Top PDF Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

Tingkat persaingan yang semakin tinggi menuntut perusahaan agar menghasilkan suatu produk yang memiliki kualitas yang baik, dan juga dengan harga yang murah. Sekarang ini, konsumen semakin tidak toleran dengan kualitas produk yang rendah. Suatu perusahaan yang ingin tetap bertahan dan terus berkembang, harus senantiasa melakukan perbaikan di semua bidang usahanya, terutama perbaikan dalam hal kualitas produknya. Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk menganalisis dan melaporkan biaya kualitas secara periodik.

25 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus Pada PT Dirgantara Indonesia di Bandung).

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi (Studi Kasus Pada PT Dirgantara Indonesia di Bandung).

Seiring kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini sudah mulai pulih dari krisis dan mulai masuknya era globalisasi, perusahaan dituntut untuk mampu mempertahankan bahkan meningkatkan keunggulan yang dimiliki agar dapat bersaing. Persaingan global mau tak mau menuntut perusahaan-perusahaan di Indonesia memiliki antara lain keunggulan, fleksibilitas, mutu produk, dan biaya yang efektif. Untuk dapat bertahan dalam persaingan, perusahaan dituntut untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang mengarah pada kegiatan efisiensi. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pengendalian kualitas. Pengendalian kualitas oleh manajemen perlu dilakukan secara efektif agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas dengan biaya produksi yang lebih efisien. Biaya-biaya yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan pengendalian kualitas ini merupakan biaya kualitas. Biaya kualitas dibagi menjadi empat kategori yaitu biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal. Perhitungan biaya kualitas salah satunya ditujukan agar manajemen mengetahui keberhasilan program pengendalian kualitas, dan analisisnya berguna agar manajemen mengetahui tingkat biaya yang optimum, sehingga dapat mengambil tindakan-tindakan yang berfokus agar biaya produksi lebih efisien.
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi ( Studi Kasus pada PTP Nusantara VIII Kebun Ciater ).

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi ( Studi Kasus pada PTP Nusantara VIII Kebun Ciater ).

Untuk memproduksi barang yang berkualitas, perusahaan harus mengeluarkan biaya. Namun, perusahaan seringkali tidak memperhatikan unsur-unsur atau biaya-biaya apa saja yang melekat pada kualitas suatu produk. Dengan kata lain, perusahaan belum menghitung biaya kualitas dan belum menyadari besarnya biaya kualitas yang terjadi. Sangatlah mungkin biaya kualitas yang dikeluarkan perusahaan besar, akan tetapi perusahaan tidak menyadarinya. Bahkan Fryman menyatakan biaya kualitas mirip dengan melihat gunung dari jauh, puncak gunung memang terlihat, tetapi itu semua terlihat kecil. Jika kita semakin mendekat pada gunung, semakin kita menyadari besarnya biaya kualitas yang sebenarnya. Biaya kualitas juga seperti itu, secara umum biaya kualitas tidak terlihat besar, tetapi semakin diteliti semakin terlihat besarnya biaya kualitas yang terjadi. Jadi dapat disimpulkan biaya kualitas perlu dihitung. Hal ini didukung pula oleh pernyataan Kaplan dan Atkinson ( 1998) “ The goal of a cost of quality measurement exercise is simply to identify how much the organization is currently spending on quality.”
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Aktivitas Pengendalian Kualitas Untuk Membantu Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Aktivitas Pengendalian Kualitas Untuk Membantu Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi.

kualitas di PT Trisula Textile Industries, dapat diketahui besarnya biaya kualitas yang terjadi dan distribusinya dalam empat kategori biaya kualitas. Dari hasil analisis, diketahui bahwa biaya kegagalan internal merupakan komponen biaya kualitas terbesar di perusahaan. Biaya kegagalan ini dapat dikurangi dengan menambah kegiatan yang bersifat pencegahan dan penilaian. Dengan dilakukannya hal tersebut, biaya kegagalan yang terjadi akan berkurang sehingga menurunkan biaya kualitas secara keseluruhan. Biaya kualitas merupakan bagian dari biaya produksi. Penurunan total biaya kualitas secara otomatis menurunkan biaya produksi perusahaan. Penurunan biaya produksi ini menyebabkan terjadinya efisiensi biaya produksi, karena untuk memproduksi produk dalam jumlah yang sama dikeluarkan biaya yang lebih sedikit.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Menurunkan Tingkat Kegagalan Produk dan Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi pada Rotiku.

