Top PDF Pengembangan Sistem Informasi Pada UMKM Menggunakan Metode System Development Life Cycle (Studi Kasus: Tembadau Leather)

Pengembangan Sistem Informasi Pada UMKM Menggunakan Metode System Development Life Cycle
(Studi Kasus: Tembadau Leather)

Pengembangan Sistem Informasi Pada UMKM Menggunakan Metode System Development Life Cycle (Studi Kasus: Tembadau Leather)

Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancang suatu sistem informasi yang terintegrasi oleh semua bagian- bagian yang berhubungan dengan proses bisnis perusahaan. Sehingga dapat memperbaiki sistem yang lama. Pengembangan sistem informasi ini, menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Pengumpulan data menggunakan studi literatur, wawancara, analisis, perancangan sistem, membangun sistem, uji coba, dan implementasi sistem. Hasil tugas akhir ini adalah sistem informasi Perusahaan Tembadau Leather yang nantinya dapat menjawab kesulitan yang seringkali dihadapi oleh pemilik usaha dan pegawainya sehingga bisa jauh lebih efisien. Menu yang telah dikembangkan meliputi, kelola akun, menu manufaktur, gudang, transaksi , dan cetak laporan. Hasil pengujian yang telah dilakukan, yaitu bahwa semua requirement yang sudah diuji oleh masing-masing user hasilnya valid. Tetapi masih ada beberapa perbaikan dari sistem yang telah dikembangkan, yaitu bahwa pemilik dan pegawai perusahaan masih terbiasa menggunakan pencatatan secara manual. Sehingga diperlukan penelitian dan pengembangan sistem lebih lanjut agar dapat memenuhi proses bisnis yang sudah berjalan di dalam perusahaan tersebut.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Pengembangan Sistem Informasi Klinik Kesehatan Ganesha Husada Menggunakan Metode System Development Life Cycle

Pengembangan Sistem Informasi Klinik Kesehatan Ganesha Husada Menggunakan Metode System Development Life Cycle

Tujuan dari tugas akhir ini adalah merancang suatu sistem informasi yang terintegrasi oleh semua bagian- bagian yang berhubungan dengan pasien. Sehingga dapat memperbaiki sistem yang lama. Pengembangan sistem informasi ini, menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC). Pengumpulan data menggunakan studi literatur, wawancara, analisis, perancangan sistem, membangun sistem, uji coba, dan implementasi sistem. Hasil tugas akhir ini adalah sistem informasi Klinik Kesehatan Ganesha Husada yang nanatinya dapat menjawab kesulitan yang seringkali dihadapi oleh pengelola klinik sehingga bisa jauh lebih efisien. Menu yang telah dikembangkan meliputi, rekam medis pasien, administrasi pasien, pembayaran tagihan pasien, dan pengelolaan obat untuk pasien. Hasil pengujian yang telah dilakukan, yaitu bahwa semua requirement yang sudah diuji oleh masing-masing user hasilnya valid. Tetapi masih ada beberapa perbaikan dari sistem yang telah dikembangkan, yaitu bahwa dokter dan bidan masih nyaman dan sudah terbiasa dalam menggunakan kartu rekam medis pasien. Sehingga diperlukan penelitian dan pengembangan sistem lebih lanjut agar dapat memenuhi kebiasaan dokter dan bidan tersebut.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN DENGAN PROGRAM IRIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE Genta Kusumaningdiyah

EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN DENGAN PROGRAM IRIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE Genta Kusumaningdiyah

Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian deskriptif yang mengarah ke studi kasus merupakan penelitian yang mendalam terhadap perusahaan yang diteliti. Dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran secara rinci tentang latar belakang, sifat, dan ciri khas perusahaan terutama tentang siklus pendapatan, kemudian menganalisis dan mengevaluasinya untuk menemukan kemungkinan adanya permasalahan serta memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang ada. Dalam hal ini, peneliti dapat mengetahui secara mendalam tentang sistem informasi siklus pendapatan yang diterapkan oleh Toko Buku Togamas pada saat ini, apakah sudah efektif dan sesuai dengan standar SPI untuk mencapai tujuan yang diterapkan.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI SISTEM INSTITUTIONAL REPOSITORY HASIL KARYA ILMIAH SIVITAS AKADEMIKA POLITEKNIK NEGERI MALANG (Studi Pengembangan Sistem Menggunakan System Development Life Cycle: SDLC)

