Top PDF Pengolahan Limbah Denim Menggunakan Eksplorasi Teknik Surface Textile Design pada Produk Fesyen

Pengolahan Limbah Denim Menggunakan Eksplorasi Teknik Surface Textile Design pada Produk Fesyen

Pengolahan Limbah Denim Menggunakan Eksplorasi Teknik Surface Textile Design pada Produk Fesyen

Fashion is growing in Indonesia with various latest trends. One of them is denim that has many enthusiasts in the fashion world because it becomes a casual clothing that can be used daily. But the more denim productions are made by home industry and garment industry makes so many denim waste produced. Denim waste will then be burned by waste collectors if no further processing is being done and it produce air pollution in the society. Utilization of denim waste can be done by treating the waste using surface textile design techniques to the waste that will have a higher aesthetic value. The purpose of this design is to create a fashion product in the form of Ready to Wear clothing with the application of added waste denim to attract the attention of fashionista that waste can be utilized properly. The research method used by writer is qualitative method in the form of observation, interview, literature study and exploration to produce the composition of waste that will be used.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Pengolahan Secondhand Denim Menggunakan Teknik Surface Textile Design Yang Terinspirasi Dari Motif Mega Mendung

Pengolahan Secondhand Denim Menggunakan Teknik Surface Textile Design Yang Terinspirasi Dari Motif Mega Mendung

Abstrak Meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap produk fashion, menyebabkan proses produksi pakaian terus meningkat. Ketertarikan konsumen terhadap produk fashion yang terus berganti menjadikan pakaian lama akan ditinggalkan dan konsumen akan mulai menggunakan produk baru, yang menyebabkan pakaian lama layak pakai tidak lagi digunakan dan menumpuk.Di Indonesia, terutama di Kota Bandung, terdapat banyak tempat penjualan pakaian bekas (secondhand) salah satunya yang terbesar adalah di Pasar Cimol Gedebage. Dari hasil observasi yang mahasiswa lakukan, pakaian berbahan denim adalah yang paling berpotensi di Pasar cimol Gedebage, karena memiliki karakter bahan yang kuat dan timeless. Selain potensi terdapat pula kekurangan seperti modelnya yang out of date.Dengan potensi dan kekurangan yang dimiliki pakaian secondhand denim, mahasiswa akan memanfaatkan potensinya serta menanggulangi kekurangannya dengan cara mengolah dan mengaplikasikan teknik surface textile design dengan menambahkan lokal konten motif Mega Mendung dari Cirebon, karena motif batik Mega Mendung akrab dan diterima oleh masyarakat Indonesia hingga dikenal ke mancanegara.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Penerapan Gaya Memphis pada Produk Aksesoris Fesyen menggunakan Teknik Surface Textile Design

Penerapan Gaya Memphis pada Produk Aksesoris Fesyen menggunakan Teknik Surface Textile Design

Illustrator (AI). Software ini mempermudah mahasiswa untuk mengeksplorasi elemen gaya Memphis sehingga menghasilkan komposisi yang eksploratif. Komposisi elemen Memphis dari warna dan bentuk dirancang dengan pendekatan teori rupa desain yaitu harmoni, proporsi, balance, irama, aksen, kesatuan, garis, arah, bentuk tiga dimensi, ukuran, dan warna. Sehingga komposisi lanjutan ini berbeda dengan eksplorasi awal.

16 Baca lebih lajut

PENGOLAHAN LIMBAH DENIM MENGGUNAKAN EKSPLORASI DESIGN PADA PRODUK FESYEN

PENGOLAHAN LIMBAH DENIM MENGGUNAKAN EKSPLORASI DESIGN PADA PRODUK FESYEN

Denim merupakan material kain yang kokoh terbuat dari katun twill yang digunakan untuk membuat produk jeans. Warna biru dari jeans merupakan hasil pewarnaan dari tanaman indigo yang telah dipergunakan sejak 2500 tahun sebelum masehi. Kain denim awalnya digunakan untuk para pekerja tambang karena daya tahannya yang sangat kuat sehingga tidak mudah rusak.

14 Baca lebih lajut

PRELIMINERY DESIGN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK PABRIK

PRELIMINERY DESIGN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK PABRIK

Secara umum limbah cair domestik mengandung senyawa organik yang mudah terurai dengan mikroorganisme. Untuk mengolah air yang mengandung senyawa organik umumnya menggunakan teknologi pengolahan air limbah secara biologis atau gabungan antara proses biologis dengan proses kimia fisika. Proses secara biologis tersebut dapat dilakukan pada kondisi aerobik (dengan udara), kondisi anaerobik (tanpa udara). Untuk sistem pengolahan air limbah domestik yang dihasilkan dari karyawan pabrik digunakan proses gabungan antara proses anaerobik dan aerobik (2) , karena memiliki keunggulan sebagai berikut (2) :
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengolahan Limbah Tekstil dengan Teknik Mixed Media untuk Pembuatan Produk Fashion Accessories

Pengolahan Limbah Tekstil dengan Teknik Mixed Media untuk Pembuatan Produk Fashion Accessories

Berdasarkan tabel eksplorasi awal di atas dapat disimpulkan bahwa pada eksplorasi awal teknik yang digunakan cenderung kepada pemanasan heat gun, beberapa kain berhasil seperti brukat, satin polos, jacquard, ceruty dan organza, namun ada juga yang gagal seperti sutra, sifon corak, satin bustier dan satin opnesel karena hasil pemanasan heat gun yang seharusnya bergelembung tidak nampak sempurna pada kain tersebut. Adapun teknik lain yang digunakan yaitu sulam, namun hasilnya tidak efektif karena terlalu tebal dan sulit terbentuk motif. Pada teknik cutting untuk membuat bunga hasilnya kurang optimal dan cenderung menyita waktu, oleh karena itu akan dilakukan teknik laser cut pada eksplorasi selanjutnya. Pada bunga yang menggunakan kain velvet atau beludru hasilnya terlalu lemas dan kurang optimal jika diaplikasikan pada produk fungsional. Dari beberapa teknik yang telah dilakukan terpilihlah teknik heat gun, cutting, jahit dan bordir, sedangkan untuk materialnya yaitu sifon, brukat, jacquard, crinoline, satin polos, organza, untuk sutra akan tetap digunakan namun akan dibuat dengan teknik selain heat gun, kemungkinan teknik dan material akan di mixed lagi.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

TEKNIK PENGOLAHAN LIMBAH CAIR AMAL GAMASI MENGGUNAKAN METODE KOAGULASI DAN ABSORBSI

TEKNIK PENGOLAHAN LIMBAH CAIR AMAL GAMASI MENGGUNAKAN METODE KOAGULASI DAN ABSORBSI

Gambar desain alat dapat dilihat pada (Gambar 5). Alat pengolahan limbah cair amalgamasi ini secara garis besar terbagi menjadi dua bagian proses yaitu proses koagulasi dan absorbsi. Meja tangki terbuat dari kayu mahoni. Proses koagulasi terjadi pada tangki koagulasi. Kemudian air limbah hasil koagulasi ditampung di tangki air hasil koagulasi setelah itu langsung mengalir ke kolom absorbsi. Kedua tangki masing-masing memiliki diameter 30 cm dan tinggi 32 cm (volume 22,6 L). Kolom absorbsi merupakan pipa PVC dengan diameter 2 inci (5,08 cm) dan panjang 12 cm (volume 235,5 mL). Kolom absorbsi diisi oleh absorben sebanyak 140 gram dan pada bagian bawah absorben diberi kain berukuran 200 mesh (Gambar 6). Kolom absorbsi tidak dilem sehingga sewaktu-waktu dapat dilepas dengan mudah. Untuk feeding air limbah menggunakan gayung plastik.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Pengolahan Limbah Tekstil dengan Teknik Mixed Media untuk Pembuatan Produk Fashion Accessories

Pengolahan Limbah Tekstil dengan Teknik Mixed Media untuk Pembuatan Produk Fashion Accessories

Berdasarkan tabel eksplorasi lanjutan di atas dapat disimpulkan bahwa pada eksplorasi lanjutan cenderung menggunakan teknik baru yaitu layering dan quilting untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah yang ada, namun ada juga tambahan teknik lain seperti cabut serat, smocking, laser cut, ruffle, gypsum, clay, glue gun dan cat. Untuk material menggunakan lace, jaring, tulle, embroidery, sifon dan katun sebagai tambahannya. Teknik gypsum dan clay termasuk gagal karena hasilnya terlalu kaku dan jika terkena air mudah hancur. Pada eksplorasi lanjutan ini telah dilakukan pembentukan komposisi namun masih tidak sesuai image board dan tidak berdasarkan prinsip desain ataupun unsur rupa.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Perancangan Visual Book Sejarah Dan Perkembangan Denim Di Indonesia Dengan Menggunakan Teknik Kolase

Perancangan Visual Book Sejarah Dan Perkembangan Denim Di Indonesia Dengan Menggunakan Teknik Kolase

disajikan oleh para perancang busana ternama. Para Selebriti juga memiliki peran besar dalam mempopularkan denim ke seluruh dunia. Perancang busana seperti Era Soekamto dan Ichwan yang berkolaborasi untuk label mereka, Urban Crew yang ditujukan bagi mereka usia muda. Carmanita pun memakai denim rancangan tahun 2002-nya. Ronald V Gaghana membuat rancangan dengan tampilan yang berbeda. Dia memadukannya dengan gaya romantis jaket denim yang berwarna coklat pasir itu dikoyak-koyak. Tetapi dipadukan dengan rok sutera sifon yang lembut. Lalu masih digunakan lagi dengan penggunaan kalung mutiara yang memberi kesan mewah dan anggun. (http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/perkembangan-jeans/,diakses pada 5 oktober 2013).
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Pengembangan Eksplorasi Tekstil Menggunakan Pasta Puff dengan Inspirasi Visual Trypophobia untuk Tas Fesyen

Pengembangan Eksplorasi Tekstil Menggunakan Pasta Puff dengan Inspirasi Visual Trypophobia untuk Tas Fesyen

Teknik printing merupakan teknik dalam surface design yang populer digunakan oleh desainer dunia, sehingga setiap tahunnya akan ada koleksi busana yang menggunakan teknik tersebut pada suatu peragaan. Walaupun populer, belum ada desainer tekstil maupun desainer fesyen yang menggunakan pasta puff sebagai elemen dekoratif utamanya. Pasta puff adalah tinta sablon yang umum digunakan dalam industri. Meski banyak digunakan dalam industri sablon, puff yang dihasilkan selalu mengikuti bentuk cetakan yang digunakan. Karena itu, pengolahan secara industrial tidak memiliki banyak variasi pada tampilan visual pasta tersebut. Penelitian ini menawarkan variasi baru yang dapat dihasilkan pasta puff dengan pengolahan non-industrial yang terinspirasi dari objek trypophobia.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengolahan Limbah Tekstil Menggunakan Teknik Mixed Media Pada Busana Secondhand

Pengolahan Limbah Tekstil Menggunakan Teknik Mixed Media Pada Busana Secondhand

1. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di beberapa tempat rumah produksi yang berada di kota Bandung data menyebutkan bahwa limbah tekstil yang diproduksi belum terolah secara maksimal dan hanya dibuang begitu saja. Dengan adanya penelitian ini dapat menjadi inspirasi dalam pengolahan limbah tekstil agar lebih bermanfaat dibanding menjadi sampah yang dibuang begitu saja. Ada banyak teknik yang dapat digunakan untuk mengolah limbah tekstil salah satunya menggunakan teknik mixed media. Dengan penggunaan teknik yang tepat limbah dapat menjadi sesuatu yang lebih bernilai dari hanya sekedar sampah.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN HASIL PENGOLAHAN LIMBAH KERTAS PADA PRODUK TAS DENGAN TEKNIK PAPER FOLDING

PEMANFAATAN HASIL PENGOLAHAN LIMBAH KERTAS PADA PRODUK TAS DENGAN TEKNIK PAPER FOLDING

Nama Penulis ke-1 secara baik oleh pemerintah di Indonesia. Salah satu upaya pemerintah terhadap masalah tersebut hanya mengurangi volume sampah. Usaha pengurangan atau minimalisasi volume sampah antara lain dengan melakukan daur ulang sampah kertas. Namun sampah kertas sebagai salah satu bahan baku industri daur ulang saat ini belum terkelola dengan baik. Sehingga dalam hal ini material atau bahan yang digunakan merupakan limbah kertas khususnya jenis HVS. Mengingat tujuan awal penulis dalam pemilihan topik ini adalah mengetahui hasil pemanfaatan pengolahan limbah kertas menjadi sebuah produk bermutu, maka produk yang dihasilkan haruslah memiliki nilai fungsional dan dekoratif. Hal ini sesuai dengan prinsip dasar sebuah handbag. Bentuk handbag yang berstruktur klasik hingga yang tidak berstruktur dan pemilihan material yang digunakan secara luas menjadikan produk handbag sebagai pemilihan produk kriya yang memiliki keunikan.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaplikasian Teknik Block Printing Dengan Inspirasi Aksara Sunda Sebagai Produk Fesyen

Pengaplikasian Teknik Block Printing Dengan Inspirasi Aksara Sunda Sebagai Produk Fesyen

Abstract Block Printing is one of the first textile printing techniques that has more value and its own characteristics. but over time the hand-blocked textile technique suffered a setback due to the diminishing community of its makers and the rapidly advancing technology. As for one of the Sundanese tribes' relics, the Sundanese alphabet, according to Gita Tresna Sakti (2012), currently the government's efforts in the introduction and preservation of Sundanese scripts have not received a satisfactory response from the community. In connection with these two things, the author was inspired to use the Block Printing Technique which is one of the Techniques in the fashion world as a technique for applying Sundanese script as a textile pattern in a fashion product in the form of Ready to Wear deluxe clothing as an effort to reintroduce both Block Printing and Sundanese script to the younger generation so as not to be forgotten as with the times.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pengembangan Teknik Woodblock Printing dan Pasta Puff pada Material Tekstil untuk Produk Fesyen

Pengembangan Teknik Woodblock Printing dan Pasta Puff pada Material Tekstil untuk Produk Fesyen

mdf, dari semua jenis kayu yang tepilih ada kayu jati karena pada umumnya kayu jati memiliki ketahanan lebih lama dan memiliki tekstir tambahan pada permukaan kayu jati. dalam proses pewarnaan woodblock printing ada beberapa teknik salah satunya direct block printing, dimana block tersebut dicap langsung lalu dicetakan pada permukaan kain, jenis pewarna yang digunakan dalam eksplorasi yaitu soft ink fabric, folks, dan acrylic, yang cocok dalam proses penelitian ini pewarna yang digunakan soft ink fabric. Sehingga penulis menemukan sebuah potensi untuk mengembangkan woodblock printing dan pasta puff untuk menghasilkan sebuah motif yang memiliki tekstur pada permukaan kain linen leno. Dalam proses tersebut, maka penulis akan menggunakan kayu jati sebagai media woodblock, tinta soft ink fabric untuk teknik pewarnaan direct block printing dan material kain yang digunakan linen leno. Penerapan motif tersebut pada busana ready to wear duluxe, karena dalam proses pembu- atan tersebut masih handmade dan dibuat secara satu persatu.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

INOVASI PRODUK KERAJINAN MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH PADAT (RECYCLE) INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JATI

INOVASI PRODUK KERAJINAN MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH PADAT (RECYCLE) INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JATI

Tujuan utama program kegiatan yakni meningkatkan efisiensi dan produktifitas pada industri pengolahan kayu dengan memanfaatkan limbah padat sisa produksi pada perusahaan Wasiat Jati Klaten. Adapun sisa produksi yang dimaksud meliputi tatal gergaji, debu, dan sebetaan kayu. Upaya tersebut yakni dengan mengolah limbah menjadi produk kerajinan dan mebel. guna menciptaan sinergitas antar industri kerajinan di Klaten, desain produk yakni dipadukan dengan produk-produk hasil kerajinan yang terdapat di Kabupatan Klaten, khususnya yang tergabung dalam klaster industri. Klaster yang dimasud meliputi klaster industri kerajinan lurik, pengecoran logam, mebel, dan gerabah. Bentuk program kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut yakni dengan pelatihan, pendampingan, pengadaan peralatan dan perlengkapan, dan pameran produk. Pelatihan yang dimaksud adalah pelatihan pengolahan limbah padat sisa produksi pengolahan kayu, pengadaan alat meliputi alat pencetak, alat pengayak, alat pengaduk, alat pengering, dan alat display pameran. Beberapa kegiatan tersebut selanjutnya akan didistribusikan dalam tiga tahun berdasarkan skala prioritas dan atau berdasarkan pada proses atau urutan aktifitasnya.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

pengolahan limbah tahu menjadi berbagai produk makanan

pengolahan limbah tahu menjadi berbagai produk makanan

Limbah industri menjadi salah satu bagian lingkungan yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, apalagi limbah industri rumah tangga yang secara umum belum dikelola dengan baik. Jika penanganan limbah yang dihasilkan industri seperti industri rumah tangga tidak tepat, maka limbah dapat menurunkan kualitas dari lingkungan sekitarnya dan akhirnya dapat merugikan ekosistem. Oleh karena itulah maka pengelolaan limbah industri rumah tangga menjadi suatu kewajiban yang harus dilakukan dan tidak bisa dihindari oleh para pemilik dan pengelola industri. Pada dasarnya, limbah adalah bahan yang terbuang atau dibuang dari hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pengaplikasian Teknik Woodblock Printing pada Material Tekstil dengan Inspirasi Motif Batik Klasik untuk Produk Fesyen

Pengaplikasian Teknik Woodblock Printing pada Material Tekstil dengan Inspirasi Motif Batik Klasik untuk Produk Fesyen

Abstract Woodcut or woodblock printing is the oldest graphic art media in the West, developing around the year 1400s. From the 5th century BC until now textile printing was considered the right method to introduce the color and design of the motif that would be applied to the surface of the fabric. Brands and designers who use woodblock printing techniques in their works such as Jaitexart, Studio Bagru and SZ Blockprints. The resulting texture from woodblock is unique and has its own peculiarities. Based on this description, the author would like to try applying wood block printing techniques with the direct coloring method and coloring using barriers with qualitative research methods that are, observation, literature and exploration. The final result of this research is textile products in the form of fabric that will be applied to fashion products that are outer and kaftan with classic batik pattern using Woodblock printing techniques.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

DESIGN ALAT SEDIMENTASI DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI MINYAK KELAPA SAWIT

DESIGN ALAT SEDIMENTASI DALAM PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI MINYAK KELAPA SAWIT

Pengolahan air limbah industri minyak kelapa sawit atau yang lebih dikenal dengan Palm Oil Mill Effluent (POME) di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dilakukan dengan kolam-kolam terbuka, yang terdiri dari lebih dari 4 buah kolam. Namun, secara teknis kolam-kolam tersebut tidak pernah dioperasikan dan dipelihara dengan benar dan baik. Sehingga air limbah yang dibuang ke sungai belum memenuhi standart baku mutu yang diizinkan yang dapat merusak lingkungan. Design alat sedimentasi ini bertujuan untuk membandingkan alat sedimentasi dalam pengolahan POME yang ada di PKS dengan alat yang di design yang terbukti lebih baik dalam mengolah POME. Proses yang terjadi pada alat ini adalah proses sedimentasi, karena POME yang dibiarkan beberapa waktu akan terpisah menjadi dua lapisan, yaitu air dan lumpur. Alat design ini berbentuk seperti kerucut sehingga proses pengendapan berlangsung lebih cepat dan pemisahan air dan lumpur dapat dilakukan dengan mudah. Dan sebagai pembanding, dibuat juga dalam bentuk balok yang merupakan kolam sedimentasi pada pengolahan POME yang ada di PKS tetapi dalam skala kecil. Volume pada kedua alat ini adalah sebanyak 36 liter POME. Untuk dapat mengetahui efisiensi kedua alat tersebut, maka waktu tinggal dari proses pemisahan POME ini dihitung setiap 1 jam, 3 jam, 6 jam, 10 jam, dan 24 jam untuk masing-masing laju alir 200 L/min, 300 L/min, dan 400 L/min. Dan dari data yang diperoleh, efisiensi alat design I yang berbentuk seperti kerucut lebih baik daripada alat design II yang berbentuk balok. Semakin cepat laju alirnya, maka akan semakin cepat pula waktu tinggalnya, dan semakin baik kerja alat dalam mengolah air limbah industri minyak kelapa sawit. Dari hasil pengolahan POME dengan alat sedimentasi ini juga dapat menghasilkan produk yang bermanfaat. Lumpur dapat dijadikan sebagai pupuk cair organik alternatif pada perkebunan kelapa sawit menggantikan pupuk kimia yang relatif mahal, dan air dapat digunakan lagi ke proses yang membutuhkan. Jadi, Alat sedimentasi ini tidak hanya dapat mengolah POME, tetapi juga dapat memanfaatkannya.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Optimisasi Proses Koagulasi Flokulasi Pengolahan Air Limbah dengan Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) Di Pabrik Gula Kuala Madu PTP. Nusantara II

Optimisasi Proses Koagulasi Flokulasi Pengolahan Air Limbah dengan Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) Di Pabrik Gula Kuala Madu PTP. Nusantara II

Air limbah industri Pabrik Gula Kwala Madu PTP. Nusantara II sebagian besar terdiri dari zat-zat organik selebihnya komponen non organik yang tidak berbahaya. Akan tetapi, air limbah tersebut mempunyai harga COD (chemical oxygen demand) yang cukup tinggi sehingga diperlukan langkah penanganan sebelum dibuang ke lingkungan sebagai efluen atau dimanfaatkan kembali sebagai air pendukung aktivitas industri. Kadar COD (chemical oxygen demand) air limbah yang diperoleh sebesar 81,09 ppm sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu 100 ppm, sehingga perlu dilakukan optimisasi terhadap proses pengolahan limbahnya agar diperoleh kadar COD (chemical oxygen demand) air limbah yang seminimal mungkin, terutama pada proses koagulasi flokulasi. Optimisasi proses koagulasi flokulasi ini menyangkut faktor konsentrasi koagulan, waktu agitasi dan kecepatan pengadukan. Untuk melakukan optimisasi proses koagulasi flokulasi digunakan Response Surface Methodology (RSM) untuk memperoleh suatu persamaan matematis dalam mencapai air limbah dengan kadar COD (chemical oxygen demand) optimal. Penelitian dengan metode RSM memiliki beberapa tahap sebagai berikut: pembuatan model orde pertama, pengujian model orde pertama, melakukan prosedur steepest descent, pembuatan model orde kedua, pengujian model orde kedua dan penentuan titik optimum faktor.
Baca lebih lanjut

166 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...