Top PDF Penyediaan Infrastruktur Ekonomi Membang dan

Penyediaan Infrastruktur Ekonomi Membang dan

Penyediaan Infrastruktur Ekonomi Membang dan

Kabupaten Nganjuk sangat memperhatikan keberadaan infrastruktur ekonomi de mi kelancaran aktifitas perekonomian di daerahnya. Hal ini tercermin dengan tumbuhnya instalasi ekonomi seperti air yang meningkat setiap tahunnya. Demikian juga dengan instalasi listrik jumlah pelanggannya pun mengalami kenaikan. Keberadaan sarana ekonomi itu berdampak pada terpacunya pertumbuhan industri , sehingga pendapatan masyarakatnya mencapai angka pertumbuhan yang mencerminkan dari misi pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

ANALISIS KETERKAITAN KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA: PENDEKATAN ANALISIS GRANGER CAUSALITY

ANALISIS KETERKAITAN KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA: PENDEKATAN ANALISIS GRANGER CAUSALITY

Belanja publik turun karena pemerintah mema- suki masa konsolidasi fiskal. Investasi swasta hampir terhenti karena kelemahan dalam iklim investasi, yang terkena krisis baik dan diperburuk. Meskipun pulih dari krisis pasca-rendah, investasi infrastruktur Indonesia masih hanya sekitar 2% dari PDB. Akibat- nya, Indonesia tertinggal dari negara-negara lain di bidang pelayanan dan penyediaan infrastruktur. Berdasarkan survei Forum Ekonomi Dunia 2006 dari 125 negara, Indonesia menduduki peringkat 89 dalam penyediaan infrastruktur dasar, sementara Cina dan Thailand peringkat ke-60 ke-38 (Greenwood, 2006).
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Pembiayaan Alternatif Penyediaan Infrastruktur Melalui Mekanisme KPBU dan PINA

Pembiayaan Alternatif Penyediaan Infrastruktur Melalui Mekanisme KPBU dan PINA

Bersamaan dengan talkshow ini, sesuai dengan mandat yang diberikan oleh Peraturan Presiden Nomor 38 tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha, Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan PPP Book 2017 yang berisi 22 (dua puluh dua) proyek dengan skema KPBU. PPP Book 2017 disusun dengan lebih matang dan komprehensif dan diharapkan mampu menarik minat potensial investor untuk terlibat dalam proyek-proyek KPBU yang terdapat di berbagai sektor meliputi infrastruktur ekonomi maupun sosial. Lokasi-lokasi proyek juga tersebar dari Medan, Batam, Pekanbaru, Lampung, Jawa, Manado hingga Papua. “Melalui kedua skema alternatif pembiayaan infrastruktur yaitu PINA dan KPBU, pemerintah akan terus berusaha mendorong partisipasi swasta dan lembaga pengelola keuangan untuk terlibat dan berkontribusi dalam upaya penyediaan infrastruktur,” tutup Menteri Bambang.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Peraturan Perundangan PP 8 2007

Peraturan Perundangan PP 8 2007

Pelaksanaan investasi pemerintah dalam penyediaan infrastruktur dan non infrastruktur yang dikerjasamakan dengan badan usaha harus mempertimbangkan pembagian risiko antar pihak dengan prinsip menitikberatkan pada sumber dana komersial/swasta serta meminimalkan sumber dana pemerintah. Hal ini sesuai dengan konsekuensi logis bahwa peran pemerintah sebenarnya sebatas memberikan dukungan sebagai fasilitator dan regulator dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam pelaksanaan pembangunan nasional.

34 Baca lebih lajut

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Investasi Pemerintah

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Investasi Pemerintah

Pelaksanaan investasi pemerintah dalam penyediaan infrastruktur dan non infrastruktur yang dikerjasamakan dengan badan usaha hams mempertimbangkan pembagian risiko antar pihak dengan prinsip menitikberatkan pada sumber dana komersial/ swasta serta meminimalkan sumber dana pemerintah. Hal ini sesuai dengan konsekuensi logis bahwa peran pemerintah sebenarnya sebatas memberikan dukungan sebagai fasilitator dan regulator dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam pelaksanaan pembangunan nasional.

18 Baca lebih lajut

Penyediaan Perumahan Dan Infrastruktur Dasar Di Lingkungan Permukiman Kumuh Perkotaan

Penyediaan Perumahan Dan Infrastruktur Dasar Di Lingkungan Permukiman Kumuh Perkotaan

Perkembangan kota selain berdampak pada pertumbuhan ekonomi juga berdampak pada sisi lain yaitu memicu terjadinya urbanisasi, maupun kesenjangan ekonomi. Santoso (2009) menjelaskan bahwa munculnya masalah sosial dan kantong-kantong permukiman masyarakat berpenghasilan rendah di kota akibat adalah urbanisasi semu (pseudo urbanization), ketika proses urbanisasi di negara berkembang tidak sejalan dengan perkembangan ekonomi (industrialisasi) keadaan sekarang ini yang disebut sebagai involusi kota. Involusi kota sendiri adalah kondisi ketika penduduk perkotaan didorong masuk ke sektor tersier walaupun sektor ini bersifat padat karya dan belum tentu memberikan kehidupan yang lebih baik bagi pekerjanya. Pada akhirnya kondisi tersebut menyebabkan golongan masyarakat berpendapatan rendah yang membutuhkan tempat tinggal menghuni lokasi-lokasi yang tidak layak atau tidak diperuntukkan bagi permukiman seperti tempat pembuangan sampah, bantaran sungai, maupun sepanjang rel kereta api. Kondisi permukiman tersebut juga diperburuk dengan rendahnya kesadaran penghuni permukiman kumuh untuk menjaga kualitas lingkungannya (Soemarwoto, 1997). Kepadatan dan aktivitas penduduk memberikan tekanan pada lingkungan yang menyebabkan terlampauinya daya dukung lingkungan. Sedangkan dalam Soemarwoto (1997) juga disebutkan bahwa tanda-tanda dilampauinya daya dukung lingkungan adalah kerusakan lingkungan.Contohnya adalah menurunnya kondisi sanitasi. Hal ini disebabkan oleh naiknya kepadatan penduduk. Jumlah rumah menjadi tidak cukup dan orang membangun rumah yang sangat sederhana yang sering tidak dapat disebut sebagai rumah. Rumah ini tidak mempunyai jamban, sumber air bersih dan tempat pembuangan sampah. Kebiasaan untuk membuang air besar dimana-mana dilakukan di sini. Demikian sampah juga dibuang di sembarang tempat, sedangkan tidak terdapat tempat daur ulang. Akibatnya beban sampah atau limbah kepada lingkungan mengalami kenaikan. Sedangkan pelayanan sanitasi peningkatannya tidak sebanding dengan kebutuhan. Tidak memadainya pelayanan sanitasi dan air baku menyebabkan berkembangnya penyakit akibat kondisi sanitasi yang kurang bersih, seperti kolera, muntaber, demam berdarah, penyakit kulit, dll.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Infrastruktur dan Peningkatan Ekonomi Ma

Infrastruktur dan Peningkatan Ekonomi Ma

Momentum desa harus menjadi kekuatan ekonomi, juga harus diletakkan pada penyediaan dan kepedulian akan hadirnya infrastruktur perdesaan yang sangatlah penting walau untuk mewujudkannya perlu secara bertahap, mengingat jumlah keseluruhan desa di tanah air berjumlah 70 ribu lebih desa tentu membutuhkan anggaran yang lumayan besar. Apalagi desa- desa yang memiliki kawasan Usaha Kecil Menengah (UKM) akan sangat membutuhkan

3 Baca lebih lajut

Masyarakat Terlibat Pemerintah Swasta Ke

Masyarakat Terlibat Pemerintah Swasta Ke

Dari analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa tingkat keterlibatan aktor-aktor dalam penyediaan infrastruktur adalah sama di kedua lokasi penelitian baik untuk pemerintah, masyarakat maupun peran swasta yang masih terbilang kecil. Namun, apabila dikaitkan dengan aktivitas sosial dan tingkat ekonomi masyarakat akan muncul perbedaan mengenai proyek penyediaan yang terjadi. Aktivitas sosial yang cukup tinggi serta tingkat ekonomi masyarakat di Danukusuman yang lebih rendah apabila dibandingkan dengan Mojsosongo, menimbulkan lebih banyak program penyediaan infrastruktur oleh pemerintah yang tidak ditemukan di Mojosongo seperti Sanimas dan pavingisasi.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PRINSIP DAN STRATEGI PENERAPAN “PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP” DALAM PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI

PRINSIP DAN STRATEGI PENERAPAN “PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP” DALAM PENYEDIAAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI

pemerintah saja. Agar infrastruktur dapat berperan maksimal dalam menunjang perekonomian, para ahli seringkali menggunakan angka 5%--6% dari Product Domestic Regional Bruto (PDRB) sebagai rule of thumb alokasi untuk pembangunan infrastruktur. Indonesia masih berada dalam kisaran rata-rata 2%--3% dari PDRB. Dengan kebutuhan yang demikian besar maka kerjasama pemerintah dan swasta dalam pola Public Private Partnership (PPP) merupakan opsi yang harus terus dikembangkan. Infrastruktur yang memiliki tingkat pengembalian finansial yang tinggi seperti jalan tol, pelabuhan kontener, terminal bandara, pembangkit listrik, dapat dikerjasamakan dengan swasta melalui pola PPP. Sementara itu Pemerintah akan lebih fokus untuk membangun infrastruktur yang secara komersial tidak layak, namun secara sosial ekonomi sangat dibutuhkan masyarakat seperti air bersih, sanitasi, irigasi, jalan desa, listrik perdesaan dan berbagai infrastruktur perdesaan lainnya (Susantono, 2009).
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

DIPLOMASI PUBLIK INDONESIA DALAM MEMBANG

DIPLOMASI PUBLIK INDONESIA DALAM MEMBANG

“Diplomasi Baru” yang ingin menjadikan Perang Dunia Pertama sebagai akhir dari seluruh perang, ternyata tidak berhasil karena pecah Perang Dunia Kedua. Selanjutnya, dengan berakhirnya Perang Dunia Kedua, menurut Hamilton (1995) mengukuhkan pelajaran bagi bangsa Eropa bahwa tidak ada perbedaan antara politik internasional dan ekonomi internasional. Bertambahnya jumlah permasalahan di bidang industri, sosial, dan teknologi, dipersepsikan memiliki dimensi internasional, oleh karena itu juga memiliki dimensi diplomasi. Sebagaimana halnya perang dalam abad ke-20, diplomasi menjadi total dalam sasarannya dan masalah pokoknya. Franklin Delano Roosevelt, mantan Presiden Amerika Serikat juga mendorong orang-orang dari dunia industri dan perdagangan untuk melakukan misi diplomatik. White (Baylis and Smith, 2001) mendefinisikan diplomasi “…as a key process of communication and negotiation in world politics and as an important foreign policy instrument used by global actors”.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Kedudukan Ilmu Pengetahuan dalam Membang

Kedudukan Ilmu Pengetahuan dalam Membang

Keberadaan ilmu dalam Islam tidak dapat dipisahkan dari sejarah yang dialami agama dan masyarakat muslim semasa perkembangan awal agama ini. Perkembangan ilmu dalam dunia Islam pada masa awal perkembangannya sangat dipengaruhi aksi ekspansi para pemimpin umat muslim ke seluruh wilayah dunia. Ekspansi ini diiringi pula dengan ekspansi sosial, politik, dan ekonomi. Kondisi ini mendorong tumbuhnya aktivitas intelektual muslim. Ekspansi wilayah yang sangat luas memaksa umat muslim bertemu dengan kepercayaan, etnis, dan kebudayaan yang berbeda. Sejarah ini membentuk peradaban Islam yang multi religious, multi etnis, dan multikultural, dapat dikatakan bahwa pluralitas masyarakat menjadi pondasi penting dalam membangun peradaban Islam. Mengelola sebuah imperium besar yang bersifat plural, mendorong para pemimpin Islam mempelajari berbagai aspek kehidupan dan menempatkan ajaran Islam bersentuhan dengan agama dan kepercayaan lain. Pertemuan ini menjadikan bentuk peradaban Islam yang sangat elastis terhadap perbedaan, sikap ini sangat dibutuhkan dalam mengembangkan ilmu sehingga berkembang menjadi dasar bagi sebuah peradaban besar.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Wawancara Korupsi Membang Muda

Wawancara Korupsi Membang Muda

Pertukaran pengalaman di bidang pencegahan, khususnya kajian dan monitoring sistem pemerintah, kode etik, serta peran lembaga anti korupsi dalam pencegahan korupsi, kerjasama dengan univ[r]

42 Baca lebih lajut

Model Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan (Studi Kasus  Kota Bandarlampung)

Model Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan (Studi Kasus Kota Bandarlampung)

