Top PDF Pengelolaan Sistem Informasi Sumber Daya

Pengelolaan Sistem Informasi Sumber Daya

Pengelolaan Sistem Informasi Sumber Daya

Dari beberapa pos pajak ini, yang berkaitan dengan sumber daya alam ada dua, yaitu (1) Pajak pengambilan dan pengolahan bahan galian golongan C, serta (2) Pajak pemanfaatan air bawah tanah dan air permukaan. Melalui dinas dan kanwil (kantor wilayah), pemerintah daerah dapat mengoleksi data potensi kedua jenis sumber daya alam ini dan berapa produksi yang telah dihasilkan dari tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan kecenderungan (trend) pertumbuhan produksi (data historis), informasi mengenai potensi yang ada, dan faktor menjaga kelestarian lingkungan, maka produksi pada tahun mendatang dapat diprediksi. Dengan demikian, pajak dari kedua pos sumber daya alam inipun dapat diprediksi. Perhatian, dengan adanya UU No. 22/1999 dan UU No. 25/1999, UU No. 18/1997 tentang Pajak dan Retribusi Daerah tampaknya
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI RUMAH SAKIT ISLAM A.YANI SURABAYA.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI RUMAH SAKIT ISLAM A.YANI SURABAYA.

Hal yang membedakan penelitian Mufarrochah dengan penelitian ini terletak pada obyek penelitian. Adapun kesimpulan dari penelitiannya, bahwa penerapan sistem informasi SDM dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu pemanfaatan data, pemeliharaan data, dan evaluasi data. Penerapan sistem informasi SDM pada PT. Bank Negara Indonesia Syariah Cabang Pekanbaru menunjukkan kategori yang sangat baik. Artinya sudah berjalan dengan efektif, yaitu dengan menggunakan sistem informasi SDM yang dapat mempermudah pekerjaan sesuai dengan target yang ditetapkan; informasi yang dihasilkan sesuai dengan fakta dan dapat diperoleh dengan cepat dan tepat sesuai waktu yang ditentukan; kualitas kerja karyawan dalam bekerja pun meningkat.
Baca lebih lanjut

157 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Akuntansi Kas pada PT. Bank Central Asia, Tbk Cabang Medan

Sistem Informasi Akuntansi Kas pada PT. Bank Central Asia, Tbk Cabang Medan

Informasi terdiri dari data yang terpilih, tergabung dan disusun sesuai dengan kebutuhan pemakai data, masalah, waktu, tempat dan fungsinya. Informasi merupakan unsur penting dalam suatu usaha baik untuk operasional maupun dalam pengambilan keputusan. Informasi akuntansi juga digunakan untuk mengetahui apakah kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan rencana dan tujuan perusahaan, sistem informasi sering kali dinyatakan berdasarkan sumber daya adalah sebagai barikut :

52 Baca lebih lajut

Analisis Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat

Analisis Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat

Sebuah sistem deterministik beroperasi dalam cara yang dapat diramalkan secara tepat. Interaksi antar bagian-bagian diketahui dengan pasti. Bila seseorang memiliki uraian keadaan sistem pada saat tertentu beserta uraian operasinya, maka keadaan sistem selanjutnya dapat disebutkan secara tepat tanpa kesalahan. Sebagai contoh adalah program komputer yang melaksanakan secara tepat sesuai dengan rangkaian instruksinya.

57 Baca lebih lajut

IPB BIODIVERSITY INFORMATICS (Ipbiotics) Untuk PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

