Top PDF Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Hal yang sama juga terjadi pada uptake nitrogen di perairan, sumber nitrogen dalam bentuk amoniak akan dirombak oleh bakteri nitrifikasi menjadi nitrit dan dioksidasi menjadi N-NO3 yang siap diserap oleh tanaman. Ditambahkan, bahwa mekanisme removal nitrogen di perairan ditentukan oleh 3 hal yaitu, aktifitas bakteri (Gersberg et al., 1986), uptake tanaman (Breen, 1990; Rogers et al., 1991) dan penguapan (Sanchez-Monedero et al., 2001). Proses perombakan dan asimilasi nutrien yang berlangsung pada sistem resirkulasi aquaponik diduga berkaitan dengan morfologi dan jenis tanaman yang digunakan. Setiap jenis tanaman tentu memiliki jumlah akar berbeda antara satu dengan yang lainnya. Tanaman dengan porsi akar lebih besar diasumsikan sebagai substrat bagi komunitas bakteri akan lebih tinggi, sehingga memberi peluang untuk proses asimilasi nutrien melalui perombakan
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Walaupun Danau Towuti tergolong perairan alami atau oligotrofik, namun dalam menentukan zona kawasan konservasi perlu dipilih kondisi kualitas perairan yang terbaik. Menurut Wetzel (2001), wilayah litoral yang berdekatan dengan pantai merupakan zona transisi yang menghubungkan daerah tangkapan air (catchment area) dengan wilayah perairan terbuka dan memberikan habitat unik berbagai jenis organisme. Seperti juga di D. Towuti berbagai jenis biota endemik seperti udang menempati perairan dangkal atau wilayah litoral (Rintelen & Cai, 2009). Menurut Bocaniov (2013), zona litoral danau yang berdekatan dengan pantai kondisi lingkungannya lebih banyak dipengaruhi oleh beban masukan material alohtonus dari daratan sekitarnya. Berkembangnya aktivitas antropogenik di area sekitar D. Towuti dengan cepat dapat mempengaruhi kondisi kualitas air, diantaranya dapat diindikasikan oleh pengkayaan unsur hara dan peningkatan klorofil-a di wilayah litoral perairan danau.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Pengelolaan perikanan bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan dan memeliharanya pada tingkat hasil yang stabil mendekati produksi optimumnya (Hasri et al., 2011). Oleh karena itu data dan informasi mengenai pertumbuhan, laju eksploitasi dan reproduksi sangat diperlukan untuk optimalisasi pemanfaatan sumber daya ikan tersebut pada suatu perairan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti beberapa aspek pertumbuhan, laju eksploitasi dan biologi reproduksi ikan nila di Waduk Cirata. Informasi ini penting sebagai dasar pengelolaan ikan nila di Waduk Cirata. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam usaha pengelolaan ikan nila di Waduk Cirata.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

163 Konduktivitas atau daya hantar listrik (DHL) merupakan gambaran numerik dari kemampuan air untuk meneruskan aliran listrik, sehingga semakin banyak garam- garam terlarut yang dapat terionisasi, maka nilai DHL semakin tinggi (Effendi, 2003). Konduktivitas terkait dengan nilai TDS sehingga polanya sama dimana konduktivitas cenderung lebih tinggi di stasiun Kali Dambu yang dekat dengan pemukiman dibandingkan di daerah rawa yang minim aktivitas dan masih alami. Namun pola konduktivitas di stasiun penelitian berbanding terbalik dengan nilai potensial reduksi oksidasinya dimana justru nilainya yang lebih tinggi di wilayah rawa dibandingkan di Kali Dambu yang sudah merupakan badan sungai. Kisaran nilai ORP di Pulau Dolak berkisar antara 187 – 289 mV jauh lebih rendah dari kisaran ORP perairan alami menurut Tebbut (1992) yang berkisar antara 450 – 520 mV.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

