Top PDF Penyelesaian persamaan vibrasi dengan menggunakan metode Runge Kutta Fehlberg (RKF 45)

Penyelesaian persamaan vibrasi dengan menggunakan metode Runge Kutta Fehlberg (RKF 45)

Penyelesaian persamaan vibrasi dengan menggunakan metode Runge Kutta Fehlberg (RKF 45)

Penggunaan metode Runge Kutta Fehlberg untuk menyelesaikan persamaan vibrasi merupakan titik terang yang didapatkan manusia dari hasil berpikir. Telah dijelaskan sebelumnya bahwasannya matahari dan bulan yang diibaratkan sebagai fungsi dan peredaran sebagai operasi bilangan yang memunculkan fenomena pergantian siang dan malam yang diibaratkan sebagai persamaan vibrasi yang terdiri dari fungsi dan operasi bilangan tersebut. Konsep tersebut memunculkan pengetahuan baru yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia itu sendiri. Pergantian siang dan malam merupakan salah satu fenomena alam yang sering dijumpai, tetapi banyak makna yang bisa didapatkan dan dari situlah Allah memerintahkan manusia untuk merenungi dan berpikir akan kebesaran Allah yang telah menciptakan fenomena alam yang beragam dan makhluk-makhluk ciptaan- Nya. Karena Allah menberikan akal pada manusia untuk berpikir, bersyukur dan senantiasa melaksanakan perintah-Nya. Hal ini tertuang dalam firman Allah:
Baca lebih lanjut

63 Baca lebih lajut

Penyelesaian numerik model pertumbuhan dan pengobatan kanker pankreas menggunakan metode Runge Kutta Fehlberg

Penyelesaian numerik model pertumbuhan dan pengobatan kanker pankreas menggunakan metode Runge Kutta Fehlberg

3 Fehlberg (RKF 45) untuk mendapatkan solusi numeriknya. metode tersebut merupakan metode penyelesaian persamaan diferensial secara numerik dengan banyak langkah yang sering digunakan karena memiliki ketelitian yang cukup baik. Metode Runge Kutta Fehlberg (RKF 45) termasuk dalam keluarga metode Runge Kutta Orde-4, namun memiliki ketelitian sampai orde-5. Ketelitian yang tinggi ini dimungkinkan karena metode RKF 45 memiliki 6 konstanta perhitungan yang berperan untuk memperbarui solusi sampai orde-5 (Mathews & Kurtis, 2004:497). Berdasarkan paparan tersebut penulis tertarik untuk menyelesaikan sistem persamaan diferensial nonlinier model pertumbuhan dan pengobatan kanker pankreas yang di rumuskan oleh Louzoun dkk (2014) dengan menggunakan metode Runge Kutta Fehlberg (RKF 45) yang hasilnya diharapkan dapat digunakan dalam bidang kedokteran.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

Solusi numerik model interaksi Mycobacterium tuberculosis yang sensitif dan resisten terhadap antibiotik dengan metode Runge Kutta Fehlberg

Solusi numerik model interaksi Mycobacterium tuberculosis yang sensitif dan resisten terhadap antibiotik dengan metode Runge Kutta Fehlberg

Berdasarkan penjelasan di atas terbesit masalah matematika khususnya persamaan diferensial nonlinier yang sulit untuk dipecahkan baik secara analitik maupun numerik. Namun dengan terus berkembangnya ilmu matematika, metode- metode penyelesaian masalah nonlinier terus ditemukan baik metode analitik maupun metode numerik, sehingga mampu memberikan kemudahan dalam menentukan solusi dari suatu masalah tak linier. Salah satu metode numerik untuk penyelesaian parsamaan diferensial nonlinier adalah metode RKF 45. Metode tersebut merupakan salah satu metode numerik untuk menyelesaikan suatu masalah nonlinier. Metode ini telah banyak diterapkan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan.
Baca lebih lanjut

76 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN REAKTANSI SALURAN TERHADAP TRANSIENT STABILITY OF MULTIMACHINE DENGAN METODE RUNGE-KUTTA FEHLBERG

ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN REAKTANSI SALURAN TERHADAP TRANSIENT STABILITY OF MULTIMACHINE DENGAN METODE RUNGE-KUTTA FEHLBERG

Perilaku atau perubahan sudut rotor pada mesin/generator diamati dengan melakukan pengujian melalui perubahan reaktansi saluran dan variasi gangguan besar (transient stability). Perubahan reaktansi saluran yang dilakukan yaitu dengan menerapkan pemberian kompensasi saluran/pemasangan kompensator kapasitor seri dan penambahan jumlah saluran transmisi. Untuk variasi gangguan besar yang diterapkan adalah gangguan 3 fasa simetris pada salah satu saluran dan pelepasan beban. Perubahan reaktansi saluran dan variasi dari jenis gangguan besar ini dilakukan untuk melihat pengaruh yang terjadi pada sudut rotor dan pengaruhnya terhadap waktu pemutusan kritis gangguan (Critical Clearing Time) yang diperlukan oleh sistem tenaga agar tetap dapat mempertahankan kestabilan sistem secara transien. Analisis ini dilakukan dengan membuat program m-file pada software MATLAB, yaitu program simulasi penyelesaian numerik dari persamaan ayunan masing-masing mesin/generator.
Baca lebih lanjut

164 Baca lebih lajut

Penerapan metode runge kutta pada persamaan 

differensial linier orde satu

Penerapan metode runge kutta pada persamaan differensial linier orde satu

Dalam subbab ini akan dibahas solusi numerik dan analitik serta simulasi dari persamaan differensial linier orde satu. Persamaan ini diselesaikan dengan menggunakan metode Runge Kutta orde lima. Persamaan ini diambil dari jurnal “ Penyelesaian Persamaan Diferensial Linier Orde Satu dan Dua disertai Nilai Awal dengan menggunakan Metode Runge Kutta Orde Lima Butcher dan Felhberg (RKF )” yang di tulis oleh Sagita dan Agus pada tahun . Dalam jurnal tersebut diberikan persamaan diferensial linier orde satu sebagai berikut.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

Model Matematika Pada Replikasi Virus Hepatitis C Dalam Vesicular Membran Structure (2VMS) Dengan Sistem Persamaan Diferensial (Menggunakan Metode Runge-Kutta Orde-4)

Model Matematika Pada Replikasi Virus Hepatitis C Dalam Vesicular Membran Structure (2VMS) Dengan Sistem Persamaan Diferensial (Menggunakan Metode Runge-Kutta Orde-4)

Pendekatan yang digunakan dalam metode numerik merupakan pendekatan analitis matematis. Sehingga dasar pemikirannya tidak keluar dari dasar pemikiran analitis, hanya saja teknik perhitungan yang mudah merupakan pertimbangan dalam pemakaian metode numerik. Mengingat bahwa algoritma yang dikembangkan dalam metode numerik adalah algoritma pendekatan maka dalam algoritma tersebut akan muncul istilah iterasi yaitu pengulangan proses perhitungan. Dengan kata lain perhitungan dengan metode numerik adalah perhitungan yang dilakukan secara berulang-ulang untuk terus-menerus memperoleh hasil yang semakin mendekati nilai penyelesaian yang sebenarnya.
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

Aplikasi Metode Runge Kutta Orde Empat Pada Penyelesaian Rangkaian Listrik Rlc

Aplikasi Metode Runge Kutta Orde Empat Pada Penyelesaian Rangkaian Listrik Rlc

Dalam penelitian ini akan ditentukan solusi penyelesaian persamaan diferensial orde kedua yang timbul dalam masalah rangkaian listrik RLC dengan menggunakan metode Runge- Kutta orde empat. Persamaan diferensial orde kedua dibentuk menjadi sistem persamaan orde pertama dan diselesaikan secara simultan. Hasilnya diperoleh solusi yang tingkat presisinya cukup tinggi jika dibandingkan dengan solusi analitiknya.

