Top PDF Peningkatan Prestasi Belajar Mahasiswa Menggunakan Media Audio Visual pada Mata Kuliah Teknik Sepeda Motor

Peningkatan Prestasi Belajar Mahasiswa Menggunakan Media Audio Visual pada Mata Kuliah Teknik Sepeda Motor

Peningkatan Prestasi Belajar Mahasiswa Menggunakan Media Audio Visual pada Mata Kuliah Teknik Sepeda Motor

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Actian Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar mahasiswa. Objek penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FT UNM yang berjumlah 45 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui pemberian tes pada setiap akhir siklus sesuai dengan materi yang diajarkan sebelumnya pada setiap siklus dan observasi langsung pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian ini diperoleh adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa secara kuantitatif, peningkatan ini terlihat pada hasil belajar mahasiswa pada tes awal memperoleh nilai rata-rata 64,40 dengan persentase ketuntasan 46,67%, pada siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 78,10 dengan persentase ketuntasan 71,11%, dan selanjutnya nilai rata-rata hasil belajar mahasiswa meningkat menjadi 86 dengan persentase ketuntasan sebesar 100% pada siklus II. Secara kualitatif terjadi perubahan keaktifan dan perhatian mahasiswa selama pelaksanaan tindakan yaitu meningkatnya keaktifan mahasiswa dalam mengerjakan tugas-tugas, menambah keberanian mahasiswa dalam mengemukakan pendapat, serta terciptanya suatu kondisi proses pembelajaran yang menyenangkan didalam kelas. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis audio visual dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FT UNM.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Peningkatan Minat Dan Prestasi Belajar Mahasiswa Pgsd Pada Mata Kuliah Media Pembelajaran Pkn Melalui Teknik Brainstorming Menggunkaan Media Tiga Dimensi (3d)

Peningkatan Minat Dan Prestasi Belajar Mahasiswa Pgsd Pada Mata Kuliah Media Pembelajaran Pkn Melalui Teknik Brainstorming Menggunkaan Media Tiga Dimensi (3d)

Dosen membacakan peraturan teknik brainstorming menggunakan aturan main putaran teratur (Round Robin) yaitu: (1) peserta/mahasiswa berbicara secara bergantian berputar dari kanan kekiri, (2) setiap mahasiswa hanya boleh memberikan satu ide untuk setiap putaran, (3) tidak diperkenankan memberikan ide sebelum tiba gilirannya, (4) tidak diperkenankan mengeritik pendapat peserta atau temannya, (5) bagi peserta yang belum siap pada gilirannya mengatakan lanjut atau terus, (6) dilakukan beberapa kali putaran sampai tidak ada ide yang dapat disampaikan. Sebelum pembelajaran selesai, pada kegiatan akhir siklus II pertemuan 1 dosen memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk menanyakan materi yang belum dipahami, serta membuat rangkuman materi bersama mahasiswa. 2) Hasil Siklus II Pertemuan 2
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Pembuatan Media Pembelajaran Audio-Visual Untuk Materi Overhaul Sepeda Motor Matic

Pembuatan Media Pembelajaran Audio-Visual Untuk Materi Overhaul Sepeda Motor Matic

Mata kuliah Teknologi Sepeda Motor terdiri dari teori dan praktek, materi tersebut tergabung menjadi satu dan saling mendukung. Proses pembelajaran materi Teknologi Sepeda Motor dilaksanakan secara terpisah antara teori dan praktek. Umumnya, teori diberikan dosen dengan metode ceramah secara garis besar saja, kemudian mahasiswa diberi job praktik. Cara demikian di pandang kurang efektif karena tidak semua mahasiswa menyukai cara belajar tersebut. Pembelajaran materi kuliah Teknologi Sepeda Motor layaknya menggunakan banyak media, karena kemampuan psikomotor dan kognitif mahasiswa lebih diutamakan. Mahasiswa kurang mendapat pengalaman belajar jika perkuliahan dominan menggunakan metode ceramah dan praktek. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan media pembelajaran yang dapat mengakomodasi banyak cara belajar mahasiswa dan memberi pengalaman belajar yang lebih. Media pembelajaran interaktif yang berwujud text, visual, dan simulasi dapat membantu mahasiswa mendapat pengetahuan lebih, pemahaman konsep yang lebih mendalam, serta mengetahui aplikasi ilmu yang dipelajari.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL PADA MATA KULIAH TEKNIK FINISHING TERHADAP MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG -

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL PADA MATA KULIAH TEKNIK FINISHING TERHADAP MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG -

Penggunaan media pembelajaran merupakan suatu kebutuhan mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2013 berdasarkan pada hasil observasi yang telah dilakukan pada mahasiswa angkatan 2012. Media pembelajaran dibuat dan digunakan untuk mata kuliah teknik finishing sub materi melamin, dengan menganalisis hasil observasi mahasiswa, merumuskan tujuan berdasarkan pada RPS, merumuskan materi, pembuatan video tahapan teknik finishing sub materi melamin, pembuatan konsep media, alur media, naskah media, merumuskan instrumen untuk para ahli dan pengaplikasian media pembelajaran. Pemilihan media pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa atau hasil observasi terhadap mahasiswa yang telah menempuh mata kuliah teknik finishing. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode siklus atau PTK, yang digunakan untuk melihat hasil belajar pre test dan post test pada pembelajaran disetiap siklusnya. Metode PTK meliputi Planning, Acting, Observing dan Reflecting. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu berupa tes dan kuesioner yang digunakan untuk mendapatkan data hasil belajar dan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran dengan memperhatikan validitas, reliabilitas. Pada pengujian validitas media, diserahkan kepada ahli materi dan ahli media.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SEPEDA MOTOR B PADA MATA PELAJARAN PERBAIKAN PERAWATAN MEKANIK OTOMOTIF DI SMK PIRI SLEMAN.

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DALAM UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI SEPEDA MOTOR B PADA MATA PELAJARAN PERBAIKAN PERAWATAN MEKANIK OTOMOTIF DI SMK PIRI SLEMAN.

Jenis yang digunakan dalam penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian tindakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Pemilihan metode penelitian tindakan kelas didasarkan atas dasar masalah dan tujuan penelitian yang menuntut adanya perbaikan/peningkatan (tindak lanjut) didalam kelas. Suharsimi arikunto (2006: 2) menjelaskan penelitian tindakan kelas melalui paparan gabungan definisi dari tiga kata, penelitian, tindakan, dan kelas. Penelitian adalah suatu kegiatan mencermati suatu objek dengan menggunakan cara dan aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat dalam meningkatkan mutu suatu hal yang menarik minat dan penting bagi peneliti. Tindakan sendiri mempunyai arti sesuatu gerakan kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu, yang dalam penelitian berbentuk rangkaian siklus kegiatan untuk siswa. Sedangkan kelas adalah sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula.
Baca lebih lanjut

148 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PGSD PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN PKn MELALUI TEKNIK BRAINSTORMING MENGGUNKAAN MEDIA TIGA DIMENSI (3D)

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PGSD PADA MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN PKn MELALUI TEKNIK BRAINSTORMING MENGGUNKAAN MEDIA TIGA DIMENSI (3D)

menggunakan media tiga dimensi pada kelas A semester IV PGSD UMP mata kuliah media pembelajaran PKn dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Hal ini ditunjukan adanya peningkatan persentase nilai rata-rata prestasi siswa pada siklus I sebesar71,43%, siklus II sebesar 91,43%. Berdasarkan simpulan maka saran dalam penelitian ini adalah teknik brainstorming baik digunakan dalam pembelajaran, karena dapat melatih mahasiswa belajar mengungkapkan pendapat dan belajar menghargai pendapat temannya, selain itu juga teknik brainstorming memiliki aturan-aturan main sendiri, tetapi harus disesuaikan dengan materi yang akan diajar sehingga penggunaannya tepat dan dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar mahasiswa.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PENGUJIAN CBR PADA MATA KULIAH MEKANIKA TANAH 2 PRODI TEKNIK SIPIL S1 UNNES -

MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PENGUJIAN CBR PADA MATA KULIAH MEKANIKA TANAH 2 PRODI TEKNIK SIPIL S1 UNNES -

Sebelumnya proses pembelajaran praktikum Mekanika Tanah 2, dosen menggunakan metode ceramah atau penyampaian materi dengan lisan. metode tersebut menimbulkan turunnya minat belajar yang dirasakan oleh mahasiswa, karena mahasiswa hanya mendengarkan dan bila perlu mencatat. Sehingga pemahaman materi praktikum yang disampaikan oleh dosen atau laboran kurang bisa diterapkan pada saat melakukan praktikum dalam laboratorium. mahasiswa kurang dapat mengembangkan pemahaman yang akan diterapkan di lapangan ketika saat akan praktikum. Oleh karena itu perlu adanya metode pembelajaran yang cocok untuk mengurangi rasa jenuh dan bosan yang dirasakan oleh mahasiswa agar dapat memahami materi yang disampaikan oleh dosen dan lebih aktif dalam mengembangkan materi dan berlatih secara mandiri dalam pelaksanaan praktikum. selain itu media yang digunakan haruslah lebih kreatif dan inovatif dalam penyampaiannya agar mahasiswa lebih tertarik pada saat penyampaian materi dilakukan.
Baca lebih lanjut

51 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN  MENGGUNAKAN  MEDIA AUDIO VISUAL   Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Media Audio Visual Bagi Anak Tunagrahita Di SLB Negeri Surakarta.

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Media Audio Visual Bagi Anak Tunagrahita Di SLB Negeri Surakarta.

The approach used in this study is Class Action Research (CAR). It is a study done by teacher in the class where he or she teaches by stressing on perfectness or increasing practice and process in teaching mathematics. The subject of this study is all of the eight year mentally retardedin SLB Negeri Surakarta in the school year 2012/2013 that consisting of 8 students. This study uses observation as the technique to observe the teachers’ and the students’ activities in teaching and studying mathematics with the summing material, number up to 3000, using audio visual media. The document is used to get the data of early ability of the result of studying mathematics while the test is used to get the data of studying mathematics achievement in the cycles I and II. To analyze the data this sudy uses descriptive comparative analysis, that is by comparing the result of studying mathematics inter-cycles. The data being analyzed are the result of studying before using audio visual media and the result of studying after using audio visual media, two cycles .
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN  MENGGUNAKAN  MEDIA AUDIO VISUAL   Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Media Audio Visual Bagi Anak Tunagrahita Di SLB Negeri Surakarta.

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Media Audio Visual Bagi Anak Tunagrahita Di SLB Negeri Surakarta.

Media visual bisa berupa gambar, grafis (line graphic) dan simbol. Saluran yang dipakai menyangkut indra penglihatan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual (Azhar Arsyad, 2002: 89. Media berbasis visual (image atau perumpamaan) memegang peranan yang sangat penting dalam proses belajar. Media visual dapat memperlancar pemahaman (misalnya melalui elaborasi struktur dan organisasi) dan memperkuat ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Peningkatan Hasil Belajar Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Melalui Penerapan Media Audio Visual Pada Mahasiswa PGSD

Peningkatan Hasil Belajar Keterampilan Menulis Bahasa Inggris Melalui Penerapan Media Audio Visual Pada Mahasiswa PGSD

Data tentang sikap mahasiswa dalam mengikuti p€mb€lajaran bahasa Inggris dengan media audio visual. diperoleh melalui lembar observasi. Adapun deskripsi tentang sikap mah[r]

15 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN DAN KEAKTIFAN BELAJAR  Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kewirausahaan Dan Keaktifan Belajar Mahasiswa Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN DAN KEAKTIFAN BELAJAR Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kewirausahaan Dan Keaktifan Belajar Mahasiswa Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan

Dengan memanjatkan puji syukur atas kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “ Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kewirausahaan Dan Keaktifan Belajar Mahasiswa Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Ums Angkatan 2009/2010 ”.

