Top PDF PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

masyarakat bersikap acuh tak acuh atau kurang peka terhadap lingkungan sekitar, yang memberikan kesempatan bagi para pelaku tindak pidana perkosaan memiliki kesempatan dalam melakukan tindakannya. Sikap masyarakat yang masih sering menjadikan kasus tindak pidana perkosaan sebagai bahan pembicaraan tanpa memikirkan perasaan para korban tindak pidana perkosaan masih sering terjadi, ini menjadi salah satu alasan mengapa korban tindak pidana perkosaan merasa malu karena tidak ingin apa yang dialami menjadi bahan pembicaraan warga sekitar dan memilih untuk diam dan tidak mengadukan apa yang dialami kepada orang tua dan polisi.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

SKRIPSI  PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

SKRIPSI PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang dengan karunia dan lindungan serta hikmat dalam penulisan skripsi ini, sehingga skripsi dengan judul “ PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA ” dapat diselesaikan dengan baik dan lancer.

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

PENDAHULUAN PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

Berdasarkan data yang ada diketahui bahwa di Indonesia terdapat 2.274 kasus kekerasan seksual pada tahun 2014. Angka kekerasan seksual di Kota Yogyakarta belum diketahui, namun hampir dipastikan bahwa Yogyakarta sebagai Kota budaya dan Kota pelajar tempat terjadi perjumpaan antara pelajar dan mahasiswa dari seluruh daerah di Indonesia juga yang berasal dari luar Negeri memberikan kontribusi yang tidak kecil terhadap kasus kekerasan seksual secara nasional di Indonesia. Bertolak dari uraian latar belakang tersebut penulis ingin mengetahui secara lebih rinci mengenai jumlah kekerasan seksual di Kota Yogyakarta dan Peran Kepolisian Resor Kota (POLRESTA) dalam memberikan perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana perkosaan dengan melakukan penelitian yang berjudul “ PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENUTUP  PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

PENUTUP PERAN KEPOLISIAN RESOR KOTA (POLRESTA) DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERKOSAAN DI KOTA YOGYAKARTA.

1. Polresta Yogyakarta dalam menanggulangi Tindak Pidana Perkosaan belum sepenuhnya melakukan penanganan terhadap tindak pidana perkosaan sesuai dengan ketentuannya, kepolisian seharusnya tidak mengabulkan keinginan korban dalam mencabut laporannya, dalam rumusan Pasal 285 KUHP diketahui bahwa perkosaan adalah delik biasa dan bukan delik aduan. Karena itu, polisi harusnya dapat memproses kasus perkosaan tanpa adanya persetujuan dari pelapor atau korban.

6 Baca lebih lajut

ANALISIS PERAN KEPOLISIAN DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA RINGAN TERHADAP PERKARA PENJUALAN MINUMAN KERAS (Studi Polisi Resor Kota Bandar Lampung)

ANALISIS PERAN KEPOLISIAN DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA RINGAN TERHADAP PERKARA PENJUALAN MINUMAN KERAS (Studi Polisi Resor Kota Bandar Lampung)

Adapun saran yang diberikan peneliti adalah kinerja aparat kepolisian khususnya sabhara Polresta Bandar Lampung harus ditingkatkan, pengawasan terhadap penjualan minuman keras yang tidak mempunyai izin yang lengkap harus ditindak secara tegas. Serta perlu adanya bentuk koordinasi yang baik antara pihak sat Pol PP Kota Madya Bandar Lampung dengan pihak Kepolisian Polresta Bandar Lampung dalam penegakan Perda Nomor 11 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Pengedaran Penjualan Minuman Beralkohol selain itu, Perlu ditingkatkanya kepedulian masyarakat akan penegak hukum terhadap upaya penanggulangan terhadap peredaran penjualan minuman keras dengan cara penyuluhan hukum dari aparat kepolisian kepada masyarakat.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

PENDAHULUAN UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

Pembegalan kini sudah cukup meresahkan, pihak kepolisian mulai melakukan razia secara intensif dan dampaknya terasa, banyak anggota kelompok begal yang ditangkap. Dalam setiap penangkapan, masyarakat dibuat terkejut. Soalnya, tidak hanya pelaku, atribut dan perangkat aksi pembegal juga diamankan. Sebuah organisasi yang cukup terkoordinir dengan aturan yang mereka patuhi. Aksi-aksi para pembegal ini kini telah memberikan dampak besar bagi masyarakat terutama kalangan remaja dan orang tua. Mereka telah menebar teror yang menakutkan bagi masyarakat, karena telah seringnya mereka melakukan kejahatanya, walaupun razia kerap dilakukan, masyarakat mulai jengkel dan marah. Ada indikasi tidak ada rasa
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Penutup  PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA YOGYAKARTA.

Penutup PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA YOGYAKARTA.

1. Peran polisi dalam menangani kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di Kota Yogyakarta tampak dari upaya yang dilakukan polisi baik secara represif maupun preventif. Upaya preventif dirasa lebih efektif dibandingkan upaya represif. Dalam upaya prevrentif pihak kepolisian melakukannya dengan cara mengadakan kegiatan-kegiatan seperti operasi tertentu, razia selektif, penjagaan, patroli kepolisian, dan patroli rutin. Sedangkan dalam upaya represif pihak kepolisian melakukan tindakan secara bersama-sama dengan pihak kejaksaan dan kehakiman dalam hal penjatuhan pidana. Dalam menanggulangi tindak kejahatan pencurian secara refresif pihak-pihak tersebut mengambil tindakan hukum sesuai dengan sistem peradilan pidana yang berlaku.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA YOGYAKARTA.

PENDAHULUAN PERAN POLISI DALAM MENANGGULANGI KASUS TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA YOGYAKARTA.

Bertolak dari uraian tersebut di atas, penulis ingin mengkaji lebih lanjut peran Kepolisian sebagai penegak hukum dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dengan melakukan penulisan hukum yang berjud ul “Peran Polisi Dalam Menanggulangi Kasus Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Di Kota Yogyakarta”.

14 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  UPAYA KEPOLISIAN RESOR KOTA YOGYAKARTA DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG.

PENDAHULUAN UPAYA KEPOLISIAN RESOR KOTA YOGYAKARTA DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG.

2. Karya Rudiansyah Putra Sinaga dengan judul, “Peranan Kantor Imigrasi Yogyakarta dalam Rangka Mencegah Terjadinya Perdagangan Orang Ke Luar Negeri di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta”. Permasalahan penelitian ini adalah peranan Kantor Imigrasi Yogyakarta dalam rangka mencegah terjadinya perdagangan orang ke luar negeri. Hasil dari penelitian ini bahwa Kantor Imigrasi Yogyakarta mempunyai peran dalam mencegah dan menangkal upaya-upaya perdagangan orang ke luar negeri dengan pemeriksaan yang ketat terhadap syarat administratif.

10 Baca lebih lajut

PENUTUP  UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

PENUTUP UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

Salah satu peran aparat kepolisian daam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat tersebut adalah melalui tindakan diskresi. Kapasitas aparat kepolisian dalam melakukan diskresi di Indonesia secara yuridis diatur pada pasal 18 UU No. 2 Tahun 2002 yaitu “ Untuk kepentingan umum, pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri“, hal tersebut mengandung maksud bahwa seorang

