisi economic turbulence dimana terjadi perubahan secara dinamis dan tidak dapat diprediksi sehubungan dengan era globalisasi. Sumber informasi yang sifatnya tradisional dan informal sudah tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan para manajer yang bertanggung jawab atas hal-hal yang tidak teramati secara langsung. Auditor yang menjalankan fungsi penilaian independen disuatu perusahaan sangat dibutuhkan perannya guna menunjang pencapaian kinerja perusahaan yang terbaik. Auditing adalah sebuah fungsi penilaian independen yang dijalankan dalam perusahaan yang digunakan untuk menguji dan mengevaluasi sistem pengendalian perusahaan. Kualitas auditing yang dijalankan akan berhubungan dengan kompetensi dan objektivitas staf auditor perusahaan tersebut. Auditing yang berkualitas akan meningkatkan kualitas hasil kerja auditor yang merupakan salah satu faktor kunci dalam pencapaian kinerja perusahaan.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGALAMAN KERJA, OBYEKTIFITAS,INDEPENDENSI, KOMPETENSI, AKUNTABILITAS DAN Pengaruh Pengalaman Kerja, Obyektifitas, Independensi, Kompetensi, Akuntabilitas Dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Hasil Audit (Studi Kasus pada KAP di Surakarta dan Yog

PENGARUH PENGALAMAN KERJA, OBYEKTIFITAS,INDEPENDENSI, KOMPETENSI, AKUNTABILITAS DAN Pengaruh Pengalaman Kerja, Obyektifitas, Independensi, Kompetensi, Akuntabilitas Dan Etika Auditor Terhadap Kualitas Hasil Audit (Studi Kasus pada KAP di Surakarta dan Yog

Berdasarkan penelitian ini dapat diambil simpulan bahwa kompetensi dan akuntabilitas berpengaruh signifikan terhadap kualits hasil audit, sedangkan pengalaman kerja, obyektifitas, independensi, dan etika auditor berpengaruh tidak signifikan terhadap kualitas hasil audit.

14 Baca lebih lajut

Pengaruh Akuntabilitas, Gender, dan Pengalaman Kerja Audit terhadap Kualitas Hasil Kerja Auditor dengan Pengetahuan sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Medan, Padang dan Pekanbaru)

Pengaruh Akuntabilitas, Gender, dan Pengalaman Kerja Audit terhadap Kualitas Hasil Kerja Auditor dengan Pengetahuan sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Medan, Padang dan Pekanbaru)

dituntut agar memenuhi kualifikasi teknis dan berpengalaman untuk industri-industri yang mereka audit (Arens dkk,2004). Pengalaman audit juga memberikan dampak untuk setiap keputusan yang akan diambil dalam melaksanakan audit sehingga diharapkan setiap keputusan yang akan diambil merupakan keputusan yang tepat (Sukriah dkk,2009).

15 Baca lebih lajut

Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Profesionalisme Auditor Internal Terhadap Kualitas Audit

Pengaruh Kompetensi, Independensi, dan Profesionalisme Auditor Internal Terhadap Kualitas Audit

Selain itu semakin tinggi kompetensi yang dimiliki oleh auditor internal maka auditor tersebut akan dapat lebih mudah untuk mendalami masalah audit yang ada. Hal tersebut dikarenakan apabila auditor internal tersebut memiliki pengetahuan auditing yang luas mengenai auditing dan juga memiliki keahlian bidang metodologi audit,maka auditor internal tersebut akan dapat lebih cermat dan mudah untuk menghasilkan kualitas audit yang lebih baik. Auditor internal dapat meningkatkan pengetahuan dan keahlian di bidang metodologi audit dengan mengikuti pelatihan auditing profesi berkelanjutan, sehingga dapat memahami teknik auditing lebih baik. Kualitas audit yang dihasilkan lebih baik. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian yang sebelumnya dilakukan, yaitu penelitian Alim et al. (2007); Agusti dan Pertiwi (2013) dan Nugrahini (2015) yang menyatakan bahwa kompetensi berpengaruh positif terhadap kualitas audit.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

KUALITAS AUDIT INTERNAL, PENGALAMAN DAN AKUNTABILITAS  PENGARUH PENGALAMAN DAN AKUNTABILITAS TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL INSPEKTORAT DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

KUALITAS AUDIT INTERNAL, PENGALAMAN DAN AKUNTABILITAS PENGARUH PENGALAMAN DAN AKUNTABILITAS TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL INSPEKTORAT DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.

Kualitas audit adalah sikap auditor dalam melaksanakan tugasnsya yang tercermin dalam hasil pemeriksaannya yang dapat diandalkan sesuai dengan standar yang berlaku. Hasil audit pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah dikatakan berkualitas jika hasil pemeriksaan (audit) dapat meningkatkan bobot pertanggungjawaban atau akuntabilitas, serta dapat memberikan informasi pembuktian ada tidaknya penyimpangan dari standar-standar audit di sektor pemerintahan. Elfarini (2007) menyatakan bahwa pengukuran kualitas proses audit terpusat pada kinerja yang dilakukan auditor dan kepatuhan pada standar yang telah digariskan.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGALAMAN KERJA, PENGETAHUAN AUDITOR, INDEPENDENSI, INTERGRITAS, DAN OBJEKTIVITAS PADA KUALITAS AUDIT

PENGARUH PENGALAMAN KERJA, PENGETAHUAN AUDITOR, INDEPENDENSI, INTERGRITAS, DAN OBJEKTIVITAS PADA KUALITAS AUDIT

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji pengaruh dari pengalaman kerja, pengetahuan auditor, independensi, integritas dan objektivitas terhadap kualitas hasil audit pada BPK Daerah Istimewa Yogyakarta. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh auditor di BPK Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampel dengan 36 responden . Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengalaman kerja berpengaruh terhadap kualitas audit, (2) pengetahuan auditor berpengaruh terhadap kualitas audit, (3) independensi tidak berpengaruh terhadap kualitas audit, (4) intergritas berpengaruh terhadap kualitas audit 5) objektivitas berpengaruh terhadap kualitas audit.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengaruh akuntabilitas, pengetahuan audit dan gender terhadap kualitas hasil kerja auditor internal : studi empiris pada Inspektorat Wilayah Provinsi DKI Jakarta

Pengaruh akuntabilitas, pengetahuan audit dan gender terhadap kualitas hasil kerja auditor internal : studi empiris pada Inspektorat Wilayah Provinsi DKI Jakarta

36 indikator yang jelas dan diterima oleh semua orang serta tidak ada yang melakukan pengecekan, pengevaluasian, dan pemantauan baik sejak tahap proses sampai dengan tahap pertanggungjawaban kegiatan itu sendiri. Semua tindakan akuntabilitas spiritual didasarkan pada hubungan seseorang tersebut dengan Tuhan. Namun, apabila benar-benar dilaksanakan dengan penuh iman dan takwa, kesadaran akan akuntabilitas spiritual ini akan memberikan pengaruh yang sangat besar pada pencapaian kinerja orang tersebut. Itulah sebabnya mengapa seseorang dapat melaksanakan pekerjaan dengan hasil yang berbeda dengan orang lain, atau mengapa suatu instansi dengan instansi yang lainnya dapat menghasilkan kuantitas dan kualitas yang berbeda terhadap suatu pekerjaan yang sama.
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

Pengaruh Profesionalisme, Pengalaman, Akuntabilitas dan Objektivitas Auditor Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada KAP di Kota Malang)

Pengaruh Profesionalisme, Pengalaman, Akuntabilitas dan Objektivitas Auditor Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada KAP di Kota Malang)

Faktor ketiga, yang dapat memengaruhi kualitas audit yaitu akuntabilitas, (Bustami, 2013) mendefinisikan akuntabilitas sebagai bentuk dorongan psikologi yang membuat seseorang berusaha mempertanggungjawabkan semua tindakan dan keputusan yang diambil kepada lingkungannya. Lingkungan disini maksudnya adalah lingkungan atau tempat dimana seseorang melakukan aktivitas atau pekerjaannya yang dapat memengaruhi keadaan di sekitarnya. Mardisar dan Sari (2007) mengatakan bahwa kualitas hasil pekerjaan auditor dapat dipengaruhi oleh rasa kebertanggungjawaban (akuntabilitas) yang dimiliki auditor dalam menyelesaikan pekerjaan audit. Oleh karena itu akuntabilitas merupakan hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh seorang auditor dalam melaksanakan pekerjaanya karena akan memengaruhi hasil akhir dan kredibilitasnya.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Pengaruh Peran, Profesionalisme, Pengalaman Kerja, dan Pengetahuan Information Technology ( It ) Auditor Internal Terhadap Efektivitas Sistem Pengendalian Internal Perusahaan

Pengaruh Peran, Profesionalisme, Pengalaman Kerja, dan Pengetahuan Information Technology ( It ) Auditor Internal Terhadap Efektivitas Sistem Pengendalian Internal Perusahaan

5 manajemen, yang bersama dengan audit tradisional merupakan bagian integral dari proses tata kelola perusahaan. Internal Audit tidak lagi hanya berfokus pada transaksi yang terjadi di masa lalu untuk menentukan apakah sistem kontrol yang efektif. Auditor internal juga melihat ke depan untuk mengidentifikasi potensi risiko yang mungkin berakibat merugikan organisasi dan untuk mengevaluasi mekanisme kontrol yang akan mencegah atau meminimalkan risiko. Apalagi, kegiatan auditor internal tidak lagi terbatas ketat untuk tugas audit; konsultasi manajemen sekarang dianggap peran penting dan lebih luas untuk auditor internal. Dengan demikian, ketika auditor internal mengidentifikasi area untuk perbaikan dalam proses pekerjaan audit reguler mereka, mereka juga akan menyarankan rekomendasi bagaimana organisasi dapat meningkatkan operasinya.
Baca lebih lanjut

197 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN - PENGARUH PROFESIONALISME, INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS DAN PENGALAMAN KERJA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Semarang) - Unissula Repository

BAB I PENDAHULUAN - PENGARUH PROFESIONALISME, INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS DAN PENGALAMAN KERJA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Semarang) - Unissula Repository

Kantor Akuntan Publik harus memperhatikan kualitas auditnya karena besarnya kepercayaan pengguna laporan keuangan. Pada saat ini, kepercayaan pengguna laporan keuangan terhadap akuntan publik sudah mulai diragukan karena banyaknya kasus yangterjadi., misalnya pada 2 Desember 2001 sebuah perusahaan terkemuka yaitu Enron Corporation mengalami kepailitan, yang diduga karena Akuntan Publik melakukan kesalahan dan tidak dapat mendeteksi kecurangan tersebut. Media online (http://regional.kompas.com) memuat berita tentang kasus yang sama seperti Enron mengenai kredit macet Rp 25 miliar pada perusahaan Raden Motor tahun 2009 dimana seorang akuntan publik bernama Biasa Sitepu ikut serta pada penyusunan laporankeuangan untuk memperoleh kredit modal dari BRI cabang Jambi sebesar Rp 52 miliar.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, PENGALAMAN KERJA, DUE PROFESSIONAL CARE DAN AKUNTABILITAS TERHADAP  Pengaruh Independensi, Kompetensi, Pengalaman Kerja, Due Professional Care Dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada Auditor Kap Di

PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, PENGALAMAN KERJA, DUE PROFESSIONAL CARE DAN AKUNTABILITAS TERHADAP Pengaruh Independensi, Kompetensi, Pengalaman Kerja, Due Professional Care Dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada Auditor Kap Di

Hasil penelitian menunjukan bahwa koefisien determinasi di peroleh nilai 0,806 yang berarti bahwa 80,6% kualitas audit dipengaruhi oleh variabel independensi, kompetensi, pengalaman kerja, due professional care dan akuntabilitas. Sisanya sebanyak 19,4% dipengaruhi oleh variabel diluar model. Hasil uji t menunjukan variabel kompetensi dan pengalaman kerja berpengaruh statistik signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan variabel independensi,due professional care dan akuntabilitas tidak berpengaruh terhadap kualitas audit.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, PENGALAMAN KERJA, DUE PROFESSIONAL CARE DAN AKUNTABILITAS TERHADAP  Pengaruh Independensi, Kompetensi, Pengalaman Kerja, Due Professional Care Dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada Auditor Kap Di

PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, PENGALAMAN KERJA, DUE PROFESSIONAL CARE DAN AKUNTABILITAS TERHADAP Pengaruh Independensi, Kompetensi, Pengalaman Kerja, Due Professional Care Dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada Auditor Kap Di

Rahmawati dan Winarna (2002) dalam Singgih dan Bawono (2010), dalam risetnya menemukan fakta bahwa pada auditor, expectation gap terjadi karena kurangnya pengalaman kerja dan pengetahuan yang dimiliki hanya sebatas pada bangku kuliah saja. auditor ketika mengaudit harus memiliki keahlian yang meliputi dua unsur yaitu pengetahuan dan pengalaman. Karena berbagai alasan seperti diungkapkan di atas, pengalaman kerja telah dipandang sebagai suatu faktor penting dalam memprediksi kinerja akuntan publik, dalam hal ini adalah kualitas auditnya.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGARUH AKUNTABILITAS, PENGALAMAN, DAN KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT  PENGARUH AKUNTABILITAS, PENGALAMAN, DAN KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT(Studi Kasus Pada Kantor Akuntan Publik Provinsi Yogyakarta).

PENGARUH AKUNTABILITAS, PENGALAMAN, DAN KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT PENGARUH AKUNTABILITAS, PENGALAMAN, DAN KOMPETENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT(Studi Kasus Pada Kantor Akuntan Publik Provinsi Yogyakarta).

Penelitian M. Nizarul dkk. dalam Ika Sukriah dkk. (2009) menyatakan bahwa kompetensi auditor yang berdimensi pengetahuan dan pengalaman kerja auditor memiliki hubungan positif terhadap kualitas hasil auditor. Dalam mendeteksi sebuah kesalahan, seorang auditor harus didukung dengan pengetahuan tentang apa dan bagaimana kesalahan tersebut terjadi. Perbedaan pengetahuan diantara auditor akan berpengaruh terhadap cara auditor menyelesaikan sebuah pekerjaan. Penelitian Cloyd dalam Diani dan Ria (2007) membuktikan bahwa akuntabilitas dapat meningkatkan kualitas hasil kerja auditor jika didukung oleh pengetahuan yang tinggi. Auditor harus memiliki pengetahuan untuk memahami entitas yang diaudit, kemudian auditor harus memiliki kemampuan untuk bekerja sama dalam tim serta kemampuan dalam menganalisa permasalahan. Christiawan (2002) dan Alim dkk. (2007) menyatakan bahwa semakin tinggi kompetensi auditor akan semakin baik kualitas hasil pemeriksaannya.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPETENSI, PENGALAMAN KERJA, INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS, INTEGRITAS,  Pengaruh Kompetensi, Pengalaman Kerja Independensi Akuntabilitas Integritas Dan Obyektivitas Terhadap Kualitas Audit.

PENGARUH KOMPETENSI, PENGALAMAN KERJA, INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS, INTEGRITAS, Pengaruh Kompetensi, Pengalaman Kerja Independensi Akuntabilitas Integritas Dan Obyektivitas Terhadap Kualitas Audit.

Pengalaman kerja adalah proses pembentukan pengetahuan atau keterampilan tentang metode suatu pekerjaan karena keterlibatan karyawan tersebut dalam pelaksanaan tugas pekerjaan Manulang (1984). Pengalaman kerja bagi auditor dapat berupa pengalaman dalam melakukan audit laporan keuangan baik dari segi lamanya waktu maupun banyaknya penugasan yang pernah ditangani (Suraida, 2005). Auditor yang semakin berpengalaman cenderung mempunyai keunggulan dan kreatifitas dalam mendeteksi, memahami dan mencari sebab dari suatu kesalahan/manipulasi oleh auditee.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGARUH INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS DAN PENGALAMAN KERJA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT

(Studi Empiris pada Auditor Kantor Akuntan Publik di Kota Semarang)

PENGARUH INDEPENDENSI, AKUNTABILITAS DAN PENGALAMAN KERJA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT (Studi Empiris pada Auditor Kantor Akuntan Publik di Kota Semarang)

Untuk mendapatkan kepercayaan dari klien, maka para auditor harus memiliki kualitas audit yang baik. Kualitas audit menurut DeAngelo (1981) dalam Agoes (2014) adalah probabilitas dimana seorang auditor menemukan dan laporan kesalahan dalam laporan keuangan yang diaudit untuk mematuhi standar auditing yang umum dalam melaksanakan tugasnya sehingga kredibilitas dipertahankan. Kualitas audit ini penting karena dengan kualitas audit yang tinggi maka akan dihasilkan laporan keuangan yang dapat dipercaya. Hasil kualitas audit akan digunakan untuk menilai kredibilitas laporan keuangan. Audit haruslah dilakukan secara kritis dan sistematis oleh auditor yang independen untuk memberikan opini mengenai kewajaran laporan keuangan yang bersangkutan.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Pengaruh Independensi, Kompetensi dan Pengalaman Kerja Auditor Terhadap Kualitas Audit

Pengaruh Independensi, Kompetensi dan Pengalaman Kerja Auditor Terhadap Kualitas Audit

Hipotesis kedua menyatakan bahwa kompetensi berpengaruh positif terhadap kualitas audit. Hal ini berarti semakin tinggi kompetensi seorang auditor maka akan semakin tinggi pula kualitas audit yang dihasilkan. Hasil tersebut dapat dipahami bahwa kualitas audit dapat dicapai jika auditor memiliki kompetensi yang baik. Hal ini dipertegas dengan tingkat pendidikan yang ditempuh oleh seorang auditor yang digambarkan dalam demografi responden menunjukan bahwa lulusan sarjana S1 dan S2 memiliki jumlah lebih dari 50%. Berdasarkan gambaran jumlah responden tersebut, dapat disimpulkan bahwa kompetensi dapat diukur dari seberapa tinggi pendidikan seorang auditor, karena dengan demikian auditor akan mempunyai semakin banyak pengetahuan mengenai bidang yang digelutinya sehingga dapat mengetahui berbagai masalah secara lebih mendalam. Dengan demikian, auditor sebagai ujung tombak pelaksana tugas audit memang harus senantiasa meningkatkan pengetahuan yang telah dimiliki agar penerapan pengetahuan dapat maksimal dalam praktiknya.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, DAN PENGALAMAN KERJA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT

PENGARUH INDEPENDENSI, KOMPETENSI, DAN PENGALAMAN KERJA AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT

dengan nilai statistik t sebesar 2,774 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,007 atau lebih kecil dari 0,05, sehingga H a 2 dapat diterima. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Alim dkk. (2007), Castellani (2008), Sukriah dkk (2009), Ardini (2010), dan Saputra (2012) yang menyatakan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit. Berdasarkan hasil penelitian dan teori yang ada, sikap kompetensi yang dimiliki auditor dapat mempengaruhi kualitas audit yang diberikannya. Semakin tinggi kompetensi auditor, maka semakin baik kualitas audit yang dihasilkannya. Untuk itu, auditor harus terus meningkatkan kompetensinya dengan rutin mengikuti pelatihan profesional agar keahlian dan kemampuannya dalam melakukan audit meningkat sehingga audit yang dihasilkan semakin berkualitas. Selain itu, auditor juga harus terus belajar untuk meng-upgrade pengetahuan yang semakin berkembang, baik itu pengetahuan mengenai auditing, maupun pengetahuan lain mengenai bisnis, kebijakan akuntansi baru, dan peraturan-peraturan yang berlaku, sehingga kualitas audit yang diberikannya akan semakin baik.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Pengaruh Profesionalisme, Pengalaman, Akuntabilitas dan Objektivitas Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada KAP di Kota Malang)

Pengaruh Profesionalisme, Pengalaman, Akuntabilitas dan Objektivitas Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada KAP di Kota Malang)

Faktor ketiga, yang dapat memengaruhi kualitas audit yaitu akuntabilitas, (Bustami, 2013) mendefinisikan akuntabilitas sebagai bentuk dorongan psikologi yang membuat seseorang berusaha mempertanggungjawabkan semua tindakan dan keputusan yang diambil kepada lingkungannya. Lingkungan disini maksudnya adalah lingkungan atau tempat dimana seseorang melakukan aktivitas atau pekerjaannya yang dapat memengaruhi keadaan di sekitarnya. Mardisar dan Sari (2007) mengatakan bahwa kualitas hasil pekerjaan auditor dapat dipengaruhi oleh rasa kebertanggungjawaban (akuntabilitas) yang dimiliki auditor dalam menyelesaikan pekerjaan audit. Oleh karena itu akuntabilitas merupakan hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh seorang auditor dalam melaksanakan pekerjaanya karena akan memengaruhi hasil akhir dan kredibilitasnya.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects