Top PDF PENUTUP PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

PENUTUP  PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

PENUTUP PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

Polresta Yogyakarta dalam menanggulangi Tindak Pidana Perkosaan melakukan 2 (dua) upaya yaitu Upaya Preventif dan Upaya Represif, sebagaimana di atur dalam Pasal 14 ayat (1) Undang – undang No.2 Tahun 2002 Tentang kepolisian Negara Republik indonesia.

6 Baca lebih lajut

SKRIPSI  PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

SKRIPSI PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang dengan karunia dan lindungan serta hikmat dalam penulisan skripsi ini, sehingga skripsi dengan judul “ PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA ” dapat diselesaikan dengan baik dan lancer.

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

PENDAHULUAN PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

Berdasarkan data yang ada diketahui bahwa di Indonesia terdapat 2.274 kasus kekerasan seksual pada tahun 2014. Angka kekerasan seksual di Kota Yogyakarta belum diketahui, namun hampir dipastikan bahwa Yogyakarta sebagai Kota budaya dan Kota pelajar tempat terjadi perjumpaan antara pelajar dan mahasiswa dari seluruh daerah di Indonesia juga yang berasal dari luar Negeri memberikan kontribusi yang tidak kecil terhadap kasus kekerasan seksual secara nasional di Indonesia. Bertolak dari uraian latar belakang tersebut penulis ingin mengetahui secara lebih rinci mengenai jumlah kekerasan seksual di Kota Yogyakarta dan Peran Kepolisian Resor Kota (POLRESTA) dalam memberikan perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana perkosaan dengan melakukan penelitian yang berjudul “ PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

Indonesia is a country based on law (rechtsstaat) and is not a state based on power alone (machtsstaat). Thus the sound of the first point of the seven state government system are contained in the general explanation of the Law of 1945. The logical consequence of the above principle, is that everything on earth Indonesia should be governed by a set of laws and regulations. The goal is actually good, that for the realization of public order towards a prosperous society and unseen. Rape by R. Sugandi was "a man forced the woman not his wife alone for intercourse with the threat of violence, and are required to have male genitalia into the hole genitals of a woman who then issued semen. In the period of 2013-2016 year there were several cases of rape that occurred in the city of Yogyakarta, but in the process of this case Police Resort Town (POLRESTA) experiencing difficulties in terms of proof, this happens because the victims feel ashamed after knowing her case was known by his friends so that victim repeal report. Cases of rape more difficult dictated by the police is the victim who has been raped by 6-7 months ago, because of embarrassment for mencerikatan this case to the families, the victims chose not to report to the police and the secret store.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

PENUTUP  UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

PENUTUP UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

Salah satu peran aparat kepolisian daam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat tersebut adalah melalui tindakan diskresi. Kapasitas aparat kepolisian dalam melakukan diskresi di Indonesia secara yuridis diatur pada pasal 18 UU No. 2 Tahun 2002 yaitu “ Untuk kepentingan umum, pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri“, hal tersebut mengandung maksud bahwa seorang

5 Baca lebih lajut

Penutup  PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA YOGYAKARTA.

Penutup PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA YOGYAKARTA.

keamanan kendaraan bermotor miliknya, lemahnya sistem keamanan di tempat parkir pusat-pusat keramaian. Selain itu biaya operasional yang terbatas untuk memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor ikut menjadi kendala bagi pihak kepolisian. Kecenderungan pelaku untuk membawa lari barang curiannya kedaerah terpencil juga ikut menghambat upaya pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor.

5 Baca lebih lajut

KOORDINASI ANTARA PENYIDIK KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) PALEMBANG DENGAN JAKSA PENUNTUT UMUM (JPU) DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA

KOORDINASI ANTARA PENYIDIK KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) PALEMBANG DENGAN JAKSA PENUNTUT UMUM (JPU) DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA

Dalam pengelolaan sistem peradilan secara sistemik ini proses peradilan pidana diselenggarakan secara terpadu. Dimulai dari adanya kejahatan baik yang dilaporkan oleh masyarakat maupun yang diketahui oleh Polisi sendiri. Tindakan yang dilakukan oleh Polisi selaku aparat penyidik adalah melakukan penangkapan, penahanan, penggeledahan, penyitaan serta serangkaian tindakan penyelidikan lainnya. Apabila proses tersebut sudah selesai, ada dua tindakan yang dilakukan oleh Polisi. Pertama, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) akan diserahkan kepada Kejaksaan apabila bukti-bukti sudah dianggap cukup. Kedua, mendepontir perkara dengan alasan karena perkara tersebut adalah perkara kecil dan tidak membahayakan masyarakat, atau dengan alasan tidak cukup bukti-bukti yang dibutuhkan.
Baca lebih lanjut

40 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA YOGYAKARTA.

PENDAHULUAN PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA YOGYAKARTA.

