Top PDF Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Model Think Pair Share di Sekolah Dasar

Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Model Think Pair Share di Sekolah Dasar

Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Model Think Pair Share di Sekolah Dasar

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas siswa kelas IV dalam pembelajaran IPS di SD Setia Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas siswa di kelas IV dalam belajar ilmu sosial melalui model Think Pair Share sekolah dasar Setia Padang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Setia Padang yang menguji 25 orang. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru, catatan lapangan, dan tes prestasi belajar. Berdasarkan analisis aktivitas siswa dalam setiap siklus peningkatan efisiensi. Pada siklus pertama 45,33% meningkat menjadi 74,66%. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa di kelas IV dalam belajar ilmu sosial melalui model Think Pair Share di Share sekolah dasar Setia Padang.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATERI BUMI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI KARANGJATI 01 KABUPATEN TEGAL MELALUI MODEL THINK PAIR SHARE

PENINGKATAN PEMBELAJARAN MATERI BUMI PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI KARANGJATI 01 KABUPATEN TEGAL MELALUI MODEL THINK PAIR SHARE

Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan langkah-langkah model pembelajaran think pair share. Sebelum masuk ke tahapan pembelajaran think pair share, guru terlebih dahulu menempatkan siswa dalam kelompok. Setiap kelompok terdiri dari dua siswa. Kemudian dilanjutkan dengan tahap think, pair, dan share. Tahap berpikir (think), guru mengajukan pertanyaan maupun isu terkait yang harus dipikirkan jawabannya oleh siswa secara individual. Tahap berpasangan (pairing), guru meminta siswa untuk berpasangan dan mendiskusikan hasil pemikirannya dengan pasangannya untuk menyatukan dan memperdalam makna jawaban mereka. Dan tahap berbagi (sharing), setiap pasangan diberi kesempatan untuk berbagi hasil diskusinya dengan seluruh pasangan di kelas. Pasangan lain diberi kesempatan untuk menanggapi pemaparan hasil diskusi kelompok yang telah menyampaikan hasil diskusinya.
Baca lebih lanjut

273 Baca lebih lajut

Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Menggunakan Kooperatif Think-pair-share dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar

Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Menggunakan Kooperatif Think-pair-share dalam Pembelajaran IPA Sekolah Dasar

Sardiman (2011:20) memberikan pengertian belajar adalah perubahan tingkah laku atau penampilan,dengan serangkaian kegiatan misalnya membaca, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya. Dalam pelaksanaannya pembelajaran harus menciptakan interaksi banyak arah yaitu antar peserta didik dan guru hal ini harus sejalan dengan Aunurrahman ( 2008:34 ) Pembelajaran atau proses pembelajaran sering dipahami sama dengan proses belajar mengajar dimana didalamnya terjadi interaksi guru dan peserta didik antara sesama pserta didik untuk mencapai suatu tujuan yaitu terjadinya perubahan sikap dan tingkah laku peserta didik. Pembelajaran yang efektif ditandai dengan terjadinya proses belajar apabila di dalam dirinya telah terjadi perubahan dari tidak mengerti menjadi mengerti.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tps (Think Pair Share) dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tps (Think Pair Share) dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar

Menurut Lungren (dalam ratumanan, 2002) menyusun keterampilan-keterampilan kooperatif menjadi beberapa tingkatan, yaitu: keterampilan kooperatif tingkat awal. Keterampilan kooperatif tingkat menengah, dan keterampilan kooperatif tingkat mahir. Pembelajaran kooperatif terdiri dari enam tahapan/langkah yaitu: menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa; menyajikan informasi; mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok kooperatif; membimbing kelompok bekerja dan belajar; evaluasi; memberikan penghargaan. Model Think Pair Share (TPS) atau berpikir berpasangan berbagi adalah merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa. Model Think Pair Share ini berkembang dari penelitian belajar kooperatif dan waktu tunggu. Pertama kali dikembangkan oleh Frang Lyman dan koleganya di Universitas Maryland sesuai yang dikutip Arends (1997), menyatakan bahwa Think Pair Share merupakan suatu cara yang efektif untuk membuat variasi suasana pola diskusi kelas. Dengan asumsi bahwa semua resitasi atau diskusi membutuhkan pengaturan untuk mengendalikan kelas secara keseluruhan, dan prosedur yang digunakan dalam Think Pair Share dapat memberi siswa lebih banyak waktu berpikir, untuk merespon dan saling membantu.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MODEL THINK PAIR AND SHARE MELALUI LESSON STUDY PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III DI SDN TUNGGULWULUNG 3

