Top PDF PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI.

PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI.

PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI.

Abduljabar & Darajat (2012, hlm. 112) untuk menguji hipotesis yaitu bahwa model pembelajaran kooperatif yang berorientasi pada keterampilan bekerja sama (sebagai kelompok eksperimen) lebih besar pengaruhnya dari pada metode pembelajaran tradisional (konvensional) yang berorientasi pada keterampilan teknik (sebagai kelompok kontrol) terhadap minat belajar siswa, digunakan “pengujian dua sampel tidak berhubungan (independent sample t - test)” yaitu melalui perbandingan kelompok eskperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif dengan pembelajaran konvensional kelompok kontrol. Uji Hipotesis dengan ketentuan yang telah disahkan pada saat pengajuan penelitian bahwa untuk menguji hipotesis menggunakan uji hipotesis kesamaan dua rata-rata (satu pihak) adalah sebagai berikut:
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI - repository UPI S JKR 1006262 Title

PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI - repository UPI S JKR 1006262 Title

PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI oleh ONGKO WIJOYO Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar S[r]

3 Baca lebih lajut

S JKR 1006262 Table of content

S JKR 1006262 Table of content

Ongko Wijoyo, 2015 PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI DAN BOLA STANDAR TERHADAP KESAN SUBJEKTIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BOLAVOLI Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perp[r]

5 Baca lebih lajut

S JKR 1006262 Chapter5

S JKR 1006262 Chapter5

Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, dapat ditarik kesimpulan bahwa kedua jenis bola yang digunakan yaitu bola modifikasi maupun bola standar, keduanya memberikan kesan subjektif yang positif terhadap siswa SMP Pasundan 4 Bandung dalam pembelajaran bolavoli. Namun dilihat dari hasil analisis data, bahwa penggunaan bola modifikasi memiliki kesan subjektif positif lebih tinggi dibandingkan dengan bola standar.

1 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI PEMBELAJARAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS BAWAH BOLAVOLI PADA SISWA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI 1 GANDRUNGMANGU KABUPATEN CILACAP TAHUN PELA

PERBEDAAN PENGARUH MODIFIKASI PEMBELAJARAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SERVIS BAWAH BOLAVOLI PADA SISWA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI 1 GANDRUNGMANGU KABUPATEN CILACAP TAHUN PELA

Pembelajaran servis bawah menggunakan modifikai bola lunak merupakan bentuk belajar yang mempertimbangkan tingkat kesulitan dan kondisi siswa dalam mempelajari keterampilan. Bola lunak yang lebih ringan akan meningkatkan motivasi belajar siswa, bola tidak dirasakan berat sehingga siswa akan mampu menyeberangkan bola ke daerah permainan lawan. Penggunaan alat yang menyerupai alat yang sebenarnya diharapkan siswa dapat mentransfer ke dalam bentuk keterampilan yang sebenarnya. Menurut Sugiyanto (1996: 82) bahwa, “Transfer bukan merupakan materi pelajaran yang harus diajarkan, melainkan merupakan suatu kondisi yang harus diciptakan agar materi pelajaran yang telah dikuasai murid bisa memberikan kemudahan bagi murid untuk mempelajri hal- hal yang baru dalam situasi yang baru atau situasi yang lain”. Melalui pendekatan pembelajaran servis bawah menggunakan modifikai bola lunak diharapkan siswa akan mampu mengaktualisasikan ke dalam gerakan servis bawah yang sebenarnya menggunakan bolavoli ukuran standart.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI TERHADAP JUMLAH WAKTU AKTIF BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI.

PENGARUH PENGGUNAAN BOLA MODIFIKASI TERHADAP JUMLAH WAKTU AKTIF BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA VOLI.