termasuk ke dalam filum Moluska dan kelas Gastropoda yang telah dikonsumsi di banyak daerah di Indonesia, seperti di berbagai daerah di Jawa Barat. Di daerah Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat, tutut dikenal dengan nama cipuk, yang berarti siput, dan merupakan salah satu makanan yang digemari. Kijing atau lokan adalah kerang air tawar yang biasa hidup di sungai dan danau, merupakan anggota dari filum Moluska, kelas Bivalvia, famili Unionidae. Di Maninjau, lokan banyak ditemukan di sungai-sungai kecil yang menjadi inlet danau dan di pinggiran danau yang dangkal. Selain lokan endemis, ditemukan juga kijing yang merupakan kerang air tawar berukuran besar yang sudah menginvasi Danau Maninjau dan sungai- sungai di sekitarnya. Kijing tersebut pertama kali ikut terbawa masuk ke Indonesia (Bogor) secara tidak sengaja ketika ikan nila diintroduksi dari Taiwan pada tahun 1969 (Mujiono, 2011). Kijing ini berasal dari Asia Timur (Benson, 2015), tetapi di Indonesia lebih dikenal dengan nama kijing Taiwan (Anodonta woodiana). Sejak itu, kijing Taiwan diketahui telah menyebar hingga ke Bali pada tahun 1994 dan ke Manado, Sulawesi Utara, sejak tahun 1979 (Mujiono, 2011). Di Eropa, kijing Taiwan ditemukan pertama kali di Hungaria pada tahun 1984. Sejak itu, A. woodiana telah ditemukan di setidaknya 13 negara lain (Paunovic et al., 2006; Kraszewski & Zdanowski, 2007; Pou- Rovira et al., 2009). Dalam dua dekade, kerang ini telah menyebar hingga ke Rumania (Popa et al., 2007) dan Semenanjung Iberia (Pou-Rovira et al., 2009). Menurut Cappelletti et al. (2009), Kijing Anodonta woodiana pertama kali ditemukan di Danau Garda, danau terbesar di Italia, pada tahun 2009 dan di Danau Maggiore, Italia Utara, pada tahun 2010 (Kamburska et al., 2013). Keberadaan Kijing tersebut juga dilaporkan di New Jersey, USA, pada tahun 2010 (Benson, 2015).
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Sementara di selatan jembatan Sungai Progo, Sigug, Desa Bumiharjo juga dilakukan uji pollen. Hasil kandungan pollen berupa Commelina sp. (92 spesimen), Cyperaceae (94 spesimen), Gramineae (19 spesimen), Amaranthaceae (5 spesimen), Nuphar sp. (4 spesimen), Nymphaea sp. (1 spesimen), Retitricolpites sp. (1 spesimen), Pinus sp. (1 spesimen), dan Scabratemonocolpites sp. (10 spesimen). Sedangkan untuk Spora: Equisetum sp. (8 spesimen), Selaginella sp. (132 spesimen), Davallia sp. (14 spesimen), Lycopodium sp., (8 spesimen), dan Polypodiaceae (8 spesimen). Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi pengambilan sampel adalah lingkungan pengendapan berupa open swamp atau rawa yang terbuka. Hal ini dibuktikan dengan dijumpainya taksa dari tumbuhan perairan air tawar, seperti: Nuphar sp., Nymphaea sp., dan terutama Commelina sp., Equisetum sp. dan juga spora fungi, serta banyaknya taksa dari tumbuhan semak, seperti Cyperaceae dan Gramineae, menunjukkan sampel ini terendapkan di sekitar lingkungan rawa yang mulai mengering.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

184 Degradasi makrofita pada saat air surut menghasilkan material organik (sumber autochthonous) yang menjadi sumber pakan zooplankton terutama bagi kelompok Rotifera. Di samping itu, titik TMP5 dan TMP7 juga merupakan muara Sungai Batu-batu dan Sungai Lawo, sehingga kaya akan material organik yang merupakan masukan dari daerah aliran sungai (sumber allochtonous). Sementara itu, TMP1, TMP2 dan TMP3 merupakan area yang lebih terbuka dengan sedikit tutupan makrofita dan lebih didominasi oleh kelompok mikrokrustasea (Copepoda dan Cladocera). Area yang terbuka memungkinkan mikrokrustasea untuk memangsa Rotifer yang berenang bebas, sementara Rotifera yang bersifat sesil akan cenderung mendiami zona dasar perairan
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Perairan Darat Tropis di Indonesia