IMPLEMENTASI SISTEM INSTITUTIONAL REPOSITORY HASIL KARYA ILMIAH SIVITAS AKADEMIKA POLITEKNIK NEGERI MALANG (Studi Pengembangan Sistem Menggunakan System Development Life Cycle: SDLC)

Abstrak: Teknologi informasi dalam kehidupan mengalami perkembangan yang cukup pesat. Perpustakaan sebagai pusat sumber informasi memiliki tuntutan untuk dapat semkin berkembang agar nantinya tidak ditinggalkan oleh para pengguna salah satunya melalui pengembangan koleksi yang tidak hanya terbatas tercetak namun juga berbasiskan digital terlebih juga sumber-sumber internal institusi/lembaga agar dapat terkelola dan dimanfaatkan. Dalam perkembangannya perpustakaan digital tersebut mulai berkembang sebuah paradigma dalam suatu institusi-institusi baik lembaga formal ataupun non formal sebagai wadah akses dari layanan koleksi digital milik mereka atau yang biasa disebut institutional repository (IR). Kajian mengenai “Implementasi Sistem Institutional Repository Hasil Karya Ilmiah Sivitas Akademika Politeknik Negeri Malang” bertujuan untuk mengetahu bagaimana UPT Perpustakaan Politeknik Negeri Malang di dalam menjawab tantangan di atas tersebut melalui penerapan repository sebagai wadah informasi konten digital. Metode yang digunakan dalam proses implementasi menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses implementasi yang dilakukan menggunakan analisa pengembangan SDLC (System Development Life Cyle) model Waterfall yang terdiri dari tujuh tahapan meliputi: requirements specification (pengkajian kebutuhan), design (perancangan awal), implementation (penerapan rancangan di lapangan), integration (peleburan hasil), testing (ujicoba), installation (pemasangan akhir) dan perawatan (maintenance). Semua tujuh tahap tersebut kemudian dilakukan penyesuaian dengan lingkungan khususnya di UPT Perpustakaan Politeknik Negeri Malang sebagai penyelenggara proses implementasi institutional repository.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET DENGAN METODE SDLC (S0FTWARE DEVELOPMENT LIFE SYCLE) (Studi Kasus STT Ibnu Sina Batam)

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ASET DENGAN METODE SDLC (S0FTWARE DEVELOPMENT LIFE SYCLE) (Studi Kasus STT Ibnu Sina Batam)

STT Ibnu Sina merupakan lembaga pendidikan tinggi yang ada di kota batam dan memiliki 2 (dua) program Studi yaitu Teknik Informatika dan Teknik Industri. Pengolahan Aset pada STT Ibnu Sina Batam dikelola menggunakan Microsoft Excel dan belum semua terprogram dalam sistem manajemen aset. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap asset dan memberikan laporan tentang asset yang ada dilingkungan STT Ibnu Sina Batam serta memudahkan dalam pelaporan baik dari pencatatan, mentaksir nilai asset, perbaikan, pengadaan dan evaluasi dari asset-asset yang telah ada agar terdata dengan baik. Objek ppada penelitian ini adalah bagaimana pelaporan asset dapat dilakukan dengan standar manajemen asset yang meliputi registrasi asset, penempatan, pemindahan, perhitungan, maintenance, pelacakan dan pembuatan lapran. System informasi asset yang dirancang dapat memberikan informasi yang real time dan akurat sehingga membantu petugas pengelola asset dalam memberikan laporan tersebut. Dalam merancang sistem informasi asset digunakan metode SDLC (Software Development Life cycle). Kesimpulan dan saran dari penelitian ini diharapkan Sistem informasi asset dapat dikembangkan dalam versi Android agar memudahkan user dalam memantau setiap waktu terhadap asset yang saat ini ada.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI REGISTRASI SEMINAR, WORKSHOP DAN PELATIHAN MENGGUNAKAN METODE SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE MODEL WATERFALL (STUDI KASUS

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI REGISTRASI SEMINAR, WORKSHOP DAN PELATIHAN MENGGUNAKAN METODE SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE MODEL WATERFALL (STUDI KASUS

Dalam melakukan suatu penelitian terlebih dahulu perlu diketahui masalah yang diteliti sehingga tidak menyimpang dari tujuan penelitian. Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan masalah yang dikaji dalam penelitian, yaitu; “Bagaimana membuat suatu sistem informasi registrasi seminar, workshop, dan pelatihan yang mudah, efektif dan efisien sehingga membantu kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan memenuhi kepuasan para pesertanya”

14 Baca lebih lajut

Pengembangan Order Management System untuk Mendukung Perbaikan Proses Bisnis Pengelolaan Pemesanan Jasa Inbound dan Outbound Gudang Disertai Audit System Development Life Cycle Guna Menanggulangi Risiko Pengembangan Sistem

Pengembangan Order Management System untuk Mendukung Perbaikan Proses Bisnis Pengelolaan Pemesanan Jasa Inbound dan Outbound Gudang Disertai Audit System Development Life Cycle Guna Menanggulangi Risiko Pengembangan Sistem

Setelah dilakukan analisa streamlining proses bisnis aktual, dilakukan perancangan aktivitas usulan terdiri dari aktivitas untuk proses inbound dan outbound. Pada kedua proses, terdapat beberapa perbaikan pada aktivitas yang ada dengan melakukan penambahan menggunakan sistem informasi Order Management System (OMS). OMS berfungi untuk mengelola segala aktivitas yang berhubungan dengan order yang diterima oleh PT XYZ. Dengan OMS, pengelolaan order akan menjadi lebih teratur, rapi dan terorganisasi dengan baik, sehingga mengurangi risiko kesalahan dan keterlambatan waktu dalam proses inbound dan outbound. Manfaat-manfaat yang akan diperoleh dengan penggunaan OMS :
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

LIFE CYCLE COSTING  PENENTUAN BIAYA WEB DEVELOPMENT PADA JOGJACAMP BERDASARKAN LIFE CYCLE COSTING.

LIFE CYCLE COSTING PENENTUAN BIAYA WEB DEVELOPMENT PADA JOGJACAMP BERDASARKAN LIFE CYCLE COSTING.

planning, jumlah biaya yang diserap mencapai 25% dari total biaya keseluruhan. Sedangkan pada fase design mencapai biaya 75% dari total biaya keseluruhan. Kemudian saat memasuki fase testing biaya yang telah diserap sebesar 90% dari total biaya keseluruhan. Fase production dan fase logistics secara kumulatif hanya menyerap biaya 10% saja dari total biaya keseluruhan. Hal ini menunjukkan bahwa beban terbesar bukan pada fase produksi, melainkan pada fase awal saat suatu produk dalam proses pengembangan. Pada gambar 2.2 dapat disimpulkan juga bahwa akuntansi biaya harus terlibat lebih banyak dalam tahap awal siklus hidup produk. Teori ini yang membuat perhitungan biaya secara tradisional menjadi tidak relevan lagi mengingat biaya tradisional hanya berfokus pada saat proses produksi saja.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

VISUALISASI EDUKATIF PENYIARAN TELEVISI SATELIT DAN TELEVISI ANTENA MENGGUNAKAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE (MDLC)

VISUALISASI EDUKATIF PENYIARAN TELEVISI SATELIT DAN TELEVISI ANTENA MENGGUNAKAN METODE MULTIMEDIA DEVELOPMENT LIFE CYCLE (MDLC)

Penjual sering mengklaim untuk memasok "digital" khusus atau "televisi definisi tinggi" (HDTV) antena yang disarankan sebagai pengganti antena televisi yang ada analog, bahkan jika memuaskan. Ini adalah informasi yang salah untuk menghasilkan penjualan peralatan yang tidak dibutuhkan. Antena televisi yang digunakan bersama dengan tuner (televisi) yang disertakan dengan perangkat televisi.Antena biasanya ditempatkan di atas atap, dan kadang-kadang di loteng. Menempatkan antena dalam ruangan secara signifikan melemahkan sinyal tersedia untuk itu. [12]
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

HALAMAN JUDUL - PERANCANGAN SISTEM INFORMASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PRODUK ASURANSI DENGAN PENDEKATAN SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC (STUDI KASUS : PT AXA MANDIRI) - ITS Repository