Peranan Analisis Biaya Kualitas dalam Menurunkan Tingkat Kegagalan Produk dan Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi pada Rotiku.

3. Rotiku belum melakukan analisis biaya kualitas. Rotiku hanya melakukan evaluasi tingkat kegagalan produk, tapi biaya akibat kegagalan produk dan biaya untuk mengusahkan kualitas belum diperhatikan. Hal ini membuat tingginya biaya kualitas yang dikeluarkan karena adanya kegagalan produksi yang telah terjadi dan terdeteksi sebelum roti sampai ke pelanggan atau biaya internal failure. Dari hasil analisis biaya kualitas yang dilakukan oleh penulis pada Rotiku walaupun biaya prevention sudah cukup tinggi, namun biaya internal failure yang dikeluarkan perusahaan masih terlalu tinggi bagi perusahaan bakery yang mengalami persaingan yang ketat saat ini. Tapi tidak ada kegagalan produk yang terjadi setelah roti sampai ke tangan pelanggan, usaha ini sudah baik jadi tidak ada biaya external failure yang terjadi.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Analisis Biaya Kualitas terhadap Pengendalian Biaya Produksi pada PT. "X".

Analisis Biaya Kualitas terhadap Pengendalian Biaya Produksi pada PT. "X".

Biaya kualitas merupakan bagian dari biaya produksi, sehingga sangat berpengaruh terhadap besarnya biaya produksi. Biaya kualitas sangat penting di perusahaan dalam menentukan biaya produksinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah perusahaan sudah memakian metode biaya kualitas, aktivitas apa saja yang dilakukan perusahaan, dan untuk mengetahui bagaimana peranan analisis biaya kualitas dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi. Biaya kualitas itu sendiri diklasifikasikan mejadi empat, yaitu biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal dan biaya kegagalan eksternal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi sederhana. Perusahaan belum menggunakan biaya kualitas secara terpisah tetapi perusahaan sudah melakukan aktivitas untuk mengendalikan kualitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal, dan biaya kegagalan eksternal memberikan peranan yang signifikan terhadap pengendalian biaya produksi.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

EVALUASI PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI (Studi Pada PT.Ongkowidjojo -Malang)

EVALUASI PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI (Studi Pada PT.Ongkowidjojo -Malang)

Biaya produksi merupakan suatu komponen yang sangat penting bagi perusahaan sehingga perlu direncanakan dan dikendalikan. Pengendalian yang tepat diperlukan untuk membantu perusahaan mengetahui penyimpangan yang terjadi antara anggaran biaya produksi dan realisasi biaya produksi. Penyimpangan tersebut dapat diketahui melalui perhitungan analisis varian.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi pengendalian biaya produksi yang dilakukan PT. Ongkowidjojo-Malang dalam upaya meningkatkan efisiensi biaya produksi.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif.Hasil analisis selisih biaya produksi menujukkan bahwa terjadi selisih yang menguntungkan(favourable) maupun selisih tidak menguntungkan (unfavourable).Hasil Perhitungan Selisih Harga Bahan Baku(SHB) tidak menguntungkan sebesar Rp. 948.226.917,87 dan Selisih Kuantitas Bahan Baku(SKB) menguntungkan sebesar Rp. 137.721.000. Hasil perhitungan Selisih Tarif Upah Langsung(STU) menguntungkan sebesar Rp.193.630 dan Selisih Efisiensi Upah Langsung (SEUL) menguntungkan sebesar Rp.457.500.Sedangkan, hasil perhitungan selisih biaya overhead pabrik tidak menguntungkan sebesar Rp. 395.232.612,77.Jadi, secara keseluruhan terdapat selisih biaya produksi yang tidak menguntungkan sebesar Rp. 1.205.087.400,64.Adanya selisih yang tidak menguntungkan menujukkan adanya ketidakefisienan dalam pengendalian biaya produksi.Oleh karena itu, dengan penerapan analisis varian diharapkan perusahaan lebih mudah dalam mengevaluasi pengendalian biaya produksi khususnya mengetahui penyebab penyimpangan yang terjadi.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PERANAN ANALISIS BIAYA KUALITAS UNTUK ME

