Top PDF PENGOLAHAN BAHAN PANGAN BUAH SEGAR MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN BUAH SEGAR MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN BUAH SEGAR MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN

Selain memberikan manfaat sebagai wadah penyajian kemasan dan penyajian, juga berhubungan dengan cara menampilkan produk/hasil olahan pangan dalam bentuk menarik. Bentuk yang menarik akan menambah selera saat menyantapnya atau tertarik untuk membeli produk olahan pangan tersebut. Banyak penjual makanan atau restoran yang memberikan tampilan unik, eksotis, dan berkarakter pada penyajian dan kemasan produknya. Eksplorasi penggunaan bahan penyajian hidangan pun sangat variatif sekali. Ada yang menggunakan gerabah ataupun batok kelapa yang didesain menjadi gelas cantik. Ada yang membuat kemasan dengan modifikasi bahan, seperti plastik dan kertas. Oleh karena itu, saat ini bisnis kemasan dan wadah penyajian memiliki prospek menguntungkan. Kreativitas kita sangat dibutuhkan untuk dapat menciptakan wadah penyajian maupun kemasan.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

Bab 5 Pengolahan Bahan pangan Buah Segar Menjadi Makanan dan Minuman

Bab 5 Pengolahan Bahan pangan Buah Segar Menjadi Makanan dan Minuman

Teknik menumis (sauteing) adalah teknik memasak dengan menggunakan sedikit minyak olahan dan bahan makanan yang telah dipotong kecil atau diiris tipis yang dikerjakan dalam waktu sebentar dan cepat, diaduk-aduk, serta ditambah sedikit cairan sehingga sedikit berkuah/basah. Biasanya cairan yang ditambahkan adalah saus, cream, dan sejenisnya yang dimasukkan pada saat terakhir proses pemasakan. Sebelum menumis hendaknya potongan/irisan bahan makanan dipersiapkan terlebih dahulu. Panaskan wajan terlebih dahulu, kemudian isi minyak goreng sedikit dan panaskan. Gunakan wajan yang besar agar potongan bahan makanan saat dimasukkan tidak penuh sesak sehingga memudahkan saat melakukan tumis dan dapat matang secara merata. Agar lebih sehat, hindari penggunaan lemak jenuh. Gunakan minyak zaitun atau minyak kanola yang mengandung minyak sehat dan membantu menurunkan kadar kolesterol berbahaya. d. ;LRUPR 4LTHUNNHUN Baking)
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

4.Silabus Prakarya Pengolahan SMP Kls 7 sc

4.Silabus Prakarya Pengolahan SMP Kls 7 sc

 Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan bahan, alat, teknik dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk olahan pangan buah dan sayuran menjadi minuman segar yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan

14 Baca lebih lajut

Pengolahan Bahan Pangan Setengah Jadi dari Serealia, Kacang-kacangan, dan Umbi menjadi makanan Khas Wilayah Setempat

Pengolahan Bahan Pangan Setengah Jadi dari Serealia, Kacang-kacangan, dan Umbi menjadi makanan Khas Wilayah Setempat

Tidak mengherankan jika industri kuliner saat ini tumbuh sangat subur. Beberapa hal yang mengindikasikannya adalah pola konsumsi masyarakat yang mulai bergeser ke masakan dan minuman jadi, serta jumlah usaha makanan atau restoran terus meningkat. Perkembangan industri bisnis kuliner di Indonesia khususnya di Jakarta terlihat sangat maju, bahkan sudah hampir menyamai perkembangan kuliner di negara-negara maju seperti di USA, Prancis, Australia, Jepang, Thailand, dan Inggris. Kemajuan itu terlihat baik dalam hal penampilan maupun keanekaragaman jenis masakannya dan juga karena menyediakan ruang bagi konsumen untuk bisa berkumpul dengan komunitasnya melalui layanan ruangan maupun jasa lainnya.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Uji Daya Simpan Dan Organoleptik Selai Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L. Pair) Dengan Penambahan Gula Pasir Dan Madu.

PENDAHULUAN Uji Daya Simpan Dan Organoleptik Selai Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas L. Pair) Dengan Penambahan Gula Pasir Dan Madu.