HALAMAN JUDUL - PERANCANGAN SISTEM INFORMASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PRODUK ASURANSI DENGAN PENDEKATAN SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC (STUDI KASUS : PT AXA MANDIRI) - ITS Repository

kebanyakan perusahaan adalah hanya menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas baik yang kemudian membentuk citra positif dan terpercaya sehingga cukup untuk memperoleh kepercayaan pelanggan. Dengan adanya Customer Relationship Management memungkinkan kepercayaan dan kesetiaan pelanggan dapat terbentuk. CRM ini berkaitan erat dengan dua perencanaan strategi pemasaran, yaitu untuk mencari pelanggan-pelanggan baru, dan untuk mempertahankan pelanggan-pelanggan yang sudah ada. Sehingga aplikasi program-program CRM berkaitan dengan perbandingan effort yang dikeluarkan untuk mencari pelanggan baru dengan effort untuk mempertahankan pelanggan tersebut. Perusahaan harus memperhatikan dinamika perilaku pelanggan mereka, sehingga perusahaan dapat menetapkan kelompok-kelompok pelanggan yang menguntungkan bagi kepentingan jangka panjang. Peningkatan layanan melalui optimalisasi sumber daya manusia dari karyawan yang akan membentuk kepuasan pelanggan dan pemberdayaan brand produk, pentingnya untuk selalu menjaga hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan pelanggan. Perusahaan dalam upaya mencari pelanggan baru, mempertahankannya dan membuat setia terhadap produk tidaklah mudah untuk dilakukan, akan tetapi dengan adanya Customer Relationship Management ini yang mengandalkan fasilitas teknologi informasi dan proses bisnis yang berfokus pada pelanggan sangat memungkinkan akan membentuk pelanggan-pelanggan yang loyal terhadap perusahaan secara berkesinambungan (Pantjadjati, 2005).
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

Software Development Life Cycle Models

Software Development Life Cycle Models

All All requirementsrequirements mustmust bebe knownknown upfrontupfront Deliverables Deliverables createdcreated forfor eacheach phasephase areare consideredconsidered frozenfrozen ––[r]

15 Baca lebih lajut

Implementasi Metode System Development Life Cycle (SDLC) dan Algoritma Profile Matching untuk Penentuan Karyawan Berprestasi

Implementasi Metode System Development Life Cycle (SDLC) dan Algoritma Profile Matching untuk Penentuan Karyawan Berprestasi

In a factory the employers (workers) is the one factor of the successful of that. The qualities employers will be easy the factories to manage the activities to find the wokers or human resources that had qualities is not easy. The assurance of the employers is used to process to be promoted evaluation of the work, subsidy, achievement employers. The decision will be taken hopes which is our hopes that there is no one which lost. The is problems which are faced by PT Duta Motor is about the valuable of employers during this process of valuable workers are still done manually. In every their doings computer system is very important to support the activities will be done so that the note is done more effectively and efficient information which is resulted more accurately. According to the case above so will be build an information system about to make decision the valuable employers that used algorithm method profile matching and by approaching methodology SDLC waterfall model. Program language is used PHP 5.3 and database which is used MySQL 5.1.4.1 Keywords : Decision Support System (DSS), Profile Matching Algorithm, and
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

SOFTWARE DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC)

SOFTWARE DEVELOPMENT LIFE CYCLE (SDLC)

Isu interaksi manusia dan komputer yang menyangkut daya guna sistem interaktif relevan dengan seluruh aktifitas pada SDLC. Sehingga software engineering untuk sistem interaktif bukan semata-mata menambahkan sebuah tahapan pada SDLC, namun lebih pada melibatkan teknik yang berada sepanjang SDLC itu.

11 Baca lebih lajut

Game Labirin Let’s Clear Up The World Menggunakan  Metode Game Development Life Cycle

Game Labirin Let’s Clear Up The World Menggunakan Metode Game Development Life Cycle