PERANAN ANALISIS BIAYA KUALITAS UNTUK ME

perolehan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan analisis dokumen. Untuk penelitian ini yakni pada bulan januari-desember 2010 dan beberapa data yang diambil pada tahun sebelumnya (2009) untuk dijadikan pembanding, yaitu data aktivitas dan data produksi, aktivitas kualitas, data penjualan tahun 2009 dan 2010, klaim garansi tahun 2009 dan 2010, retur barang tahun 2009 dan 2010, tes laboratorium, dan sistem pembiayaan gaji serta upah karyawan PT “X”.. Data yang digunakan yakni hampir sebagian besar adalah data tahun 2010, karena pada tahun tersebut PT “X” mengalami penurunan tingkat penjualan yang lumayan signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena adanya penurunan kualitas produk yang diproduksi oleh divisi kayu serta mengalami kendala dalam mempertahankan kualitas produknya.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Analisis Perencanaan Agregat Dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi Di PD.Santosa Cirebon.

Analisis Perencanaan Agregat Dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi Di PD.Santosa Cirebon.

Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat, mengumpulkan dan meneliti data yang berkaitan dengan perencanaan produksi serta menarik kesimpulan yang diperoleh dari pengolahan data yang tersedia. Kesimpulan ini dapat di pergunakan perusahaan sebagai saran yang dapat diterapkan untuk perencanaan produksi pada waktu yang akan datang.

20 Baca lebih lajut

Akuntansi Manajemen Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Pada PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia I Medan Cabang Belawan

Akuntansi Manajemen Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Pada PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia I Medan Cabang Belawan

masukan dan keluarannya. Alat penilai efisiensi pusat biaya tehnik adalah biaya standar yakni dengan membandingkan biaya sesungguhnya dengan biaya standarnya, kemudian dihitung dan dianalisis penyimpangan biaya yang terjadi. Jika biaya sesungguhnya lebih kecil dibanding dengan biaya standarnya maka penyimpangan biaya sifatnya menguntungkan (favourable) yang berarti bahwa pusat biaya tersebut bekerja efisien. Jika biaya sesungguhnya lebih besar dibandingkan dengan biaya standarnya, maka penyimpangan biaya sifatnya merugikan (infavourable) yang berarti bahwa pusat biaya bekerja tidak efisien. Analisis penyimpangan biaya yang terjadi harus dipertanggungjawabkan oleh manajer pusat biaya tehnik, dengan demikian manajer bertanggung jawab untuk menjamin efisiensi pusat biaya yang dipimpinnya. Efektivitas pusat biaya teknik dinilai atas dasar kemampuan pusat biaya tersebut dalam mencapai volume produksi yang diharapkan pada tingkat kualitas dan waktu tertentu.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Peranan Biaya Standar dalam Meningkatkan Pengendalian Biaya Produksi pada Pabrik Roti "X".

Peranan Biaya Standar dalam Meningkatkan Pengendalian Biaya Produksi pada Pabrik Roti "X".

Seperti yang telah dijelaskan diatas, bahwa perusahaan menginginkan hasil penjualan yang tinggi dengan mengefisiensikan biaya yang dikeluarkan. Maka dari itu sangatlah diperlukan sistem biaya standar dalam menekan biaya produksi tanpa harus mengurangi kualitas produk yang dihasilkan. Menurut Mulyadi (2005 : 388) dalam bukunya Akuntansi Biaya, sistem biaya standar merupakan suatu sistem akuntansi biaya yang mengolah informasi biaya sedemikian rupa sehingga menajemen dapat mendeteksi kegiatan – kegiatan dalam perusahaan yang biayanya menyimpang dari biaya standar yang ditentukan.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Mengoptimalisasikan Laba Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan "X").

Peranan Analisis Biaya Kualitas Dalam Mengoptimalisasikan Laba Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan "X").

Metode penelitian ini adalah metode deskriptif analitis yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data yang berhubungan dengan objek yang diteliti untuk mendapatkan informasi dan gambaran yang jelas tentang objek penelitian serta menarik kesimpulan dari penelitian tersebut. Objek penelitian dilakukan pada perusahaan yang berlokasi di Jl. Paledang no. 56 Bandung. Data penelitian dikumpulkan tahun 2006. Data penelitian diperoleh dari data primer dan data sekunder. Evaluasi efektivitas dan efisiensi pengendalian kualitas dilakukan dengan membuat struktur laporan biaya kualitas, dan analisis biaya kualitas
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

Perencanaan dan Pengendalian Biaya Produksi Getah Pinus Distrik Tanah Datar pada PT. Inhutani IV (Persero) (Studi Kasus Tahun 2010)

Perencanaan dan Pengendalian Biaya Produksi Getah Pinus Distrik Tanah Datar pada PT. Inhutani IV (Persero) (Studi Kasus Tahun 2010)

Srilistiyowati, F., 2007, Analisis Perencanaan dan Pengendalian Biaya Produksi Mesin Kertas Satu untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya pada PT.. Kertas Leces Persero Probolinggo.[r]

2 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Kualitas pada Aktivitas Pengendalian Kualitas dalam Menekan Biaya Produksi.

Peranan Analisis Biaya Kualitas pada Aktivitas Pengendalian Kualitas dalam Menekan Biaya Produksi.

SVP Head of Trade HSBC Indonesia Vincent C Sugianto menyatakan, pihaknya mendukung pertumbuhan industri plastik dalam negeri. "Kami siap menjadi partner bisnis," katanya.” www.kompas.com (Kamis, 31 Mei 2007) Melihat pentingnya peranan analisis biaya kualitas dalam menekan biaya produksi, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dan menuangkannya untuk penulisan skripsi dengan judul “Peranan Analisis Biaya Kualitas pada Aktivitas Pengendalian Kualitas dalam Menekan Biaya Produksi”.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PG. PRAJEKAN BONDOWOSO

ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI PADA PG. PRAJEKAN BONDOWOSO

Pengendalian faktor produksi dalam perusahaan mempunyai arti penting dalam mencapai tujuan. Perlunya pengendalian biaya produksi tersebut disebabkan apabila perusahaan mengalami kelebihan biaya bisa menimbulkan pemborosan dan risiko lain yang seharusnya tidak terjadi, demikian pula sebaliknya kekurangan biaya bisa mengakibatkan aktivitas perusahaan menjadi tidak efisien bahkan bisa mengakibatkan terhentinya aktifitas perusahaan, selain itu pengalokasian biaya tidak tepat dapat mengakibatkan pihak perusahaan tidak dapat menganalisis biaya yang terjadi pada masing-masing departemen dalam suatu produk yang akurat.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Peranan Analisis Biaya Pengendalian Kualitas Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Rpoduksi Di PT "MR".

Peranan Analisis Biaya Pengendalian Kualitas Dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Rpoduksi Di PT "MR".

Dari hasil penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa perusahaan belum menggolongkan biaya pengendalian kualitas menurut fungsinya. Penggolongan biaya menurut fungsinya ini dilakukan untuk mengukur pelaksanaan dan tanggung jawab setiap individu. Setelah menggolongkan biaya pengendalian kualitas menurut fungsinya, penulis menganalisis biaya-biaya tersebut dengan cara menghitung selisih persentase antara appraisal costs, prevention costs, internal failure costs dan external failure costs. Dari selisih ini biaya tersebut dapat diketahui pengeluaran biaya yang efisien dan tidak efisien. Dengan analisis biaya pengendalian kualitas ini, maka perusahaan dapat melakukan tindakan perbaikan dan pengeluaran biaya secara tepat pada periode berikutnya. Tindakan pengendalian yang dilakukan perusahaan juga terbatas pada kegiatan inspeksi yang sederhana, penetapan standar mutu dan penekanan biaya. Padahal dengan aktivitas inspeksi yang lebih baik perusahaan dapat mengurangi terjadinya retur dari konsumen.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

Analisis Varians Biaya Produksi Sebagai Alat Untuk Mengukur Tingkat Efisiensi Biaya Produksi Pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan

Analisis Varians Biaya Produksi Sebagai Alat Untuk Mengukur Tingkat Efisiensi Biaya Produksi Pada PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Medan

Perkembangan dunia usaha dalam dekade terakhir semakin meningkat terutama dengan adanya globalisasi bisnis, yang semakin mempermudah transaksi bisnis dan memperluas pangsa pasar serta dengan ditemukannya teknologi manufaktur baru. Perkembangan dalam dunia bisnis ini menjadi salah satu faktor semakin banyak usaha-usaha baru dirintis. Perusahaan-perusahaan ini pada umumnya menawarkan produk atau jasa dengan variasi bentuk dan kualitas serta harga yang bersaing. Indonesia merupakan salah satu Negara yang mengalami perkembangan dalam dunia usaha, ditinjau dari semakin meningkatnya jumlah investor asing maupun lokal yang menanamkan modal di Indonesia.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...