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MODEL THINK PAIR AND SHARE MELALUI LESSON STUDY PADA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III DI SDN TUNGGULWULUNG 3

Mutu pendidikan adalah menjadi tanggung jawab semua pihak yang terlibat dalam pendidikan, sedangkan guru Sekolah Dasar merupakan ujung tombak dalam pendidikan dasar. Guru Sekolah Dasar adalah orang yang paling berperan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yang dapat bersaing di jaman pesatnya perkembangan teknologi. Guru Sekolah Dasar dalam setiap pembelajaran selalu menggunakan pendekatan, strategi dan metode pembelajaran yang dapat memudahkan siswa memahami materi yang diajarkannya, namun masih sering terdengar keluhan dari para guru tentang materi pelajaran yang terlalu banyak dan keluhan kekurangan waktu untuk mengajarkannya semua.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Pengaruh Model Think Pair And Share Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar

Pengaruh Model Think Pair And Share Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar

Dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model Think Pair Share (TPS), terdapat beberapa langkah-langkah pembelajaran yaitu Pendahuluan, Think (berpikir), Pair (berpasangan), Share (berbagi) dan Penghargaan. Hal ini sama dengan yang diungkapkan oleh Jumanta Handayana dalam bukunya yang berjudul Model dan Metode Pembelajaran Kreatif dan Berkarakter yaitu Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terdiri dari lima langkah, dengan tiga langkah utama sebagai ciri khas, yaitu pendahuluan Think, Pair, dan Share, Penghargaan. prosedur yang digunakan dalam model Think Pair Share (TPS) dapat memberi siswa lebih banyak waktu berpikir, untuk merespons, saling membantu dan siswa diberi kesempatan untuk berperan aktif dalam menyelesaikan soal melalui pemecahan masalah bersama teman sebangku (kelompoknya) dan belajar memahami soal dengan jawaban yang bervariasi dengan melihat kejadian-kejadian yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari, hal tersebut berguna untuk memberikan kemudahan dalam memahami materi pelajaran Matematika yaitu tentang pokok bahasan Bangun Datar Sederhana. Sedangkan kelas kontrol hanya diberikan materi dan soal saja tanpa adanya praktek langsung yang melibatkan siswa.Hal tersebut mengakibatkan pembelajaran menjadi monoton dan kurang menarik bagi siswa, sehingga penerimaan materi menjadi lebih sulit, yang akhirnya tujuan pembelajaran tidak tercapai sesuai dengan yang diharapkan.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar melalui Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Media Gambar di Sekolah Dasar

Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar melalui Model Pembelajaran Think Pair Share Berbantuan Media Gambar di Sekolah Dasar

Model pembelajaran TPS terdiri atas tiga tahap kegiatan siswa yang menekankan pada apa yang dikerjakan siswa di setiap tahapannya. Tahap pertama yaitu berpikir (think) tahap ini guru mengajukan pertanyaan yang terkait dengan pelajaran dan siswa berpikir sendiri mengenai jawaban tersebut. Tahap berpasangan (pair), tahap ini siswa dengan teman sebangkunya mendiskusikan mengenai jawaban yang belum tuntas pada think. Tahap yang terakhir yaitu berpasangan (share), pada tahap ini guru meminta setiap pasangan untuk berbagi atau bekerja sama dengan kelas secara keseluruhan guna menyampaikan mengenai apa yang telah meraka diskusikan. Azlina (2010) menyatakan TPS merupakan jenis pembelajaran yang dirancang dalam bentuk diskusi yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir, keterampilan berkomunikasi siswa dan mendorong partisipasi siswa dalam kelas. Sementara itu, media berbantuan gambar dalam penerapan model think pair share digunakan untuk membantu siswa dalam perkembangan psikologis yang ditandai dengan cara berpikir konkret, berdasarkan kenyataan yang ada di lingkugan hidupnya. Semua hal yang diajarkan harus dilihatnya. Sadiman (2002) menjelaskan media merupakan perantara penyampaian pesan dari guru ke penerima siswa. Degeng (2013:15) menyatakan hal-hal yang harus diperhatikan dalam penyampaian media yaitu, tingkat kecermatan dalam menampilkan gambar, tingkat interaksi yang ditimbulkan, tingkat kemampuan khusus yang dimiliki media, dan tingkat motivasi buat siswa.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGARUH THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS V SEKOLAH DASAR