Bertolak dari uraian tersebut di atas, penulis ingin mengkaji lebih lanjut peran Kepolisian sebagai penegak hukum dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dengan melakukan penulisan hukum yang berjud ul “Peran Polisi Dalam Menanggulangi Kasus Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Di Kota Yogyakarta”.

14 Baca lebih lajut

PENUTUP  FUNGSI DAN PERAN LABORATORIUM FORENSIK DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PERKOSAAN.

PENUTUP FUNGSI DAN PERAN LABORATORIUM FORENSIK DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PERKOSAAN.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Dalam mengungkap suatu tindak pidana perkosaan Laboratorium Forensik sudah berperan optimal dan professional Laboratorium Forensik membantu mengungkapkan fakta baik untuk peradilan maupun non-peradilan. Pelaksanaan pembuktian tindak pidana perkosaan atas dasar penerapan Ilmu Forensik.

6 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOBA.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOBA.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di kawasan hukum Polres Dairi .adapun metode yang di gunakan penulis adalah metode deskriktif kualitatif yaitu suatu cara atau metode yang memgambarkan keadaan atau objek penelitian di lapangan yang digunakan untuk memecahkan dan menjawab permasalahan yang di hadapi pada masa sekarang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di kantor polres dairi jumlah populasi dan penelitian ini adalah 11 orang karena polulasi kurang dari 100 orang yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 11 orang.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PERAN KEPOLISIAN DALAM MENCEGAH DAN MENANGGULANGI TINDAK KEKERASAN GENG MOTOR DI KOTA CIREBON.

PERAN KEPOLISIAN DALAM MENCEGAH DAN MENANGGULANGI TINDAK KEKERASAN GENG MOTOR DI KOTA CIREBON.

Kaitan antara kepolisian dengan mata kuliah Hak Asasi Manusia, yaitu dalam melaksanakan peran dan fungsinya untuk mengayomi masyarakat, kepolisian harus menjunjung tinggi hak asasi manusia. Kaitan antara kepolisian dengan mata kuliah Kriminologi, yaitu Kriminologi merupakan ilmu yang mempelajari tindak kejahatan, sedangkan yang berperan untuk mengatasi kejahatan adalah kepolisian. Kaitannya dengan mata kuliah Pendidikan Nilai dan Moral, yaitu Pendidikan Nilai dan Moral adalah suatu ilmu yang bertujuan untuk menanamkan nilai dan moral dalam kehidupan bermasyarakat, sedangkan kepolisian bertugas untuk menegakkan nilai dan moral agar dipatuhi oleh masyarakat. Kaitan antara kepolisian dengan Hukum Pidana, yaitu Hukum Pidana adalah suatu ilmu yang mempelajari perkara kejahatan yang terjadi di masyarakat dan diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, sedangkan kepolisian bertugas untuk menegakkan aturan-aturan yang ada dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME (Studi di Polda Lampung)

PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME (Studi di Polda Lampung)

Munculnya beberapa tindakan terorisme di Indonesia layak menjadi perhatian khusus bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya provinsi Lampung. Karena provinsi Lampung merupakan jalur utama yang banyak dilewati oleh masyarakat yang hendak masuk ke Pulau Sumatera. Hal ini menyebabkan Lampung merupakan daerah pergerakan dari para pelaku teror untuk bersembunyi dan memperluas jaringan. Melihat hal ini peranan kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana terorisme harus lebih ditingkatkan. Pihak kepolisian dituntut untuk melaksanakan seluruh peraturan yang ada, mulai dari undang-undang kepolisian yang berkaitan dengan teroris dan undang-undang terorisme yang berlaku di tanah air, sehingga peran kepolisian dapat dioptimalkan untuk memberantas teroris dan mewujudkan keamanan bagi bangsa Indonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah peranan kepolisian di Polda Lampung dalam menanggulangi tindak pidana terorisme dan apakah yang menjadi faktor penghambat pihak kepolisian di Polda Lampung dalam menanggulangi tindak pidana terorisme.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

                                                         PENUTUP  PERAN POLDA DIY DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG.

PENUTUP PERAN POLDA DIY DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG.

g. Lemahnya koordinasi antara aparat penegak hukum, koordinasi dan kerjasama antar penegak hukum mempunyai peran yang sangat menentukan keberhasilan tugas terutama dalam menegakkan hukum dan keadilan serta melindungi sekaligus menyelesaikan masalah yang dihadapi korban perdagangan orang, dari perspektif hukum koordinasi ini tidak hanya terbatas pada sesama penegak hukum melainkan juga dengan instansi lain.

6 Baca lebih lajut

PENUTUP  PERAN DINAS KESEHATAN KOTA YOGYAKARTA DALAM PENANGGULANGAN ABORSI KORBAN PERKOSAAN.

PENUTUP PERAN DINAS KESEHATAN KOTA YOGYAKARTA DALAM PENANGGULANGAN ABORSI KORBAN PERKOSAAN.

2. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan dengan pihak Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta,Forum Perlindungan Korban Kekerasan Yogyakarta dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia dapat disimpulkan bahwa Dinas Kesehatan Memiliki kendala yaitu masih kurangnya Sumber Daya Manusia yang dimiliki dimana masih terdapat kekurangan dalam pemahaman peran dari Dinas Kesehatan dengan bukti adanya praktek aborsi pada korban perkosaan yang terjadi dimana pihak Dinas Kesehatan tidak mengetahui adanya praktek aborsi tersebut, Seharusnya Dinas Kesehatan membuat Perda ataupun Perwal terkait praktek aborsi bagi korban perkosaan di Kota Yogyakarta guna mejalankan peran mereka yang diatur dalam Peraturan Perundang- undangan, sehingga adanya pembatas dan kejelasan dalam proses, tata cara praktek aborsi bagi korban perkosaan dan dapat meminimalisir permasalahan yang mereka miliki.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Upaya Kepolisin dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Play Station di Kota Bandar Lampung

Upaya Kepolisin dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Play Station di Kota Bandar Lampung

Dasar hukum tindak pidana perjudian diatur dalam Pasal 303 KUHP dan Pasal 303 bis KUHP karena tindak pidana perjudian dilakukan lebih dari satu orang dikarenakan pula Pasal 55 KUHP, Undang-Undang Nomor. 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban perjudian. Dalam Undang-Undang Nomor. 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian disebutkan dalam Pasal 1 bahwa semua tindak pidana perjudian termasuk kejahatan. Perjudian pada hakikatnya bertentangan dengan Agama, kesusilaan dan moral Pancasila serta membahayakan bagi penghidupan dan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

struktur organisasi dan dsp tahun 2016

struktur organisasi dan dsp tahun 2016

KEPALA KEPOLISIAN RESOR BIMA KOTA KASAT RESNARKOBA... KEPALA KEPOLISIAN RESOR BIMA KOTA KASAT RESNARKOBA..[r]

6 Baca lebih lajut

KEBIJAKAN KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR

KEBIJAKAN KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR

Kejahatan pencurian kendaraan bermotor dirasakan oleh masyarakat merupakan perbuatan yang merugikan, baik kerugian material maupun non-material. Akibat kejahatan pencurian kendaraan bermotor tersebut masyarakat merasa terganggu keamanan harta serta bendanya, dengan demikian penegakan hukum merupakan salah satu usaha untuk menciptakan tata tertib keamanan dalam masyarakat, baik itu merupakan usaha pemberantasan atau pemidanaan oleh terjadinya pelanggaran hukum, atau dengan kata lain baik secara preventif maupun represif. Apabila Undang-undang yang menjadi dasar hukum bagi gerak langkah serta tindakan dari para penegak hukum kurang sesuai dengan dasar falsafah Negara dan pandangan hidup bangsa kita, maka sudah barang tentu penegakan hukum tidak akan mencapai sasarannya, maka dengan demikian perlindungan hukum akan dapat memberikan rasa aman dan tentram bagi masyarakat dengan adanya kepastian hukum. Oleh karena itu dalam menegakan hukum pidana, polisi sebagai unsur utama yang paling awal berhadapan dengan kejahatan dan melaksanakan penanggulangan kejahatan untuk mewujudkan situasi aman dan terkendali.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG (Studi di polresta Bandar Lampung)

UPAYA KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DI KOTA BANDAR LAMPUNG (Studi di polresta Bandar Lampung)

Usaha-usaha yang rasional untuk mengendalikan atau menanggulangi kejahatan (politik criminal) sudah barang tentu tidak hanya dengan menggunakan sarana penal (hukum pidana), tetapi dapat juga menggunakan sarana-sarana non penal, usaha-usaha non penal ini misalnya penyantunan dan pendidikan sosial dalam rangka mengembangkan tanggungjawab sosial masyarakat melalui pendidikan moral, agama dan sebagainya; kegiatan patroli dan pengawasan lainnya secara continue oleh polisi dan aparat penegak keamanan lainnya dan sebagainya. Usaha non penal ini dapat
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

PENUTUP  UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

PENUTUP UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

2. Kepada pihak kepolisian sebaiknya melakukan pembinaan kepada seluruh jajaran anggota Polri untuk meningkatkan sumber daya manusia yang dimiliki dan dalam melakukan upaya penanggulangan mengedepankan upaya pre-emtif dan preventif demi mencegah kerugian yang ditimbulkan dan meluasnya perjudian melalui internet.

4 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

Tindak pidana pembegalan merupakan kejahatan yang tidak hanya merampas harta benda namun juga keberlangsungan hidup seseorang,para pelaku tidak seganunntuk melakukan kekerasan demi mendapatkan atau mempertahankan harta benda yang dicurinya. Dalam prsoses penanggulangan kejahatan yang dilakukan Polri dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat sebagaimana tertera pada pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, Kepoliisian Kota Yogyakarta dapatlah di tempuh melalui 2 upaya, yaitu upaya preventif dan upaya represif.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...