Selai dan roti dapat digunakan sebagai pengganti nasi pada pagi, siang atau malam hari. Bahan dasar selai umumnya terbuat dari buah- buahan dan kacang. Selai adalah sebuah produk makanan semi basah yang dapat dioleskan yang terbuat dari pengolahan buah-buahan, dengan atau tanpa gula, dan penambahan bahan pangan yang dijinkan (BSN, 2008).Menurut Anonim (2004) mendefinisikan selai sebagai produk olahan buah-buahan, baik berupa buah segar, buah beku, buah kaleng, maupun campuran ketiganya dalam proporsi tertentu terhadap gula (sukrosa) dengan atau tanpa tambahan air.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

RPP Pembelajaran Berbasis Proyek_Prakarya_2 Des 2016

RPP Pembelajaran Berbasis Proyek_Prakarya_2 Des 2016

1. Siswa secara berkelompok mengerjakan tugas untuk mengidentifikasi jenis makanan yang bisa dibuat dari bahan pangan buah segar, teknik pengolahan makanan, tahapan pembuatan, penyajian dan kemasan makanan dari bahan pangan buah segar. Guru memandu tugas siswa dengan menyediakan lembar kerja siswa (LKS-2, terlampir). Siswa menggunakan referensi dari buku siswa dan hasil tugas dari rumah (referensi resep) untuk mengerjakan tugas tersebut. 2. Kelompok siswa yang paling cepat menyelesaikan tugasnya
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN HASIL SAMPING SAYURAN MENJADI PRODUK PANGAN

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN HASIL SAMPING SAYURAN MENJADI PRODUK PANGAN

Penyajian dan pengemasan memegang peranan penting dalam produksi pengolahan pangan. Mengapa? Tujuan dalam menyajikan makanan di piring/wadah adalah untuk menciptakan pengalaman bersantap yang menggoda seluruh indra, bukan hanya lidah sebagai indra perasa. Dengan penyajian olahan pangan/makanan yang menarik akan membangkitkan peredaran darah atau cairan dalam tubuh yang dapat membantu penyerapan nutrisi yang terkandung dalam makanan tersebut. Ini dapat dikatakan bahwa olahan pangan yang menarik lebih sehat daripada yang tidak menarik. Dengan ditonjolkannya nilai estetik pada olahan makanan akan menimbulkan nafsu makan dan memberi kesan yang mendalam bagi konsumen. Selain itu, penyajian merupakan prinsip dari hygiene dan sanitasi makanan. Penyajian olahan pangan (makanan dan minuman) yang kurang memperhatikan kebersihan dan kerapian dapat mengurangi selera makan konsumen dan juga dapat menjadi penyebab kontaminasi bakteri.
Baca lebih lanjut

22 Baca lebih lajut

Silabus Prakarya Pengolahan VII

Silabus Prakarya Pengolahan VII

Membuat laporan portofolio dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto dan gambar yang mendeskripsikan bahan, alat, teknik dan proses pembuatan dengan tampilan menarik terhadap produk olahan pangan buah dan sayuran menjadi makanan cepat saji yang dibuatnya sebagai pemahaman akan pengetahuan/ konseptual dan prosedural, serta mempresentasikan di kelas.

9 Baca lebih lajut

Bab VII. Prakarya Kelas 7. Database www.dadangjsn.blogspot.com

Bab VII. Prakarya Kelas 7. Database www.dadangjsn.blogspot.com

Pangan yang kita makan banyak sekali ragamnya dan bentuk pengolahannya. Setiap daerah Nusantara memiliki produk olahan makanan dan minuman khas. Dulu manusia memakan langsung makanan yang diperoleh dari alam dalam bentuk segar, tanpa proses pemasakan/pengolahan terlebih dahulu. Sekarang dengan kemajuan teknologi, produksi buah dan sayuran melimpah, maka perlu dipikirkan pengolahan hasil pangan tersebut. Oleh karenanya, berkembanglah alat penunjang aktivitas manusia yang diciptakan untuk mengolah makanan. Walaupun buah-buahan dan sayuran masih tetap banyak diminati jika dimakan segar. Pada akhirnya, makanan pun semakin beragam, baik dari segi rasa, penampilan maupun penyajiannya atau kemasannya.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

PENGUKURAN EFEKTIVITAS IKLAN PRODUK MINUMAN SARI APEL AGRO KUSUMA BERDASARKAN RESPON MASYARAKAT DI KOTA MALANG MENGGUNAKAN MODEL AIDA