PENGARUH THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI KELAS V SEKOLAH DASAR

Dari hasil wawancara yang peneliti lakukan di Sekolah Dasar Negeri 02 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya kepada guru matematika kelas V pada tanggal 25 April 2016 pagi jam 08.00 - selesai, Pak Samijan menuturkan siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal-soal menentukan dengan tepat KPK dan FPB serta rendahnya minat siswa dengan pelajaran matematika. Guru sering menggunakan model ceramah, tanya jawab serta memberikan tugas untuk berlatih menjawab soal. Kondisi mengajar seperti ini, hanya membuat siswa pasif dan hanya lebih banyak mendengarkan apa yang dijelaskan sehingga membuat pemahaman siswa tentang pelajaran menjadi terbatas. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dipaparkan, maka dapat diketahui pembelajaran matematika yang dilakukan lebih didominasi oleh guru. Siswa lebih banyak mendengarkan infomasi pembelajaran yang dijelaskan oleh guru. Hal ini menyebabkan kegiatan pembelajaran menjadi kurang menyenangkan bagi siswa sehingga kurang mampu meningkatkan hasil belajar siswa, oleh sebab itu peneliti tertarik untuk menerapkan model kooperatif think pair share pada pembelajaran menentukan KPK dan FPB sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pengaruh Think Pair Share terhadap Hasil Belajar Matematika di Kelas V Sekolah Dasar

Pengaruh Think Pair Share terhadap Hasil Belajar Matematika di Kelas V Sekolah Dasar

Dari hasil wawancara yang peneliti lakukan di Sekolah Dasar Negeri 02 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya kepada guru matematika kelas V pada tanggal 25 April 2016 pagi jam 08.00 - selesai, Pak Samijan menuturkan siswa mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal-soal menentukan dengan tepat KPK dan FPB serta rendahnya minat siswa dengan pelajaran matematika. Guru sering menggunakan model ceramah, tanya jawab serta memberikan tugas untuk berlatih menjawab soal. Kondisi mengajar seperti ini, hanya membuat siswa pasif dan hanya lebih banyak mendengarkan apa yang dijelaskan sehingga membuat pemahaman siswa tentang pelajaran menjadi terbatas. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dipaparkan, maka dapat diketahui pembelajaran matematika yang dilakukan lebih didominasi oleh guru. Siswa lebih banyak mendengarkan infomasi pembelajaran yang dijelaskan oleh guru. Hal ini menyebabkan kegiatan pembelajaran menjadi kurang menyenangkan bagi siswa sehingga kurang mampu meningkatkan hasil belajar siswa, oleh sebab itu peneliti tertarik untuk menerapkan model kooperatif think pair
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI METODE THINK PAIR SHARE PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 01  Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Ips Melalui Metode Think Pair Share Pada Siswa Kelas Iv Sd Negeri 01 Gantiwarno Kecamatan Matesih Kabupat

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI METODE THINK PAIR SHARE PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 01 Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Ips Melalui Metode Think Pair Share Pada Siswa Kelas Iv Sd Negeri 01 Gantiwarno Kecamatan Matesih Kabupat

Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas IV dengan menerapkan metode Think Pair Share, (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas IV dengan menerapkan metode Think Pair Share.

15 Baca lebih lajut

Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Think Pair Share

Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Think Pair Share

Kemudian untuk mengetahui hasil pembelajaran dan penekanan terhadap materi yang sudah dipelajarinya, siswa perlu diberi tugas mandiri secara individu. Pada siklus II direncanakan pembelajaran dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: (a) peneliti harus mengingatkan kembali untuk belajar terlebih dahulu di rumah; (b) peneliti harus menyiapkan terlebih dahulu meja dan kursi untuk diskusi kelompok; (c) peneliti harus memfasilitasi siswa menemukan sendiri jawaban dalam soal LKS untuk kegiatan diskusi kelompok; (d) peneliti harus lebih memotivasi siswa untuk berani menyampaikan pendapatnya dalam kegiatan diskusi dan presentasi. Pada siklus II, siswa hanya sebagian menunjukkan keingintahuan untuk memahami materi jajar genjang dan belah ketupat dengan model pembelajaran TPS. Beberapa siswa sudah tidak terlihat malu dan berani bertanya. Pada kegiatan berkelompok, siswa sudah mau bekerja sama dan berpartisipasi dengan temannya, meskipun baru sebagian. Kemudian untuk mengetahui hasil pembelajaran dan penekanan terhadap materi yang sudah dipelajarinya, siswa perlu diberi tugas mandiri secara individu untuk latihan di rumah dan mempelajari materi berikutnya.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE

Untuk mengatasi adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan tersebut maka digunakan tindakan model kooperatif tipe Think Pair Share. Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dipilih karena dalam langkah- langkah pembelajarannya mengajak siswa untuk lebih aktif dalam memecahkan masalah yang dihadapi dalam mempelajari materi serta meningkatkan kerjasama antar anggota kelompok karena memiliki tanggung jawab yang sama. Think Pair Share juga mengajak siswa untuk bisa dalam berfikir (Think), berpasangan (Pair), dan berbagi (Share) dimana masing- masing kelompok belajar untuk berbagi, melaporkan hasilnya di depan kelas. Model ini juga dapat memotivasi siswa untuk selalu mempersiapkan diri bersama kelompoknya dalam memahami setiap materi pembelajaran di kelas dan juga dapat membangkitkan interaksi siswa dengan penalaran dalam berpikir serta berdiskusi bersama teman kelompoknya yang didapatkan secara berpasangan dimana tujuannya untuk mengefektifkan proses belajar kelompok. Model kooperatif tipe Think Pair Share ini juga dapat menciptakan keaktifan siswa di dalam kelas, sebab siswa dalam mendapatkan pasangan secara heterogen baik jenis kelamin ras, etnis, maupun kemampuannya untuk saling membantu dan bekerja sama dalam menguasai bahan pelajaran. Selain itu memberi siswa waktu agar dapat berpikir, menjawab dan saling membantu satu sama lain sehingga termotivasi untuk mempelajari pokok bahasan yang diberikan. Dalam pembelajaran model kooperatif tipe Think Pair Share ini dibutuhkan guru yang mampu mengelola kelas dengan baik agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Peningkatan Kemampuan Self-regulated Learning (Srl) Siswa Sekolah Dasar melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (Tps)

Peningkatan Kemampuan Self-regulated Learning (Srl) Siswa Sekolah Dasar melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (Tps)

Pembelajaran IPS memiliki tugas mulia dan menjadi fondasi penting bagi pengembangan intelektual, emosional, kultural, dan sosial siswa, yaitu mampu menumbuh kembangkan cara berfikir, bersikap, dan berperilaku yang bertanggung jawab selaku individual, warga masyarakat, warga negara, dan warga dunia. Selain itu IPS pun bertugas mengembangkan potensi siswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat, memiliki sikap mental positif untuk perbaikan segala ketimpangan, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang di masyarakat. Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program- program pelajaran IPS di sekolah diorganisasikan secara baik.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE

Model pembelajaran kooperatif mengutamakan adanya kerja kelompok secara aktif saling bekerja sama dan berdiskusi untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan oleh guru dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi pada tanggal 18 November 2016 siswa kelas VII di SMP N 1 Banguntapan khususnya kelas VII G, terdapat permasalahan yang peneliti temukan antara lain guru menggunakan metode ceramah, siswa kurang antusias dalam mengikuti mata pelajaran IPA, guru kurang melibatkan siswa dalam proses pembelajaran IPA, hasil belajar IPA rendah hal ini terlihat dari hasil Ulangan Tengah Semester (UTS) hanya 35% atau 10 siswa yang tuntas KKM. Hal tersebut menunjukan bahwa kegiatan pembelajaran IPA perlu diperbaiki agar siswa yang mencapai KKM sekurang-kurangnya 75 % dari jumlah keseluruhan siswa kelas VII G. Hal ini membuktikan bahwa siswa kurang tertarik dengan mata pelajaran IPA sehingga hasil belajar IPA menjadi rendah.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tps (Think Pair Share) Pada Siswa Sekolah

Upaya Peningkatan Hasil Belajar IPS Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Tps (Think Pair Share) Pada Siswa Sekolah

Dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN Simokerto V Surabaya tidak sesuai dengan kompetensi yang diharapkan dengan kurikulum. Nilai hasil ulangan formatif IPS, ternyata hanya 42% (12 siswa) mendapat nilai di atas KKM yaitu 70, sedangkan 58% (17 siswa) mendapat nilai dibawah KKM sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPS siswa masih rendah.. Berdasarkan hasil refleksi, rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya : pada saat guru menjelaskan materi, aktivitas belajar siswa pasif, siswa hanya duduk mendengarkan penjelasan guru, jarang terjadi interaksi guru dengan siswa (siswa tidak merespon pertanyaan dari guru bahkan tidak bertanya pada saat guru memberikan kesempatan untuk bertanya),
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam melalui Model Think Pair Share

Peningkatan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam melalui Model Think Pair Share

Kepada siswa diharapkan dapat menyadari akan tugasnya sebagai siswa, dimana harus belajar dengan giat, dapat memotivasi diri dalam berbagai kondisi yang ada. Siswa diharapkan jangan sampai menggantungkan diri pada orang lain, misalnya kepaga guru. Memunculkan motivasi intern merupakan langkah yang paling tepat. Agar anak dapat berkembang dengan maksimal baik afektif, kognitif, dan psikomotor hendaknya guru dapat memberikan layanan pembelajaran yang menarik bagi anak sekaligus dapat menggali potensi anak serta menggali kemampuan berfikir. Siswa diharapkan diberikan aktifitas-aktifitas yang dapat mendorong rasa ingin tahu yang tinggi. Diharapakn guru dapat menjadi mediator bagi siswa dalam kegiatan belajar, bukan sebagai single actor. Dengan demikian pembelajaran akan lebih bermakna, siswa dapat menemukan konsep sendiri, dan bukan sekedar menerima pengetahuan yang “sudah jadi” dari guru. Diharapkan guru dapat menerapkan berbagai model pembelajaran yang sifatnya inovatif, guru dapat bertindak sebagai pembaharu dalam dunia pendidikan, sehingga dengan penggunaan model pembelajaran yang relevan dengan materi dan karakteristik mata pelajaran yang disampaikan, guru dapat mengantar peserta didik pada keberhasilan belajar. Diharapkan agar sekolah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada guru untuk terus meningkatkan kualitasnya. Dengan demikian juga akan berimbas pada keberhasilan siswa.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN SELF-REGULATED LEARNING (SRL) SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS)

PENINGKATAN KEMAMPUAN SELF-REGULATED LEARNING (SRL) SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS)

Aspek-aspek yang digunakan dalam skala self regulated learning (SRL) siswa adalah (1) personal function, (2) behavior function, (3) environmental function yang diturunkan menjadi beberapa indikator rehearsing & memorizing (siswa berusaha untuk berlatih dan menghapalkan), goal setting & planning (penetapan tujuan belajar serta merencanakan urutan, waktu, dan penyelesaian aktivitas-aktivitas yang berhubungan dengan tujuan), self- evaluating (siswa melakukan evaluasi terhadap kualitas atau kemajuan dari pekerjaanya), self-consequenting (siswa membayangkan reward dan punishment yang didapat jika memperoleh kesuksesan atau kegagalan), seeking information (siswa berusaha untuk mencari informasi lebih lengkap dari sumber-sumber nonsosial), keeping records & self- monitoring (siswa berusaha untuk mencatat berbagai kejadian atau hasil yang diperoleh dalam proses belajar), environmental structuring (siswa berusaha untuk memilih atau mengatur lingkungan fisik sehingga proses belajar menjadi lebih mudah), dan seeking social assistance (siswa berusaha mencari bantuan dari teman sebaya, guru, orang dewasa lainnya yang dianggap bisa membantu).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Pengaruh Integrasi Model Pembelajaran Think-Pair-Share dengan Make A Match terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa

Pengaruh Integrasi Model Pembelajaran Think-Pair-Share dengan Make A Match terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa

kooperatif yang menempatkan siswa secara berpasangan untuk menyelesaikan tugas-tugas akademik melalui tiga tahap, yaitu : Think (berpikir), Pair (berpasangan), Share (berbagi). Model pembelajaran make a match merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif (cooperative learning) dan biasanya disebut dengan mencari pasangan. Penerapan model ini dimulai dari peserta didik disuruh mencari pasangan kartu yang merupakan jawaban/soal sebelum batas waktunya, peserta didik yang dapat mencocokkan kartunya diberi poin. Aktivitas merupakan segala kegiatan yang dilakukan dalam proses interaksi (guru dan peserta didik) dalam rangka mencapai tujuan. Aktivitas yang dimaksudkan di sini penekanannya adalah peserta didik, sebab adanya aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran menciptakan situasi belajar yang aktif.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Tipe Think Pair Share Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Geografi

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Tipe Think Pair Share Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Geografi

Hasil belajar yang diperoleh erat kaitannya dengan aktivitas belajar selama proses pembelajaran. Hal ini sejalan dengan pendapat dari Sardiman (2003:95) mengemukakan bahwa dalam belajar sangatlah diperlukan adanya aktivitas. Tanpa adanya aktivitas belajar itu tidak mungkin berlangsung secara baik. Aktivitas dalam proses belajar mengajar merupakan rangkaian kegiatan yang meliputi keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran, bertanya hal-hal yang belum jelas, mencatat, mendengar, berfikir, membaca, dan segala kegiatan yang dilakukan yang dapat menunjang prestasi belajar. Semakin tinggi aktivitas siswa dalam proses pembelajaran maka semakin besar pengaruhnya terhadap hasil belajar. Siswa yang aktif dalam pembelajaran akan lebih mengingat hal- hal yang dilakukan nya dan mengaitkan pengalaman dalam dirinya. Hal ini sejalan dengan teori belajar konstruktivisme menurut pendapat Cahyono (2013:34) bahwa belajar adalah suatu proses mengasimilasikan dan mengaitkan pengalaman atau pelajaran yang dipelajari dengan pengertian yang sudah dimilikinya, sehingga pengetahuan dapat dikembangkan. Menurut teori ini, satu prinsip yang mendasar adalah guru tidak hanya memberikan pengetahuan kepada siswa, namun siswa juga harus
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR DENGAN METODE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATA PELAJARAN IPA  Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar Dengan Metode Think Pair Share (TPS) Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas IV Sdn 01 Ja

UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR DAN HASIL BELAJAR DENGAN METODE THINK PAIR SHARE (TPS) PADA MATA PELAJARAN IPA Upaya Peningkatan Aktivitas Belajar Dan Hasil Belajar Dengan Metode Think Pair Share (TPS) Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas IV Sdn 01 Ja

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran Think Pair Share. Jenis penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Subyek penerima tindakan adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Jagoan yang berjumlah 18 siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Untuk menjamin validitas data, digunakan teknik trianggulasi dan validitas isi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects