Top PDF PENGGUNAAN MEDIA KOMIK PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS MENGENAI MATERI PENJUMLAHAN PECAHAN.

PENGGUNAAN MEDIA KOMIK PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS MENGENAI MATERI PENJUMLAHAN PECAHAN.

PENGGUNAAN MEDIA KOMIK PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS MENGENAI MATERI PENJUMLAHAN PECAHAN.

Mempelajari matematika tidak terlepas dengan bilangan. Salah satu bagian dari klasifikasi bilangan adalah bilangan pecahan. Bilangan pecahan ini sudah diajarkan di jenjang SD kelas 3. Namun siswa SD masih sulit membayangkan hal- hal yang abstrak sehingga kita sering menemukan siswa lanjutan tidak menguasai materi Bilangan Pecahan dengan baik. Sebagai contoh: ketika guru menerangkan bilangan pecahan melalui peragaan kepada siswa dengan membagi sebatang kapur menjadi 2 bagian, Sang Guru berkata: satu batang kapur ini jika dibelah menjadi 2 maka hasilnya Lalu sisw a bertanya: “Mengapa setengah?”. Guru tidak memberikan penguatan bahwa bilangan tersebut bernilai setengah itu berasal dari 1 bagian dari 2 secara keseluruhan. Kejadian lain yang terjadi sebagai berkut:
Baca lebih lanjut

46 Baca lebih lajut

S PGSD 1003492 Chapter5

S PGSD 1003492 Chapter5

1. Perencanaan pembelajaran Matematika dengan penggunaan media komik Pecahan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis mengenai materi penjumlahan pecahan pada siswa kelas IV SDN 2 Cibodas dibuat seoptimal mungkin, terutama dalam pembuatan RPP yang djadikan sebagai rambu-rambu dalam penelitian termasuk ke dalam kategori baik dilihat dari pencapaian nilai RPP pada siklus I mendapat nilai 81% dan meningkat pada siklus II menjadi 82% dan pembuatan media komik cukup baik, tak lupa dalam penggunaan media komik pecahan ini harus didampingi media lain yang lebih konkret agar cerita dalam komik tersebut lebih kontekstual dan lebih mudah dipahami oleh siswa.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

S PGSD 1003492 Abstrack

S PGSD 1003492 Abstrack

Nuryati, 2014 Penggunaan media komik pecahan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis mengenai Materi penjumlahan pecahan Universitas Pendidikan Indonesia | repository.[r]

2 Baca lebih lajut

1 PENGEMBANGAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MELALUI STRATEGI REACT DALAM MATERI PECAHAN DI SMP

1 PENGEMBANGAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA MELALUI STRATEGI REACT DALAM MATERI PECAHAN DI SMP

Menyikapi hal tersebut, untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa yang ditawarkan melalui penelitian ini adalah pembelajaran dengan strategi Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) yang dijabarkan oleh CORD (Center of Occupational Research and Development) di Amerika tahun 1999. REACT merupakan akronim dari sebuah strategi pembelajaran dengan lima aspek yang merupakan satu kesatuan yaitu menghubungkan (Relating), melakukan pencarian dan penyelidikan yang dilakukan oleh siswa secara aktif untuk menemukan makna konsep yang dipelajari (Experiencing), penerapan pengertian matematika dalam penyelesaian masalah (Applying), memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara bekerja sama dan berbagi (Cooperating), dan memberikan kepada siswa memberikan transfer pengetahuan matematika dalam penyelesaian masalah matematika maupun di luar matematika (Transfering).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA “MIKA AJAIB” UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN :Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas 4 SDN Cibeunying Lembang Tahun Ajaran 2013/2014:.

PENGGUNAAN MEDIA “MIKA AJAIB” UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN :Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas 4 SDN Cibeunying Lembang Tahun Ajaran 2013/2014:.

Abstract: The Use Of Media "Mika Ajaib" to Increase Mathematics Learning Outcomes Materials Summation and Subtraction of Fractions. This research is motivated by the low result mathematics learning material addition and subtraction of fractions in the 4 th a grade students of SDN Cibeunying . The goals of this research is to know the learning process and the increase in learning outcomes of material addition and subtraction mathematics fractions with the use of media "Mika Ajaib". The research method used in this research is Classroom Action Research Model Kemmis & McTaggart through two cycles. The result of this research is the implementation of learning in general has been going well, and there is an increase in mathematics learning outcomes matter of addition and subtraction of fractions, namely an increase in the average value of 27.36 with an increase in the percentage of mastery learning by 52 , 64% in the first cycle, and an increase in the average value of 5.00 with a percentage increase of 10.52% passing grade on the second cycle.
Baca lebih lanjut

34 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENJUMLAHKAN PECAHAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VISUAL KARTU PECAHAN.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENJUMLAHKAN PECAHAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VISUAL KARTU PECAHAN.

Bertolak dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan menjumlahkan pecahan pada siklus II siswa kelas IV SD N II Sirnoboyo termasuk kate- gori tinggi dan mengalami peningkatan menjadi 83,33% dari keseluruhan siswa atau meningkat 16,67% dari siklus I dan te- lah mencapai indikator ketercapaian yaitu 70%. Hal ini berarti bahwa modifikasi media visual kartu pecahan yang digunakan dalam pembelajaran Matematika merupa- kan salah satu alternatif pemecahan masa- lah dalam pembelajaran Matematika siswa sehingga dapat meningkatkan kemampuan menjumlahkan pecahan pada siswa kelas IV SD N II Sirnoboyo.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

171615472 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika

171615472 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika

Pada tingkat sekolah menengah (chuugakkou) dan sekolah menengah atas (koukou) pola pendidikan serupa pun masih diterapkan, namun dengan cara yang berbeda. Pada murid diharapkan dapat dengan aktif memberikan pendapat atau jawaban mengenai suatu masalah umum yang diberikan oleh gurunya. Bahkan para murid pun dengan berani memberitahu yang benar apabila sang guru salah dalam memberi jawaban. Pada musim panas, sekitar pertengahan Agustus, setiap tahun juga diadakan Pertandingan Baseball (Yakyuu) yang diikuti oleh seluruh sekolah seantero Jepang. Melalui seleksi yang ketat, setiap prefektur diwakili oleh satu sekolah. Pada sekolah yang telah lolos akan diadu kembali dalam suatu Kejuaraan yang bernama Koushien, yang diadakan di Lapangan Koushien, di Kobe, Prefektur Hyougo. Mereka bertanding dengan sepenuh tenaga walaupun hari terik dan hujan turun. Teman-teman dan guru pun datang dari tempat yang jauh untuk mendukung tim yang bertanding. Setiap akhir pertandingan walaupun ada tim yang menang atau kalah, walaupun ada yang menangis ataupun tersenyum gembira, selalu diakhiri oleh pemberian hormat, dan saling bersalaman (rei). Disinilah salah satu bukti nyata pendidikan karakter Jepang. Para murid diajarkan untuk berusaha dengan keras dan bekerja sama dalam tim, tapi walaupun kalah ataupun gagal, mereka diajarkan untuk menerimanya dengan lapang dada, dan tidak berbuat curang. Satu hal yang sangat patut dicontoh. Fenomena unik lainnya dapat dilihat pada siswa SLTP dan SMU di sana. Mereka dibolehkan bersepeda ke sekolah, tetapi tidak diizinkan mengendarai sepeda motor apalagi mobil pribadi. Kalau pun terlalu jauh siswa boleh pergi dengan bus kota atau kereta api. Padahal kita semua mafhum bahwa Jepang adalah produsen utama kendaraan bermotor. Perhatikan perilaku siswa-siswi SLTP dan SMU kita, tidak sedikit yang ke sekolah dengan mobil bahkan mengemudinya sendiri. Kita pun sering mendengar keluhan para orangtua yang anak-anaknya mogok sekolah lantaran tidak dibelikan sepeda motor. Betapa manjanya anak-anak kita.
Baca lebih lanjut

311 Baca lebih lajut

S PGSD 1003574 Bibliogrpahy

S PGSD 1003574 Bibliogrpahy

Listia Ardiani, 2014 Penggunaan Media Blaclboard Berpetak untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep pada Materi Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Pecahan Biasa Universitas Pend[r]

2 Baca lebih lajut

S PGSD 1003574 Chapter5

S PGSD 1003574 Chapter5

Guru sangat berperan dalam keberhasilan belajar siswa. Guru diharuskan untuk dapat mempersiapkan pembelajaran dengan matang dan juga mengemas pembelajaran menjadi lebih menarik agar siswa termotivasi untuk belajar. Media blackboard berpetak ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam

4 Baca lebih lajut

S PGSD 1003574 Chapter3

S PGSD 1003574 Chapter3

Pada tahap perencanaan ini peneliti mencari informasi yang ada di kelas tersebut, kemudian mengidentifikasi masalah, menganalisis masalah dan mendapatkan perumusan masalah. Langkah yang dilaksanakan adalah menyusun rencana yang akan dilaksanakan untuk penelitian. Seperti membuat instrumen penelitian (RPP dan LKS) dan instrumen pengumpul data (Lembar Evaluasi dan Lembar Observasi) membuat media dan menyiapkan persiapan yang lainnya yang dibutuhkan dalam proses penelitian.

10 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA KARTU PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KONSEP PECAHAN.

PENGGUNAAN MEDIA KARTU PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KONSEP PECAHAN.

Pada tahun pelajaran 2009/2010 rata- rata hasil belajar matematika pokok bahasan pecahan dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang dicapai adalah 65 dari skala 100. Pada kenyataannya rata-rata hasil bela- jar pecahan masih dibawah KKM yaitu 58. Persentasi ketuntasan siswa hanya 38,5% dari 26 siswa. Pecahan selalu menjadi tan- tangan yang cukup berat bagi siswa, terutama di kelas tiga karena pecahan baru mulai dikenalkan.

5 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBANTUAN MEDIA CENTURY SQUARE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DALAM PENJUMLAHAN PECAHAN BERBEDA PENYEBUT.

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBANTUAN MEDIA CENTURY SQUARE TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP DAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DALAM PENJUMLAHAN PECAHAN BERBEDA PENYEBUT.

Pembelajaran matematika tentang penjumlahan pecahan berbeda penyebut dengan menggunakan media century square diharapkan akan berpengaruh juga pada kemampuan berpikir kreatif siswa. Media ini diharapkan mampu merangsang siswa kreatif menyelesaikan penjumlahan pecahan berbeda penyebut dengan berbagai cara. Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan siswa. Parkin (dalam Arnyana, 2007, hlm. 675) mengemukakan berpikir kreatif adalah “aktivitas berpikir untuk menghasilkan sesuatu yang kreatif dan orisinal ”. Munandar (1992), menyatakan bahwa berpikir kreatif adalah suatu proses berpikir yang menghasilkan bermacam- macam kemungkinan jawaban. Dalam pemecahan masalah apabila seseorang menerapkan kemampuan berpikir kreatif, maka akan menghasilkan banyak ide-ide yang berguna dalam menemukan penyelesaian masalah
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PECAHAN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 MANJUNG KABUPATEN KLATEN.

PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PECAHAN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 MANJUNG KABUPATEN KLATEN.

yang dapat digambarkan sebagai ciri positif dan negatif, anak sudah berkurang sifat egosentrisnya, anak juga telah mampu melihat dari satu dimensi sekaligus mampu menghubungkan dimensi-dimensi tertentu hanya dalam situasi-situasi konkrit. Berdasarkan usia perkembangan kognitif ini, siswa SD masih terikat dengan objek konkrit yang dapat ditangkap oleh panca indera. Pembelajaran matematika yang abstrak, siswa memerlukan alat bantu berupa media, dan alat peraga yang dapat memperjelas apa yang akan disampaikan guru. Selain itu, untuk membuat suatu materi mengendap lama dalam memori siswa, diperlukan adanya pembelajaran melalui perbuatan dan pengertian.
Baca lebih lanjut

245 Baca lebih lajut

T PD 1308115 Chapter1

T PD 1308115 Chapter1

Melihat karakteristik siswa sekolah dasar kelas IV tersebut, maka peneliti akan berupaya semaksimal mungkin dalam merancang penelitian yang disesuaikan dengan keadaan siswa sekolah dasar khususnya kelas IV. Terlebih lagi yang berkenaan dengan penggunaan media century square yang menyesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar kelas IV. Media ini direncanakan akan digunakan pada penelitian yang berkaitan dengan materi penjumlahan pecahan berbeda penyebut yang diharapkan akan membantu dalam meningkatkan pemahaman konsep dan berpikir kreatif matematis siswa.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S PGSD 1003574 Chapter1

S PGSD 1003574 Chapter1

Wahyudin (2008, hlm. 1.1) mengemukakan bahwa “pendidikan adalah humanisasi, yaitu upaya memanusiakan manusia atau upaya membantu manusia agar mampu mewujudkan diri sesuai dengan martabat kemanusiaanny a.” Sedangkan Somarya dan Nuryani dalam bukunya Landasana Pendidikan (2010) mengemukakan pendidikan secara luas : pendidikan itu hidup, pengalaman hidup selama kehidupan itu berlangsung, dan segala hal yang berpengaruh terhadap pertumbuhan seorang individu. Sedangkan secara sempit pendidikan itu merupakan kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di lingkungan pendidikan yang formal (sekolah). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan secara umum mempunyai arti: suatu proses dalam kehidupan manusia untuk mengembangkan diri untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupannya sehingga menjadi individu yang terdidik.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

S PGSD 1003492 Chapter3

S PGSD 1003492 Chapter3

Pada penelitian ini rencana siklus yang akan dilakukan sebanyak dua buah siklus, apabila pada saat pelaksanaannya kemampuan representasi yang diharapkan belum tercapai jika waktu dan tempat memungkinkan, peneliti akan melakukan lebih dari dua siklus yang seperti sebelumnya telah direncanakan. 2. Instrumen Tes

15 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA BLOK PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN PECAHAN SEDERHANA.

PENGGUNAAN MEDIA BLOK PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN PECAHAN SEDERHANA.

Dari hasil wawancara antara peneliti dengan guru serta wawancara dengan murid setelah diadakan tindakan diperoleh infor- masi bahwa dengan adanya penggunaan me- dia blok pecahan pada pembelajaran penjum- lahan bilangan pecahan sederhana dapat ter- bantu, apalagi ditunjang dengan petunjuk penggunaan dan pembuatan media blok pe- cahan baik untuk penjumlahan pecahan ber- penyebut sama maupun penjumlahan bilang- an pecahan berpenyebut tidak sama. Hal ini mendorong siswa lebih aktif dan kreatif se- hingga kemampuan siswa menjadi semakin meningkat. Pembelajaran dengan mengguna- kan media blok pecahan lebih menyenangkan dibandingkan dengan cara mengajar yang bi- asa dilakukan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

S PGSD 1003492 Title

S PGSD 1003492 Title

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi yang berjudul, “ PENGGUNAAN MEDIA KOMIK PECAHAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS (Pada Siswa Kelas IV SDN 2 Cibodas) ” ini beserta seluruh isinya adalah benar-benar karya saya sendiri, dan saya tidak melakukan penjiplakan atau pengutipan dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan etika ilmu yang berlaku dalam masyarakat keilmuan. Atas pernyataan tersebut, saya siap menanggung resiko/sanksi apabila dikemudian hari ditemukan adanya pelanggaran etika keilmuan atau ada klaim dari pihak lain terhadap keaslian karya saya ini.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

S PGSD 1003492 Bibliography

S PGSD 1003492 Bibliography

Adhar, L. (2012). Jurnal Penelitian Pendidikan vol.13.no 2. Pembelajaran Matematika Dengan Metode Penemuan Terbimbing. Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP. [Online]. Tersedia di: https://www.jurnal.UPI.edu. [Diakses 30 Maret 2014]

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...