Penjelasan dalam penelitian Game Labirin Let’s Clear Up The World menggunakan metode Game Development Life Cycle adalah: 1). Initiation, pengembang berkumpul, melakukan brainstorming dengan mengumpulkan gagasan dengan tim pengembang dan mencari penyelesaian dari masalah yang ada dengan berdiskusi mengenai game labirin yang akan dibangun. 2). Pre-production, desain produksi game labirin yang terdiri dari desain game dan prototipe dengan dibantu tool desain grafis. 3). Production, penyempurnaan desain dan prototipe game labirin dengan kreasi aset seperti: Coris, Fairy, Boneka berbentuk Beruang atau Bear, Paper Trash dan Trash Can dan karakter lain yang terdapat pada game labirin adalah: Plastic, Trash Clown, Slime, Mesin Slimers Mary (ibu) dan Lily (anak), dan Pintu Gua dengan menggunakan pemrograman dalam bentuk coding, misal: plugins dan lainnya serta diintegrasikan antara aset dan coding dengan tool RPG Maker. 4). Testing, pengujian terhadap prototipe yang dibangun yang dilakukan pengembang untuk pengujian kegunaan dan fungsi. 5). Beta External Testing, untuk mendeteksi error dan keluhan dari penguji untuk game labirin. Beta berada diluar siklus produksi, tetapi hasil dari pengujian ini dapat menyebabkan tim akan mengulangi siklus lagi. 6). Release Game, yang sudah selesai dibangun dan lulus beta external testing menunjukkan game labirin sudah ready untuk dipublish ke umum dengan final build dari game labirin resmi dirilis.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Pengaruh System Development Life Cycle terhadap Kualitas Sistem Nformasi Akuntansi Penjualan Kredit dan Persediaan Barang pada PT. Korina Networks

Pengaruh System Development Life Cycle terhadap Kualitas Sistem Nformasi Akuntansi Penjualan Kredit dan Persediaan Barang pada PT. Korina Networks

Berdasarkan latar belakang penelitian, maka yang menjadi tema sentral dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: Dengan adanya pengembangan sistem informasi akuntansi apakah metode system development life cycle diharapkan dapat mampu menangani sejumlah kendala dalam penjualan kredit dan persediaan barang atau tidak, maka yang dilakukan oleh perusahaan adalah menentukan kebijakan-kebijakan dan pengendalian sistem informasi akuntansi penjualan kredit dan persediaan barang yang disajikan secara terstruktur yaitu organisasi yang memiliki wewenang dan tanggung jawab sehingga dalam proses kebijakan dan pengendalian yang telah dibuat dapat meminimalisasi penyimpangan-penyimpangan, maka perlu adanya perbaikan secara sederhana dalam mengelola transaksi siklus penjualan kredit dan persediaan barang di perusahaan, perbaikan tersebut dilakukan dengan metode system development life cycle. Apakah nantinya metode tersebut dapat mampu menangani sejumlah kendala dalam sistem informasi penjualan kredit dan persediaan barang atau tidak. Oleh karena itu, topik ini diangkat menjadi bahan penyusunan skripsi ini dengan judul “PENGARUH SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT DAN PERSEDIAAN BARANG PADA PT KORINA NETWORKS”. A. Rumusan Masalah
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Chapter 2 SOFTWARE DEVELOPMENT LIFE CYCLE MODELS

Chapter 2 SOFTWARE DEVELOPMENT LIFE CYCLE MODELS

• Economic Feasibility. Economic feasibility is concerned with whether expected cost savings, increased revenue, increased profits, reductions in required investments, and other types of benefits will exceed the costs of developing and operating a proposed system For example if a project can’t developing and operating a proposed system. For example, if a project can t cover its development costs, it won’t be approved, unless mandated by government regulations or other considerations.

77 Baca lebih lajut

Skripsi PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM INFORMASI ARISAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT. (Studi Kasus pada Arisan Miracle)

Skripsi PERANCANGAN PROTOTYPE SISTEM INFORMASI ARISAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT. (Studi Kasus pada Arisan Miracle)

Perkembangan teknologi informasi dan sistem informasi berbasis komputer pada jaman sekarang ini menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh organisasi bisnis. Adanya sistem arisan yang masih manual pada Arisan Miracle Semarang menimbulkan banyaknya kendala dan hambatan dalam proses operasi sehari-hari. Kelemahan sistem manual yang ada pada Arisan Miracle Semarang antara lain adanya data atau informasi yang tidak tercatat dan bahkan hilang, proses pencatatan dan pengolahan data memakan waktu yang lama, data atau informasi yang dihasilkan tidak akurat karena adanya faktor human errors, serta kurangnya faktor keamanan data dari pihak-pihak yang tidak bersangkutan atau berkepentingan. Untuk dapat mengatasi kendala dan hambatan tersebut diperlukan sebuah sistem baru yang berbasis teknologi informasi, yaitu dengan memanfaatkan teknologi komputer (computerized). Hal inilah yang menjadi alasan penulis untuk merancangkan prototype sistem informasi Arisan Miracle Semarang dengan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Prototype yang dirancang menampilkan beberapa form yang berhubungan dengan proses operasi arisan pada Arisan Miracle Semarang. Informasi atau data-data yang akan ditampilkan menyangkut data para peserta, baik daftar peserta secara keseluruhan, maupun daftar peserta yang keluar, data jaminan, data penerimaan dan pembayaran uang arisan, data ajak teman, data hadiah, laporan tentang jurnal transaksi, buku besar dan buku besar pembantu, serta laporan-laporan yang berkaitan dengan kegiatan administrasi keanggotaan peserta secara sederhana. Dengan adanya aplikasi prototype sistem arisan yang dirancang dengan menggunakan program Microsoft Visual Basic 6.0 dan pembuatan database dengan menggunakan Microsoft Access ini diharapkan dapat menguntungkan bagi pihak penyelenggara Arisan Miracle Semarang, maupun bagi para peserta, karena sistem ini jauh lebih efektif, efisien, serta menghasilkan informasi yang lebih akurat dan dapat diandalkan. Tampilan perancangan prototype sistem arisan baru ini didesain dengan memperhatikan user interface (user friendly).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sistem Pendukung Keputusan - Implementasi Metode System Development Life Cycle (SDLC) dan Algoritma Profile Matching untuk Penentuan Karyawan Berprestasi

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sistem Pendukung Keputusan - Implementasi Metode System Development Life Cycle (SDLC) dan Algoritma Profile Matching untuk Penentuan Karyawan Berprestasi

GRAHA menghasilkan sebuah psikogram yang digunakan dalam menentukan seorang pelamar diterima atau tidak untuk melanjutkan tes seleksi selanjutnya. Dalam proses seleksi psikologi ini dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk Sistem Pendukung Keputusan adalah dengan menggunakan metode Profile Matching. Pada penelitian ini akan diangkat suatu kasus yaitu mencari pelamar yang terbaik berdasarkan hasil psikogram di PT. CIPAGANTI CITRA GRAHA untuk jabatan administrasi, call centre, customer service officer, kasir, mekanik, dan staff pool. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi pelamar terbaik dari sejumlah pelamar yang ada, dalam hal ini pelamar yang berhak melanjutkan tes seleksi berikutnya berdasarkan hasil psikogram. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap aspek pada psikogram dan kemudian melalui proses perhitungan Profile Matching menghasilkan nilai akhir dan proses perangkingan yang akan digunakan sebagai pendukung keputusan bagi pihak manajerial untuk menentukan pelamar yang terbaik.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PERKANTORAN KOTA PADANG MENGGUNAKAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT ANALYSIS OF SOLID WASTE MANAGEMENT SYSTEM OF INSTITUTIONAL SOURCE OF PADANG CITY USING LIFE CYCLE ASSESSMENT METHOD

ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PERKANTORAN KOTA PADANG MENGGUNAKAN METODE LIFE CYCLE ASSESSMENT ANALYSIS OF SOLID WASTE MANAGEMENT SYSTEM OF INSTITUTIONAL SOURCE OF PADANG CITY USING LIFE CYCLE ASSESSMENT METHOD

Adanya perbedaan pelaksanaan sistem pengelolaan sampah akan menimbulkan dampak lingkungan yang berbeda. Penilaian terhadap sistem pengelolaan sampah perkantoran Kota Padang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya dampak terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, yang dimulai dari awal (sumber) sampai akhir proses pengelolaan (TPA). Life Cycle Assessment (LCA) merupakan suatu metode yang digunakan untuk menilai dan mengevaluasi total dampak bagi lingkungan yang ditimbulkan oleh suatu produk, proses atau layanan, termasuk pelaksanaan sistem pengelolaan sampah perkantoran kota. Tujuan penelitian ini adalah:
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LAUNDRY DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEB INFORMATION SYSTEM DEVELOPMENT METHODOLOGY (WISDM)

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LAUNDRY DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEB INFORMATION SYSTEM DEVELOPMENT METHODOLOGY (WISDM)

Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit merupakan rumah sakit khusus milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu pelayanan non medis yang berperan penting dalam mengelola pelayanan linen adalah unit laundry. Namun dalam proses kerja dan pengelolaan data yang dimiliki oleh unit laundry masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan analisis perancangan sistem informasi manajemen laundry berbasis web agar dapat membantu proses pengelolaan data dan kinerja dari unit
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects