Top PDF Pengujian Perda Oleh Lembaga Eksekutif Dan Yudikatif

Pengujian Perda Oleh Lembaga Eksekutif Dan Yudikatif

Pengujian Perda Oleh Lembaga Eksekutif Dan Yudikatif

pengundangan peraturan tersebut. 333 Batasan waktu ini tentu berimplikasi terhadap terbatasnya hak warga negara untuk mengajukan permohonan pengujian peraturan yang dianggap bermasalah dikemudian hari setelah 180 (seratus delapan puluh) hari yang dibatasi oleh Mahkamah Agung tersebut. Tidak jelas benar dari mana asal muasal batas waktu 180 (seratus delapan puluh) hari tersebut, dan mengapa tidak lebih cepat atau lebih lambat dari 180 (seratus delapan puluh) hari juga tidak ada seleksi waktu yang dapat dimengerti secara rasional, karena bila syarat untuk mengajukan permohonan keberatan terhadap berlakunya suatu Perda adalah anggapan kerugian publik dari pemohon, maka potensi kerugian publik itu tidak bisa dibatasi waktunya. Bisa saja, misalnya Perda yang sudah berlaku selama satu tahun dianggap tidak bermasalah oleh masyarakat, kemudian dua atau tiga tahun atau beberapa tahun setelah berlakunya Perda tersebut baru menimbulkan masalah sosial, sehingga bila hal tersebut terjadi maka masyarakat kehilangan hak untuk mengajukan permohonan karena dipangkas oleh aturan yang dibuat oleh Mahkamah Agung secara sepihak. 334
Baca lebih lanjut

204 Baca lebih lajut

Abstrak & Makalah Sebumi 3 UKM & UI Vieronica VS 2010

Abstrak & Makalah Sebumi 3 UKM & UI Vieronica VS 2010

Jika perempuan sebagai pemimpin, tidak sedikit pula berapa hambatan yang turut menyertainya. Selama ini hambatan tersebut dikarenakan pandangan stereotype (pelabelan) yang sering kali bersifat negatif dan secara umum selalu menimbulkan ketidakadilan (Satria, 2003:6). Contohnya, label kaum perempuan sebagai “ibu rumah tangga” sangat merugikan jika mereka hendak aktif dalam “kegiatan laki- laki” seperti kegiatan politik, bisnis, maupun birokrasi. Selain itu, pada tingkat sub- ordinasi juga sudah sejak dahulu ada pandangan yang menempatkan kedudukan dan peran perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Misalnya, dalam hal pembagian pekerjaan atau sejak tahap recruitmen. Perempuan ditempatkan pada bidang-bidang yang dianggap tidak memerlukan kepandaian dan kecakapan. Umumnya mendapat pekerjaan di bidang kesekretariatan, logistik, pemasaran yang menuntut keelokan paras tubuh. Oleh karena itu, penelitian tentang persepsi mahasiswa mengenai kepemimpinan perempuan khususnya di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif menarik untuk diteliti.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

SISTEM POLITIK LAOS SISTEM POLITIK LAOS

SISTEM POLITIK LAOS SISTEM POLITIK LAOS

Ditentukan oleh Majelis Nasional Vietnam yang kedudukannya lebih tinggi dari lembaga eksekutif dan yudikatif Kelebihan dan Kekurangan Sistem Komunisme Komunisme adalah sebuah teori at[r]

30 Baca lebih lajut

Sistem Politik Indonesia BAB 1

Sistem Politik Indonesia BAB 1

Di masa Reformasi yang dimulai dari tumbangnya rezim authoritarian yang dipimpin oleh Soeharto, kedudukan lembaga eksekutif setara dengan lembaga pemerintahan yang lain, yaitu lembaga legislatif dan lembaga yudikatif. Dalam perkembangannya, lembaga eksekutif yang dipimpin oleh presiden tidak menjadi lembaga paling kuat dalam pemerintahan, karena lembaga eksekutif diawasi oleh lembaga legislatif, masyarakat (terutamamahasiswa, ormas, LSM, dan media massa) dalam menjalankan pemerintahan, serta akan ditindaklanjuti oleh lembaga yudikatif jika terjadi pelanggaran, sesuai dengan Undang-Undang. Justru pada masa Reformasi hingga detik ini, lembaga eksekutif selalu bertindak hati-hati dalam menjalankan pemerintahan, jika tidak hati-hati dalam mengambil dan melaksanakan kebijakan, maka lembaga eksekutif akan mendapatkan tekanandari segala kalangan, baik itu dari lembaga pemerintahan lain maupun kelompok-kelompok kepentingan (NGO), dan terutama dari mahasiswa yang semakin menyadari perannya sebagai agent of control. Rekruitmen anggota lembaga eksekutif ditetapkan berdasarkan hasil pemilu, perjanjian dengan partai koalisi maupun dengan ditunjuk oleh Presiden
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

 RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK&KD KTSP 2006 SD Kelas 4

RPP, Silabus, Prota, Prosem, KKM, SK&KD KTSP 2006 SD Kelas 4

 Menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan  Menjelaskan lembaga legislatif  Menjelaskan lembaga eksekutif  Menjelaskan lembaga yudikatif  Menjelaskan Badan [r]

11 Baca lebih lajut

POJOKNYA G: PERANGKAT PEMBELAJARAN SD

POJOKNYA G: PERANGKAT PEMBELAJARAN SD

 Menjelaskan pengertian pemerintah dan sistem pemerintahan  Menjelaskan lembaga legislatif  Menjelaskan lembaga eksekutif  Menjelaskan lembaga yudikatif  Menjelaskan Badan [r]

8 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Eksekutif dan Legislatif (1)

Hubungan Antara Eksekutif dan Legislatif (1)

indikasi penyelewengan dana bansos yang dilakukan oleh badan legislatif. Konflik muncul karena adanya pernyataan Ganjar yang terkesan menyudutkan DPRD Jawa Tengah. Ketegangan hubungan antara Ganjar Pranowo dengan Ketua sementara DPRD Jateng Rukma Setyabudi yang menolak menandatangani pakta integritas KPK dinilai oleh beberapa kalangan akibat tarik ulur persoalan politik anggaran APBD Pemprov Jateng. Terutama dalam penetapan anggaran dana Bantuan Sosial(Bansos) dan hibah proposal dalam bentuk dana bantuan Sarana dan Prasarana(Sarpras) Pemprov Jateng ke- 35 kabupaten/kota di Jateng dan dana aspirasi yang kuasa penuh penggunaaan anggaranya dipegang oleh anggota Badan Anggaran dan jajaran pimpinan DPRD Jateng. Meruncingnya seteru bau kentut dana bansos kemudian berlanjut menjadi pembahasan dalam forum resmi eksekutif-legislatif,seperti rapat paripurna ,konsultasi dan siding komisi.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

jiptummpp gdl mohammadar 50354 4 babiii

jiptummpp gdl mohammadar 50354 4 babiii

Apabila kewenangan-kewenangan tersebut diberikan kepada MPR maka tidak mungkin lagi MPR menjadi sebuah lembaga yang tugas dan fungsinya hanya sebagai lembaga ceremonial saja. Produktifitas dan kontribusi MPR sebagai lembaga tinggi negara akan bisa terlihat secara aktif. Karena pada dasarnya MPR adalah lembaga legislatif yang sah menurut UUD 1945 dan secara tugas, fungsi maupun kewenangannya juga tidak terlepas dari fungsi legislasi. Selain itu MPR yang mempunyai kewenangan aktif ini akan mempengaruhi pula bagi kinerja anggota DPR dan DPD. Untuk bisa bersinergi dalam membangun kesejahteraan rakyat melalui sebuah peraturan perundang- undangan. Menghadirkan MPR untuk sebuah kewenangan dalam penyusunan RPJPN merupakan sebuah solusi tepat bagi keberlangsungan sistem check and balances antar lembaga negara. Dalam teori trias politica keberadaan MPR sebagai sebuah kekuasaan legislatif adalah mutlak untuk berkontribusi bagi negara dan bekerjasama dengan kekuasaan negara lainnya seperti eksekutif maupun yudikatif.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUD

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUD

Didaalam konteks kejahatan korupsi yang terjadi diindonesia, misalnya dari 154 terdakwakorupsiyang diajukan ke meja hijau, lebih dari separuhnya divonis hukuman ringan oleh Majelishakim. Lembaga pemantau korupsi di Indonesia. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat bahwa sepanjang 2009, dari 154 koruptor yangdiajukan ke meja hijau.81 diantaranya atau lebih dari 50 persen hanya dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh majelis hakim. (Maryanto, 2012)

18 Baca lebih lajut

BADAN BADAN YUDIKATIF DI INDONESIA

BADAN BADAN YUDIKATIF DI INDONESIA

Maka dalam menjalankan tugasnya, lembaga – lembga tersebut bebas dari pengaruh lembagalembaga lain (termasuk pemerintah). Dibebaskannya lembagalembaga penegak hukum tersebut dari pengaruh lembaga atau kekuasaan lain adalah untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian diharapkan agar keputusan yang diambil melalui proses peradilan adalah keputusan yang adil bagi semua pihak.

7 Baca lebih lajut

Pidato Presiden Pertemuan Umat Beragama 22 Mei 2008

Pidato Presiden Pertemuan Umat Beragama 22 Mei 2008

Dibanyak kesempatan saya sampaikan, jika di negeri tercinta ini, seluruh penyelenggara negara, eksekutif, legislatif, yudikatif, dan semua penyelenggara negara menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk jajaran pemerintahan, dari saya sampai kepala desa, sungguh mencurahkan pikiran, waktu, dan tenaganya untuk rakyat, untuk membangun bangsa, dan ada pula para pemuka agama juga terus melakukan bimbingan kepada umat menuju arah yang benar, kehidupan yang religius untuk bersama-sama membangun hari esok yang lebih baik, dan jika umat serta masyarakat luas juga bisa berpartisiapasi secara positif, insya Allah dengan ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, perjalanan bangsa kita akan semakin efektif, akan betul-betul bisa menuju terwujudnya cita-cita para pendiri dan pejuang bangsa.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Apresiasi Masyarakat Terhadap Fungsi Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) Kabupaten Lebak (Studi Pendekatan Deskriptif Kuantitatif di Kecamatan Rangkasbitung)

Apresiasi Masyarakat Terhadap Fungsi Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) Kabupaten Lebak (Studi Pendekatan Deskriptif Kuantitatif di Kecamatan Rangkasbitung)

Sedangkan pengertian Badan Publik adalah: “Badan -badan penyelanggara eksekutif, legislatif dan yudikatif baik di tingkat pusat daerah, yang tugas dan fungsinya berkaitan dengan penyelenggaraan negara dan pemerintah, termasuk BUMN, BUMD, badan hukum milik negara lainnya, organisasi non pemerintah yang mendapatkan dana dari APBN, APBD maupun non budgeter dan badan usaha swasta yang dalam kegiatannya berdasarkan perjanjian kerja untuk menjalankan sebagian fungsi pelayanan publik, serta badan-badan lain yang menjalankan fungsi pelayanan publik atau aktivitasnya memiliki dampak terhadap hajat hidup orang banyak (Jurnal Penelitian Komunikasi Vol. 10 No. 1. Tahun 1999.Bandung :BP21 Wil 111 Bandung).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Penerapan Konsep Trias Politica di Indonesia Berdasarkan Perspektif UUD 1945 Pasca Amandemen

Penerapan Konsep Trias Politica di Indonesia Berdasarkan Perspektif UUD 1945 Pasca Amandemen

Pasca amandemen UUD 1945, pada pasal 24C ayat 1 sampai 6 menyebutkan pengangkatan serta penetapan tugas dan wewenang Mahkamah Konstitusi. Pembentukan MK ini sebagai ganti MPR yang sebelumnya diberi kewenangan untuk menguji undang-undang terhadap undang-undang dasar melalui Ketetapan MPR Nomor III/MPR/2000. Namun demikian, hal tersebut bukan merupakan judicial review mengingat bahwa MPR tidak termasuk dalam cabang kekuasaan yudisial melainkan lembaga kekuasaan di bidang legislatif.

27 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Model Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Berbasis Partisipatif.

PENDAHULUAN Model Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Berbasis Partisipatif.

Kemudian kefalitan hukum juga terepresentasi di dalam point selanjutnya, di mana setiap Peraturan perundang‐undangan wajib dilakukan pengujian oleh lembaga yudikatif.8 Penekanan juga d[r]

12 Baca lebih lajut

Slide teori kekuasaan kewenangan 2016 ta

Slide teori kekuasaan kewenangan 2016 ta

...Lembaga Kekuasaan Eksekutif 2 Lembaga Eksekutif Adalah lembaga yang ditetapkan menjadi pelaksana dari peraturan perundang-undangan yang telah dibuat oleh pihak legislatif.. Di Indo[r]

20 Baca lebih lajut

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme s

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme s

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yang sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances. Ketiga jenis
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

OCW 2013   PIP 06 Lembaga Yudikatif

OCW 2013 PIP 06 Lembaga Yudikatif

 Hukum adalah organ dari peraturan-peraturan yang dibuat oleh pemerintah atas dasar keadilan masyarakat dan dilaksanakan oleh keadilan..  Pengertian ini cenderung pada pengertian huku[r]

17 Baca lebih lajut

Kontrol Yuridis PTUN dalam Menyelesaikan Sengketa Tata UsahaNegara di Tingkat Daerah

Kontrol Yuridis PTUN dalam Menyelesaikan Sengketa Tata UsahaNegara di Tingkat Daerah

KTUN yang digugat, apakah KTUN itu sendiri sudah cukup jelas sesuai hukum materiil yang mengaturnya ? dan apakah KTUN itu diterbitkan berdasarkan kepada fakta-fakta yang benar? Selain itu menurut penulis, mengenai pengujian dari segi materiel-substansi (materiele rechtmatigheidtoetsing) oleh PTUN terhadap suatu KTUN yang digugat perlu ditelusuri isi KTUN tersebut apakah mengandung unsur dwang (paksaan) atau omkoping (penyogokan) misalnya : penetapan pemenang tender yang ada unsur KKN, dwaling (kesesatan atau kekhilafan) misalnya : pemutasian pejabat didasarkan pada informasi yang salah, dan bedrog (penipuan) misalnya : penerbitan suatu ijin pertambangan atau perhutanan didasarkan perusahaan yang fiktif.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

URGENSI PERUBAHAN AMANDEMEN KE LIMA UUD

URGENSI PERUBAHAN AMANDEMEN KE LIMA UUD

6. Perkembangan selanjutnya adalah kegiatan-kegiatan dan aktivitas-aktivitas lembaga negara menjadi dinamis dan dilingkupi oleh suasana konstitusi yang sangat kental. Akselerasi Perkembangan ketatanegaraan semakin meningkat dengan adanya berbagai permohonan Judicial Review ke Mahkamah Konstitusi yang berakibat semakin dekatnya masyarakat terutama kaum elit negara ini terhadap pentingnya pengaturan norma-norma dasar dalam konstitusi. Hal ini, sejalan dengan cita-cita dan keinginan pembuat UUD agar UUD 1945 dianggap sebagai aturan tertinggi diantara peraturan-peraturan yang lain (Presupposing the basic norm, the constitution is the highest level within national law 7. Kelebihan dari proses amandemen UUD 1945 adalah:
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

NEGARA MISKIN KAYA PENGANGGURAN DAN KORU

NEGARA MISKIN KAYA PENGANGGURAN DAN KORU

Dan kita lihat sekarang, pengangguran terus meningkat di setiap tahun nya, dan tingkat kemiskinan pun terus meningkat juga, dan seharusnya orang- orang partai politik, birokrat dan pengusaha harus sadar diri oleh dampak yang terjadi pada negara karena mereka melakukan korupsi, apalagi, saat ini ada semacam regenerasi koruptor yang memang berlangsung secara sistematis dan terencana. Lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif telah menjadi permainan yang sangat subur bagi generasi-generasi baru koruptor, lihat saja beberapa anak muda dari kalangan partai politik, birokrasi, pengusaha, dan sebagainya yang kini tersandung oleh kasus karupsi dan harus berurusan dengan penegak hukum,
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...