Pembelajaran permainan bola voli menjadi kurang menarik dan kurang dinamis disebabkan penggunaan bola standar yang terbatas dan kurang ramah terhadap peserta didik, dampaknya jumlah waktu aktif belajar siswa menjadi rendah. Masalah utama penelitian ini adalah sampai sejauhmana penggunaan bola modifikasi dapat meningkatkan jumlah waktu aktif belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan bola modifikasi terhadap jumlah waktu aktif belajar dalam pembelajaran permainan bola voli. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimendengan desain Pretest-Posttest Control Group Design, populasi siswa kelas delapan SMPNegeri 1 Bandung, sampel sebanyak 60siswa dibagi dalam dua kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, teknik pengambilan sampel menggunakan Sampling Purposive.Hasil pengolahan data dan pengujian hipotesis menggunakan uji Independent Samples T Test diperoleh nilai t hitung (39,882) > t tabel (2,002). Simpulannya penggunaan bola modifikasi
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA PAPAN DAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BOLAVOLI : Penelitian Tindakan Kelas Pada Sekolah Dasar Negeri Mekarjaya.

PENGGUNAAN MEDIA PAPAN DAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BOLAVOLI : Penelitian Tindakan Kelas Pada Sekolah Dasar Negeri Mekarjaya.

Pola gerak memantulkan bolavoli diawali dengan reaksi ayunan lengan. Seorang anak kecil dapat menangkap dan melemparkan bola sebelum dia mampu memantulkan bola dengan tepat. Hal ini disebabkan oleh perkembangan visual anak yang belum matang. Ketepatan memantulkan bola yang sedang bergerak dapat dicapai pada usia anak 11 atau 12 tahun. Jadi pada saat mengajarkan permainan bolavoli pada anak usia dibawah 12 tahun. Jangan terlalu banyak berharap anak dapat memantulkan bola dengan posisi tubuh, posisi lengan dan kordinasi yang baik.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN BOLA MINI DAN BOLA LUNAK TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI PADA SISWA KELAS XI SMK KRISTEN SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2010/2011.

PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN INOVATIF DENGAN BOLA MINI DAN BOLA LUNAK TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING BAWAH BOLAVOLI PADA SISWA KELAS XI SMK KRISTEN SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2010/2011.

Pembelajaran passing bawah bolavoli dengan modifikasi bola mini merupakan bentuk pembelajaran yang menekankan pada perubahan peralatan khususnya bola. Bolavoli ukuran standart dianggap sebagai penghambat pelaksanaan passing bawah. Karena bola dianggap sebagai penghambat pelaksanaan pembelajaran passing bawah bolavoli, mka perlu diciptakan kondisi belajar yang lebih mudah agara siswa mampu melakukan passing bawah. Rusli Lutan & Adang Suherman (2000:75) menyatakan,” Manakala kondisi sebenarnya menjadi penghambat belajar ketrampilan tertutup, rubahlah kondisi latihan itu pada tingkat yang bisa dilakukan siswa selama perubahan kondisi tersebut tidak merusak integritas skill yang dipelajarinya”. Sedangkan Sugiyanto (1996 : 64 ) menyatakan, penyusunan materi pelajaran hendaknya mengikuti prinsip-prinsip: 1) Dimulai dari materi belajar yang mudah dan di tingkatakan secara berangsur- angsur ke materi yang lebih sukar. 2) Dimulai dari materi belajar yang sederhana dan ditingkatkan secara berangsur-angsur ke materi yang semakin kompleks.
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