Pembangunan infrastruktur perkotaan cenderung belum memadai dan banyak menimbulkan permasalahan lingkungan seperti; macet, banjir, polusi udara, tanah dan air. Berbagai strategi, kebijakan dan program berkaitan dengan pembangunan infrastruktur belum mampu menyelesaikan permasalahan infrastruktur perkotaaan. Banyaknya aspek yang terkait dan aktor yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur perkotaan memerlukan suatu perencanaan yang terpadu agar berkelanjutan. Perencanaan dan pembangunan infrastruktur merupakan proses dengan kompleksitas tinggi, multidisiplin, multisektor dan multiaktor. Oleh sebab itu diperlukan suatu penelitian mengenai model kebijakan pembangunan infrastruktur secara holistik, terpadu dan dinamis dengan mempertimbangkan berbagai dimensi pembangunan berkelanjutan di kota. Tujuan penelitian ini adalah merancang model dinamik, merumuskan indeks keberlanjutan infrastruktur kota dan menyusun alternatif kebijakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Model kebijakan pembangunan infrastruktur berkelanjutan kota dibangun dari tiga sub model utama yaitu sub model sosial, sub model ekonomi dan sub model fisik lingkungan. Nilai indeks keberlanjutan infrastruktur kota hasil simulasi skenario model dinamik adalah nilai terendah 73.46 dan nilai indeks tertinggi 137.46. Status keberlanjutan infrastruktur kota meningkat seiring dengan peningkatan nilai indeks tersebut. Arahan kebijakan untuk skenario optimis, sebagai skenario terpilih adalah: bidang sosial yang meliputi pengendalian jumlah penduduk. Arahan kebijakan bidang ekonomi adalah pengelolaan ekonomi lokal melalui UMKM. Arahan kebijakan bidang fisik lingkungan adalah pengelolaan infrastruktur terpadu melalui pengelolaan sumber daya air (air bersih, air kotor dan air limbah), angkutan umum, persampahan dan Ruang Terbuka Hijau. Kebijakan tersebut dapat operasional dengan didukung adanya tata pengelolaan pemerintahan yang baik yang meliputi kepemimpinan yang visioner, perencanaan infrastruktur terpadu, anggaran yang efektif dan efisien, dan penegakan hukum.
Baca lebih lanjut

242 Baca lebih lajut

Evaluasi Ekonomi Investasi Infrastruktur

Evaluasi Ekonomi Investasi Infrastruktur

b. Pada evaluasi ekonomi tradisional, kelebihan keuntungan dari konsumen termasuk dalam keuntungan yang diperoleh dari pengguna transportasi secara keseluruhan adalah pandangan yang salah. Bagi pengguna jalan yang secara rutin memanfaatkan fungsi jalan dalam kegiatan bisnis mereka, mungkin akan membawa manfaat yang besar bagi mereka karena biaya yang dikeluarkan untuk operasional kendaraan tinggi sebelum pembangunan infrastruktur menjadi rendah setelah infrastruktur dibangun. Tapi sebaliknya pengguna jalan yang sebelumnya tidak menggunakan fasilitas tersebut atau tidak berlalulintas di jam puncak tidak akan berdampak apapun secara ekonomi bagi mereka.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

MATRIKS RENCANA TERPADU DAN PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH

MATRIKS RENCANA TERPADU DAN PROGRAM INVESTASI INFRASTRUKTUR JANGKA MENENGAH

8 Infrastruktur Pendukung Kegiatan Ekonomi dan Sosial RISE Kec 8.1 Infrastruktur Pendukung Kegiatan Ekonomi dan Sosial RISE sub output Kec 9 Infrastruktur Perdesaan PPIP Kel 9.1 Inf[r]

37 Baca lebih lajut

Kebutuhan persyaratan alat untuk membang

Kebutuhan persyaratan alat untuk membang

Penting untuk menggabungkan software dengan hati-hati, sebagai kombinasi yang buruk dapat melakukan lebih banyak ruginya daripada baik dan mungkin merusak sistem anda Make Money at : ht[r]

6 Baca lebih lajut

Kebutuhan persyaratan alat untuk membang

Kebutuhan persyaratan alat untuk membang

Pengertian Server Firewall Sebuah server merupakan jantungnya kebanyakan Jaringan, merupakan komputer yang sangat cepat, mempunyai memori yang besar, harddisk yang memiliki kapasitas be[r]

5 Baca lebih lajut

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 03 3_06701

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 03 3_06701

1 2 3276.002 Pelaksanaan koordinasi dalam rangka peningkatan infrastruktur ekonomi daerah tertinggal 3276.004 Jumlah pengembangan kebijakan infrastruktur ekonomi di daerah tertinggal [r]

13 Baca lebih lajut

582. Undangan pembuktian Kualifikasi Pengawasan Penyediaan Infrastruktur Jln Distrik Warmare

582. Undangan pembuktian Kualifikasi Pengawasan Penyediaan Infrastruktur Jln Distrik Warmare

Jika sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan, sebagaimana disebutkan pada jadwal di atas, saudara tidak hadir, maka perusahaan saudara dianggap Gugur Demikian kami sampaikan unt[r]

1 Baca lebih lajut

Und Pembuktian Paket Air Minum Gp. Paya Meugendrang

Und Pembuktian Paket Air Minum Gp. Paya Meugendrang

Peningkatan Infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum Di Gampong Paya Meugendrang Kecamatan Woyla Timur Sehubungan dengan Pelelangan Paket Pekerjaan Peningkatan Infrastruktur Sistem Pe[r]

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...