5 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

Salah satu peran aparat kepolisian daam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat tersebut adalah melalui tindakan diskresi. Kapasitas aparat kepolisian dalam melakukan diskresi di Indonesia secara yuridis diatur pada pasal 18 UU No. 2 Tahun 2002 yaitu “ Untuk kepentingan umum, pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri“, hal tersebut mengandung maksud bahwa seorang anggota Polri yang melaksanakan tugasnnya di tengah tengah masyarakat seorang diri, harus mampu mengambil keputusaan berdasarkan penilaiannya sendiri apabila terjadi gangguan terhadap ketertiban dan keamanan umum atau bila timbul bahaya bagi ketertiban dan keamanan umum. Dalam menerapkan diskresi, aparat kepolisian dituntut untuk mengambil keputusan secara tepat dan arif. Termonolgi diskresi di lembaga kepolisian disebut sebagai diskresi kepolisian, biasanya berupa memaafkan, menasihati, penghentian penyidikan dan lainnya. Kepala Polisi Kota Yogyakarta memerintahkan dan memberikan izin kepada jajarannya yang bertugas di lapangan untuk menembak di tempat pelaku kejahatan atau begal yang memang dianggap membahayakan warga dan petugas. Namun, tindakan tembak di tempat tersebut dilakukan oleh petugas di lapangan terutama anggota Buser jika memang benar- benar dalam situasi terdesak dan membahayakan jiwa petugas. Tembak di tempat ini harus terukur dimana pelaku dalam kondisi sangat membahayakan dan untuk menumbuhkan efek jera kepada para pelaku tindak pidana pembegalan dengan tindakan para pelaku yang sudah mengancam keselamatan korban,maka hendaknya, maka kepolisian harus konsisten dalam penegakkan hukum tanpa pandang bulu untuk menindak secara tegas yang melakukan tindak pidana pembegalan tersebut,yang dimana tindakan melawan hukum yang menimbulkan korban. Kepolisian juga harus menimbulkan rasa kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum. Kepolisian harus lebih sigap dalam mengatasi kasus ini, dan harus dengan cepat mengungkap siapa pelakunya, barang bukti serta mengantisipasi di setiap lokasi yang rawan pembegalan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME (Studi di Polda Lampung)

PERANAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA TERORISME (Studi di Polda Lampung)

1. Peranan Kepolisian Daerah Lampung dalam menanggulangi tindak pidana terorisme sudah menunjukkan hasil yang positif. Polda Lampung sebagai aparat dipercayakan oleh negara untuk menjalankan fungsi penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, berkewajiban untuk mencegah dan menanggulangi tindak pidana terorisme yang terjadi. Polda Lampung dalam menanggulangi tindak pidana terorisme sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Mulai dari menerima laporan atau pengaduan dari seseorang, sampai dengan penyidikan. Hal ini terbukti dengan berhasilnya Polda Lampung menangkap salah seorang terduga teroris yang dulu sempat berhasil melakukan perampokan di BRI Gading Rejo, dimana setelah ditelusuri dana tersebut akan digunakan untuk aksi terorisme. Hal ini menunjukkan bahwa Kepolisian Daerah Lampung sudah menjalankan perannya sesuai dengan teori peran yaitu peran normatif dan peran ideal.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

PERAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI KEJAH`ATAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN OLEH REMAJA (POLRESTABES SEMARANG) - Unissula Repository

PERAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI KEJAH`ATAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN OLEH REMAJA (POLRESTABES SEMARANG) - Unissula Repository

Kemajuan teknologi pada saat ini telah membawa dampak pada perubahan bagi masyarakat, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Kemajuan teknologi menyebabkan komunikasi antar negara menjadi semakin mudah dan lancar, sehingga kebudayaan luar negeri lebih banyak pengaruhnya. Dampak yang paling terasa adalah pada tata budaya,moral, dan sosial masyarakat pada umumnya dan pada generasi muda pada khususnya. Namun kemajuan teknologi juga memiliki dampak buruk yaitu banyaknya kasus tindak kejahatan yang dilakukan dengan berbagai macam latar belakang.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Upaya Kepolisin dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Play Station di Kota Bandar Lampung

Upaya Kepolisin dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Play Station di Kota Bandar Lampung

Dasar hukum tindak pidana perjudian diatur dalam Pasal 303 KUHP dan Pasal 303 bis KUHP karena tindak pidana perjudian dilakukan lebih dari satu orang dikarenakan pula Pasal 55 KUHP, Undang-Undang Nomor. 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban perjudian. Dalam Undang-Undang Nomor. 7 Tahun 1974 Tentang Penertiban Perjudian disebutkan dalam Pasal 1 bahwa semua tindak pidana perjudian termasuk kejahatan. Perjudian pada hakikatnya bertentangan dengan Agama, kesusilaan dan moral Pancasila serta membahayakan bagi penghidupan dan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

struktur organisasi dan dsp tahun 2016

struktur organisasi dan dsp tahun 2016

KEPALA KEPOLISIAN RESOR BIMA KOTA KASAT RESNARKOBA... KEPALA KEPOLISIAN RESOR BIMA KOTA KASAT RESNARKOBA..[r]

6 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  PERAN POLDA DIY DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG.

PENDAHULUAN PERAN POLDA DIY DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG.

Kepolisian merupakan salah satu lembaga pemerintahan yang memegang peranan penting dalam negara, terutama bagi negara yang berdasar atas hukum ( Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 ). Polisi memiliki banyak bagian dalam fungsinya, bagian-bagian tersebut disesuaikan dengan fungsi mereka masing-masing. Fungsi kepolisian yang dimaksud adalah tugas dan wewenang kepolisian secara umum, artinya segala kegiatan pekerjaan yang dilaksanakan oleh polisi yang meliputi kegiatan pencegahan (preventif) dan penegakan hukum atau represif. 3

17 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

because it can cause loss to the perpetrators and for society . Effort of regional police of Daerah Istimewa Yogyakarta to combat the crime of gambling over the internet by making efforts preemtive, preventive, represive and constrains include external constrains and internal constrains. When doing overcome effort the crime of gambling over the internet should forward preventive measures to prevent loss and provide guidance to improve human resources and the ability of police officers.

12 Baca lebih lajut

KEBIJAKAN KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR

KEBIJAKAN KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR

Kejahatan pencurian kendaraan bermotor dirasakan oleh masyarakat merupakan perbuatan yang merugikan, baik kerugian material maupun non-material. Akibat kejahatan pencurian kendaraan bermotor tersebut masyarakat merasa terganggu keamanan harta serta bendanya, dengan demikian penegakan hukum merupakan salah satu usaha untuk menciptakan tata tertib keamanan dalam masyarakat, baik itu merupakan usaha pemberantasan atau pemidanaan oleh terjadinya pelanggaran hukum, atau dengan kata lain baik secara preventif maupun represif. Apabila Undang-undang yang menjadi dasar hukum bagi gerak langkah serta tindakan dari para penegak hukum kurang sesuai dengan dasar falsafah Negara dan pandangan hidup bangsa kita, maka sudah barang tentu penegakan hukum tidak akan mencapai sasarannya, maka dengan demikian perlindungan hukum akan dapat memberikan rasa aman dan tentram bagi masyarakat dengan adanya kepastian hukum. Oleh karena itu dalam menegakan hukum pidana, polisi sebagai unsur utama yang paling awal berhadapan dengan kejahatan dan melaksanakan penanggulangan kejahatan untuk mewujudkan situasi aman dan terkendali.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOBA.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOBA.

Segala Puji dan syukur, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus Kristus, Atas segala berkat dan kasihnya yang selalu melimpah sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan dan penyusunan skripsi ini yang berjudul “ Upaya Kepolisian Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Peredaran Narkoba ” (studi kasus Polres dairi).

19 Baca lebih lajut

DISKRESI KEPOLISIAN TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DI KOTA YOGYAKARTA.

DISKRESI KEPOLISIAN TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DI KOTA YOGYAKARTA.

Perkara-perkara yang masuk di bidang tugas preventif polisi pemberian diskresi memang lebih besar daripada perkara-perkara penegakan hukum. Diskresi yang ada pada tugas polisi dikarenakan pada saat polisi menindak, lalu dihadapkan pada dua macam pilihan apakah memprosesnya sesuai dengan tugas dan kewajibannya sebagai penegak hukum pidana ataukah mengenyampingkan perkara itu dalam arti mengambil tindakan diskresi kepolisian. Tindakan diskresi ini mempunyai arti tidak melaksanakan tugas kewajibannya selaku penegak hukum pidana berdasarkan alasan-alasan yang dapat dipertanggungjawabkan oleh hukum. Alasan-alasan itu bisa berupa membina pelaku, demi ketertiban atau karena alasan- alasan hukum yang lainnya.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...