Top PDF PERBUP NO 052 TAHUN 2016 KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI, SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN PACITAN

Perda No.5 Tahun 2011

Perda No.5 Tahun 2011

8. Peraturan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumbawa (Lembaran Daerah Kabupaten Sumbawa Tahun 2008 Nomor 2, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 531);

8 Baca lebih lajut

Perda Kab Kuningan No 20 Tahun 2013

Perda Kab Kuningan No 20 Tahun 2013

7. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 90, Tambahan Lembaran negara Republik Indonesia Nomor 4416) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2004 tentang Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4712);
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah

sekretariat dewan perwakilan rakyat daerah

LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER 2014 DAN 2013 PEMERINTAH KABUPATEN KERINCI Urusan Pemerintahan : 1 Urusan W[r]

1 Baca lebih lajut

keputusan bupati 2014 111

keputusan bupati 2014 111

Menimbang : a. bahwa dalam rangka memasyarakatkan kegiatan pembangunan dan meningkatkan sikap keterbukaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul serta sebagai usaha untuk menjalin komunikasi antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat, perlu meningkatkan pelayanan informasi berbagai kegiatan Pemerintah Daerah agar diperoleh pengertian, keyakinan dan partisipasi masyarakat; b. bahwa sebagai wujud nyata dalam rangka pelaksanaan

4 Baca lebih lajut

keputusan bupati 2009 146A

keputusan bupati 2009 146A

Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan program Regulatory Impact Assessment (RIA), yang berfungsi sebagai salah satu alat Penilai Kebijakan Pemerintah Daerah, serta mendorong keterlibatan stake holders local khususnya sektor swasta dalam penyusunan kebijakan daerah, diperlukan mekanisme penyusunan kebijakan daerah;

3 Baca lebih lajut

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cilacap

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cilacap

Keempat, rendahnya aset yang dikuasai masyarakat perdesaan. Ini terlihat dari besarnya jumlah rumah tangga petani gurem (petani dengan pemilikan lahan kurang dari 0,5 ha) yang ada di Cilacap. Sebagai gambaran berdasarkan sensus pertanian tahun 2013 jumlah petani gurem di wila- yah ini mencapai sekitar 185 ribu yang merupakan yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah setelah Kabupaten Grobo- gan. Hal ini ditambah lagi dengan masih rendahnya akses masyarakat perdesaan ke sumber daya ekonomi seperti la- han atau tanah, permodalan, input produksi, keterampilan dan teknologi informasi, serta jaringan kerjasama. Khusus untuk permodalan, salah satu penyebab rendahnya akses masyarakat perdesaan ke pasar kredit adalah minimnya po- tensi kolateral yang tercermin dari rendahnya persentase ru- mah tangga perdesaan yang memiliki sertifikat tanah. Akses masyarakat perdesaan juga masih minim dalam peman- faatan sumber daya alam. Tingkat kesejahteraan masyara- kat yang tinggal di sekitar hutan, pertambangan dan pesisir masih tergolong rendah, bahkan sebagian besar tergolong miskin.
Baca lebih lanjut

135 Baca lebih lajut

SUSUNAN DAN KEDUDUKAN MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

SUSUNAN DAN KEDUDUKAN MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH

Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa susunan Negara Republik Indonesia adalah negara yang berkedaulatan rakyat yang dalam pelaksanaannya menganut prinsip kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu dibentuk lembaga permusyawaratan rakyat, lembaga perwakilan rakyat, dan lembaga perwakilan daerah yang mampu memperjuangkan aspirasi rakyat termasuk kepentingan daerah dalam rangka menegakkan nilai-nilai demokrasi, keadilan dan kesejahteraan rakyat dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

PERATURAN BUPATI NOMOR 47 TENTANG KEDUDUKAN ,SUSUNAN ORGANISASI,TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN ()

PERATURAN BUPATI NOMOR 47 TENTANG KEDUDUKAN ,SUSUNAN ORGANISASI,TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN ()

(1) Sekretaris DPRD, Kepala Bagian, Kepala Subbagian dan Kelompok Jabatan Fungsional dalam melaksanakan tugasnya wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan simplifikasi secara vertikal dan horisontal baik dalam lingkungan Sekretariat DPRD maupun antar Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya di lingkungan Pemerintah Daerah serta dengan instansi lain di luar Pemerintah Daerah sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.

14 Baca lebih lajut

PERDA 02 KOTA BIMA 2010

PERDA 02 KOTA BIMA 2010

c. bahwa Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pembentukan, Sususnan, Kedudukan, Tugas Pokok dan Fungsi Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Kota Bima serta Staf Ahli Walikota Bima, dipandang sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan situasi dan kondisi serta kebutuhan organisasi sehingga perlu diadakan perubahan;

5 Baca lebih lajut

BAGAN STRUKTUR SETWAN

BAGAN STRUKTUR SETWAN

LAMPIRAN I : PERATURAN GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT NOMOR 49 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAE[r]

3 Baca lebih lajut

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN 2011 - 2015

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN 2011 - 2015

Kegiatan perencanaan pembangunan merupakan salah satu faktor utama dari siklus Penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Ponorogo. Kualitas Perencanaan yang disusun sebelumnya dapat menentukan hasil-hasil yang dicapai sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, dan sebaliknya perencanaan yang kurang berkualitas akan mengakibatkan menurunnya daya guna dan hasil guna dari pelaksanaan pembangunan, selain itu dapat menimbulkan ekses yang kurang baik di masyarakat yang berakibat menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap citra dan kredibilitas Pemerintah.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...