Danau Towuti merupakan habitat alami dari 14 jenis ikan air tawar endemik Sulawesi dan 87% dari 27 jenis moluska air tawar endemik Sulawesi (Whitten et al., 2002 dalam Rintelan & Glaubrecht, 2008) maka kualitas air danau harus terus dikontrol untuk menjamin kelangsungan kehidupan biota tersebut. Karakterisasi kualitas air meliputi pH, DO, nitrat dan fosfat adalah penting untuk menjaga kelestarian danau tersebut. Nitrat dan fosfat berperan penting dalam penyediaan sumber nutrisi untuk pertumbuhan fitoplankton. Nitrat adalah bentuk nitrogen yang berperan penting dalam mengevaluasi kualitas air dan tingkat kesuburan suatu danau. Fosfat adalah bentuk fosfor yang dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan dan merupakan unsur esensial bagi tumbuhan tingkat tinggi dan alga sehingga dapat mempengaruhi produktivitas perairan (Bahri, 2006). Senyawa nitrat dan fosfat secara alami bersumber dari proses penguraian, pelapukan dan dekomposisi organisme-organisme yang mati dan juga berasal dari faktor antropogenik yaitu limbah yang berasal dari kegiatan industri dan rumah tangga yang masuk ke perairan danau. Selain itu, pH dan konsentrasi oksigen terlarut (DO) dalam suatu perairan juga berperan penting dalam proses dan perkembangan organisme. Nilai pH dan DO menjadi indikator keseimbangan ketersediaan unsur-unsur kimia dalam perairan tersebut. Besar kecil nilai pH suatu perairan dipengaruhi oleh kapasitas penyangga (buffer) yaitu adanya garam-
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATERI PERAIRAN DARAT DI KELAS X SMA NEGERI I PANGURURAN.

UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES PADA MATERI PERAIRAN DARAT DI KELAS X SMA NEGERI I PANGURURAN.

Dunia pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam rangka menghasilkan sumberdaya manusia yang mampu menjadi penerus dan pelaksana pengembangan di segala bidang. Dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia proses pembelajaran yang merupakan kegiatan inti harus ditingkatkan sehingga tercapai tujuan pendidikan dalam bentuk terjadinya perubahan tingkah laku, pengetahuan maupun keterampilan dalam diri siswa ,dengan demikian guru memegang peranan penting untuk dapat mengkondisikan hal tersebut dengan baik, sehingga guru akan lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang diharapkan dapat terwujud dengan optimal.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Edisi 2 no 45tahun XXIII Naskah Bu Gadis

Edisi 2 no 45tahun XXIII Naskah Bu Gadis

Dalam KTT Bumi tahun 1992, masalah air tawar mendapat perhatian serius sebagaimana yang tertuang dalam Dokumen Agenda 21, sedangkan pada W orld Summit on Sustainable Development yang diadakan di Johannesburg (Af rika Selatan) pada bulan Agustus tahun 2002, ditetapkan kesepakatan untuk memprioritaskan penyediaan kebutuhan minimal air untuk penduduk miskin dunia di tahun 2015. Pentingnya peran air juga diakui dalam bidang pertanian, energi, keanekaragaman hayati, dan upaya mengatasi kemiskinan. Hal ini menunjukkan hampir 20 tahun sejak dicanangkannya KTT Bumi, perairan darat di Indonesia belum mencapai perkembangan yang baik bahkan sebaliknya semakin memprihatinkan. Namun hal ini tidak menyurutkan langkah Pusat Penelitian Limnologi sebagai institusi ilmiah tingkat nasional untuk terus memberikan kontribusi yang nyata terhadap pengelolaan perairan darat yang berkelanjutan. Arah dan kegiatan penelitian akan terus dif okuskan pada pelestarian sumberdaya perairan darat di Indonesia dengan menjalin kerja sama dengan masyarakat, institusí atau lembaga terkait baik secara nasional maupun internasional. Dengan seminar nasional yang akan diselenggarakan secara kontinu di tahun-tahun yang akan datang diharapkan komunikasi keilmuan dapat terus terjalin. Hal ini semakin memperkuat kiprah dan posisi limnologi dalam menyumbangkan solusi ilmiah dan inovasi teknologi yang ramah lingkungan disertai pemberdayaan masyarakat yang semakin kuat dalam pendayagunaan dan pengelolaan sumberdaya perairan darat bagi kepentingan kehidupan.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Bahan ajar powerpoint Geografi SMP dan SMA  ppt ATMOSFER 2

Bahan ajar powerpoint Geografi SMP dan SMA ppt ATMOSFER 2

EL NINO Terjadi karena angin pasat melemah dan arahnya berbalik di perairan Australia sebelah utara dan Indonesia yang berhembus dari arah barat ke timur.. Jadi udara tropis yang lemba[r]

39 Baca lebih lajut

Masyarakat Iktiologi Indonesia Iktiofauna di perairan hutan tropis dataran rendah, Hutan Harapan Jambi

Masyarakat Iktiologi Indonesia Iktiofauna di perairan hutan tropis dataran rendah, Hutan Harapan Jambi

Berbagai spesies ikan hias yang cukup di- kenal oleh kalangan penggemar ikan nasional dan internasional hidup alami di Hutan Harapan seperti akar pisang (Botia hymenophysa), tiluk bambu (Macrognathus acualeatus), buntal (Tet- raodon leiurus), seluang srigunting (Rasbora trilineata), tampalo (Betta picta), gurami coklat (Sphaerichtys osphromenoides), lais kaca (Kryp- topterus minor), sepat mutiara (Trichopodus leerii), aji-aji (Puntius tetrazona), tumbuk benur (Luciocephalus pulcher), seluang kuring (Puntius gamellus), dan seluang (Rasbora elegans). Ikan- ikan tersebut sudah masuk dalam katalog ikan hias ornamental fish and aquatic plant Indonesia 2013 (KKP 2013). Keberadaan ikan-ikan hias di Hutan Harapan sebagai sebuah kawasan restorasi perlu mendapat perhatian serius karena sebagai data dasar untuk restorasi habitat perairan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

AGRIBISNIS DALAM PERSAINGAN GLOBAL 1

AGRIBISNIS DALAM PERSAINGAN GLOBAL 1

Kalau kita mau mengkaji Indonesia banyak memiliki keunggulan dalam agribisnis, kita juga memiliki kekayaan ragam hayati baik darat maupun perairan yang terbesar di dunia, didukung dengan lahan yang relatif luas dan subur serta agroklimat yang bersahabat dengan agribisnis Indonesia, bahkan dari kekayaan sumberdaya yang dimiliki Indonesia hampir tak terbatas produk-produk agribisnis yang dapat dihasilkan selain itu Indonesia juga memiliki sumber daya agribisnis yang baik, banyaknya kelembagaan sosial yang kuat serta infrastruktur untuk dapat membangun sistem agribisnis.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Energi Listrik Dengan Teknologi Sediment Microbial Fuel Cell Di Perairan Teluk Laut Jakarta

Energi Listrik Dengan Teknologi Sediment Microbial Fuel Cell Di Perairan Teluk Laut Jakarta

pengembangan SMFC laut tropis salah satu alternatif teknologi yang menjanjikan. Selain itu diharapkan dengan teknologi ini permasalahan pencemaran perairan dapat juga diatasi, seperti logam berat (Fe, Mn, Zn, Cu, Pb, Cr, Ni, V, and As), komponen organotin compounds (OTs), tributyltin (TBT), monobutyltin (MBT) untuk perairan pesisir (Williams 2000). Namun permasalahan laut di Indonesia demikian luas dan kompleks, sehingga perlu adanya berbagai kajian awal yang tepat untuk menentukan karakteristik terhadap sedimen perairan yang ada, model teknologi MFC yang digunakan dan bentuk serta jenis mikroorganisme SMFC yang akan dikembangkan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

perairan darat dan laut

perairan darat dan laut

Untuk dapat mencapai tujuan tersebut, dalam modul ini Anda akan mempelajari tentang materi yang berhubungan dengan perairan darat dan perairan laut. Materi perairan darat yang meliputi: pengertian hidrosfer, pengertian perairan darat, jenis dan persebaran danau, jenis-jenis rawa, jenis-jenis air tanah, jenis-jenis sungai, bagian-bagian sungai beserta cirinya, gejala-gejala alam yang terjadi bila Daerah Aliran Sungai (DAS) rusak, pemanfaatan perairan darat. Sedangkan perairan laut meliputi: penggolongan jenis laut, cara mengukur kedalaman laut, gerakan-gerakan air laut, mineral perairan laut dan manfaatanya, organisme laut dan pemanfaatannya, pemanfaatan gerakan air laut dalam kehidupan, permasalahan dalam pemanfaatan laut dan pembagian wilayah perairan laut di Indonesia.
Baca lebih lanjut

45 Baca lebih lajut

Keadaan Hidrologi Kepulauan Indonesia

Keadaan Hidrologi Kepulauan Indonesia

KONDISI UMUM HIDROLOGI INDONESIA Secara umum perairan indonesia terdiri dari dua jenis, yaitu perairan darat dan perairan laut, Dan yang dibahas dalam ilmu hidrologi adalah perairan dar[r]

45 Baca lebih lajut

makalah perairan darat

makalah perairan darat

Adanya krisis air akibat kerusakan lingkungan, perlu suatu upaya untuk menjagakeberadaan/ketersediaan sumber daya air tanah salah satunya dengan memiliki suatu sistemmonitoring penggunaan air tanah yang dapat divisualisasikan dalam data spasial dan atributnya.Dalam Undang-undang Sumber Daya Air, daerah aliran air tanah disebut Cekungan Air Tanah(CAT) yang didefinisikan sebagai suatu wilayah yang dibatasi oleh batas hidrogeologis, tempatsemua kejadian hidrogeologis seperti proses pengimbunan, pengaliran dan pelepasan air tanahberlangsung.Menurut Danaryanto, dkk. (2004), CAT di Indonesia secara umum dibedakan menjadi dua buahyaitu CAT bebas (unconfined aquifer) dan CAT tertekan (confined aquifer ). CAT ini tersebar diseluruh wilayah Indonesia dengan total besarnya potensi masing-masing CAT adalah :
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

badai tropis indonesia

badai tropis indonesia

Setiap tahunnya badai terjadi di atas perairan luas di samudera yang ada di permukaan bumi. Secara alami kejadian badai tropis diperkirakan berkisar 90 kejadian per tahunnya. Tak jarang, kurang dari sebulan terjadi 4 hingga 5 badai tropis. Ia hanya bisa tumbuh ketika suhu muka laut minimal 26,5 derajat Celcius dengan ketersediaan uap air yang cukup, dan kemungkinan kemunculannya ini dapat dideteksi sejak tiga hari sebelumnya. Karena bertambahnya faktor kekasaran permukaan dan kehilangan sumber kelembabannya, badai akan melemah ketika masuk jauh ke daratan.

3 Baca lebih lajut

Keterkaitan&Dampak PengandaPiJateng ProsidingRisetSosialEkonom 2006

Keterkaitan&Dampak PengandaPiJateng ProsidingRisetSosialEkonom 2006

Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis keterkaitan sektor ikan laut dan hasil laut lainnya mempunyai keterkaitan output langsung maupun keterkaitan tidak langsung ke depan yang lebih besar daripada ke belakang, hal ini menunjukkan bahwa sektor tersebut mampu menarik sektor hulu, dibandingkan dengan sektor hilir. Untuk sektor ikan darat dan hasil perairan darat dan sektor jasa pertanian mempunyai nilai keterkaitan ke belakang yang lebih besar daripada ke depan. Akan tetapi jika dibandingkan dengan sektor yang lain, nilai keterkaitan sektor perikanan masih rendah, sehingga akan lebih banyak dipengaruhi sektor lain, untuk menyediakan input maupun penggunaan output. Hasil analisis pengganda tipe I maupun tipe II didapatkan nilai pengganda sektor perikanan masih kecil, sehingga belum dapat diandalkan untuk meningkatkan pertumbuhan output, pendapatan, dan penciptaan lapangan kerja.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

RPKPS HK PENGANGKUTAN

RPKPS HK PENGANGKUTAN

Beberapa bentuk Prinsip secara umum terhadap adanya Perjanjian Pengangkutan/ Transportasi di Indonesia. Dan juga Pengertian dan sejarah serta latar belakang munculnya Hukum pengangkutan serat Prinsip- Prinsip Umum Dalam Perjanjian pengangkutan

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...