PENGUKURAN EFEKTIVITAS IKLAN PRODUK MINUMAN SARI APEL AGRO KUSUMA BERDASARKAN RESPON MASYARAKAT DI KOTA MALANG MENGGUNAKAN MODEL AIDA

Untuk mengantisipasi persaingan yang ada, maka selain didistribusikan dalam bentuk buah segar ke berbagai kota, apel Batu juga diolah menjadi beberapa macam bentuk makanan dan minuman, contohnya menjadi Sari Apel yang sedang giat diproduksi oleh sebuah industri pengolahan buah apel di Kota Batu. Pengolahan apel segar menjadi berbagai macam makanan dan minuman ini bertujuan untuk memperkaya jenis makanan khas daerah serta melawan serangan apel segar dari luar negeri

2 Baca lebih lajut

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN HASIL SAMPING BUAH MENJADI PRODUK PANGAN

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN HASIL SAMPING BUAH MENJADI PRODUK PANGAN

Berat kulit buah pisang ternyata mencapai 40% dari berat total pisang segar. Ini artinya kulit pisang memiliki gizi yang baik. Kandungan kulit pisang memiliki gizi, antara lain kandungan air tinggi, karbohidrat yang tinggi, protein, kalsium yang tinggi, fosfor, besi, vitamin B, dan vitamin C. Adanya kandungan kalsium yang tinggi pada kulit pisang menjadi salah satu alasan untuk menciptakan produk pangan dari kulit pisang. Kalsium sangat baik untuk pembentukan tulang dan gigi. Kalsium merupakan mineral yang paling dibutuhkan di semua jaringan tubuh, khususnya tulang. Selain itu, kulit buah pisang memiliki aktivitas sebagai antioksidan Åavonoid yang tinggi dibandingkan daging buahnya dan bermanfaat untuk mengurangi kerusakan oksidatif pada penderita diabetes mellitus.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN SAYURAN MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN KESEHATAN

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN SAYURAN MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN KESEHATAN

Teknik memasak dengan menggunakan sedikit minyak olahan yang dikerjakan dalam waktu sebentar dan cepat, diaduk-aduk, serta ditambah sedikit cairan sehingga sedikit berkuah/basah. Biasanya cairan yang ditambahkan adalah saus, cream, dan sejenisnya yang dimasukkan pada saat terakhir proses pemasakan. Sebelum menumis hendaknya potongan/irisan bahan makanan dipersiapkan terlebih dahulu. Gunakan minyak zaitun atau minyak kanola yang mengandung minyak sehat dan membantu menurunkan kadar kolesterol berbahaya. d. Teknik Memanggang (Baking)

34 Baca lebih lajut

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN HASIL SAMPING BUAH MENJADI PRODUK PANGAN

PENGOLAHAN BAHAN PANGAN HASIL SAMPING BUAH MENJADI PRODUK PANGAN

Kamu telah mempelajari pengolahan bahan pangan buah segar sebagai olahan berbagai minuman dan makanan yang sangat menggugah selera. Apakah kamu sudah memahaminya dengan baik? Setiap kali kamu membuat olahan bahan pangan buah-buahan, tentunya ada hasil samping yang dihasilkan. Hasil samping tersebut ada yang berupa limbah yang hanya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos, ada yang berupa bahan dasar kerajinan dan ada pula yang masih dapat dimanfaatkan sebagai produk pangan. Kegiatan mengolah hasil samping minyak kegiatan mendaur ulang (reuse), yaitu menggunakan kembali bahan yang seharusnya sudah dibuang, dan recycle, yaitu mengolah kembali agar menjadi bahan berguna. Jika hasil samping tersebut tidak diolah lagi, akan banyak sampah di lingkungan kita. Dengan mendaur ulang, sebagai makhluk sosial, kamu telah melakukan kegiatan peduli lingkungan. Oleh karna itu, mulailah dari diri sendiri untuk perbuatan baik tersebut.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Silabus Prakarya Pengolahan VIII

Silabus Prakarya Pengolahan VIII

 Membuat dan menyajikan produk olahan bahan pangan serelia dan umbi menjadi bahan pangan setengah jadi dengan cara/teknik dan prosedur yang tepat dengan menunjukkan sikap bekerjasama, toleransi, disiplin, tanggung jawab dan peduli akan kerapihan dan kebersihan lingkungannya.  Membuat laporan portofolio

15 Baca lebih lajut

Bahan Tambahan Pangan Dalam Produk Makanan/Minuman/Kosmetik

Bahan Tambahan Pangan Dalam Produk Makanan/Minuman/Kosmetik

FDA (U.S. Food and Drug Administration, 2014) menganggap penambahan MSG pada makanan menjadi "umumnya diakui sebagai aman/generally recognized as safe" (GRAS). Tetapi memang ada dua kelompok yang menunjukkan reaksi akibat konsumsi MSG ini. Pertama adalah kelompok orang yang sensitif terhadap MSG yang berakibat muncul keluhan berupa : rasa panas di leher, lengan dan dada, diikuti kakukaku otot dari daerah tersebut menyebar sampai ke punggung. Gejala lain berupa rasa panas dan kaku di wajah diikuti nyeri dada, sakit kepala, mual, berdebar-debar dan kadang sampai muntah. Sndrom ini terjadi segera atau sekitar 30 menit setelah konsumsi, dan bertahan selama sekitar 3 – 5 jam. (Ardyanto, 2004).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Gambaran Hygiene Sanitasi Penyelenggaraan Makanan Dan Keberadaan Bakteri Escherichia Coli Pada Makanan Di Instalasi Gizi Rumah Sakit Hajar Medan Tahun 2016

Gambaran Hygiene Sanitasi Penyelenggaraan Makanan Dan Keberadaan Bakteri Escherichia Coli Pada Makanan Di Instalasi Gizi Rumah Sakit Hajar Medan Tahun 2016

Rumah sakit kelas E merupakan rumah sakit khusus (special hospital) yang menyelenggarakan hanya satu macam pelayanan kedokteran saja. Pada saat ini banyak tipe E yang didirikan pemerintah, misalnya rumah sakit jiwa, rumah sakit kusta, rumah sakit paru, rumah sakit jantung, dan rumah sakit ibu dan anak. Rumah Sakit kelas E mempunyai potensi besar menurunkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama yang berasal dari aktivitas medis. Sampah rumah sakit dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu sampah medis dan sampah non medis. Untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan perlu adanya langkah- langkah penanganan dan pemantauan lingkungan.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Jual Sop Buah Es Buah Es Buah Segar

Jual Sop Buah Es Buah Es Buah Segar

Sop buah, siapa sih yang tidak mengenal minuman yang berasal dari campuran buah yang satu ini? Sop buah merupakan sebuah minuman yang terbuat dari bergaia macam buah dan semunanya di kombinasikan menjadi satu, sehingga rasa yang segar, nikmat dan juga rasanya yang menggoda tersebut akan menggoda setiap orang yang melihat dan merasakannya.

2 Baca lebih lajut

Sifat Fisik Tepung Kulit Buah Naga Merah pada Pengeringan Matahari dan Oven dengan Penutupan Kain Hitam - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Sifat Fisik Tepung Kulit Buah Naga Merah pada Pengeringan Matahari dan Oven dengan Penutupan Kain Hitam - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

yang tepat. Metode pengeringan yang tepat tidak harus dilakukan dengan cara yang sulit dan tidak harus dengan biaya yang mahal. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mencegah hilangnya zat kimia dalam bahan dapat dilakukan dengan cara mengeringkan bahan tanpa terkena matahari atau terkena panas secara langsung. Salah satu contoh metode pengeringan yang tidak terkena matahari atau panas secara langsung yaitu metode pengeringan dengan cara diangin-anginkan. Metode pengeringan dengan cara diangin-anginkan dapat mencegah hilangnya zat kimia dalam hal ini antosianin karena pengeringan tersebut bahan tidak terkena panas secara langsung, tetapi metode pengeringan ini membutuhkan waktu yang lama untuk bahan kering dengan maksimal.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN DAN PENGOLAHAN BUAH SUKUN MENJADI TAPE SEBAGAI MAKANAN KHAS TRADISIONAL.

PEMANFAATAN DAN PENGOLAHAN BUAH SUKUN MENJADI TAPE SEBAGAI MAKANAN KHAS TRADISIONAL.

Sementara itu, sukun adalah nama sejenis pohon yang berbuah. Buah sukun tidak berbiji dan memiliki tekstur yang empuk, yang mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Karena itu, orang-orang Eropa mengenalnya sebagai "buah roti" (Ingg.: breadfruit; Bld.: broodvrucht, dll.).

25 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...