IPB BIODIVERSITY INFORMATICS (Ipbiotics) Untuk PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Indonesia merupakan negara dengan kekayaan biodiversitas tertinggi kedua di dunia. Keragaman Indonesia bukan hanya pada keanekaragaman hayati, namun juga kaya akan keragaman indigenous knowledge seperti pangan fungsional dan ramuan tradisional lainnya. IPB sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia memiliki peranan yang sangat penting di dalam pengelolaan sumber daya alam biodiversitas. Saat ini pengelolaan sumber daya alam biodiversitas memerlukan sistem yang terpadu dan holistik dengan menggunakan IPTEKS komputer yang berkembang pesat saat ini. Penelitian ini mengembangkan sistem IPB biodiversity informatics (IPBiotics) untuk pengelolaan informasi biodiversitas sumber daya alam Indonesia dalam rangka meningkatkan pengelolaan pengetahuan (knowledge management), eksplorasi, analisis, sintesis dan interpretasi data biodiversitas mulai dari level genomik, level spesies sampai dengan level ekosistem. Kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini diantaranya eksplorasi keanekaragaman hayati, pembangunan database biodiversitas dan infrastruktur biodiversity informatics menggunakan model Resources Descriptions Framework - RDF) dengan standar data biodiversitas Taxonomic Database Working Group (TDWG). IPBiotics bersifat partisipatif dan terintegrasi. Beberapa fitur aplikasi yang dikembangkan pada sistem IPBiotics diantaranya organisme, lokasi pemetaan dan misi eksplorasi. IPBiotics juga menggunakan teknologi computer vision dalam pengembangan aplikasi. Dengan adanya IPBiotics diharapkan data, informasi dan pengetahuan kekayaan alam hayati Indonesia dapat dimanfaatkan secara tepat dan optimal sehingga kelestarian sumber daya alam hayati dapat terjaga dengan baik.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Evaluasi Penggunaan Lahan (Land Use) Di Kecamatan Singkohor Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2015

Evaluasi Penggunaan Lahan (Land Use) Di Kecamatan Singkohor Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2015

Sistem Informasi Geografis untuk Pengelolaan Bentang Lahan Berbasis Sumber Daya Alam.. World Agroforestry Centre ICRAF.[r]

3 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (1)

SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (1)

Dengan diubahnya sistem pemberian kompensasi PT Pertamina maka dari konsep tersebut adalah manajemen akan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan yang mempunyai daya saing, dalam hal kompensasi terhadap pekerjanya. Perusahaan berharap akan bisa menarik tenagatenaga profesional yang saat ini bekerja di perusahaan pesaing Pertamina, dan sekaligus mempertahankan para pekerja yang mempunyai kompetensi.Dengan mempunyai daya saing tinggi, Pertamina akan dengan mudah untuk mencari tenaga kerja baru yang berkualias. Hal ini bisa dilakukan apabila kompensasi bagi pekerja Pertamina masuk di dalam perhitungan para tenaga profesional. Dengan demikian perusahaan di luar Pertamina juga akan meningkatkan kompensasinya untuk mempertahankan pekerjanya, dan seterusnya sesuai dengan tuntutan zaman. Hal yang tidak kalah penting adalah dengan terus meningaktkan kompensasi terhadap pekerjanya, Pertamina akan bisa mempertahankan pekerjanya yang berkompeten.
Baca lebih lanjut

52 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Manajemen | Majulah Indonesia

Sistem Informasi Manajemen | Majulah Indonesia

Memahami : • Lima sumber daya utama • Bagaimana sumber daya diatur • Faktor yang mendorong pengelolaan informasi • Pengaruh level manajemen terhadap sumber dan bentuk informasi • P[r]

24 Baca lebih lajut

MAKALAH SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA

MAKALAH SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA

Dalam perusahaan yang memiliki serikat pekeja, departemen sumber daya manusia berperan aktif dalam melakukan negosiasi dan mengurus masalah persetujuan dengan pihak serikat pekerja. Membantu perusahaan menghadapi serikat pekerja merupakan tanggung jawab departemen sumber daya manusia. Setelah persetujuan disepakati, departemen sumber daya manusia membantu para manajer tentang bagaimana mengurus persetujuan tersebut dan menghindari keluhan yang lebih banyak. Tanggung jawab utama departernen sumber daya manusia adalah untuk menghindari praktek-praktek yang tidak sehat (misalnya : mogok kerja, demonstrasi). Dalam perusahaan yang tidak memiliki serikat kerja, departemen sumber daya manusia dibutuhkan untuk terlibat dalam hubungan karyawan. Secara umum, para karyawan tidak bergabung dengan serikat kerja jika gaji mereka cukup memadai dan mereka percaya bahwa pihak perusahaan bertanggung jawab terhadap kebutuhan mereka. Departemen sumber daya manusia dalam hal ini perlu memastikan apakah para karyawan diperlakukan secara baik dan apakah ada cara yang baik dan jelas untuk mengatasi keluhan. Setiap perusahaan, baik yang memiliki serikat pekerja atau tidak, memerlukan suatu cara yang tegas untuk meningkatkan kedisiplinan serta mengatasi keluhan dalam upaya mengatasi permasalahan dan melindungi tenaga kerja.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF PADA SISTEM INFORMASI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNIVERSITAS  Sistem Informasi Eksekutif Pada Sistem Informasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Muhammadiyah Surakarta.

SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF PADA SISTEM INFORMASI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNIVERSITAS Sistem Informasi Eksekutif Pada Sistem Informasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hasil pengembangan sistem adalah sebuah aplikasi sistem informasi yang terdiri dari satu halaman utama yang akan merekap data jenjang dan jabatan akademik dari karyawan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Halaman rekapitulasi tersebut dilengkapi dengan fitur mengunduh data hasil rekapitulasi pegawai. Tampilan halaman rekapitulasi akan menampilkan data dalam bentuk tabel dan grafik. Tampilan grafik dipilih karena dapat memudahkan dalam mengetahui informasi dari data yang ditampilkan. Menurut penelitian Bauer et al (2010)., dokter pada saat melakukan penelitian dapat menyelesaikanya secar signifikan lebih cepat menggunakan tampilan grafis yaitu 36 menit dibandingkan 44 menit dengan menggunakan tampilan tabel konvensional. Selain itu bebrapa pengaruh user interface terhadap kemudahan-kemudahan penggunaan sistem seperti tampilan grafik lebih berguna karena dapat memberikan trend secara visual. Penggunaan Library dari framework bootstrap 3 membantu membuat keseluruahan halaman website responsive yaitu konten bisa terbaca dengan baik di monitor komputer.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Produk Hukum | Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum PP No.42 TH 2008

Produk Hukum | Jaringan Dokumentasi Informasi Hukum PP No.42 TH 2008

6. Pola pengelolaan sumber daya air dijabarkan dalam rencana pengelolaan sumber daya air. Rencana dimaksud dilakukan melalui inventarisasi sumber daya air serta penyusunan dan penetapan rencana pengelolaan sumber daya air. Rencana pengelolaan sumber daya air merupakan rencana induk yang menjadi dasar bagi penyusunan program dan pelaksanaan kegiatan konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air oleh setiap sektor dan wilayah administrasi. Rencana induk tersebut memuat pokok-pokok program konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air yang meliputi upaya fisik dan nonfisik, termasuk prakiraan kelayakan serta desain dasar upaya fisik. Rencana pengelolaan sumber daya air merupakan salah satu unsur dalam penyusunan, peninjauan kembali, dan/atau penyempurnaan rencana tata ruang wilayah.
Baca lebih lanjut

132 Baca lebih lajut

Peranan Sistem Informasi Pada Bagian Perencanaan Sumber Daya Manusia dan Sosial Budaya Bappeda Sumatera Utara

Peranan Sistem Informasi Pada Bagian Perencanaan Sumber Daya Manusia dan Sosial Budaya Bappeda Sumatera Utara

Tujuan Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Pada Bagian Perencanaan Sumber Daya Manusia dan Sosial Budaya yaitu agar para pegawai dapat dan terbiasa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam kegiatan tata usaha, bekerja, dan aktifitas lainnya sehingga pegawai mampu berkreasi, mengembangkan sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan baru di lingkungannya.

44 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA

SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA

Spesifikasi pekerjaan adalah uraian persyaratan kualitas minimum orang yang bisa diterima agar dapat menjalankan satu jabatan dengan baik dan kompeten. Spesifikasi memberikan informasi mengenai hal-hal: Tingkat pendidikan pekerja, Jenis kelamin pekerja, keadaan fisik pekerja, pengetahuan dan kecakapan pekerja, batas umur pekerja, nikah atau belum, minat pekerja, emosi dan temperamen pekerja, pengalaman pekerja.

10 Baca lebih lajut

MANUAL BOOK SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA

MANUAL BOOK SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA

Pusat Data dan Informasi Kementerian Perhubungan (PUSDATIN KEMENHUB) merupakan institusi di bawah struktur Kementerian Perhubungan dengan salah satu tugasnya sebagai penyedia layanan data dan informasi berbasis komputer di lingkungan Kementerian Perhubungan. Dan berkaitan dengan data kepegawaian yang ada, maka Pusat Data dan Informasi Kementerian Perhubungan (PUSDATIN KEMENHUB) berpandangan akan pentingnya dibangun sebuah Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih memadai sekaligus dapat memberikan informasi secara cepat, tepat dan akurat. Membangun kembali sebuah aplikasi dalam rangka mengembangkan sistem informasi yang sudah ada di bidang sumber daya manusia dengan menggunakan basis WEB, merupakan sebuah pandangan yang mengacu pada kemajuan untuk keluar dari masalah yang ada. Misalnya saja ada kasus jatuhnya masa pensiun seorang pegawai disebuah daerah tertentu, maka dalam waktu bersamaan pula pihak administrasi dari kepegawaian akan mengetahuinya dalam waktu singkat.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Mat

Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Mat

Upah menurut prestasi kerja sering juga disebut dengan upah sistem hasil. Cara ini dapat mendorong karyawan yang kurang produktif menjadi lebih produktif. Contoh kompensasi sistem hasil : per potong, per meter, per kilo, per liter dan sebagainya.

5 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (SISDM)

SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA (SISDM)

 Pendidikan dan Pelatihan: Selama periode kepegawaian sesorang. SDM dapat mengatur berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian kerja pegawai. Contohnya anggota Staf SDM dapat membantu analis sistem dalam melatih pemakai selama tahap penerapan dari siklus hidup sistem(SLC)  Manajemen data : SDM menyimpan database yang berhubungan dengna pegawai , dan

7 Baca lebih lajut

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manus

Model Sistem Informasi Sumber Daya Manus

Subsistem Intelijen SDM  Subsistem intelijen sumber daya manusia mengumpulkan data yang berhubungan dengan SDM dari lingkungan luar perusahaan,seperti :  Pemerintah peraturan ketenag[r]

4 Baca lebih lajut

PENERAPAN SISTEM PENGELOLAAN SUMBER DAYA

PENERAPAN SISTEM PENGELOLAAN SUMBER DAYA

Kondisi yang terjadi pada proyek saat ini belum adanya sistem yang terintegrasi dengan fungsi-fungsi lainya walaupun dibawah pengawasan divisi keuangan dan sumber daya manusia (SDM). Pencatatan data-data tenaga kerja dilakukan secara manual. Kemudian perhitungan pembayaran gaji dan hak lainya pada fungsi akuntansi dilakukan secara konvensional dan tidak terintegrasi dengan monitoring fungsi pajak maupun keuangan. Sehingga, apabila memerlukan data yang akurat dan cepat sulit dilakukan. Terutama transparansi sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang semakin padu dan tertib.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

MODUL PERKULIAHAN Sistem Informasi Manaj

MODUL PERKULIAHAN Sistem Informasi Manaj

Manajemen Sumber Daya Informasi dapat tercapai jika perusahaan menyadari sepenuhnya bahwa informasi merupakan hal yang sangat penting dalam membuat perencanaan strategis perusahaan dan keunggulan kompetitif perusahaan dapat tercapai jika didukung oleh sumber daya informasi yang unggul. Rencana strategis sumberdaya informasi membahas cara membuat sumberdaya informasi tersedia bagi pemakai akhir, dan tetap mempertahankan pengendalian atas sumberdaya tersebut.

8 Baca lebih lajut

PENGELOLAAN SUMBERDAYA HUTAN BERSAMA MASYARAKAT DALAM SISTEM AGROFORESTRY

PENGELOLAAN SUMBERDAYA HUTAN BERSAMA MASYARAKAT DALAM SISTEM AGROFORESTRY

Pelaksanaan pengelolaan sumber daya hutan bersama masyarakat demgam sistem agroforestry adalah suatu sistem pengelolaan sumber daya yang dilakukan bersama oleh Perum Perhutani dan kelompok tani hutan atau Perum Perhutani dan kelompok tani hutan dengan pihak yang berkepentingan (stakeholder) dengan jiwa berbagi, sehingga kepentingan bersama untuk mencapai keberlanjutan fungsi dan manfaat sumber daya hutan dapat terwujud secara optimal dan proposional. Sedangkan pihak yang berkepentingan (stakeholder) adalah pihak-pihak diluar perhutani dan kelompok tani hutan yang mempunyai perhatian dan berperan mendorong proses optimalisasi serta berkembangnya pengelolaan sumber daya hutan, yaitu Pemerintah daerah, Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga Ekonomi Masyarakat, Lembaga Sosial Masyarakat, Usaha Swasta, Lembaga Pendidikan, dan Lembaga Donor.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...