15 Baca lebih lajut

Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS siswa kelas 1 semester II SD Kanisius Wirobrajan menggunakan media audio-visual.

Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS siswa kelas 1 semester II SD Kanisius Wirobrajan menggunakan media audio-visual.

Results showed that with the use of audio-visual media in social science learning process, there was an increase in the variable of activity from 4,65 to 7,23; for pillar average at first indicator; from 5,38 to 8,23 for second indicator ; and from 5,30 to 7,19 for third indicator. The results also showed that learning achievement variable had increased, for class score averages from 65,33 to 76,63, and for achieving KKM form 55,55% to 76,92%. Based on stated descriptions, the researcher concluded that the use of audio-visual media in the process of learning could increase the activity in the subject of social learning on first grade student Kanisius Wirobrajan primary school, and the use of audio-visual media in the learning process were also able to increase learning achievement in the subject of social science on first grade students , Kanisius Wirobrajan Primary School.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA dengan Menggunakan Media Audio Visual di Kelas V

Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA dengan Menggunakan Media Audio Visual di Kelas V

Menurut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mata pelajaran IPA di SD bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: (1) Memperoleh keyakinan terhadap kebesaran tuhan yang maha esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaan-nya. (2) Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (3) Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara ipa, lingkungan, teknologi dan masyarakat. (4) Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan. (5) Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam. (6) Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan tuhan. (7) Memperoleh bekal pengetahuan, konsep dan keterampilan ipa sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MEMANFAATKAN MEDIA AUDIO VISUAL MATA PELAJARAN PKn 1) Oleh

PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MEMANFAATKAN MEDIA AUDIO VISUAL MATA PELAJARAN PKn 1) Oleh

bersama guru dan kelompok lain (e) siswa diminta untuk memperhatikan dan memberikan pertanyaan tentang hal-hal yang tidak diketahui dari kelompok penyaji (f) tiap-tiap kelompok menunjuk satu siswa untuk menjadi moderator, penyaji, dan sekretaris untuk tampil di depan kelas (g) setelah diskusi kelompok selesai, guru meminta perwakilan kelompok untuk memberikan laporan tentang hasil diskusi. Konfirmasi : tahap konfirmasi ditunjukkan pada saat siswa melakukan kegiatan pembelajaran sebagai berikut: (a) siswa menanyakan hal-hal yang belum dimengerti dari kelompok yang baru saja mempresentasikan hasil kerja kelompoknya (b) guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan tanya jawab dengan guru tentang materi diskusi kelompok yang belum dimengerti (c) guru membantu siswa melakukan refleksi dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media audio-visual. (d) guru memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi siswa melalui berbagai sumber (e) guru membimbing siswa dalam membuat kesimpulan (f) siswa mencari dan mempelajari beberapa sumber untuk melengkapi dan memperdalam tentang materi tentang materi instrumen HAM dan Peradilan Internasional HAM (g) guru memberikan pertanyaan pada siswa bagaimana kesulitan dalam mempelajari materi tentang instumen Ham dan peradilan internasional HAM. Penutup: (a) guru bersama siswa membuat ringkasan/kesimpulan materi diskusi hasil pembelajaran PKn dengan menggunakan media audio-visual (b) siswa mengerjakan soal tes.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS siswa kelas 1 semester II SD Kanisius Wirobrajan menggunakan media audio visual

Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS siswa kelas 1 semester II SD Kanisius Wirobrajan menggunakan media audio visual

pembelajaran membaca puisi melalui penggunaan media audio visual pada siswa kelas VII C SMP Negeri 3 Pracimantoro (a) meningkatnya keaktifan siswa selama mengikuti kegiatan apersepsi. Pada siklus I, keaktifan siswa selama mengikuti kegiatan apersepsi sebesar 58%.Pada siklus II, persentase keaktifan siswa tersebut meningkat menjadi 64%.Pada siklus III, persentase keaktifan siswa meningkat lagi menjadi 80%; (b) meningkatnya minat dan motivasi siswa saat mengikuti kegiatan pembelajaran. Pada siklus I, minat dan motivasi siswa saat mengikuti pembelajaran sebesar 45%, pada siklus II sebesar 67% dan pada siklus III meningkat menjadi 83%; dan (c) meningkatnya keaktifan dan perhatian siswa pada saat guru menyampaikan materi pada siklus I sebesar 48% pada siklus II menjadi 51% pada siklus II dan akhirnya meningkat lagi menjadi 77% pada siklus III. Peningkatan kualitas hasil dapat dilihat dari skor atau nilai pekerjaan siswa pada tiap siklusnya.Pada siklus I, kualitas pembacaan puisi siswa yang sudah memenuhi standar kelulusan sebesar 48%.Pada siklus II, terjadi peningkatan dari siklus sebelumnya menjadi 74% terhadap nilai kelulusan siswa.Pada siklus III, persentase kelulusan siswa sudah menjadi 77%. Dari penelitian ini ada kesamaan penggunaan media audio visual dan peningkatan keaktifan.Perbedaan dalam penelitian tersebut adalah pada peningkatan kemampuan membaca puisi sedangkan penulis meneliti peningkatan prestasi belajar.
Baca lebih lanjut

265 Baca lebih lajut

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN DAN KEAKTIFAN BELAJAR  Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kewirausahaan Dan Keaktifan Belajar Mahasiswa Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN DAN KEAKTIFAN BELAJAR Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Pada Mata Kuliah Kewirausahaan Dan Keaktifan Belajar Mahasiswa Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan

Prestasi merupakan salah satu hal sangat penting dalam mengukur kecerdasan kehidupan bangsa. Prestasi adalah hasil usaha yang telah dicapai oleh mahasiswa dari kegiatan belajar mengajar yang dapat merubah tingkah laku mahasiswa menjadi lebih baik, sedangkan belajar adalah perubahan tingkah laku yang meliputi aspek pengetahuan, ketrampilan dan aspek yang lain sebagai hasil dari pengaaman dan latihan. Menurut pendapat Tirtonegoro (2001:43) “prestasi belajar adalah hasil dari pengukuran serta penilaian usaha belajar yang dinyatakan dalam bentuk angka, huruf, maupun kalimat yang dapat mencerminkan hasil yang sudah dicapai oleh setiap anak dalam periode tertentu”. Sedangkan menurut Sukmadinata (2003: 101) “prestasi belajar adalah realisasi atau pemek aran dari kecakapan potensial atau kapasitas yang dimiliki seseorang” Berdasarkan uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa prestasi belajar adalah hasil yang dicapai setiap mahasiswa setelah melalui proses belajar mengajar dan hasil tersebut dapat berupa nilai angka maupun huruf dalam jangka waktu tertentu guna mencapai hasil yang ingin dituju.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG HAK DAN KEWAJIBAN SEBAGAI PASIEN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL

PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG HAK DAN KEWAJIBAN SEBAGAI PASIEN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL

Pelaksanaan pendidikan kesehatan melibatkan media sebagai alat bantu, dalam penelitian ini media/ alat bantu yang digunakan adalah media audio visual (video). Pemilihan video sebagai alat bantu karena pada pelaksanaannya melibatkan banyak indera untuk mengolah informasi berupa pendengaran dan melihat gambar bergerak, sehingga lebih meningkatkan retensi memori daripada melalui ceramah yang hanya melibatkan indera pendengaran. Pendidikan kesehatan merupakan bagian dari strategi promosi kesehatan yang diharapkan dapat mengubah perilaku individu atau kelompok. Baik pengetahuan maupun sikap, keduanya termasuk ke dalam domain perilaku, dalam hal ini convert behavior atau perilaku tertutup yang merupakan perilaku yang tidak dapat dilihat atau diamati, namun tetap dapat diukur (Maulana, 2007).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

RELEVANSI MATERI MATA KULIAH TEKNOLOGI SEPEDA MOTOR DAN MATERI MATA PELAJARAN KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK SEPEDA MOTOR TERHADAP MATERI UJI KOMPETENSI KEAHLIAN STANDAR BSNP.

RELEVANSI MATERI MATA KULIAH TEKNOLOGI SEPEDA MOTOR DAN MATERI MATA PELAJARAN KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK SEPEDA MOTOR TERHADAP MATERI UJI KOMPETENSI KEAHLIAN STANDAR BSNP.

Uji kompetensi menurut (Pedoman BSNP 2011:3) adalah proses penilaian baik pengetahuan, ketrampilan maupun sikap kerja melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk menentukan apakah seseorang kompeten atau belum kompeten pada suatu unit kompetensi atau kualifikasi tertentu. Materi standar uji kompetensi dikelola oleh BSNP agar kompetensi berlaku secara nasional. Materi uji kompetensi merupakan materi yang mendukung terhadap pelaksanaan uji kompetensi bagi para peserta didik di SMK. Pengujian kompetensi dilakukan pada tiga aspek yakni aspek kognitif, aspek psikomotor dan aspek afektif yang mendukung peserta didik dalam melakukan pekerjaan yang diujikan kemampuannya. Materi UKK untuk teknik sepeda motor memliki tiga paket yaitu paket 1 perawatan sepeda motor 4 langkah, paket 2 perawatan sepeda motor matic, dan paket 3 perawatan sepeda motor injeksi.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PKN SISWA KELAS VA SDK GANJURAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR PKN SISWA KELAS VA SDK GANJURAN MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL

1. Penggunaan media audio visual dalam upaya meningkatkan minat dan prestasi belajar PKn siswa kelas VA di SDK Ganjuran dapat dilakukan dengan langkah yang tepat. Langkah-langkah tersebut meliputi : (1) Siswa dibagi ke dalam kelompok; (2) Siswa melihat dan mendengarkan video yang sudah disiapkan dengan tema keputusan bersama dan didalam menyaksikan video siswa dan guru dapat bertanya jawab apabila ada siswa yang kurang mengerti; (3) Setiap kelompok mendapatkan tugas dari guru yang berhubungan dengan isi video, tugas tersebut dikerjakan secara berkelompok; (4) Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil jawaban di depan teman-teman; (5) Guru memberikan soal evaluasi untuk mengukur pengetahuan siswa tentang materi yang sudah diberikan; (6) Kemudian sebagai penutup guru memberikan refleksi dan tindak lanjut kepada siswa.
Baca lebih lanjut

165 Baca lebih lajut

Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi UAD Melalui Model Belajar Kelompok dan Media Pembelajaran Imitasi Persilangan pada Mata Kuliah Genetika

Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Biologi UAD Melalui Model Belajar Kelompok dan Media Pembelajaran Imitasi Persilangan pada Mata Kuliah Genetika

mahasiswa sampai pada semester lima mereka akan menempuh mata kuliah genetika yang merupakan salah satu mata kuliah keahlian bidang Biologi yang mempunyai bobot tiga SKS perkuliahan dan 1 SKS praktikum. Mata kuliah tersebut antara lain memuat teori-teori tentang pewarisan sifat keturunan, hukum Mendel, teori probabilitas penurunan sifat, Chi Square Test , Interaksi Gen, Rangkai Kelamin, Pindah Silang, dan Pembuatan Peta Kromosom. Dalam mata kuliah tersebut, mahasiswa dituntut untuk dapat memahami teori-teori tersebut dan juga memahami perhitungan probabilitas penurunan sifat, Chi Square Test , Interaksi Gen, Rangkai Kelamin, Pindah Silang, dan Pembuatan Peta Kromosom sehingga bila dilihat dari sifat mata kuliah tersebut, mahasiswa dituntut untuk dapat menghafal dan juga memahami langkah-langkah Kata kunci : keaktifan, prestasi belajar, belajar kelompok, media belajar, genetika
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects