Top PDF PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC  Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

Kerangka pemikiran merupakan ringkasan model yang telah dirumuskan pada bagian sebelumnya. Utang merupakan pengorbanan manfaat ekonomi yang timbul karena kewajiban suatu entitas untuk menyerahkan asset atau memberikan jasa kepada entitas lain di masa mendatang sebagai akibat transaksi masa lalu (Chariri dan Ghozali, 2007). Soemarso (2007) menyatakan utang digolongkan menjadi utang jangka pendek dan utang jangka panjang. Utang jangka pendek adalah utang- utang yang akan jatuh tempo dalam satu tahun atau dalam satu siklus kegiatan normal perusahaan. Sedangkan utang jangka panjang merupakan utang yang jatuh temponya lebih dari satu tahun. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah menganalisir faktor-faktor internal yang pengaruh modal antara lain profitabilitas struktur modal pertumbuhan penjualan solvabilitas.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC  Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO PUBLIC Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

Dengan segala kerendahan hati, penulis mengucap syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh struktur modal terhadap perusaan manufaktur yang telah go public di bursa efek indonesia”. Skripsi ini disusundengan tujuan untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan Studi S-1 dan guna memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada program studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

14 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

PENDAHULUAN Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

Persaingan dalam dunia usaha, khususnya pada industri manufaktur membuat setiap perusahaan semakin meningkatkan kinerja agar tujuannya dapat tercapai. Perusahaan yang telah go public bertujuan meningkatkan kemakmuran pemilik atau para pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan (Salvatore, 2005). Dilihat dari sudut pandang manajemen keuangan, peningkatan nilai perusahaan diartikan dengan memaksimalkan kesejahteraan pemilik (shareholder) melalui kebijakan investasi, keputusan pendanaan dan keputusan dividen yang tercermin dalam harga saham di pasar modal.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA Pengaruh Struktur Modal Terhadap Perusahaan Manufaktur Yang Telah Go Public Di Bursa Efek Indonesia.

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Saham Perusahaan Real Estate yang Go Publik di Bursa Efek Indonesia.Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, [r]

4 Baca lebih lajut

OPTIMALISASI STRUKTUR MODAL, DALAM PERSPEKTIF COST OF CAPITAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA.

OPTIMALISASI STRUKTUR MODAL, DALAM PERSPEKTIF COST OF CAPITAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA.

merupakan modal sendiri. Proporsi antara penggunaan modal sendiri dan utang dalam memenuhi kebutuhan lain perusahaan disebut dengan struktur modal perusahaan (Setya Budi, 2007). Teori struktur modal menjelaskan apakah ada pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan, kalau keputusan investasi dan kebijakan deviden dipegang konstan. Menurut Manurung (2004), teori struktur modal ini dimulai oleh Duran pada tahun 1952, kemudian Modgilani dan Miller (1958) mengeluarkan teori MM, dan dianggap awal dari teori struktur modal, selanjutnya Donalson (1961) mengemukakan Pecking Order Theory yang membahas urutan pembiayaan perubahaan. Stigliz (1961), Haugen dan Papas (1971) dan Rubenstein membahas teori struktur modal Trade – Off, serta Meckling (1976) mengemukakan teori Agency Cost, dan Information Asymmetries oleh Myres (1984). Perkembangan terakhir Capital Structur Theory and empirical evidence mengenai Agency Cost, Asymmetric Information, Product/Input Market Interactions and Corporate Control oleh Harris. Raviv (1991) dan Booth et al. (2001) mengemukakan capital structure in devoloping countries (Ruslim Herman , 2009)
Baca lebih lanjut

137 Baca lebih lajut

ANALISIS STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN PHARMACEUTICALS YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA

ANALISIS STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN PHARMACEUTICALS YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA

Pertumbuhan asset merupakan variabel yang dipertimbangkan dalam keputusan hutang. Biasanya biaya emisi saham akan lebih besar dari biaya penerbitan surat hutang. Dengan demikian, perusahaan yang tingkat pertumbuhannya lebih tinggi cenderung lebih banyak menggunakan hutang, sehingga ada hubungan positif antar pertumbuhan (growth) dengan rasio hutang (debt ratio). Menurut Weston dan Brigham (1986:475) dalam Prabansari dan Kusuma (2005), perusahaan dengan tingkat pertumbuhan yang cepat harus lebih banyak mengandalkan pada modal eksternal. Perusahaan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi cenderung lebih banyak menggunakan hutang (obligasi) dibanding perusahaan yang lambat pertumbuhannya. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Prabansari dan Kusuma (2005), dan Kartini dan Arianto (2008), yang memberikan hasil bahwa pertumbuhan aktiva berpengaruh positif terhadap struktur modal. Tetapi hasil yang berbeda ditemukan dalam penelitian yang dilakukan oleh Indrawati dan Suhendro (2006), Kesuma (2009), dan Utami (2009) yang memberikan hasil bahwa tingkat pertumbuhan berpengaruh negatif terhadap struktur modal.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

ANALISIS STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN PHARMACEUTICALS YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA.

ANALISIS STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN PHARMACEUTICALS YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA.