METODE PEMBELAJARAN DAN MODIFIKASI BOLA PADA PROSES PEMBELAJARAN BOLAVOLI

METODE PEMBELAJARAN DAN MODIFIKASI BOLA PADA PROSES PEMBELAJARAN BOLAVOLI

Harsono dan Purnama (2014: 54) meneliti tentang pengaruh penggunaan bola lunak terhadap peningkatan hasil belajar pasing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh penggunaan media mengajar bola lunak dengan bola standar terhadap hasil belajar keterampilan passing bolavoli pada siswa putra kelas I Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini mengunakan metode eksperimen dengan rancangan “matched by subject design’’ . Teknik sampling yang digunakan adalah proporsional random sampling, dimana proporsi sampel penelitian adalah 20% dari jumlah populasi tiap-tiap kelas. Teknik pengumpulan data dengan tes passing atas dan tes passing bawah bolavoli.Teknik analisis menggunakan uji “t” dengan taraf signifikansi 5%. Penelitian menyimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan pengaruh penggunaan media mengajar bola lunak dengan bola standar terhadap hasil belajar keterampilan passing bolavoli. Hasil uji perbedaan antara kedua kelompok tersebut diperoleh t hitung sebesar 5,209 > t tabel =1,76; 2) Penggunaan bola lunak lebih baik dibanding dengan bola standar terhadap hasil belajar keterampilan passing bolavoli. Persentase peningkatan pada kelompok menggunakan bola lunak memiliki peningkatan sebesar 27,76%, sedangkan dengan bola standar peningkatan sebesar 16,87%.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARANGERAK DASAR MENGIRINGBOLA DENGAN KURA-KURA DALAM SEPAKBOLADENGAN ALAT MODIFIKASI SISWA KELAS VSDN I WONOSARI GADINGREJO TAHUN PELAJARAN 2011/2012

EFEKTIVITAS PEMBELAJARANGERAK DASAR MENGIRINGBOLA DENGAN KURA-KURA DALAM SEPAKBOLADENGAN ALAT MODIFIKASI SISWA KELAS VSDN I WONOSARI GADINGREJO TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Salah satu gerak dasar dasar bermain sepakbola adalah menggiring bola. Menggiring bola merupakan usaha dari seorang pemain untuk memainkan bola dengan kaki untuk dioperkan kepada temannya untuk mencetak gol ke gawang lawan. Menggiring bola merupakan gerak dasar yang penting setelah menendang. Dalam menggiring bola seorang pemain harus mampu mengantisipasi datangnya bola, kemudian mengoper kepada temannya sebagai umpan untuk mengarahkan ke gawang lawan untuk mencetak gol. Hal ini disebabkan karena pada waktu melakukan seorang pemain harus terus bergerak untuk melepaskan diri dari hadangan lawan. Oleh karena itu maka upaya untuk meningkatkan penguasaan gerak dasar menggiring bola maka perlu diajarkan secara baik dan benar.
Baca lebih lanjut

55 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN PENGARUH PEMUKUL DAN BOLA MODIFIKASI DENGAN PEMUKUL DAN BOLA STANDAR TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PERMAINAN SOFTBALL.

PERBANDINGAN PENGARUH PEMUKUL DAN BOLA MODIFIKASI DENGAN PEMUKUL DAN BOLA STANDAR TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PERMAINAN SOFTBALL.

Hal ini berkaitan dengan kaidah penjas itu sendiri yang mengutamakan kesenangan dan aspek bermain tanpa mengesampingkan nilai-nilai pendidikan dan tujuan pembelajaran. Pembelajaran penjas bukanlah merupakan suatu pembelajaran yang mengarahkan siswa kepada suatu prestasi dari suatu kecabangan olahraga, akan tetapi adalah suatu pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang bersumber pada “humant movement ” atau dapat diartikan gerak insani yang merupakan inti dari pendidikan jasmani.

38 Baca lebih lajut

s pgsd penjas 1105937 chapter4

s pgsd penjas 1105937 chapter4

Pencapaian persentase akhir dalam instrumen penilaian kinerja guru pada siklus II ini mengalami peningkatan, diawali dengan pra pembelajaran yang mengalami peningkatan yaitu dalam aspek kesiapan alat dan media pembelajaran. Peneliti lebih mempersiapkan lagi lapangan yang akan dipakai untuk pelaksanaan pembelajaran siklus II, modifikasi alat yaitu bola menggunakan bola karet yang dibungkus oleh kain. Dalam membuka kegiatan pembelajaran, guru tidak langsung menyampaikan tujuan pembelajaran, akan tetapi guru melakukan kegiatan yang membuat seluruh siswa memperhatikan guru, seperti memberikan salam semangat pagi atau menanyakan kabar dan memberikan sedikit kata-kata motivasi untuk membakar semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran, selain itu guru menggunakan formasi lingkaran untuk membuat suasana kegiatan pemanasan sedikit berbeda dari biasanya. Guru memimpin pemanasan dan siswa bergantian menghitung. Untuk mengelola inti pembelajaran peningkatan yang terjadi dalam segi memberikan contoh gerakan yang benar pada siswa sebelum siswa yang memulai pembelajaran, namun dalam penguasaan keterampilan gerak siswa masih kurang dan perlu perbaikan disiklus selanjutnya.
Baca lebih lanjut

66 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR MENGGIRING BOLA MELALUI MODIFIKASI ALAT PADA SISWA KELAS X 2 SMA NEGERI 1 KOTAGAJAH LAMPUNG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2010/2011

UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK DASAR MENGGIRING BOLA MELALUI MODIFIKASI ALAT PADA SISWA KELAS X 2 SMA NEGERI 1 KOTAGAJAH LAMPUNG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Suatu proses belajar keterampilan gerak berlangsung dalam suatu rangkaian kejadian dari waktu ke waktu dan dalam prosesnya melibatkan sistem syaraf, otak dan ingatan. Tugas utama dari proses pembelajaran motorik adalah menerima dan menginterpretasikan informasi tentang gerakan-gerakan yang akan dipelajari kemudian mengolah dan menyusun informasi-informasi tersebut sedemikian rupa sehingga memungkinkan realisasi gerakan secara optimal dalam bentuk keterampilan. Menurut Lutan (1998:102) jadi belajar motorik dapat menghasilkan perubahan yang relatif permanen, yaitu Perubahan yang dapat bertahan dalam jangka waktu yang relatif lama.
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN PASING ATAS MENGGUNAKNA BOLA STANDART DAN BOLA TIDAK STANDART TERHADAP KEMAMPUAN PASING ATAS BOLA VOLI PADA SISWA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI1 SAMBI BOYOLALI TAHUN 2011.

PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN PASING ATAS MENGGUNAKNA BOLA STANDART DAN BOLA TIDAK STANDART TERHADAP KEMAMPUAN PASING ATAS BOLA VOLI PADA SISWA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI1 SAMBI BOYOLALI TAHUN 2011.

PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN PASING ATAS MENGGUNAKAN BOLA STANDART DAN BOLA TIDAK STANDART TERHADAP KEMAMPUAN PASING ATAS BOLAVOLI PADA SISWA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI 1 SAMBI[r]

1 Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GERAK DASAR MENGOPER BOLA DALAM BERMAIN SEPAKBOLA MELALUI MODIFIKASI ALAT BERMAIN (BOLA PLASTIK) DAN MODEL PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VIII C SMPN 2 MERBAU MATARAM LAMPUNG SELATAN.

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GERAK DASAR MENGOPER BOLA DALAM BERMAIN SEPAKBOLA MELALUI MODIFIKASI ALAT BERMAIN (BOLA PLASTIK) DAN MODEL PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VIII C SMPN 2 MERBAU MATARAM LAMPUNG SELATAN.

Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (Clasroom Action Research) dengan tiga siklus, setiap siklus memiliki kegiatan yang berbeda melalui modifikasi bola plastik dan model pembelajaran dalam melatih ketrampilan gerak dasar mengoper bola. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMPN 2 Merbau Mataram, Lampung Selatan, yang berjumlah 36 siswa. Siklus pertama dengan perlakuan mengoper bola secara perpasangan (2 siswa) dengan 18 bola, siklus kedua diberikan pembelajaran dengan menggunakan model bujur sangkar berpindah dengan 9 bola, masing-masing kelompok 4 siswa, siklus ketiga dengan menggunakan model bintang beralih menggunakan 6 bola dengan masing-masing kelompok 6 siswa.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DRIBBLE BOLA BASKET PADA SISWA KELAS VII SMP TARAKANITA SOLO BARU TAHUN AJARAN 2015/2016.

PENGGUNAAN MODIFIKASI BOLA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DRIBBLE BOLA BASKET PADA SISWA KELAS VII SMP TARAKANITA SOLO BARU TAHUN AJARAN 2015/2016.

Salah satu masalah utama dalam pendidikan jasmani di Indonesia hingga dewasa ini ialah belum efektifnya pengajaran pendidikan jasmani di sekolah- sekolah, kondisi rendahnya kualitas pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah lanjutan telah dikemukakan di dalam berbagai forum oleh beberapa pengamat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantarannya ialah terbatasnya kemampuan guru jasmani dan terbatasnya sumber-sumber yang digunakan untuk mendukung proses pengajaran pendidikan jasmani. Kualitas guru pendidikan guru jasmani yang ada pada sekolah lanjutan pada umumnya kurang memadai. Kebanyakan guru penjas hanya menekankan hasil akhir tanpa memperhatikan proses pembelajaran. Hal ini akan berdampak buruk bagi siswa karena kurangnya pengetahuan yang diberikan oleh guru dan secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja guru tersebut serta tujuan pendidikan jasmani tidak akan tercapai, hal tersebut akan merusak citra guru dimata siswa.
Baca lebih lanjut

182 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MENGGUNAKAN PERMAINAN BOLA GANTUNG PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KALISAPU 02 KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2012 2013

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GERAK DASAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK MENGGUNAKAN PERMAINAN BOLA GANTUNG PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KALISAPU 02 KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2012 2013

kondisi siswa dan sekolah. Tidak sedikit siswa yang merasa gagal atau kurang menyukai materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru karena kemampuan guru dalam menyampaikan materi yang monoton tanpa variasi ataupun penggunaan fasilitas yang belum optimal membuat siswa terkesan cepat merasa bosan dan kurang antusias sehingga proses pembelajaran dan hasil belajar siswa belum maksimal. Proses pembelajaran penjasorkes yang tidak variatif menjadikan tingkat antusias dan motivasi siswa terhadap pembelajaran menurun. Dengan permainan bola gantung diharapkan siswa dapat memperbaiki teknik dengan benar dan dapat memacu motivasi siswa sehingga hasil belajar meningkat.
Baca lebih lanjut

142 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MENGGUNAKAN MODIFIKASI BOLA PLASTIK

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA MENGGUNAKAN MODIFIKASI BOLA PLASTIK

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar menggiring bola menggunakan modifikasi bola plastik. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan kelas. subjek penelitian adalah kelas XI A SMK PGRI Pontianak yang terdiri dari 10 siswa putri dan 18 siswa putra. Teknik pengumpul data menggunakan pengukuran dengan alat pengumpulan data berupa tes. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penerapan metode pembelajaran menggiring bola dengan modifikasi bola plastik dapat meningkatkan kemampuan menggiring bola. Hal tersebut terbukti dengan adanya peningkatan kemampuan menggiring bola dari tes yang diberikan, yaitu pada siklus I dengan nilai rata-rata 73,82 meningkat sebesar 6,27%. Sedangkan nilai rata-rata pada siklus II adalah 82,71%, terjadi peningkatan sebesar 19,07%.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

s pgsd penjas 1302101 bibliography

s pgsd penjas 1302101 bibliography

Umisah, i. n. (2014). pembelajaran passsing bawah dalam permainan bola voli mini melalui modifikasi bola pada siswa kelas IV sdn negeri 1 ciwiru kecamatan pasawahan kabupaten kuningan. mimbar pendidikan dasar, 6, 43-49.

5 Baca lebih lajut

S PJKR 0901920 Abstract

S PJKR 0901920 Abstract

Perbandingan pengaruh pemukul dan bola modifikasi dengan pemukul dan bola standar terhadap hasil belajar dalam permainan softball,tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar dalam permainan softball antara Siswa SMPN 45 Bandung yang menggunakan pemukul dan bola modifikasi dengan pemukul dan bola standar. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar dalam permainan softball yang lebih baik dari kedua siswa SMP terebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Ekperimen. Adapun pengambilan sampel memakai teknik radom sampling. Pada penelitian ini jumlah treatment sebanyak 12 pertemun. Penelitin ini dilaksanakan di SMPN 45 Bandung. Populasi sampel adalah siswa kelas VIII, kemudian dari total sampel 26 orang tersebut dibagi rata kepada dua kelompok, sehingga masing-masing kelompok sebanyak 13 orang. Kelompok satu menggunakan pemukul dan bola standard dan kelompok dua menggunakan pemukul dan bola modifikasi. Dari hasil pengolahan data pemukul dan bola standar diperoleh t hitung (4.86) > t tabel
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...