6 Baca lebih lajut

Penerapan metode Runge-Kutta implisit pada sistem persamaan diferensial biasa yang kaku

Penerapan metode Runge-Kutta implisit pada sistem persamaan diferensial biasa yang kaku

Penyelesaian PDB secara numerik dapat menggunakan berbagai macam metode, mulai dari metode yang sederhana hingga metode yang ketelitiannya lebih tinggi. Metode sederhana yang sering digunakan yaitu metode deret Taylor. Namun pada beberapa permasalahan, metode tersebut dianggap tidak praktis karena tidak semua fungsi dapat dihitung turunannya dengan mudah, terutama bagi fungsi yang bentuknya rumit. Semakin tinggi orde dari metode deret Taylor, maka semakin tinggi juga turunan fungsi yang harus dihitung (Munir, 2006). Dari permasalahan tersebut, maka dibutuhkan alternatif metode numerik lainnya yang tergolong sederhana untuk menyelesaikan suatu fungsi PDB. Metode numerik tersebut salah satunya yaitu metode Runge Kutta
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN SOLUSI METODE THOMAS DAN METODE RUNGE KUTTA DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL.

PERBANDINGAN SOLUSI METODE THOMAS DAN METODE RUNGE KUTTA DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL.

Dalam kajian ini, getaran pada kabel merupakan persamaan diferensial parsial yang dapat diselesaikan dengan menggunakan metode Numerik.Dalam hal ini, penulis menggunakan metode Beda Hingga dikarenakan persamaan diferensial parsial pada persamaan getaran kabel mengandung variabel x dan t. Selanjutnya dalam menyederhanakan persamaan diferensial parsial diselesaikan dengan metode Thomas dan metode Runge Kutta.Metode Thomas dapat menyelesaikan persamaan linier simultan yang dapat dibentuk menjadi matriks tridiagonal. Metode Runge Kutta merupakan salah satu metode numerik yang tidak perhitungan turunan dan memiliki ketelitian yang tinggi. Berdasarkan uraian di atas, maka diharapkan penggunaan Metode Thomas dan Metode Runge Kutta memperoleh penyelesaian dari persamaan diferensial parsial pada getaran kabel tersebut.(Finizio, 1982)
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Penyelesaian Numerik Persamaan Diferensial Orde Dua Dengan Metode Runge-Kutta Orde Empat Pada Rangkaian Listrik Seri LC

Penyelesaian Numerik Persamaan Diferensial Orde Dua Dengan Metode Runge-Kutta Orde Empat Pada Rangkaian Listrik Seri LC

Pengujian kelarutan senyawa kompleks bertujuan untuk memperoleh pelarut yang paling baik untuk digunakan pada tahap analisa berikutnya. Setelah sejumlah padatan kompleks hasil sintesis diperoleh, dilakukan pengujian kelarutan terhadap masing-masing senyawa kompleks menggunakan beberapa pelarut yaitu metanol, aseton, dan akuades. Hasil pengujian kelarutan tersebut dapat dilihat pada Tabel 2. berikut ini.

8 Baca lebih lajut

Penyelesaian numerik persamaan vibrasi menggunakan metode shooting

Penyelesaian numerik persamaan vibrasi menggunakan metode shooting

Selain itu, Yulia Acu, dkk (2017) membahas gerak osilasi pegas dengan massa yang berubah-ubah terhadap waktu menggunakan metode Runge-Kutta orde empat dan Runge-Kutta Fehlberg tingkat lima. Penelitian ini menghasilkan pertumbuhan truncation error yang jauh lebih kecil dan menunjukkan gerak osilator dengan massa yang berubah terhadap waktu. Sistem akan mengalami gerak harmonik sederhana saat air dalam sistem sudah habis.

90 Baca lebih lajut

Model Sederhana Gerak Osilator dengan Massa Berubah Terhadap Waktu Menggunakan Metode Runge Kutta

Model Sederhana Gerak Osilator dengan Massa Berubah Terhadap Waktu Menggunakan Metode Runge Kutta

Persamaan gerak osilasi pegas dengan massa berubah terhadap waktu merupakan persamaan differensial non linear yang sulit diselesaikan secara analitik. Pada penelitian ini persamaan gerak osilasi tersebut diselesaikan menggunakan metode Runge Kutta orde empat dan Runge Kutta Fehlberg tingkat lima. Metode Runge Kutta menawarkan penyelesaian persamaan diferensial dengan pertumbuhan truncation error yang jauh lebih kecil. Hasilnya menunjukan gerak osilator dengan massa yang terus berkurang terhadap waktu memiliki sifat seperti osilator teredam dan menjadi gerak harmonik sederhana saat massa osilator tetap. Metode Runge Kutta orde empat dan Runge Kutta Fehlberg mampu menggambarkan keadaan sistem osilator dengan massa berubah terhadap waktu.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Analisis penurunan metode Runge Kutta orde tiga dan penerapannya pada penyelesaian model Predator-prey dengan pemanenan

Analisis penurunan metode Runge Kutta orde tiga dan penerapannya pada penyelesaian model Predator-prey dengan pemanenan

Metode Runge Kutta adalah metode yang tidak memerlukan turunan dari fungsi dan berusaha mendapatkan derajat ketelitian yang lebih tinggi. Karena penyelesaian persamaan diffrensial biasa menggunakan deret Taylor memerlukan perhitungan turunan 𝑓(𝑥, 𝑦) maka tidak semua fungsi mudah dihitung turunannya. Semakin tinggi orde metode deret Taylor, semakin tinggi turunan fungsi yang harus dihitung. Karena permasalahan ini metode Runge Kutta dijadikan alternatif lain dari metode deret Taylor. (Munir, 2010)
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

ANALISIS RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALLEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE EULER DAN RUNGE KUTTA.

ANALISIS RANGKAIAN RLC SERI DAN PARALLEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE EULER DAN RUNGE KUTTA.

Ada beberapa persoalan fisika yang cukup rumit jika dikerjakan secara analitik dapat disederhanakan penyelesaiannya dengan menggunakan metode komputasi. Karena itu, metode komputasi sangat membantu dalam mempelajari gejala fisika. Salah satu permasalahan fisika yang membutuhkan ketelitian dalam perhitungannya adalah dalam menganalisis rangkaian RLC seri dan parallel. Analisis rangkaian RLC seri dan parallel dapat dilakukan dengan menggunakan model matematika dan menerapkan metode numerik untuk menyederhanakan penyelesaian matematisnya. Solusi persamaan diferensial pada rangkaian RLC seri dan parallel tersebut akan menghasilkan osilasi yang tidak teredam, kurang teredam, teredam kritis dan sangat sangat teredam seperti pada system pegas yang selama ini ditentukan dengan berbagai metode analitik yang relatif sulit.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

ANALISIS SOLUSI NUMERIK MODEL GERAK PLANET DENGAN METODE RUNGE-KUTTA

ANALISIS SOLUSI NUMERIK MODEL GERAK PLANET DENGAN METODE RUNGE-KUTTA

Seperti yang dijelaskan pada bab 3 subbab a, persamaan yang dicari solusi numeriknya dengan metode Runge-Kutta adalah persamaan (2.8). Setelah di identifikasi persamaan (2.8) merupakan persamaan diferensial biasa orde satu, hal ini dilihat dari variabel terikatnya ( � ) yang bergantung pada satu variabel bebasnya ( ). Sehingga penyelesaian numerik dari persamaan (2.8) menggunakan skema umum (2.9). Setelah didapatkan solusi numerik, dilakukan pembuatan program. Kemudian dilanjutkan dengan simulasi serta analisis hasil dari program yang dijalankan.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

KOMBINASI KESTABILAN METODE RUNGE KUTTA DAN METODE PREDIKTOR KOREKTOR ADAMS PADA PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFFERENSIAL BIASA

KOMBINASI KESTABILAN METODE RUNGE KUTTA DAN METODE PREDIKTOR KOREKTOR ADAMS PADA PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFFERENSIAL BIASA

Persamaan yang mengandung turunan fungsi satu peubah dapat ditemukan disetiap cabang ilmu yang menggunakan matematika. Model matematika dapat digunakan berbagai fenomena fisik maupun non fisik, salah satunya seperti laju pertumbuhan populasi. Ada dua cara menyelesaikan persamaan differensial yaitu secara analitis dan secara numeris. Penyelesaian secara analitis diperoleh solusi yang dihasilkan bersifat eksak, sedangkan penyelesaian secara numeris menghasilkan solusi berupa hampiran yang diperoleh dengan menggunakan numerik tertentu. Penyelesaian secara numeris menggunakan metode-metode numerik tertentu yaitu metode Runge Kutta , Metode Prediktor Korektor Adams dan kombinasi kedua metode tersebut. Masing-
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

Metode analitik dan metode runge-kutta orde 4 dalam penyelesaian persamaan getaran pegas teredam

Metode analitik dan metode runge-kutta orde 4 dalam penyelesaian persamaan getaran pegas teredam

Persamaan getaran dinyatakan dalam persamaan diferensial biasa. Karakteristik persamaan diferensial biasa umumnya dapat diselesaikan menggunakan metode analitik. Namun, pada bentuk kompleks persamaan diferensial biasa tidak dapat dengan mudah ditentukan penyelesaian analitiknya. Oleh karena itu, dikembangkan berbagai metode numerik untuk menyelesaikan persamaan diferensial biasa. Metode numerik merupakan metode hampiran yang pasti memiliki galat. Suatu metode numerik mungkin sangat akurat apabila digunakan untuk menyelesaikan masalah tertentu, namun belum tentu tepat untuk menyelesaikan masalah lain.
Baca lebih lanjut

70 Baca lebih lajut

Menentukan Karakteristik Osilasi Nonlinear Dengan Metode Runge-Kutta Menggunakan Pemrograman Borland Delphi Riri Safitri

Menentukan Karakteristik Osilasi Nonlinear Dengan Metode Runge-Kutta Menggunakan Pemrograman Borland Delphi Riri Safitri

Menentukan solusi suatu persamaan lebih mudah menggunakan metode numerik. Metoda numerik terbagi atas beberapa me- toda penyelesaian, salah satunya adalah dif- ferensiasi numerik. Pada metoda ini dapat ditentukan solusi dari persamaan differensi- al. Persamaan differensial adalah gabungan antara fungsi yang tidak diketahui secara eksplisit dan turunan (diferensial)-nya. Sa- lah satu contohnya adalah persamaan gerak pegas:

9 Baca lebih lajut

Analisis Perubahan Reaktansi Saluran Terhadap Transient Stability Of Multimachine Dengan Metode Runge-Kutta  Fehlberg

Analisis Perubahan Reaktansi Saluran Terhadap Transient Stability Of Multimachine Dengan Metode Runge-Kutta Fehlberg

Pemodelan matematis sistem tenaga listrik (STL) dengan gangguan besar (large disturbances)/transien adalah dalam bentuk persamaan non-linier. Sehingga penyelesaian numerik dari persamaan ini menggunakan penyelesaian secara integrasi. Pemilih metode Runge-Kutta Fehlberg sebagai metode penyelesaian numerik dari persamaan ayunan (swing equation) guna mendapatkan dan me-ningkatkan akurasi kurva ayunan (swing curve) dalam penyelesaian persamaan non-linier ini.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Penerapan Metode Garis dan Metode Runge Kutta Orde-4 pada penyelesaian Persamaan Difusi

Penerapan Metode Garis dan Metode Runge Kutta Orde-4 pada penyelesaian Persamaan Difusi

Metode garis (MOL) adalah prosedur umum untuk solusi persamaan diferensial parsial (PDP). Ide dasar dari metode garis adalah mengubah bentuk persamaan differensial parsial menjadi sistem persamaan differensial biasa (Hamdi dkk, 2009:1-5). Ada 2 tahapan utama dari metode garis yaitu tahapan pertama mengganti turunan ruang dengan menggunakan metode beda hingga (pusat) sehingga diperoleh sistem persamaan differensial. Kemudian tahapan kedua dengan menyelesaikan sistem persamaan differensial biasa yang diperoleh dengan menggunakan metode penyelesaian persamaan differensial biasa seperti metode Runge Kutta.
Baca lebih lanjut

69 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...