Pertumbuhan asset merupakan variabel yang dipertimbangkan dalam keputusan hutang. Biasanya biaya emisi saham akan lebih besar dari biaya penerbitan surat hutang. Dengan demikian, perusahaan yang tingkat pertumbuhannya lebih tinggi cenderung lebih banyak menggunakan hutang, sehingga ada hubungan positif antar pertumbuhan (growth) dengan rasio hutang (debt ratio). Menurut Weston dan Brigham (1986:475) dalam Prabansari dan Kusuma (2005), perusahaan dengan tingkat pertumbuhan yang cepat harus lebih banyak mengandalkan pada modal eksternal. Perusahaan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi cenderung lebih banyak menggunakan hutang (obligasi) dibanding perusahaan yang lambat pertumbuhannya. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Prabansari dan Kusuma (2005), dan Kartini dan Arianto (2008), yang memberikan hasil bahwa pertumbuhan aktiva berpengaruh positif terhadap struktur modal. Tetapi hasil yang berbeda ditemukan dalam penelitian yang dilakukan oleh Indrawati dan Suhendro (2006), Kesuma (2009), dan Utami (2009) yang memberikan hasil bahwa tingkat pertumbuhan berpengaruh negatif terhadap struktur modal.
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Karakteristik Perusahaan Dan Struktur Modal Pada Industri Food And Beverages Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2010 – 2013.

DAFTAR PUSTAKA Karakteristik Perusahaan Dan Struktur Modal Pada Industri Food And Beverages Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2010 – 2013.

Nugraha, Prayudhi. 2012. Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Struktur Modal (Studi Perusahaan Manufaktur ( Food &Beverage ) Di BEI Periode Tahun 2009-2011. Jurnal Fakultas Ekonomi 2012 . Universitas Maritim Raja Ali Haji.

4 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH AGENCY COST TERHADAP S (1)

ANALISIS PENGARUH AGENCY COST TERHADAP S (1)

1. Bagi manajemen dapat dijadikan pertimbangan dalam Perusahaan Penerbitan yang Go Public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2013 dalam mengatur biaya keagenan agar dapat mengoptimalkan struktur modal

7 Baca lebih lajut

ANALISIS STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN AUTOMOTIVE YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA.

ANALISIS STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN AUTOMOTIVE YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA.

Struktur aktiva adalah penentuan berapa besar alokasi untuk masing- masing komponen aktiva, baik dalam aktiva lancar maupun dalam aktiva tetap (Laksmi,2010). Sedangkan menurut Ima Hermawati (2007) Struktur aktiva adalah perimbangan atau perbandingan baik dalam artian absolut maupun dalam artian relatif antara aktiva lancar dengan aktiva tetap. Selain itu menurut Dedy Setyo Adi Wibowo (2007), kebanyakan perusahaan industri dimana sebagian besar daripada modalnya tertanam dalam aktiva tetap (fixed assets), akan mengutamakan pemenuhan modalnya dari modal yang permanen, yaitu modal sendiri, sedang hutang sifatnya sebagai pelengkap. Hal ini dapat dihubungkan dengan adanya aturan struktur finansial konservatif horisontal yang menyatakan bahwa besarnya modal sendiri hendaknya paling sedikit dapat menutup jumlah aktiva tetap plus aktiva lain yang sifatnya permanen. Dan perusahaan yang sebagian besar dari aktivanya sendiri dari aktiva lancar akan mengutamakan kebutuhan dananya dengan hutang jangka pendek.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

PENGARUH LEVERAGE, LIKUIDITAS, DIVIDEN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2012.

PENGARUH LEVERAGE, LIKUIDITAS, DIVIDEN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2012.

The population in this research is a manufacturing company that went public on the Indonesia stock exchange. Sampling techniques in the study using the method of purposive sampling is that sampling is conducted on the basis of specific purpose, then the number of sample enterprises manufacturing industries that meet the criteria of as many as 15 companies. The data used in this study is secondary data obtained from the data of the financial statements in the Indonesia Capital Market Directory (ICMD) period 2008-2012 are taken from the Indonesia stock exchange. As for the testing of data using multiple linear regression analysis with SPSS program using the classical assumption 21.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur aktiva, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan operating leverage terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2015. Total sampel yang digunakan 162 data dengan meliputi 54 perusahaan manufaktur selama 3 tahun yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling dan pengujian hipotesis menggunakan analisis linier berganda menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) struktur aktiva dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif terhadap struktur modal (2) profitabilitas dan operating leverage memiliki pengaruh negatif terhadap terhadap struktur modal.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

UEU Undergraduate 10449 DAFTAR PUSTAKA.Image.Marked

UEU Undergraduate 10449 DAFTAR PUSTAKA.Image.Marked

Arfan, Muhammad Gadro, 2016. Pengaruh Karakteristik Perusahaan dan Kepemilikan Keluarga Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur Go Public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2011-2015). Karya Ilmiah. Bandar Lampung: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung.

2 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Go Public di BEI Tahun 2008- 2010

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Go Public di BEI Tahun 2008- 2010

The population in this research is the go public manufacturing sector in the Bursa Efek Indonesia for years 2008 until 2010. The sample is defined by cluster propotional random sampling to get a representative sample on each sector. There are 25 go public manufacturing companies selected as sample for this research. There are two variables in this research, the independent variable and dependent variable. The independent variable comprises firm size, business risk, growth of assets, and profitability; and for the dependent variable is the capital structure of go public manufacturing companies in the BEI. This research was analyzed using multiple regressions.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada  Perusahaan Manufaktur Go Public di BEI Tahun 2008- 2010

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Go Public di BEI Tahun 2008- 2010

Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk laporan keuangan yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory periode tahun 2008- 2010. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster propotional random sampling atau sampel kelompok. Metode ini digunakan karena emiten manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia heterogen, pengambilan sampel agar dapat mewakili masing-masing unsur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia berdasarkan jenis usaha, sehingga didapat 25 perusahaan dalam penelitian ini. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu; variabel bebas meliputi ukuran perusahaan, risiko bisnis, pertumbuhan aktiva, dan profitabilitas. Sedangkan untuk variabel terikatnya adalah struktur modal pada perusahaan manufaktur.Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan regresi berganda.
Baca lebih lanjut

94 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2005-2007.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2005-2007.

Sedangkan Ozkan (2001 dalam Muhammad Rizal, 2002) menemukan bahwa profitability, liquidity dan growth mempunyai pengaruh yang negatif terhadap struktur modal. Dari beberapa penelitian tersebut, penulis menyimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi struktur modal yang berkenaan dengan masalah pendanaan. Dimana faktor-faktor tersebut antara lain klasifikasi industri, tangible asset, liquidity ratio, the market to book ratio (invesment opportunity), risiko perusahaan, profitabilitas, ukuran perusahaan (firm size) & pertumbuhan (growth).
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2011 (STUDI KASUS PADA SEKTOR AUTOMOTIVE AND ALLIED PRODUCT)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008-2011 (STUDI KASUS PADA SEKTOR AUTOMOTIVE AND ALLIED PRODUCT)

Sampel penelitian yang digunakan sebanyak 16 perusahaan manufaktur pada sektor automotive and allied product, dimana metode yang digunakan adalah purposive sampling yaitu suatu metode pengambilan sampel yang mengambil obyek dengan kriteria tertentu. Banyaknya sampel yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan sebanyak 16 perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menggunakan metode polling data sehingga sampel penelitian (n) diperoleh sebanyak 64 data observasi. Analisis data menggunakan alat analisis uji regresi berganda yang didahului dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji multikolinearitas. Pengujian hipotesa dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji F.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur Go Public yang Terdapat Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2014

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur Go Public yang Terdapat Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2014

“ Masalah struktur modal merupakan masalah yang penting bagi setiap perusahaan, karena baik buruknya struktur modalnya akan mempunyai efek yang langsung terhadap posisi finansil perusahaan ” (Riyanto, 2010:296). “ Beberapa faktor dapat mempengaruhi struktur modal sebuah perusahaan.Factor-faktor ini meliputi (1) risiko bisnis, (2) posisi perpajakan, (3) fleksibilitas keuangan dan (4) konservatisme atau agresivitas manajemen perusahaan ” (Brigham and Houston, 2006:48). “ Secara lebih umum, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan struktur modal adalah stabilitas penjualan, struktur aktiva, leverage operasi, tingkat pertumbuhan, profitabilitas, pajak, pengendalian, sikap manajemen, sikap pemberi pinjaman dan agen pemberi peringkat, kondisi pasar, kondisi internal perusahaan dan fleksibilitas keuangan ” (Brigham dan Houston, 2006:42-45).
Baca lebih lanjut

92 Baca lebih lajut

PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN STRUKTUR AKTIVA TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN AUTOMOTIVE AND ALLIED PRODUCT YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS DAN STRUKTUR AKTIVA TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN AUTOMOTIVE AND ALLIED PRODUCT YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA

Indrawati dan Suhendro (2006) dalam Seftianne dan Handayani (2012) mengemukakan bahwa perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan akan meminjam uang atau mengeluarkan saham dengan kondisi tertentu agar mendapatkan sumber dana untuk kegiatan operasionalnya. Perusahaan dengan kondisi keuangan yang baik akan meminjam uang lebih sedikit walaupun mempunyai kesempatan untuk meminjam lebih banyak. Hal ini sejalan dengan pecking order theory yang mengemukakan bahwa perusahaan cenderung mempergunakan sumber pendanaan internal sebanyak mungkin sebelum memutuskan untuk berutang. Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin tinggi profitabilitas perusahaan maka akan semakin rendah struktur modal perusahan tersebut.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur Go Public yang Terdapat Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2014

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Pada Perusahaan Manufaktur Go Public yang Terdapat Pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2014

Pengujian melalui regresi berganda membuktikan bahwa secara simultan variabel independen berpengaruh terhadap struktur modal, sedangkan secara parsial tidak ada yang berpengaruh signifikan terhadap struktur modal.Hasil dari penelitian ini dapat membantu perusahaan dalam menganalisis dan menilai kondisi keuangan perusahaan itu sendiri.

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...